Jadwal Doa Rosario Misioner Dipimpin Oleh Para Uskup di Seluruh Indonesia

jadwal doa rosario misioner

Jadwal Doa Rosario Misioner – Memperingati Bulan Rosario yang jatuh pada bulan Oktober setiap tahunnya, maka Komisi Karya Kepausan Indonesia (KKI) dan Komisi Karya Misioner (KKM) mengadakan ROSARIO MISI yg diselenggarakan oleh Biro Nasional KKI-KKM.

Kemudian tema Minggu Misi Sedunia yang akan diadakan pada tanggal 18 Oktober 2020 yaitu “Ini aku, utuslah aku” (Yes 6:8) mengawal peringatan tahunan Hari Minggu Misi Sedunia. Selain itu pada bulan yang sama, kita juga akan merayakan peringatan tahunan Hari Pangan Sedunia dan Bulan Rosario.

Karena adanya beberapa peringatan tersebut Komisi Karya Misioner KWI dan Karya Kepausan Indonesia menyelenggarakan doa ini yang setiap harinya dipimpin oleh satu Uskup bergantian dari seluruh Keuskupan di Indonesia.

Doa ini bertujuan untuk:

  1. Memelihara semangat misioner umat di masa pandemi dan
  2. Menggiatkan doa tersebut di bulan Rosario.

DOA ROSARIO MISIONER – Bulan Oktober 2020

Ditayangkan pada media sosial Komisi KARYA MISIONER KWI, KARYA KEPAUSAN INDONESIA, Komisi KOMSOS KWI, HIDUP TV, Youtube Channel Setiap KEUSKUPAN & PAROKI. Untuk mengikutinya cukup klik tombol pada jadwal harian di bawah ini.

Diadakan pada tanggal 01 – 31 OKTOBER 2020, SETIAP HARI selama bulan Oktober pukul 18.00 WIB

Dipimpin oleh para Bapa Uskup secara bergiliran dari seluruh Keuskupan di Indonesia.

PERISTIWA – PERISTIWA MISTERI

Hari Senin & Sabtu (Misteri Gembira) – KLIK

Hari Rabu & Minggu (Misteri Mulia)

Hari Selasa & Jumat (Misteri Sedih)

Hari Kamis (Misteri Terang)

JADWAL DOA ROSARIO MISIONER DIPIMPIN OLEH PARA USKUP :

1. Kamis, 01-10-2020 Keuskupan Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC
IKUT DOA HARI – 1

2. Jumat, 02-10-2020 Keuskupan Weetebula, Mgr. Edmund Woga, CSsR
IKUT DOA HARI – 2

3. Sabtu, 03-10-2020 Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi
IKUT DOA HARI – 3

4. Minggu, 04-10-2020 Keuskupan Agats – Asmat, Mgr. Aloysius Murwito, OFM
IKUT DOA HARI – 4

5. Senin, 05-10-2020 Keuskupan Tanjung Karang, Mgr. Harun Yuwono
IKUT DOA HARI – 5 

6. Selasa, 06-10-2020 Keuskupan Surabaya, Mgr. Vincensius Sutikno Wisaksono
IKUT DOA HARI – 6

7. Rabu, 07-10-2020 Keuskupan Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat
IKUT DOA HARI – 7

8. Kamis, 08-10-2020 Keuskupan Tanjung Selor, Mgr. Yan Olla, MSF
IKUT DOA HARI – 8

9. Jumat, 09-10-2020 Keuskupan Amboina, Mgr. Mandagi, MSC
IKUT DOA HARI – 9

10. Sabtu, 10-10-2020 Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko
IKUT DOA HARI – 10

11. Minggu, 11-10-2020 Keuskupan Larantuka, Mgr. Kopong Kung
IKUT DOA HARI – 11

12. Senin, 12-10-2020 Keuskupan Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin OFM Cap.
IKUT DOA HARI – 12

13. Selasa, 13-10-2020 Keuskupan Timika, RD. Marthen Ekowaibi Kuayo (Administrator Diosesan)
IKUT DOA HARI – 13

14. Rabu, 14-10-2020 Keuskupan Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFM Cap.
IKUT DOA HARI – 14

15. Kamis, 15-10-2020 Keuskupan Malang, Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm.
IKUT DOA HARI – 15

16. Jumat, 16-10-2020 Keuskupan Denpasar, Mgr. Silvester San
IKUT DOA HARI – 16

17. Sabtu, 17-10-2020 Keuskupan Sibolga, Mgr. Anicetus B. Sinaga, OFMCap (Administrator Apostolik)
IKUT DOA HARI – 17

18. Minggu, 18-10-2020 HARI MINGGU MISI KE-94: Keuskupan Palangkaraya, Mgr. Aloysius M. Sutrisnaatmaka MSF
IKUT DOA HARI – 18

