Renungan Harian 11 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 11 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 17:20-25

Sekali peristiwa, orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus, kapan Kerajaan Allah datang. Yesus menjawab, “Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, tidak dapat dikatakan,

‘Lihat ia ada di sini,’atau “ia ada di sana. Sebab, sesungguhnya Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengah-Mu.”

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya.

Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut.

Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya.

Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini. “

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Bacaan-bacaan pada hari ini berbicara mengenai dua hal yang berbeda, tetapi memiliki ciri yang hampir sama.

Kitab Kebijaksanaan menggambarkan suatu pantulan cahaya kekal sebagai gambaran kebaikan Allah yang tak akan terkalahkan oleh kejahatan.

Sedangkan, Injil Lukas hari ini berbicara tentang Kerajaan Allah yang tanpa tanda-tanda lahiriah dan tak terlihat, namun hadir dalam kehidupan nyata umat manusia.

Keduanya hendak menggambarkan keagungan Tuhan di hadapan ciptaan-Nya.

Dalam artian, kebijaksanaan merupakan sikap dan tindakan yang diharapkan dari seseorang dalam menentukan suatu keputusan, terutama hal yang berkaitan dengan kehidupan banyak orang, seperti para pemimpin yang menjadi pengambilan keputusan.

Dengan demikian, kebijaksanaan merupakan suatu kebaikan yang mesti dimiliki oleh semua orang dalam mewujudkan Kerajaan Allah. Meskipun Kerajaan Allah itu tak kelihatan, namun hadir dalam kehidupan kita sebagai umat beriman.

Oleh karena itu, sebagai warga Kerajaan Allah itu, di mana semua orang hidup damai meskipun berbeda latar belakang, kita hidup saling menghargai sesama sebagai ciptaan Tuhan dan hidup saling mencintai.

Jangan membayangkan kerajaan itu akan datang nanti, pada hari kiamat. Kerajaan Allah itu sudah mulai sekarang di dunia ini. Sebab, Kerajaan itu telah hadir di tengah kita dan secara penuh dalam diri Tuhan kita Yesus Kristus.

Marilah kita bersama-sama mewujudkan Kerajaan Allah ini di masyarakat kita masing-masing dengan menunjukkan sikap peduli terhadap sesama ciptaan Tuhan.

Di tengah dunia ini, kita memiliki banyak kesempatan untuk mewujudkan Kerajaan Allah.

Banyak orang di sekitar kita yang membutuhkan sentuhan tangan kita untuk tetap bertahan hidup dan banyak pihak yang konflik membutuhkan kebijaksanaan kita untuk berdamai.

Maka, jadilah pribadi yang bijak dalam hidup di dunia ini, karena kita adalah bagian dari Kerajaan Allah itu sendiri.

.

Ya Allah, jadilah kehendak-Mu dalam diri kami. Semoga kami taat dengan apa yang Engkau kehendaki terjadi dalam hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

Renungan Harian 10 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 10 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 17:11-19

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea. Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia.

Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak: “Yesus, Guru, kasihanilah kami!” Lalu Ia memandang mereka dan berkata: “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.”

Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.

Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.

Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?”

Lalu Ia berkata kepada orang itu: “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Bacaan-bacaan hari ini berbicara tentang kemahakuasaan Allah. Dalam Kitab Kebijaksanaan, para pemimpin dianjurkan untuk mendengarkan Tuhan Yang Mahatinggi karena kekuasaan yang mereka miliki berasal dari Tuhan.

Sementara itu, dalam Injil Lukas digambarkan kekuasaan Tuhan dalam menyembuhkan sepuluh orang kusta. Akan tetapi, ada satu nilai yang sangat ditekankan, yaitu perihal mengucap syukur.

Yesus telah menyembuhkan sepuluh orang kusta dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem, namun hanya satu orang yang datang menemui Yesus untuk mengucap syukur atas kesembuhan yang mereka alami.

