Renungan Harian 22 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 22 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 12:54-59

Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi.

Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?

Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar? Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan,

supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.

Aku berkata kepadamu: Engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Membaca tanda-tanda zaman. Kata kunci dari Injil pada hari ini adalah kita harus mampu menilai zaman: “Apabila engkau melihat awan naik ke sebelah barat maka akan ada hujan, bila melihat angin selatan bertiup maka kita akan berkata akan ada panas terik.”

Itu salah satu contoh bagaimana kita mampu membaca gerakan dunia di sekitar kita. Tetapi itu baru kemampuan membaca tanda-tanda alam yang sebenarnya memang sudah ada rumusnya. Para ilmuwan dengan segala keahliannya mampu merumuskan itu.

Lalu, apakah yang sebenarnya dimaksud dengan menilai zaman? Dalam hidup ini, kita akan selalu berjumpa dengan rangkaian-rangkaian peristiwa yang kerap membingungkan dan penuh misteri. Mengapa hal itu terjadi? Apa makna dari peristiwa tersebut?

Sebagai contoh: pada tahun 2020, seluruh dunia ini mengalami goncangan yang luar biasa karena ada pandemi Covid- 19.

Karena pandemi ini, dunia ini mengalami perubahan yang luar biasa: cara kita bersekolah, cara kita berdoa, cara kita belanja, cara kita berelasi satu dengan yang lain. Semuanya berubah.

Prosedur-prosedur kesehatan yang biasanya kita gampang abaikan, tiba-tiba menjadi sangat ketat kita ikuti. Semua orang berpikir apa yang akan terjadi dengan dunia ini?

Kita harus menegaskan bahwa pandemi Covid- 19 adalah sebuah bencana yang tidak diharapkan oleh siapa pun. Tuhan tidak menghendaki adanya bencana seperti itu. Akan tetapi, karya keselamatan Tuhan tidak akan pernah berhenti.

Di balik peristiwa segelap apa pun, sesulit apa pun, pasti akan ada hal indah yang kita tuai sesudahnya. Selalu ada pelangi sehabis hujan. Semoga!

.

Tuhan Yesus, berilah kami kekuatan untuk menghadapi aneka tantangan zaman. Semoga kami tetap teguh dalam iman kendati kami mengalami badai yang sangat dahsyat dalam hidup ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 21 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 21 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 12:49-53

Pada suatu ketika, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapa Kudambakan api itu selalu menyala!

Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung! Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi?

Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.

Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan,dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Tuhan membawa pemisahan? Injil pada hari ini sangat kontroversial. “Kamu sangka, Aku datang untuk membawa damai di atas muka bumi? Bukan damai melainkan pertentangan!

Kalau dalam keluarga ada lima orang, maka tiga melawan dua dan dua melawan tiga. Anak laki-laki dan ayahnya akan saling bertentangan, ibu melawan anaknya perempuan, dan seterusnya. Termasuk mertua melawan menantu.”

Apakah benar yang dimaksud oleh Tuhan Yesus seharafiah itu? Lebih membingungkan lagi, Yesus berkata: Aku datang ke dunia ini bukan untuk membawa damai. Pasti ini bertentangan dengan berbagai kalimat yang Yesus katakan sendiri.

Yesus mengajarkan: “Damai sertamu, kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.” Kita harus meneliti ayat ini secara saksama supaya kita tidak jatuh pada pemahaman harafiah yang sempit.

Yesus ingin mengajak kita melihat bahwa segala ikatan-ikatan di dunia ini pada akhirnya harus kita lepaskan. Secinta-cintanya kita dengan anggota keluarga, sedekat-dekatnya kita dengan sahabat,

suatu hari harus terjadi perpisahan di dunia ini dan memang berat yang namanya perpisahan itu. Selalu menyedihkan dan kadang menyakitkan.

Tetapi itu harus kita jalani karena di surga nanti pun menurut Yesus tidak ada yang kawin dan tidak ada yang dikawinkan sehingga di surga nanti kita belum tentu akan berjumpa dengan orang-orang yang kita sayangi.

Kita akan berjumpa wajah dengan wajah dengan Tuhan, maka di situlah kita hidup lepas bebas dari segala ikatan manusia. Kita tidak butuh pasangan, kita tidak butuh istri, kita tidak butuh suami, kita tidak butuh orangtua, dan seterusnya.

