Jadwal Misa Online Mingguan Keuskupan Agung Semarang Terbaru

jadwal misa online mingguan

Jadwal misa online mingguan ini berada di lingkup Keuskupan Agung Semarang dan berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kami akan informasikan dan melakukan update secepatnya di halaman ini jika ada informasi terbaru. Terima kasih. Berkah Dalem.

Paroki Jetis

Pada minggu ini Gereja St. Albertus Agung Jetis akan mengikuti perayaan ekaristi secara offline dan online, Anda juga bisa mengikuti siaran online bersama Keuskupan Agung Semarang pukul 08.00 WIB


Misa Online Hari Sabtu – Minggu
29-30 April 2023
Minggu Paskah IV TH.A/I

Gereja JETIS – Minggu Jam 08.00 WIB

Gereja KOTABARU – Sabtu dan Minggu Jam 16.30 WIB

Gereja BORO – Sabtu dan Minggu Jam 17.00 WIB

Gereja MINOMARTANI – Sabtu Jam 17.00 WIB, Minggu Jam 07.00 dan 17.00 WIB

Gereja BACIRO – Sabtu Jam 18.30 dan Minggu Jam 08.00 dan 18.30 WIB

Jadwal misa online mingguan live streaming (hari sabtu sore & minggu) ini merupakan Update Bulan APRIL 2023.


.

 Mungkin Anda Tertarik : 

Sejarah Singkat Doa Angelus

Kapan Doa Ratu Surga Boleh Didaraskan ?

.

Ekaristi mingguan disiarkan secara live streaming melalui Channel Youtube Komsos KAS dari Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci – Randusari bersama para romo Komunitas Pastoran Katedral Semarang & Kuria KAS :

Jadwal Misa Online Mingguan Live Streaming 2023 KAS


Sabtu Pukul 18.30 WIB

Oleh Kuria Keuskupan Agung Semarang
dan para romo Komunitas Pastoran Katedral Semarang
KLIK:

Siaran Live Streaming KAS
—–

Minggu Pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB

Perayaan Ekaristi akan dipimpin
oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko & Kuria Keuskupan Agung Semarang KLIK:

Siaran Live Streaming KAS
—–

Untuk melengkapi jadwal ini, beberapa paroki yang juga berada di lingkup Keuskupan Semarang menyiarkan ekaristi mingguan dari gerejanya masing-masing melalui Channel Youtube paroki mereka secara live streaming. Jadwal bisa dilihat dibawah ini.

Minggu Pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB

Perayaan Ekaristi oleh Paroki Baciro KLIK:

Siaran Live Streaming Baciro

.


Jadwal Misa Online Harian Terbaru
1-30 April 2023 Klik :

EKARISTI HARIAN

Klik tombol di atas & scroll ke bawah
sampai setelah pengumuman mingguan.


Selamat mengikuti misa kudus.
Berkah Dalem 🙂
.
.

Doa Paus Fransiskus di Masa Pandemi Covid19

doa paus fransiskus

Berdoa di Saat Wabah Korona Bersama Paus Fransiskus

Surat Paus Fransiskus kepada Umat Beriman di Seluruh Dunia – Mei 2020
Saudara dan saudari yang terkasih,

Bulan Mei semakin dekat, saat umat Tuhan mengekspresikan dengan intensi
khusus cinta dan pengabdian mereka kepada Perawan Maria yang Terberkati.
Sudah menjadi tradisi di bulan ini untuk berdoa rosario di rumah di dalam keluarga.
Pembatasan pandemi ini membuat kita semakin menghargai aspek “keluarga” ini,
juga dari sudut pandang spiritual.

Untuk alasan ini, saya ingin mendorong semua orang untuk menemukan
kembali keindahan berdoa Rosario di rumah pada bulan Mei. Ini dapat dilakukan
baik sebagai kelompok atau secara individu; Anda dapat memutuskan sesuai
dengan situasi Anda sendiri, memanfaatkan sebaik-baiknya kedua peluang tersebut.
Kunci untuk melakukan ini selalu kesederhanaan, dan mudah juga di internet untuk
menemukan model doa yang baik untuk diikuti.

Saya juga memberikan dua doa kepada Bunda Maria agar Anda dapat
melafalkan doa Rosario di akhir, dan bahwa saya sendiri akan berdoa di bulan Mei,
dalam persatuan spiritual dengan Anda semua. Saya mengikutsertakan mereka
dalam surat ini sehingga tersedia untuk semua orang.

Saudara dan saudari yang terkasih, merenungkan wajah Kristus dengan hati
Maria, ibu kita akan menjadikan kita lebih bersatu sebagai keluarga rohani dan akan
membantu kita mengatasi masa pencobaan ini. Saya menjaga Anda semua dalam
doa-doa saya, terutama mereka yang paling menderita, dan saya meminta Anda,
tolong, untuk mendoakan saya. Saya berterima kasih, dan dengan penuh kasih
sayang saya mengirimkan Anda berkat saya.

Roma, St. Yohanes Lateran,

25 April 2020

Pesta Santo Markus Penginjil


Doa Paus Fransiskus – DOA PERTAMA

O Maria,
Engkau terus bersinar dalam perjalanan kami
sebagai tanda keselamatan dan harapan.
Kami mempercayakan diri kami kepadamu,
bunda kesehatan orang yang sakit,
yang berada di kaki salib,
dipersatukan dengan penderitaan Yesus,
dan bertahan dalam imanmu.

“Pelindung orang-orang Romawi”,
Engkau tahu kebutuhan kami,
dan kami tahu bahwa engkau akan memberikan,
sehingga, seperti di Kana di Galilea,
sukacita dan perayaan saat bisa kembali
setelah masa percobaan ini.

Bantu kami, Bunda Cinta Ilahi,
untuk menyesuaikan diri dengan kehendak Bapa
dan untuk melakukan apa yang Yesus katakan kepada kami.
Karena Ia menanggung sendiri penderitaan kita,
dan membebani diri-Nya dengan kesedihan kita
untuk membawa kita, melalui salib,
kepada sukacita dari Kebangkitan.
Amin.

Kami pergi dalam perlindunganmu,
O Bunda Suci Allah;
Janganlah menolak permohonan kami,
dalam kebutuhan kami ini,
tapi selamatkanlah kami selalu
dari setiap bahaya,
O Perawan yang Agung dan Terberkati.


DOA KEDUA

“Kami pergi ke dalam perlindunganmu, O Bunda Suci Allah”.
Dalam situasi tragis saat ini, ketika seluruh dunia menjadi mangsa penderitaan dan
kecemasan, kami pergi kepadamu, Bunda Allah dan Bunda kami, dan mencari
perlindungan di bawah perlindunganmu.

