Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXVI – 25-26 September 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXVI – 25-26 Sept 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 321

Wahai Umat 

  1. Wahai, umat, sampaikan kurbanmu di altar Tuhan Allahmu, dan siapkanlah jiwa ragamu untuk memuji namaNya.
    Walau tak pantas karena dosa, kita percaya kasihNya. Unjukkanlah sembah dan kurbanmu, jadikan tanda tobatmu.

  2. Wahai umat, sampaikan syukurmu dihadap Tuhan Allahmu, ingatlah akan kasih karunia, yang dicurahkan padamu.
    Bapa mengutus Yesus Sang Putra agar selamat umatNya. Sambutlah Sabda dalam hatimu dan rayakanlah kurbanNya.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Madah Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Engkau menyatakan kuasa-Mu yang tak terhingga terutama dengan menyayangi dan mengasihani kami. Lipatgandakanlah rahmat-Mu atas kami agar kami mengejar hidup yang Engkau janjikan dan kelak mendapat bagian dalam sukacita surgawi. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

 

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama : Bil. 11: 25-29

Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Sekiranya seluruh umat Tuhan menjadi nabi!

Pembacaan dari Kitab Bilangan:

Sekali peristiwa turunlah Tuhan dalam awan dan berbicara kepada Musa. Kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang ada pada Musa, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua Israel. Ketika Roh itu hinggap pada mereka, penuhlah mereka dengan Roh seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi.

Pada waktu itu masih ada dua orang tinggal di perkemahan; yang seorang bernama Eldad, yang lain bernama Medad. Mereka itu termasuk orang-orang yang dicatat tetapi mereka tidak turut pergi ke kemah. Ketika Roh itu hinggap pada mereka, penuhlah mereka itu dengan Roh seperti nabi di tempat perkemahan.

Lalu berlarilah seorang muda memberitahukan kepada Musa, “Eldad dan Medad penuh Roh seperti nabi di tempat perkemahan!” Maka menyahutlah Yosua bin Nun, yang sejak mudanya menjadi abdi Musa, “Tuhanku Musa, cegahlah mereka!” Tetapi Musa berkata kepadanya, “Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Ah, sekiranya seluruh umat Tuhan menjadi nabi, karena Tuhan memberikan Roh-Nya kepada mereka!”

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati.

Ayat:

  • Taurat Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan Tuhan itu teguh, memberi hikmat kepada orang yang bersahaja.
  • Takut akan Tuhan itu suci, tetapi untuk selama-lamanya; hukum-hukum Tuhan itu benar, adil selalu.
  • Semua itu diperhatikan oleh hamba-Mu; memang besar ganjaran orang yang berpegang padanya. Tetapi siapa yang sadar akan kesesatannya? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.

Bacaan Kedua – Yak 5: 1-6 

Kekayaan sudah membusuk.

Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus:

Hai kamu orang-orang kaya, menangis dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu! Kekayaanmu sudah membusuk, dan pakaianmu sudah dimakan ngengat! Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu, dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir. Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena kamu telah menahan upah para buruh yang telah menuai hasil ladangmu. Dan keluhan mereka yang menyabit panenmu telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam. Kamu telah hidup dalam kemewahan dan berfoya-foya di bumi! Kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan. Kamu telah menghukum, bahkan membunuh orang jujur, dan ia tidak dapat melawan kamu.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Alleluya          …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat: Tuhan, firman-Mu adalah kebenaran. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran. 

Bacaan Injil – Mrk 9: 38-43. 45. 47-48

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

Pada suatu hari Yohanes berkata kepada Yesus, “Guru, kami melihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu. Lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” Tetapi Yesus berkata, “Janganlah kamu cegah dia! Sebab tak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya, barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan ganjarannya.

Barangsiapa menyesatkan salah seorang dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu dibuang ke dalam laut.

Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik bagimu dengan tangan terkudung masuk ke dalam hidup daripada dengan utuh kedua belah tangan dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan. Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik bagimu dengan kaki timpang masuk ke dalam hidup daripada dengan utuh kedua kaki dicampakkan ke dalam neraka.

Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu daripada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka, di mana ulat-ulat bangkai tidak mati, dan api tidak padam.

 

Homili                                           …..duduk

RITUS PENGUATAN 

 

.

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Kristus membimbing kita agar berani meninggalkan segala-galanya demi kerajaan Allah. Marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa Mahakasih yang akan selalu membuka pintu kerajaan-Nya bagi kita.

L  Bagi Gereja Kristus.

  Ya Bapa, semoga Gereja selalu mewartakan Kabar Baik kepada kaum miskin, serta membebaskan orang-orang yang tertindas seturut teladan Kristus. Marilah berdoa …

Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi bangsa-bangsa yang kaya.

  Ya Bapa, semoga bangsa-bangsa yang kaya, tidak terus-menerus mengeksploitasi negara-negara miskin, melainkan mendampingi mereka untuk mencapai perkembangan dan kesejahteraan manusiawi dan jasmani.

  Marilah berdoa …

Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi sesama kita yang dalam kesulitan.

  Ya Bapa, semoga hati dan tangan kami terbuka untuk membantu sesama kami yang sedang dalam kesulitan, serta mengembalikan kepercayaan mereka akan keadilan dan persahabatan diantara manusia.

    Marilah berdoa …

Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi umat kristiani di sini dan di mana saja berada.

  Ya Bapa, teguhkanlah kami untuk berani mengutamakan Kerajaan-Mu yang terungkap dalam karya kasih terhadap sesama kami, khususnya mereka yang sakit dan lanjut usia, mereka yang sendirian dan kesepian, serta semua orang yang menderita.

    Marilah berdoa …

Tinggallah bersama kami, umat-Mu, ya Tuhan.

– hening sejenak, menghaturkan intensi pribadi –

I   Tuhan, Allah kami, bukalah mata kami untuk terlibat dalam membantu kebutuhan sesama kami. Sebab hanya bila peduli kepada sesama, kami dapat mengasihi Engkau di atas segala-galanya. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

U        Amin. 

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan             ….berdiri

I   Allah yang berbelas kasih, berkenanlah menerima persembahan kami ini. Jadikanlah kurban ini sumber segala berkat untuk umat-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

Amin

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 390
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami (didaraskan)
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah (didaraskan)
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Sudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Antifon Komuni – Mzm. 119:4-5 

  • Engkau telah menyampaikan titah-Mu, supaya ditepati dengan sungguh-sungguh. Semoga tetaplah jalan hidupku, untuk melaksanakan ketetapan-Mu.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, semoga perjamuan surgawi ini memulihkan badan dan jiwa kami. Semoga kami, yang ikut serta dalam kenangan akan sengsara dan wafat Putra-Mu, menjadi ahli waris bersama Dia dalam kemuliaan, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U   Amin.

 

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

Nyanyian Perarakan Keluar

Bimbinglah Aku, Tuhan – PS 697

Ulangan:

Bimbinglah aku, Tuhanku, dalam langkah hidupku. Jadikanlah aku utusan-Mu dan pewarta sabda-Mu.

  1. Pimpinlah selalu langkah hidupku agar ‘ku setia menjadi murid-Mu.
  2. Arahkan segala karsa, karyaku untuk mewujudkan dunia baru-Mu.

 

======================= 

.
.

Penerimaan Sakramen Penguatan di Tahun 2021

Setelah mengalami penundaan selama beberapa waktu, masih di masa pandemi Covid-19 ini, pada hari Sabtu tanggal 18 September 2021 Paroki Jetis mengadakan perayaan ekaristi penerimaan sakramen penguatan. Tentunya dengan persyaratan dan protokol kesehatan yang ketat.

Sejumlah 59 orang calon penerima sakramen penguatan hadir didampingi oleh orang tua atau bersama kerabat mereka. Mereka sungguh telah cukup lama menanti-nantikan hari ini.

Perayaan ekaristi pada kesempatan ini diadakan secara konselebrasi yang dipimpin oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, didampingi oleh Romo Vincentius Suparman, Pr. dan Romo Yustinus Winaryanto, Pr.

Dalam homilinya Mgr. Robertus Rubiyatmoko menyampaikan bahwa peristiwa penerimaan sakramen penguatan, ketika kita dianugerahi Roh Kudus, kita yakin bahwa rahmat Roh Kudus akan memampukan kita menjadi pribadi yang besar, pribadi-pribadi yang terdahulu. Pribadi-pribadi yang sungguh berkuasa bukan karena jabatan, status atau kedudukan. Namun karena kualitas pribadi kita yang sungguh-sungguh “nguwongke” dan hidup dalam kasih, damai sejahtera dan sukacita.

