Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 11:29-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yun. 3:1-10; Mazmur: 51:3-4.12-13.18-19; R:19b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Gregorius I/Agung, Paus; Maximilianus; St.Theofanus; B.Yustina dr Arezzo;

Yun 3:1
Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian:

Yun 3:2
“Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu.”

Yun 3:3
Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.

Yun 3:4
Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.”

Yun 3:5
Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.

Yun 3:6
Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.

Yun 3:7
Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: “Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air.

Yun 3:8
Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya.

Yun 3:9
Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa.”

Yun 3:10
Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.

.

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:18
(51-20) Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!

Mzm 51:19
(51-21) Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar, korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.

.

Luk 11:29
Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.

Luk 11:30
Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.

Luk 11:31
Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!

Luk 11:32
Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

.

Ul 10:12
“Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,

Ul 10:13
berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu.

Ul 10:14
Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya;

Ul 10:15
tetapi hanya oleh nenek moyangmulah hati TUHAN terpikat sehingga Ia mengasihi mereka, dan keturunan merekalah, yakni kamu, yang dipilih-Nya dari segala bangsa, seperti sekarang ini.

Ul 10:16
Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.

Ul 10:17
Sebab TUHAN, Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap;

Ul 10:18
yang membela hak anak yatim dan janda dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan pakaian.

Ul 10:19
Sebab itu haruslah kamu menunjukkan kasihmu kepada orang asing, sebab kamupun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.

Ul 10:20
Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu, kepada-Nya haruslah engkau beribadah dan berpaut, dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.

Ul 10:21
Dialah pokok puji-pujianmu dan Dialah Allahmu, yang telah melakukan di antaramu perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat, yang telah kaulihat dengan matamu sendiri.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

Ul 10:22
Dengan tujuh puluh orang nenek moyangmu pergi ke Mesir, tetapi sekarang ini TUHAN, Allahmu, telah membuat engkau banyak seperti bintang-bintang di langit.”

Ul 11:1
“Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya.

Ul 11:2
Kamu tahu sekarang?kukatakan bukan kepada anak-anakmu, yang tidak mengenal dan tidak melihat hajaran TUHAN, Allahmu?kebesaran-Nya, tangan-Nya yang kuat dan lengan-Nya yang teracung,

Ul 11:3
tanda-tanda dan perbuatan-perbuatan yang dilakukan-Nya di Mesir terhadap Firaun, raja Mesir, dan terhadap seluruh negerinya;

Ul 11:4
juga apa yang dilakukan-Nya terhadap pasukan Mesir, dengan kuda-kudanya dan kereta-keretanya, yakni bagaimana Ia membuat air Laut Teberau meluap meliputi mereka, ketika mereka mengejar kamu, sehingga TUHAN membinasakan mereka untuk selamanya;

Ul 11:5
dan apa yang dilakukan-Nya terhadapmu di padang gurun, sampai kamu tiba di tempat ini;

Ul 11:6
pula apa yang dilakukan-Nya terhadap Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, anak Ruben, yakni ketika tanah mengangakan mulutnya dan menelan mereka dengan seisi rumahnya, kemah-kemah dan segala yang mengikuti mereka, di tengah-tengah seluruh orang Israel.

Ul 11:7
Sebab matamu sendirilah yang telah melihat segala perbuatan besar yang dilakukan TUHAN.”

Ul 11:8
“Jadi kamu harus berpegang pada seluruh perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya kamu kuat untuk memasuki serta menduduki negeri, ke mana kamu pergi mendudukinya,

Ul 11:9
dan supaya lanjut umurmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunan mereka, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

Ul 11:10
Sebab negeri, ke mana engkau masuk untuk mendudukinya, bukanlah negeri seperti tanah Mesir, dari mana kamu keluar, yang setelah ditabur dengan benih harus kauairi dengan jerih payah, seakan-akan kebun sayur.

Ul 11:11
Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit;

Ul 11:12
suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun.

Ul 11:13
Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,

Ul 11:14
maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,

Ul 11:15
dan Dia akan memberi rumput di padangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang.

Ul 11:16
Hati-hatilah, supaya jangan hatimu terbujuk, sehingga kamu menyimpang dengan beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya.

Ul 11:17
Jika demikian, maka akan bangkitlah murka TUHAN terhadap kamu dan Ia akan menutup langit, sehingga tidak ada hujan dan tanah tidak mengeluarkan hasil, lalu kamu lenyap dengan cepat dari negeri yang baik yang diberikan TUHAN kepadamu.

Ul 11:18
Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.

Ul 11:19
Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun;

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

Ul 11:20
engkau harus menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu,

Ul 11:21
supaya panjang umurmu dan umur anak-anakmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka, selama ada langit di atas bumi.

Ul 11:22
Sebab jika kamu sungguh-sungguh berpegang pada perintah yang kusampaikan kepadamu untuk dilakukan, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan berpaut pada-Nya,

Ul 11:23
maka TUHAN akan menghalau segala bangsa ini dari hadapanmu, sehingga kamu menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu.

Ul 11:24
Setiap tempat yang diinjak oleh telapak kakimu, kamulah yang akan memilikinya: mulai dari padang gurun sampai gunung Libanon, dan dari sungai itu, yakni sungai Efrat, sampai laut sebelah barat, akan menjadi daerahmu.

Ul 11:25
Tidak ada yang akan dapat bertahan menghadapi kamu: TUHAN, Allahmu, akan membuat seluruh negeri yang kauinjak itu menjadi gemetar dan takut kepadamu, seperti yang dijanjikan TUHAN kepadamu.

Ul 11:26
Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk:

Ul 11:27
berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;

Ul 11:28
dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.

.

renungan harian hari ini

Bacaan dari Kitab Yunus menceritakan misi Yunus ke Niniwe, yang menekankan pertobatan dan belas kasihan Ilahi di mana ia menyampaikan pesan Tuhan tentang kehancuran yang akan datang, mendorong orang Niniwe untuk bertobat dan mencegah murka Sang Ilahi.

Kisah ini menggarisbawahi beberapa nilai kunci, yaitu kekuatan pertobatan dan belas kasihan Ilahi. Karena pertobatan tulus atas perbuatan orang Niniwe mengarah pada pembatalan azab mereka, menunjukkan bahwa pertobatan dapat mencegah kemalangan.

Bacaan Injil Lukas hari ini menyoroti panggilan untuk pertobatan sejati dan pengakuan tanda-tanda ilahi. Bacaan ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran diri dan kesediaan untuk berubah.

Selain itu, konsekuensi dari stigma dan tekanan masyarakat dapat memengaruhi kesejahteraan pribadi dan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendorong perubahan positif. Dasar-dasar psikologis ketidakjujuran, menyoroti faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perilaku, menunjukkan bahwa pertobatan dan transformasi sejati memerlukan penanganan pengaruh pribadi dan sosial.

Akhirnya, peran pemuda sebagai agen perubahan dalam gereja dan masyarakat, mencerminkan panggilan dalam Lukas untuk mengenali dan menanggapi tanda-tanda ilahi, menekankan gerakan transformatif. Bersama-sama mendorong individu untuk mencari pertumbuhan pribadi dalam hidup sehari-hari.

.

Tuhan, hari ini kami datang kepada-Mu dengan hati yang terbuka, menyadari bahwa sering kali kami gagal membaca tanda-tanda kasih-Mu dalam hidup kami. Kami lalai untuk mendengar suara-Mu yang mengundang kami kepada pertobatan dan kehidupan yang lebih baik. Seperti orang-orang Niniwe, kami ingin merendahkan diri di hadapan-Mu dan memohon belas kasihan-Mu.

Kami sering kali terjebak dalam kebiasaan dan lingkungan yang menjauhkan kami dari kebaikan. Dunia di sekitar kami penuh dengan tekanan, stigma, dan godaan yang membuat kami sulit untuk benar-benar berubah. Namun kami percaya, dengan kekuatan Roh Kudus-Mu, tidak ada hati yang tidak bisa Engkau perbarui. Ubahlah hati kami, Tuhan, agar kami semakin serupa dengan-Mu.