Perawan Maria, alihkanlah matamu yang penuh belas kasih kepada kami di tengah
pandemi coronavirus ini. Menghibur orang-orang yang putus asa dan meratapi
orang-orang yang mereka cintai yang telah meninggal, dan kadang dikuburkan
dengan cara yang membuat mereka sangat sedih. Dekatlah dengan mereka yang
peduli pada orang yang mereka cintai yang sedang sakit dan yang karena untuk
mencegah penyebaran penyakit, tidak bisa berada dekat dengan mereka. Penuhilah
mereka dengan harapan, bagi yang bermasalah dengan ketidakpastian masa depan
dan konsekuensi untuk ekonomi dan pekerjaan.

Bunda Allah dan Bunda kami, berdoalah bagi kami kepada Allah, Bapa yang penuh
belas kasih, agar penderitaan yang besar ini dapat berakhir dan agar harapan dan
kedamaian dapat muncul kembali. Mohonlah kepada Putra Ilahimu seperti yang
engkau lakukan di Kana, sehingga keluarga-keluarga orang sakit dan Para Kurban
dihibur, dan hari mereka terbuka akan keyakinan dan kepercayaan.

Lindungilah para dokter, perawat, petugas kesehatan dan sukarelawan yang berada
di garis depan keadaan darurat ini dan sedang mempertaruhkan hidup guna
menyelamatkan orang lain. Dukunglah upaya heroik mereka dan berikanlah mereka
kekuatan, kemurahan hati dan kesehatan seterusnya.

Dekatilah orang-orang yang membantu orang sakit siang malam, dan para imam
yang dalam kepedulian sosial dan kesetiaan mereka kepada Injil, berusaha
membantu dan mendukung semua orang.

Perawan terberkati, terangilah pikiran pria dan wanita yang terlibat dalam penelitian
ilmiah, agar mereka dapat menemukan solusi efektif guna mengatasi virus ini.

Dukunglah para pemimpin nasional, agar dengan kebijaksanaan, perhatian dan
kemurahan hati, mereka dapat membantu orang-orang yang tidak mempunyai apaapa
untuk mencukupi kebutuhan dasar kehidupan dan dapat merancang solusi
sosial ekonomis yang terinspirasi oleh tinjauan masa depan dan solidaritas.

Maria yang Tersuci, gerakkanlah nurani kami, sehingga dana besar yang
diinvestasikan untuk mengembangkan dan menimbun senjata sebaliknya digunakan
untuk meningkatkan penelitian efektif tentang cara mencegah terjadinya tragedi
serupa di masa depan.

Ibu yang terkasih, bantulah kami menyadari bahwa kami adalah anggota dari suatu
keluarga besar dan mengenali ikatan yang menyatukan kita, sehingga dalam
semangat persaudaraan dan solidaritas, kami bis membantu meringankan banyak
situasi kemiskinan dan kebutuhan. Jadikanlah kami kuat dalam iman, tekun dalam
pelayanan, konstan dalam doa.

Maria, Penghiburan bagi orang yang menderita, rangkullah semua anakmu dalam
kesusahan dan berdoalah agar Allah mengulurkan tanganNya yang sangat kuat dan
membebaskan kami dari pandemi mengerikan ini, sehingga kehidupan bisa tenang
dan baik kembali.

Kami sungguh mempercayakan diri kami kepadamu, yang bersinar dalam perjalanan
kami sebagai tanda keselamatan dan harapan. Ya Maria yang pengampun, penuh
kasih dan manis. Amin.


DOA KEPADA SANTA MARIA

Ya Maria, engkau senantiasa menyinari tapak jalan kami
Sebagai tanda keselamatan dan harapan.

Kami mempercayakan diri kami dan kesehatan para penderita sakit,
kepadamu, sambal ikut ambil bagian dalam derita Yesus di salib, dalam
keteguhan imanmu.

Engkau, keselamatan umat manusia, mengetahui apa yang kami
butuhkan, dan kami percaya engkau menyertai mereka yang
membutuhkan, sehingga, sebagaimana di Kana Galilea, kami kembali
merasakan sukacita dan berpesta setelah saat penderitaan ini.

Tolonglah kami, Bunda kasih ilahi, untuk mematuhi kehendak Bapa dan
melakukannya, sebagaimana diminta sendiri oleh Yesus, yang
menanggung sendiri penderitaan kami dan memanggul kecemasan
kami, hingga menuntun kami, melalui salib kepada sukacita
kebangkitan. Amin.

Di bawah perlindunganmu, kami bernaung, Bunda Allah yang kudus.
Jangan abaikan permintaan tolong kami yang sedang dalam kesulitan
ini, bebaskan kami dari setiap bahaya, ya Perawan yang mulia dan suci.
Amin.


DOA KEPADA SANTO YOSEPH (1)

Ya pelindung yang suci, jagailah bangsa kami. terangilah mereka yang
bertanggungjawab atas kepentingan umum, sehingga mereka, seperti
engkau sendiri, mengetahui, bagaimana memperhatikan mereka yang
dipercayakan kepada tanggungjawab mereka.

Anugerahilah budi yang penuh pengertian kepada mereka yang mencari
sarana-sarana yang memeadai bagi pemeliharaan kesehatan dan
kondisi fisik yang baik bagi saudara-saudari mereka.

Topanglah mereka yang membaktikan diri mereka, denganresiko
keselamatannya sendiri, membantu mereka yang membutuhkan: para
relawan, perawat, dokter yang berada di garis depan dalam penanganan
mereka yang sakit.

Berkatilah ya Santo Yoseph, Gereja, agar mulai dari para pelayannya
mewujudkan Gereja sebagai tanda dan sarana terang dan kebaikanmu.


DOA KEPADA SANTO YOSEPH (2)

Sertailah ya Santo Yoseph, keluarga-keluarga kami, dalam keheningan
doa-doamu, sehingga tercipta keselarasan antara orang tua dan anak-anak
mereka, secara khusus dengan yang paling muda.

Jagailah mereka yang sudah lanjut usia dari rasa kesepian,
mohonkanlah agar jangan seorangpun merasa ditinggalkankarena
ketakutan dan diabaikan dan dari keputusasaan. Hiburlah mereka yang
paling rentan, kuatkanlah mereka yang bimbang, sertailah yang miskin.
Bersama dengan Bunda Perawan, mohonkanlah kepada Tuhan untuk
melepaskan dunia dari segala macam bentuk pandemic. Amin.


DOA SAAT KOMUNI SECARA ROHANI

Di bawah kaki-Mu, ya Yesus, aku bersujud dan dari penyesalan hatiku
memohon pengampunan-Mu, sebab aku ini hina karena
ketidakpantasanku di hadapan keluhuran-Mu yang Maha Agung.
Aku bersujud bakti kepada-Mu di dalam sakramen kasih-Mu, Ekaristi
yang mahaluhur.

Aku ingin menyambut-Mu untuk tinggal di dalam diriku yang walaupun
tidak pantas namun berserah kepada-Mu
Sementara menanti akan kebahagiaan akan komuni sacramental, aku
ingin memiliki-Mu secara rohani.