Dengan menerapkan prosedur kesehatan yang benar, dimulai dari sejak umat datang wajib menunjukkan kartu pass, dilanjutkan dengan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermogun, cuci tangan menggunakan sabun dengan tetap menjaga jarak selama perayaan ekaristi, maka syukur kepada Tuhan perayaan ekaristi penerimaan sakramen penguatan pada sore hari ini dapat berjalan dengan baik.

Mari kita doakan bersama agar umat Paroki Jetis, para petugas gereja, dan umat Katolik lainnya selalu dalam lindungan Tuhan serta pandemi ini dapat segera berlalu agar kita dapat beribadah dengan normal kembali.

Proficiat bagi para penerima sakramen penguatan !

Berkah Dalem.

Foto-Foto Penerima Sakramen Penguatan dapat diunduh disini:

DOWNLOAD

.

.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXV – 18-19 September 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXV – 18-19 Sept 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – BBT. 29

Kami Menghadap

Kami menghadap pada-Mu untuk menghaturkan syukur
Trima dan sambut hamba-Mu Tuhan yang Mahaluhur

Kami mohon Kau ampuni sgala cacat cela kami
Pikiran dan perbuatan serta kelalaian

Reff:
Sambutlah dalam tangan-Mu, bakti kesetiaanku
Kabukanlah doa kami ya Allah Bapa Surgawi.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Madah Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah yang Mahapengasih, limpahkanlah Roh Kudus-Mu kepada kami supaya kami bersatu dalam iman dan menguatkan kami dengan cinta kasih-Nya, teristimewa bagi para putra-putri-Mu di Paroki Santo Albertus Agung ini, yang nanti akan menerima tanda kurnia Roh Kudus. Semoga dengan demikian kami dapat berjuang dengan tabah dan bergegas menuju kedewasaan dalam Kristus. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

 

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama : Keb 2: 12. 17-20

Hendaklah kita menjatuhkan hukuman keji terhadapnya.

Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan:

Orang-orang fasik berkata satu sama lain, “Marilah kita menghadang orang yang baik, sebab bagi kita ia menjadi gangguan, serta menentang pekerjaan kita. Pelanggaran-pelanggaran hukum dituduhkannya kepada kita, dan kepada kita dipersalahkannya dosa-dosa terhadap pendidikan kita. Cobalah kita lihat apakah perkataannya benar, dan ujilah apa yang terjadi waktu ia berpulang. Jika orang yang benar itu sungguh anak Allah, niscaya Allah akan menolong dia serta melepaskannya dari tangan para lawannya. Mari, kita mencobainya dengan aniaya dan siksa, agar kita mengenal kelembutannya serta menguji kesabaran hatinya. Hendaklah kita menjatuhkan hukuman mati keji terhadapnya, sebab menurut katanya ia pasti mendapat pertolongan.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Tuhanlah yang menopang aku 

Ayat:

  • Ya Allah, selamatkanlah aku karena nama-Mu, berilah keadilan kepadaku karena keperkasaan-Mu! Ya Allah, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada ucapan mulutku! 
  • Sebab orang-orang yang angkuh bangkit menyerang aku, orang-orang yang sombong ingin mencabut nyawaku; mereka tidak memperdulikan Allah. 
  • Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku. Dengan rela hati aku akan mempersembahkan kurban kepada-Mu, aku akan bersyukur sebab baiklah nama-Mu, ya Tuhan.

Bacaan Kedua Yak 3: 16 – 4: 3 

Buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai. 

Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus:

Saudara-saudaraku yang terkasih, di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri, di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. Tetapi hikmat yang dari atas itu pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik. Dan buah yang terdiri dari kebenaran itu ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai. Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah dari hawa nafsumu yang saling bergulat di dalam dirimu? Kamu mengingini sesuatu tetapi tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh. Kamu iri hati, tetapi tidak mencapai tujuan, lalu kamu bertengkar dan berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta akan kamu gunakan untuk memuaskan hawa nafsu.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Alleluya          …..berdiri

Refren: Alleluya. – PS 952

Ayat: Allah telah memanggil kita lewat Injil, sehingga kita boleh menikmati kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita Refren 2 x 

Bacaan Injil – Mrk 9: 30-37

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Setelah Yesus dimuliakan di atas gunung, Ia dan murid-murid-Nya melintas di Galilea. Yesus tidak mau hal itu diketahui orang, sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia. Tetapi tiga hari setelah dibunuh, Ia akan bangkit.” Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada Yesus.

Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika sudah di rumah, Yesus bertanya kepada para murid itu, “Apa yang kamu perbincangkan tadi di jalan?” Tetapi mereka diam saja; sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka. Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka, “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan dari semuanya.”

Yesus lalu mengambil seorang anak kecil ke tengah-tengah mereka. Kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka, “Barangsiapa menerima seorang anak seperti ini demi nama-Ku, ia menerima Aku. Dan barangsiapa menerima Aku, sebenarnya bukan Aku yang mereka terima, melainkan Dia yang mengutus Aku.”

 

 

Homili                                           …..duduk

RITUS PENGUATAN 

(Para wali penguatan  maju berdiri di depan altar, para calon penguatan berdiri di tempat duduk masing-masing. Seoramg petugas/pembina memberi pengantar ) 

Petugas:  Bapa Uskup Agung Semarang Mgr.Robertus Rubiyatmoko yang terkasih, setelah mendampingi dan mempersiapkan para calon penguatan dalam waktu cukup, maka kami serahkan kepada Bapa Uskup sebanyak ….. calon penerima sakramen penguatan untuk diberkati dan diterimakan Sakramen Penguatan sehingga mereka semakin siap menjadi saksi iman dan terlibat dalam pelayanan Gereja.  

Sebelumnya kami mohon kepada Bapa Uskup untuk memberkati 2 (dua) orang wali penguatan yang merupakan katekis dari calon penerima sakramen penguatan.   

Usk.  Syukur kepada-Mu Ya Bapa, karena Engkau berkenan memanggil kami untuk menerima karunia-Mu yang utama yaitu Roh Kudus, yang akan mengajari dan membimbing kami dalam segala sesuatu yang layak kami lakukan  sebagai orang beriman dan penuh kasih.  

Limpahkanlah berkat-Mu bagi para wali penerima sakramen penguatan yang bersujud di hadapan-Mu ini. Semoga melalui peristiwa iman ini, mereka Engkau penuhi dengan karunia Roh Kudus, sehingga dengan penuh suka cita mereka bertumbuh dan memusatkan diri hanya kepada Kristus, memberikan dirinya sepenuh hati untuk mengambil peran dalam tugas perutusan dan menjadi saksi Kristus. 

Dengan demikian, dengan penuh kerelaan dan kerendahan hati mereka mau dan mampu menjadi suri-tauladan dan pendoa yang baik bagi para penerima sakramen penguatan 

Wali     Amin 

 

PEMBAHARUAN JANJI BABTIS 

Calon Penguatan tetap berdiri. 

Usk. Saudara-audara  sekalian para calon penerima Penguatan, sebelum sakramen Penguatan anda terima; baharuilah iman dan kesanggupan saudara di hadapan Allah dan dihadapan Gereja.  

Bersediakah   saudara   menentang  kejahatan dalam diri saudara sendiri dan dalam masyarakat ? 

Calon  Ya, saya bersedia 

Usk.  Bersediakah  saudara  menolak godaan-godaan  dalam  bentuk takhyul, perjudian, dan hiburan yang tidak sehat? 

Calon  Ya, saya bersedia 

Usk. Bersediakah  saudara  berjuang  melawan  segala  tindakan dan kebiasaan tidak adil dan tidak jujur yang melanggar hak-hak azasi manusia ? 

Calon  Ya, saya bersedia 

Usk.  Percayakah saudara  akan  Allah Bapa yang Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi ? 

Calon  Ya, saya percaya 

Usk.   Percayakah  saudara   akan Yesus  Kristus, Putera-Nya yang tunggal Tuhan kita, yang dilahirkan oleh  Santa Perawan Maria, yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan, bangkit dari alam maut dan duduk di sisi kanan Allah Bapa ? 

Calon  Ya, saya percaya 

Usk.  Percayakah  saudara akan  Roh Kudus, Tuhan  yang menghidupkan, yang pada hari ini dalam  Sakramen Penguatan dianugerahkan secara istimewa kepada saudara seperti kepada para rasul pada hari Pentakosta ? 

