Renungan Harian 4 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 4 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 15:1-10

Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.”

Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: “Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?

Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.

Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.

Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?

Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.

Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Hari ini, bacaan-bacaan berbicara tentang fakta bahwa sebenarnya setiap orang yang sudah ditebus oleh Tuhan, tidak lagi hidup untuk diri sendiri.

Bahkan, Paulus menekankan bahwa jika seseorang mati, mereka pun tidak mati untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Tuhan. Hidup kita adalah milik Tuhan.

Artinya, apa pun yang kita lakukan, apa pun yang kita pikirkan, semua harus bagi kepentingan mewartakan kasih Tuhan. “Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan” (Rm. 14:8b).

Hal yang menarik juga dari kisah Injil pada hari ini adalah hubungan dan perhatian Yesus terhadap orang yang berdosa. Hal ini ditunjukkan-Nya dalam kisah perumpamaan tentang domba dan dirham yang hilang.

Mereka mencari dan sangat bersukacita ketika menemukannya kembali. Inilah gambaran kemurahan hati Allah. Allah sangat mengasihi dan peduli dengan kita.

Kepedulian Allah terhadap kita sungguh luar biasa. Ia rela meninggalkan segalanya untuk mencari dan menemukan domba-Nya yang hilang.

Kita pun diundang oleh Allah untuk memiliki sikap peduli terhadap orang yang dipinggirkan, orang yang dikucilkan, dan orang yang kehilangan harapan.

.

Ya Allah, mampukanlah kami untuk semakin menyadari bahwa apa yang ada pada kami adalah milik-Mu. Semoga kami menggunakannya demi kemuliaan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 3 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 3 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 14:25-33

Pada suatu ketika, banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Yesus berkata kepada mereka, “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya,

ibunya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. Siapa saja yang tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.

Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat syarat perdamaian. Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Bacaan Injil pada hari ini kadang susah untuk dipahami. Ketika orang banyak berduyun-duyun datang untuk mengikuti Yesus, Ia berpaling kepada mereka dan mengatakan, “Jikalau seseorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya,

ibunya, istrinya dan anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi muridku.”

Jika melihat perikop ini, apakah Yesus menginginkan kita untuk membenci orang tua, saudara/i, istri/suami atau anak-anak?

Ataukah Yesus mau mengatakan bahwa jika mau mengikuti Dia, berarti Dialah yang pertama dan yang utama dalam hidup setiap orang yang percaya kepada-Nya?

Pernyataan Yesus yang cukup keras bukan berarti bahwa Yesus mengajak kita untuk tidak mencintai keluarga, atau teman-teman kita, atau saudara/i kita.

Pada dasarnya, Yesus mau mengatakan kepada para pendengar-Nya apa yang menjadi hal utama dalam hidup kita sebagai pengikut-Nya, yakni Yesus itu sendiri.

Dan tidak hanya berhenti di situ, ketika kita menjadikan Yesus yang utama dan pertama, maka kasih Yesus yang kita terima juga harus kita bagikan kepada keluaga, teman/sahabat, dan kepada siapa saja yang kita jumpai dalam hidup.

Dengan kata lain, kita diundang untuk menyebarkan kasih Yesus yang kita dapatkan, baik itu di tempat kerja maupun di keluarga dan di mana pun kita berada.

.

Ya Allah, jadikanlah kami murid-Mu yang setia menebarkan kebaikan-Mu kepada setiap orang. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 2 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 2 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Yoh 6:37-40

Dalam rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan siapa saja datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.

Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.

Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Dalam penziarahan hidup di dunia ini, kita tentu pernah mengalami kehilangan, seperti kehilangan orang-orang yang kita cintai: anggota keluarga, sahabat, teman, dan lain sebagainya.

Kehilangan orang terdekat terutama anggota keluarga merupakan hal terberat atau sulit untuk diterima. Pasti ada perasaan sedih, putus asa, kecewa, hancur dan bahkan kadang kala kita mempersalahkan Tuhan.

Tak jarang kita pun bertanya kepada Tuhan: Mengapa Engkau begitu cepat memanggil dia? Hal semacam ini merupakan perasaan-perasaan yang muncul ketika kita mengalaminya.