Datanglah kepadaku, ya Yesusku, sebab aku hanya bisa datang
kepada-Mu!
Semoga cinta-Mu memenuhi keseluruhan diriku baik saat hidup maupun
mati.

Aku percaya kepada-Mu, aku berharap kepada-Mu, aku mencintai-Mu


DOWNLOAD DOA PAUS FRANSISKUS

Panduan Bulan Katekese Liturgi Mei 2020

Buku Panduan BKL – Bulan Katekese Liturgi Mei 2020 

DOWNLOAD Panduan BKL 2020

Surat Edaran KOMLIT KAS Untuk Pelaksanaan BKL

Daftar Isi :

Hari ke 1 – Mewujudkan Transformasi Hidup Secara Sederhana
Hari ke 2 – Mencintai Ekaristi Dengan Devosinya
Hari ke 3 – Banyak Panggilan Bagi Kekudusan Yang Sama
Hari ke 4 – Ekaristi Membangun Komunitas
Hari ke 5 – Ekaristi Menggerakkan Semangat Ber-Evangelisasi
Hari ke 6 – Ekaristi Yang Menumbuhkan Sukacita, Sikap Peduli, dan Berbagi
Hari ke 7 – Liturgi Menyemangati Hidup Umat Beriman
Hari ke 8 – Gereja Sebagai Satu Tubuh
Hari ke 9 – Ekaristi Mengubah Komunitas Tahap Demi Tahap
Hari ke 10 – Ekaristi: Sumber Hidup Orang Kristiani dan Misi
Hari ke 11 – Apa Itu KEK? Salah Satu Bentuk Devosi Ekaristi
Hari ke 12 – Sejarah Kongres Ekaristi Keuskupan di KAS
Hari ke 13 – Unity and Diversity in the Body Kongres Ekaristi IV KAS
Hari ke 14 – Pelagianisme Baru dan Gnostisisme Baru
Hari ke 15 – Ars Celebrandi (Seni Merayakan Misa)
Hari ke 16 – Bermusik Liturgi
Hari ke 17 – Memilih Nyanyian Liturgi
Hari ke 18 – Apakah Misa Kudus Sebuah Pertunjukan?
Hari ke 19 – Ekaristi Sebagai Perayaan Syukur
Hari ke 20 – Keagungan Busana dan Ruang Liturgi
Hari ke 21 – Pengantar Misa Itu Singkat
Hari ke 22 – Misa untuk Penggalangan Dana
Hari ke 23 – Homili: Mewartakan Sabda
Hari ke 24 – Berliturgi Dengan Piranti Digital
Hari ke 25 – Ekaristi Mempererat Persaudaraan
Hari ke 26 – Persaudaraan Sejati Yang Lahir dari Ekaristi
Hari ke 27 – Ekaristi Sumber Kekudusan Zaman Now
Hari ke 28 – Saling Menguduskan Dalam Keluarga
Hari ke 29 – Maria: Bunda Ekaristi
Hari ke 30 – Liturgi dan Para Kudus
Hari ke 31 – Menghayati Gereja Misioner

Jadwal Doa Rosario Laudato Si Seluruh Keuskupan di Indonesia

jadwal doa rosario

🌹JADWAL DOA ROSARIO “LAUDATO SI”

SELURUH UMAT KATOLIK INDONESIA
PEDULI BUMI DI MASA PANDEMI 
SETIAP HARI (Bulan MEI) PK 20.00 WIB

*Update 29 Mei 2020 :

Misa Online Hari Pentakosta – 31 Mei 2020

🌹PARA USKUP yang akan memimpin doa tgl 16 – 31 MEI 2020:

1. Sabtu, 16 Mei: Uskup Sibolga, Mgr. Anicetus Sinaga, OFM Cap
2. Minggu, 17 Mei: Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu
3. Senin, 18 Mei: Uskup Banjarmasin, Mgr. Petrus Boddeng Timang
4. Selasa, 19 Mei: Uskuo Manado, Mgr. Benedictus Rolly Untu, MSC
5. Rabu, 20 Mei: Uskup Sintang, Mgr. Semuel Oton Sidin
6. Kamis, 21 Mei: Uskup Agung Ende, Mgr. Vincent Sensi Potokota
7. Jumat, 22 Mei: Uskup Weetebula, Mgr. Edmund Woga, CSsR
8. Sabtu, 23 Mei: Uskup Tanjung Selor, Mgr. Paulinus Yan Olla, MSF
9. Minggu, 24 Mei: Uskup Agats, Mgr. Aloysius Murwito, OFM
10. Senin, 25 Mei: Denpasar, Mgr. Silvester San
11. Selasa, 26 Mei: Uskup Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF
12. Rabu, 27 Mei: Uskup Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC
13. Kamis, 28 Mei: Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku
14. Jumat, 29 Mei: Uskup Jayapura, Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM
15. Sabtu, 30 Mei: Uskup Agung Medan, Mgr Cornelius Sipayung OFM Cap
16. Minggu, 31 Mei: Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung

🌹PARA USKUP yang akan memimpin doa tgl 1- 15 MEI 2020:

1. Jumat, 1 Mei  KAJ, +Ignatius Kardinal Suharyo
2. Sabtu, 2 Mei Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C.
3. Minggu, 3 Mei KAS, Mgr. Robertus Rubiyatmoko
4. Senin, 4 Mei Purwokerto, Mgr. Christophorus Tri Harsono
5. Selasa, 5 Mei Malang, Mgr. Henricus Pidyarto G., O.Carm
6. Rabu, 6 Mei Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM
7.Kamis, 7 Mei Tanjungkarang, Mgr.Harun Yuwono
8. Jumat, 8 Mei  Ketapang,  Mgr. Pius Riana Prapdi
9.  Sabtu 9 Mei Surabaya,  Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono
10. Minggu, 10 Mei, Palangka Raya,  Mgr. A.M. Sutrisnaatmaka,  MSF
11. Senin, 11 Mei Pontianak, Mgr. Agustinus Agus
12. Selasa 12 Mei Palembang,  Mgr. Aloysius Sudarso SCJ
13. Rabu, 13 Mei, Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM
14. Kamis, 14 Mei Makassar,  Mgr.  John Liku-Ada’
15. Jumat, 15 Mei Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat

🌹IKUTI DI LINK HIDUPTV KLIK youtube.com/HidupTv/live atau CHANNEL YOUTUBE MASING-MASING KEUSKUPAN/PAROKI/KOMUNITAS

IKUT ROSARIO

DOWNLOAD Panduan – pdf 5,6 mb

.
.

Doa Ratu Surga, Pewarta Sukacita & Kebangkitan Kristus

doa ratu surga

DOA RATU SURGA (Puji Syukur No. 16)

Ratu Surga bersukacitalah, Alleluya
sebab Ia yang sudi kau kandung, Alleluya
telah bangkit seperti yang disabdakan-Nya, Alleluya

Doakanlah kami pada Allah, Alleluya
Bersukacitalah dan bergembiralah, Perawan Maria, Alleluya
sebab Tuhan sungguh telah bangkit, Alleluya

Marilah berdoa : Ya Allah, Engkau telah menggembirakan dunia dengan kebangkitan Putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus.