Calon  Ya, saya percaya 

Usk.  Percayakah saudara akan Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para Kudus, penganpunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan kekal ? 

Calon Ya, saya percaya 

Usk.   Inilah iman kita, inilah iman Gereja, yang kita akui dengan bangga dalam Kristus Yesus Tuhan kita. 

Umat  Amin.  

Usk. Saudara-saudara  terkasih,  terimakasih  atas pembaharuan iman dan janji babtis saudara. Marilah kita sekarang berdoa kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa, agar sudi mencurahkan Roh Kudus kepada putera-puteri-Nya ini, yang telah dilahirkan kembali bagi hidup abadi dalam Sakramen Babtis.   

Semoga Roh Kudus menguatkan mereka dengan anugerah-Nya yang berlimpah dan semoga berkat pengurapan-Nya mereka menjadi serupa dengan Kristus Putera Allah. 

 

PENUMPANGAN TANGAN 

(Umat dan Calon Penguatan berdoa sejenak dalam hati, kemudian Bapa Uskup bersama para imam mengulurkan kedua tangan sambil berdoa)

Usk. Allah yang mahakuasa, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus , Engakau telah melahirkan kembali para hamba-Mu ini dari air dan Roh Kudus dan membebaskan mereka dari dosa. Sudilah kiranya mencurahkan Roh kudus, Roh penghibur kepada mereka. Semoga Kau-anugerahi Roh kebijaksanaan dan pengertian, Roh penasehat dan kekuatan, Roh pengetahuan dan ibadat. Dan semoga mereka Kau penuhi dengan Roh takwa kepada-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

Umat:   Amin 

 

PENGURAPAN DENGAN MINYAK KRISMA 

(Para calon maju dalam satu barisan sambil memegang surat Penguatan masing-masing, wali berdiri 1 meter di belakang calon, dan setelah menerima pengurapan surat diberikan kepada Romo/Katekis.) 

Usk.  NN,  ….  Terimalah Tanda Kurnia Roh Kudus. 

Calon Amin. 

Usk. Wartakan kasih dan damai Kristus. 

Calon Syukur kepada Allah. 

.

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I  Kristus bersabda, “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan dari semuanya.” Marilah kita panjatkan doa kepada Allah Bapa kita agar kita boleh menjadi pelayan seperti Kristus, Putra-Nya: 

L Bagi umat Allah: 

Ya Bapa, semoga kami menjadi Gereja yang miskin dan suka melayani, serta menjadi isyarat bagi dunia, bahwa Allah menghendaki keadilan dan perdamaian. Marilah kita mohon … 

U Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 

L Bagi orang-orang yang berkehendak baik di mana pun juga, khususnya mereka yang dianiaya karena setia kepada imannya: 

Ya Bapa, semoga orang-orang baik yang dianiaya tidak putus asa, tetapi justru semakin mantap mengasihi Allah dan sesama manusia.  

Marilah kita mohon … 

U Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 

L Bagi mereka yang berkedudukan dalam masyarakat: 

Ya Bapa, semoga mereka yang berkedudukan mencari keagungan sejati, dengan tidak menuruti ambisi dan mencari kekuasaan, melainkan dengan melayani dan memperhatikan sesama mereka. Marilah kita mohon … 

U Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 

Bagi para penerima Sakramen Penguatan: 

Ya Bapa, semoga Roh Kudus menerangi budi mereka serta mengorbankan hati mereka supaya iman mereka menjadi mantap, dewasa, dan berani memberi kesaksian tentang Kristus dengan penuh keyakinan. Marilah kita mohon : 

U Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 

L Bagi kita sendiri: 

Ya Bapa, semoga kami menjadi pewarta perdamaian dan kesetiakawanan dalam keluarga dan komunitas kami, dalam kampung serta masyarakat kami. Marilah kita mohon … 

U Tuhan, dengarkanlah umat-Mu. 

-hening sejenak, menghaturkan intensi pribadi- 

I Allah Bapa kami yang Maha Baik, berkatilah kami dengan kasih sayang-Mu yang demikian agung dan kabulkanlah kini doa-doa yang kami panjatkan dengan perantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami. 

U Amin. 

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

Usk   Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U      Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan             ….berdiri

Usk   Allah Bapa Yang Mahakudussemoga persembahan ini Kaucurahi dengan Roh Kudus-Mu sehingga semakin memperteguh iman kami dan menjadikan kami menyerupai Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 390
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami (didaraskan)
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah (didaraskan)
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

Usk   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

Usk   Tubuh Kristus.
Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Antifon Komuni – Mzm. 119:4-5 

  • Engkau telah menyampaikan titah-Mu, supaya ditepati dengan sungguh-sungguh. Semoga tetaplah jalan hidupku, untuk melaksanakan ketetapan-Mu.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa yang penuh kasih, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih-Mu iniAjarilah kami untuk melayani sesama sebagaimana Putra-Mu telah datang ke dunia bukan untuk dilayani tetapi untuk melayaniDengan demikiansemoga kelak kami Kauperkenankan untuk menikmati kebahagiaan abadi di rumah-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U   Amin.

 

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

Usk. Tuhan bersamamu 
U     Dan bersama rohmu 

Usk. Semoga nama Tuhan dimuliakan 
U     Sekarang sampai selama-lamanya 

Usk. Pertolongan kita dalam  nama Tuhan 
U     Yang menjadikan langit dan bumi 

Usk. Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian 
Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. 
U    Amin. 

Usk. Saudara-Saudari, pergilah dalam damai sambil memuliakan Tuhan dengan hidupmu. 
U Syukur kepada Allah. 

Nyanyian Perarakan Keluar

Jadilah Saksi Kristus  

  1. Sesudah dirimu dislamatkan, jadilah saksi Kristus / Cahaya hatimu jadi terang, jadilah saksi Kristus / Tujuan hidupmu jadi nyata, jadilah saksi Kristus. 
  2. Setelah dirimu kautinggalkan, jadilah saksi Kristus / Kehidupan baru kaudapatkan, jadilah saksi Kristus / Api cinta Kristus kau kobarkan, jadilah saksi Kristus. 
  3. Di saat hatimu jadi hampa, jadilah saksi Kristus / Tiada hasratmu dalam karya, jadilah saksi Kristus / Tiada harapan kan berjuang, jadilah saksi Kristus. 

 

======================= 

 

MARS KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG 

Wujudkan Peradaban Kasih 

Keuskupan Agung Semarang berziarah dalam laju zaman. 
Memperjuangkan hidup manusia yang bermartabat dan beriman. 

Dalam doa bunda Maria hamba Allah dan bunda Gereja, 
dan dalam nyala api Roh Kudus membangun iman penuh cinta  

Segenap domba dan para gembala bertekad slalu membah’rui diri 
dalam wujudkan peradaban kasih dan mewartakan cinta Tuhan. 

Menyosong kerajaan Allah hadir dalam wajah kerahiman. 
Persembahkanlah doa dan karya bagi G’reja dan bagi bangsa.  

Coda: 
Bagi G’reja dan bagi bangsa 

* telah disesuaikan dengan TPE 2020

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIV – 12 September 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIV – 12 Sept 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/watch?v=batqaOTUBRE

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 319

WAHAI, SAUDARA

Wahai, Saudara, siapkanlah diri, mari menghadap Tuhan Allahmu.
Mari, Saudara, satukanlah hati didalam kurban Kristus, Tuhanmu.
Kita pendosa yang diundang pesta, memuliakan Allah, Bapa kita.
Marilah menghadap Tuhan Alllahmu, didalam kurban Kristus Tuhanmu.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Madah Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Putra-Mu rela menderita sampai wafat di salib demi keselamatan kami. Semoga salib Putra-Mu itu selalu menjadi sumber kekuatan pada saat kami mengalami penderitan dan menjadi pendorong bagi kami untuk berempati terhadap penderitaan sesama. Sebab, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Yes 50: 5-9a

Aku memberikan punggungku kepada orang-orang yang memukul aku.

Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. Aku memberikan punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabuti janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. Tetapi Tuhan Allah menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Maka aku meneguhkan hatiku seperti teguhnya gunung batu, karena aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu. Dia yang menyatakan aku benar telah dekat. Siapakah yang berani berbantah dengan aku? Marilah kita tampil bersama-sama! Siapakah lawanku beperkara? Biarlah ia mendekat kepadaku! Sungguh, Tuhan Allah menolong aku; siapakah yang berani menyatakan aku bersalah?