Mengapa? Karena kita sudah berjumpa dengan Tuhan dan itulah puncak kebahagiaan dan segala-galanya buat kita.

.

Tuhan Yesus, tuntunlah kami pada hidup kekudusan sehingga kelak kami sungguh-sungguh berjumpa dengan Engkau dalam Kerajaan Surga. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 20 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 20 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 12:39-48

Pada suatu ketika, berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, “Camkanlah ini baik-baik! Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.

Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan.” Kata Petrus: “Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?”

Jawab Tuhan: “Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.

Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk,

maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia.

Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.

Tetapi siapa saja tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan.

Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kita hanyalah hamba. Hari ini, kita ingin merenungkan relasi antara tuan dan hamba. Hal ini penting karena dalam Injil diungkapkan bahwa relasi kita dengan Tuhan itu seperti tuan yang sedang pergi dan kita ini hanyalah hamba.

Sang Tuan punya kebebasan mau pergi ke manapun dan bisa datang pada saat yang tidak disangka-sangka oleh hambanya. Dan hamba yang baik adalah hamba yang selalu rajin, selalu bersih, rapi, kebun juga terawat dengan baik kendati sang tuan sedang pergi atau tidak ada di tempat.

Kita kerap kali hidup seakan-akan Tuhan itu tidak ada di sekitar kita. Padahal, Tuhan itu mahakuasa dan mahabaik. Dia selalu melihat kita di mana pun kita berada dan apa pun yang kita lakukan.

“Gusti mboten sare,” demikian pepatah Jawa, yang berarti Tuhan selalu lihat apa yang terjadi dengan kita. Namun, kita kerap kali hidup seakan-akan Tuhan tidak mengetahui apa yang kita lakukan.

Kita tetap berbuat dosa tanpa rasa bersalah sedikit pun. Marilah kita belajar bersikap sebagai hamba yang rajin dan juga tekun dalam menjalankan perintah Tuhan.

Hamba yang selalu berada dalam sikap sedia kapan saja tuannya datang. Hamba yang selalu didapati oleh tuannya sedang melakukan yang baik dan benar.

.

Tuhan Yesus, Engkau selalu menyertai kami dalam setiap denyut nadi kami. Semoga kami selalu menyadari dan mensyukuri penyertaan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-pagi-katolik-awal-aura-positif-kamu-sepanjang-hari/

.

.

Renungan Harian 19 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 19 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 12:35-38

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.

Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.

Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dini hari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Waspadalah senantiasa. Tema bacaan-bacaan pada hari ini adalah kewaspadaan. “Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap bernyala sehingga ketika tuannya datang kita bisa masuk dalam pesta perjamuan.”

Hidup manusia dibatasi oleh waktu kendati ada kerinduan untuk hidup lebih lama. Kita tidak pernah tahu kapan ajal kita datang menjemput.

Setiap kali kita datang ke rumah duka, barangkali terbersit di hati kecil kita: “Hari ini dia yang dipanggil Tuhan, esok hari mungkin saya.

Suara yang terbersit dalam hati itu kendati lirih dan barangkali kita tidak menggubrisnya mengingatkan kita untuk selalu siap sedia menyambut hari kematian kita.

Kesiapsediaan itu ditunjukkan dalam hidup yang selalu berusaha mengupayakan kebaikan atau pertobatan. Dengan kata lain, kita senantiasa hidup dengan perspektif kematian!

Bukan berarti kita ingin mati, melainkan kita ingin menggunakan hidup kita yang terbatas ini semaksimal mungkin untuk kemuliaan Tuhan dan kebahagiaan sesama dan pada gilirannya untuk keselamatan kita juga.

Hal ini tidak ada jalan lain selain dengan setiap hari kita melakukan pertobatan yang terus-menerus.

.

Allah Yang Mahabaik, Engkau selalu membuka pintu maaf dan pengampunan bagi kami. Semoga kami mampu melakukan yang terbaik selama peziarahan kami di dunia yang fana ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 10:1-9

Pada suatu hari, Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.

Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya la mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.

Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.

Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya.

Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.

Janganlah berpindah-pindah rumah. Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Hari ini, kita merayakan Pesta Santo Lukas, pengarang Injil.  Lukas, memiliki latar belakang sebagai seorang tabib atau dokter. Lukas mencoba merumuskan bagaimana sikap seorang murid Yesus ketika mendapatkan tugas perutusan di dunia ini.

