Renungan Harian 15 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 15 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 12:1-7

Sekali peristiwa, berkerumunlah beribu-ribu orang, sehingga mereka berdesak-desakan. Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya,

Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi. Tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.

Karena itu apa yang kamu katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas atap rumah.

Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.

Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka.

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia! Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguh pun demikian tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya.

Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Takut kepada Tuhan. Pengajaran Yesus biasanya dibagi dalam beberapa level. Pertama, kepada kerumunan orang banyak yang tak terhitung jumlahnya.

Level kedua adalah kepada para murid yang biasanya kita kenal istilah 70 murid. Dan pada level yang paling dekat, Yesus ingin mengajar khusus untuk 12 rasul.

Injil hari ini dimulai dengan beribu-ribu orang banyak telah berkerumun sehingga mereka berdesak-desakan ingn mendengarkan Yesus.

Tetapi Yesus mengajar pertama-tama kepada murid-murid-Nya, soal kewaspadaan terhadap ragi, yaitu kemunafikan. Yesus sangat membenci kemunafikan.”

Tidak ada sesuatu pun yang kamu katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, apa yang kamu bisikkan ke telinga akan diberitakan dari atas atap rumah.”

Kalau kita punya kebiasaan bersembunyi-sembunyi atau merahasiakan sesuatu, percayalah suatu ketika rahasia itu akan terbongkar.

Yesus menegaskan, “Aku akan menunjukkan kepada kamu, siapakah yang harus kamu takuti, yaitu Tuhan!” Kita mungkin lebih takut pada penilaian-penilaian orang, tetapi kita lupa justru kita harus takut pada penilaian Tuhan.

Kalau kita takut pada Tuhan pasti hidup kita juga akan sepenuhnya baik, kita akan hidup jujur, kita akan hidup benar tanpa kita menjadi orang yang mencari-cari ketenaran, mencari-cari penilaian baik dari sesama di sekitar kita.

.

Tuhan Yesus, kami sering kali hidup dalam kemunafikan. Ampunilah kami dan tuntunlah kami pada jalan yang benar. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Doa Pagi Katolik Awali Hari Positif Kamu

doa pagi katolik

Doa Pagi Katolik (Liturgis Harian: Puji Syukur No. 48) – Membuka dan mengawali aktivitas setiap pagi membuat kita selalu bersemangat menjalani hari. Salah satu kebiasaan yang baik adalah dengan memanjatkan syukur kepada Sang Pemilik Hidup atas perlindungan serta istirahat yang telah kita terima semalam. Berikut ini dua contohnya bagi kamu yang ingin mengucapkan syukur dan memohon bimbingan-Nya hari ini.

VERSI 1

Ya Allah, Bapa sumber segala kerahiman. Pada awal hari baru ini aku menghaturkan puji dan syukur kepada-Mu atas perlindungan-Mu sepanjang malam tadi. Aku bersyukur atas hari baru yang membawa kesegaran dan membangkitkan semangat baru bagi hidupku. Berilah aku kemampuan baru untuk menghayati iman dan mengamalkan kasih sepanjang hari ini.

Bimbinglah aku sepanjang hari ini: Arahkanlah pikiran dan budiku, jangan sampai akal merancang pikiran benci dan dendam, tindakan marah dan cemburu, keinginan jahat dan mementingkan diri. Jagalah lidah dan bibirku, jangan sampai terucap: kata yang menyakitkan hati, kata yang kejam menusuk rasa, kata yang tidak benar, kata yang menghina.

Tuntunlah tingkah laku dan perbuatanku, supaya sepanjang hari ini aku bekerja sebaik-baiknya, tidak pernah jemu menolong sesama, selalu ramah dan tahu terima kasih, menghayati iman dan mengamalkannya dengan sekuat tenagaku. Semua ini kami sampaikan kepada-Mu, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. (Amin.)

doa pagi katolik

Doa Pagi Katolik (Liturgis Harian: Puji Syukur No. 48)

VERSI 2

Allah, Bapa kami yang ada di dalam surga, kami berterimakasih kepada-Mu karena hari yang baru ini. Berilah kami iman yang hidup, harapan yang kuat dan cinta yang ikhlas. Kami akan berusaha sungguh-sungguh agar segala pikiran, perkataan yang akan kami ucapkan pada hari ini, dan segala perbuatanku berkenan pada-Mu. Dan bimbinglah kami dengan terang Roh Kudus-Mu agar kami semakin serupa dengan Yesus Kristus, Putra-Mu.