19. Senin, 19-10-2020 Keuskupan Agung Makassar, Mgr. John Liku Ada
IKUT DOA HARI – 19

20. Selasa, 20-10-2020 Keuskupan Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM
IKUT DOA HARI – 20

21. Rabu, 21-10-2020 Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus
IKUT DOA HARI – 21

22. Kamis, 22-10-2020 Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku

23. Jumat, 23-10-2020 Keuskupan Jayapura, Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM

24. Sabtu, 24-10-2020 Keuskupan Bogor, Mgr. Pascalis Bruno Syukur, OFM
IKUT DOA HARI – 24

25. Minggu, 25-10-2020 Keuskupan Samarinda, Mgr. Yustinus Hardjosusanto, MSF

26. Senin, 26-10-2020 Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang

27. Selasa, 27-10-2020 Keuskupan Manado, Mgr. Rolly Untu, MSC
IKUT DOA HARI – 27

28. Rabu, 28-10-2020 Keuskupan Banjarmasin, Mgr. Bodeng Timang

29. Kamis, 29-10-2020 Keuskupan Agung Palembang, Mgr. Aloysius Sudarso, SCJ

30. Jumat, 30-10-2020 Keuskupan Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu
IKUT DOA HARI – 30

31. Sabtu, 31-10-2020 Keuskupan Agung Jakarta, +Ignatius Kardinal Suharyo


Demikian jadwal Doa Rosario Misioner yang bisa kami sampaikan, jika ada pertanyaan silahkan masukkan di kolom komentar dan kami akan menjawab sesegera mungkin, terima kasih.

SALAM MISIONER.

Bulan Rosario, Sebuah Penghormatan Bagi Bunda Perawan Maria

bulan rosario

Bulan Rosario – Menyambut bulan Oktober tahun 2020 ini, apakah masing-masing kita ingat perayaan apa yang biasanya dilakukan? Pada bulan September ini yang kita peringati adalah peringatan Bulan Kitab Suci Nasional, sedangkan bulan Oktober setiap tahunnya kita memperingati Bulan Rosario.

Seperti yang sudah disampaikan tadi, bulan ini dilakukan penghormatan terhadap Bunda Perawan Maria. Namun apakah Anda sudah benar-benar mengetahui bagaimana awal mula adanya penghormatan ini? Mari menengok sejarah di dalam gereja Katolik sebentar untuk mengetahuinya.

Mengapa ada peringatan ini? Bagaimana asal-usulnya?

Kita telah memahami bahwa Bulan Maria bertujuan untuk memperingati devosi terhadap Bunda Maria. Meskipun begitu budaya kental berdoa di dalam gereja Katolik juga memiliki bulan tersendiri untuk memperingati Doa Rosario. Sebelum bercerita lebih jauh, jika Anda ingin tahu mengenai awal mula adanya Bulan Maria silahkan klik tombol dibawah ini.

Sejarah Bulan Maria

Lanjut ya. Penasaran untuk menelisik lebih dalam sejarah asal mula adanya peringatan ini? Yuk simak kisah lengkapnya berikut.

Tahun 1571 pada masa kepemimpinan Paus Pius V sebagai pemimpin tertinggi gereja Katolik, terjadi pertempuran antara koalisi negara-negara Eropa dengan Kekaisaran Ottoman-Turki yang notabene memiliki armada laut terkuat di masa itu. Koalisi negara-negara Eropa di atas tergabung dalam sebuah persatuan bernama Liga Suci (Holy League) sebagai perwakilan pasukan Kristen.

Peperangan dilakukan di laut tepatnya di teluk Patras-Yunani. Pertempuran ini merupakan peperangan laut terbesar pada masanya karena melibatkan lebih dari 500 kapal perang dengan jumlah keterlibatan sekitar 70.000 pasukan pada waktu itu.

Namun dikarenakan jumlah pasukan tidak seimbang serta keadaan cuaca (angin) yang tidak mendukung Pasukan Kristen, maka Paus Pius V menyerukan agar seluruh benua Eropa untuk bersama-sama berdoa rosario memohon kemenangan kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. Sedangkan Paus Pius V sendiri memimpin prosesi rosario di Roma.

Selama pertempuran tersebut berlangsung seluruh negeri terus menerus berdoa, dan tak disangka keadaan perlahan mulai berbalik, sehingga pada akhirnya kemenangan direbut oleh pasukan Kristen. Hal ini pun menandai kemunduran dan titik balik ekspansi Kekaisaran Ottoman ke daerah Mediterania.

Silahkan klik tombol berikut jika ingin mengetahui lebih detail mengenai pertempuran lepanto yang sangat terkenal itu.