Terkadang pun kita kehilangan iman dan harapan ketika berhadapan dengan realitas seperti ini. Peringatan Arwah Semua Orang Beriman yang dirayakan Gereja Katolik secara universal pada hari ini, meneguhkan iman kita bahwa dalam hidup selalu ada harapan.

Bacaan-bacaan suci hari ini pun mengajak kita untuk selalu memperdalam iman kita kepada Tuhan yang empunya kehidupan.

Kita pun diundang untuk tetap menjaga relasi kita dengan saudara/i yang telah mendahului kita melalui doa, sehingga jiwa mereka dapat beristirahat dengan tenang dan damai di surga.

Sebagai orang yang percaya dan mengikuti Kristus, kita memiliki suatu keyakinan bahwa setelah kematian pasti ada kehidupan baru. Inilah yang dinamakan “harapan” bagi kita sebagai umat kristiani.

Di dalam bacaan pertama dari kitab kedua Makabe secara tegas dikatakan bahwa setelah kematian pasti ada kebangkitan.

Paulus sendiri dalam suratnya yang pertama kepada Jemaat di Korintus menegaskan kembali bahwa harapan yang dijanjikan Yesus melalui kebangkitan-Nya diberikan untuk kita semua.

Dalam bacaan Injil, Yesus meyakinkan kita bahwa setiap orang yang melihat diri-Nya dan percaya kepada-Nya akan memperoleh hidup yang kekal dan dibangkitkan pada akhir zaman.

.

Ya Allah, anugerahkanlah kehidupan kekal bagi saudari/i kami yang telah Engkau panggil ke hadirat-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 1 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 1 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 5:1-12a

Sekali peristiwa ketika melihat orang banyak itu, naiklah Yesus ke atas bukit dan setelah la duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.

Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.

Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.

Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Bacaan-bacaan pada hari ini menyiratkan kepada kita tentang bagaimana menjadi seorang yang kudus atau santo/santa.

Dalam bacaan pertama, dikatakan bahwa untuk menjadi kudus, seseorang harus bisa melewati setiap tantangan, cobaan, serta suka dan duka dalam hidup.

Kita bisa melihat hal ini dalam bahasa simbolik, yaitu “Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba” (Why. 7:14).

Kalimat ini sesungguhnya menggambarkan bahwa orang kudus adalah orang yang menang atas segala bentuk cobaan yang dihadapi. Orang kudus adalah orang yang sederhana dan juga pemenang sejati.

Yesus adalah darah anak domba yang dikurbankan bagi kita semua. Dia-lah yang membuat kita sanggup dan bisa menang dalam menghadapi setiap cobaan di dunia ini.

Para kudus yang kita peringati hari ini adalah orang yang mampu menerima identitas mereka sebagai anak Tuhan dan terus berharap untuk masuk dalam persekutuan dengan-Nya.

Mereka mampu bertobat dan berubah dari hari ke hari. Yesuslah contoh utama bagaimana seseorang bisa menggapai kekudusan dan kebahagiaan.

Kekudusan dan kebahagiaan dimulai dari cara/sikap hidup yang sederhana dengan melayani Tuhan dan sesama dalam semangat kerendahan hati dan persaudaraan.

.

Ya Allah, jadikanlah kami orang yang sederhana dan rendah hati sehingga layak mengalami kebahagiaan seperti para kudus-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

‘NYAMBUNG’ Sukses Jadi Juara III Lomba FESFIKOM #2 Tahun 2021

Festival film Komsos (Fesfikom) kedua tahun 2021 yang telah digelar sejak Juni telah mencapai babak akhir. Setelah absen di tahun lalu, perhelatan bergengsi ini diadakan kembali untuk menguji kreatifitas para pegiat komsos, komunitas katolik dan para orang muda katolik di seluruh Indonesia.

Proses panjang mulai dari pendaftaran, technical meeting, pengumpulan karya, hingga proses penjurian memakan waktu selama 3,5 bulan berhasil dilewati. Kini tiba saatnya untuk mengetahui tim yang masuk dalam juara favorit para juri dan berhasil membawa pulang gelar sebagai juara. Dari 31 tim yang mendaftar, 20 tim telah mengumpulkan karya terbaiknya.