Mengucap syukur merupakan satu hal sederhana yang mesti kita lakukan atas apa yang kita peroleh dari Tuhan. Ia telah memberikan semua yang terbaik bagi kita, karena Dia mengenal dan memahami apa yang kita butuhkan.

Bahkan, rela mengurbankan diri-Nya sendiri sampai mati terhina di kayu salib. Apa yang membuat kita sulit bersyukur? Pada umumnya karena kita menganggap diri kita hebat dan kuat.

Di kala kesusahan menerpa hidup kita, sering kali bertekuk lutut di hadapan Tuhan adalah pilihan yang mesti dibuat. Namun, ketika situasi sulit itu berlalu,

kita cepat sekali lupa atau berpura-pura lupa bahwa kuasa Tuhanlah yang memampukan kita dan menunjuk jalan yang mesti dilalui untuk mengatasi kesulitan itu. Kita terlalu membanggakan diri.

Tindakan mengucap syukur atas apa yang kita miliki bukanlah semata-mata reaksi emosional sebagai manusia, tetapi lebih merupakan sebuah ungkapan iman yang teramat dalam.

.

Ya Allah, jadikanlah kami orang yang selalu memiliki rasa syukur dalam keadaan apapun, sebab rencana-Mu pastilah yang terbaik bagi kami, Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

Renungan Harian 9 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 9 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Yoh 2:13-22

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ.

Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir nereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.

Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: “Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat
berjualan.”

Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: “Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?”

Jawab Yesus kepada mereka: “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”

Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: “Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?”

Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan mereka pun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Rumah adalah tempat pertama berbagi cinta dan merasakan kasih sayang di dalam keluarga. Rumah menjadi tempat pertama benih-benih iman disemaikan.

Setiap orang pasti akan sangat berbahagia bila pulang ke rumah. Setiap liburan hari raya maupun liburan akhir semester, banyak orang akan memilih untuk kembali ke rumah. Rumah menjadi simbol pemersatu.

Hari ini, Gereja Katolik sejagat merayakan Pesta Pemberkatan Basilika St. Yohanes Lateran. Basilika ini merupakan induk dari segala Gereja; tempat para Paus bertakhta sebagai Uskup Roma dan juga sebagai simbol pemersatu Gereja.

Bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang Yesus yang murka karena rumah Allah dialihfungsikan sebagai pasar tempat sarang penyamun.

Rumah Allah yang seharusnya menjadi tempat cinta kasih diwartakan, malah dialihfungsikan sebagai tempat di mana kebencian bertumbuh.

Rumah Allah yang seharusnya dipakai sebagai tempat untuk bersatu dalam doa, malah dipakai menjadi tempat untuk memecah-belah.

Kita diundang untuk merenung dan menyadari apa yang menjadi keprihatinan Yesus. Teguran Yesus menginspirasi kita supaya semakin peka, sehingga kita bisa terhindar dari berbagai sikap penyalahgunaan.

Misalnya menyalahgunakan Rumah Allah menjadi tempat menebar kebencian dan memecah belah persatuan, mengalihfungsikan komunitas kita menjadi tempat gosip dan mengalihfungsikan hati kita menjadi tempat bersemayam bagi iblis.

Yesus ingin agar hati kita menjadi tempat bersemayam bagi-Nya.

.

Ya Allah. Jauhkanlah kami dari kecenderungan untuk melakukan penyimpangan karena keterbatasan yang ada pada kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

Renungan Harian 8 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 8 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 17:1-6

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya,

lalu ia dilemparkan ke dalam laut, daripada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini. Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia.

Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.” Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!”

Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

The Tablet, sebuah majalah mingguan Katolik, pernah menyajikan sebuah kisah tentang seorang imam sepuh, Cyril Murtagh, yang melayani umatnya dengan sukacita sampai usianya yang kesembilan puluh dua tahun.

Imam tua itu begitu dicintai dan dihargai oleh umatnya karena menjadi seorang imam sederhana yang mampu menghargai, mendengar, menasihati, menyatukan, dan mengampuni umatnya.