Pertempuran Lepanto

Sejarah telah ditorehkan & perjalanan panjang peringatan Bulan Rosario

Setelah kemenangan pasukan Kristen di Lepanto, Paus Pius V mengumumkan agar adanya peringatan untuk menghormati hari tersebut sebagai kemenangan yang direbut oleh bantuan Bunda Maria. Penghormatan yang dimaksud adalah peringatan “Our Lady of Victory” atau “Pesta Bunda Kemenangan” sebagai pesta tahunan untuk memperingati kemenangan di Lepanto, yang diatribusikan kepada Santa Perawan Maria.

Paus Gregorius XIII kemudian mengubah nama peringatan “Pesta Bunda Kemenangan” menjadi “Pesta Rosario Suci” pada tahun 1573, yang hari rayanya diperingati pada hari Minggu pertama setiap bulan Oktober. Di tahun 1584, Pastor Dominika Juan Lopez dalam bukunya tentang rosario menyatakan, bahwa pesta rosario dipersembahkan “untuk mengenang dan dengan rasa syukur terus-menerus atas kemenangan ajaib yang Tuhan berikan kepada umat Kristiani hari itu melawan armada Turki”.

Pada tahun 1913, Paus Pius X mengubah tanggal perayaan menjadi 7 Oktober, sebagai bagian dari upayanya untuk memulihkan perayaan liturgi hari Minggu. Lalu di tahun 1960 pada masa kepemimpinan Paus Yohanes XXIII hari raya tersebut terdaftar dengan nama “Pesta Santa Perawan Maria dari Rosario, ” selanjutnya di bawah reformasi liturgi tahun 1969, Paus Paulus VI menyebutkan “Bunda Rosario” sebagai peringatan wajib.

Begitulah asal mula Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Ratu Rosario dalam  gereja Katolik yang diperingati setiap tanggal 7 Oktober setiap tahun, atau yang kita peringati sebagai Bulan Rosario di negara kita.

Ingin ikut doa rosario misi? Klik tombol di bawah ini :

DOA ROSARIO MISIONER

Doa Rosario di Oktober Berbeda Dengan Bulan Maria

doa rosario

Doa Rosario yang disarikan dari buku susunan Kelompok St. Monica Patrisius – Semarang

Tanda Salib – Dalam Nama Bapa..

Aku Percaya..

Kemuliaan..

Terpujilah..

Bapa kami..

Salam, Putri Allah Bapa. – Salam Maria..

Salam, Bunda Allah Putra, – Salam Maria..

Salam, Mempelai Allah Roh Kudus. – Salam Maria..

Lalu menyusul “Kemuliaan” dan “Terpujilah” seperti di atas diakhiri dengan doa “Ya Yesus.” Kemudian pemimpin membacakan peristiwa-peristiwa dari rangkaian misteri yang dipilih (lihat di bawah). Selanjutnya mendaraskan 1x Bapa kami, 10x Salam Maria, 1x Kemuliaan, 1x Terpujilah, 1x Ya Yesus. Lalu menyusul peristiwa kedua dan seterusnya.

doa rosario

Peristiwa-peristiwa Gembira Doa Rosario, khususnya selama Masa Adven dan Natal

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Luk 1:26-38).
  2. Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya (Luk 1:39-45).
  3. Yesus dilahirkan di Bethlehem (Luk 2:1-7).
  4. Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Luk 2:22-40).
  5. Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Luk 2:41-52).

Peristiwa-peristiwa Sedih Doa Rosario, khususnya selama Masa Prapaskah dan tiap hari Jumat

  1. Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut (Luk 22:39-46).
  2. Yesus didera (Yoh 19:1).
  3. Yesus dimahkotai duri (Yoh 19:2-3).
  4. Yesus memanggul salib-Nya (ke Gunung Kalvari) (Luk 22:26-32).
  5. Yesus wafat di salib (Luk 23:44-49).

Peristiwa-peristiwa Mulia Doa Rosario, khususnya selama Masa Paskah dan tiap hari Minggu

  1. Yesus bangkit dari kematian (Luk 24:1-5).
  2. Yesus naik ke surga (Luk 24:50-53).
  3. Roh Kudus turun atas para Rasul (Kis 2:1-13).
  4. Maria diangkat ke surga (1Kor 15:23; DS 3903).
  5. Maria dimahkotai di surga (Why 12:1, DS 3913-3917).

Peristiwa-peristiwa Terang Doa Rosario

  1. Yesus di baptis di sungai Yordan (Mat 3:16-17).
  2. Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana (Yoh 2:11).
  3. Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan (Mat4:17-23).
  4. Yesus menampakan kemuliaan-Nya (Mat 17:2-5).
  5. Yesus menetapkan Ekaristi (Mrk 14:22-24).

Setiap bulan Oktober, paroki-paroki gereja Katolik di seluruh dunia mengajak seluruh umatnya untuk mendaraskan doa kepada Bunda Maria melalui rangkaian doa ini.