Bimbinglah kami agar kami tidak hanya sekadar menyesali kesalahan, tetapi berani mengambil langkah konkret untuk bertumbuh dalam iman. Tolonglah kami untuk selalu melihat ke dalam diri, menyadari kelemahan kami, dan memiliki kemauan untuk berubah. Berikan kami keberanian untuk mengakui kesalahan, meminta pengampunan, dan memperbaiki relasi kami dengan sesama.

Kami juga berdoa bagi para pemuda dan pemudi di tengah dunia yang penuh tantangan ini. Jadikanlah mereka agen perubahan di dalam Gereja dan masyarakat. Tanamkan dalam hati mereka semangat kebenaran, keadilan, dan kasih, agar mereka mampu mengenali tanda-tanda ilahi dan menjawab panggilan-Mu dengan kesungguhan hati.

Ya Tuhan, kami percaya bahwa Engkau tidak menghendaki kebinasaan bagi siapa pun, tetapi selalu menanti pertobatan kami dengan penuh kasih. Jangan biarkan hati kami mengeras, tetapi bentuklah kami menjadi pribadi yang semakin mencerminkan cahaya kasih-Mu di dunia ini. Amin.

.

Ya Tuhan, berikan kami kekuatan untuk menjadi agen pertobatan, membantu saudara-saudari kami kembali kepada jalan-Mu. Mampukan kami mnembawa perubahan yang berarti, menjadi saksi kasih dan kebenaran-Mu di tengah-tengah masyarakat. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 6:7-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 55:10-11; Mazmur: 34:4-5.6-7.16-17.18-19; R:18b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Eulogius dan Leokrita, St.Sofronius;

Yes 55:10
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

Yes 55:11
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

.

Mzm 34:4
(34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.

Mzm 34:5
(34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.

Mzm 34:6
(34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

Mzm 34:7
(34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.

Mzm 34:16
(34-17) wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.

Mzm 34:17
(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.

Mzm 34:18
(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Mzm 34:19
(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

.

Mat 6:7
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

Mat 6:8
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Mat 6:9
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

Mat 6:10
datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Mat 6:11
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Mat 6:12
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Mat 6:14
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

Mat 6:15
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

.

Ul 9:7
“Ingatlah, janganlah lupa, bahwa engkau sudah membuat TUHAN, Allahmu, gusar di padang gurun. Sejak engkau keluar dari tanah Mesir sampai kamu tiba di tempat ini, kamu menentang TUHAN.

Ul 9:8
Di Horeb kamu sudah membuat TUHAN gusar, bahkan TUHAN begitu murka kepadamu, hingga Ia mau memunahkan kamu.

Ul 9:9
Setelah aku mendaki gunung untuk menerima loh-loh batu, loh-loh perjanjian yang diikat TUHAN dengan kamu, maka aku tinggal empat puluh hari empat puluh malam lamanya di gunung itu; roti tidak kumakan dan air tidak kuminum.

Ul 9:10
TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, yang ditulisi jari Allah, di mana ada segala firman yang diucapkan TUHAN kepadamu di gunung itu dari tengah-tengah api, pada hari perkumpulan.

Ul 9:11
Sesudah lewat empat puluh hari empat puluh malam itu, maka TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, loh-loh perjanjian itu.

Ul 9:12
Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: Bangunlah, turunlah dengan segera dari sini, sebab bangsamu, yang kaubawa keluar dari Mesir, telah berlaku busuk; mereka segera menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat patung tuangan.

Ul 9:13
Lagi TUHAN berfirman kepadaku: Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk.

Ul 9:14
Biarkanlah Aku, maka Aku akan memunahkan mereka dan menghapuskan nama mereka dari kolong langit; tetapi dari padamu akan Kubuat suatu bangsa yang lebih berkuasa dan lebih banyak dari pada bangsa ini.

Ul 9:15
Setelah itu berpalinglah aku, lalu turun dari gunung yang sedang menyala itu dengan kedua loh perjanjian di kedua tanganku.

Ul 9:16
Lalu aku menyaksikan, bahwa sesungguhnya kamu telah berbuat dosa terhadap TUHAN, Allahmu: kamu telah membuat suatu anak lembu tuangan, kamu telah segera menyimpang dari jalan yang diperintahkan TUHAN kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2025

Ul 9:17
Maka kupeganglah kuat-kuat kedua loh itu, kulemparkan dari kedua tanganku, kupecahkan di depan matamu.

Ul 9:18
Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali?roti tidak kumakan dan air tidak kuminum?karena segala dosa yang telah kamu perbuat, yakni kamu melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Nya.

Ul 9:19
Sebab aku gentar karena murka dan kepanasan amarah yang ditimpakan TUHAN kepadamu, sampai Ia mau memunahkan kamu. Tetapi sekali inipun TUHAN mendengarkan aku.

Ul 9:20
Juga kepada Harun TUHAN begitu murka, hingga Ia mau membinasakannya; maka pada waktu itu aku berdoa untuk Harun juga.

Ul 9:21
Tetapi hasil perbuatanmu yang berdosa, yakni anak lembu itu, kuambil, kubakar, kuhancurkan dan kugiling baik-baik sampai halus, menjadi abu, lalu abunya kulemparkan ke dalam sungai yang mengalir turun dari gunung.

Ul 9:25
Maka aku sujud di hadapan TUHAN?empat puluh hari empat puluh malam lamanya aku sujud?,karena TUHAN telah berfirman akan memunahkan kamu,

Ul 9:26
dan aku berdoa kepada TUHAN, kataku: Ya, Tuhan ALLAH, janganlah musnahkan umat milik-Mu sendiri, yang Kautebus dengan kebesaran-Mu, dan yang Kaubawa keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.

Ul 9:27
Ingatlah kepada hamba-hamba-Mu, kepada Abraham, Ishak dan Yakub; janganlah perhatikan ketegaran bangsa ini ataupun kefasikannya dan dosanya,

Ul 9:28
supaya negeri, dari mana Engkau membawa kami keluar, jangan berkata: Sebab TUHAN tidak dapat membawa mereka masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya kepada mereka, dan sebab benci-Nya kepada mereka, maka Ia membawa mereka keluar untuk membunuh mereka di padang gurun.

Ul 9:29
Bukankah mereka itu umat milik-Mu sendiri, yang Kaubawa keluar dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang teracung?”

.

renungan harian hari ini

Membangun komunikasi yang mendalam melalui doa kepada Tuhan adalah hal yang sangat penting sebagai umat beriman. Tanpa semangat doa yang kuat, maka kita tidak akan mengenal secara lebih mendalam siapa Tuhan kita.

Hari ini kitab Nabi Yesaya dan Injil Matius mengajak kita untuk semakin memahami bagaimana firman Tuhan bekerja dalam hidup dan bagaimana seharusnya kita berdoa kepada-Nya.

Dalam kitab Yesaya, Firman Tuhan yang turun digambarkan sebagai hujan dan salju yang turun dari langit yang membawa kesuburan bagi bumi. Firman itu tidak pernah akan sia-sia, selalu membawa perubahan kepada siapa pun yang menerima firman itu. Artinya bahwa firman Tuhan itu begitu penuh daya dan efektif dalam mengubah hidup dan dunia sekitar kita.

Firman Tuhan membawa perubahan kepada kita demikian juga doa yang diajarkan oleh Yesus menjadi sarana yang menghubungkan kita dengan Tuhan. Maka, Yesus mengajarkan bagaimana cara berdoa.

Yesus menyatakan agar dalam doa tidak dilakukan dengan bertele-tele seperti kebiasaan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Yesus menegaskan bahwa Bapamu mengetahui apa yang kita butuhkan sebelum kita meminta kepada-Nya. Doa yang sederhana namun penuh daya diajarkan oleh Yesus, yakni Doa Bapa Kami.

.

Bapa Mahakasih, kami ingin semakin mengenal-Mu dan membangun hubungan yang lebih dalam melalui doa. Engkau mengajarkan bahwa doa bukan sekadar kata-kata yang diucapkan, tetapi sebuah komunikasi hati yang tulus dengan-Mu, sumber kehidupan kami.