Secara sangat jelas diungkapkan syarat-syaratnya: Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut. Bila memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: syalom atau damai sejahtera.

Jikalau ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal di atasnya. Dari syarat-syarat tersebut terlihat jelas bahwa Yesus meminta kita untuk lepas bebas dalam menjalankan tugas perutusan di dunia ini.

Jangan sampai kita ini hidup penuh dengan kelekatan dan dihinggapi kekhawatiran yang berlebihan. Panggilan kita pun demikian. Kita dipanggil dan diutus untuk mewartakan damai sejahtera dari Allah kepada segenap makhluk.

Santo Lukas yang kita pestakan hari ini mengajarkan kita untuk hidup menjadi sumber damai sejahtera bagi sesama. Hal itu ia tunjukkan dalam Injil yang ditulisnya tentang karya keselamatan Allah dalam diri Yesus Kristus.

Kegigihannya merekam dengan baik perjalanan Yesus, Sang Putra Tunggal Allah yang rela dan menyatu dengan hidup kita manusia.

Prasyarat terjauh untuk menjadi pembawa damai sejantera Allah adalah kesiapsediaan kita untuk dipakai dan diutus Allah tanpa memikirkan harta dan apa yang kita dapatkan, sebuah sikap lepas bebas terhadap aneka kelekatan duniawi.

.

Tuhan Yesus, inilah kami. Pakailah kami sesuai dengan rencana dan kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-rosario-di-bulan-oktober-ketahui-bedanya-dengan-mei-bulan-maria/

.

.

Renungan Harian 17 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 17 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 10:35-45

Sekali peristiwa, Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya, “Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!”

Jawab-Nya kepada mereka: “Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?” Lalu kata mereka: “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu.”

Tetapi kata Yesus kepada mereka: “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?”

Jawab mereka: “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka: “Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.

Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan. “

Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian diantara kamu.

Siapa saja ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan siapa saja ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.

Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Sangat menarik merenungkan Injil hari ini. Yesus menegaskan kepada para murid bahwa mengikuti Tuhan bukan pertama-tama mencari posisi atau mencari jabatan.

Namun, para murid Yesus tidak paham tentang maksud kedatangan Yesus ke dunia padahal berulang kali Yesus mengungkap tentang jalan penderitaan yang harus Ia alami sebagai konsekuensi ketaatan kepada perintah Bapa-Nya.

Tujuan utama Yesus datang ke dunia bukan untuk menjadi raja seperti yang dipikirkan oleh pengikut-pengikut-Nya. Para murid malah sibuk berdiskusi dan meminta kepada Yesus:

“Tuhan kiranya Engkau mengabulkan permintaan kami bila Kau duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, berikanlah posisi yang seorang di sebelah kanan dan yang seorang di sebelah kiri.”

Kemuliaan yang dipikirkan para murid Kristus bukan kemuliaan yang direncanakan Tuhan.

Beberapa tahun ini berkembang paham teologi kemakmuran atau teologi kesuksesan, yang kurang lebih intinya adalah jika “Tuhan mencintai aku maka Tuhan pasti memberikan kehidupan yang baik, sehat, kaya, dan sejahtera.

Persis ini bukan jalan yang ditunjukkan oleh Yesus. Maka, pertanyaan pentingnya adalah apakah kita mampu mengikuti Kristus dengan segala konsekuensinya?

Kalau mau jujur pasti tidak mudah memanggul salib. Kita cenderung mau hidup dalam keadaan nyaman, tenang, tidak ada tantangan, tidak ada ancaman.

Tetapi, hari ini. Kristus bertanya kepada kita; Mampukah kamu meminum cawan yang harus Aku minum ini?”

.

Yesus, semoga kami tulus dan setia mengikuti Engkau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-rosario-di-bulan-oktober-ketahui-bedanya-dengan-mei-bulan-maria/

.

.

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXIX Tgl 16-17 Oktober 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXIX Tgl 16-17 Oktober 2021

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XXIX untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

82 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah lebih dari satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 16-17 Oktober 2021
Hari Minggu Biasa XXIX

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Biasa XXIX Tanggal 16-17 Oktober 2021

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Biasa XXIX Tanggal 16-17 Oktober 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu setangah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan normal setelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXIX ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 16-17 Oktober 2021
Hari Minggu Biasa XXIX

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIX – 17 Oktober 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIX – 17 Oktober 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 328

KEPADAMU, TUHANKU

  1. Kepada-Mu, Tuhanku, ‘ku angkat s’luruh jiwaku. Siramilah, segarkanlah, sucikan jiwa, badan hamba, ya Tuhan.
  2. KepadaMu, Allahku, teguh percaya hambaMu. Lindungilah, naungilah, janganlah aku diperolok musuhku.