Penetapan Oktober sebagai Bulan Rosario berawal dari ditetapkannya tanggal 7 Oktober sebagai Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario. Pesta ini ditetapkan oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1573, untuk mengganti nama peringatan Pesta Santa Perawan Maria Ratu Kemenangan.

Peringatan Pesta Santa Perawan Maria Ratu Kemenangan dilatarbelakangi oleh peristiwa kemenangan tentara Kristen atas tentara Kesultanan Utsmaniyah Turki dalam pertempuran di Lepanto pada 7 Oktober 1571. Kala itu Kesultanan Utsmaniyah sedang gencar-gencarnya memperluas daerah kekuasaan mereka, hingga benua Eropa. 

Paus Pius V yang memimpin Gereja pada waktu itu, meminta seluruh Gereja berdoa dengan menggunakan Rosario kepada Bunda Maria untuk membantu tentara Kristen. 

Dalam pertempuran di Lepanto di Teluk Korintus, tentara Kristen yang kalah dalam jumlah pasukan akhirnya berhasil memenangkan pertempuran. Jumlah korban di pihak Utsmaniyah yang sangat besar memaksa mereka menghentikan ekspansinya yang ingin  menguasai Eropa. Maka, kemenangan di Lepanto ini mempunyai arti sangat penting. 

Kemudian pada tahun 1573, Paus Gregorius XIII menetapkan tanggal 7 Oktober sebagai Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario sebagai ucapan syukur atas bantuan Bunda Maria bagi kemenangan di Lepanto. Pesta ini awalnya hanya dilakukan oleh gereja-gereja yang altarnya didedikasikan bagi Bunda Maria. Namun pada tahun 1716, Paus Klemens XI menyebarluaskan perayaan ini hingga ke seluruh dunia.

Selanjutnya Paus Leo XIII menetapkan bulan Oktober sebagai bulan Rosario pada tanggal 1 September 1883. Bapa suci meminta agar seluruh umat berdoa rosario dan Litani Santa Perawan Maria dari Loreto pada setiap hari di bulan Oktober agar Gereja mendapat bantuan Bunda Maria dalam menghadapi aneka bahaya yang mengancam. Pada 22 September 1891, Paus Leo XIII menerbitkan ensiklik October Mense (The Month of October; Bulan Oktober), yang menyatakan bahwa bulan Oktober dikhususkan kepada Santa Perawan Maria, Ratu Rosario.

Perbedaan dengan Mei, Bulan Maria

Dalam setahun Gereja Katolik mendevosikan bulan Mei dan Oktober sebagai waktu khusus untuk mendoakan Bunda Maria, Bunda Allah. Meski demikian  devosi bulan Mei sebagai bulan Maria dan Oktober sebagai bulan Rosario memiliki makna berbeda.

Pada awalnya, spiritualitas bulan Mei sebagai Bulan Maria berdasarkan tradisi di negara 4 musim yang memahami bulan Mei sebagai musim semi, masa tumbuhan kembali hidup. Gereja pada waktu itu menyelaraskan tradisi ini dengan iman Bunda Maria yang mengandung dan melahirkan Yesus Kristus, melahirkan hidup yang baru. Jadi, bulan Mei dirayakan sebagai Bulan Maria untuk memperingati bahwa Maria adalah Ibu dari segala kehidupan, karena melalui Bunda Maria lahirlah Yesus Kristus yaitu “Jalan, kebenaran dan kehidupan” (Yoh 14:6).

Penetapan bulan Mei sebagai bulan Maria juga memiliki kaitan dengan peristiwa iman yang dialami Paus Pius VII yang ditangkap oleh serdadu Napoleon dan dipenjara pada tahun 1809. Di dalam penjara, Paus berdoa kepada Bunda Maria, agar ia bisa bebas. Ia berjanji bahwa jika ia dibebaskan, ia akan mendedikasikan perayaan untuk menghormati Bunda Maria.

Lima tahun kemudian, pada 24 Mei 1814, Paus VII dibebaskan untuk kembali ke Roma. Tahun berikutnya ia mengumumkan hari perayaan Bunda Maria, Penolong umat Kristen. Demikianlah devosi kepada Bunda Maria semakin dikenal.

Selanjutnya, pada tahun 1854, Paus Pius IX mengumumkan dogma “Immaculate Conception” (Bunda Maria yang dikandung tidak bernoda)” yang semakin memperkuat devosi kepada Bunda Maria, dan kemudian dipopulerkan oleh imam-imam Jesuit ke seluruh dunia.

Jadi jika bulan Mei untuk menghormati Maria sebagai Bunda Allah yang memberi kehidupan bagi manusia, bulan Oktober ditetapkan sebagai bulan rosario untuk mengenang kekuatan doa kepada Allah melalui Bunda Maria dengan sarana rosario.