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan:Aku boleh berjalan dihadapan Tuhan di negeri orang orang hidup

Ayat:

  • Aku mengasihi Tuhan, sebab Ia mendengarkan suara permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidup aku akan berseru kepada-Nya.
  • Tali-tali maut melilit aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku; aku mengalami kesesakan dan kedukaan. Tetapi aku menyerukan nama Tuhan, “Ya Tuhan. Luputkanlah kiranya aku!”
  • Tuhan adalah pengasih dan adil, Allah kita maha penyayang. Tuhan memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya.

Bacaan Kedua – Yak 2: 14-18

Jika iman tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakikatnya adalah mati.

Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus:

Saudara-saudaraku, apakah gunanya kalau seorang mengatakan bahwa ia beriman, tetapi tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? Misalnya saja, seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari. Kalau seorang dari antara kamu berkata kepadanya, ‘Selamat jalan! Kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang’ tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang diperlukan tubuhnya, apakah gunanya itu? Demikian pula halnya dengan iman! Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya mati. Tetapi mungkin ada orang berkata, ‘Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan’; aku akan menjawab dia, ‘Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Alleluya          …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat: Aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab oleh-Nya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. – Refren

Bacaan Injil – Mrk 8: 27-35

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Pada suatu hari Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Para murid menjawab, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi.”

Yesus bertanya lagi kepada mereka, “Tetapi menurut kamu, siapakah Aku ini?” Maka Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias!” Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia.

Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan. Ia akan ditolak oleh tua-tua, oleh imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh, dan bangkit sesudah tiga hari. Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang.

Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur-Nya. Maka berpalinglah Yesus, dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya, “Enyahlah Iblis! Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya, dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

Kristuslah Sang Mesias, yang harus menanggung banyak penderitaan karena cinta-Nya bagi manusia. Marilah kita berdoa kepada Allah Bapa kita dengan perantaraan Yesus, yang rela menderita demi keselamatan kita:

L Bagi Bapa Suci, para Uskup, dan para Imam:

Semoga Allah Bapa Maha Kasih mendampingi Bapa Suci, para Uskup serta para Imam dalam memimpin umat yang tengah berziarah menuju kerajaan kasih-Nya.

Marilah kita mohon …

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi orang-orang sederhana yang setiap hari melaksanakan tugas mereka tanpa menonjol dan disebut-sebut orang lain:

Semoga Allah Bapa memberkati orang-orang sederhana yang setiap hari melaksanakan tugas mereka tanpa menonjol dan disebut-sebut orang lain, agar mereka selalu bertekun dalam kebaikan, kerendahan hati, serta selalu menjadi teladan bagi sesamanya.

Marilah kita mohon …

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi mereka yang sakit dan cacat: 

Semoga orang-orang yang sakit dan cacat semakin menyadari bahwa mereka lebih dekat dengan Kristus, Putra-Mu yang menderita demi keselamatan manusia.  

Marilah kita mohon  

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan. 

L Bagi kita semua yang mengikuti perayaan kudus ini: 

Ya Bapa, bukalah mata hati kami terhadap mereka yang mengorbankan penderitaannya demi keselamatan sesama agar kami pun berani berbagi hidup dengan sesama di sekitar kami. Marilah kita mohon … 

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan. 

-hening sejenak, menghaturkan intensi pribadi- 

Marilah kita mohon … 

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan. 

I Allah Bapa kami, dengarkanlah doa yang kami panjatkan dengan rendah hati. Perkenankanlah kami menyatakan iman kami kepada-Mu tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. 

U Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan             ….berdiri

I    Ya Allah, terimalah persembahan yang kami hunjukkan sebagai ungkapan syukur dan pengenangan atas sengsara, wafat dan kebangkitan Putra-Mu demi keselamatan kami. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.
U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 394
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.
Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas pengorbanan Putra-Mu yang mendatangkan keselamatan bagi kami. Semoga, dengan mengenangkan kurban salib-Nya ini, kami juga terdorong untuk rela berkorban demi kebaikan hidup bersama dalam masyarakat kami menuju Kerajaan-Mu yang abadi. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.
U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Nyanyian Perarakan Keluar

YESUS MENGUTUS MURID-NYA – PS 692

  1. Yesus mengutus murid-Nya pergi berdua-dua keluar masuk kota, menjelajah semua desa, “Bawalah kabar gembira kepada yang miskin papa; ditangan Sang Pencipta semua ‘kan dapat berkah.” 
  2. Lagukan madah syukur-mu: Tuhan bersama kita, yang kau takuti apa. Bila Tuhan penguat kita. Pada-Nya kita bersyukur, semua telah diutus membawa penghiburan dan warta keselamatan.  

Ulangan:  Marilah kita pergi bekerja di ladang Tuhan, menaburkan yang baik di dalam hati orang, menaburkan yang baik di dalam hati orang.

* telah disesuaikan dengan TPE 2020

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIII – 5 September 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIII – 5 Sept 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/watch?v=vgmXXgsFtiY

 

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 549

HAI DUNIA BUKA PINTUMU

Hai dunia, buka pintumu, lihatlah, datang Rajamu, penuh dengan karunia. Siapa yang terbelenggu di dalam dosa dan maut melihat cahaya-Nya. Lihat Raja nan perkasa, cahaya tiba malam sirna: hidup damai sudah tiba.

Bersorak-sorai kawanan yang lama jadi tawanan kini dibebaskan. Yang buta melihat terang, yang lumpuh pun berjalanlah, yang mati dihidupkan. Tawar sudah kesakitan, musnah sudah duka cita; dan selamatlah mereka.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Madah Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah yang maharahim, bukalah mata dan telinga kami terhadap segala kebaikan yang telah Kaulaksanakan melalui Yesus Kristus, Putra-Mu, sehingga kami dapat bersaksi bahwa ‘Semua yang dibuat-Nya baik.’ Dengan demikian, semoga semakin banyak orang mengimani Putra-Mu itu. Sebab, Dialah yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

 

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Yesaya 35:4-7ª

“Telinga orang tuli akan mendengar dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai”

Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati, “Kuatkanlah hati, jangan takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!” Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam dan tanah gersang menjadi sumber sumber air.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: “Betapa megah nama-Mu, Tuhan, di seluruh bumi”

Ayat:

  • Tuhan menegakkan keadilan bagi orang yang diperas, dan memberi roti kepada orang-orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung.
  • Tuhan membuka mata orang buta, dan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar, dan menjaga orang-orang asing.
  • Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun!

Bacaan Kedua – Yakobus 2:1-5

”Bukankah Allah telah memilih orang sederhana untuk mewarisi kerajaan?”

Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus:

Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. Sebab jika ada orang yang memakai cincin emas dan pakaian indah masuk ke dalam kumpulanmu dan masuk pula ke situ seorang miskin berpakaian buruk, dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya, ”Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini?” sedang kepada orang yang misikin itu kamu berkata, ”Berdirilah di sana!” atau ”Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!” bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? Dengarkanlah, hai Saudara-saudara terkasih! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman, dan ahli waris kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Alleluya          …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat: Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah dan menyembuhkan semua orang sakit. – Refren

Bacaan Injil – Markus 7:31-37

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I       

Pada suatu hari Yesus meninggalkan daerah Tirus dan lewat Sidon menuju Danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Yesus meletakkan tangan-Nya atas orang itu. Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Kemudian Yesus memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya, ”Efata!” artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pangikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka takjub dan tercengang dan berkata, ”Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, dan orang bisu berbicara.”

 

 

 

 

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Kristuslah kehadiran kerajaan Allah yang menyelamatkan. Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara. Marilah kita dengan mantap berdoa kepada Bapa, yang telah mengutus Yesus Kristus bagi keselamatan kita:

L Bagi Gereja di Negara Berkembang:

Ya Bapa, bimbinglah Gereja-Mu di negara negara berkembang, agar tidak hanya menonjol karena perhatiannya kepada kaum miskin, tetapi berani pula membela keadilan sosial. Kami mohon….

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi masyarakat kita:

Ya Bapa, berkatilah masyarakat kami untuk tetap setia dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran serta mau terlibat dalam memberikan diri bagi orang orang yang sedang mengalami penderitaan dan kesulitan. Kami mohon….