.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

Tuhan Kasihanilah Kami – PS 351

.

Madah Kemuliaan – PS 352                                       …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Maharahim, kami bersyukur karena Putra-Mu telah rela menanggung kesalahan-kesalahan kami dan menderita demi keselamatan semua orang. Semoga, Ia senantiasa menjiwai kami sehingga kami pun bersedia saling membantu untuk memanggul beban hidup kami masing-masing. Sebab, Dialah yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I Yes. 53:10-11

Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai kurban silih, ia akan melihat keturunannya, dan umurnya akan lanjut.

Pembacaan dari Kitab Nabi Yesaya:

Tuhan berkehendak meremukkan Hamba-Nya dengan kesakitan. Tetapi apabila ia menyerahkan dirinya sebagai kurban silih, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak Tuhan akan terlaksana karena dia.

Sesudah kesusahan jiwanya, ia akan melihat terang dan menjadi puas. Sebab Tuhan berfirman: Hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – Mzm. 128: 1-2.3.4-5.6; R:lh 5

Ulangan: Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kita, seperti kami berharap kepada-Mu.

Ayat:

  • Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.
  • Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya. Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
  • Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan. Dialah penolong kita dan perisai kita. Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.

.

Bacaan Kedua Ibr. 4: 14 – 16

Marilah kita menghampiri takhta kerahiman Allah dengan penuh keberanian.

Pembacaan dari Surat kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, kita sekarang mempunyai Imam Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah. Maka baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.

Sebab Imam Agung yang kita punya, bukanlah imam agung yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Sebaliknya Ia sama dengan kita! Ia telah dicobai, hanya saja tidak berbuat dosa.

Sebab itu marilah kita menghampiri tahta kerahiman Allah dengan penuh keberanian, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan pada waktunya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – Mrk. 10:45          …..berdiri

Refren: Alleluya

Ayat: Anak manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

Bacaan Injil – Mrk 10: 35 – 45 (Panjang)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Sekali peristiwa Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus, dan berkata kepada-Nya, “Guru, kami harap Engkau melakukan apa pun yang kami minta dari Engkau!” Jawab Yesus kepada mereka, “Apa yang kamu kehendaki Aku lakukan bagimu?”

Mereka menjawab, “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, seorang di sebelah kanan-Mu, dan seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” Tetapi kata Yesus kepada mereka, “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Sanggupkah kamu meminum piala yang harus Aku minum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Aku terima?” Jawab mereka, “Kami sanggup!”

Yesus lalu berkata kepada mereka, “Memang, kamu akan meminum piala yang harus Aku minum, dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Aku terima. Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang yang baginya telah disediakan.”

Mendengar itu, kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes. Lalu Yesus memanggil mereka dan berkata,

“Kamu tahu, bahwa mereka yang diakui sebagai pemerintah bangsa-bangsa bertindak sebagai tuan atas rakyatnya, dan para pembesarnya bertindak sewenang-wenang atas mereka. Tetapi janganlah demikian di antara kamu! Siapa saja yang ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan siapa saja yang ingin menjadi yang pertama di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.

Karena Putra Manusia pun datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Kristus datang ke dunia bukan untuk dilayani,  melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang. Marilah kita memanjatkan doa kepada Allah, Bapa-Nya, keselamatan kita.

L  Bagi para warga yang diserahi tugas-tugas pelayanan tertentu dalam Gereja. Ya Bapa Mahabaik, berkatilah mereka yang diserahi tugas-tugas pelayanan tertentu di dalam Gereja. Semoga mereka selalu tekun dalam doa, serta penuh semangat dalam pelayanan, seperti Kristus yang datang untuk melayani dan menjadi tebusan bagi banyak orang. Marilah berdoa …

Dengarkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi setiap usaha dan gerakan pelestarian lingkungan hidup demi ketahanan pangan. Ya Bapa Mahabijaksana, semoga gerakan untuk melestarikan dan menjaga alam semesta beserta lingkungan menghasilkan ketahanan pangan bagi kebutuhan hidup dan kesejahteraan umat manusia untuk masa kini dan mendatang. Marilah berdoa …

U   Dengarkanlah doa kami, ya Tuhan.