Tata Cara Doa Rosario

Rosario sebenarnya adalah doa renungan atas misteri keselamatan (dari saat Yesus mulai dikandung sampai Ia dimuliakan di surga dan mengutus Roh Kudus). Sembari mendaras Salam Maria berulang-ulang (10 kali), para pendoa merenungkan salah satu misteri yang dirangkai dalam rosario.

Doa yang terus diulang-ulang ini sangat membantu memusatkan perhatian pada misteri keselamatan yang direnungkan. Tetapi hendaknya diingat bahwa doa-renungan ini harus dibangun dan dipupuk oleh iman; maka ada baiknya bacaan-bacaan singkat, renungan atau ayat-ayat nyanyian disisipkan di antara setiap peristiwa rosario. Kalau tidak dilandasi iman, ada bahaya bahwa doa akan menjadi rentetan kata-kata yang kosong.

.

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

Baca Juga: Artikel Doa Rosario Wikipedia

.

Penulis : Wempi
Diolah dari berbagai sumber

.

.

Renungan Mingguan 27 September 2020

Sabda Tuhan Hari Ini 27 September 2020, Mat 21:28-32

Pemungut-pemungut cukai dan para pelacur akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi, “Bagaimana pendapatmu? Ada orang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada yang sulung dan berkata, ‘Anakku, pergilah bekerja di kebun anggur hari ini!’ Jawab anak itu, ‘Baik, Bapa.’ Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab, ‘Tidak mau!’ Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. Siapakah di antara kedua orang anak itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Jawab mereka, “Yang terakhir!”

Maka berkatalah Yesus kepada mereka, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan para pelacur akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan para pelacur percaya kepadanya. Dan meskipun melihatnya, kamu tetap tidak menyesal, dan kamu tidak juga percaya kepadanya.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan

Kepada kita, Tuhan sudah memberikan jalan untuk menjadi pribadi yang baik. Selain itu, Tuhan memberikan jalan sebagai bekal perjalanan kita setelah peziarahan kita di dunia ini selesai. Akan tetapi, kerap kali kita tidak memilih jalan Tuhan itu. Kita kerap memilih jalan kita sendiri. Jalan kita itu adalah jalan keinginan daging kita sendiri: Seperti sang anak dalam cerita Injil yang menjawab: ”Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.” Sang anak tidak pergi, dia masih mengikuti keinginan dagingnya.

Tuhan memang tidak menyukai pendosa. Akan tetapi, kerahiman Tuhan Mahaluas untuk menerima para pendosa yang mau bertobat. ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Kita adalah pendosa. Tidak ada bedanya dengan para pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal itu. Tetapi apakah kita mau memilih jalan seperti yang mereka pilih, yaitu memilih jalan pertobatan? Ataukah kita masih berleha-leha dalam keberdosaan kita?

Tuhan Yesus, semoga kami bertekun dalam belajar menjadi taat setia kepada kehendak Bapa. Manakala kami tersesat dan jatuh, ulurkanlah tangan-Mu agar kami dapat melangkah maju di jalan kesempurnaan-Mu. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2020, OBOR Indonesia

Misa Online KAS Hari Minggu Biasa XXVI Streaming LIVE Tanggal 26-27 Sept 2020

Misa Online Hari Minggu Biasa XXVI Streaming LIVE – Tanggal 26 & 27 September 2020

Setelah mempertimbangkan kenyamanan dan kesehatan seluruh umat paroki maka tim Satgas Paroki Jetis minggu ini memutuskan untuk kembali mengikuti perayaan ekaristi secara online streaming, dikarenakan selama beberapa minggu terakhir situasi terkini dan data trend kasus konfirmasi penyebaran Covid-19 yang meningkat drastis membuat tim Satgas mengambil keputusan tegas untuk menunda peribadatan.

Walaupun persiapan sumber daya manusia (SDM) melalui pembekalan para petugas tata laksana, sosialisasi peribadatan new normal,  serta juga sarana dan prasarana di gereja dan dokumen perijinan dari Gugus Covid Pemerintah Kota Yogyakarta. Menyiapkan gereja agar tetap steril, bersih, menjaga agar selalu nyaman serta tak kalah pentingnya bebas dari virus corona telah dilakukan oleh seluruh anggota Dewan Paroki bersama-sama tim Satgas peribadatan.

Baca Juga : Pembentukan Satgas Covid-19 Paroki Jetis

Pada masa new normal sekarang jadwal streaming misa online pun mengalami perubahan. Karena umat tidak bisa mengikuti perayaan ekaristi di gereja. Maka dari itu segenap paroki-paroki di lingkup Keuskupan Semarang beberapa tetap menyelenggarakan ekaristi online. Harap perhatikan informasi yang tertera dibawah ini dengan seksama :

.