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi orang orang sakit, bisu tuli dan buta:

Ya Bapa, teguhkanlah semangat dan pengharapan orang-orang yang sakit, bisu tuli, dan buta, sehingga dapat mempersatukan penderitaan mereka dengan penderitaan Kristus dan demi cinta kasih sejati. Kami mohon…

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi kita semua disini.

Ya Bapa, terangilah kami agar jangan sampai silau oleh kekayaan, tetapi selalu waspada serta berbela rasa terhadap kesulitan sesama sebagai pengikut Kristus. Kami mohon….

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

(intensi keluarga, komunitas dan intensi pribadi)

Kami mohon …

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I Allah Bapa di surga, kami percaya akan kebaikan dan penyelenggaraan-Mu terhadap semua orang. Perkenankanlah kami mengalami dan menghayati bahwa Engkau Allah kami dan kami umat kesayangan-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U Amin.

 

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan             ….berdiri

I    Allah Bapa yang penuh kasih, semoga melalui persembahan roti dan anggur ini, Engkau berkenan memilih kami untuk menjadi pewaris-pewaris karya keselamatan-Mu. Dengan Pengantaraan Kristus, Tuhan kami
U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.
Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Allah Bapa Yang Maharahim, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih-Mu ini. Mampukanlah kami untuk melihat dan mewartakan karya cinta kasih-Mu dalam hidup kami sehari-hari. Utuslah Roh Kebijaksanaan-Mu untuk membimbing kami dalam peziarahan menuju kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U   Amin.

 

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Nyanyian Perarakan Keluar

O YESUS KRISTUS, SANG TERANG – PS 544

1. Yesus Kristus, Sang Terang, dunia gelap sinarilah; tuntun yang susah dan lesu masuk ke kandang domba-Mu.

2. Domba yang hilang carilah, sembuhkan luka hati-Nya hingga pada-Nya Kau beri damai surgawi tak henti.

3. Yang tuli buatlah sembuh: ‘kan mendengarkan sabda-Mu; yang bisu pun pulihkanlah: ‘kan mengungkapkan imannya.

4. Maka bersatu-padulah sekarang dan selamanya kami memuji-Mu terus dalam terang-Mu yang kudus.

* telah disesuaikan dengan TPE 2020

.
.

Materi Panduan BKSN 2021, Yesus Sahabat Seperjalanan Kita

materi panduan bksn

Materi Panduan BKSN 2021 – Setiap tahun pada bulan September Anda pasti sudah bisa menebak kegiatan apa yang umat Katolik lakukan setiap tahunnya sejak Konsili Vatikan II terbit. Benar, bulan ini kita memperingati BKSN atau Bulan Kitab Suci Nasional.

Penasaran dengan tema tahun 2021 dan bagaimana kita melakukannya tahun ini di tengah pandemi yang masih merebak di seluruh dunia? Baca terus sampai selesai ya.

Tema dan Materi Panduan BKSN 2021

Tema pada tahun 2021 ini yaitu “Yesus Sahabat Seperjalanan Kita.” Dilatarbelakangi oleh situasi pandemi Covid-19 yang masih
bergejolak, Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) tahun 2021 mengangkat tema Yesus Sahabat Seperjalanan Kita.

Ini merupakan tema khusus, sebab pandemi telah membuat Pertemuan Nasional (Pernas) LBI tahun 2020 tertunda, sehingga tema empat tahunan bagi BKSN yang biasanya sudah ditetapkan sampai sekarang belum bisa dibicarakan bersama.

Melalui rapat daring tanggal 23 Oktober 2020 yang dihadiri oleh Uskup Delegatus LBI, Pengurus Harian LBI, Penghubung Regio, Delegatus Kitab Suci, dan sejumlah narasumber, tema ini akhirnya disepakati karena dipandang aktual, relevan, dan selaras dengan kondisi yang kita hadapi sekarang.

Bulan Kitab Suci di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 bukanlah bencana kesehatan semata, sebab telah melahirkan krisis di hampir semua bidang kehidupan. Berbagai aktivitas masyarakat lumpuh karenanya, baik aktivitas ekonomi, sosial, budaya, maupun keagamaan.

Sementara itu, korban jiwa dari hari ke hari terus berjatuhan, dan bisa jadi tetangga, sahabat, saudara, bahkan keluarga kita sendiri termasuk di antara mereka. Benar-benar sekarang ini kita hidup di tengah situasi yang mengguncangkan dan penuh dengan ketidakpastian.

Di tengah kebingungan, ketakutan, dan perasaan tidak berdaya, kita sebagai umat beriman diteguhkan oleh satu hal, yakni bahwa kita tidak sendirian. Kita mempunyai sosok yang sangat bisa diandalkan, yakni Yesus. Yesus adalah sahabat seperjalanan kita.

Ia senantiasa menemani, menguatkan, dan membimbing kita manakala hidup kita berhadapan dengan jalan yang terjal, badai yang dahsyat, maupun padang gurun yang tandus. Yesus adalah sahabat bagi kita serta bagi setiap orang yang putus asa, kehilangan, menderita, dan bertobat.

Ucapan Terima Kasih

LBI mengucapkan terima kasih kepada R.P. Albertus Purnomo OFM yang telah menyusun Gagasan Pendukung untuk BKSN tahun ini, kepada Komisi Kerasulan Kitab Suci (K3S) Keuskupan Agung Jakarta yang telah menyusun bahan pendalaman Kitab Suci untuk kelompok-kelompok, serta kepada R.P. Fery Kurniawan OFM yang kembali membuat poster BKSN yang sangat menyentuh dan indah.

Mengingat pandemi masih berlangsung hingga sekarang, kegiatan-kegiatan dalam rangka BKSN hendaknya dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan dengan memprioritaskan pertemuan-pertemuan secara daring.

Akhir kata, dengan bersama-sama merenungkan tema Yesus Sahabat Seperjalanan Kita, semoga kita sekalian diteguhkan, dikuatkan, dan dimampukan dalam menjalani saat-saat yang berat ini. Tuhan memberkati kita semua. – Lembaga Biblika Indonesia.

.

Berikut ini bahan atau materi Bulan Kitab Suci Nasional 2021

.

Materi BKSN

DOWNLOAD MATERI PANDUAN BKSN 2021

.

Penulis : Franciskus
Diolah dari berbagai sumber
.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXII – 29 Agt 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXII – 29 Agt 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/watch?v=uDz6uzfDpVI

 

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 337

YESUS LIHAT UMATMU

  1. Yesus, lihat umat-Mu yang mendamba Kau berfirman, dan arahkan pada-Mu hati dan seluruh indra, hingga kami yang di dunia Kau dekatkan pada surga.
  2. Tanpa cahya Roh Kudus kami dalam kegelapan; biar oleh sabda-Mu akal budi Kau cerahkan, hingga Tuhan kuasai karya dan ucapan kami.

 

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Madah Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Maha Pengasih, melalui Yesus Kristus Putra-Mu, Engkau telah menyatakan perintah yang baru, yaitu cinta kasih kepada-Mu dan kepada sesama. Kami mohon, berilah kami kekuatan untuk menjadi pelaksana-pelaksana perintah-Mu itu dengan setia. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

 

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Ul. 4:1-2.6-8

Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu; dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan.

Pembacaan dari Kitab Ulangan:

Di padang gurun seberang Sungai Yordan Musa berkata kepada bangsanya, “Hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup, dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu. Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya; dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaan dan akal budimu di mata bangsa-bangsa. Begitu mendengar segala ketetapan ini mereka akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi! Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti Tuhan, Allah kita, setiap kali kita berseru kepada-Nya? Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Tuhan, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu?

Ayat:

  • Orang yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.
  • Orang yang tidak berbuat jahat terhadap teman, dan tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang-orang tercela, tetapi menjunjung tinggi orang-orang yang takwa, yang berpegang pada sumpah walaupun rugi.
  • Orang yang tidak meminjamkan uang dengan makan riba, dan tidak menerima suap melawan orang bersalah. Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama-lamanya.

Bacaan Kedua – Yak 1: 17-18. 21b-22. 27

Hendaklah kamu menjadi pelaku Firman.

Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus:

Saudara-saudaraku yang terkasih, setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang. Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan pertukaran. Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya pada tingkat yang tertentu kita menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya. Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Hendaklah kamu menjadi pelaku firman, dan bukan hanya pendengar! Sebab jika tidak demikian, kamu menipu diri sendiri. Ibadah sejati dan tak bercela di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemari oleh dunia.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Yoh. 6:63b.68b          …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat: Atas kehendaknya sendiri, Bapa telah menjadikan kita berkat firman kebenaran, supaya kita menjadi anak sulung diantara semua ciptaan-Nya. – Refren

Bacaan Injil – Mrk 7: 1-8. 14-15. 21-23

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I        Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat beberapa murid Yesus makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan tanpa membasuh tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang. Dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas tembaga. Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid-Mu tidak mematuhi adat istiadat nenek moyang kita? Mengapa mereka makan dengan tangan najis?” Jawab Yesus kepada mereka, “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sebab ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Dengarkanlah Aku dan camkanlah ini! Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan dia! Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskan dia! Sebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat, pencabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

 

 

 

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I     Kristus mengajak kita untuk lebih setia kepada perintah Allah demi keselamatan kita. Marilah kita panjatkan doa kita kepada Allah Bapa dengan perantaraan Yesus Kristus, Putra-Nya terkasih.

L  Bagi Bapa Suci, para Uskup dan para Imam. Ya Bapa, dampingilah Bapa Suci, para Uskup dan para Imam agar dalam membimbing umat lebih didorong oleh cinta kasih daripada oleh hukum secara harafiah.
U Bukalah hati umat-Mu untuk semakin tekun dan setia dalam mengikuti panggilan-Mu melalui penggembalaan para pemimpin Gereja-Mu.

L Bagi masyarakat kita. Ya Bapa, bimbinglah masyarakat kami agar selalu menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan, berdasarkan cinta kasih.
U Tuntunlah umat-Mu untuk semakin berani mendengaarkan Sabda-Mu di dalam batin kami yang terdalam dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.

L  Bagi mereka yang tersisih di sekitar kita. Ya Bapa, tinggalah di dalam diri orang-orang yang merasa tersisih di antara kami sehingga mereka kembali bersemangat untuk bersatu dan berkarya bersama kami dalam mewartakan Sabda-Mu.
U Curahkanlah semangat persaudaraan sejati kepada kami dalam menghayati Sabda-Mu di tengah-tengah masyarakat kami.

L Bagi kita semua yang bersatu dalam Perayaan Kudus ini. Ya Bapa, buatlah kami selalu terbuka terhadap sesama kami, khususnya bagi mereka yang miskin dan tersingkir.
U Ajarilah kami memiliki kasih seperti Kristus mengasihi kami, umat-Mu.

(intensi keluarga, komunitas  dan intensi pribadi)

Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I        Allah Bapa Yang Mahabaik, Engkau selalu menepati janji-Mu. Kebaikan-Mu jauh lebih agung daripada yang kami perkirakan. Berilah kami kekuatan agar hidup kami semakin mirip dengan teladan Yesus Kristus, Putra-Mu dan Tuhan kami.
U Amin.

 

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I  Ya Allah, semoga roti dan anggur yang kami persembahkan kepada-Mu ini Kaujadikan sebagai sarana untuk menghidupkan kami dalam cinta kasih dan keadilan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.
Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Ya Allah, semoga sakramen cinta kasih yang telah kami terima ini menguatkan kami untuk menjadi pelaksana Sabda-Mu. Jauhkanlah kami dari segala kelaliman terhadap sesama dan semoga kami semakin berkembang dalam semangat cinta kasih dan pelayanan sebagaimana dikehendaki oleh Putra-Mu. Sebab Dialah yang Hidup dan Berkuasa, sepanjang segala masa.
U   Amin.

 

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Nyanyian Perarakan Keluar

YESUS DIUTUS BAPA – PS 691

Ulangan: Yesus diutus Bapa di surga, kini tugasku jadi utusan.

  1. Bapa mengutus Yesus, Sang Putra membawa s’lamat bagi dunia; kita diutus Yesus, Sang Guru: bawalah damai pada sesama.
  2. Tiada amal tanpa berkurban, tiada karya tanpa derita: Salib dipanggul, kurban ditanggung; itulah hidup utusan Tuhan.

* telah disesuaikan dengan TPE 2020

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXI – 22 Agt 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXI – 22 Agt 2021

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 333

SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU

  1. Sungguhlah indah rumahMu Tuhan, Raja alam raya. Burung pipit serta layang-layang Dikau beri sarang. Alangkah ‘ku rindu tinggal di rumahMu. Sorak dan sorai bagiMu.
  2. Bahagialah yang senantiasa datang ke rumahMu. Lembah tangis mengalirkan rahmat karna kuasaMu. Langkah makin gagah tiada pernah Lelah. Tuhan percaya selalu.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kamu, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu,
kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Pembuka                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa yang mahamurah, dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu, Engkau menganugerahkan kehidupan kekal kepada kami. Kami mohon, tariklah diri kami untuk selalu dekat dengan-Mu dan selalu rindu untuk tinggal bersama-Mu. Sebab Dialah yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Yos 24: 1-2a. 15-17. 18b

Kami akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita.

Pembacaan dari Kitab Yosua:

Menjelang wafatnya, Yosua mengumpulkan semua suku Israel di Sikhem. Dipanggilnya para tua-tua, para kepala, hakim dan para pengatur pasukan Israel. Mereka berdiri di hadapan Allah. Maka berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu, “Jika kamu menganggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah: Kepada dewa-dewa yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang Sungai Efrat, atau kepada dewa orang Amori yang negerinya kamu diami ini? Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan!” Maka bangsa itu menjawab, “Jauhlah dari kami meninggalkan Tuhan untuk beribadah kepada allah lain! Sebab Tuhan, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan; Dialah yang telah melakukan tanda-tanda mukjizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui. Kami pun akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan.

Ayat:

  • Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah, biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
  • Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong; wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan mereka dari muka bumi.
  • Apabila orang benar itu berseru-seru, Tuhan mendengarkan. Dari segala kesesakannya, mereka Ia lepaskan. Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Bacaan Kedua – Ef 5: 21-32

Rahasia ini sungguh besar! Yang kumaksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:

Saudara-saudara, hendaklah kamu saling merendahkan diri dalam takut kepada Kristus. Hai isteri, tunduklah kepada suamimu, seolah-olah kepada Tuhan. Sebab suami adalah kepala isteri, sebagaimana Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian pulalah isteri hendaknya tunduk kepada suami dalam segala sesuatu. Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat, dan telah menyerahkan diri bagi jemaat untuk menguduskannya, setelah menyucikannya dengan air dan firman. Maksudnya ialah supaya dengan demikian Kristus menempatkan jemaat di hadapan-Nya dalam keadaan cemerlang, tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi kudus dan tidak bercela. Demikian pula suami harus mengasihi isterinya seperti tubuhnya sendiri, maka yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri. Sebaliknya ia merawat dan mengasuhnya, seperti Kristus terhadap jemaat, karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Karena itu, laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Rahasia ini besar! Yang kumaksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaat.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil              …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat: Sabda-Mu, ya Tuhan, adalah roh dan kehidupan. Sabda-Mu adalah sabda hidup yang kekal. – Refren

Bacaan Injil – Yoh 6: 60-69

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Yohanes.
Dimuliakanlah Tuhan

I        Setelah Yesus menyelesaikan ajaran-Nya tentang roti hidup, banyak dari murid-murid-Nya berkata, “Perkataan ini keras! Siapakah yang sanggup mendengarkannya?” Yesus dalam hati-Nya tahu bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu. Maka berkatalah Ia kepada mereka, “Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? Lalu bagaimana kalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna! Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.” Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu Ia berkata, “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.” Mulai dari waktu itu banyak murid mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Yesus. Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya, “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” Jawab Simon Petrus kepada-Nya, “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Sabda-Mu adalah sabda hidup yang kekal. Kami telah percaya dan tahu bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I      Kristus adalah Yang Kudus dari Allah. Sabda-Nya adalah Sabda hidup kekal. Dialah tujuan sejati hidup kita. Marilah kita berdoa kepada Bapa agar setia kepada Kristus Sang Sabda hidup kekal.

L     Bagi Gereja. Semoga Gereja tidak pernah berhenti mewartakan Injil kepada semua bangsa, Bahasa, dan budaya. Marilah berdoa…
U Kumpulkanlah semua orang dalam Kerajaan-Mu, ya Tuhan.