Komsos Keuskupan Agung Semarang (KAS) tahun ini mengusung tema “Urip iku Urup” artinya hidup itu nyala, hidup itu bermakna. Sebuah filosofi jawa yang memiliki makna mendalam namun tak mudah untuk diwujudkan. Ungkapan “Urip iku urup” dimaknai sebagai semangat hidup untuk membawa manfaat bagi orang lain. Saling memberi, menolong dan membantu sesama terutama di masa pandemi covid-19 saat ini.

Karena kondisi pandemi yang belum usai, malam penganugerahan Fesfikom #2 dilakukan secara streaming melalui kanal youtube UPPKKAS. Walaupun belum dapat bertemu secara langsung, antusiasme dan semangat para peserta tak surut.

Begitu juga kami walaupun menonton secara terpisah kami tetap terhubung satu sama lain. Acara dimulai dengan suara merdu bintang tamu utama yaitu Hudson Prananjaya menbawakan lagu Ave Maria. Kemudian dilanjutkan pembukaan dari MC dan bincang-bincang singkat bersama Kepala Unit Pengembangan Pastoral Komunikasi KAS, Romo Yustinus Slamet Witokaryono, Pr.

Dalam sambutannya, Romo Wito menyampaikan melalui festival film ini, para pegiat komsos di paroki memilki wadah untuk menuangkan ide dan karya yang nantinya menjadi media pewartaan di dunia digital. Selain itu, menjadi ajang apresiasi bagi para anggota dan pegiat komsos di paroki.

Tema yang diusung pada tahun ini pun yaitu “Urip iku Urup” tak dipilih begitu saja namun merujuk pada Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang (ARDAS KAS) tahun 2021-2025. ARDAS KAS ini diwujudkan dalam fokus pastoral dan beberapa poin rinci kemudian didiskusikan sehingga ditemukan 3 kata kunci “Urip iku Urup”.

Melalui tema ini, Romo Wito mengharapkan ARDAS KAS dapat dipahami dan dimaknai oleh umat katolik karena lebih membumi melalui film-film yang telah dibuat. Lewat festival film ini, Romo Wito mengharapkan komsos di setiap paroki untuk terus berkarya bukan hanya saat lomba namun juga ketika kembali ke paroki. Ciptakanlah karya-karya yang mendukung program paroki, keuskupan dan karya pewartaan gereja secara umum.

Acara berikutnya dilanjutkan bincang-bincang dengan Hudson Prananjaya tentang pemaknaan tema tahun ini. Dilanjutkan dengan ngobrol bersama 3 juri dalam fesfikom #2 yaitu Bapak Valen Triyadi, Romo Agustinus Suryo Nugroho, Pr. dan Romo Murti Hadi, SJ. Ketiga juri mengungkapkan pemaknaan tema dan kemampuan mengangkat konflik yang berbeda-beda di setiap film. Kriteria penilaian dalam fesfikom kali ini menitikberatkan pada sisi alur cerita, kesesuaian tema, kreativitas dan sinematografi.

Tibalah saat yang ditunggu yaitu pengumuman pemenang. Komsos Paroki St Albertus Magnus Jetis  berhasil mendapatkan juara 3 Fesfikom #2. Berikut ini daftar para pemenang Festival Film Komsos 2021:

  1. Juara 1 dengan judul “Panggilan Masuk” karya Komunitas Metafora Metamorfosa Paroki. St. Maria Assumpta Klaten
  2. Juara 2 dengan judul “Cultus (Manembah Jagad)” karya Komsos Paroki. St. Maria Assumpta Babarsari
  3. Juara 3 dengan judul “Nyambung” karya Komsos Paroki St. Albertus Magnus Jetis Yogyakarta
  4. Juara 4 dengan judul “Palwa” karya Komsos Paroki St. Perawan Maria Fatima Sragen
  5. Juara Favorit dewan juri dengan judul “(S) Amin” karya Paroki St. Aloysius Mojosongo.