Seperti firman-Mu yang turun seperti hujan dan salju yang menyuburkan bumi, biarlah firman-Mu juga menyuburkan hati kami, mengubah hidup kami, dan membawa buah kebaikan dalam setiap langkah kami. Kami percaya bahwa setiap janji-Mu tidak akan pernah sia-sia, melainkan akan digenapi pada waktu yang tepat sesuai dengan kehendak-Mu.

Sering kali kami berdoa dengan tergesa-gesa, tanpa kesadaran akan kehadiran-Mu, atau bahkan hanya meminta tanpa benar-benar mendengarkan suara-Mu. Namun, Engkau mengingatkan kami melalui Yesus bahwa doa bukanlah tentang banyaknya kata-kata, tetapi tentang kedekatan hati dengan-Mu. Engkau sudah mengetahui segala kebutuhan kami sebelum kami mengucapkannya.

Ajarlah kami untuk berdoa dengan iman yang teguh, dengan hati yang tulus, dan dengan kepercayaan penuh kepada-Mu. Kami ingin belajar dari Yesus yang mengajarkan Doa Bapa Kami—doa yang sederhana, tetapi penuh kuasa. Melalui doa ini, kami mengakui Engkau sebagai Bapa kami, kami memohon agar kerajaan-Mu datang, kehendak-Mu terjadi, rezeki kami tercukupi, dosa-dosa kami diampuni, dan kami dijauhkan dari pencobaan serta kejahatan.

Bimbinglah kami untuk menjadikan doa sebagai nafas kehidupan kami, bukan sekadar kebiasaan, tetapi sebagai jalan untuk semakin dekat dengan-Mu. Semoga dalam doa, kami semakin peka terhadap suara-Mu, semakin kuat dalam iman, dan semakin setia dalam menjalani hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

Terima kasih, Bapa, atas kasih-Mu yang tidak pernah berubah. Kami berserah kepada-Mu, percaya bahwa Engkau selalu mendengarkan doa kami dan menyertai kami setiap waktu. Amin.

.

Tuhan, ajarlah kami berdoa seturut kehendak-Mu dan senantiasa melaksanakan kasih-Mu dalam hidup kami sehari-hari serta ingatlah kami jika Engkau datang dalam Kerajaan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 25:31-46 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Im. 19:1-2.11-18; Mazmur: 19:8.9.10.15; R: Yoh. 6:64b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Yohanes, Biarawan;

Im 19:1
TUHAN berfirman kepada Musa:

Im 19:2
“Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.

Im 19:11
Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berbohong dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya.

Im 19:12
Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN.

Im 19:13
Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.

Im 19:14
Janganlah kaukutuki orang tuli dan di depan orang buta janganlah kautaruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.

Im 19:15
Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah engkau membela orang kecil dengan tidak sewajarnya dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran.

Im 19:16
Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah TUHAN.

Im 19:17
Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia.

Im 19:18
Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

.

Mzm 19:8
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

Mzm 19:9
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,

Mzm 19:10
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

.

Mat 25:31
“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

Mat 25:32
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Mat 25:33
dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Mat 25:34
Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Mat 25:35
Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;

Mat 25:36
ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; dan ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Mat 25:37
Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?

Mat 25:38
Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

Mat 25:39
Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

Mat 25:40
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Mat 25:41
Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Mat 25:42
Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;

Mat 25:43
ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; dan ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

Mat 25:44
Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?

Mat 25:45
Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Mat 25:46
Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

.

Ul 7:6
Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.

Ul 7:7
Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu?bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? ?

Ul 7:8
tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir.

Ul 7:9
Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan,

Ul 7:10
tetapi terhadap diri setiap orang dari mereka yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu.

Ul 7:11
Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilakukan.”

Ul 7:12
“Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia, maka terhadap engkau TUHAN, Allahmu, akan memegang perjanjian dan kasih setia-Nya yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ul 7:13
Ia akan mengasihi engkau, memberkati engkau dan membuat engkau banyak; Ia akan memberkati buah kandunganmu dan hasil bumimu, gandum dan anggur serta minyakmu, anak lembu sapimu dan anak kambing dombamu, di tanah yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

Ul 7:14
Engkau akan diberkati lebih dari pada segala bangsa: tidak akan ada laki-laki atau perempuan yang mandul di antaramu, ataupun di antara hewanmu.

Ul 8:1
“Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ul 8:2
Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Ul 8:3
Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Ul 8:4
Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.

Ul 8:5
Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya.

Ul 8:6
Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.

.

renungan harian hari ini

Inti iman kita adalah mengasihi Tuhan dan terwujud dalam mengasihi sesama. Bagaimana mewujudkannya dalam hidup sehari-hari? Bacaan-bacaan hari ini memberikan gambaran yang jelas untuk kita renungkan bersama.

Dalam Kitab Imamat, Tuhan menyampaikan pedoman atau perintah yang harus ditaati dan diikuti oleh bangsa Israel. Ayat berikutnya menjelaskan, yakni tidak mencuri, tidak berbohong, tidak menipu sesama, tidak bersumpah palsu demi nama Tuhan, tidak menindas atau merampas hak orang lain,

tidak memperlakukan orang lain dengan tidak adil, dan tidak menyimpan dendam atau membenci sesama. Perintah ini menunjukkan bahwa inti dari kekudusan adalah membangun kasih yang tulus kepada sesama.

Sementara dalam Injil Matius, Yesus menggambarkan anak manusia yang akan datang dalam kemuliaan-Nya seperti gembala yang memisahkan kawanannya. Domba dipisahkan dari kambing, Domba di sebelah kanan dan kambing di sebelah kiri.

Domba yang mewakili orang benar sementara kambing-kambing mewakili orang-orang yang tidak benar dan dihukum karena mereka tidak berbuat sebagaimana yang dibuat oleh orang-orang benar.

Dengan permenungan ini Tuhan mengajak kita menghidupi kekudusan dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi berkat bagi sekitar dalam memuliakan nama Tuhan.

.

Ya Tuhan, Engkau memanggil kami untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri kami sendiri. Engkau mengajarkan bahwa kasih bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi harus nyata dalam perbuatan.

Hari ini kami merenungkan firman-Mu yang mengingatkan kami tentang hidup dalam kekudusan—tidak mencuri, tidak berbohong, tidak menipu, tidak menindas, tidak membenci, dan tidak menyimpan dendam. Namun, Tuhan, kami sadar bahwa sering kali kami gagal menjalankan perintah-Mu. Ampunilah kami, ya Tuhan, dan perbarui hati kami agar kami dapat hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

Jadikanlah kami seperti domba-domba di sebelah kanan-Mu, yang selalu peka terhadap kebutuhan sesama dan siap menjadi saluran kasih-Mu di dunia ini. Bukalah mata kami agar kami dapat melihat penderitaan orang lain dan mengulurkan tangan dengan tulus. Jangan biarkan kami menjadi seperti kambing yang mengabaikan sesama dan hidup dalam ketidakpedulian.

Tuntunlah langkah kami setiap hari agar kami dapat mewujudkan kasih dalam tindakan nyata. Ajarlah kami untuk tidak hanya berbicara tentang iman, tetapi benar-benar hidup dalam kasih dan kebaikan. Mampukan kami untuk menjadi terang di tengah dunia yang penuh kegelapan, sehingga hidup kami menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kami.

Kami berserah kepada-Mu, ya Tuhan. Bentuklah kami seturut kehendak-Mu dan jadikan kami alat kasih-Mu di dunia ini. Amin.

.

Bapa Yang Maha Kudus, terima kasih atas rahmat kekudusan yang dicurahkan kepada kami. Mampukanlah kami untuk membagikan rahmat yang telah kami terima ini kepada sesama sehingga nama-Mu semakin dimuliakan dalam hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 4:1-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 26:4-10; Mazmur: 91:1-2.10-11.12-13.14-15; R: lih. 15b; Bacaan II: Rm. 10:8-13; O PEKAN I HARI MINGGU PRAPASKAH I (U);

Ul 26:4
Maka imam harus menerima bakul itu dari tanganmu dan meletakkannya di depan mezbah TUHAN, Allahmu.

Ul 26:5
Kemudian engkau harus menyatakan di hadapan TUHAN, Allahmu, demikian: Bapaku dahulu seorang Aram, seorang pengembara. Ia pergi ke Mesir dengan sedikit orang saja dan tinggal di sana sebagai orang asing, tetapi di sana ia menjadi suatu bangsa yang besar, kuat dan banyak jumlahnya.