Berkatilah keluarga kami dan semua orang yang akan kami jumpai hari ini. Berkatilah pula persaudaraan kami dengan mereka, agar menunjukkan kebaikan, seperti Engkau baik hati bagi semua orang. Semoga teladan Santa Perawan Maria dalam kesetiaan kepada-Mu dan keprihatinannya terhadap sesama menjadi semangat hidup kami pada hari ini. Ini semua kami mohon dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. (Amin.)

Doa pagi Katolik ini baik untuk kita lakukan untuk mengawali dan membangun aura positif sepanjang hari. Seperti yang tertulis pada Mazmur 143:8, Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku. Yuk semangat jalani hari ini! 😉

Baca Juga (KLIK):
Doa Angelus Katolik
Doa Untuk Paus Benediktus XVI

.

Renungan Harian 14 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 14 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 11:47-54

Sekali peristiwa, tatkala duduk makan di rumah seorang Farisi, Yesus berkata, “Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyang-mu telah membunuh mereka.

Dengan demikian kamu mengaku, bahwa kamu membenarkan perbuatan-perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kamu membangun makamnya.

Sebab itu hikmat Allah berkata: Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul dan separuh dari antara nabi-nabi dan rasul-rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya,

supaya dari angkatan ini dituntut darah semua nabi yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan, mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah.

Bahkan, Aku berkata kepadamu: Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan;

kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi.”

Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi terus-menerus mengintai dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal.

Untuk itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kita mendengar kalimat yang keras dalam Injil pada hari ini. “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan tetapi kamu sendiri tidak masuk ke dalamnya dan orang yang berusaha masuk ke dalam kamu halang-halangi!” Apa arti kalimat ini?

Orang Farisi dan ahli Taurat itu orang-orang pandai, mereka adalah kaum cendekiawan yang menguasai berbagai ilmu termasuk ilmu agama. Yesus mengkritik sikap hidup mereka, yang tidak menjalankan apa yang mereka ketahui.

Lebih parah lagi, ketika orang lain ingin masuk justru mereka menghalang-halangi. Apa yang bisa kita renungkan dari sikap seperti ini?

Hidup kita dipenuhi dengan berbagai misteri dan kita diberi rahmat oleh Tuhan untuk melihat bahwa kebenaran itu sudah diajarkan entah oleh guru, entah orangtua kita, atau oleh pemuka agama.

Tinggal bagaimana kita melaksanakannya. Yang sulit adalah bagaimana sesuatu yang teoretis benar-benar terwujud. Kita
harus mampu menjadi motor penggerak untuk melaksanakan kebenaran-kebenaran itu.

Bukan malah menyesatkan orang dengan pengetahuan-pengetahuan kita.

.

Tuhan Yesus, mampukan kami untuk menggunakan pengetahuan yang kami miliki demi kebaikan bersama, bukan untuk menyesatkan dan membinasakan orang lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Renungan Harian 13 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 13 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 11:42-46

Sekali peristiwa, Yesus bersabda, “Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran, tetapi kamu mengabaikan keadilan dan kasih Allah.

Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan suka menerima penghormatan di pasar.

Celakalah kamu, sebab kamu sama seperti kubur yang tidak memakai tanda; orang-orang yang berjalan di atasnya, tidak mengetahuinya.”

Seorang dari antara ahli-ahli Taurat itu menjawab dan berkata kepada-Nya: “Guru, dengan berkata demikian, Engkau menghina kami juga.”

Tetapi Ia menjawab: “Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang, tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jari pun.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Suatu ketika, ada seorang peneliti dari Swiss yang ingin melakukan riset tentang karakter dasar orang Indonesia. Mengapa orang Swiss ini tertarik? Dia kagum dengan orang ndonesia.

Indonesia terbentang dari ujung timur sampai ujung barat dan memiliki 17.000 lebih pulau. Suku bangsanya banyak, budayanya banyak, bahasanya banyak, dan karakter orangnya pun berbeda-beda.

Berbeda dengan karakter orang Eropa. Satu negara Eropa, biasanya hanya memiliki satu karakter karena negara di Eropa biasanya kecil, tidak terlalu luas.

Maka, sosiolog ini tertarik meneliti apa yang sebetulnya menjadi ciri khas orang Indonesia?