SILAHKAN KLIK :

Paroki HSMPTB – Kumetiran

Paroki HKTY – Ganjuran

Paroki St. Theresia – Boro

Paroki St. Paulus – Pringgolayan

Paroki Kristus Raja – Baciro

Paroki TDGY – Macanan

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

Paroki St. Petrus – Warak

Paroki Marganingsih – Kalasan

Paroki St. Yoseph – Medari

Paroki St. Antonius – Kotabaru

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Jika Anda terbiasa ekaristi online dari Katedral Semarang dan merindukan perayaan ekaristi dipimpin Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko, Anda tidak perlu khawatir misa ditiadakan. Jadwal ekaristi tetap ada hanya berpindah saja ke channel Youtube Komsos Katedral. Silahkan mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah untuk mengikuti ekaristi sesuai jam yang telah ditentukan. Silahkan menyimak jadwalnya dibawah ini :

.

Misa Online Keuskupan Agung Semarang Streaming LIVE Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 26-27 September 2020
Hari Minggu Biasa XXVI

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

LIVE Katedral Semarang 
.
.

Beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan sebelum mengikuti ekaristi secara online agar perayaan ekaristi dapat berjalan dengan lancar :

  • Satu atau dua hari sebelumnya pastikan kuota paket data kamu cukup untuk mengikuti Perayaan Ekaristi secara keseluruhan sampai selesai.
  • Sebaiknya persiapkan diri kamu layaknya mengikuti langsung perayaan ekaristi di gereja. Mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri baik-baik. 
  • Ruangan cukup krusial, gunakan yang pantas seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi tidak diperkenankan.
  • Lilin dan salib digunakan untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk streaming misa online hari ini.
  • Siapkan juga hati yang bersuka untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati. Ini jauh lebih penting dari semuanya.
  • Selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi seperti ketika kamu mengikuti misa tatap muka.
  • Mengikuti ekaristi tidak perlu berdiri maupun berlutut kamu cukup duduk atau bersila, supaya tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Hayatilah doa komuni spiritual sepenuh hati ketika hendak menerima Komuni Kudus.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

LIVE Streaming KAS Hari Minggu Biasa XXVI Misa Online 26-27 Sept 2020

jadwal misa online harian

LIVE Streaming KAS Hari Minggu Biasa XXVI Misa Online – Tanggal 26 & 27 September 2020

Perayaan ekaristi minggu ini dilangsungkan secara online dalam lingkup paroki-paroki yang berada di Keuskupan Agung Semarang (KAS) untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman. Hal ini dikarenankan dalam beberapa minggu terakhir ini data trend kasus konfirmasi penyebaran Covid-19 meningkat drastis.

Paroki Jetis pun memutuskan masih mengikuti perayaan ekaristi secara live streaming kembali. Meskipun segenap jajaran Dewan Paroki bersama Satgas peribadatan bekerja keras bersama dan telah menyiapkan gereja agar tetap steril, bersih, selalu nyaman serta tak kalah pentingnya bebas dari virus Covid19, namun kondisi terkini membuat tim Satgas mengambil keputusan tegas untuk menunda peribadatan.

Baca Juga : Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan Dampak Covid-19 KAS

Harap diperhatikan bahwa jadwal live misa online Keuskupan Agung Semarang pada masa new normal pun mengalami perubahan. Silahkan catat dengan seksama jadwal dibawah ini :

.

SILAHKAN KLIK :

Paroki HSMPTB – Kumetiran

Paroki HKTY – Ganjuran

Paroki St. Theresia – Boro

Paroki St. Paulus – Pringgolayan

Paroki Kristus Raja – Baciro

Paroki TDGY – Macanan

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

Paroki St. Petrus – Warak

Paroki Marganingsih – Kalasan

Paroki St. Yoseph – Medari

Paroki St. Antonius – Kotabaru

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Live Streaming Keuskupan Agung Semarang Misa Online

Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 26-27 September 2020
Hari Minggu Biasa XXVI

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk live misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Renungan Mingguan 20 September 2020

Sabda Tuhan Hari Ini 20 September 2020, Mat 20:1-16a

Iri hatikah engkau karena aku murah hati?

Sekali peristiwa Yesus mengemukakan perumpamaan berikut kepada murid – murid-Nya, “Hal Kerajaan Surga itu sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja untuk kebun anggurnya. Setelah sepakat dengan para pekerja mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.

Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula, dan dilihatnya ada orang-orang lain menganggur di pasar. Katanya kepada mereka, ‘Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku, dan aku akan memberimu apa yang pantas.’ Dan mereka pun pergi. Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga sore ia keluar pula, dan berbuat seperti tadi. Kira-kira pukul lima sore ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula; lalu katanya kepada mereka, ‘Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?’ Jawab mereka, ‘Tidak ada orang yang mengupah kami.’ Kata orang itu, ‘Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.’