L Bagi persatuan semua umat kristiani. Semoga umat kristiani tidk terkurung dalam kepentingan serta tradisi-tradisi manusiawi mereka sendiri. Melainkan saling memperkaya dalam Kristus. Marilah berdoa…   
U Kumpulkanlah semua orang dalam Kerajaan-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi mereka semua yang patah semangat karena tertimpa pencobaan dan penyakit. Semoga mereka yang patah semangat karena tertimpa pencobaan dan penyakit tidak menutup hati mereka, tetapi dapat memaknai penderitaan mereka sebagai kesempatan untuk berkembang sebagai manusia dan sebagai orang kristiani. Marilah berdoa …
U Kumpulkanlah semua orang dalam Kerajaan-Mu, ya Tuhan.

L Bagi umat kristiani. Semoga kami semua semakin bersatu dan semakin  berani terbuka satu sama lain di dalam nama Kristus, sang Sabda hidup kekal. Marilah berdoa …
U Kumpulkanlah semua orang dalam Kerajaan-Mu, ya Tuhan. 

(intensi keluarga, komunitas  dan intensi pribadi) 

Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I        Tuhan Allah kami, berkatilah kami agar memiliki kasih seperti kasih-Mu. Ajarilah kami untuk semakin membuka diri terhadap panggilan keselamatan-Mu Bersama dengan semua orang di dalam Putra-Mu, tuhan Yesus Kristus, saudara kami, sekarang dan selama-lamanya.
U Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I   Ya Allah, semoga berkat persembahan yang kami hunjukkan kepada-Mu ini, Engkau berkenan mencurahkan Roh-Mu kepada kami agar kami layak menerima anugerah sabda kehidupan kekal Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah
  • Persiapan Komuni

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Sudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.
Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Ya Allah, kami bersyukur karena Engkau telah mewahyukan rahasia agung karya keselamatan-Mu ini, kami semakin dikuatkan dalam iman, diteguhkan dalam pengharapan, dan dikembangkan dalam cinta kasih sehingga kelak kami pun layak memasuki dunia baru yang Kaujanjikan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  & Pengutusan

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Nyanyian Perarakan Keluar

YA TUHAN, BIMBING AKUPS 684

  1. Ya Tuhan, bimbing aku di jalanku, Sehingga ‘ku selalu bersama-Mu
    Engganlah ‘ku melangkah setapakpun, Pabila Kau tak ada di sampingku.
  2. Engkau senantiasa di sampingku. Ya Tuhan bimbing aku di jalanku,
    Sehingga ‘ku selalu bersama-Mu. Dan bila tak kurasa kuasa-Mu,

.
.

Teks Misa Online HR SP Maria Diangkat ke Surga – 15 Agt 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XX Tanggal 15 Agustus 2021

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Pembuka – BBT. 30

MARIA RATU SURGA

  1. Maria Ratu Surga Bunda yang tak bercela. Engkaulah pilihan Allah perawan yang termurni Bunda kudus murah hati tulus berhati murni. Doakanlah kami semua, agar hidup bahagia.
  2. Maria Ratu Surga Bunda rahmat ilahi, Engkaulah bunda penebus yang patut dikagumi. Bunda Suci dihormati teladan dan rendah hati. Dampingilah hidup kami, menuju hidup suci.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Seruan Tobat                                 ….duduk

I   Tuhan Yesus Kristus, Sabda kekal Bapa, Engkau telah memilih Bunda Maria menjadi Bunda-Mu yang tak bernoda. Tuhan, kasihanilah kami.
U Tuhan, kasihanilah kami.

I   Tuhan Yesus Kristus, Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafat-Mu Bunda Maria berdiri di kaki salib memberi teladan ketabahan kepada kami. Kristus, kasihanilah kami.
U Kristus, kasihanilah kami.

I   Tuhan Yesus Kristus, Pengantara kami, Engkau telah mengangkat Bunda Maria ke surga dengan jiwa dan raganya, serta memahkotai dia sebagai ratu surgawi. Tuhan, kasihanilah kami.
U Tuhan, kasihanilah kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
Amin.

Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu,
kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Pembuka                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kekal, Perawan Maria yang tak bernoda, Bunda Putra-Mu, telah Engkau angkat ke dalam kemuliaan surgawi dengan jiwa dan raganya. Kami mohon, semoga dengan tetap mengarahkan hati kepada perkara-perkara surgawi, kami layak ikut serta dalam kemuliaannya. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Wahyu 11 : 19a; 12 : 1.3- 6a. 10ab

Seorang perempuan berselubungkan matahari dengan bulan di bawah kakinya.

Pembacaan dari Kitab Wahyu:

Aku, Yohanes, melihat Bait Suci Allah yang di surga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu. Lalu tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya, dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas ke­palanya. Ia sedang mengandung. Dalam keluhan dan pen­deritaannya hendak melahirkan, ia berteriak kesakitan. Maka tampaklah suatu tanda lain di langit: Seekor naga merah-padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Ekornya menyapu sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan anaknya segera sesudah perempuan itu melahirkannya. Dan perempuan itu melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi. Tetapi tiba-tiba Anak itu direnggut dan dibawa lari kepada Allah dan ke hadapan takhta-Nya. Lalu perempuan itu lari ke padang gurun, di mana Allah telah menyediakan suatu tempat baginya. Kemudian aku mendengar suara yang nya­ring di surga, “Sekarang telah tiba keselamatan, kuasa dan pemerintahan Allah kita! Sekarang telah tiba kekuasaan Dia yang diurapi Allah! Sebab para pendakwa yang siang malam mendakwa saudara-saudara kita di hadapan Allah, telah dilemparkan ke bawah!”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Disebelah kananmu berdiri permaisuri berpakaian emas dari Ofir.

Ayat:

  • Dengarlah, hai puteri, lihatlah, dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah ayahmu! Biarlah raja menjadi bergairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!
  • Dengan sukacita dan sorak sorai mereka dibawa, mereka masuk ke dalam istana raja.

Bacaan Kedua – I Kor. 15:20-26

Kristus sebagai buah sulung, sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Saudara-saudara, Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia. Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demi­kian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung, sesudah itu me­reka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan­-Nya. Kemudian tibalah kesudahan, yaitu bilamana Kristus menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah ia mem­binasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan. Karena Kristus harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-­Nya. Musuh terakhir, yang Ia binasakan, ialah maut.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil              …..berdiri

Refren: Alleluya. Alleluya.

Ayat: Maria diangkat ke surga, para malaikat bersukacita. – Refren

Bacaan Injil – Luk. 1:39-56

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Lukas.
Dimuliakanlah Tuhan

I        Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah Maria ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah engkau di antara semua wa­nita, dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi Aku? Sebab se­sungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab Firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.” Lalu kata Maria, “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juru Selamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku, dan nama-Nya adalah kudus. Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya, dan menceraiberai-kan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya, dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.” Kira­-kira tiga bulan lamanya Maria tinggal bersama dengan Elisabet, lalu pulang ke rumahnya.

Demikianlah Injil Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Melalui Bunda Maria Allah Bapa berkenan tinggal di tengah-tengah kita dalam Kristus Putra-Nya. Marilah kita berdoa dengan pertolongan Bunda Maria agar kita semakin mengenal Sang Bapa melalui Putra-Nya Tuhan kita Yesus Kristus.

L  Bagi Bapa Suci, para Uskup dan para Imam.
Ya Bapa, dampingilah selalu Bapa Suci, para Uskup dan para Imam agar mereka menggembalakan umat-Mu dengan iman yang teguh, seperti Bunda Maria saat menerima perutusan sebagai Sang Bunda Penyelamat. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi para pemimpin masyarakat.
Ya Bapa, terangilah dan tuntunlah pemimpin masyarakat kami dengan sinar kasih-Mu sehingga tugas dan pelayanan mereka selalu diresapi oleh semangat kasih dan kerendahan hati seperti Bunda Maria. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi para ibu.
Ya Bapa, semoga para ibu meneladan Bunda Maria dalam mendampingi keluarga mereka agar semangat Keluarga Kudus Nazareth selalu tinggal di antara keluarga kami. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi kita yang mengikuti perayaan Ekaristi ini.
Ya Bapa, teguhkanlah iman, pengharapan serta kasih kami sehingga kami semakin yakin bahwa kebencian akan di­kalahkan oleh kasih dan maut bukanlah akhir dari segala-­galanya, sebagaimana Bunda Maria selalu bersyukur dan memuji Engkau karena karya penyelamatan melalui Kristus Putra-Mu. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

(intensi keluarga, komunitas  dan intensi pribadi)