Hal yang sama diwartakan kepada kita. Kita semua diajak untuk mempraktikkan cara hidup beriman kristiani yang hakiki. Kita hanya dapat melakukannya apabila ada dasar iman yang kokoh serta kepercayaan yang teguh pada penyelenggaraan Ilahi.

Kisah perjalanan hidup imam sepuh tersebut bagaikan cermin dari bacaan Injil hari ini. Ia tidak menghakimi melainkan mengampuni. Ia juga tidak menyesatkan, melainkan menyatukan umatnya.

Ia tidak membiarkan umatnya berkutat dalam dosa, tetapi ia menasihati dan memberikan mereka kesempatan untuk bertobat. Pada akhir Injil hari ini, para murid meminta kepada Yesus untuk menambahkan iman mereka.

Sebenarnya, jikalau mereka menjalankan nasihat yang diberikan Yesus, iman mereka akan sungguh bertambah. Pastor Cyril Murtagh mengatakan, “Faith is an inuitation to believe.

Benar bahwa beriman berarti kita diundang untuk percaya.

Kita diajak untuk menambah iman dan kepercayaan kita dengan menjalankan pesan-pesan Injil yakni dengan menjadi saudara bagi sesama, saling menjaga, saling menasihati, saling mempersatukan dan saling mengampuni.

.

Ya Allah, teguhkanlah iman dan harapan kami akan kasih dan kesetiaan-Mu untuk menyelamatkan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

Renungan Harian 7 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 7 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 12:38-44

Pada suatu hari, dalam pengajaran-Nya, Yesus berkata kepada orang banyak, “Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar,

yang suka duduk dì tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang.

Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.”

Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.

Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.

Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Dalam bacaan pertama hari ini, kita terinspirasi oleh dua janda yang sangat murah hati dan menyerahkan diri mereka kepada penyelengaraan Ilahi. Lalu, apakah yang bisa kita pelajari dari sikap janda di Sarfat itu?

Pertama, melalui sosok janda ini kita diingatkan akan peran kita dalam karya pewartaan Allah bahwa kita dipanggil untuk ikut serta dalam pewartaan yang universal.

Kedua, janda di Sarfat itu menggambarkan keadaan kita manusia yang ditawari rahmat Allah. Tuhan selalu dengan senang hati menunggu tanggapan kita terhadap undangannya.

Dari tokoh janda miskin yang ada dalam bacaan Injil kita diingatkan bagaimana memberi dengan ikhlas dari kekurangan. Janda miskin memberi dengan penuh cinta bahkan seluruh nafkahnya karena ia menyandarkan hidupnya secara total pada kemurahan dan penyelengaraan Ilahi.

Tindakan janda ini dipuji oleh Yesus karena meskipun si janda itu miskin secara materi, namun ia sangat kaya dalam iman. Janda miskin ini sekaligus juga mengingatkan kita akan doa St. Fransiskus Assisi agar hidup kita menjadi berkat bagi orang lain:

Tuhan semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur, memahami daripada dipahami, mencintai daripada dicintai. Sebab dengan memberi aku menerima, dengan mengampuni aku diampuni…”

Sikap kedua janda dalam bacaan hari ini memperlihatkan kepada kita bahwa cinta mereka kepada Allah tidak akan sia-sia, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi mereka.

.

Ya Allah, bantulah kami supaya mampu menyerahkan diri dan percaya kepada penyelenggaraan-Mu, sehingga kehadiran kami menjadi berkat bagi orang lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

Renungan Harian 6 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 6 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 16:9-15

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.

Siapa saja yang setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan siapa saja yang tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?

Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu? Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan.

Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.

Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.” Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Paulus mengucapkan salam kepada rekan-rekan sepelayanannya dengan cara yang unik dan luar biasa. Dia menuliskan satu per satu nama rekannya dengan segala jejak kehidupan mereka.

Mereka menghayati bahwa pelayanan itu bukan sekadar rutinitas, melainkan sebagai ungkapan iman, di dalamnya membutuhkan kesetiaan.

