Renungan Harian 29 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 29 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 14:1-6

Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan seksama.

Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air berdiri di hadapan-Nya. Lalu Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu, kata-Nya: Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?”

Mereka itu diam semuanya. Lalu Ia memegang tangan orang sakit itu dan menyembuhkannya dan menyuruhnya pergi. Kemudian Ia berkata kepada mereka:

“Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?” Mereka tidak sanggup membantah-Nya.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Perdebatan tentang penyembuhan pada hari Sabat itu tidak berhenti dan terus berulang kali terjadi walaupun Yesus sudah menegaskan dan memberi contoh bahwa lebih baik menolong sesama ketimbang kita terlalu kaku pada aturan.

Hari ini, Injil mengisahkan soal apakah diperbolehkan menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak? Orang Farisi bertanya hal itu kepada Yesus, tetapi Yesus menjawab dengan kalimat yang langsung membuat mereka tidak sanggup membantahnya:

Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik keluar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur?

Tampaknya Yesus sudah sangat kesal menjelaskan kepada orang Farisi dan ahli Taurat, Yesus tidak menggunakan kata-kata yang manis lagi. Yesus tidak pakai teori-teori lagi. Tetapi, Yesus langsung menohok mereka dengan sebuah kritikan pedas.

Kalau saat ini kebetulan kita adalah pemegang jabatan yang menentukan banyak hal dalam kehidupan bersama, entah di sekolah di kantor, di gereja, jangan pernah menjadikan hukum yang tertulis sebagai pegangan satu-satunya.

Masih ada hukum lain, yaitu apa yang Tuhan sudah tanamkan dalam hati kita. Dengarkan suara hati kita untuk berbela rasa kepada sesama yang sedang kesulitan.

.

Tuhan Yesus, celikkanlah mata hati kami sehingga kami mampu berbelas kasih dan berbela rasa dengan sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 28 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 28 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 6:12-19

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:

Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.

Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.

Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.

Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Hari ini, kita bersama-sama merayakan Pesta Santo Simon dan Santo Yudas Rasul. Bacaan Injil yang disodorkan kepada kita adalah peristiwa di mana Yesus memanggil ke-12 murid-murid-Nya.

Peristiwa ini bisa dibagi dalam tiga bagian yang menggambarkan cara hidup Yesus. Yang pertama, Yesus pergi ke bukit untuk berdoa semalam-malaman. Ia berdoa kepada Allah. Bagian ini disebut dimensi relasi pribadiku dengan Tuhan atau aspek kehidupan rohani.

Bagian kedua adalah aspek kehidupan komunal. Yesus memanggil murid-murid. Dia tidak mau bekerja sendirian. Yesus membentuk komunitas karya, yaitu 12 rasul.

Dimensi ketiga pada ayat berikutnya sangat jelas. Yesus bersama komunitasnya turun ke tempat yang datar, di situ berkumpul sejumlah besar orang-orang yang memohon pertolongan disembuhkan dari penyakit dan sebagainya. Hal ini disebut dimensi pelayanan.

Yesus bukan sekadar membentuk komunitas untuk komunitas itu sendiri, Yesus tidak membentuk komunitas yang egosentris. Yesus membentuk komunitas yang bergerak keluar menolong orang lain.

Mari kita renungkan ketiga dimensi ini: Bagaimana kehidupan rohani kita? Apakah kita punya komunitas untuk kita bertumbuh, tempat kita bergembira? Dan, apakah kita juga bertekun dalam tugas pelayanan berbela rasa menolong sesama yang membutuhkan? 

.

Allah Yang Mahatinggi dan penuh kemuliaan, terangilah kegelapan hati kami; berikanlah kami iman yang benar, harapan yang teguh, dan kasih yang sempurna. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 27 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 27 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 13:22-30

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem, Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar. Maka, bertanyalah orang kepada-Nya: “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”

Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu!

dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang. Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.

Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!

Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.

Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.

Sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Jangan pernah merasa sudah pantas masuk surga! Hari ini, kita dihadapkan pada suatu perikop Kitab Suci yang sungguh mengusik kita.

Ada suatu pertanyaan yang sangat fundamental: “Siapakah nanti yang bisa diselamatkan?” Yesus berkata: “Tidak semua orang bisa dengan mudah masuk dalam Kerajaan Surga. Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sempit itu!”

Ada orang yang mengetok-ngetok pintu minta ikut masuk, sambil berkata: “Tuhan, tolong bukakan pintu bagi kami!” Tetapi Tuhan menyahut: “Aku tidak kenal kamu!”

Bayangkan kita sudah berusaha hidup baik, kita sudah berjuang mengikuti perintah-perintah Tuhan, kita sudah banyak berdoa, tetapi ternyata pada bagian terakhir ketika kita berada pada hari penghakiman, Tuhan berkata Aku tidak kenal engkau!

Jangan pesimis dulu. Tuhan menuntut kita untuk memiliki sikap batin sebagai seorang hamba yang berdosa, yang tidak pantas memperoleh rahmat keselamatan.

Ketimbang sikap batin seperti orang Farisi dan ahli Taurat yang merasa sebagai orang yang paling pantas masuk dalam Kerajaan Surga. Jangan pernah mengungkap banyak jasa kita di hadapan Tuhan.

Perkara masuk dalam Kerajaan Surga bukan soal jasa kita, melainkan pertama-tama terkait dengan kerahiman Allah kepada kita orang yang berdosa ini.

.

Allah Yang Maharahim, Engkau sungguh mengasihi kami sehingga Putra-Mu rela wafat di salib. Semoga kami pun mengasihi Engkau dengan seluruh diri kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 26 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 26 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 13:18-21

Ketika mengajar di salah satu rumah ibadat, Yesus bersabda, “Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya?

Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.”

Dan Ia berkata lagi: “Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah? Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya,”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Tak terlihat namun nyata berbuah. Hari ini, kita mendengarkan bacaan tentang biji sesawi dan ragi. Biji sesawi dan ragi digunakan oleh Yesus untuk menggambarkan Kerajaan Surga.

Pertama-tama yang harus dicatat adalah mengapa Yesus selalu menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan Kerajaan Surga? Karena Kerajaan Surga itu adalah gambaran diri Allah sendiri.

Jangan membayangkan Kerajaan Surga adalah sebuah istana atau tempat. Kerajaan Surga pertama-tama itu adalah Allah sendiri.

Dalam tradisi Jawa, ketika kita berhadapan dengan raja, kita tidak akan menyebut nama raja itu. Hal itu sangat tidak sopan.

Sama seperti dalam tradisi bangsa Israel. Menyebut nama YHWH, nama Allah secara langsung itu tidak pantas. Maka, dalam bahasa Jawa kita akan memanggil raja sebagai nan dalem, yang berarti tempat tinggalmu.

Jadi, tidak langsung menyebut nama sang raja, tetapi kita menyebut tempat tinggalnya. Oleh karena itulah, kita menggambarkan Allah dengan istilah Kerajaan Surga.

Yesus menjelaskan tentang Kerajaan Surga seumpama biji sesawi dan ragi. Keduanya tampak kecil tidak terlihat dan masuk meresap ke dalam setiap sendi.

Ragi akan diaduk merata ke dalam adonan lalu adonan itu menjadi mekar sehingga bisa menghasilkan roti atau kue yang enak. Sama seperti biji sesawi juga, kecil tetapi ternyata setelah tumbuh lalu menjadi tempat banyak burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.

Artinya apa? Allah masuk dalam kehidupan kita setiap saat di mana pun kita berada. Kadangkala nyaris tak terdengar, kadangkala nyaris kita sulit untuk merasakannya.

Tetapi, yakinlah bahwa segala sesuatunya akan bertumbuh mekarmenghasilkan buah yang baik.

.