Dia sudah berkeliling dari Papua sampai ke ujung barat. Dari penelitiannya menemukan bahwa orang Indonesia yang cukup banyak ditemui di seluruh daerah adalah hipokrit.

Hipokrit itu menurut pemahamannya adalah apa yang dikatakan di depan belum tentu yang sebenarnya ada di dalam hati. Orang Indonesia tidak berani terus terang mengatakan sesuatu.

Hipokrit kerap dikaitkan dengan sikap sopan santun. Akan tetapi ketika hipokrit sudah masuk ke perkara moral, seperti orang Farisi dan ahli Taurat, akan sangat berbahaya secara rohani.

Hipokrit yang dimiliki oleh orang Farisi dan ahli Taurat adalah mereka suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadah, suka menerima penghormatan, tetapi apa yang mereka lakukan justru meletakkan beban yang sangat berat pada orang lain.

Sejauh mana kita punya benih-benih sikap seperti orang Farisi dan ahli Taurat? Jangan sampai kita malah hidup jauh dari kebenaran Tuhan.

.

Tuhan Yesus, Engkau sangat membenci sikap munafik. Tuntunlah kami agar jauh dari sikap munafik dan menilai orang lain lebih buruk dari diri sendiri. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Renungan Harian 12 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 12 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 11:37-41

Pada suatu ketika, selesai mengajar, Yesus diundang seorang Farisi untuk makan di rumahnya. Maka, masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan.

Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan. Tetapi Tuhan berkata kepadanya: “Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan,

tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?

Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Hari ini, kita mendengar kisah bagaimana Yesus berhadapan dengan orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Yesus dikritik oleh orang Farisi dan ahli Taurat karena murid-murid-Nya tidak melakukan sebuah kebiasaan yang lazim pada zaman itu, yaitu mencuci tangan sebelum makan.

Sebetulnya kalau dipikir-pikir apa yang dikatakan oleh orang Farisi dan ahli Taurat benar dan wajar, kalau mau makan harus cuci tangan. Ini juga nasihat dari orangtua kita zaman dahulu bahkan lebih relevan lagi pada zaman pandemi Covid-19.

Cuci tangan, pakai hand sanitizer adalah suatu kewajiban.

Artinya, apa yang dikatakan oleh orang Farisi dan ahli Taurat adalah sesuatu yang manusiawi dan normal. Akan tetapi, mengapa Yesus bersikap keras terhadap orang Farisi dan ahli Taurat?

Yesus melihat lebih jauh dan lebih dalam. Bukan sekadar soal cuci tangan, melainkan Yesus mengkritik sikap hati dan juga apa yang ada di dalam batin orang Farisi dan ahli Taurat.

Mereka sangat suka menekankan pada sesuatu yang lahiriah, sesuatu yang dangkal dan mementingkan aspek luaran, dan mereka lupa pada aspek yang terdalam.

Yesus mengatakan: “Kamu membersihkan bagian luar dari cawan, tetapi bagian dalam penuh rampasan dan kejahatan. Orang Farisi dan ahli Taurat diajar oleh Tuhan Yesus bahwa dalam kehidupan rohani kita tidak sekadar ingin kelihatan dari luar dilihat baik, saleh dan memenuhi semua kewajiban hukum atau aturan agama.

Tetapi yang dikehendaki adalah semua itu harus mengalir dari hati di mana orang harus benar-benar memiliki kesalehan sejati.

.

Tuhan Yesus, tegurlah kami bila kami berlaku munafik dan hanya ingin dipuji, semoga kami sungguh-sungguh menyadari kerapuhan insani kami sehingga kami berlaku sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Renungan Harian 11 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 11 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 11:29-32

Sekali peristiwa, Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.

Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka.

Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih daripada Salomo!

Pada waktu penghakiman, orang- orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih daripada Yunus!”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Meminta tanda dan bertobat. Dalam Injil pada hari ini kata kuncinya adalah soal tanda dan pertobatan. Yesus ditanya oleh orang banyak: “Apa tanda-tanda yang bisa Kau berikan bahwa Engkau adalah Mesias?”

Lalu, Yesus dengan tegas mengungkap bahwa angkatan ini adalah angkatan yang jahat, mereka menghendaki tanda, yang ada di sini itu sudah lebih besar daripada tanda Nabi Yunus!

Kecenderungan manusiawi kita adalah selalu ingin mencari tanda. Kita selalu minta tanda. Tetapi apakah memang tanda-tanda dari Tuhan itu sifatnya fisik, material, kasat mata, dan bisa dibuktikan secara empiris.