Ul 26:6
Ketika orang Mesir menganiaya dan menindas kami dan menyuruh kami melakukan pekerjaan yang berat,

Ul 26:7
maka kami berseru kepada TUHAN, Allah nenek moyang kami, lalu TUHAN mendengar suara kami dan melihat kesengsaraan dan kesukaran kami dan penindasan terhadap kami.

Ul 26:8
Lalu TUHAN membawa kami keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung, dengan kedahsyatan yang besar dan dengan tanda-tanda serta mujizat-mujizat.

Ul 26:9
Ia membawa kami ke tempat ini, dan memberikan kepada kami negeri ini, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Ul 26:10
Oleh sebab itu, di sini aku membawa hasil pertama dari bumi yang telah Kauberikan kepadaku, ya TUHAN. Kemudian engkau harus meletakkannya di hadapan TUHAN, Allahmu; engkau harus sujud di hadapan TUHAN, Allahmu,

.

Mzm 91:1
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa

Mzm 91:2
akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”

Mzm 91:10
malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;

Mzm 91:11
sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

Mzm 91:12
Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.

Mzm 91:13
Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.

Mzm 91:14
“Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Mzm 91:15
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

.

Rm 10:8
Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Rm 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Rm 10:10
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Rm 10:11
Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

Rm 10:12
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

Rm 10:13
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

.

Luk 4:1
Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun.

Luk 4:2
Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ Ia tidak makan apa-apa dan sesudah waktu itu Ia lapar.

Luk 4:3
Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”

Luk 4:4
Jawab Yesus kepadanya: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.”

Luk 4:5
Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.

Luk 4:6
Kata Iblis kepada-Nya: “Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki.

Luk 4:7
Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.”

Luk 4:8
Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Luk 4:9
Kemudian ia membawa Yesus ke Yerusalem dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah,

Luk 4:10
sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya untuk melindungi Engkau,

Luk 4:11
dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”

Luk 4:12
Yesus menjawabnya, kata-Nya: “Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”

Luk 4:13
Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.

.

Ul 6:4
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

Ul 6:5
Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Ul 6:6
Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,

Ul 6:7
haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

Ul 6:8
Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,

Ul 6:9
dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

Ul 6:10
Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu?kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan;

Ul 6:11
rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami?dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,

Ul 6:12
maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.

Ul 6:13
Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.

Ul 6:14
Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu,

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

Ul 6:15
sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi.

Ul 6:16
Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa.

Ul 6:17
Haruslah kamu berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu;

Ul 6:18
haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu,

Ul 6:19
dengan mengusir semua musuhmu dari hadapanmu, seperti yang difirmankan TUHAN.

Ul 6:20
Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN Allah kita?

Ul 6:21
maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.

Ul 6:22
TUHAN membuat tanda-tanda dan mujizat-mujizat, yang besar dan yang mencelakakan, terhadap Mesir, terhadap Firaun dan seisi rumahnya, di depan mata kita;

Ul 6:23
tetapi kita dibawa-Nya keluar dari sana, supaya kita dapat dibawa-Nya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang kita.

Ul 6:24
TUHAN, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan TUHAN, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini.

Ul 6:25
Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia di hadapan TUHAN, Allah kita, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kita.”

.

renungan harian hari ini

Hari ini, kita diajak merenungkan perjalanan iman kita melalui bacaan dari Kitab Ulangan, Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma, dan Injil Lukas. Ketiga bacaan ini mengingatkan kita akan pentingnya bersyukur, mengakui iman, dan menghadapi godaan dengan teguh.

Bacaan dari Kitab Ulangan mengajarkan kita untuk selalu mengingat dan bersyukur atas segala berkat yang telah Tuhan berikan. Dengan membawa persembahan hasil pertama dari bumi, umat Israel mengakui bahwa segala sesuatu yang mereka miliki berasal dari Tuhan.

Dalam hidup kita, penting untuk senantiasa bersyukur dan mengingat kebaikan Tuhan, terutama ketika kita merasakan berkat-Nya dalam berbagai bentuk.

Paulus menekankan pentingnya iman dan pengakuan. Keselamatan datang melalui pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya bahwa Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

Tidak peduli siapa kita atau latar belakang kita, Tuhan siap menerima dan menyelamatkan semua orang yang berseru kepada-Nya. Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk mengakui iman kita dengan teguh dan hidup dalam keyakinan bahwa Tuhan selalu bersama kita.

Yesus, dalam masa puasa dan doa di padang gurun, dicobai oleh Iblis tiga kali. Setiap godaan dijawab Yesus dengan firman Tuhan, menunjukkan keteguhan iman dan ketaatan-Nya kepada Allah. Godaan yang dihadapi Yesus mencerminkan godaan yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari: kebutuhan fisik, kekuasaan, dan keinginan untuk menguji Tuhan.

Dengan meneladan Yesus, kita diajak untuk mengatasi godaan-godaan ini dengan iman yang teguh dan berpegang pada firman Tuhan. Bacaan-bacaan hari ini menekankan pentingnya hidup dalam syukur, iman, dan keteguhan dalam menghadapi godaan.

Dalam hidup kita, kita sering dihadapkan pada berbagai godaan dan tantangan. Namun, dengan bersyukur atas berkat Tuhan, mengakui iman kita kepada Kristus, dan mengandalkan firman Tuhan, kita dapat mengatasi semua cobaan dengan iman yang teguh.

.

Tuhan Maha Pengasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati penuh syukur atas segala berkat yang telah Engkau limpahkan dalam hidup kami. Seperti umat Israel yang membawa hasil pertama dari tanah mereka sebagai persembahan, kami pun ingin senantiasa mengakui bahwa segala sesuatu yang kami miliki berasal dari-Mu.

Ajarlah kami untuk selalu bersyukur, baik dalam kelimpahan maupun dalam kekurangan, dalam sukacita maupun dalam penderitaan, karena Engkaulah sumber segala kebaikan dalam hidup kami.

Engkau telah memberikan kepada kami anugerah keselamatan melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami. Kami percaya bahwa Dialah Tuhan, bahwa Engkau telah membangkitkan-Nya dari antara orang mati, dan bahwa di dalam-Nya kami memiliki hidup yang kekal.

Juga kami ingin semakin teguh dalam iman kami, semakin berani mengakui kebenaran-Mu, dan semakin setia mengikuti jalan yang telah Engkau tunjukkan. Kami sadar bahwa hidup ini penuh dengan godaan dan tantangan.

Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

Kami sering lemah, mudah tergoda oleh kesenangan duniawi, kekuasaan, dan keinginan untuk mengandalkan diri sendiri daripada berserah kepada-Mu. Seperti Yesus yang dicobai di padang gurun, kami pun sering dihadapkan pada pilihan antara mengikuti kehendak-Mu atau tergoda oleh bujukan dunia.

Kuatkanlah hati kami agar kami tidak jatuh ke dalam pencobaan. Bimbinglah kami untuk selalu berpegang pada firman-Mu sebagai pedang kebenaran yang melindungi kami dari tipu daya si jahat. Ketika kami merasa lemah, ingatkan kami bahwa Engkau selalu menyertai kami. Ketika kami menghadapi kesulitan, teguhkan iman kami agar kami tetap setia kepada-Mu.

Kami bersyukur atas firman-Mu yang mengajar kami untuk hidup dalam syukur, iman, dan keteguhan menghadapi godaan. Kami ingin menjadikan hidup kami sebagai kesaksian akan kasih dan kebaikan-Mu, sehingga setiap langkah kami mencerminkan iman yang teguh kepada-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan, kami bersyukur atas segala berkat yang telah Engkau berikan dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk selalu bersyukur dan mengakui iman kami kepada-Mu dengan teguh. Dalam menghadapi godaan dan tantangan, berikanlah kami kekuatan untuk mengandalkan firman-Mu dan mengikuti teladan Yesus, Putra-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 5:27-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 58: 9b-14; Mazmur: 86:1-2.3-4.5-6; R:11a; HARI SABTU SESUDAH RABU ABU (U); St.Yohanes de Deo; St.Yulianus dr Toledo; St.Folemon dan Apolonios; St.Petrus Obazin;

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

Yes 58:10
apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.