Allah Yang Mahakasih, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 25 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 25 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 13:10-17

Pada suatu hari sabat, Yesus mengajar dalam salah satu rumah ibadat. Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: “Hai ibu, penyakitmu telah sembuh.” Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.

Tetapi kepala rumah ibadat gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat, lalu ia berkata kepada orang banyak: “Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat.”

Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman?

Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?”

Dan waktu Ia berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia, yang telah dilakukan-Nya.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Diam atau bergerak menolong? Hari ini, kita mendengar sebuah perdebatan tentang hari Sabat. Seperti biasa ada pertentangan antara aturan hari Sabat yang secara kaku diajarkan oleh orang Farisi dan ahli Taurat dengan sikap Yesus yang mengedepankan belas kasih.

Secara kasat mata tindakan Yesus dianggap sebagai sebuah pelanggaran adat istiadat dan juga pelanggaran terhadap aturan agama waktu itu. Terlihat sekali, Yesus tampak mulai emosi terhadap sikap formal dan kaku dalam menjalankan aturan agama.

“Siapakah di antara kamu yang kalau anaknya atau lembunya terperosok ke dalam lubang, tidak segera menarik keluar walaupun itu adalah hari Sabat?

Beberapa tahun ini, Paus Fransiskus mendorong kita untuk menjadikan belas kasih sebagai intisari dari gerakan pastoral dalam Gereja. Theology of Mercy menjadi dasar dari keyakinan beliau.

Maka, jelas terlihat pola kepemimpinan Paus Fransiskus bukan pertama-tama menekankan kekakuan tradisi, hukum Gereja, dan segala aspek formal. Menyelamatkan orang lain menjadi suatu tujuan utama yang tidak boleh digantikan oleh apa pun.

Tentu saja hal -hal seperti aturan bersama dan hukum sangat diperlukan dalam menata suatu lembaga di mana kita hidup bersama-sama secara sosial.

Namun, bacaan Injil pada hari ini mempertegas bahwa semua yang kita rumuskan sebagai aturan harus mengabdi pada keselamatan itu sendiri. Apakah hukum di tangan kita bisa menjadi sarana untuk menolong dan menyelamatkan; atau jangan-jangan di tangan orang tertentu hukum hanyalah alat untuk menunjukkan otoritas dan mengadili kesalahan orang lain?

.

Tuhan Yesus, Engkau telah menunjukkan belas kasih kepada semua orang. Semoga kami mampu berbelas kasih kepada siapa saja yang kami jumpai. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 24 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 24 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 10:46-52

Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.

Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!”

Lalu Yesus berhenti dan berkata: “Panggillah dia!”

Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: “Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.” Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus.

Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!”

Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Jangan mendikte Tuhan! Peristiwa dalam Injil pada hari ini adalah penyembuhan seorang buta bernama Bartimeus. la duduk di pinggir jalan siap menanti Yesus yang akan lewat di situ.

Dia Sudah mendengar banyak hal tentang Yesus. Saudara-saudari kita yang tuna netra biasanya diberi karunia mampu mendengar banyak hal dengan cepat dan merekamnya.

Demikian juga Bartimeus. Dia pasti sudah mendengar banyak tentang Yesus yang melakukan mukjizat di mana-mana.

Ketika dia tahu bahwa Yesus akan datang ke kotanya di Yerikho, dia sudah bersiap di pinggir jalan dan berteriak-teriak. Teriakannya hanyalah satu kalimat pendek: Yesus anak Daud, kasihanilah aku!”

Tidak ada seruan yang lain kecuali kasihanilah aku. Yang menarik di sini adalah apa yang dia minta. Bartimeus tidak minta disembuhkan matanya. Bartimeus cuma meminta belas kasihan Yesus.

Lalu, Yesus menghampirinya dan bertanya apa yang kau kehendaki? Dan terjadilah mukjizat. Ini pelajaran penting untuk kita, khususnya ketika kita menghadapi persoalan-persoalan hidup, seperti sakit, derita, dan mungkin kita punya kebutuhan khusus.