Bisa dibilang sangat jarang kita mendapatkan tanda seperti Rasul Paulus yang mendapatkan sinar cahaya dari Tuhan lalu dia harus menemui Ananias dan setelah disembuhkan dia menjadi pengikut Yesus.

Banyak dari kita yang tidak mengalami seperti Paulus. Kita harus menemukannya sendiri dan kita harus membaca tanda-tanda dari Tuhan. Lagi pula iman kita tidak didasarkan pada bukti dan tanda lahiriah semata.

Iman itu justru adalah tanggapan dari manusia untuk percaya pada Allah. Bagi kita, orang kristiani, Yesus Kristus adalah tanda nyata kehadiran Allah. la menyertai kita setiap hari, bahkan kita selalu menyantap Tubuh dan Darah-Nya dalam Ekaristis Kudus.

Dengan demikian, seharusnya kita tidak mencari tanda lain dan ragu akan penyertaan Tuhan dalam hidup kita. Dari pihak kita diminta untuk percaya kepada Tuhan dan bertobat.

.

Tuhan Yesus Kristus, kami sungguh percaya bahwa Engkau adalah Putra Tunggal Bapa yang datang untuk menyelamatkan kami. Ke dalam tangan-Mu, kami serahkan seluruh pergumulan dan perjuangan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 10:17-30

Pada suatu hari, Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya. Datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia bertanya:

“Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.

Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzina,jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”

Lalu kata orang itu kepada-Nya: “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.” Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya:

“Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kau miliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.

Mendengar perkataan itu la menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka

“Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu.

Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah. Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan” Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu
adalah mungkin bagi Allah.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Pada hari ini, kita mendengar pernyataan yang kontroversial: “Alangkah sukarnya orang kaya masuk dalam Kerajaan Surga, lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum.”

Kalimat ini seakan-akan meledek orang kaya: “Sama onta aja kalah suci!” Tetapi, apakah memang demikian maksud Yesus? Yesus tampaknya ingin memberikan suatu perumpamaan bahwa ternyata untuk mengikuti dia, kita harus berani melepaskan segala keterikatan.

Semakin banyak harta kita, maka di situlah kita semakin terikat pada dunia ini. Di mana hartamu berada, di situ hatimu berada. Harta bisa menjadi penghalang bagi kita untuk mengikuti Tuhan.

Harta bisa menjadi penghalang kita untuk masuk surga kalau harta itu kita gunakan untuk menikmati dunia ini dan bukan mencari harta surgawi.

Tetapi, harta bisa juga kita pakai untuk mulai membangun rumah kita di surga. “Berikanlah hartamu kepada orang miskin!” Di balik setiap harta vang kita punya, pasti ada jatah orang miskin dan orang yang berkekurangan.

Maka, kalau kita dikaruniai rezeki yang cukup oleh Tuhan, sikap batin yang paling tepat adalah kita tidak boleh terikat. Jangan
sampai bersikap seakan-akan harta itu akan kita bawa mati. Kita mati tidak membawa apa pun.

.

Tuhan Yesus, semoga kami menggunakan harta yang Engkau titipkan dengan bijaksana. Amin. 

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXVIII – 10 Oktober 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXVIII – 10 Oktober 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 324

PUJILAH TUHAN

1. Pujilah Tuhan, hai umat beriman, mari bernyanyi dan mengucap syukur. Persembahkanlah di altar yang luhur kurban pujian.
2. Diufuk langit surya sudah terbit, manghalau kabut dan gelap gulita. Dilambangkannya Kristus Tuhan kita yang telah bangkit.

.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

Tuhan Kasihanilah Kami – PS 349

.

Madah Kemuliaan – PS 350                                       …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, kami mohon semoga rahmat-Mu senantiasa mendahului dan mengikuti kami serta membuat kami tidak kenal lelah untuk mencintai Engkau dan sesama melebihi cinta kami terhadap harta dan kekayaan yang akan binasa. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persekutuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I Keb. 7:7-11

Dibandingkan dengan roh kebijaksanaan, kekayaan kuanggap bukan apa-apa.

Pembacaan dari Kitab Kebijaksanaan:

Aku berdoa, dan aku pun diberi pengertian, aku bermohon, dan roh kebijaksanaan pun datang kepadaku. Dialah yang lebih kuutamakan daripada tongkat kerajaan dan tahta; dibandingkan dengannya, kekayaan kuanggap bukan apa-apa.

