Teks Misa Online 11 Juli 2021 Hari Minggu Biasa XV

PERAYAAN EKARISTI MINGGU BIASA XV – Minggu, 11 Juli 2021 – Perutusan

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Pembuka – PS. 323

Bergemarlah Dan Bersukaria

Reff :

Bergemarlah dan bersukaria angkatlah nyanyian, puji bagi Tuhan yang mahabaik.

  1. Hai, pujilah Tuhan sebab ia baik, sebab kasih Tuhan kekal, tak berhingga. (Reff)
  2. Biarlah mereka yang tlah ditebus-Nya berkata, “Abadilah kasih setia Tuhan Allah.” (Coda)

Coda : Bergemarlah dan bersukaria angkatlah nyanyian, puji bagi Tuhan yang mahabaik. Alleluya.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Seruan Tobat:                                            …..duduk

I     Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Guru dan nabi Agung, yang mengikutsertakan orang-orang pilihan-Mu mewartakan pertobatan dan Injil. Tuhan, kasihanilah kami.
U   Tuhan, kasihanilah kami.

I     Engkaulah Imam Agung, yang mendamaikan  dengan Allah dengan pengorbanan di salib dan kebangkitan-Mu. Kristus, kasihanilah kami.
U   Kristus, kasihanilah kami.

I     Engkaulah Raja dan Gembala Agung, yang mengajak para murid mengumpulkan domba-domba-Mu. Tuhan, kasihanilah kami.
U   Tuhan, kasihanilah kami.

Kemuliaan                                        …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,

dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.

Kami memuji Dikau,

Kami meluhurkan Dikau

Kami menyembah Dikau,

Kami memuliakan Dikau

Kami bersyukur kepada-Mu,

kar’na kemuliaan-Mu yang besar,

Ya Tuhan Allah Raja Surgawi,

Allah Bapa yang Maha kuasa,

Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal

Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah,

Putra Bapa

Engkau yang menghapus dosa dunia,

kasihanilah kami.

Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.

Engkau yang duduk di sisi Bapa,

kasihanilah kami

Karena hanya Engkaulah Kudus

Hanya Engkaulah Tuhan

Hanya Engkaulah Maha tinggi,

ya Yesus Kristus.

Bersama dengan Roh Kudus,

dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Pembuka                                                   …..berdiri

I     Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Engkau menunjukkan cahaya kebenaran-Mu kepada orang-orang yang tersesat, agar mereka kembali ke jalan yang benar. Semoga semua yang menyatakan diri kristiani menolak segala yang bertentangan dengan nama ini dan mengejar apa yang selaras dengannya. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U   Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan I – Am 7: 12-15

Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku.

Pembacaan dari Nubuat Amos

Sekali peristiwa berkatalah Amazia, imam di Betel, kepada Amos, “Hai pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah di sana makananmu, dan bernubuatlah juga di sana! Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab Betel adalah tempat kudus raja dan bait suci kerajaan.” Jawab Amos kepada Amazia, “Aku ini bukan nabi, dan tidak termasuk golongan para nabi, melainkan hanya seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. Tetapi Tuhanlah yang mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba; Tuhan berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Mzm. 85: 9ab-10.11-12.13-14;R:8

Ulangan: Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan dan berilah kami keselamatan yang dari padaMu.

Ayat:

  • Aku ingin mendengar apa yang hendak difirmankan Tuhan. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai? Sungguh, keselamatan dari Tuhan dekat pada orang yang takwa, dan kemuliaanNya diam di negeri kita.
  • Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan berpelukan. Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan merunduk dari langit.

Bacaan II Ef 1: 3-10 (singkat)

Di dalam Kristus Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus.

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di surga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercela di hadapan-Nya. Dengan kasih, Allah telah menentukan kita menjadi anak-Nya oleh perantaraan Yesus Kristus sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita dalam Dia yang dikasihi-Nya. Sebab dalam Kristus dan oleh darah-Nya, kita peroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang Ia limpahkan kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. Sebab Allah telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan segala sesuatu, baik yang di surga maupun yang di bumi, di dalam Kristus sebagai Kepala. Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – PS 960                     …..berdiri

Refren:

Alleluya. Alleluya. Alleluya.

Ayat:     Semoga Bapa Tuhan kita Yesus Kristus menerangi mata hati kita agar kita mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan kita. – Refren

Bacaan Injil – Mrk 6: 7-13

Yesus mengutus murid-murid-Nya.

I     Tuhan bersamamu

U   Dan bersama rohmu

I     Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus.

U   Dimuliakanlah Tuhan

I     Sekali peristiwa Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, kecuali tongkat; roti pun tidak boleh dibawa, demikian pula bekal dan uang dalam ikat pinggang; mereka boleh memakai alas kaki, tetapi tidak boleh memakai dua baju. Kata Yesus selanjutnya kepada murid-murid itu, “Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu, dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.”

Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat. Mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

I     Demikianlah Injil Tuhan.

U   Terpujilah Kristus.

Homili                                                  …..duduk

Syahadat                                              …..berdiri

Doa Umat                                           …..berdiri

I     Kristus mengutus para murid untuk mewartakan Kerajaan Allah dan membuka jalan kepada Allah melalui pertobatan. Marilah kita panjatkan doa kepada Bapa dengan rendah hati dan tulus untuk menyambut warta Kerajaan Allah yang berkenan tinggal diantara kita.

L    Bagi para Imam

Semoga Allah Bapa Mahabaik memberkati dan mendampingi para Imam-Nya agar selalu bersedia menjadi roti yang terbagi-bagi demi keselamatan dan kegembiraan orang banyak. Marilah kita mohon :

U   Berkatilah dan bimbinglah kami umat-Mu, ya Tuhan.

L      Bagi kaum muda

Semoga Allah bapa Mahasetia berkenan memberkati kaum muda agar memiliki semangat pengorbanan dalam membangun diri dan masyarakat sekitar. Marilah kita mohon :

U     Berkatilah dan bimbinglah kami umat-Mu, ya Tuhan.

L      Bagi saudara-saudara kita yang sakit hati, cacat dan lemah mentalnya.

