Renungan Harian 18 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 18 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 19:41-44

Pada waktu itu, ketika Yesus mendekati Yerusalem dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu!

Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.

Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,

dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batu pun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kita bisa belajar dari teladan keluarga Matatias. “Namun aku serta anak-anak dan kaum kerabatku terus hendak hidup menurut perjanjian nenek moyang kami” (1 Mak. 2:20).

Matatias adalah seorang yang benar di hadapan Allah. Ia adalah seorang yang setia kepada Allah dan memiliki ketetapan hati. Ia tahu tujuan dan arah hidupnya.

Sering kali kita melihat dan mendengar suatu berita bahwa harga kesetiaan itu sangat mahal, misalnya hanya karena himpitan ekonomi,

persoalan relasi dan jabatan atau demi nama baik seseorang lebih mudah untuk mengikuti tawaran atau terbawa arus, sekalipun harus mengorbankan keyakinannya.

Seolah-olah mereka tidak memiliki keberanian untuk menjadi saksi kebenaran di tengah keluarga, tempat kerja atau masyarakat.

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan Yesus menangis bukan karena ditolak, dihina, dibenci, disiksa, disalibkan, melainkan karena sedang dielu-elukan ketika memasuki Kota Yerusalem.

Yesus menangisi Kota Allah itu karena manusia di dalamnya tidak menyadari apa sesungguhnya yang mereka perlukan untuk kebaikan mereka.

Tuhan telah datang melawat mereka, tetapi mereka tidak tahu dan tidak mau tahu, sehingga mengalami kebinasaan.

Yesus menangisi kita karena kedosaan kita, tetapi Yesus juga sangat mengasihi kita karena itu Ia mengurbankan diri-Nya untuk
membawa kita kembali kepada Bapa.

Apakah kita bersedia dan berani membuka hati supaya kita mampu melihat dan mengalami penyertaan Tuhan dalam setiap peristiwa hidup kita?

Marilah kita memiliki ketetapan hati sehingga kita mampu setia dan bertahan dalam tuntunan-Nya.

.

Ya Allah, tolonglah kami dengan rahmat-Mu agar mampu dan berani hidup benar dalam tuntunan Roh Kudus-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 19:11-28

Pada waktu Yesus sudah dekat di Yerusalem, orang menyangka bahwa Kerajaan Allah akan segera tampak. Maka, Yesus berkata,

“Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.

Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.

Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.

Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.

Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.

Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.

Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina. Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.

Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.

Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.

Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri.

Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.

Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kau berikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.”

(Bacaan selengkapnya lih. Alkitab atau Buku Bacaan II: Bacaan Misa Harian”, hlm. 1423-1425).

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

“Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil” (Luk. 19:26).

Ketika mendengar atau membaca secara sepintas kalimat ini sangat bertolak belakang dengan yang kita pahami sebagai keadilan.

Banyak dari kita mungkin berpikir, “bagaimana mungkin seorang yang sudah memiliki sesuatu akan ditambahkan lagi sedangkan yang tidak punya masih saja diambil darinya?”

Dimana letak kasih atau kebaikan yang Yesus ajarkan?

Dalam perumpamaan tentang uang mina ini, jika direnungkan secara mendalam, kita akan sampai pada pemahaman tentang keadilan dan kebaikan.

Keadilan terjadi jika hak dan kewajiban seseorang terpenuhi. Pada umumnya, kedua unsur ini selalu menjadi pokok pertimbangan dalam menilai suatu perbuatan adil.

Dalam perumpamaan ini, Yesus ingin mengajarkan suatu pedoman atau model hidup yang lebih nyata. Di mana kita harus bekerja demi mendapatkan sesuatu.

Sekecil apa pun pekerjaan kita, itu selalu berharga di mata Tuhan.

Oleh karena itu, berusahalah dan berjuanglah sekuat kemampuan kita, karena kita akan dipercayakan untuk mengerjakan hal yang lebih besar ketika kita mampu menyelesaikan yang lebih kecil.

Kita semua telah diberikan kemampuan atau talenta untuk mempergunakannya dengan baik. Apakah talenta yang kita terima sudah kita pergunakan dengan bertanggung jawab?

.

Ya Allah, semoga kami mampu bertindak adil terhadap sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 16 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 16 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 19:1-10

Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.

Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.

Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.”

Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang berdosa.”

Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Zakheus adalah seorang Yahudi yang bekerja sebagai pemungut cukai untuk Kekaisaran Roma. Ia memungut pajak dari orang sebangsanya dan mengirimkan ke Roma.