Dalam Injil, Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya, “Siapa saja yang setia dalam perkara-perkara kecil, ia juga setia dalam perkara-perkara besar.”

Kesetiaan adalah hal yang paling mendasar dalam membangun sebuah relasi dengan siapa saja.

Jika kita tidak memiliki kesetiaan dalam sebuah hubungan, maka akan menimbulkan keretakan dalam hubungan tersebut dan akan berujung pada ketidakharmonisan.

Mari kita bertanya kepada diri kita sendiri. Kepada siapakah saya harus setia dalam hidup? Siapa yang kita harapkan dalam hidup untuk setia kepada kita?

Sebagai murid Kristus, kita pertama dan terutama setia kepada Tuhan: Perintah-perintah dan kehendak-Nya untuk kita. Sebab, Tuhanlah yang lebih dahulu setia mencintai kita dengan segala keterbatasan yang kita miliki.

Ia setia mengasihi dan mencintai kita apa adanya, tanpa memandang siapa diri kita. Maka, mari kita membangun sikap kesetiaan kepada Tuhan lewat hal-hal yang kecil dalam hidup kita.

Kiranya dengan setia pada hal-hal kecil dalam hidup ini, kita pun mampu untuk setia pada hal-hal yang besar yang dipercayakan kepada kita.

.

Ya Allah, tuntunlah selalu langkah kami supaya kami tetap setia kepada-Mu di tengah berbagai tawaran dunia ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXXII Tgl 6-7 November 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXXII Tgl 6-7 November 2021

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XXXII untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

85 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah lebih dari satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 6-7 November 2021
Hari Minggu Biasa XXXII

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Biasa XXXII Tanggal 6-7 November 2021

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Biasa XXXII Tanggal 6-7 November 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan normal setelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXXII ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 6-7 November 2021
Hari Minggu Biasa XXXII

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXII – 7 November 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXII – 7 November 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 330

Dengan Gembira

Dengan gembira, bersama melangkah, kita semua menghadap Tuhan,
bertepuk tangan, nyanyi sukaria, sebab besar kasih setia-Nya.

Angkatlah hati, jiwa, mohon rahmat berlimpah,
agar kita pun pantas, berkenan kepada-Nya.

Satukan kami umat-Mu, ya Tuhan, dalam Kristus jadi satu warga,
hingga kami sehati dan sejiwa memuliakan nama-Mu, Tuhan.

.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

Tuhan Kasihanilah Kami – PS 353

.

Madah Kemuliaan – PS 354                                       …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Engkau tidak melihat besarnya jumlah, tetapi ketulusan kami dalam mempersembahkan diri dan milik kami kepada-Mu. Anugerahilah kami kerelaan untuk berbagi satu sama lain atas segala sesuatu yang Kauanugerahkan kepada kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I 1 Raj. 17: 10-16

Janda itu membuat sepotong roti bundar kecil dan memberikannya kepada Elia.

Pembacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja:

Sekali peristiwa Nabi Elia bersiap-siap, lalu pergi ke Sarfat. Ketika ia tiba di dekat gerbang kota itu, tampaklah seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Elia berseru kepada perempuan itu, “Cobalah, ambilkan aku sedikit air dalam kendi untuk kuminum!” Ketika perempuan itu pergi mengambil air, Elia berseru lagi, “Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti!”

Perempuan itu menjawab, “Demi Tuhan, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikit pun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, sebentar lagi aku pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah memakannya, maka kami akan mati.”

Tetapi Elia berkata kepadanya, “Janganlah takut, pulanglah, dan buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dulu bagiku sepotong roti bundar kecil daripadanya, dan bawalah kepadaku; kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu. Sebab beginilah firman Tuhan, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu takkan habis, dan minyak dalam buli-buli itu pun takkan berkurang sampai pada waktunya Tuhan menurunkan hujan ke atas muka bumi.”