Semoga kehadiran para penderita aneka macam kelemahan menggugah semangat bela rasa dan persaudaraan sejati kami untuk berani berkorban dan dengan penuh kesabaran terlibat aktif dalam meringankan penderitaan mereka sesuai dengan kehendak Tuhan. Marilah kita mohon :

U   Berkatilah dan bimbinglah kami umat-Mu, ya Tuhan.

L      Bagi kita bersama.

Semoga Allah Bapa memberkati kita Bersama agar mampu menunaikan tugas dengan iman dan penuh pengorbanan demi keselamatan semua orang dan kemuliaan nama Tuhan. Marilah kita mohon :

U     Berkatilah dan bimbinglah kami umat-Mu, ya Tuhan.

—– hening sejenak untuk ujud doa pribadi —–

I       Allah Bapa di surga, dalam Yesus Engkau telah memberkati kami dengan anugerah melimpah. Berkenanlah mengabulkan permohonan-permohonan kami dan buatlah kami bergembira. Demi Kristus, Tuhan, dan Pengantara kami.

U   Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan                  ….berdiri

I     Allah Bapa di surga, dalam Yesus Engkau telah memberkati kami dengan anugerah melimpah. Berkenanlah mengabulkan permohonan-permohonan kami dan buatlah kami bergembira. Demi Kristus, Tuhan, dan Pengantara kami.

U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus-kudus PS. 394

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa.
Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu
Terpujilah Engkau di surga
Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan.
Terpujilah Engkau di surga. 

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Antifoni Komuni Yoh. 6:56

* Siapa yang makan daging-Ku dan minum darah-Ku, tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, Sabda Tuhan.

Doa Sesudah Komuni                               ….berdiri

I     Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, kami telah menyambut anugerah-Mu dari meja perjamuan ini. Kami mohon semoga dengan berulang kali merayakan misteri ini kami semakin merasakan daya penyelamatannya. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman                                          ….duduk

Berkat  & Pengutusan

Nyanyian Penutup PS. 650

Siapa Yang Berpegang

  1. Siapa yang berpegang pada sabda Tuhan, Dan setia mematuhi-Nya, Hidupnya mulia dalam cahya baka, Bersekutu dengan Tuhannya. (Reff)
  2. Bayang-bayang gelap ‘kan dihapus lenyap, Oleh sinar senyum wajah-Nya, Rasa takut dan syak ‘kan menghilang cepat, Dari yang berpegang pada-Nya. (Reff)

Reff : Percayalah dan pegang sabda-Nya, Hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia.

.

.

Teks Misa Online 4 Juli 2021 Hari Minggu Biasa XIV

PERAYAAN EKARISTI MINGGU BIASA XIV – Minggu, 4 Juli 2021 – Menghadapi penolakan dengan kelembutan hati.

RITUS PEMBUKA  (berdiri)

Nyanyian Pembuka: – PS 322

Saudara, Mari Semua

Ulangan :

Saudara, mari semua, hadaplah Allah Tuhan Kita.

Sambut tubuh dan darah dari Putera Allah.

Allelu, allelu, allelu, alleluya.

Solis/kor:

  1. Kita adalah satu, ingin hidup yang baru, satu budi dan hati dalam Roh Ilahi:
  2. Satu dalam sabadNya: Kasihi sesamamu! Dalam suka dan duka kita satu padu.

Tanda Salib dan Salam

Pengantar

Seruan Tobat:                                             (duduk)

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U  Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian, (sambil menebah dada sendiri sambil berkata) saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa, (lalu dilanjutkan) Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaekat dan Orang Kudus dan kepada Saudara  sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Tuhan Kasihanilah Kami

I   Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan, kasihanilah kami.

I   Kristus, kasihanilah kami.

Kristus, kasihanilah kami.

I   Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan, kasihanilah kami.

Kemuliaan (berdiri)

Kemuliaan kepada Allah di surga,

dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.

Kami memuji Dikau,

Kami meluhurkan Dikau

Kami menyembah Dikau,

Kami memuliakan Dikau

Kami bersyukur kepada-Mu,

kar’na kemuliaan-Mu yang besar,

Ya Tuhan Allah Raja Surgawi,

Allah Bapa yang Maha kuasa,

Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal

Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah,

Putra Bapa

Engkau yang menghapus dosa dunia,

kasihanilah kami.

Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.

Engkau yang duduk di sisi Bapa,

kasihanilah kami

Karena hanya Engkaulah Kudus

Hanya Engkaulah Tuhan

Hanya Engkaulah Maha tinggi,

ya Yesus Kristus.

Bersama Roh Kudus,

dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.

Doa Pembuka (berdiri)

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa yang penuh kasih, Engkau telah mengutus putra-Mu untuk menyapa dan mengajar kami. Kami mohon, bukalah hati kami untuk mengenal, mengagumi dan menerima-Nya. Berilah kami keberanian untuk menjadi saksi-Nya di lingkungan hidup kami. Sebab, Dialah yang hidup dan berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan I – Yeh 2: 2-5

Mereka adalah kaum pemberontak! Tetapi mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.

Pembacaan dari Nubuat Yehezkiel:

Sekali peristiwa, kembalilah rohku ke dalam tubuhku, dan aku ditegakkannya. Maka aku mendengar Allah yang berbicara dengan aku. Beginilah firman-Nya, “Hai anak manusia, Aku mengutus engkau kepada orang Israel, kepada bangsa yang memberontak melawan Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah mendurhaka terhadap Aku sampai hari ini juga; mereka keras kepala dan tegar hati! Kepada keturunan inilah Aku mengutus engkau! Kepada mereka harus kau katakan: Beginilah firman Tuhan Allah. Dan entah mereka mendengarkan entah tidak, – sebab mereka adalah kaum pemberontak, – mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

 Ulangan:

Mata kita memandang kepada Tuhan, sampai Ia mengasihani kita.

Ayat:

  • Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau bersemayam di surga. Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya.
  • Seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang Tuhan, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.
  • Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan; sudah cukup kenyang jiwa kami dengan olok-olok orang yang merasa aman.

Bacaan II 2 Kor 12: 7-10

Aku lebih suka bermegah atas kelemahanku, agar kuasa Kristus turun menaungi aku.

Pembacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

 Saudara-saudara, agar aku jangan meninggikan diri karena pernyataan luar biasa yang aku terima, aku diberi suatu duri dalam dagingku, yaitu seorang utusan iblis untuk mengecoh aku, agar aku jangan meninggikan diri. Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu aku lebih suka bermegah atas kelemahanku, agar kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, kesukaran, penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Alleluya (berdiri)

 Refren:   Alleluya.

 Ayat:    Roh Tuhan ada padaku, dan Aku diutus-Nya, menyampaikan Kabar Baik kepada orang-orang miskin.

Bacaan Injil – Mrk 6: 1-6

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Sekali peristiwa, Yesus tiba kembali di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. Pada hari Sabat Yesus mengajar di rumah ibadat, dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia. Mereka berkata, “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mukjizat-mukjizat yang demikian bagaimana dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria? Bukankah Ia saudara Yakobus, Yoses dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?”

Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” Maka Yesus tidak mengadakan satu mukjizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Yesus merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Homili (duduk) 

Syahadat                                                (berdiri)

Doa Umat                                               (berdiri)

I   Tuhan Yesus mengajari kita untuk tetap setia dan teguh mewartakan karya keselamatan Allah meski mengalami berbagai macam tantangan dan kesulitan. Marilah kita panjatkan doa kepada Allah Bapa agar kita mampu siap sedia dalam mengikuti Sabda-sabda-Nya.

L  Ya Bapa yang Maha Kasih, semoga perutusan yang telah Engkau percayakan kepada para pemimpin Gereja, menjadikan Gereja-Mu subur dan berkembang, dengan disertai rahmat penghiburan dan pengharapan kepada mereka yang kecil dan terpinggirkan.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

L  Ya Bapa, yang Maha Bijaksana, Engkau tahu apa yang dibutuhkan oleh bangsa kami: kesejahteraan, keberpihakan dan kedamaian. Semoga para pemimpin kami, mampu mengemban amanat luhur rakyat Indonesia, untuk lebih berpihak pada keadilan dan semakin menghormati keberagaman terutama bagi masyarakat yang masih hidup miskin dan mengalami penindasan.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

L  Ya Bapa, yang Berbelas kasih semoga perhatian dan upaya pemerintah, para dokter dan perawat terhadap setiap warga masyarakat yang sedang sakit membuat mereka melihat penyelenggaraan ilahi yang penuh cinta kasih.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

L  Ya Bapa yang Mahabaik, berilah keberanian bagi diri kami untuk menjawab tantangan-Mu, untuk selalu belajar hidup tulus. Menghormati siapapun yang ada di sekitar kami, tanpa melihat mereka hanya dari segi ekonomi, dan posisi sosial, tetapi menghormati mereka dari sisi manusia yang saling menghidupkan dan mencerdaskan.

Kami mohon ya Bapa …

Bantulah kami untuk semakin belajar menghormati dengan tulus hati.

-hening sejenak, menghaturkan intensi pribadi-

I   Demikianlah, ya Bapa, doa-doa umat-Mu. Kiranya Engkau mempersatukan doa kami dengan keyakinan kami yang penuh iman, harapan dan kasih agar kami semakin pantas Kau utus dan bersaksi demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan (berdiri)

I   Ya Allah, semoga kurban yang kami persembahkan untuk menghormati nama-Mu ini membersihkan kami dan dari hari ke hari mengantar kami kepada hidup surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

Amin.

Doa Syukur Agung  

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392   
  • Doa Ekaristi

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Doa Sesudah Komuni                          (berdiri)

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Engkau telah memenuhi kami dengan anugerah yang melimpah. Semoga kami menyambut karunia keselamatan ini dan tak kunjung henti memuji dan bersyukur kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman (duduk)
Berkat & Pengutusan    (berdiri)

Nyanyian Penutup:  – PS 648 (berdiri)

Allah Bapa Melindungi

  1. Allah Bapa melindungi anak-anak-Nya di bumi; lebih aman lebih nyaman dari burung dalam sarang.
  2. Suara anak-anak Bapa siang malam didengar-Nya; tiap kali anak minta, pertolongan diberikan.
  3. Anak-anak milik Bapa didampingi, diasuh-Nya; tangan-Nya lembut dan kuat mencegah niat sijahat.

PENGUMUMAN TAHBISAN IMAM

Rencana tahbisan Imam yang akan diterimakan melalui tangan Monsinyur Rubiyatmoko, Selasa 13 Juli 2021 yakni seorang Diakon dari Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus/MSF.

  • Diakon Vincentius Ferrera Dhanaraya, MSF., asal Paroki Mater Dei Madiun.

Sesuai dengan ketentuan hukum Gereja yang berlaku, informasi yang menyangkut sifat calon tertahbis, merupan masukan bermanfaat bagi Bapak Uskup.

.

.

Teks Misa Online 27 Juni 2021 Hari Minggu Biasa XIII

PERAYAAN EKARISTI MINGGU BIASA XIII – Sabtu/Minggu, 26/27 Juni 2021

Link Misa Online

Gereja Jetis – 09.00 WIB

RITUS PEMBUKA (berdiri)

Nyanyian Pembuka: – PS 321

Wahai Umat

  1. Wahai, umat, sampaikan kurbanmu di altar Tuhan Allahmu dan siapkanlah jiwa ragamu untuk memuji nama-Nya. Walau tak pantas karena dosa, kita percaya kasih-Nya. Unjukkanlah sembah dan kurbanmu, jadikan tanda tobatmu.
  2. Wahai umat, sampaikan syukurmu di hadap Tuhan Allahmu; ingatlah akan kasih karunia, yang dicurahkan padamu. Bapa mengutus Yesus Sang Putra agar selamat umat-Nya. Sambutlah Sabda dalam hatimu dan rayakanlah kurban-Nya.

Tanda Salib dan Salam

Pengantar

Seruan Tobat:                                             (duduk)

Tuhan Kasihanilah Kami

I   Tuhan Yesus Kristus, Engkau selalu menaruh belas kasih terhadap penderita sakit dan cacat.

Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan, kasihanilah kami.