Terimakasih kepada para pihak yang telah mendukung pembuatan film “Nyambung”. Sampai bertemu di Fesfikom #3 tahun depan!

Video Malam Penganugerahan FESFIKOM #2 bisa ditonton disini: https://www.youtube.com/watch?v=3jMCUP8L9dg

.

.

Renungan Harian 31 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 31 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 12:28b-34

Pada suatu hari, seorang ahli Taurat datang kepada Yesus dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?” Yesus menjawab, “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap iiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.

Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.”

Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” Dan seorang pun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Dua sayap kehidupan kita: ungkapan iman dan perwujudan iman. Ada orang yang bertanya kepada Tuhan Yesus, “Hukum apakah yang paling utama?”

Yesus menegaskan hukum yang pertama adalah “Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap
akal budimu, dan segenap kekuatanmu.

Hukum yang kedua adalah: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Bahkan, pada Injil yang lain, diungkapkan bahwa hukum yang kedua ini adalah sama levelnya dengan hukum yang pertama.

Jadi, catatan penting dalam permenungan hari ini adalah mencintai Tuhan dan mencintai sesama adalah sama. Karena Yesus
sendiri menyatakan: “Apa pun yang kamu lakukan untuk saudaraku yang paling hina ini kamu melakukannya untuk Aku.

Bagaimana mungkin kita mengasihi yang tidak kelihatan? Sedangkan kita sulit mengasihi yang kelihatan di depan mata kita. Ketekunan berdoa, meditasi, berziarah sebagai bentuk cinta kita kepada Tuhan, harus diwujudkan dalam tindakan mengasihi sesama kita.

Ada dua istilah: ungkapan iman dan perwujudan iman. Seperti halnya burung yang ingin terbang melayang dengan indah di udara, ia harus mengepakkan kedua sayapnya.

Demikian juga kita manusia, harus mengepakkan sayap ungkapan iman melalui kegiatan rohani dan doa kita sebagai bentuk memuji dan memuliakan Tuhan.

Namun, pada saat yang sama, kita harus mengepakkan sayap perwujudan iman dengan bergiat dalam tindakan kasih terhadap sesama.

.

Tuhan Yesus, Engkau mengajarkan kami untuk berbuah dalam iman. Semoga kami pun mampu mewujudkan iman kami akan Engkau dalam bentuk solider terhadap sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXI – 31 Oktober 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXI – 31 Oktober 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 329

Ya Tuhan, Pandang Hamba-Mu

Ya Tuhan, pandang hambaMu yang sujud menyembah.
Penuh syukur kepada-Mu, dan hati berserah.

Sembah dan bakti umat-Mu, pujian kemuliaanMu.
Seutuhnya terimalah, dan ampunMu limpahkanlah.

Berpalinglah kepada hamba-Mu.
Berpalinglah kepada hamba-Mu. 

.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

Tuhan Kasihanilah Kami – PS 353

.

Madah Kemuliaan – PS 354                                       …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Maha Pengasih dan Penyayang, kami bersyukur atas benih-benih cinta kasih yang telah Kautanam dalam diri kami. Ajarilah kami untuk terus-menerus mengembangkan cinta kasih dalam diri kami  ini sehingga kami semakin mencintai Engkau dan sesama secara nyata. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I Ulangan 6: 2-6

Dengarkanlah, hai orang Israel, kasihilah Tuhan dengan segenap hatimu.

Pembacaan dari Kitab Ulangan:

Sekali peristiwa Musa berkata kepada bangsanya, “Seumur hidup hendaknya engkau dan anak cucumu takut akan Tuhan, Allahmu, serta berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu, dengarlah, hai orang Israel!

Lakukanlah ketetapan dan perintah itu dengan setia, supaya baiklah keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak, seperti yang dijanjikan Tuhan, Allah nenek moyangmu, kepadamu di suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa! Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hati, dengan segenap jiwa, dan dengan segenap kekuatanmu! Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan.”

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – Mzm. 18:2-3a.3abc-4.47.51ab; R:2

Ulangan: Aku mengasihi Engkau, ya Tuhan, kekuatanku.