Yes 58:11
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Yes 58:12
Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”.

Yes 58:13
Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; dan apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,

Yes 58:14
maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.

.

Mzm 86:1
Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku.

Mzm 86:2
Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi, selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.

Mzm 86:3
Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.

Mzm 86:4
Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

Mzm 86:5
Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.

Mzm 86:6
Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN, dan perhatikanlah suara permohonanku.

.

Luk 5:27
Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!”

Luk 5:28
Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia.

Luk 5:29
Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya dan sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia.

Luk 5:30
Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”

Luk 5:31
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;

Luk 5:32
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

.

Ul 5:1
Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata kepada mereka: “Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia.

Ul 5:2
TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di Horeb.

Ul 5:3
Bukan dengan nenek moyang kita TUHAN mengikat perjanjian itu, tetapi dengan kita, kita yang ada di sini pada hari ini, kita semuanya yang masih hidup.

Ul 5:4
TUHAN telah bicara dengan berhadapan muka dengan kamu di gunung dan di tengah-tengah api?

Ul 5:5
aku pada waktu itu berdiri antara TUHAN dan kamu untuk memberitahukan firman TUHAN kepadamu, sebab kamu takut kepada api dan kamu tidak naik ke gunung?dan Ia berfirman:

Ul 5:6
Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.

Ul 5:7
Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Ul 5:8
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

Ul 5:9
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Ul 5:10
tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Ul 5:11
Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Maret 2025

Ul 5:12
Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ul 5:13
Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,

Ul 5:14
tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang manapun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga.

Ul 5:15
Sebab haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau dibawa keluar dari sana oleh TUHAN, Allahmu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung; itulah sebabnya TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat.

Ul 5:16
Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Ul 5:17
Jangan membunuh.

Ul 5:18
Jangan berzinah.

Ul 5:19
Jangan mencuri.

Ul 5:20
Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.

Ul 5:21
Jangan mengingini isteri sesamamu, dan jangan menghasratkan rumahnya, atau ladangnya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.

Ul 5:22
Firman itulah yang diucapkan TUHAN kepada seluruh jemaahmu dengan suara nyaring di gunung, dari tengah-tengah api, awan dan kegelapan, dan tidak ditambahkan-Nya apa-apa lagi. Ditulis-Nya semuanya pada dua loh batu, lalu diberikan-Nya kepadaku.”

.

renungan harian hari ini

Yesus memanggil Lewi, sang pemungut cukai, untuk menjadi murid-Nya. Tanpa banyak berpikir, Lewi segera meninggalkan segala sesuatu, bangkit, dan mengikuti Yesus. la merasa disapa hatinya oleh Yesus, dan ia mengadakan perjamuan besar di rumahnya.

Kehadiran Yesus di rumah Lewi mengundang perdebatan yang panjang. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut dan mempertanyakan sikap Yesus yang mau hadir dan makan bersama orang berdosa. Yesus dengan penuh keberanian memberikan jawaban berbeda dari apa yang mereka perdebatkan.

Yesus menjawab,“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” Jawaban Yesus ini mau menunjukkan bahwa la datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.

Nabi Yesaya dalam bacaan pertama menyampaikan pesan yang kuat tentang pertobatan yang sejati. Tuhan akan selalu menuntun dan membuatnya seperti taman yang diairi dengan baik, seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Yesaya menekankan bahwa pertobatan sejati melibatkan seluruh diri, adanya sebuah perubahan hati dan tindakan nyata yang menunjukkan kasih yang berkeadilan. Oleh karena itu, mari dalam permenungan bersama sebagai umat beriman, kita belajar mendengarkan panggilan Yesus untuk bertobat dan mengikuti-Nya. Apakah kita siap untuk membangun semangat pertobatan sejati yang membawa perubahan dalam hidup kita?

.

Ya Tuhan, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang terbuka, merenungkan panggilan-Mu untuk bertobat dan mengikuti-Mu. Engkau memanggil Lewi, seorang pemungut cukai, seorang yang dipandang hina oleh banyak orang, namun Engkau melihat hati dan potensinya. Tanpa ragu, Lewi meninggalkan segalanya dan mengikuti-Mu.

Engkau datang bukan untuk mencari orang benar, tetapi untuk menyelamatkan yang hilang. Kami mengakui bahwa kami sering tersesat dalam keegoisan, kesombongan, dan dosa-dosa kami. Juga butuh Engkau, Tuhan, seperti orang sakit yang membutuhkan tabib. Kami ingin mengalami pertobatan sejati—bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perubahan hati dan tindakan nyata.

Tuntunlah kami agar hati kami tidak mengeraskan diri terhadap panggilan-Mu. Lembutkan jiwa kami agar kami senantiasa siap untuk dibentuk, diubahkan, dan dipakai untuk kemuliaan-Mu. Semoga kami tidak ragu untuk meninggalkan segala hal yang menjauhkan kami dari Tuhan dan dengan penuh iman melangkah mengikuti-Mu.

Kami percaya bahwa Engkau tidak pernah menolak hati yang remuk dan hancur. Engkau senantiasa membuka pintu belas kasih bagi mereka yang ingin kembali kepada-Mu. Maka, kami serahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Jadikan kami pribadi yang semakin mencintai-Mu dan setia berjalan dalam jalan-Mu. Amin.

.

Bapa Yang Maha Kudus, ajarlah kani untuk selalu membangun semangat pertobatan yang sejati, berani meninggalkan hal-hal yang menghalangi persatuan kami dengan Engkau. Mampukanlah kami menjadi penyalur-penyalur kebaikan-Mu di tengah dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 9:14-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 58:1-9a; Mazmur: 51:3-4.5-6a.18-19; R:19a; HARI JUMAT SESUDAH RABU ABU (U); Pfak. Sta.Perpetua dan Felisitas, Mrt.;

Yes 58:1
Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!

Yes 58:2
Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:

Yes 58:3
“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yes 58:4
Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Yes 58:5
Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?

Yes 58:6
Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yes 58:7
supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Yes 58:8
Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

.

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:5
(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.

Mzm 51:6
(51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Mzm 51:18
(51-20) Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!

Mzm 51:19
(51-21) Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar, korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.

.

Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

.

Ul 4:1
“Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu.

Ul 4:2
Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

Ul 4:3
Matamu sendiri telah melihat apa yang diperbuat TUHAN mengenai Baal-Peor, sebab TUHAN, Allahmu, telah memunahkan dari tengah-tengahmu semua orang yang mengikuti Baal-Peor,

Ul 4:4
sedangkan kamu sekalian yang berpaut pada TUHAN, Allahmu, masih hidup pada hari ini.

Ul 4:5
Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya.

Ul 4:6
Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.

Ul 4:7
Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya?

Ul 4:8
Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?

Ul 4:32
Sebab cobalah tanyakan, dari ujung langit ke ujung langit, tentang zaman dahulu, yang ada sebelum engkau, sejak waktu Allah menciptakan manusia di atas bumi, apakah ada pernah terjadi sesuatu hal yang demikian besar atau apakah ada pernah terdengar sesuatu seperti itu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Maret 2025

Ul 4:33
Pernahkah suatu bangsa mendengar suara ilahi, yang berbicara dari tengah-tengah api, seperti yang kaudengar dan tetap hidup?

Ul 4:34
Atau pernahkah suatu allah mencoba datang untuk mengambil baginya suatu bangsa dari tengah-tengah bangsa yang lain, dengan cobaan-cobaan, tanda-tanda serta mujizat-mujizat dan peperangan, dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan dengan kedahsyatan-kedahsyatan yang besar, seperti yang dilakukan TUHAN, Allahmu, bagimu di Mesir, di depan matamu?

Ul 4:35
Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.

Ul 4:36
Dari langit Ia membiarkan engkau mendengar suara-Nya untuk mengajari engkau, di bumi Ia membiarkan engkau melihat api-Nya yang besar, dan segala perkataan-Nya kaudengar dari tengah-tengah api.