I   Engkau selalu mengulurkan tangan-Mu untuk menolong dan menghibur yang sakit dan sedih hati.

Kristus, kasihanilah kami.

Kristus, kasihanilah kami.

I   Engkau berkuasa atas kehidupan dan membangkitkan orang mati.

Tuhan, kasihanilah kami.

Tuhan, kasihanilah kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Kemuliaan (berdiri)

Kemuliaan kepada Allah di surga,

dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.

Kami memuji Dikau,

Kami meluhurkan Dikau

Kami menyembah Dikau,

Kami memuliakan Dikau

Kami bersyukur kepada-Mu,

kar’na kemuliaan-Mu yang besar,

Ya Tuhan Allah Raja Surgawi,

Allah Bapa yang Maha kuasa,

Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal

Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah,

Putra Bapa

Engkau yang menghapus dosa dunia,

kasihanilah kami.

Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.

Engkau yang duduk di sisi Bapa,

kasihanilah kami

Karena hanya Engkaulah Kudus

Hanya Engkaulah Tuhan

Hanya Engkaulah Maha tinggi,

ya Yesus Kristus.

Bersama Roh Kudus,

dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.

Doa Pembuka (berdiri)

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Engkau telah mengutus Putra-Mu untuk member hidup baru bagi kami. Kami mohon, bangkitkanlah iman kami agar memiliki keberanian untuk berbagi hidup dan talenta kami kepada sanak saudara kami yang berkekurangan. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan I – Keb 1: 13-15; 2: 23-24

Karena dengki setan, maka maut masuk ke dunia.

Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan:

Allah tidak menciptakan maut, dan Ia pun tidak bergembira kalau makhluk yang hidup musnah binasa. Sebaliknya Ia menciptakan segala sesuatu supaya ada; dan supaya makhluk-makhluk jagat menemukan keselamatan. Racun yang membinasakan tidak ditemukan di antara mereka, dan dunia orang mati tidak merajai bumi. Maka kesucian mesti baka. Sebab Allah telah menciptakan manusia untuk kebakaan, dan menjadikannya gambar hakikat-Nya sendiri. Tetapi karena dengki setan, maka maut masuk ke dunia, dan yang menjadi milik setan mencari maut itu.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan:

Aku akan memuji Engkau, ya Tuhan sebab engkau telah menarik aku ke atas.

Ayat:

  • Aku akan memuji Engkau, ya Tuhan, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak membiarkan musuh-musuhku bersukacita atas diriku. Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan daku di antara mereka yang turun ke liang kubur.
  • Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan, hai orang-orang yang dikasihi oleh-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! Sebab hanya sesaat Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.
  • Dengarlah, Tuhan, dan kasihanilah aku, Tuhan, jadilah penolongku! Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, Tuhan Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

Bacaan II – 2 Kor 8: 7. 9. 13-15

Hendaklah kelebihanmu mencukupkan kekurangan saudara-saudara yang lain.

Pembacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada umat di Korintus:

Saudara-saudara, hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih, sebagaimana kamu kaya dalam segala sesuatu: dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami. Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, yakni: Sekalipun kaya, Ia telah menjadi miskin karena kamu, supaya karena kemiskinan-Nya, kamu menjadi kaya.

Sebab kamu dibebani bukan supaya orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan. Maka hendaklah sekarang ini kelebihanmu mencukupkan kekurangan orang-orang kudus, agar kelebihan mereka kelak mencukupkan kekuranganmu, supaya ada keseimbangan. Seperti ada tertulis: Orang yang mengumpulkan banyak tidak kelebihan, dan orang yang mengumpulkan sedikit tidak kekurangan.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Alleluya (berdiri)

Refren:    Alleluya.

Ayat:          Yesus Kristus, Juru selamat kita, telah mematahkan kuasa maut dan menerangi hidup dengan Injil. – Refren

 

Bacaan Injil – Mrk 5: 21-24. 25b-43

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus.

Sekali peristiwa, setelah Yesus menyeberang dengan perahu, datanglah orang banyak berbondong-bondong, lalu mengerumuni Dia. Ketika itu Yesus masih berada di tepi danau. Maka datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika melihat Yesus, tersungkurlah Yairus di depan kaki Yesus. Dengan sangat ia memohon kepada-Nya, “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati. Datanglah kiranya, dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup.” Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya. Ketika Yesus masih berbicara, datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu, dan berkata, “Anakmu sudah mati! Apa perlunya lagi engkau menyusahkan Guru?” Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka, dan berkata kepada kepala rumah ibadat, “Jangan takut, percaya saja!” Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus. Dan tibalah mereka di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana Yesus melihat orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring. Sesudah masuk, Yesus berkata kepada orang-orang itu, “Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!” Tetapi mereka menertawakan Yesus. Maka Yesus menyuruh semua orang itu keluar. Lalu Ia membawa ayah dan ibu anak itu, dan mereka yang bersama-sama dengan Yesus masuk ke dalam kamar anak itu. Lalu Yesus memegang tangan anak itu, seraya berkata, “Talita kum,” yang berarti, “Hai anak, Aku berkata kepadamu: Bangunlah!” Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub. Dengan sangat Yesus berpesan kepada mereka, supaya jangan seorang pun mengetahui hal itu. Lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.

Demikianlah Injil Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

 

Homili (duduk) 

Syahadat (berdiri)

Doa Umat (berdiri)

I   Tuhan Yesus Kristus mengajak kita untuk percaya dan takut kepada Allah agar kita memperoleh kehidupan yang sejati. Maka marilah kita panjatkan dengan mantap dan penuh iman doa-doa kita kepada Allah bapa kita.

L  Bagi seluruh Gereja.

Allah Bapa Mahabaik, pimpinlah Gereja-Mu untuk berani terlibat dalam pembangunan masyarakat dan mau ambil bagian dalam kegembiraan serta harapan semua orang.

U Semoga Gereja-Mu semakin bermakna bagi masyarakat dan kesejahteraan seluruh umat manusia

L Bagi daerah-daerah miskin.

Ya Bapa, dampingilah para pemimpin daerah-daerah miskin agar berhasil mengejar keterbelakangan mereka di bidang ekonomi dan Teknik sehingga dapat memajukan kesejahteraan daerahnya.