Ayat:

  • Aku mengasihi Engkau, ya Tuhan, kekuatanku! Ya Tuhan, bukit batuku, kubu pertahanan dan penyelamatku.
  • Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! Terpujilah Tuhan, seruku; maka akupun selamat dari para musuhku.
  • Tuhan itu hidup! Terpujilah Gunung Batuku, dan mulialah Allah Penyelamatku, Tuhan mengaruniakan keselamatan yang besar kepada raja yang diangkatNya. Ia menunjukkan kasih setia kepada orang yang diurapiNya.

.

Bacaan Kedua Ibr. 7: 23 – 28

Yesus tetap selama-lamanya; maka imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain.

Pembacaan dari Surat kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, dalam jumlah yang besar kaum Lewi telah menjadi imam, karena mereka dicegah oleh maut untuk tetap menjabat imam.

Tetapi Yesus tetap selama-lamanya; maka imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain. Karena itu Yesus sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang demi Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup lestari untuk menjadi Pengantara mereka.

Imam Agung seperti inilah yang kita perlukan; yaitu saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang telah terpisah dari orang-orang berdosa, dan ditinggikan mengatasi segala langit; yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan kurban untuk dosanya sendiri, dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya.

Hal itu sudah dilakukan Yesus satu kali untuk selama-lamanya, yakni ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai kurban. Hukum Taurat menetapkan orang-orang yang diliputi kelemahan menjadi imam agung.

Tetapi sesudah hukum Taurat itu, diucapkanlah sumpah, yang menetapkan Anak yang sudah sempurna sampai selama-lamanya menjadi Imam Agung.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – Yoh. 14: 23              …..berdiri

Refren: Alleluya

Ayat: Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepada-Nya.

Bacaan Injil – Mrk 12: 28b – 34

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Pada suatu hari seorang ahli Taurat datang kepada Yesus dan bertanya, “Perintah manakah yang paling utama?”

Yesus menjawab, “Perintah yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa! Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap akal budimu, dan dengan segenap kekuatanmu.

Perintah yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada perintah lain yang lebih utama daripada kedua perintah ini.”

Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus, “Guru, tepat sekali apa yang Engkau katakan, bahwa Allah itu esa, dan tidak ada yang lain kecuali Dia. Memang mengasihi Dia dengan segenap hati, dengan segenap pengertian, dan dengan segenap kekuatan, serta mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri jauh lebih utama daripada semua kurban bakaran dan kurban lainnya.”

Yesus melihat bagaimana orang itu menjawab dengan bijaksana. Lalu ia berkata, “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” Sesudah itu tidak seorang pun berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

 

 

.

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi dan dengan segenap kekuatan kita adalah perintah yang utama. Marilah berdoa kepada Bapa kita, sumber kehidupan dan keselamatan kita.

L  Bagi Gereja Yesus Kristus. Ya Bapa, bimbinglah dan berkatilah Gereja-Mu agar berani semakin terlibat dalam memperhatikan mereka yang kurang beruntung dan kurang dikasihi di masyarakat.

Semoga semakin nyatalah Kabar Sukacita-Mu yang telah Engkau berikan bagi kami dan dunia ini di dalam kasih Kristus.

L  Bagi para pejabat pemerintahan. Ya Bapa, tuntunlah para pejabat pemerintahan agar selalu bersikap adil terhadap warganya.

Semoga mereka membela rakyat yang tertindas serta memulihkan hak-hak mereka, demi keadilan dan kesejahteraan umum.

L  Bagi mereka yang dipandang sebagai sampah masyarakat. Ya Bapa, semoga kami tidak menghakimi orang-orang yang tersisihkan itu, melainkan menunjukkan kebaikan, pengharapan, dan pengertian, untuk membantu mereka menjadi bagian penuh dalam masyarakat.

Semoga kami semakin berani untuk mendengarkan dan melaksanakan perintah utama, yakni memuliakan Allah di dalam cinta kasih antar sesama kami.

L  Bagi kita semua sebagai warga komunitas kristiani di sini dan dimana pun berada. Ya Bapa, semoga dalam komunitas kristiani ini, kami saling memberi semangat, bukannya saling mempermasalahkan dan membenci.