Kami mohon : perkenankanlah kami bersukacita dalam kehidupan kekal bersama Bunda-Nya, Perawan Maria.

Demi Kristus, pengantara kami.

Amin.

.

Kemenangan nyata atas kematian telah ditunjukkan oleh Kristus melalui kebangkitan-Nya. Kebangkitan Kristus atas kematian tidak semata hanya sebagai suatu peristiwa luar biasa untuk meyakinkan dunia agar tidak menyangkal kebenaran ajaran akan kebangkitan-Nya, tetapi juga untuk menyatakan kuasa penyelamatan-Nya. Kebangkitan ini bukan merupakan hanya suatu gambaran dari ide, bukan hanyalah wahyu kebenaran umum, tetapi sejarah kemenangan Kristus yang nyata oleh kuasa Allah. Karena itu, sukacita dan kegembiraan menjadi tanda kemenangan orang percaya yang mutlak atas kematian dalam rupa kebangkitan Kristus.

Kapan Saja Doa Ratu Surga Biasa Didaraskan ?

Pada masa paskah ini telah kita hayati sengsara dan wafat Kristus yang rela mati demi menebus dosa manusia. Kisah sengsara Yesus telah menunjukan kepada kita dengan Yesus bangkit untuk memenuhi janji-Nya. Dalam memaknai sukacita dan kegembiraan kebangkitan Kristus pada masa paskah ini kita diajak menghayati melalui Doa “Regina Caeli” atau “Ratu Surga”. Sebagai salah satu dari empat Antifon Maria yang biasanya didaraskan atau dinyanyikan. Doa ini memberi penghormatan kepada Maria yang selalu didoakan selama masa Paskah sejak Compline hari Sabtu Suci atau Vigili Paskah, sampai dengan Pentakosta hari Minggu ketujuh setelah Paskah menggantikan Doa Malaikat Tuhan (Latin: Angelus).

Waktu mendaraskannya sama dengan Doa Malaikat Tuhan yaitu sebanyak tiga kali sehari pada pagi (06.00), siang (12.00), sore (18.00). Meski waktu yang digunakan sama, namun tema kedua doa ini berbeda dimana Doa Malaikat Tuhan bermakna akan adanya misteri Inkarnasi Sabda, yaitu ketika Sabda menjadi manusia dan tinggal di antara kita sedangkan doa ini memiliki makna akan misteri Paskah, yaitu pada Kristus yang telah bangkit seperti disabdakan-Nya dan Tuhan sungguh menunjukan kebangkitan-Nya melalui Juru Selamat kita Yesus Kristus. Selain itu doa ini juga mengungkapkan bersama Bunda Maria kita diajak untuk menghayati sukacita dalam kehidupan kekal atas suatu permohonan kepada Allah Bapa melalui kebangkitan Kristus. Doa ini merupakan hal konkret bukti nyata Paskah dalam penerapan hidup kita dengan percaya kepada Kristus yang telah bangkit.

Doa Angelus pada masa bukan Paskah, KLIK:

Doa Angelus Malaikat Tuhan

Apakah Doa Ratu Surga Sebagai Pengganti Doa Malaikat Tuhan ?

Perubahan doa ini untuk menggantikan Doa Malaikat Tuhan pada masa Paskah berawal dari ditetapkannya di seluruh dunia bagi umat Katolik pada 20 April 1742 oleh Paus Benediktus XIV. Perubahan doa ini juga dijelaskan dalam Direktorium Kesalehan Umat dan Liturgi yang diterbitkan oleh Kongregasi Ibadat Ilahi dan Tata Tertib Sakramen pada tahun 2001 butir 196.

Tidak diketahui persis pengarang doa “Regina Caeli” namun, diyakini bahwa dulunya Santo Gregorius Agung, Paus yang memimpin Gereja Katolik pada tahun 590 sampai dengan tahun 604 sedang dalam suatu prosesi perarakan di Roma. Ia sedang berjalan tanpa alas kaki lalu mendengar para malaikat melantunkan tiga baris pertama pada suatu pagi hari Paskah kemudian ia menambahkan baris keempat: “Ora pro nobis Deum. Alleluia” yang berarti “Doakan kami pada Allah. Alleluya.”

Terdapat juga bukti-bukti historis menunjukkan bahwa Doa Ratu Surga sudah lama menjadi kekayaan Gereja, jauh mendahului dogmatis Maria yang diangkat ke surga pada tahun 1950. Salah satu bukti histori dengan adanya catatan dari abad XII mengenai doa ini. Terdapat juga teks musik tertua dari doa tersebut yang tersimpan di Vatikan, yaitu sebuah manuskrip dari tahun 1171. Pada sekitar tahun 1200, doa ini muncul dalam manuskrip nyanyian tradisional Romawi Kuno.

Gelar Maria & Teladannya

Gelar Maria sebagai “Ratu Surga” sendiri bukan berarti hendak menyatakan Maria sebagai saingan Allah dengan kekuasaan surgawi-Nya. Kerendahan hati Maria-lah sehingga Ia dinyatakan sebagai Ratu. Keikutsertaan Maria sebagai orang unggulan yang percaya kepada Kristus ini juga menghantarkan kebangkitan Kristus demi kemenangan dan kejayaan atas kuasa dosa dan kematian.

“Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit,  maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.” (1 Tesalonika 4:14)


Maka sudah sepantasnya kita merenungkan sejauh mana kita sebagai umat Katolik telah bersikap dalam menyambut sukacita dan kegembiraan kebangkitan Kristus sebagai puncak karya keselamatan yang Allah anugerahkan kepada kita. Semoga keagungan harga darah Kristus di kayu salib dalam masa paskah ini dapat kita terapkan bagi seluruh aspek kehidupan kita.

Bunda Maria Ratu Surga telah memberikan teladan kepada kita dengan rendah hati memberikan diri-Nya demi rencana Ilahi Allah Bapa. Marilah kita bersama Bunda Maria menghayati kemenangan kebangkitan Kristus dalam hidup kita dengan mendaraskan Doa Ratu Surga di masa Paskah ini. Semoga sukacita dan kebahagiaan Kristus selalu menyertai kita.

.
.

Penulis : Paulina Dita / dari berbagai sumber

Gerakan Umat Paroki Jetis di Masa Pandemi Virus Corona

Bila wabah virus Corona adalah ujian maka persoalannya adalah kemanusiaan. Bagaimana kepedulian masyarakat menjadi hal pokok yang menjadi sorotan. Saat ini banyak gerakan sosial yang diselenggarakan baik oleh masyarakat umum, para musisi, pejabat pemerintahan dan berbagai elemen masyarakat.

Seiring dengan perkembangan teknologi, gerakan sosial ini dilaksanakan lewat streaming, video di media sosial atau terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal inilah yang dilakukan oleh umat Paroki Jetis di tengah situasi pandemi Covid-19.