U Semoga umat-Mu semakin berkobar di dalam semangat persaudaraan sejati untuk saling membantu dan memajukan kesejahteraan hidup sesamanya.

L  Bagi pemecahan masalah penderitaan.

Ya Bapa, terangilah para pelayan masyarakat agar mampu menemukan jalan yang tepat untuk mengatasi segala macam penderitaan yang dialami oleh masyarakat.

U Tuntunlah kami untuk tetap memiliki kepedulian dalam ikut serta membantu meringankan penderitaan saudara-saudara di sekitar kami.

L  Bagi saudara-saudara kita yang sedang sakit.

Ya Bapa, semoga perhatian dan upaya kami terhadap mereka yang sedang sakit membuat mereka melihat penyelenggaraan ilahi yang penuh cinta kasih,

U Ajarilah kami untuk tidak takut dan selalu percaya akan penyelenggaraan-Mu yang amat indah bagi hidup kami.

I   Allah Bapa kami, Yesus Kristus Putra-Mu telah menjadi miskin agar berkat kemiskinan-Nya kami menjadi kaya. Perkenankanlah kami selalu mengalami kasih setia-Mu dan kabulkanlah doa-doa kami demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan (berdiri)

I   Ya Bapa, kami datang kepada-Mu dengan mempersembahkan roti dan anggur ini sebagai kenangan akan wafat dan kebangkitan Yesus. Kami mohon, terimalah persembahan kami ini agar mendatangkan keselamatan bagi kami. Demi Kristus, Tuhan dan Putra-Mu, Pengantara kami.

Amin.

Doa Syukur Agung  

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392    
  • Doa Ekaristi

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Doa Sesudah Komuni (berdiri)

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, kami bersyukur karena telah Kauperkenankan untuk mengambil bagian dalam perjamuan kudus Putra-Mu. Semoga, kami semakin kuat dalam iman, teguh dalam pengharapan dan berkembang dalam cinta kasih sehingga pada saat akhir nanti, kami kedapatan layak untuk menerima anugerah kebahagiaan kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman (duduk)
Berkat & Pengutusan    (berdiri)

Nyanyian Penutup: – PS 615 (berdiri)

T’rima Kasih, Ya Tuhanku

Refren:

Trima kasih ya Tuhanku, Engkau sungguh maha murah. Semoga kami setia Bersatu dalam cinta kasih.

Ayat-ayat:

  1. Bertumpu pada sabda-Mu, bersandar pada bimbingan-Mu, teguh bersama dengan-Mu melaksanakan tugas kami.
  2. Bertumpu pada sabda-Mu, tetap Bersatu dan Bahagia. Di dalam suka dan duka setia s’lalu hingga mati.

 

WARTA PAROKI

 

Kolekte dan Sumbangan

Minggu lalu
–   Kolekte Umum 3.253.000,00
–   Kolekte Pembangunan 2.371.000,00
Panduan misa 854.000,00

Dewan Pastoral Paroki menghaturkan terima kasih.

TAHBISAN IMAM

Rencana tahbisan Imam yang akan diterima oleh 2 (dua) Frater Diakon Keuskupan Agung Semarang dari tangan Monsinyur Rubiyatmoko, Selasa, 29 Juni 2021 di Kapel Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan, yakni;

  1. Diakon Gregorius Prima Dedy Saputro, asal Paroki Maria Marganingsih, Kalasan.
  2. Diakon Yohanes Dwi Andri Ristanto, asal Paroki Santa Theresia Lisieux, Boro.

Rencana tahbisan Imam yang akan diterimakan melalui tangan Monsinyur Rubiyatmoko, Selasa 13 Juli 2021 yakni seorang Diakon dari Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus/MSF.

  • Diakon Vincentius Ferrera Dhanaraya, MSF., asal Paroki Mater Dei Madiun.

Sesuai dengan ketentuan hukum Gereja yang berlaku, informasi yang menyangkut sifat calon tertahbis, merupan masukan bermanfaat bagi Bapak Uskup

Baptis Dewasa 20 Juni 2021

Misa di masa new normal pagi ini sedikit berbeda dengan misa-misa di hari sebelumnya, karena pada pagi hari ini akan diterimakan sakramen baptis kepada 10 orang yang termasuk ke dalam kategori dewasa di Gereja Santo Albertus Agung Jetis, Yogyakarta (20/06/21). Dengan didampingi wali baptis (emban baptis) kesepuluh calon baptis tersebut mengikuti prosesi sakramen baptis dengan khidmat.

Dipimpin oleh Pastor Paroki Santo Albertus Agung Jetis, Romo Vincentius Suparman Pr, prosesi sakramen baptis pertama-tama diawali dengan pemberkatan air baptis, kemudian dilanjutkan upacara pembaptisan dengan menuangkan air ke kepala para calon baptis dan pemberian minyak krisma di tangan para baptisan, pemberian kain putih serta penyalaan lilin baptis.

Dalam homilinya Romo Suparman Pr, menyampaikan bahwa kita wajib menyerahkan segala pengharapan kita kepada Tuhan. Para calon baptis yang sebentar lagi akan dibaptis beruntung selain dibaptis mereka juga akan menerima menerima sakramen ekaristi/komuni kudus.

Sesuai dengan anjuran protokol kesehatan, seluruh umat dianjurkan untuk segera meninggalkan area gereja dan pulang ke rumah masing-masing seusai ekaristi. Namun meskipun demikian tugas dari satuan tugas paroki belum usai. Sesaat setelah ekaristi selesai, seorang petugas melakukan penyemprotan desinfektan di area gereja, sebagai upaya pencegahan penularan virus Covid-19.

Proficiat para penerima baptis dewasa! Semoga Tuhan Yesus membimbing perjalanan seumur hidup Anda! Berkah Dalem.

Foto-foto para penerima baptis dewasa dapat diunduh disini :

Foto Baptis Dewasa 20 Juni 2021

.
.
.

Baptis Bayi dan Anak 13 Juni 2021

Pada siang hari yang cerah ini, sebanyak lima calon baptis bayi dan atau anak menerima sakramen baptis di Gereja Santo Albertus Agung Jetis, Yogyakarta (13/06/21). Dengan didampingi wali baptis (emban baptis) kelima anak mengikuti prosesi sakramen baptis dengan khidmat.