Ul 4:37
Karena Ia mengasihi nenek moyangmu dan memilih keturunan mereka, maka Ia sendiri telah membawa engkau keluar dari Mesir dengan kekuatan-Nya yang besar,

Ul 4:38
untuk menghalau dari hadapanmu bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu, untuk membawa engkau masuk ke dalam negeri mereka dan memberikannya kepadamu menjadi milik pusakamu, seperti yang terjadi sekarang ini.

Ul 4:39
Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain.

Ul 4:40
Berpeganglah pada ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk selamanya.”

.

renungan harian hari ini

Bacaan-bacaan hari ini berbicara tentang puasa yang sejati dan berkenan di hadapan Tuhan. Murid-murid Yohanes datang kepada Yesus dan bertanya, “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

Mereka berusaha membanding-bandingkan praktik hidup mereka dengan para murid Yesus. Jawaban Yesus secara tidak langsung membungkam pertanyaan yang diajukan oleh murid-murid Yohanes.

Yesus menekankan bahwa puasa bukan sekadar kewajiban dan ritual keagamaan, melainkan terutama suasana hati yang merindukan Tuhan di dalam hidupnya. Tuhan berfirman bahwa puasa yang diharapkannya adalah yang membawa perubahan nyata dalam kehidupan.

Dalam kitab Nabi Yesaya, Tuhan berbicara mengenai puasa yang sejati. Tuhan menegur bangsa Israel karena puasa yang dilakukan mereka tidak membawa perubahan nyata dan tindakan yang benar.

Puasa mereka sekadar formalitas yang tidak diikuti dengan keadilan dan kasih. Tuhan menghendaki berpuasa yang memperjuangkan keadilan dan menghadirkan kasih kepada sesama.

Kita melihat bahwa puasa yang berkenan di hati Tuhan adalah bukan karena tidak adanya makanan atau melakukan ritual keagamaan. Yesus justru mengajarkan bahwa puasa yang sesungguhnya adalah tanggapan atas hati yang merindukan Tuhan, sementara Yesaya menekankan puasa harus disertai tindakan keadilan dan kasih.

.

Bapa yang penuh kasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang rindu untuk mengenal-Mu lebih dalam. Firman-Mu mengajarkan bahwa puasa sejati bukan sekadar menahan diri dari makanan atau menjalankan ritual keagamaan, tetapi sebuah panggilan untuk hidup dalam keadilan, kasih, dan kebenaran. Engkau tidak menghendaki pengorbanan yang kosong, tetapi hati yang bertobat dan hidup yang diubahkan.

Tuhan, ubahkan hati kami agar kami tidak hanya berpuasa dari makanan, tetapi juga berpuasa dari keegoisan, kemarahan, dan kesombongan. Ajarkan kami untuk berpuasa dari kata-kata yang menyakitkan dan menggantikannya dengan perkataan yang membangun. Biarlah kami berpuasa dari ketidakpedulian dan belajar untuk mengulurkan tangan kepada mereka yang membutuhkan.

Seperti yang Engkau firmankan melalui Nabi Yesaya, puasa yang Engkau kehendaki adalah yang membebaskan belenggu ketidakadilan, yang memerdekakan orang yang tertindas, yang membagikan makanan kepada yang lapar, dan yang membawa kasih kepada sesama. Tuhan, mampukan kami untuk menjalankan puasa yang demikian. Jangan biarkan ibadah kami menjadi sia-sia karena hati kami tidak sungguh-sungguh mengasihi-Mu dan sesama.

Ya Yesus, kiranya setiap langkah kami mencerminkan kasih dan keadilan-Mu. Bentuklah kami menjadi pribadi yang lebih serupa dengan-Mu, yang tidak hanya berkata-kata tentang kebaikan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami berserah kepada-Mu, ya Tuhan. Biarlah puasa kami tidak hanya menjadi ritual, tetapi menjadi wujud nyata dari kasih dan iman kami kepada-Mu. Kami berdoa dan bersyukur dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

.

Bapa Yang Maha Pengasih, Engkau begitu mengasihi kami meskipun kami kadang kala mementingkan diri kami sendiri. Maka ya Tuhan, bantulah kami agar mulai saat ini kami sungguh berpuasa dengan membangun kerinduan hati yang mendalam dengan Engkau. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 9:22-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 30:15-20; Mazmur: 1:1-2.3.4.6; R:40:5a; HARI KAMIS SESUDAH RABU ABU (U); St.Marsianus; St.Hesikios; St.Fridolin;

Ul 30:15
Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,

Ul 30:16
karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.

Ul 30:17
Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya,

Ul 30:18
maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.

Ul 30:19
Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Ul 30:20
dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

.

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

.

Luk 9:22
Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

Luk 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Luk 9:24
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

Luk 9:25
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?

.

Ul 1:1
Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa kepada seluruh orang Israel di seberang sungai Yordan, di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab.

Ul 1:6
“TUHAN, Allah kita, telah berfirman kepada kita di Horeb, demikian: Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini.

Ul 1:7
Majulah, berangkatlah, pergilah ke pegunungan orang Amori dan kepada semua tetangga mereka di Araba-Yordan, di Pegunungan, di Daerah Bukit, di Tanah Negeb dan di tepi pantai laut, yakni negeri orang Kanaan, dan ke gunung Libanon sampai Efrat, sungai besar itu.

Ul 1:8
Ketahuilah, Aku telah menyerahkan negeri itu kepadamu; masukilah, dudukilah negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunannya.”

Ul 1:9
“Pada waktu itu aku berkata kepadamu, demikian: Seorang diri aku tidak dapat memikul tanggung jawab atas kamu.

Ul 1:10
TUHAN, Allahmu, telah membuat kamu banyak dan sesungguhnya, sekarang kamu sudah seperti bintang-bintang di langit banyaknya.

Ul 1:11
TUHAN, Allah nenek moyangmu, kiranya menambahi kamu seribu kali lagi dari jumlahmu sekarang dan memberkati kamu seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 Maret 2025

Ul 1:12
Tetapi bagaimana seorang diri aku dapat memikul tanggung jawab atas kesusahanmu, atas bebanmu dan perkaramu?

Ul 1:13
Kemukakanlah dari suku-sukumu orang-orang yang bijaksana, berakal budi dan berpengalaman, maka aku akan mengangkat mereka menjadi kepala atas kamu.

Ul 1:14
Lalu kamu menjawab aku: Memang baik apa yang kauanjurkan untuk dilakukan itu.

Ul 1:15
Kemudian aku mengambil kepala-kepala sukumu, yakni orang-orang yang bijaksana dan berpengalaman, lalu aku mengangkat mereka menjadi pemimpin atas kamu, yakni sebagai kepala pasukan seribu, kepala pasukan seratus, kepala pasukan lima puluh dan kepala pasukan sepuluh dan sebagai pengatur pasukan bagi suku-sukumu.

Ul 1:16
Dan pada waktu itu aku memerintahkan kepada para hakimmu, demikian: Berilah perhatian kepada perkara-perkara di antara saudara-saudaramu dan berilah keputusan yang adil di dalam perkara-perkara antara seseorang dengan saudaranya atau dengan orang asing yang ada padanya.

Ul 1:17
Dalam mengadili jangan pandang bulu. Baik perkara orang kecil maupun perkara orang besar harus kamu dengarkan. Jangan gentar terhadap siapapun, sebab pengadilan adalah kepunyaan Allah. Tetapi perkara yang terlalu sukar bagimu, harus kamu hadapkan kepadaku, supaya aku mendengarnya.

Ul 1:18
Demikianlah aku pada waktu itu memerintahkan kepadamu segala hal yang harus kamu lakukan.”

.

renungan harian hari ini

Pada hari ini, kita memulai perjalanan masa Prapaskah, masa retret agung yang penuh dengan refleksi pertobatan. Bacaan-bacaan hari ini mengajarkan kita tentang pilihan-pilihan penting dalam hidup kita dan konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil.

Dalam bacaan Injil Yesus berkata, “Anak manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

Perkataan Yesus ini mengandung makna bahwa mengikuti Dia bukanlah jalan yang mudah dan serba enak, melainkan jalan salib. Mau mengikuti Yesus berarti harus berani ambil jalan salib, jalan penderitaan dan memanggulnya setiap hari.