Kita barangkali mengikuti Seruan Bartimeus: Kasihanilah aku, ya Tuhan… kasihanilah aku, Tuhan. Doa pertama-tama adalah relasi cinta antara kita dengan Tuhan.

Doa bukan pertama-tama memaksa Tuhan memenuhi apa yang kita inginkan. Ketika kita membiarkan Tuhan melaksanakan kehendak-Nya dalam diri kita, pada saat itulah kita mendapatkan apa yang kita rindukan.

Doa bukan mendikte Tuhan! Kita kerap kali punya konsep yang keliru dalam berdoa. Kita ngotot minta ini dan minta itu, tetapi kita lupa bahwa doa itu adalah buah dari belas kasih Tuhan kepada kita.

Kehendak Tuhan kadang kala berbeda dengan apa yang kita inginkan maka biarkan Tunan melakukan yang terbaik untuk hidup kita.

.

Tuhan Yesus, kasihanilah kami orang berdosa ini dan terjadilah pada kami sesuai kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 23 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 23 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 13:1-9

Pada waktu itu beberapa orang datang kepada Yesus dan membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang dibunuh Pilatus, sehingga darah mereka tercampur dengan darah kurban yang mereka persembahkan.

Berkatalah Yesus kepada mereka: “Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya daripada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu? Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.

Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem? Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.”

Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: “Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.

Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!

Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Dosa dan penderitaan. “Mengapa aku menderita? Mengapa aku tertimpa musibah? Mengapa aku sakit? Apakah ini sebagai hukuman atas dosaku?

Atau sebaliknya orang berpikir: “Aku sudah berbuat baik, aku hidup sudah mencoba benar, mengapa aku mendapatkan cobaan ini?”

Tanpa sadar kita selalu mengaitkan antara dosa dan penderitaan itu secara otomatis. Kiranya Injil pada hari ini memberi pencerahan yang dapat kita mengerti.

Para murid membawa kabar bahwa orang-orang dikorbankan dalam persembahan oleh Pilatus. Lalu, Yesus menjawab: “Sangkamu orang-orang itu lebih besar dosanya daripada dosa semua orang yang lain karena mereka mengalami nasib seperti itu?

Atau sangkamu delapan belas orang yang mati ditimpa menara Siloam lebih besar kesalahannya daripada kesalahan semua orang lain?”

Dari kalimat Yesus di atas sebenarnya kita bisa menegaskan bahwa dosa dan penderitaan tidak pernah berbanding lurus. Ada banyak hal yang sulit untuk kita pahami ketika kita menghadapi salib dan penderitaan.

Maka, kesimpulan kita adalah penderitaan bisa datang kepada siapa pun baik orang yang berdosa maupun orang saleh. Kita tidak pernah luput dari yang namanya penderitaan selama kita hidup di dunia.

Ada penderitaan yang kita alami untuk menguji iman kita. Tuhan memberikan jalan salib untuk membuktikan kesetiaan iman kita. Tetapi, jangan pernah lupa janji Tuhan. Ia tidak pernah memberikan cobaan yang melampaui kekuatan kita.

Maka, bertekunlah melewati setiap penderitaan dan salib kehidupan kita di dunia ini. Kita percaya bahwa jalan keselamatan tetap terbentang buat kita asalkan kita tekun melewatinva.

.

Yesus, tabahkanlah kami dalam memikul salib di sepanjang jalan hidup ini, Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXX Tgl 23-24 Oktober 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXX Tgl 23-24 Oktober 2021 – Minggu Misi Sedunia ke-95

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XXX untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

83 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah lebih dari satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 23-24 Oktober 2021
Hari Minggu Biasa XXX

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Biasa XXX Tanggal 23-24 Oktober 2021

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Biasa XXX Tanggal 23-24 Oktober 2021 – Minggu Misi Sedunia ke-95

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan normal setelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXX ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 23-24 Oktober 2021
Hari Minggu Biasa XXX

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXX – 24 Oktober 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXX – 24 Oktober 2021 – Minggu Misi Sedunia ke-95

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 325

Ku Gembira Kau Berkata

Ku gembira kau berkata, “Mari hadap Tuhanmu.”
Selangkah hati kubawa ke gerbang Yerusalem.
Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga.         