Prosesi sakramen baptis pertama-tama diawali dengan pemberkatan air baptis, kemudian dilanjutkan upacara pembaptisan dengan menuangkan air ke kepala bayi/anak dan pemberian minyak krisma di dahi para baptisan, penyalaan lilin baptis dan diakhiri dengan berdoa di depan patung Bunda Maria tak bercela.

Dalam homilinya Pastur paroki Santo Albertus Agung Jetis, Romo Vincentius Suparman Pr, mengingatkan orangtua dan wali baptis untuk selalu membimbing anak-anak yang dipercayakan oleh Tuhan ini agar menjadi anak-anak yang taat pada Tuhan dan berguna bagi gereja.

Foto-foto bisa dilihat disini:

Foto Baptis Bayi & Anak 13 Juni 2021

Berkah Dalem.

Peringatan HARI LANSIA Tahun 2021: Misa Lansia Paroki Jetis

Gereja St Albertus Agung Jetis mengadakan misa lansia dalam rangka menyambut Hari Lanjut Usia Nasional tahun 2021 yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2021. Momentum ini dimanfaatkan oleh Gereja untuk menyapa para lansia yang selama pandemi covid-19 tidak diperkenankan mengikuti misa secara langsung di gereja. Perayaan Ekaristi digelar pada pukul 09.00 WIB dipimpin oleh Romo Vincentius Suparman, Pr. Acara ini dihadiri 70 orang lansia sehat dari semua lingkungan di wilayah Paroki St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta. Protokol kesehatan tetap diberlakukan secara ketat demi meminimalisir kasus baru dan penularan virus Covid19.

Tema hari lansia nasional ke-25 tahun ini adalah “Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluarga”. Di masa pandemi saat ini, para lansia diwajibkan tinggal di rumah karena rentan terpapar virus covid-19. Akibatnya aktivitas terbatas dan sanak saudara tidak dapat melawat. Para lansia diharuskan menghabiskan waktunya di rumah saja bersama keluarga satu rumah. Terlebih bagi lansia yang terbaring sakit atau memiliki penyakit bawaan, keluarga merupakan satu-satunya kelompok yang ditemui setiap hari. Peran keluarga sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Romo Vincentius Suparman, Pr mengawali homilinya dengan bernyanyi lagu “Di sini senang di sana senang”. Romo mengajak para lansia untuk senantiasa bahagia. Walaupun kini semua serba terbatas, para lansia mampu membawa semua keterbatasan ini dalam doa. Pandemi memang belum berakhir, namun dengan doa para lansia diharapkan kondisi akan semakin membaik. Hari tersebut bertepatan pula dengan Hari Raya Tri Tunggal Mahakudus. Allah yang mewujud dalam 3 pribadi yaitu Bapa, Putra dan Roh Kudus merupakan wujud kasih Allah yang luar biasa untuk manusia. Allah yang mahatinggi rela merendahkan dirinya untuk bersatu dengan kita umat manusia. Hendaknya kita-pun mampu meneladan sikap rendah hati yang diajarkan Yesus. Perayaan Ekaristi berlangsung selama kurang lebih 1 jam dan diakhiri dengan berkat penutup. Para lansia meninggalkan gereja dengan tertib sesuai arahan petugas dengan menaati protokol kesehatan.

Tata Perayaan Ekaristi 2020 Diperkenalkan ke Umat Paroki Jetis (Bag. 1)

tata perayaan ekaristi

Tata Perayaan Ekaristi 2020 – Panduan Ekaristi Resmi Umat Katolik

Pada perayaan ekaristi Hari Pentakosta, Minggu, 23 Mei 2021 lalu, Pastor Paroki St. Albertus Agung jetis, Vincentius Suparman Pr mengumumkan adanya Tata Cara Perayaan Ekaristi (TPE) Gereja Katolik terbaru, yakni TPE 2020. Adapun buku tentang TPE  baru ini dicetak dan diterbitkan oleh Komisi Liturgi dan Penerbit Rohani OBOR. Buku ini untuk digunakan sebagai panduan imam yang memimpin ekaristi.

Sebelumnya,  Kardinal Ignatius Suharyo, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), meluncurkan TPE 2020 untuk  Gereja Katolik Indonesia, di Gedung Penerbit dan Toko Rohani OBOR, Jakarta, 7 Mei 2021. Kardinal Suharyo, yang juga Uskup Agung Jakarta, mengatakan, KWI menghadirkan buku TPE baru ini sebagai sarana agar merayakan Ekaristi dengan baik.

Suharyo menjelaskan, buku TPE yang dipakai di Indonesia sampai saat ini adalah TPE tahun 2005, yang disusun berdasarkan buku Misale Romawi tahun 2002. Diberi nama TPE 2005 karena resmi digunakan pada tahun itu.

Tata Perayaan Ekaristi 2020 vs 2005

Namun, pada tahun 2008 muncul buku Misale Romawi baru, sehingga KWI mengusahakan supaya TPE 2005 yang didasarkan pada Misale Romawi 2002 itu disesuaikan dengan Misale romawi 2008, maka jadilah TPE 2020. Diberi nama TPE 2020, karena finalisasi rumusan doa dan lain sebagainya selesai pada tahun 2020 lalu.

“Dengan hadirnya TPE baru ini, maka buku TPE 2005 tidak digunakan lagi, yang batas terakhir penggunaannya sampai 1 November 2021 mendatang”, ujar Suharyo. Suharyo mempersilakan para uskup di keuskupan masing-masing untuk menentukan kapan TPE ini mulai dipakai.

Wujud Kesadaran Gereja yang Satu

Suharyo menuturkan, penggunaan TPE yang sama dengan Gereja Katolik Roma ini bukan sekadar buku yang dipakai, melainkan wujud kesadaran bahwa Gereja itu satu. “Kita memakai Misale Romawi karena memang kita dari Gereja Katolik Roma Ritus Latin, maka sebagai tanda kesatuan kita dengan seluruh Gereja, kita menggunakan buku itu,” jelas Suharyo.