Yesus semakin menegaskan hal ini kepada mereka yang hendak mengikuti-Nya. Sebenarnya mengajak kita bersama untuk semakin berkomitmen total kepada-Nya, meskipun terkadang berarti penderitaan dan bahkan harus menyerahkan nyawa.

Dalam bacaan pertama, Musa mengajarkan kepada bangsanya bahwa pilihan untuk mengasihi dan menaati Tuhan adalah pilihan yang membawa kehidupan. Bangsa Israel diajak oleh Musa untuk mendengarkan suara Tuhan dan berpegang pada perintah-Nya.

Menurut Musa, pilihan ini akan membawa berkat, kehidupan, dan kelimpahan. Sebaliknya, jika tidak taat, maka mereka akan mengalami kebinasaan. Kita diajak untuk berani membuat pilihan hidup yang tepat, pilihan hidup kita menentukan perjalanan kita ke depannya.

.

Allah yang Maharahim,
Pada awal masa Prapaskah ini, kami datang kepada-Mu dengan hati yang penuh kerendahan,
Menyadari bahwa mengikuti-Mu bukanlah jalan yang mudah,
Tetapi jalan salib, jalan penderitaan, dan jalan penyerahan diri.

Engkau sendiri telah memberi teladan kepada kami,
Bahwa untuk memperoleh hidup sejati, kami harus berani kehilangan diri kami,
Memanggul salib setiap hari, dan mengikuti Engkau dengan setia.
Sering kali kami lebih memilih kenyamanan daripada pengorbanan,
Lebih memilih kehendak kami sendiri daripada kehendak-Mu,
Namun hari ini, Engkau kembali mengundang kami untuk memilih jalan kehidupan.

Seperti Musa mengingatkan bangsa Israel untuk memilih hidup dengan menaati firman-Mu,
Kami pun ingin memilih Engkau, ya Tuhan,
Memilih untuk setia dalam segala keadaan,
Juga memilih untuk berpegang pada sabda-Mu,
Dan memilih untuk mengasihi dan menaati Engkau dengan segenap hati kami.

Bimbinglah kami dalam perjalanan Prapaskah ini,
Agar setiap langkah kami semakin dekat kepada-Mu,
Setiap doa kami semakin tulus,
Setiap pengorbanan kami semakin bermakna,
Dan setiap penderitaan yang kami alami semakin menyatukan kami dengan salib-Mu yang kudus.

Kuatkanlah kami agar tidak takut memikul salib kami,
Berilah kami keberanian untuk berkomitmen total kepada-Mu,
Dan ajarlah kami untuk percaya bahwa di balik salib ada kebangkitan,
Bahwa di balik pengorbanan ada kemuliaan,
Bahwa bersama-Mu, penderitaan bukanlah akhir, tetapi jalan menuju kehidupan kekal.

Kami menyerahkan hati kami ke dalam tangan-Mu,
Semoga kami semakin berani memilih Engkau dalam segala aspek hidup kami,
Dan semakin setia berjalan di jalan kasih dan pengorbanan bersama-Mu. Amin.

.

Tuhan Yang Maha Kuasa, berilah kami kekuatan dan keberanian untuk memilih jalan kehidupan, untuk mengasihi dan taat kepada-Mu dan mau mengikuti jalan yang ditunjukkan Yesus sampai dengan akhir perjalanan hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 6:1-6.16-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yl. 2:12-18; Mazmur: 51:3-4.5-6a.12-13.14.17; R: lih. 3a; Bacaan II: 2Kor.5:20-6:2; O PEKAN IV HARI RABU ABU (U) Puasa dan Pantang;

Yl 2:12
“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.”

Yl 2:13
Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.

Yl 2:14
Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu.

Yl 2:15
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;

Yl 2:16
kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah penganten laki-laki keluar dari kamarnya, dan penganten perempuan dari kamar tidurnya;

Yl 2:17
baiklah para imam, pelayan-pelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: “Sayangilah, ya TUHAN, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?”

Yl 2:18
TUHAN menjadi cemburu karena tanah-Nya, dan Ia belas kasihan kepada umat-Nya.

.

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:5
(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.

Mzm 51:6
(51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:14
(51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!

Mzm 51:17
(51-19) Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

.

2Kor 5:20
Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

2Kor 5:21
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

2Kor 6:1
Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.

2Kor 6:2
Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.

.

Mat 6:1
“Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

Mat 6:4
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Mat 6:5
“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Mat 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Mat 6:16
“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Mat 6:17
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,

Mat 6:18
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

.

Yes 58:1
Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!

Yes 58:2
Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:

Yes 58:3
“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yes 58:4
Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Yes 58:5
Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?

Yes 58:6
Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yes 58:7
supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Maret 2025

Yes 58:8
Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

Yes 58:10
apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.

Yes 58:11
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Yes 58:12
Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”.

Yes 58:13
Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; dan apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,

Yes 58:14
maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.

.

renungan harian hari ini

Hari Rabu Abu menandai dimulainya Masa Prapaskah, sebuah periode penting dalam kalender liturgi Gereja di mana kita diajak merenung, berdoa, dan berpuasa sebagai persiapan merayakan Paskah. Kita memulai masa retret agung selama empat puluh hari ke depan.

Bacaan-bacaan hari ini mengarahkan kita untuk kembali kepada Tuhan dengan hati yang tulus dan rendah hati, memohon belas kasihan-Nya, dan menjalani hidup dengan integritas dan kesungguhan. Nabi Yoel mengajak kita kembali kepada Tuhan dengan segenap hati.

Sebab, pertobatan sejati bukanlah sekadar ritual atau penampilan luar, melainkan perubahan hati yang mendalam. Tuhan menginginkan kita merobek hati kita, menunjukkan penyesalan yang tulus atas dosa-dosa kita, dan berbalik kepada-Nya karena Dia penuh kasih dan belas kasihan.

Dalam bacaan kedua, Rasul Paulus mengingatkan bahwa kita adalah utusan-utusan Kristus yang dipanggil untuk mendamaikan diri kita dengan Allah. Melalui Kristus, kita telah menerima kasih karunia yang besar, dan kita tidak boleh menyia-nyiakannya. Sekarang adalah saat yang tepat untuk bertobat dan menerima penyelamatan yang Tuhan tawarkan.

Melalui bacaan Injil, Yesus mengajarkan kita tentang cara yang benar dalam memberi sedekah, berdoa, dan berpuasa. Dia menekankan pentingnya ketulusan hati dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah kita. Semua yang kita lakukan hendaknya untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan mencari pujian dari manusia.

Pada hari Rabu Abu ini, kita diajak memulai perjalanan Prapaskah dengan penuh pertobatan dan kerendahan hati. Marilah kita kembali kepada Tuhan dengan segenap hati kita, merobek hati kita, bukan pakaian kita, dan mengakui dosa-dosa kita dengan tulus. Mari kita menjalani masa ini dengan doa yang khusyuk, puasa yang tulus, dan sedekah yang ikhlas, dan semuanya itu dilakukan dalam kerahasiaan di hadapan Tuhan yang melihat hati kita.

.

Allah yang penuh belas kasih, kami datang ke hadapan-Mu, dengan hati yang penuh penyesalan dan kerinduan akan rahmat-Mu. Hari Rabu Abu ini menandai awal perjalanan Prapaskah. Masa di mana Engkau memanggil kami untuk bertobat, berdoa, dan kembali kepada-Mu dengan segenap hati.

Kami menyadari bahwa sering kali kami gagal dalam kesetiaan kami. Juga kami lebih mencari penghargaan manusia daripada berkenan di hadapan-Mu. Kami lebih mengutamakan kepentingan duniawi daripada kehendak-Mu. Namun hari ini, Engkau mengundang kami untuk merobek hati kami, bukan hanya pakaian kami, untuk mengakui kelemahan kami dengan jujur dan membiarkan kasih-Mu membarui hidup kami.

Engkau mengajarkan kami tentang makna sejati dari puasa, doa, dan sedekah. Bahwa semua itu bukanlah sekadar ritual lahiriah, tetapi harus dilakukan dengan ketulusan dan keikhlasan. Bukan untuk mencari pujian manusia, tetapi untuk mendekatkan diri kepada-Mu.