Ketika hari sudah malam, berkatalah tuan itu kepada mandurnya, ‘Panggillah sekalian pekerja itu dan bayarlah upahnya, mulai dari yang masuk terakhir sampai kepada yang masuk terdahulu. Maka datanglah mereka, mulai yang bekerja kira-kira pukul lima sore, dan mereka masing-masing menerima satu dinar. Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu. Mereka mengira akan mendapat lebih besar. Tetapi mereka pun menerima masing-masing satu dinar juga. Ketika menerimanya, mereka bersungutsungut kepada tuan itu, katanya, ‘Mereka yang masuk paling akhir ini hanya bekerja satu jam, dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.’ Tetapi tuan itu menjawab salah seorang dari mereka, ‘Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadapmu. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari? Ambillah bagianmu dan pergilah! Aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu. Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau karena aku murah hati?’ Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan

”Hati memiliki alasan dan logika tersendiri yang tidak bisa dipahami dengan akal budi,” demikian kata Blaise Paschal. Injil hari menantang kita untuk menjawab cara pikir dan logika kemurahan hati Allah. ”Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati” (Mat 20:15).

Menanggapi situasi buruk kondisi kerja atau buruh akibat Revolusi Industri, Paus Leo XIII, mengeluarkan ensiklik Rerum Novarum – RN (Kondisi Kerja) pada 15 Mei 1891. Dalam dokumen itu secara jelas dan tegas Gereja menyerukan upaya pemberian upah yang adil. Upah adil menurut RNadalah tidak hanya Kebutuhan Fisik Minimum dan Upah Minimum Regional, tetapi Kebutuhan Hidup Layak Keluarga. Tentu ini tantangan dan cita-cita ideal yang tidak mudah untuk diwujudkan karena menyangkut komitmen semua pihak baik negara, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat warga. Kredibilitas Gereja dan lembaga-lembaga gerejani akan mendapatkan pengakuan dan bahkan menjadi inspirasi, bila ajaran sosial yang luhur itu sungguh dilaksanakan dengan konsisten, misalnya memberikan upah yang menjamin kesejahteraan keluarga.

Tuhan Yesus, berilah kami hati yang baru agar berlaku adil terhadap sesama. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2020, OBOR Indonesia

Streaming LIVE Misa Online KAS Hari Minggu Biasa XXV Tanggal 19-20 Sept 2020

Streaming LIVE Misa Online Hari Minggu Biasa XXV – Tanggal 19 & 20 September 2020 

Selama beberapa minggu terakhir situasi terkini dan data trend kasus konfirmasi penyebaran Covid-19 yang meningkat drastis membuat tim Satgas mengambil keputusan tegas untuk menunda peribadatan serta Paroki Jetis memutuskan kembali mengikuti perayaan ekaristi secara online streaming.

Setelah mempertimbangkan kenyamanan dan kesehatan seluruh umat paroki maka tim Satgas memutuskan hal-hal di atas. Walaupun persiapan sumber daya manusia (SDM) melalui pembekalan para petugas tata laksana, sosialisasi peribadatan new normal,  serta juga sarana dan prasarana di gereja dan dokumen perijinan dari Gugus Covid Pemerintah Kota Yogyakarta. Menyiapkan gereja agar tetap steril, bersih, menjaga agar selalu nyaman serta tak kalah pentingnya bebas dari virus corona telah dilakukan oleh seluruh anggota Dewan Paroki bersama-sama tim Satgas peribadatan.

Baca Juga : Pembentukan Satgas Covid-19 Paroki Jetis

Pada masa new normal sekarang jadwal streaming misa online pun mengalami perubahan. Karena umat tidak bisa mengikuti perayaan ekaristi di gereja. Maka dari itu segenap paroki-paroki di lingkup Keuskupan Semarang beberapa tetap menyelenggarakan ekaristi online. Harap perhatikan informasi yang tertera dibawah ini dengan seksama :

.

SILAHKAN KLIK :

Paroki HSMPTB – Kumetiran

Paroki HKTY – Ganjuran

Paroki St. Theresia – Boro

Paroki St. Paulus – Pringgolayan

Paroki Kristus Raja – Baciro

Paroki TDGY – Macanan

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

Paroki St. Petrus – Warak

Paroki Marganingsih – Kalasan

Paroki St. Yoseph – Medari

Paroki St. Antonius – Kotabaru

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Jika Anda terbiasa ekaristi online dari Katedral Semarang dan merindukan perayaan ekaristi dipimpin Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko, Anda tidak perlu khawatir misa ditiadakan. Jadwal ekaristi tetap ada hanya berpindah saja ke channel Youtube Komsos Katedral. Silahkan mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah untuk mengikuti ekaristi sesuai jam yang telah ditentukan. Silahkan menyimak jadwalnya dibawah ini :

.