Umat peduli, perhatian dan menunjukkan solidaritasnya lewat bantuan-bantuan yang diberikan ke Gereja untuk kemudian disalurkan kepada umat di lingkungan yang kurang mampu dan masyarakat umum. Paroki St. Albertus Agung Jetis telah menerima bantuan antara lain berupa alat-alat kebersihan, paket nasi bungkus, paket nasi kotak dan sembako. Bantuan-bantuan tersebut diterima oleh Tim APP (Aksi Puasa Pembangunan) dan dikelola agar membawa manfaat terlebih bagi mereka yang terdampak virus Corona.

Kegiatan berbagi nasi bungkus sampai dengan saat ini telah dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama pada hari Senin, 20 April 2020 Gereja St. Albertus Agung Jetis mengadakan gerakan sosial berbagi nasi bungkug untuk masyarakat umum sebanyak 270 paket. Nasi bungkus sebanyak 220 paket merupakan bantuan dari salah satu umat di Paroki Jetis yaitu Bapak Wahyu Herman dan 50 paket lainnya bantuan tambahan dari Gereja. Pembagian nasi bungkus dilakukan untuk membangun rasa solidaritas sekaligus meringankan beban masyarakat terutama dari sisi ekonomi. Gerakan ini berlangsung dari pukul 09.00-10.00 WIB. Kontributor dari gereja yang ikut membagikan nasi bungkus berasal dari tim APP, PSE, OMK dan umat lain yang ingin ikut serta menyapa masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah para pejalan kaki, supir ojek online, pedagang – pedagang kecil, tukang becak, tukang sapu jalan dan semua pihak yang membutuhkan. Kegiatan berbagi nasi tahap pertama berjalan dengan lancar.

Gerakan kedua dilaksanakan pada hari Minggu, 26 April 2020 di depan Gereja St. Albertus Agung Jetis. Kali ini kegiatan bagi nasi dilaksanakan pada sore hari menjelang waktu berbuka mengingat sudah memasuki bulan puasa. Nasi bungkus sebanyak 250 paket merupakan sumbangan dari alumnus angkatan 1994 ++ Sekolah Johannes De Britto, Yogyakarta. Sasaran kegiatan masih sama yaitu para supir ojek online, tukang becak dan semua pihak yang membutuhkan bantuan makanan di sekitar area gereja. Gerakan kedua berlangsung dari pukul 17.00 hingga 17.45 WIB. Antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi pada kegiatan berbagi nasi tahap ini.

Gerakan berbagi nasi tahap ketiga dilaksanakan pada hari Jumat, 1 Mei 2020 di depan Gereja St. Albertus Agung Jetis. Tiga ratus paket nasi yang dibagikan merupakan sumbangan dari salah satu umat paroki Jetis yang tidak ingin disebutkan namanya. Sebanyak 60 paket nasi dibagikan kepada masyarakat dengan mengendarai sepeda motor sementara sisanya dibagikan di depan gereja. Selain nasi kotak, umat juga membagikan masker kain dan satu potong kue. Spesial pada gerakan ketiga ini, Romo Paroki dan Bapak Joko Sunarno selaku wakil ketua Dewan Paroki ikut serta dalam persiapan dan pembagian nasi kotak. Kegiatan berlangsung dari pukul 17.00 hingga 18.00 WIB kemudian ditutup dengan makan bersama para relawan yang membantu distribusi nasi kotak kepada masyarakat.

Berbagai kegiatan yang telah terlaksana di atas merupakan wujud nyata kepedulian Gereja kepada masyarakat umum yang terdampak virus Corona terutama dari sisi ekonomi. Gereja menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam membantu umatnya yang menderita dan menanggung beban. Kiranya Gereja sebagai wajah sosial yang berlandaskan kasih senantiasa menjadi nyata dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat terutama dalam situasi pandemi saat ini.

.
.

Penulis : Christina A.R & Elisabeth Puji S.
Foto : Tim Kemasyarakatan

Panduan Ibadat Online Adorasi Bulan Maria & Pembukaan Rosario – 1 Mei 2020

adorasi bulan maria

Adorasi Bulan Maria 2020 – IBADAT PEMBUKAAN BULAN ROSARIO

*Update 5 Mei 2020, KLIK :

Awal Mula & Sejarah Doa Rosario

Doa Ratu Surga Pengganti Doa Angelus


IBADAT PEMBUKAAN BULAN ROSARIO dan ADORASI SAKRAMEN MAHA KUDUS

“Adorasi Satu Hati, Satu Harapan Umat Paroki St. Albertus Agung Jetis”

1 Mei 2020

DOWNLOAD PANDUAN

NYANYIAN PEMBUKA

Allah Yang Tersamar – PS 557

Allah yang tersamar, Dikau kusembah.
Sungguh tersembunyi, roti wujudnya.
S’luruh hati hamba tunduk berserah.
‘Ku memandang Dikau, hampa lainnya.

Pandang, raba, rasa, tidaklah benar,
‘kupercaya hanya yang t’lah kudengar
S’luruh sabda dari Putera Allah
sungguh tak bertara kebenarannya.

Yesus yang tersamar, ‘ku memandang-Mu.
Ya Tuhan, penuhi kerinduanku:
‘ku memandang Dikau yang senyatanya,
bahagia kulihat Dikau mulia.

RITUS PEMBUKA

TANDA SALIB ….berlutut….

I   Dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus
U  Amin

PUJIAN PEMBUKA ….berlutut….

P   Terpujilah Engkau untuk selama-lamanya.
U  Ya Yesus dalam sakramen mahakudus.

P   Salam, ya Tuhan Yesus Kristus yang hadir dalam Ekaristi Mahakudus.
U  Engkaulah roti yang turun dari surga, Engkaulah roti yang memberi hidup.

P   Salam ya Tuhan Yesus Kristus yang hadir dalam perayaan ekaristi.
U  Engkaulah sumber yang memberi kelegaan bagi mereka yang kehausan.

P   Salam ya Tubuh Kristus yang diserahkan bagi kami sebagai kurban. Salam    ya darah Kristus yang ditumpahkan untuk keselamatan kami.
U  Engkaulah yang menebus kami dari segala dosa kami.

P   Bersama seluruh malaikat dan semua orang kudus.
U  Kami menyembah Engkau ya Tuhan yang hadir dalam sakramen mahakudus.

I   Mari menimba air kehidupan
U  Dari sumber-sumber keselamatan

I   Marilah kita berdoa — (hening sejenak)—

Allah yang penuh belas kasih, dalam hati Putra-Mu yang terlukai dosa-dosa kami, Engkau menganugerahi kami, hati cinta kasih-Mu yang tak terhingga. Perkenankanlah kami menyampaikan sembah bakti kami kepada-Nya dan mengamalkan tobat kami dalam langkah laku yang pantas, demi Kristus Tuhan kami.

U  Amin.

