WKRI Ranting Jetis Ngundhuh Pertemuan WKRI Ranting Kota

Sabtu menjelang siang sekitar pukul 12.00 WIB pada tanggal 23 November 2019 di Paroki St. Albertus Agung Jetis. Sekelompok ibu-ibu dari paguyuban Wanita Katolik Republik Indonesia atau sering kita kenal dengan singkat melalui panggilan WKRI mengadakan pertemuan rutin.

Kali ini ibu-ibu WKRI dari Ranting Jetis yang mendapat kehormatan untuk mengundhuh acara pertemuan bersama WKRI Ranting Kota.

Acara dimulai dengan doa pembukaan kemudian dilanjutkan dengan doa WKRI serta doa untuk imam dan calon imam. Setelahnya ada aktivitas bernyanyi bersama Mars WKRI.

Pembacaan sabda Tuhan, renungan dan kesaksian dari ibu Brigitta Sugianti merupakan agenda selanjutnya. Ibu Sugianti memberi kesaksian bahwa hidup di dalam Kristus selalu mendapatkan pencerahan. Betapa ia sangat bergantung kepada Tuhan Yesus Kristus dalam seluruh hidupnya, dilanjutkan sambutan dari perwakilan WKRI Ranting Jetis.

Bapak Wahyu selaku ketua bidang paguyuban dan persaudaraan di Paroki Jetis kemudian memberikan sambutan kepada para ibu-ibu dari WKRI Ranting Kota. Beliau menyampaikan bahwa pertemuan rutin seperti ini sangat baik untuk dilakukan untuk mempererat paguyuban dan organisasi terlebih dengan banyaknya anggota dan ranting-ranting yang ada.

Menjelang pertengahan acara, didakan pula Sosialisasi lagu Kuhantar Dikau Kawan (lagu ini dibuat untuk anggota Wanita Katolik RI yang meninggal). Setelah bernyanyi bersama sekitar 5 menit kemudian menuju agenda yang paling ditunggu-tunggu yaitu makan siang bersama.

Selepas makan siang bersama, acara dilanjutkan kembali dengan adanya pengumuman berbagai kegiatan oleh WKRI Ranting Kota. Setelah selesai, acara ditutup dengan doa bersama.

 

Galeri Foto Klik Disini

 

Artikel & Foto oleh : Frans

HUT Ke-95 Wanita Katolik Republik Indonesia

Di suatu pagi yang cerah pada tanggal 30 Juni 2019, terlihat beberapa ibu-ibu yang berdandan rapi turun dari kendaraannya di halaman parkir kampus Universitas Sanata Dharma Kampus 3 yang terletak di jalan Paingan , Maguwoharjo – Yogyakarta. Dengan menggunakan seragam biru-biru para ibu-ibu tersebut terlihat sangat ceria dan antusias sekali memasuki gedung kampus Fakultas Psikologi tersebut.

Dengan tertib mereka memasuki lift menuju aula kampus yang terletak di lantai 4 gedung tersebut. Di dalam ruangan sudah terpampang tulisan Hari Ulang Tahun Wanita Katolik Republik Indonesia ke 95.

Kelompok ibu-ibu tersebut ternyata merupakan para utusan dari seluruh cabang WKRI se-DIY yang bersama-sama hendak merayakan peringatan Hari Ulang Tahun Wanita Katolik Republik Indonesia ke-95 tahun. Sedangkan dari Paroki jetis sendiri mengirimkan 5 orang ibu sebagai wakil utusannya, yakni :

  1. Ibu F. Yuliana Sukarno
  2. Ibu Damiana Lilik Sumarti Priyadi
  3. Ibu NSS Caniscara Dewi
  4. Ibu Cypriana Krismiati
  5. Ibu Brigitta Sugianti

Acara perayaan ulang tahun tersebut yang bertemakan “Menegakkan Kehidupan Bermusyawarah Yang Bermartabat Dalam Rangka Merawat NKRI dan Kebhinekaan“ dimulai dengan menyanyikan lagu Hymne WKRI, Doa St. Anna dan dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Andrianus Maradiyo Pr. dan Romo Yohanes Dwi Harsanto Pr.

Setelah Ekaristi selesai ibu-ibu Wanita Katolik kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu Mengheningkan Cipta dan lagu Mars WKRI. Dimana kami dengan semangat dan hikmat menyanyikan lagu-lagu di atas.

Acara yang dimulai tepat pukul 7.40 WIB tersebut dilanjutkan dengan laporan-laporan serta sambutan-sambutan dari ketua pelaksana, ketua cabang Sleman, ketua DPD Presidium, sambutan pembina masyarakat Katolik dan sambutan dari wakil organisasi perempuan.

Adapun di tengah-tengah acara agar memberi warna yang berbeda, kemudian diselingi dengan hiburan dari anak-anak TK Indriyasana Ngemplak.

Acara perayaan Ulang Tahun tersebut juga dimeriahkan hiburan dari kelompok musik para Frater yang dipimpin oleh Romo Fancy dari Wisma Sang Penabur. Dimana kami para ibu dihibur dengan lagu-lagu tempo dulu yang dinyanyikan secara remix dan membuat ibu-ibu sontak ikut bernyanyi sambil tertawa dengan gembira.

Pada akhir sesi perayaan ulang tahun, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ibu Suwarni selaku Ketua DPD Presidium WKRI, Yogyakarta didampingi oleh para ketua cabang WKRI seluruh Yogyakarta. Acara pun dilanjutkan dengan penyerahan beasiswa kepada 10 anak TK Indriyasana se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara demi acara pada peringatan ulang tahun tersebut telah berlalu, semangat dan keceriaan para ibu-ibu WKRI masih terlihat dan akhirnya tepat pada pukul 12.00 WIB acara ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan pembacaan Doa Penutup.

Selamat ulang tahun ke-95 WKRI !

 

Artikel & Foto oleh : Brigitta Sugianti

You cannot copy content of this page