L   Bagi saudara-saudari kita yang miskin dan rentan kekurangan pangan dan gizi. Ya Bapa Mahamurah, semoga saudara-saudari kami yang kekurangan pangan dan gizi dipenuhi oleh setiap orang yang tergerak untuk peduli dan berbagi sebagai kemurahan-Mu bagi mereka. Marilah berdoa …

Dengarkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi kita semua yang mengikuti Ekaristi Kudus ini. Ya Bapa Maha Penyayang, ajarilah kami untuk berani melayani sesama kami seperti Kristus yang telah menyerahkan diri-Nya demi keselamatan kami. Marilah berdoa …

Dengarkanlah doa kami, ya Tuhan.

—— hening sejenak untuk intensi pribadi —–

I     Allah Bapa Yang Mahabaik, Engkau berkenan pada Putra-Mu Yesus Kristus yang rela dengan rendah hati melayani kami. Anugerahilah kami semangat pelayanan yang rendah hati seperti Diri-Nya, dan kabulkanlah doa-doa kami. Sebab Dialah Tuhan dan Pengantara kami.

Amin.

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I    Ya Allah, terimalah persembahan roti dan anggur ini sebagai ungkapan syukur dan kenangan atas Putra-Mu yang telah rela menderita dan wafat di salib demi keselamatan kami. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U   Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392
  • Doa Syukur Agung
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami (didaraskan)
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah (didaraskan)
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening
  • Nyanyian Komuni / Madah Syukur     …duduk

Antifoni Komuni –  Mrk. 10:45

  • Anak Manusia datang untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, kami bersyukur karena Engkau telah memperkenankan kami mengambil bagian dalam korban Putra-Mu ini. Semoga, kami juga dapat mengambil bagian dalam semangat pengorbanan-Nya untuk kami terapkan  pada tugas dan pelayanan kepada sesama. Dan arahkanlah pandangan kami selalu kapada hidup abadi. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat & Pengutusan (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar

PERAWAN PILIHAN ALLAH – PS 635

  1. Perawan pilihan Allah, o Maria, Kau t’rima rahmat berlimpah, o Maria, Reff.
  2. Kausambut tugas nan suci, o Maria, mengandung Putra Ilahi, o Maria, Reff.

Reff:

Doakanlah putramu
didalam tugas hidupnya di dunia.

======================= 

.
.

Renungan Harian 16 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 16 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 12:8-12

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.

Tetapi siapa saja menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah. Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi siapa saja menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.

Apabila orang menghadapkan kamu kepada majelis-majelis atau kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu.

Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Persaudaraan insani: jangan melihat perbedaan! Yesus mengatakan, “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.”

Namun, kita diberi kekuatan agar tidak khawatir menghadapi tantangan iman seberat apa pun: “Roh Kuduslah yang akan mengajar kamu.”

Dalam mengikuti Tuhan selalu mendapatkan tantangan bahkan tak jarang harus mengorbankan nyawa. Secara manusiawi kita
pasti takut, tetapi mengikuti Tuhan Yesus harus berani memanggul salib.

Para murid Kristus pada zaman Gereja Perdana mengalami kematian sebagai martir, mengorbankan diri karena kesetiaan mereka mengikuti Kristus.

Bagaimana dengan kita pada zaman sekarang ? Apakah kita tidak menutup mata terhadap realitas fundamentalisme yang kerap menjadikan sesama manusia sebagai musuh karena perbedaan ideologi atau keyakinan agama?

Bagaimana kita harus bersikap? Sikap yang paling tepat adalah mari kita bersama-sama membangun persaudaraan insani.

Beberapa tahun yang lalu. Paus Fransiskus berjumpa dengan pemimpin agama Islam di Uni Emirat Arab. Dari sana keluar sebuah dokumen Persaudaraan Insani, di mana salah satu intinya adalah kita tidak melihat perbedaan agama sebagai sesuatu yang memisahkan, tetapi kita justru saling meneguhkan lewat gerakan-gerakan kemanusiaan yang menjadi titik temu dari semua ajaran agama.

.

Tuhan Yesus, dalam Engkau kami semua adalah saudara. Semoga kami mampu menjadi saudara bagi sesama, apa pun latar belakang keyakinan, suku, ras, dan golongan kami, Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

You cannot copy content of this page