Ia pun berharap, kehadiran TPE baru ini makin mengajak kita semua memahami misteri ekaristi, makin juga berpartisipasi di dalamnya, sehingga kita makin berjumpa dengan Yesus yang mengorbankan diri dalam perayaan ekaristi dan kita mengalami betapa besar kasih Allah dalam perayaan ekaristi.”

Sumber : katoliknews
Penulis: Wempi Gunarto

Jadwal Misa Online Hari Raya Kenaikan Tuhan 12-13 Mei 2021

jadwal misa online harian

Jadwal misa online harian di Keuskupan Agung Semarang ini berlaku sampai waktu yang akan ditentukan kemudian.

Untuk jadwal ekaristi mingguan (hari sabtu sore & minggu) silahkan lihat di bagian paling bawah

Untuk melengkapi jadwal ini, ada beberapa paroki di lingkup Keuskupan Semarang yang juga menyiarkan misa harian dari gerejanya masing-masing secara live streaming. Silahkan bisa dilihat setelah daftar perayaan ekaristi yang tertera dibawah ini.


Penting : Jika tanggal misa terbaru belum muncul pada video dibawah silahkan klik tombol seperti gambar di atas, nomor 1 lalu nomor 2 untuk smartphone android dan iPhone.

Youtube Channel Paroki Jetis

[td_block_video_youtube playlist_title=”Video-Video Paroki Jetis” playlist_yt=”E4RxvfVlOUk, vNxS2ZbFYSo, f2bTClJ1KS4″ playlist_auto_play=”0″]


Ekaristi Online Hari Raya Kenaikan Tuhan 2021

[td_block_video_youtube playlist_title=”Misa Online Lingkup Keuskupan Semarang” playlist_yt=”Rtb40iy43C4, vVJEj1xEHqU, qKzI4eWzq-I, 7grhjL4K32o” playlist_auto_play=”0″]

Jadwal Lainnya

Kevikepan Jogja Timur

Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bercela Kumetiran

  • Rabu, 12 Mei 2021 pukul 18.00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Paroki St. Yohanes Rasul Pringwulung

  • Kamis, 13 Mei 2021 pukul 07.00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Paroki St. Petrus & Paulus Babadan

  • Rabu, 12 Mei 2021 pukul 17.00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Paroki St. Paulus Pringgolayan

  • Rabu, 12 Mei 2021 pukul 17.00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Paroki St. Alfonsus Nandan Yogyakarta

  • Kamis, 13 Mei 2021 pukul 07:00 & 17:00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Kevikepan Jogja Barat

Paroki St. Theresia Sedayu

  • Kamis, 13 Mei 2021 pukul 07:00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Paroki St. Yakobus Bantul

  • Kamis, 13 Mei 2021 pukul 08:00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Paroki St. Petrus & Paulus Minomartani

  • Kamis, 13 Mei 2021 pukul 07.00 & 17.00 WIB
  • Link live streaming DI SINI

Paroki St. Yoseph Medari

  • Rabu, 12 Mei 2021 pukul 18.00 WIB
  • Link live streaming DI SINI


.

 Mungkin Anda Tertarik : 

Doa Angelus Hari Ini

Doa Ratu Surga vs Doa Angelus

.

Misa setiap hari akan disiarkan langsung dari Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci – Randusari dan dirayakan bersama Kuria KAS dan para romo Komunitas Pastoran Katedral Semarang dengan jadwal sebagai berikut :

Hari SENIN-JUMAT
Pukul 18.00 WIB

Hari SABTU
Pukul 06.00 WIB

Siaran live streaming Misa harian online dapat diakses melalui channel Youtube
Komsos Katedral Keuskupan Agung Semarang:

Ekaristi Online KAS


Jadwal Misa Online Harian Terbaru di Lingkup Keuskupan Semarang

*Hari SENIN-JUMAT

Paroki Minomartani – Condongcatur Pukul 05.25 WIB

Channel Youtube Minomartani

Paroki Marganingsih – Kalasan Pukul 06.00 WIB

Channel Youtube Marganingsih

Paroki Boro – Kulon Progo (B. Jawa) Pukul 17.00 WIB

Channel Youtube Boro

*Hari SABTU

Paroki Boro – Kulon Progo (B. Jawa) Pukul 16.30 WIB

Channel Youtube Boro


Jadwal Misa Online Harian & Mingguan Paling Baru 1-31 Mei 2021 Klik :

HARI SABTU SORE & MINGGU

Klik tombol di atas & silahkan scroll ke bawah sampai
setelah Pengumuman 🙂
.
.

Pertemuan Panitia Pembangunan Gereja Jetis Dengan Tim Ekonomat KAS & Tim Pembangunan Gereja Pugeran

Pada tanggal 03 Maret 2021 di sore hari yang sedikit berawan ini sejumlah orang terlihat lalu lalang menuju ke dalam Gereja Jetis. Ada apakah gerangan? Ternyata ada pertemuan penting antara panitia pembangunan kawasan Gereja Jetis dengan Tim Ekonomat KAS serta Tim Pembangunan Gereja Pugeran.

Sudah sejak lama pembangunan kawasan Gereja St. Albertus Agung Jetis menjadi impian terbesar umat paroki tercinta ini. Panitia pembangunan yang terpilih telah dilantik oleh Romo Adrianus Maradiya, Pr, Vikep Yogyakarta Timur beberapa waktu yang lalu. Untuk mengawali langkah yang diperkirakan tidak hanya dalam waktu pendek ini kemudian panitia pembangunan kawasan Gereja Jetis belajar dari Tim Ekonomat Keuskupan Agung Semarang serta berbagi pengalaman berharga dengan Tim Pembangunan Gereja Pugeran.

Secara cukup mendetail Tim Ekonomat KAS yang dipimpin oleh Romo Gerardus Djoko Surawidjaja menyampaikan ketentuan-ketentuan pengelolaan keuangan panitia yang harus dipertanggungjawabkan kepada Ketua PGPM Paroki Jetis dan Keuskupan Agung Semarang.