Maka pergilah perempuan itu, berbuat seperti yang dikatakan oleh Elia. Maka Elia, perempuan itu dan anaknya mendapat makanan beberapa waktu lamanya. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang sesuai dengan firman Tuhan yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – Mzm. 146:7.8-9a.9bc-10 Ul:1

Ulangan: Pujilah Tuhan, hai jiwaku!

Ayat:

  • Dialah yang menegakkan keadilan bagi orang yang diperas dan memberikan roti kepada orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung.
  • Tuhan membuka mata orang buta, Tuhan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar, Tuhan menjaga orang-orang asing.
  • Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun.

.

Bacaan Kedua – Ibr 9: 24-28

Kristus hanya satu kali saja mengurbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, Kristus telah masuk ke dalam tempat kudus bukan buatan tangan manusia, yang hanya merupakan gambaran dari tempat kudus yang sejati, tetapi ke dalam surga sendiri untuk menghadap hadirat Allah demi kepentingan kita.

Ia pun tidak berulang-ulang masuk untuk mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagaimana Imam Agung setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus mempersembahkan darah yang bukan darahnya sendiri.

Sebab kalau demikian, Kristus harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ternyata, pada zaman akhir ini, Ia hanya satu kali saja menyatakan diri untuk menghapus dosa lewat kurban-Nya.

Seperti manusia ditetapkan Allah untuk mati hanya satu kali, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengurbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – Mat. 5:3              …..berdiri

Refren: Alleluya

Ayat: Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga.

Bacaan Injil – Mrk 12: 41-44 (singkat)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Pada suatu hari sambil duduk menghadap peti persembahan, Yesus memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. Lalu datanglah seorang janda miskin. Ia memasukkan dua uang tembaga, yaitu uang receh kecil.

Yesus memanggil para murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang dimilikinya, yaitu nafkahnya.”

 

 

.

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Persembahan dari janda miskin yang telah memberikan seluruh nafkahnya bagi Tuhan mengajari kita untuk mencintai Dia secara penuh. Marilah kita berdoa kepada Allah yang telah terlebih dahulu mengasihi kita secara penuh di dalam Kristus Putra-Nya. 

L  Bagi Gereja, Umat Allah.

    Allah Bapa Mahabaik, terangilah dan tuntunlah Gereja-Mu agar semakin mampu mencintai-Mu sepenuh hati dengan teguh berjuang membela martabat dan kesucian hidup.

Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi masyarakat kami.

    Allah Bapa Mahabaik, bimbinglah keluarga-keluarga, masyarakat, dan negara kami agar semakin bersatu padu penuh kasih dalam membangun dunia yang lebih baik. Serta kehidupan manusiawi yang lebih bermutu. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi orang-orang miskin, menderita dan tertindas.

    Allah Bapa Mahabaik, kobarkanlah semangat kasih kami agar berani terlibat dalam menghidupkan pengharapan orang-orang miskin, menderita, serta tertindas, dengan bekerja menegakkan keadilan serta kebebasan bagi semua orang. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi kita semua.

    Allah Bapa Mahabaik, dampingilah kami selalu dengan berkat dan kasih-Mu sehingga di tengah segala pencobaan hidup, kami tetap percaya akan kuasa dan kasih-Mu, yang hadir juga di dalam kasih tulus sahabat-sahabat kami. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami oleh kasih-Mu, ya Tuhan.

—— hening sejenak untuk intensi pribadi —–

I   Tuhan, Allah kami, teguhkanlah iman kami bahwa Engkau tidak meninggalkan dunia ini, melainkan tetap mengasihi dan memeliharanya. Ajarilah kami untuk berani mempersembahkan diri kami sebagai persembahan yang hidup demi kemuliaan dan keselamatan kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

Amin.