Streaming LIVE Misa Online Keuskupan Agung Semarang Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 19-20 September 2020
Hari Minggu Biasa XXV

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

LIVE Katedral Semarang 
.
.

Beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan sebelum mengikuti ekaristi secara online agar perayaan ekaristi dapat berjalan dengan lancar :

  • Satu atau dua hari sebelumnya pastikan kuota paket data kamu cukup untuk mengikuti Perayaan Ekaristi secara keseluruhan sampai selesai.
  • Sebaiknya persiapkan diri kamu layaknya mengikuti langsung perayaan ekaristi di gereja. Mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri baik-baik. 
  • Ruangan cukup krusial, gunakan yang pantas seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi tidak diperkenankan.
  • Lilin dan salib digunakan untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk streaming misa online hari ini.
  • Siapkan juga hati yang bersuka untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati. Ini jauh lebih penting dari semuanya.
  • Selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi seperti ketika kamu mengikuti misa tatap muka.
  • Mengikuti ekaristi tidak perlu berdiri maupun berlutut kamu cukup duduk atau bersila, supaya tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Hayatilah doa komuni spiritual sepenuh hati ketika hendak menerima Komuni Kudus.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online KAS LIVE Streaming Hari Minggu Biasa XXV 19-20 Sept 2020

Misa Online KAS LIVE Streaming Hari Minggu Biasa XXV – Tanggal 19 & 20 September 2020

Beberapa minggu terakhir ini data trend kasus konfirmasi penyebaran Covid-19 meningkat drastis sehingga  Paroki Jetis memutuskan mengikuti perayaan ekaristi secara live streaming kembali. Meskipun segenap jajaran Dewan Paroki bersama Satgas peribadatan bekerja keras bersama dan telah menyiapkan gereja agar tetap steril, bersih, selalu nyaman serta tak kalah pentingnya bebas dari virus Covid19, namun kondisi terkini membuat tim Satgas mengambil keputusan tegas untuk menunda peribadatan.

Baca Juga : Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan Dampak Covid-19 KAS

Paroki-paroki yang berada dalam lingkup Keuskupan Semarang (KAS) mengadakan ekaristi secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat. Harap diperhatikan bahwa jadwal live misa online Keuskupan Agung Semarang pada masa new normal pun mengalami perubahan. Silahkan catat dengan seksama jadwal dibawah ini :

.

SILAHKAN KLIK :

Paroki HSMPTB – Kumetiran

Paroki HKTY – Ganjuran

Paroki St. Theresia – Boro

Paroki St. Paulus – Pringgolayan

Paroki Kristus Raja – Baciro

Paroki TDGY – Macanan

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

Paroki St. Petrus – Warak

Paroki Marganingsih – Kalasan

Paroki St. Yoseph – Medari

Paroki St. Antonius – Kotabaru

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Misa Online Live Keuskupan Agung Semarang Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 19-20 September 2020
Hari Minggu Biasa XXV

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk live misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Renungan Mingguan 13 September 2020

Sabda Tuhan Hari Ini 13 September 2020, Mat 18:15-20

Ampunilah saudaramu, bukan sampai tujuh kali melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Sekali peristiwa datanglah Petrus kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Sebab hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya. Ketika ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta. Tetapi karena orang itu tidak mampu melunasi hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isteri dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya. Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.

Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu! Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya segala hutang itu.

Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. Raja itu menyuruh memanggil hamba pertama tadi dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat! Seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonnya kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?

Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkan dia kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. Demikianlah Bapa-Ku yang di surga akan berbuat terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan

Pengajaran Yesus tentang pedoman membangun komunitas kristiani ada dalam Matius 18. Salah satu hal yang mendasar dari pedomana-pedoaman yang ada adalah rekonsiliasi atau saling mengampuni sebagai jalan menuju harapan baru.

Tentang pengampunan itu, kisah Nelson Mandela dalam autobiografinya berjudul Long Walk to Freedom (Jalan Panjang Menuju Kebebasan), patut kita renungkan: ”Saya tahu banyak orang mengharapkan saya mengobarkan amarah dan kebencian kepada orang kulit putih. Tetapi tak satu pun yang saya benci. Di penjara, amarah saya terhadap orang kulit putih justru mereda, namun kebencian saya terhadap sistem apartheid meningkat. Saya ingin Afrika Selatan mengerti bahwa saya mencintai bahkan musuh-musuh saya sementara saya membenci sistem yang membuat orang saling bermusuhan. Saya memahami misi atau perutusan saya adalah mewartakan rekonsiliasi, penyembuhan luka-luka lama dan membangun Afrika Selatan yang baru.”

Tuhan Yesus, ajarlah kami semakin tulus mengampuni sesama sebagaimana Engkau mengampuni orang-orang yang menyalibkan Engkau di Bukit Kalvari. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2020, OBOR Indonesia

You cannot copy content of this page