Ia tidak saja berperan sebagai pemungut cukai, tetapi juga sebagai kepala pemungut cukai di Yerikho. Seperti diketahui bahwa sebagai pemungut cukai tentunya ia adalah seorang yang kaya.

Banyak orang berasumsi bahwa tentunya tidak semua pajak yang dikumpulkan diserahkan ke Roma, pasti ada sebagian yang disimpan untuk dirinya sendiri, sehingga ia dianggap sebagai pendosa.

Terlepas dari segala pandangan negatif dari orang banyak terhadapnya, Zakheus ingin melihat Yesus. Seperti yang dikisahkan dalam Injil hari ini, Zakheus yang pendek harus memanjat pohon agar dapat melihat Yesus.

Hal ini yang menarik adalah bahwa yang memanjat pohon bukanlah seorang petani yang tentunya sudah terbiasa, tetapi justru seorang pejabat pemungut cukai yang memiliki kelas sosial yang berbeda.

Kisah ini dapat kita maknai sebagai sebuah kerendahan hati Zakheus yang ditunjukkannya di hadapan banyak orang, tanpa mempertimbangkan status yang melekat pada dirinya.

Dan kerendahan hatinya dibalas dengan keramahan Yesus yang memintanya turun dan mengunjungi rumahnya. Meskipun banyak orang bersungut-sungut, namun Yesus berkata, “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini karena orang ini pun anak Abraham”.

Yesus mencari orang yang berdosa dan membantu mereka bertobat supaya layak menerima keselamatan. Zakheus bertobat bukan karena takut akan menerima hukuman, melainkan karena bergembira telah berjumpa dengan Yesus.

Perjumpaannya dengan Tuhan telah mendatangkan sukacita dalam dirinya dan itu mendorongnya untuk memperbaiki hidupnya.

.

Ya Allah, berilah kami sikap kerendahan hati supaya kami dapat merasakan sukacita yang berasal dari-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 15 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 15 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 18:35-43

Ketika Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir jalan dan mengemis. Waktu orang itu mendengar orang banyak lewat, ia bertanya: “Apa itu?”

Kata orang-orang kepadanya: “Yesus orang Nazaret lewat.” Lalu ia berseru: ” Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam.

Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!”

Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya: “Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?”

Jawab orang itu: “Tuhan, supaya aku dapat melihat!” Lalu kata Yesus kepadanya: “Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!”

Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Buta adalah ketidakmampuan seseorang untuk melihat apa pun, bahkan untuk melihat cahaya. Ada yang mengalami buta sebagian, yaitu memiliki penglihatan yang terbatas.

Ada pula yang mengalami buta secara total. Dia tidak dapat melihat sama sekali. Bacaan hari ini mengisahkan tentang kebutaan.

Dalam Perjanjian Lama seperti yang dikisahkan dalam bacaan pertama hari ini, ada sejumlah orang Israel memilih untuk tunduk kepada Raja Antiokus Epifanes.

Namun, tindakan mereka ini ditentang oleh sesama orang Yahudi yang tetap bertahan dengan imannya kepada Allah. Mereka yang bertahan ini melihat Allah dengan amat jelas.

Sedangkan, yang berbalik untuk menyembah berhala sudah tertutup matanya sehingga tidak dapat melihat dan menyembah Allah.

Sikap si pengemis buta yang ditampilkan dalam bacaan Injil hari ini mengajarkan kepada kita tentang iman. Ketika si pengemis buta berseru kepada Yesus, banyak orang dengan tegas menyuruhnya untuk diam.

Tetapi, semakin mereka menyuruhnya diam, semakin keras pula dia berteriak agar Yesus mendengarnya. Sebab, dia yakin bahwa inilah satu-satunya kesempatan agar dia bisa disembuhkan.

Bagi si pengemis buta itu hanya peduli pada satu hal, yakni dia percaya bahwa dia bisa melihat. la hanya berteriak minta pengampunan dan belas kasihan dari Yesus.

Semoga kita menjaga hati dan pikiran agar tetap tunduk kepada Tuhan Allah saja supaya jiwa kita tenteram dan damai. Dengan demikian, kita terhindar dari buta dan tuli rohani.

Tindakan pengemis buta ini telah menginspirasi kita untuk senantiasa berani datang kepada Tuhan.

.

Ya Allah, semoga kami mampu melihat dengan mata iman semua kenyataan hidup ini, terutama saat berada dalam kesulitan dan penderitaan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 14 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 14 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 13:24-32

Sekali peristiwa, dalam khotbah-Nya tentang akhir zaman, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Pada masa itu, sesudah siksaan itu,

matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan pada waktu itu pun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya

dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara.

Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Gambaran tentang akhir zaman selalu dihubungkan dengan sesuatu yang sungguh menakutkan. Ada yang mengatakan akan terjadi peristiwa/kejadian yang sungguh mengerikan dan sebagainya.

Bahkan ketika terjadi gempa yang begitu hebat atau tsunami/peristiwa alam lainnya terjadi, tak jarang orang mulai menghubungkannya dengan akhir zaman.

Pada masa Daniel, Mikhael muncul mendampingi umat Allah untuk menghadapi segala bentuk penderitaan. Daniel mengajarkan bahwa penderitaan selalu ada dalam hidup manusia dan dapat memurnikan umat Allah serta menguatkan iman mereka.

Terutama berlaku bagi siapa saja yang memiliki pengharapan akan Allah. Sebab, Allah berjanji bahwa umat-Nya akan diluputkan dari kesesakan.

Injil Markus yang kita dengar hari ini, menyertakan peristiwa-peristiwa alam yang menandakan terjadinya akhir dunia: “matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya, bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang” (Mrk. 13:24-25).

Mendengar hal-hal seperti ini tentu membuat kita menjadi gelisah, cemas, dan takut. Sebagai orang beriman, persoalan akhir zaman bukanlah hal yang ditakuti.

Bagaimana itu akan terjadi, kapan akan terjadi, dan bagaimana kita menghadapinya, bukanlah sesuatu yang perlu dicemaskan.

Sebagai orang yang percaya kepada Kristus, yang utama dan pertama yang kita lakukan adalah kita mengisi hari-hari hidup kita sesuai kehendak dan rencana Tuhan.

Kita bersyukur bahwa Tuhan masih memberi kesempatan bagi kita untuk bertobat dan membarui diri.

.

Ya Allah, tuntunlah kami agar mampu menggunakan kesempatan yang Engkau berikan dengan baik dan bertanggung jawab. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXXIII Tgl 13-14 November 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXXIII Tgl 13-14 November 2021

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XXXIII untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

86 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah lebih dari satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 13-14 November 2021
Hari Minggu Biasa XXXIII

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Biasa XXXIII Tanggal 13-14 November 2021

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Biasa XXXIII Tanggal 13-14 November 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan normal setelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXXIII ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 13-14 November 2021
Hari Minggu Biasa XXXIII

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXIII – 14 November 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXXIII – 14 November 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 335

DATANGLAH, YA TUHAN 

Ulangan :
Datanglah , ya Tuhan, di tengah kami hadirlah, di sini tinggallah bersama kami murid-Mu.
Hanya Engkaulah sumber hidup kami dari Dikaulah hidup abadi.

Ayat :
1. Di jalan ke Emaus datanglah Yesus. Dua murid-Nya tak mengenal-Nya,
Yesus membuka percakapan-Nya; daya ilahi-Nya kobarkan hati.

2. Di dalam perjamuan yang bersahaja roti dan anggur diberkati-Nya,
dibagikan-Nya pada murid-Nya; maka terbukalah mata mereka.

.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

Tuhan Kasihanilah Kami – PS 355

.

Madah Kemuliaan – PS 356                                       …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Tuhan Allah kami, bantulah agar kami selalu bersukacita dalam mengabdi Dikau. Sebab kebahagiaan kami hanya akan sempurna dan kekal jika kami selalu mengabdi kepada-Mu, sumber segala yang baik. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I Dan. 12:1-3

Pada waktu itu bangsamu akan terluput.

Pembacaan dari Nubuat Daniel.

Aku, Daniel, mendengar malaikat Tuhan berkata, “Pada waktu itu akan muncul Mickhael, pemimpin besar, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu.

Akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak adanya bangsa-bangsa sampai pada waktu
itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni siapa saja yang didapati namanya tertulis dalam kitab.

Dan, banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang abadi.

Dan, orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran akan bercahaya seperti bintang-bintang untuk selama-lamanya.

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – 16:5.8.9-10.11;R:1

Ulangan: Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.

Ayat:

  • Ya Tuhan, Engkaulah warisan dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku. Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
  • Sebab itu hatiku bersuka cita dan jiwaku bersorak sorai, dan tubuhku akan diam dengan tenteram. Sebab Engkau tidak
    menyerahkan daku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan orang kudus-Mu melihat kebinasaan.
  • Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; dihadapan-Mu ada sukacita berlimpah, ditangan kanan-Mu ada nikmat
    yang abadi.

.

Bacaan Kedua Ibr. 10:11-14.18

Oleh satu kurban saja Kristus telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia lakukan.

Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, setiap imam melakukan pelayanannya tiap-tiap hari, dan berulang-ulang mempersembahkan kurban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa.

Tetapi Kristus hanya mempersembahkan satu kurban karena dosa, dan sesudah itu Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah, dan sekarang Ia hanya menantikan saat di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya.

Sebab oleh satu kurban itu saja Kristus telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. Jadi apabila untuk semuanya itu sudah ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan kurban karena dosa.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – Luk 21:36              …..berdiri

Refren: Alleluya, alleluya, alleluya. 

Ayat: Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia. 

Bacaan Injil – Mrk. 13:24-32

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Sekali peristiwa dalam khotbah-Nya tentang akhir zaman, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Pada akhir zaman, sesudah siksaan-siksaan yang berat, matahari akan menjadi gelap, dan bulan tidak bercahaya; bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan guncang.

Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Dan, pada waktu itu pula Ia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya keluar dan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.

Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu
bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat,
sudah diambang pintu.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Tetapi tentang hari atau saat itu tidak ada seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anak pun tidak! Hanya Bapa yang tahu!” 

 

 

.

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I Allah Bapa menghendaki kita semua dapat bersatu dengan-Nya dalam kerajaan-Nya yang mulia. Marilah kita panjatkan doa-doa kita kepada-Nya agar kita termasuk dalam hitungan orang-orang yang dipilih-Nya, yang layak masuk dan tinggal di kerajaan-Nya.

L Bagi Gereja umat Allah yang berziarah. Semoga Allah Bapa Mahabaik menuntun langkah peziarahan umat sehingga tidak
berpaling ke belakang, namun memandang ke depan untuk membangun masa depan yang lebih baik, berkat karunia Kristus. Marilah kita mohon …

U Pada-Mu kami berharap, ya Tuhan.

L Bagi masyarakat yang tertimpa kelaparan, perang, dan bencana alam. Semoga kami tidak muak atau putus asa atas keadaan dunia dewasa ini, melainkan mampu melihat juga sinar-sinar harapan yang cerah dan mampu mewartakan Injil Kristus dengan
memperkembangkan dunia serta manusianya.
Marilah kita mohon …

U Pada-Mu kami berharap, ya Tuhan.

L Bagi orang-orang yang dianiaya demi kebenaran dan keadilan. Semoga Allah Bapa Mahakasih senantiasa meneguhkan dan menghibur orang-orang yang dianiaya demi keadilan dan kebenaran sehingga mereka terus bertekun dalam menjadi saksi Injil-Mu bagi semakin cerahnya dunia.
Marilah kita mohon …

U Pada-Mu kami berharap, ya Tuhan.

L Bagi kita semua. Semoga kita selalu hidup waspada dan prihatin, saling terbuka, giat bekerja sama dengan tulus untuk kesejahteraan dunia, dan terbuka untuk bertumbuh dalam Kristus.
Marilah kita mohon …

U Pada-Mu kami berharap, ya Tuhan.

—— hening sejenak untuk intensi pribadi —–

I Allah, Bapa kami, Engkau telah memilih kami dalam Kristus dan menghendaki kami hidup seperti Dia. Maka kami mohon, semoga kami mengenal-Nya sedalam-dalamnya, dan semoga Ia menjadi daya utama hidup kami. Sebab Dialah Tuhan kami kini dan sepanjang masa.

Amin.

(setelah doa umat selesai, umat dipersilakan duduksampai persiapan persembahan)

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I    Allah, kami mohon, perkenankanlah agar persembahan, yang kami unjukkan ke hadirat-Mu Yang Mahamulia, mendatangkan rahmat untuk mengabdi Dikau dengan setia, dan mempersiapkan kami untuk hidup abadi yang bahagia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Kudus – PS. 394
  • Doa Syukur Agung      …berlutut/berdiri
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami 
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah 
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening
  • Nyanyian Komuni / Madah Syukur     …duduk

Antifoni Komuni – Mzm. 73:28

  • Berpaut pada Tuhan Allah itu baik bagiku, demikian juga menaruh harapan kepada-Nya.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih-Mu yang telah kami terima ini. Ajarilah kami untuk
selalu saling menaruh cinta kasih satu sama lain dan antarlah kami untuk memasuki kerajaan-Mu, yaitu kerajaan damai sejahtera
yang abadi. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat & Pengutusan (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar 

TUNTUN AKU, TUHAN ALLAH – PS 654

YANG BERTEDUH PADA TUHAN

1. Yang berteduh pada Tuhan yang mahatinggi dan besar. Yang menyandarkan hidupnya pada kuasa Allahnya, akan berkata pada-Nya, “Ya Allah, Kau penaungku; Kau kubu dan perisaiku, percaya aku pada-Mu.