Permata yang tak terhingga nilainya tidak kusamakan dengan dia, sebab segala emas di bumi hanya pasir saja di hadapannya, dan perak dianggap lumpur belaka di sampingnya.

Kebijaksanaan kukasihi lebih daripada kesehatan dan keelokan rupa, dan aku lebih suka memiliki dia daripada cahaya, sebab kemilaunya tidak kunjung henti.

Namun demikian besertanya datang pula kepadaku segala harta milik, dan kekayaan yang tak terpemanai ada di tangannya.

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – Mzm. 90:12-13.14-15.16-17

Ulangan: Kenyangkanlah kami dengan kasih setia-Mu supaya kami bersorak sorai.

Ayat:

  • Ajarilah kami menghitung hari-hari kami, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Kembalilah, ya Tuhan, berapa lama lagi? Dan sayangilah hamba-hamba-Mu!
  • Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hayat. Buatlah sukacita kami seimbang dengan dukacita di masa lalu. Seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami celaka.
  • Biarlah hamba-hamba-Mu menyaksikan perbuatan-Mu, biarlah anak cucu mereka menyaksikan semarak-Mu. Kiranya kemurahan Tuhan melimpah atas kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah!

.

Bacaan Kedua Ibr. 4:12-13

Firman Allah sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Pembacaan dari Surat kepada Orang Ibrani:

Saudara-saudara, firman Allah itu hidup dan kuat, lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun! Firman itu menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum!

Firman Allah sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungjawaban.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – Alleluya 961          …..berdiri

Refren: Alleluya, alleluia, alelluya

Ayat: Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah. Karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga (Mat. 5:3).

Bacaan Injil – Mrk 10: 17-27 (singkat)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I    Pada suatu hari Yesus berangkat meneruskan perjalanan-Nya. Datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia bertanya, “Guru yang baik, apa yang harus aku lakukan, untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Jawab Yesus kepadanya, “Mengapa engkau katakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain Allah! Engkau tentu mengetahui perintah-perintah ini: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan memberi kesaksian palsu, dan jangan menipu orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!” lalu kata orang itu kepada Yesus, “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”

Tetapi Yesus memandang dia dan mengasihinya, lalu berkata kepadanya, “Hanya satu lagi kekuranganmu: Pergilah, juallah apa yang kaumiliki, dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga. Kemudian datanglah ke mari, dan ikutlah Aku.”

Mendengar perkataan Yesus, mukanya muram, lalu pergi dengan sedih sebab banyak hartanya. Lalu Yesus memandang murid-murid di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka, “Alangkah sukarnya orang yang banyak harta masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Murid-murid tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus berkata lagi, “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah. Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Para murid makin tercengang dan berkata satu sama lain, “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?” Yesus memandang mereka dan berkata, “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab bagi Allah segala sesuatu adalah mungkin!”

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Mengikuti Kristus adalah panggilan hidup sejati sebagai putra-putri Bapa Yang Mahakasih. Marilah berdoa kepada Bapa agar kita selalu diteguhkan dalam perjalanan kita mengikuti Kristus, jalan kebenaran dan kehidupan.

L  Bagi Gereja, Umat Allah.

Allah Bapa Mahakasih, berkatilah Gereja-Mu agar kami se­makin teguh dalam mengikuti Putra-Mu, satu-satunya jalan menuju Kerajaan-Mu.

U Bimbinglah umat-Mu untuk selalu teguh dalam iman, pengharap­an, dan kasih sesuai dengan kehendak-Mu.

L  Bagi bangsa dan negara kita.

Allah Bapa Mahabaik, penuhilah hati kami dengan syukur atas para pendahulu kami, atas khazanah kebudayaan yang telah mereka wariskan kepada kami, dan atas iman yang telah kami terima melalui mereka.

U Semoga kami pun terdorong untuk menyumbangkan usaha kami dan diri kami sendiri demi hari depan yang cerah bagi angkatan yang akan datang.

L Bagi mereka yang miskin dan menderita.

Allah Bapa Mahasetia, berkatilah orang-orang yang miskin dan menderita. Tuntunlah mereka untuk selalu berpeng­harapan akan kasih-Mu yang tidak akan pernah mening­galkan kami.