BACAAN INJIL SUCI 

Pembacaan Dari Injil Suci Menurut Santo Yohanes (Yoh 15:1-5)

P   Pada waktu itu Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya: “Akulah  pokok anggur yang benar dan BapaKulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa”.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

DOA PUJIAN KEPADA SAKRAMEN MAHAKUDUS

Masa Paskah

I   Allah  Bapa  Yang  Mahabaik,  kami  bersyukur  kepada-Mu karena  Yesus   Kristus telah bangkit dari kubur. Dengan kebangkitan-Nya, Kautumbuhkan     semangat dan harapan baru dalam hati kami.

U  Umat baru Kauciptakan, dan pintu surga Kaubuka bagi kami. Melalui kebangkitan-Nya kuasa dosa Kauhancurkan, kami Kaudamaikan dengan Dikau dan   sesama, dan alam semesta yang porak-poranda Kau pugar kembali.

I   Dengan kenaikan-Nya, Ia merintis jalan ke surga bagi kami, dan menyediakan tempat bagi kami.

U Semoga karena rahmat kebangkitan-Nya, kami menjadi manusia baru, yang    penuh harapan, yang gigih melawan dosa dan kejahatan, yang setia mengikuti    kehendak-Mu, dan tak gentar akan derita salib. Demi Yesus Kristus, Pengantara    kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

 

DOA SILIH KEPADA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS

I   Yesus yang penuh kasih, Engkau begitu mengasihi dunia ini. Tetapi betapa    kami sering mengabaikan kasih-Mu. Maka kami akan melakukan silih atas segala kelalaian dalam hidup kami yang amat melukai hati-Mu.

U  Hati Yesus yang Mahakudus, janganlah memperhitungkan dosa kami.

I  Kami mohon ampun atas dosa-dosa yang amat memalukan. Kami  akan melakukan silih bagi mereka yang tegar hati dalam ketidakpercayaan, bagi mereka yang meninggalkan Terang, dan  bagi yang tersesat seperti domba yang tanpa gembala, dan juga  bagi mereka yang mengingkari janji baptisnya, dan yang menghindari beban ringan perintah-Mu.

U  Hati Yesus yang Mahakudus, janganlah memperhitungkan dosa kami.

I  Kami ingin melakukan silih atas segala dosa masyarakat kami, atas  nafsu liar dan rendah, atas kecurangan umat-Mu, atas sikap tak peduli dan sumpah serapah, atas sikap melawan Gereja-Mu, atas sikap tidak hormat dan penghinaan terhadap kasih-Mu dalam Sakramen Mahakudus, dan atas pelanggaran-pelanggaran terhadap hukum-Mu.

U  Hati Yesus yang Mahakudus, janganlah memperhitungkan dosa kami.

I  Itulah  dosa-dosa  yang  menyebabkan  Engkau  wafat.  Tetapi  kami ingin ikut ambil bagian dalam penebusan-Mu dengan membawa ke altar kurban hidup yang Kaulaksanakan di salib. Kami juga ingin ikut serta dalam penderitaan Santa Perawan Maria, para kudus, dan seluruh Gereja-Mu.

U  Hati Yesus yang Mahakudus, janganlah memperhitungkan dosa kami.

I   Karena rahmat-Mu kami ingin melakukan silih atas dosa-dosa kami,   dan juga atas dosa-dosa orang lain. Kami akan melakukan silih dengan menjadi orang yang teguh iman, dengan hidup suci, dan dengan setia kepada hukum Injil, yang hukum utamanya adalah Kasih.

U  Hati Yesus yang Mahakudus, janganlah memperhitungkan dosa kami.

I  Kami juga berjanji untuk melakukan yang terbaik agar orang-orang tidak menghina      Engkau, dan agar orang-orang mengikuti Engkau.

U  Hati Yesus yang Mahakudus, janganlah memperhitungkan dosa kami.

I  Yesus Tuhan, terimalah ungkapan cinta kasih kami ini bersama doa-doa Santa Perawan Maria, yang berdiri di dekat salib-Mu, yang menjadi teladan dalam berbuat silih. Jagailah kami agar setia sampai mati. Bimbinglah kami agar setia kepada-Mu dan tuntunlah kami agar dapat masuk tanah terjanji di surga, tempat Engkau bersama Bapa dan Roh Kudus hidup dan meraja sepanjang masa.

U  Hati Yesus yang Mahakudus, janganlah memperhitungkan dosa kami.

 

DOA KEPADA SANTA MARIA BUNDA SAKRAMEN MAHAKUDUS
….berlutut….

P+U   O, Perawan Maria, Bunda Sakramen Mahakudus, kemuliaan orang- orang kristiani, sukacita seluruh Gereja, dan harapan seluruh dunia, doakanlah kami. Kobarkanlah dalam diri semua orang beriman devosi yang hidup kepada Ekaristi Mahakudus, sehingga mereka semua menjadi pantas untuk menerima Komuni Suci setiap hari.

P      Doakanlah kami ya Santa Perawan Tak Bernoda, Sakramen Mahakudus.

U    Agar Kerajaan Ekaristi Yesus Kristus tinggal diantara kita.

 

TANTUM ERGO

Tantum ergo Sacramentum
Veneremur cernui:
Et antiquum documentum
Novo cedat ritui:
Praestet fides supplementum
Sensuum defectui.

Genitori, Genitoque
Laus et iubilatio,
Salus, honor, virtus quoque
Sit et benedictio:
Procedenti ab utroque
Compar sit laudatio. Amen.

 

DOA PENUTUP

I   Engkau telah memberi kami roti surgawi,
U Yang mengandung segala kesegaran.

I Marilah kita berdoa:

Tuhan Allah kami, Engkau telah memberi kami roti dari surga. Semoga dalam kekuatan makanan ini, kami selalu hidup dari hidup-Mu dan bangkit dalam kemuliaan pada akhir zaman. Ini kami mohon dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami.
U Amin.

BERKAT SAKRAMEN MAHAKUDUS

DOA PUJIAN AGUNG ….berlutut….

5   3          4   2                      2                           3      4    5

Terpujilah Allah, *            Terpujilah nama-Nya yang kudus

Terpujilah Yesus Kristus,*   Sungguh Allah, sungguh manusia

Terpujilah nama Yesus, *    Terpujilah hatiNya yang Mahakudus

Terpujilah Yesus Kristus,*    Terpujilah Darah-Nya yang Mahaindah

Terpujilah Yesus, *            dalam Sakramen Mahakudus

Terpujilah Roh Kudus, *     Penghibur kita

Terpujilah Bunda Allah yang tiada bandingnya,*

Perawan Maria yang amat suci

Terpujilah yang terkandung dengan suci,*

Dan tak bernoda

Terpujilah nama Maria,*    Perawan dan Bunda

Terpujilah Bunda Maria,*   Yang diangkat ke surga dengan mulia

Terpujilah santo Yosef,*     mempelainya yang amat suci

   5  3          4 2                      2                  2

Terpujilah Allah,*             dalam para malaikatNya dan

             2                    3    1

semua orang kudus.