2. Tuhan tetap menjaganya dengan rentangan sayap-Nya. Malapetaka yang kejam tak’kan menjangkau dirinya. Tuhan mengutus malaikat-Nya mengawal dan menatangnya, agar janganlah kakinya terantuk batu yang keras.

======================= 

.
.

Renungan Harian 13 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 13 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 18:1-8

Pada suatu ketika, Yesus menceritakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menjelaskan bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.

Kata-Nya: “Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun. Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata:

Belalah hakku terhadap lawanku. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun,

namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku.”

Kata Tuhan: “Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?

Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kitab Suci sering kali menggambarkan bahwa para anak yatim, janda, dan orang asing mendapat perhatian khusus dari Tuhan.

Bahkan, pemazmur menyebut Allah sebagai Bapa bagi anak yatim dan pelindung bagi para janda, sebab mereka adalah orang yang tidak memiliki apa-apa dalam hidupnya.

Mereka percaya bahwa Tuhan mendengarkan doa-doa mereka. Sehingga mereka tak pernah berhenti datang untuk memohon kepada Allah.

Hal ini mau mengatakan bahwa hanya orang-orang yang senantiasa berdoa tanpa henti yang terus-menerus membina hubungan dengan Allah dapat bertahan dalam iman.

Dalam Injil pada hari ini, Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang hakim yang tidak adil. Hakim itu digambarkan sebagai seorang yang tidak takut akan Tuhan, namun dia membantu janda yang terus mendatangi dan memohon bantuannya.

Kalau hakim yang tidak adil itu saja, dapat melakukan hal seperti itu, apalagi Allah Bapa yang di surga. Allah yang adalah sumber kasih pasti akan memperhatikan doa umat-Nya yang tiada hentinya datang memohon pertolongan-Nya.

Kita semua sebagai pengikut Kristus diingatkan oleh Yesus melalui perumpamaan-Nya ini untuk memiliki sikap seperti janda itu.

Suatu sikap yang menggambarkan keyakinan dan ketekunan yang dilakukan tanpa henti dan total, termasuk dalam situasi sulit atau penganiayaan.

.

Ya Allah, berilah kami sikap pantang menyerah dalam menghadapi semua peristiwa hidup ini. Semoga kami tidak meninggalkan Engkau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 12 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 12 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 17:26-37

Pada suatu ketika, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia:

mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.

Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun.

Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua. Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.

Siapa saja pada hari itu sedang di peranginan di atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali.

Ingatlah akan isteri Lot! Siapa saja berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya dan siapa saja kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.

Aku berkata kepadamu: Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.” [Kalau ada dua orang di ladang yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.]

Kata mereka kepada Yesus: “Di mana, Tuhan?” Kata-Nya kepada mereka: “Di mana ada mayat, di situ berkerumun burung nasar.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kita boleh saja mengidolakan dan mengagumi seseorang, misalnya seniman, artis, budayawan, pujangga, sastrawan, dan sebagainya.

Semua itu baik dan wajar, asalkan tidak berlebihan sehingga mendewakan hal yang duniawi ini.

Namun, di balik semua itu kita harus menyadari bahwa ada sosok yang jauh lebih mendapat perhatian kita, yakni Allah sendiri, seperti yang ditegaskan dalam bacaan pertama.

Seharusnya kita percaya dan mengagumi mahakarya Allah dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, Kitab Kebijaksanaan membenarkan bahwa kelak kita akan bertemu Sang Penguasa yang menjadikan segalanya.

Injil hari ini mengajak kita untuk merenungkan tentang kedatangan akhir zaman dan Yesus berbicara bagaimana seharusnya kita mempersiapkan diri ketika tiba hari Anak Manusia menyatakan diri-Nya.

Akhir zaman merupakan sesuatu realitas iman yang mengingatkan kita untuk tidak hanya berpikir atau bersandar pada akal budi saja, tetapi juga pada janji Allah sendiri.

Maka, yang penting bagi kita adalah menjaga sikap hidup dan mengikuti jalan kebenaran yang telah disampaikan Tuhan. Janji Allah akan digenapi. Namun, tidak ada yang tahu kapan waktunya akan tiba.

Berwaspadalah dan berjaga-jagalah senantiasa dalam iman!

.

Ya Allah Yang Mahabijaksana, semoga kami selalu dalam keadaan siap sedia ketika Engkau datang menjemput kami untuk memasuki hidup yang kekal. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga:

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

You cannot copy content of this page