Ku bersyukur dalam hati kar’na perlindungan-Mu.
Ku berharap saat nanti Kau taburkan rahmat-Mu.
Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga. 

.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

Tuhan Kasihanilah Kami – PS 351

.

Madah Kemuliaan – PS 352                                       …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa, sumber kebahagiaan sejati, bukalah mata hati kami untuk melihat karya-Mu yang agung dalam hidup kami sehari-hari. Semoga, kami pun rela berbagi kebahagiaan dan saling bekerjasama untuk menggapai kebahagiaan hidup sejati, yaitu bersatu dengan Yesus Kristus, Putra-Mu. Sebab, Dialah yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I Yer 31: 7-9

Dengan hiburan Aku akan membawa orang buta dan lumpuh.

Pembacaan dari Kitab Yeremia:

Beginilah firman Tuhan, “Bersorak-sorailah bagi Yakub dengan sukacita, bersukarialah tentang pemimpin bangsa-bangsa! Kabarkanlah, pujilah dan katakanlah: Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya, yakni sisa-sisa Israel!

Sungguh, Aku akan membawa mereka dari tanah utara, dan akan mengumpulkan mereka dari ujung bumi; di antara mereka ada orang buta dan lumpuh, ada perempuan hamil bersama dengan himpunan perempuan yang melahirkan; dalam kumpulan besar mereka akan kembali kemari!

Dengan menangis mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, lewat jalan yang rata, di mana mereka tidak akan tersandung; sebab Aku telah menjadi bapa Israel, Efraim adalah anak sulung-Ku.”

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – Mzm. 126:1-2ab.2cd-3.4-5.6 R:3

Ulangan: Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.

Ayat:

  • Ketika Tuhan memulihkan keadaan Sion, kita seperti orang-orang yang bermimpi. Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tawa ria, dan lidah kita dengan sorak sorai.
  • Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa, “Tuhan telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!” Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
  • Pulihkanlah keadaan kami, ya Tuhan, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak sorai.

.

Bacaan Kedua Ibr 5: 1-6

Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut tata imamat Melkisedek.

Pembacaan dari Surat kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, setiap imam agung, yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan kurban karena dosa.

Seorang imam agung harus dapat memahami orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh dengan kelemahan. Karena itu ia harus mempersembahkan kurban karena dosa, bukan saja bagi umat, tetapi juga bagi dirinya sendiri.

Tidak ada seorang pun yang mengambil kehormatan itu bagi dirinya sendiri! Sebab setiap imam agung dipanggil untuk itu oleh Allah, seperti yang telah terjadi dengan Harun. Demikian pula Kristus!

Ia tidak mengangkat diri-Nya sendiri menjadi Imam Agung, tetapi diangkat oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: ‘Anak-Kulah Engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan’ atau seperti firman-Nya dalam suatu nas lain, ‘Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya menurut tata imamat Melkisedek.’

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – 2 Tim 1:10          …..berdiri

Refren: Alleluya PS – 955

Ayat: Juruselamat kita Yesus Kristus telah mematahkan kuasa maut dan menerangi hidup kita berkat Injil.

Bacaan Injil – Mrk 10: 46-52

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Yerikho. Ketika Yesus keluar lagi dari kota itu bersama murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan.

Ketika di dengarnya bahwa yang lewat itu Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru, “Yesus, Putra Daud, kasihanilah aku!” Banyak orang menegurnya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru, “Putra Daud, kasihanilah aku!”

Yesus berhenti dan berkata, “Panggilah dia!’ Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya, “Teguhkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.” Orang buta itu lalu menanggalkan jubahnya. Ia segera berdiri, dan pergi kepada Yesus.