   1 2 1 7 1

A   –  min

NYANYIAN PENUTUP Ibadat Adorasi Bulan Maria

Ndherek Dewi Mariyah
(Kidung Adi No.440)

Ndherek Dewi Maria temtu ‘geng kang manah.
Boten yen kuwatosa Ibu njangkung tansah.
Kanjeng Ratu ing swarga amba sumarah samya.
Sang Dewi, Sang Dewi, mangestonana. (2x)

Nadyan manah getera dipun godha setan.
Nanging batos engetnya wonten pitulungan.
Wit sang Putri Maria mangsa tega anilar.
Sang Dewi, Sang Dewi, mangestonana. (2x)

Menggah saking apesnya ngantos kelu setan.
Boten yen ta ngantosa klantur babar pisan.
Ugeripun nyenyuwun Ibu tansah tetulung.
Sang Dewi, Sang Dewi, mangestonana. (2x)

——————–

Sejarah Bulan Maria di Bulan Mei dan Awal Mula Doa Rosario

bulan maria

Bulan Maria – Agama Katolik memiliki tradisi spiritual untuk mendedikasikan bulan-bulan tertentu dalam setahun untuk berdevosi. Seperti saat bulan Mei disebut bulan berdevosi pada Bunda Maria, dan bulan Oktober sebagai bulan Rosario.

Lalu apa istimewanya bulan Mei hingga disebut bulan yang dikhususkan pada Bunda Maria? Untuk menjawab itu kita harus mengetahui lebih dulu mengapa Bunda Maria mendapat tempat istimewa dalam umat Katolik.

Bunda Maria mendapat tempat istimewa dan dihormati dalam Gereja Katolik karena ia merupakan teladan manusia yang berserah pada kehendak Allah dan mau menjawab panggilan Allah (Luk 1:26-38). Dalam perjalanan hidupnya Bunda Maria juga mempunyai relasi yang sangat mesra dengan Putranya Yesus Kristus, sejak ada dalam kandungan sampai wafat-Nya. Lewat kedekatan relasi inilah yang menjadikan Gereja Katolik mempunyai keyakinan bahwa Maria sungguh-sungguh istimewa, baik di hadirat Allah maupun manusia.

Bulan Maria Saat Berdevosi & Doa Rosario

Devosi kepada Bunda Maria di setiap bulan Mei sebenarnya sudah dilangsungkan sejak abad ke-13. Seperti telah dimuat dalam laman katolisitas.org, sejarah bulan Mei sebagai bulan bagi Bunda Maria berasal dari Tradisi Suci yang berkembang di negara dengan empat musim. Bulan Mei kerap kali dianggap sebagai awal kehidupan. Pada bulan ini, masyarakat menyambut datangnya musim semi di mana bunga-bunga bermekaran.

Devosi Maria pada Bulan Mei ini semakin mendapatkan tempatnya yakni sejak tahun 1700-an dipopulerkan oleh para imam Yesuit yang kemudian menyebar sampai ke seluruh dunia.

Pengalaman Devosi Paus Pius VII, Paus Pius IX, dan Paus Paulus VI

Pada tahun 1809, Paus Pius VII ditangkap oleh para serdadu Napoleon dan dipenjara. Di dalam penjara, Paus memohon dukungan doa Bunda Maria, agar ia dapat dibebaskan dari penjara. Paus berjanji bahwa jika ia dibebaskan, maka ia akan mendedikasikan perayaan untuk menghormati Bunda Maria.

Lima tahun kemudian, pada tanggal 24 Mei, Bapa Paus dibebaskan, dan ia dapat kembali ke Roma. Tahun berikutnya ia mengumumkan hari perayaan Bunda Maria, Penolong umat Kristen.

Demikianlah devosi kepada Bunda Maria semakin dikenal, dan ketika Paus Pius IX mengumumkan dogma “Immaculate Conception” atau “Bunda Maria yang Dikandung Tanpa Noda” pada tahun 1854, devosi bulan Mei sebagai bulan Maria akhirnya dikenal oleh Gereja universal.

Sedangkan Bapa Paus Paulus VI dalam surat ensikliknya, The Month of May mengatakan, “Bulan Mei adalah bulan di mana devosi umat beriman didedikasikan kepada Bunda Maria yang terberkati,” dan bulan Mei adalah kesempatan untuk “penghormatan iman dan kasih yang diberikan oleh umat Katolik di setiap bagian dunia kepada Sang Ratu Surga. Sepanjang bulan ini, umat Kristen, baik di gereja maupun secara pribadi di rumah, mempersembahkan penghormatan dan doa dengan penuh kasih kepada Bunda Maria dari hati mereka. Pada bulan ini, rahmat Tuhan turun atas kita… dalam kelimpahan.” (Paus Paulus VI, the Month of May).

Gereja Katolik melanjutkan tradisi berdoa bersama Bunda Maria pada Bulan Mei sebagai bentuk kepedulian umat kepada Gereja universal dan menghormati Bunda Maria sebagai teladan pribadi yang beriman kepada Tuhan dengan sepenuh hati dan tidak gentar menghadapi penderitaan.

Perbedaan Bulan Maria dengan Bulan Rosario & Asal Mula Dikenalnya Doa Rosario

Lalu mengapa bulan Oktober disebut bulan rosario? Gereja Katolik meyakini Santo Dominikus (1170 – 1221) adalah santo yang menyebarkan doa ini, seperti yang kita kenal sekarang. Ia berkhotbah tentang rosario ini pada pelayanannya di antara para Albigensian yang tidak mempercayai misteri kehidupan Kristus sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia.

Tujuan utama pendarasan doa adalah untuk merenungkan misteri kehidupan Kristus. Walaupun catatan riwayat hidupnya tidak menuliskan bahwa Santo Dominikus menyusun doa tersebut, dan juga konstitusi Dominikan tidak menyebutkannya sebagai pencipta awal doa ini, namun peran Santo Dominikus cukup besar dalam memperkenalkannya kepada umat. 

Ia sendiri merupakan saksi hidup yang mendoakannya. Namun dalam bentuknya seperti sekarang merupakan hasil pertumbuhan devosi yang terjadi beratus tahun setelah kematian Santo Dominikus.

Peran Doa Rosario pada Pertempuran Lepanto

Doa ini mulai popular di sekitar tahun 1600 s.d. 1700-an, terutama setelah kemenangan pasukan Kristen di Lepanto, pada tahun 1571. Saat itu, negara-negara Eropa diserang oleh Kerajaan Ottoman-Turki yang ingin memperluas daerah kekuasaan mereka.  

Menghadapi ancaman ini, Paus Pius V memerintahkan semua umat Katolik berdoa rosario untuk memohon dukungan doa Bunda Maria, agar pasukan Kristen memperoleh kemenangan. Perintah ini dilakukan oleh Don Juan (John) dari Austria, komandan armada, demikian juga oleh umat Katolik di seluruh Eropa untuk memohon bantuan Bunda Maria di dalam keadaan yang mendesak ini.