U Semoga rasa syukur kami atas segala sesuatu yang sudah kami terima mendorong kami untuk memberi cinta kasih, kemerdekaan, dan perdamaian kepada mereka yang miskin dan menderita.

L  Bagi umat paroki kita.

Allah Bapa Mahabaik, berkatilah kami semua yang bersatu di dalam nama-Mu.

U Semoga kami semakin memahami arti kemurahan hati dan mewar­takannya dalam kehidupan kami sehari-hari di tengah masyarakat kami.

(intensi keluarga, komunitas  dan intensi pribadi)

I   Allah, Bapa kami, Engkau telah mencurahkan begitu banyak rahmat kepada kami dengan cuma-cuma. Ajarilah kami untuk memberi dengan cuma-cuma pula, seturut kehendak-Mu dan Putra-Mu, Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

Amin.

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I   Ya Allah, terimalah doa dan persembahan kami, umat-Mu. Semoga kurban kudus ini, tanda kasih dan bakti kami, mengantar kami kepada kemuliaan surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Kudus – PS. 391
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami (didaraskan)
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah (didaraskan)
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, kami bersyukur atas kekayaan rohani yang telah kami terima dalam Tubuh Kristus, Putra-Mu ini. Jadikanlah kami putra-putri-Mu yang saling memperkaya satu sama lain dalam iman, harapan, dan cinta kasih sehingga kami pun layak menerima anugerah keselamatan abadi yang Kau janjikan. Sebab Dialah yang Hidup dan Berkuasa, sepanjang segala masa.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar

RATU ROSARI – PS 630

  1. Ratu Rosari, Ratu terkudus, Bunda melahirkan Tuhanku Yesus. Dimuka tahtamu anakmu berseru: Doakanlah kami, Maria. Doakanlah kami, Maria.
  2. Ratu Rosari, Ratu tersuci, kami anakmu beradah memuji: Nyanyian pujian, madah pengharapan; Lindungi kami, Maria. Lindungi kami, Maria.

======================= 

.
.

Renungan Harian 9 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 9 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 11:27-28

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berbicara kepada orang banyak, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.”

Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kebahagiaan Dunia vs Kebahagiaan Rohani. Injil pada hari ini sangat pendek karena cuma ada dua ayat. Kata kuncinya adalah kebahagiaan. Apa arti kebahagiaan dalam Injil pada hari ini?

Diungkapkan: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung engkau dan susu yang telah menyusui engkau? Hal itu dinyatakan oleh perempuan yang ada di sekitar Yesus. Namun, Yesus berkata:

“Yang berbahagia adalah yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya.

Setiap orang punya kebahagiaannya masing-masing dan tidak bisa disamaratakan. Ada yang bahagia ketika dia punya mainan, ada yang bahagia ketika dia punya gadget baru,

ada yang bahagia ketika dia punya pacar, ada yang bahagia ketika bisa beli rumah, ada juga yang bahagia ketika selesai sekolah mendapat gelar bisa bekerja, dan seterusnya.

Seorang pembimbing rohani bernama Anthony De Mello mengungkap bahwa ternyata bahagia itu sederhana. Kebahagiaan itu adalah menikmati waktu kekinian kita saat ini.

Kalau saat ini Anda berusia 70, bahagialah sebagai orang yang berumur 70 tahun. Yesus menegaskan kebahagiaan pada akhirnya harus bertumbuh bukan sekadar kebahagiaan manusiawi dan duniawi, tetapi kebahagiaan harus mengarah pada sesuatu yang sifatnya rohani yang tidak bisa diambil oleh siapa pun.

Kalau kebahagiaan kita terletak pada hal-hal material, pada gilirannya barang-barang material itu hilang, maka kita akan kehilangan kebahagiaan hidup.

Tetapi, ketika kebahagiaan itu bersifat rohani, kita akan semakin dekat dengan Tuhan dan mampu menerima keadaan apa pun. 

.

Tuhan Yesus, semoga kami tidak larut dalam euforia akan kebahagiaan yang fana, tetapi tuntunlah kami agar selalu mengupayakan kebahagiaan kekal melalui tutur kata dan karya kami masing-masing. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

.

.

Misa Online Minggu Biasa XXVIII Tanggal 9-10 Oktober 2021

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Biasa XXVIII Tanggal 9-10 Oktober 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu tahun lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan normal setelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXVII ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 9-10 Oktober 2021
Hari Minggu Biasa XXVIII

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

You cannot copy content of this page