Yesus bertanya kepadanya, “Apa yang engkau kehendaki Aku lakukan bagimu?” Jawab orang buta itu, “Rabuni, aku ingin dapat melihat!” Yesus lalu berkata kepadanya, “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga ia dapat melihat. Lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

 

 

 

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Tuhan bersabda kepada kita bahwa iman kita kepada-Nya akan membawa kita kepada keselamatan. Marilah berdoa kepada Bapa kita di surga agar kita selalu diteguhkan dalam iman dan digabungkan di dalam keselamatan-Nya.

L  Bagi Gereja, umat yang diselamatkan oleh kasih Allah.

    Semoga kita semakin memiliki kerendahan hati dalam melaksanakan kehendak Allah sehingga semakin banyak jiwa-jiwa yang diselamatkan oleh karena pewartaan Kristus yang sungguh nyata di dalam diri dan hidup kita. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami, umat-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi pemimpin bangsa-bangsa dan para pegawai pemerintah.

    Semoga para pemimpin bangsa-bangsa dan pegawai pemerintah menjalankan karya pelayanan mereka dengan cinta kasih yang terwujud melalui perhatian khusus kepada orang-orang miskin dan terpinggirkan.

Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami, umat-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi mereka yang berkecukupan dalam hal harta benda atau dalam hal bakat-bakat yang dianugerahkan Tuhan.

    Semoga mereka yang berkecukupan tidak meremehkan sesama yang kurang beruntung, tetapi memakai kekayaan serta bakat-bakat mereka, demi perkembangan bangsa serta kesejahteraan bersama. Marilah berdoa …

Selamatkanlah kami, umat-Mu, ya Tuhan.

L  Bagi kita masing-masing yang mengkuti perayaan kudus ini.

Semoga kami semua menyadari, bahwa sebenarnya kami amat miskin di hadapan Bapa dan di hadapan saudara-saudari kita; sehingga hati kita terbuka untuk memperbaharui diri dan semakin beriman kepada Tuhan dengan bertobat terus-menerus. Marilah berdoa …

—– (untuk intensi kita masing-masing) —–

Selamatkanlah kami, umat-Mu, ya Tuhan.

I   Tuhan, Allah kami, kami harus mengakui: kata-kata bagus tidak berarti, bila tidak muncul dari hati yang bersahaja dan jujur. Bantulah kami agar perbuatan kami sama dengan kata-kata kami, dan hidup kami sama dengan doa kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U         Amin.

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I    Allah Bapa Yang Mahakudus, terimalah persembahan kami ini dan jadikanlah kami semakin melihat dan merasakan betapa besar cinta dan pengorbanan-Mu bagi kami dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U   Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392
  • Doa Syukur Agung
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami 
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah 
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening
  • Nyanyian Komuni / Madah Syukur     …duduk

Antifoni Komuni –  Mzm. 20:6

  • Kami akan bersorak-sorai karena karya keselamatan-Mu. Kami akan bergembira dalam nama Allah kita.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, semoga Sabda dan Tubuh Putra-Mu yang telah kami terima ini memampukan kami untuk melihat kehadiran-Mu dalam diri sesama kami sehingga kami pun tergerak melayani mereka dan kelak Kauperkenankan memasuki kehidupan abadi bersama-Mu. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat & Pengutusan (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar 

Hai Pujilah – PS 638

Hai, Pujilah segala bangsa, Maria Bunda Penebus.
Tak ada makhluk yang mulia sebagai Bunda yang kudus.
O, ingatlah, ya Bundaku, doakan kami, anakmu.
O, ingatlah, ya Bundaku, doakan kami, anakmu.

Ya, hati Bunda yang tersuci, teladan bagi hidupku,
semoga anakmu selalu seperti sinar hatimu.
O, ingatlah, ya Bundaku, doakan kami, anakmu.
O, ingatlah, ya Bundaku, doakan kami, anakmu.

======================= 

.
.

You cannot copy content of this page