Pada tanggal 7 Oktober 1571, Paus Pius V bersama-sama dengan banyak umat beriman mendoakannya di Basilika Santa Maria Maggiore. Sejak subuh sampai petang, doa ini tidak berhenti didaraskan di Roma untuk mendoakan pertempuran di Lepanto. Walaupun tampaknya mustahil karena jumlah musuh yang lebih banyak, namun pada akhirnya pasukan Katolik menang pada hari itu.

Oleh karena itulah, tanggal 7 Oktober dinyatakan sebagai Pesta Santa Perawan Maria Ratu Kemenangan, yang kemudian diganti dengan Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario. Pesta ini merupakan ucapan syukur atas bantuan Bunda Maria melalui doa rosario.

.

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

(Wempi Gunarto / diolah dari berbagai sumber)

.

.

Peduli lawan Pandemi: Bakti Sosial Tanggap Bencana Virus Covid-19 Jilid 2

Siang itu panas terik melanda sebagian kota Yogyakarta yang sedang lengang dan sepi pengunjung. Memang virus Corona yang mewabah sejak beberapa bulan yang lalu, telah merenggut kebebasan warga Yogyakarta untuk melaksanakan aktivitas di luar rumah seperti hari – hari biasa.

Pemerintah bahkan menganjurkan warga masyarakat untuk tinggal di rumah guna memutus mata rantai merebaknya virus corona. Anjuran ini berlaku hampir di seluruh wilayah  Indonesia terutama daerah yang kasus positifnya dikategorikan tinggi ambil contoh Jakarta. Himbauan pemerintah tersebut mendorong sektor pendidikan untuk menonaktifkan segala kegiatan belajar mengajar dan adanya sistem kerja baru yaitu Work from Home atau bekerja dari rumah baik untuk sektor pemerintah maupun swasta.

Pemberlakuan aturan stay at home ini mengakibatkan terjadinya perlambatan ekonomi disebabkan karena pelaku usaha informal seperti pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terutama para pedagang kaki lima kehilangan pangsa pasarnya. Jika pelaku bisnis sudah menjajal dunia online dan e commerce mampu bertahan bahkan mengalami kenaikan transaksi pada situasi ini, tetapi tidak demikian bagi PKL yang hanya mengandalkan penerimaan harian dari hasil jualan mereka.

Selain itu, banyak perusahaan di berbagai sektor memilih merumahkan karyawan karena ingin memangkas biaya operasional. Perusahaan terpaksa memilih jalan tersebut sebab kelesuan ekonomi akibat wabah virus Corona menyebabkan pendapatan perusahaan turun drastis sementara biaya pegawai dan operasional lain terus berjalan. Kondisi ini menyebabkan sebagian masyarakat menjadi kurang berdaya secara ekonomi. Kehilangan pekerjaan yang berarti kehilangan sumber pendapatan keluarga menjadikan masyarakat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok salah satunya kebutuhan akan makanan.

Kondisi inilah yang melatarbelakangi Tim APP Paroki St. Albertus Agung Jetis mengadakan kegiatan Peduli lawan pandemi: Bakti sosial tanggap bencana covid-19 tahap yang kedua.

Dua ratus paket sembako dibagikan kepada umat lingkungan yang kurang mampu sesuai dengan data yang diberikan ketua lingkungan. Satu paket sembako terdiri dari beras, mie telor, biskuit kering, kecap manis, minyak goreng dan gula pasir. Selain sembako, diberikan pula masker kain hasil produksi tim PSE paroki. Masker kain ini dibuat dari kain batik perca yang sudah tidak digunakan, dijahit, ditambah karet dan bahan pelengkap lain.

Beberapa bahan pokok yang diberikan merupakan sumbangan dari umat dan sisanya didanai oleh donatur dan gereja. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2020 pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Tim PSE, APP dan tim lain yang tergabung dalam bidang kemasyarakatan sudah mempersiapkan kegiatan ini dari sejak seminggu sebelum tanggal pelaksanaan. Para relawan membeli sembako, membungkusnya dalam 200 paket dan mendistribusikan ke lingkungan melalui ketua wilayah masing-masing.

Total 200 paket sembako diterima oleh umat lingkungan (katolik dan non katolik) dalam keadaan layak dan mendapatkan sambutan yang baik. Umat yang berdomisili di wilayah satu dan wilayah dua yang mendapatkan bantuan paket sembako masing-masing sebanyak 48 keluarga katolik dan 1 keluarga non katolik. Di wilayah tiga mencapai 43 keluarga katolik dan 1 keluarga non katolik. Sementara umat di wilayah empat yang mendapatkan paket sembako sejumlah 58 keluarga katolik.

Bakti sosial ini berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir. Kiranya gereja mampu menjadi perpanjangan tangan Tuhan yang senantiasa peduli dan perhatian kepada umatnya yang berkekurangan khususnya karena dampak virus covid-19. Dan semoga wabah virus covid-19 ini segera berakhir! Tuhan memberkati.

.
.

Penulis : Christina A.R.
Foto oleh : Tim Kemasyarakatan

PIA Lingkungan St. Paulus #dirumahaja

*klik tombol PLAY (>) di atas untuk melihat video

Hello, hello, hola, hola, moshi, moshi, Berkah Dalem…

Sepenggal lagu di atas merupakan bagian dari sapaan anak-anak PIA Lingkungan St. Paulus yang dibawakan melalui video singkat berdurasi sekitar 7 menit. Video ini menjadi viral setelah dibagikan di grup lingkungan St. Paulus – Gereja Jetis.

Kegiatan anak-anak PIA yang sejatinya dibawakan setiap minggu di hari Kamis sore pukul 16.00 WIB saat ini tentu saja ditiadakan. Menyusul surat edaran Keuskupan Agung Semarang yang menghimbau untuk mengadakan seluruh kegiatan baik di keuskupan sampai dengan di lingkungan kita masing-masing sebagai dampak dari pandemi Corona Virus Covid-19.

Sapaan secara online berasal dari ide para pembina PIA St. Paulus terutama bapak L. Joko Sunarno yang sudah sangat lama menjadi salah satu pembina di lingkungan.

Dalam video tersebut, para anak-anak yang tergabung dalam PIA St. Paulus disebutkan namanya dan disapa satu persatu (ini sungguh membuat terharu 🙂 ). Selain disapa video tersebut juga mengajak para anak-anak untuk sementara tetap membaca Kitab Suci dan berdoa bersama #dirumahaja dulu.

Semoga dalam waktu yang tidak lebih lama dari pengulangan tahun kelahiran kita, pandemi ini dapat cepat berlalu dan para adik-adik PIA St. Paulus bisa berkumpul serta bernyanyi dan berdoa bersama kembali. Berkah Dalem.

-Lingkungan St. Paulus-

You cannot copy content of this page