Semoga kami bebas dari rasa sombong terhadap saudara-saudari yang kurang beruntung, dan selalu bersedia membantu mereka yang dalam kesulitan.

—— hening sejenak untuk intensi pribadi —–

I   Allah, Bapa kami, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami yang berdosa ini. Mampukan kami mendekati sesama dengan kasih yang sabar dan hormat, sebagaimana kami alami di dalam diri Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U  Amin.

(setelah doa umat selesai, umat dipersilakan duduksampai persiapan persembahan)

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I   Allah Bapa Yang Mahakudus, semoga berkat roti dan anggur yang kami persembahkan kepada-Mu ini kami semakin menyerupai Putra-Mu dalam cinta kasih kepada-Mu dan kepada sesama. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U   Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Kudus – PS. 393
  • Doa Syukur Agung      …berlutut/berdiri
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami 
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah 
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening
  • Nyanyian Komuni / Madah Syukur     …duduk

Antifoni Komuni –  Yoh. 6: 58

  • Seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga siapa saja yang makan Tubuh-Ku, akan hidup oleh Aku.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih-Mu yang telah kami terima ini. Ajarilah kami untuk selalu saling menaruh cinta kasih satu sama lain dan antarlah kami untuk memasuki kerajaan-Mu, yaitu kerajaan damai sejahtera yang abadi. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat & Pengutusan (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar 

Hai Pujilah – PS 630

RATU ROSARI

  1. Ratu Rosari, Ratu terkudus, Bunda melahirkan Tuhanku Yesus. Dari Gabriel, utusan ilahi. Di muka takhtamu anakmu berseru: Doakan kami, Maria. Doakan kami, Maria.
  2. Ratu Rosari, Ratu tersuci, kami anakmu bermadah memuji: Nyanyian pujian, mada pengharapan: Kaupandang putramu wafat dengan ngeri. Lindungi kami, Maria. Lindungi kami Maria.

======================= 

.
.

Renungan Harian 30 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 30 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 14:1.7-11

Pada suatu hari Sabat, Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan seksama.

Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:

“Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu,

supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah.

Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan.

Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain. Sebab siapa saja meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Hari ini, kita ingin belajar tentang kerendahan hati. Kita sering terjebak pada kerendahan hati yang semu. Kita ragu untuk duduk paling depan, kita tidak mau maju ke depan ketika ada acara-acara, entah di gereja atau di tempat umum.

Kita takut dianggap sebagai orang yang ingin duduk di paling depan sebagai tempat yang terhormat. Banyak umat Katolik terjebak pada konsep kerendahan hati yang semu.

Misalnya, ketika ada pemilihan ketua lingkungan, ada permintaan untuk menjadi ketua panitia Natal atau Paskah, atau ketika ada kebutuhan untuk memimpin doa, kita sering berkata: jangan saya, saya belum pantas. Orang lain dulu saja.

Kita berpikir itu adalah bentuk kerendahan hati kita. Tetapi, sebenarnya hal itu justru bertentangan dengan kerendahan hati yang sejati.

Mengapa? Karena dengan menolak tugas itu, artinya kita menolak untuk melayani orang lain. Justru kita bersikap tinggi hati.

Kerendahan hati yang sejati bukan soal siapa yang duduk di kursi terdepan, melainkan terletak pada siapa yang mau melayani sesamanya.

Siapa yang mau berkeringat dan disusahkan untuk membantu orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan itulah orang-orang yang sungguh-sungguh memiliki sikap kerendahan hati.

.

Yesus, Engkau adalah teladan kerendahan hati yang sejati. Semoga kami pun mampu menunjukkan sikap rendah hati yang otentik kepada sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXXI Tgl 30-31 Oktober 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXX Tgl 30-31 Oktober 2021

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XXXI untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

84 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah lebih dari satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 30-31 Oktober 2021
Hari Minggu Biasa XXXI

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Biasa XXXI Tanggal 30-31 Oktober 2021

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Biasa XXXI Tanggal 30-31 Oktober 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan normal setelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXXI ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 30-31 Oktober 2021
Hari Minggu Biasa XXXI

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

You cannot copy content of this page