I  Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, kami bersyukur kepada-Mu atas pengangkatan Bunda Maria ke surga dengan mulia. Kebahagiaan yang telah dicapainya merupakan janji dan jaminan bagi keselamatan kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.
U Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I  Ya Allah, semoga persembahan bakti kami ini naik ke ha­dirat-Mu, dan berkat doa Santa Perawan Maria yang Di­angkat ke dalam kemuliaan surgawi, hati kami bernyala­-nyala karena api cinta, yang senantiasa merindukan Dikau. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus PS. 391

    Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa.
    Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
    Terpujilah Engkau di surga.
    Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan,
    Terpujilah Engkau di surga

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Antifon Komuni Luk. 1:48-49
Segala keturunan akan menyebut aku berbahagia karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar padaku.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Ya Allah, kami telah menyambut sakramen keselamatan. Kami mohon, semoga berkat doa Santa Perawan Maria yang diangkat ke dalam kemuliaan surgawi, kami diantar kepada kemuliaan kebangkitan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Berkat  & Pengutusan  

Nyanyian Penutup

SALAM BAGIMU MARIA – PS 628

  1. Salam bagimu, Maria putri yang penuh berkat. Kau dimuliakan di surga kau bagaikan malaikat.
  2. Dikau sungguh terberkati tanganmu penuh rahmat. Dunia sudah di slamatkan lewat sikap patuhmu.
  3. Dikau lahirkan Sang Cahya, Juru slamat dunia, yang mengantarkan kembali domba-domba yang sesat.

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XIX Tanggal 8 Agustus 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XIX Tanggal 8 Agustus 2021

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Pembuka – PS. 330

DENGAN GEMBIRA

Dengan gembira, bersama melangkah, kita semua menghadap Tuhan,
bertepuk tangan, nyanyi sukaria, sebab besar kasih setia-Nya.
Angkatlah hati, jiwa, mohon rahmat berlimpah,
agar kitapun pantas, berkenan kepada-Nya.
Satukan kami umat-Mu, ya Tuhan, dalam Kristus jadi satu warga,
hingga kami sehati dan sejiwa memuliakan nama-Mu Tuhan.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Seruan Tobat                                 ….duduk

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,
— hening sejenak —
I+U  Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian:
sambil menebah dada sendiri sambil berkata:
saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa,
lalu dilanjutkan:
Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaekat dan Orang Kudus dan kepada Saudara  sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.
I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
Amin.

Tuhan Kasihanilah Kami

I   Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
I   Kristus, kasihanilah kami.
Kristus, kasihanilah kami.
I   Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami.

Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu,
kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Pembuka                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Maha Pemurah, Engkau telah mengutus Putra-Mu datang ke dunia sebagai roti kehidupan bagi kami. Kami mohon, teguhkanlah iman kami kepada-Nya agar kami setia mendengarkan Dia dan melaksanakan ke­hendak-Nya. Sebab, Dialah yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama – 1 Raj.19:4-8

Oleh kekuatan makanan itu, Elia berjalan sampai ke gunung Allah.

Pembacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja:

Sekali peristiwa Elia masuk ke padang gurun sehari per­jalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon ara. Kemudian ia ingin mati, katanya, “Cukuplah sudah! Se­karang, ya Tuhan, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik daripada nenek moyangku.” Sesudah itu Elia berbaring dan tidur di bawah pohon ara itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya, “Bangunlah, makanlah!” Ketika ia melihat sekitarnya, maka pada sebelah kepalanya ada roti bakar dan sebuah kendi berisi air. Elia makan dan minum, kemudian berbaring lagi. Tetapi malaikat Tuhan datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia serta berkata, “Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu.” Maka bangunlah Elia, lalu makan dan minum; dan oleh kekuatan makanan itu Elia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni Gunung Horeb.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan.

Ayat:

  • Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian ke­pada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwa­ku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati men­dengarnya dan bersukacita.
  • Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita ber­sama-sama memasyhurkan nama-Nya! Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.
  • Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

Bacaan Kedua – Ef. 4:30-5:2

Hiduplah di dalam kasih, seperti Kristus Yesus.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:

Saudara-saudara, janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah yang telah memeteraikan kamu menjelang hari pe­nyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, per­tikaian dan fitnah, hendaklah dibuang dari antara kamu; demikian pula segala kejahatan. Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah telah mengampuni kamu dalam Kristus. Sebab itu jadilah penurut Allah sebagai anak­-anak kesayangan, dan hiduplah dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah me­nyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan kurban yang harum mewangi bagi Allah.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Yoh 6:51               …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat:  Akulah roti hidup yang turun dari surga, sabda Tuhan.
Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya. — Refren

Bacaan Injil – Yoh. 6:41-51

Akulah roti hidup yang telah turun dari surga.

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu
I   Inilah Injil Suci menurut Yohanes
Dimuliakanlah Tuhan

I        Sekali peristiwa, bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Yesus, karena Ia telah mengatakan: “Akulah roti yang telah turun dari sorga.” Kata mereka: “Bukankah Ia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapanya kita kenal? Bagaimana Ia dapat berkata: Aku telah turun dari sorga?”

Jawab Yesus kepada mereka: “Jangan kamu bersungut-sungut. Tidak seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku. Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.

Aku berkata kepa­damu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Yesus bersabda: “Barangsiapa datang kepada-Ku, takkan menanggung lapar lagi dan barangsiapa percaya kepada-Ku takkan merasa haus lagi”. Marilah kita datang dan percaya kepada-Nya seraya memanjatkan doa-doa kita kepada Allah Bapa di surga.

Bagi Gereja-gereja di tanah misi.
Ya Bapa, terangilah Gereja-Mu di tanah misi sehingga tetap teguh berjuang mewartakan Kristus, Sang Roti Hidup, demi keselamatan jiwa-jiwa yang belum mengenal-Nya.
U Tinggallah selalu di antara mereka sehingga mampu menerjemahkan Injil dalam berbagai situasi dan bahasa.

L  Bagi negeri-negeri yang miskin.
Ya Bapa, kuatkanlah dan bimbinglah negara-negara miskin dalam berjuang untuk mengakhiri penjajahan ekonomi dari pihak negara-negara kaya yang menindas sebagian besar umat manusia di dunia.
U Sadarkanlah seluruh umat-Mu untuk terus berjuang menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi setiap manusia di dunia ini.

L Bagi mereka yang menderita.
Ya Bapa, berkatilah para penderita agar dapat menyatukan deritanya dengan korban Kristus demi keselamatan se­sama.
Semoga kami pun berani terlibat untuk saling berbagi hidup, demi kemuliaan-Mu dan keselamatan jiwa kami.

L  Bagi kita bersama.
Ya Bapa, doronglah kami agar lebih memikirkan dan meng­usahakan kesempatan hidup bagi orang lain daripada bagi diri kami sendiri.
U Ajarilah kami untuk mampu menjadikan program hidup Yesus sebagai program hidup kami.

(intensi keluarga dan intensi pribadi)
U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I   Ya Allah Bapa kami, jadikanlah roti dan anggur persembahan kami ini sebagai rezeki surgawi bagi kami, yaitu Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus PS. 391

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Antifon Komuni – Keb. 16: 20
Tuhan Engkau telah memberi kami roti surgawi yang lezat dan nikmat.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Allah Bapa kami di surga, kami bersyukur atas roti ke­hidupan yang telah kami terima ini. Semoga, rezeki ini menguatkan kami, baik dalam pengabdian kepada-Mu, dalam pelayanan kepada sesama maupun dalam peng­harapan akan kebahagiaan abadi yang Kau janjikan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Berkat  & Pengutusan  

Nyanyian Penutup

MULIAKANLAH TUHAN ALLAH – PS 657

  1. Muliakanlah Tuhan Allah di setiap waktumu dan agungkanlah nama-Nya di sepanjang hidupmu. Hanyalah kepada Tuhan kuserahkan jiwa raga. Tuhan Yesus tolonglah, dan berikan rahmat-Mu.
  2. Muliakanlah Tuhan Allah dalam suka dukamu. Oleh-Nya tlah ditunjukkan jalan hidup yang benar. Hanya bagi Tuhan Allah kuabdikan tiap Langkah. Tuhan Yesus tolonglah, dan berikan rahmat-Mu.
  3.  Muliakanlah Tuhan Allah, raja alam semesta, yang menghalau kuasa jahat, hingga yang benar menang. Hanya Allah pangkal damai dan gembala yang utama. Tuhan Yesus, tolonglah dan berikan rahmat-Mu.

.
.

You cannot copy content of this page