Romo Gerardus Djoko Surawidjaja

Sementara itu dari Tim Pembangunan Gereja Pugeran yang dipimpin oleh Romo Paulus Supriyo lebih menekankan kepada soliditas, tekad dan semangat umat yang dikawal oleh panitia pembangunan Gereja untuk tetap setia mewujudkan rencana yang telah disusun.

Romo Paulus Supriyo

Kita tidak mengharapkan jalan akan selalu mulus, tantangan dan hambatan pasti akan muncul menghadang di tengah perjalanan membangun. Namun dengan iman yang teguh dan mengandalkan kekuatan Tuhan, niscaya tantangan dan hambatan pasti dapat dilalui bersama-sama. Panitia pembangunan Gereja Jetis tetap bersemangat dan merasa tercerahkan dengan acara pembekalan yang berlangsung dari jam 17.30 – 21.00 WIB ini. Berkah Dalem.

Pesan Paus Fransiskus Memperingati Hari Orang Sakit Sedunia 2021

Sejarah

Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 13 Mei 1992 untuk pertama kalinya menetapkan tanggal 11 Februari sebagai Hari Orang Sakit Sedunia. Penetapan tersebut hanya berjarak satu tahun setelah Bapa Suci didiagnosa menderita penyakit Parkinson. Hari tersebut diperingati secara khusus sebagai hari doa, pertobatan dan persembahan diri secara total termasuk penderitaan dan kelemahan manusia.

Mengapa gereja memilih tanggal 11 Februari? Pada 11 Februari 1858 Bunda Maria pertama kali menampakkan diri kepada Bernadette Soubirous (sekarang St. Bernadette) di gua Masabielle, Lourdes, Perancis. Bernadette adalah seorang yang miskin dan buta huruf. Penampakan tersebut terjadi sebanyak 17 kali di sepanjang tahun yang sama. Pada penampakannya yang ke 16 tepatnya pada 25 Maret Bunda Maria menampakkan diri dan menyatakan diri-Nya sebagai “Yang Dikandung tanpa dosa”. Orang katolik diminta untuk mendoakan orang berdosa agar segera bertobat.

Hari dimana Bunda Maria menampakkan dirinya di Lourdes dipilih menjadi Hari Orang Sakit Sedunia sebab banyak peziarah dan pengunjung yang pergi ke Lourdes telah disembuhkan melalui doa-doa kepada Bunda Maria. Bunda Maria senantiasa diikutsertakan dalam permohonan akan kesembuhan dari sakit baik secara fisik maupun mental.

“Paus Fransiskus mengatakan bahwa hari orang sakit sedunia merupakan kesempatan untuk mencurahkan perhatian khusus kepada orang sakit dan kepada mereka yang memberi bantuan dan perawatan kesehatan baik dalam keluarga dan komunitas.”

Pesan Paus Fransiskus dalam rangka Hari Orang Sakit Sedunia 2021

Tema Hari Orang Sakit Sedunia tahun 2021 adalah “Kamu hanya memiliki satu guru dan kamu semua adalah saudara” (bdk Matius 23:8), yang menyerukan hubungan dengan dasar kepercayaan untuk merawat orang sakit. Paus Fransiskus mengawali pesannya untuk memperingati Hari Orang Sakit Sedunia dengan ungkapan “Sebuah masyarakat dianggap lebih manusiawi sejauh ia peduli kepada anggota yang paling lemah dan menderita, dalam semangat cinta dan persaudaraan”.

Paus Fransiskus mengatakan bahwa hari yang rutin diperingati setiap tahun ini menjadi kesempatan bagi kita untuk peduli dan memberikan perhatian khusus untuk mereka yang sakit dan mereka yang memberi perawatan kesehatan. Terdapat beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam pesan Paus:

1. Memerangi kemunafikan

Di tahun ini Paus Fransiskus memperingatkan orang – orang Kristen tentang bahaya “penyembahan berhala” ketika iman yang dihidupi hanya menjadi kata-kata kosong karena kita sikap tidak peduli terhadap kehidupan dan kebutuhan orang lain. Tidak ada satu manusia pun yang kebal terhadap kejahatan kemunafikan, yang mencegah kita berkembang sebagai anak-anak Bapa untuk hidup dalam persaudaraan secara universal.

2. Penyakit dan iman

Penyakit yang semakin beragam saat ini membuat kita menyadari kelemahan diri dan kebutuhan akan hidup bersama orang lain. Ini menimbulkan pertanyaan tentang makna hidup kita masing-masing.

Dalam hal ini Paus mengangkat Ayub dalam Alkitab sebagai sosok yang patut diteladani. Ditinggalkan oleh istri dan teman-temannya dalam kemalangan tidak membuat Ayub gentar. Ia memilih untuk menolak kemunafikan dan memilih jalan kejujuran. Tuhan mendengar tangisan Ayub dan menegaskan bahwa penderitaannya bukanlah hukuman atau tanda ketidakpedulian Tuhan.

Orang sakit tidak selalu diartikan sebagai orang yang menderita suatu penyakit namun semua orang yang diabaikan, dikucilkan dan menjadi mangsa ketidakadilan sosial yang menyangkal hak-hak fundamental adalah orang-orang yang perlu dibantu.

Pandemi covid-19 telah menunjukkan ketidaksetaraan dalam sistem perawatan kesehatan sekaligus menunjukkan dedikasi para petugas keseatan untuk merawat mereka yang sakit. Kita sebagai anggota dari komunitas di gereja/masyarakat dipanggil untuk peduli dan mengasihi saudara-saudara kita yang lemah, menderita dan yang paling membutuhkan,

3. Solidaritas dan hubungan persaudaraan

Solidaritas persaudaraan penting untuk diwujudkan dalam berbagai bentuk. Kita dipanggil untuk mengesampingkan keinginan pribadi dan memperhatikan mereka yang paling rentan, membangun dan merasakan kedekatan dengan mereka dan membantu mereka.


Ingin melihat Pesan Paus Fransiskus dalam rangka Hari Orang Sakit Sedunia dalam versi lebih lengkap? Silahkan unduh disini:

Booklet Hari Orang Sakit Sedunia 2021

.

Penulis : Ch. Adiratna

.

.

You cannot copy content of this page