(setelah doa umat selesai, umat dipersilakan duduksampai persiapan persembahan)

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I    Ya Allah, terimalah persembahan yang kami unjukkan sebagai ungkapan syukur dan penyerahan diri kami kepada-Mu. Jadikanlah kami sebagai Gereja-Mu yang dengan tekun dan nyata mewartakan Kabar Baik kepada kaum miskin dan menderita. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. 

U   Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Kudus – PS. 393
  • Doa Syukur Agung      …berlutut/berdiri
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami 
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah 
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening
  • Nyanyian Komuni / Madah Syukur     …duduk

Antifoni Komuni –  Mzm. 23:1-2

  • Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa di surga, Engkau telah menaburkan benih Sabda-Mu dalam hati kami dan mengharapkan agar benih itu berakar, tumbuh berkembang, serta menghasilkan buah yang berlimpah. Semoga rezeki surgawi yang telah kami terima ini meneguhkan usaha kami untuk mewujudkan keadilan dan damai sejahtera di tengah-tengah masyarakat kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat & Pengutusan (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar 

TUNTUN AKU, TUHAN ALLAH – PS 653

Tuntun aku, Tuhan Alllah, lewat gurun dunia. Kau perkasa dan setia, bombing aku yang lemah. Roti surga, Roti surga, puaskanlah jiwaku, puaskanlah jiwaku.

Buka sumber Air Hidup, penyembuhan jiwaku, dan berjalanlah di muka dalam tiang awan-Mu. Juru slamat, Juru slamat, Kau Perisai hidupku, Kau Perisai hidupku.

======================= 

.
.

Renungan Harian 5 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 5 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 16:1-8

Pada suatu ketika, berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, “Ada seorang kaya yang mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya.

Lalu, ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara.

Kata bendahara itu di dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat? Tuanku memecat aku dari jabatanku sebagai bendahara. Mencangkul aku tidak dapat, mengemis aku malu.

Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan menampung aku di rumah mereka.

Lalu ia memanggil seorang demi seorang yang berhutang kepada tuannya. Katanya kepada yang pertama: Berapakah hutangmu kepada tuanku? Jawab orang itu: Seratus tempayan minyak.

Lalu katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, duduklah dan buat surat hutang lain sekarang juga: Lima puluh tempayan.

Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh pikul.

Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia telah bertindak dengan cerdik. Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya daripada anak-anak terang.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Relasi kita dengan sesama memiliki peran penting. Tidak hanya untuk menunjang kesuksesan, tetapi juga dalam banyak aspek kehidupan.

Hari ini, Paulus berbicara mengenai apa yang ada dan terjadi di dalam relasi antara jemaat yang ada di Roma. Paulus perlu memberikan nasihat dan teguran jikalau ada hal yang keliru di antara jemaat meskipun tidak gampang untuk melakukannya.

Paulus agak berhati-hati sebagai seorang hamba Tuhan sekaligus pada saat yang sama ia juga menyatakan dirinya memiliki otoritas untuk menegur mereka.

Dalam Injil hari ini dikisahkan tentang bendahara yang tidak jujur. Lalu, apa sesungguhnya hendak disampaikan Yesus ketika berbicara tentang bendahara yang tidak jujur dan dihubungkan dengan ungkapan tentang anak-anak dunia atau anak-anak terang?

Sebagaimana disampaikan bahwa anak-anak dunia lebih memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan duniawi dan anak-anak terang akan mengejar hal-hal surgawi.

Oleh karena itu, kita diundang untuk lebih bijaksana terhadap anugerah (harta) yang dipercayakan Tuhan kepada kita.

Sebagaimana hidup adalah sebuah kesempatan yang diberikan oleh Tuhan, demikian jugalah harta yang kita miliki merupakan anugerah Tuhan yang dipercayakan kepada kita. Mari kita memanfaatkan apa yang diberikan Tuhan dengan bijaksana.

.

Ya Allah, banyak hal yang tidak mampu kami pahami dalam kehidupan ini. Semoga Roh Kudus-Mu menuntun kami untuk hidup dalam kejujuran. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

.

.

You cannot copy content of this page