Ajarlah kami untuk menjalani Prapaskah ini dengan hati yang bersih dan niat yang murni, agar setiap doa kami semakin mempererat hubungan kami dengan-Mu. Setiap puasa kami mengosongkan diri dari ego dan kesombongan, dan setiap sedekah kami menjadi ungkapan kasih yang nyata kepada sesama.

Engkau telah mengutus Putra-Mu ya Bapa, untuk mendamaikan kami dengan Engkau melalui kasih-Nya yang sempurna. Kami ingin menanggapi kasih itu dengan pertobatan yang sejati. Bukan dengan sekadar kata-kata, tetapi dengan perubahan hidup yang nyata. Biarlah masa Prapaskah ini menjadi waktu rahmat bagi kami. Waktu di mana hati kami dibentuk kembali oleh kasih-Mu, waktu di mana kami semakin mengarahkan hidup kami kepada kebenaran dan keadilan-Mu.

Terima kasih Tuhan, karena Engkau selalu membuka tangan-Mu bagi kami yang ingin kembali. Terima kasih atas pengampunan-Mu yang tiada habisnya dan rahmat-Mu yang selalu melimpah. Bimbinglah langkah kami sepanjang perjalanan ini, Agar kami tiba di Paskah dengan hati yang diperbarui, siap merayakan kebangkitan Kristus dengan sukacita sejati. Amin.

.

Ya Tuhan, hari ini kami memulai masa retret agung. Semoga puasa, doa, dan sedekah kami selama masa ini tidak dilakukan untuk pamer, tetapi untuk memuliakan nama-Mu dan mendekatkan diri kepada-Mu. Semoga pula pada hari Paskah nanti kami sungguh-sungguh menikmati buah dari puasa dan pantang ini, yakni kami turut bangkit bersama Kristus. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2025, Bacaan Injil Markus 10:28-31 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 35:1-12; Mazmur: 50:5-6.7-8.14.23; R:23b; PEKAN VIII (H); St.Kasimirus; B.Humbelina; St.Lusius, Paus; B.Placida;

Sir 35:1
Barangsiapa memenuhi hukum Taurat mempersembahkan banyak korban, dan orang yang memperhatikan segala perintah menyampaikan korban keselamatan.

Sir 35:2
Orang yang membalas kebaikan mempersembahkan korban sajian dan yang memberikan derma menyampaikan korban syukur.

Sir 35:3
Yang direlai oleh Tuhan ialah menjauhi kejahatan, dan menolak kelaliman merupakan korban penghapus dosa.

Sir 35:4
Jangan tampil di hadirat Tuhan dengan tangan yang kosong, sebab semuanya wajib menurut perintah.

Sir 35:5
Persembahan orang jujur melemaki mezbah, dan harumnya sampai ke hadapan Yang Mahatinggi.

Sir 35:6
Tuhan berkenan kepada korban orang benar, dan ingatannya tidak akan dilupakan.

Sir 35:7
Muliakanlah Tuhan dengan kemurahan, dan buah bungaran di tanganmu janganlah kausedikitkan.

Sir 35:8
Sertakanlah muka yang riang dengan segala pemberianmu, dan bagian sepersepuluh hendaklah kaukuduskan dengan suka hati.

Sir 35:9
Berikanlah kepada Yang Mahatinggi berpadanan dengan apa yang la berikan kepadamu, dengan murah hati dan sesuai dengan hasil tanganmu.

Sir 35:10
Sebab Dia itu Tuhan pembalas, dan engkau akan dibalas-Nya dengan tujuh lipat.

Sir 35:11
Jangan mencoba menyuap Tuhan, sebab tidak diterima-Nya, dan janganlah percaya pada korban kelaliman!

Sir 35:12
Sebab Tuhan adalah Hakim, yang tidak memihak.

.

Mzm 50:5
“Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi, yang mengikat perjanjian dengan Aku berdasarkan korban sembelihan!”

Mzm 50:6
Langit memberitakan keadilan-Nya, sebab Allah sendirilah Hakim. Sela

Mzm 50:7
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu!

Mzm 50:8
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?

Mzm 50:14
Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!

Mzm 50:23
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

.

Mrk 10:28
Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”

Mrk 10:29
Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,

Mrk 10:30
orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.

Mrk 10:31
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

.

1Kor 15:20
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.

1Kor 15:21
Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.

1Kor 15:22
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.

1Kor 15:23
Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.

1Kor 15:24
Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.

1Kor 15:25
Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

1Kor 15:26
Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

1Kor 15:27
Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa “segala sesuatu telah ditaklukkan”, maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Maret 2025

1Kor 15:28
Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.

1Kor 15:29
Jika tidak demikian, apakah faedahnya perbuatan orang-orang yang dibaptis bagi orang mati? Kalau orang mati sama sekali tidak dibangkitkan, mengapa mereka mau dibaptis bagi orang-orang yang telah meninggal?

1Kor 15:30
Dan kami juga?mengapakah kami setiap saat membawa diri kami ke dalam bahaya?

1Kor 15:31
Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar.

1Kor 15:32
Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka “marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati”.

1Kor 15:33
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

1Kor 15:34
Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu.

.

renungan harian hari ini

Dalam dunia bisnis saat ini, fokus utamanya adalah pada menghasilkan laba. Pola pikir untung dan rugi ini tercermin dalam bacaan Injil, di mana Petrus mempertanyakan Yesus tentang pahala karena mengikuti-Nya, setelah banyak berkorban.

Yesus meyakinkan bahwa mereka yang meninggalkan keterikatan duniawi demi Dia akan menerima banyak berkat dalam kehidupan kekal, menekankan bahwa pengorbanan bagi Kristus tidak pernah sia-sia.

Prinsip ini digemakan dalam Sirakh 35:1-12, yang menggarisbawahi pentingnya pengorbanan yang tulus disertai keadilan dan kasih sayang, bukan semata-mata persembahan ritual.

Teks ini mendorong orang beriman untuk merenungkan pengorbanan mereka dan memastikan mereka melakukan dengan hati yang benar, memenuhi janji-janji kepada Tuhan dengan setia.

Kita diajak untuk menggarisbawahi perlunya pendekatan yang seimbang, mengintegrasikan kesuksesan materi dengan nilai-nilai etika dan spiritual, seperti yang dianjurkan dalam Injil Markus dan Kitab Putra Sirakh, memastikan bahwa pengorbanan dan upaya selaras dengan tujuan yang lebih tinggi dan menghasilkan imbalan yang kekal.

.

Ya Tuhan, hari ini kami datang kepada-Mu dengan hati penuh syukur. Merenungkan makna pengorbanan sejati yang berkenan di hadapan-Mu. Engkau mengajarkan bahwa mereka yang meninggalkan segala sesuatu demi-Mu tidak akan kehilangan apa pun, tetapi justru menerima berkat yang melimpah, bukan hanya di dunia ini, tetapi juga dalam kehidupan kekal.

Sering kali kami terjebak dalam pola pikir dunia. Menghitung untung dan rugi dalam setiap langkah hidup kami. Mengukur berkat berdasarkan harta dan keberhasilan yang tampak di mata manusia. Namun, Engkau mengingatkan kami bahwa pengorbanan sejati adalah yang dilakukan dengan kasih, yang tidak mencari imbalan duniawi, tetapi demi kemuliaan-Mu.

Ajarkan kami untuk memiliki hati yang tulus dalam memberi. Bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam waktu, tenaga, dan perhatian kami bagi sesama. Jangan biarkan kami terjebak dalam rutinitas tanpa makna, tetapi tanamkanlah dalam diri kami semangat keadilan, kasih, dan belas kasih.

Bimbinglah kami agar hidup kami selalu selaras dengan kehendak-Mu. Agar setiap usaha, kerja keras, dan pengorbanan yang kami lakukan, bukan hanya demi pencapaian duniawi, tetapi juga demi kebaikan yang lebih besar. Demi pelayanan kepada sesama, dan demi kemuliaan Tuhan yang kekal.

Jadikanlah hidup kami sebagai persembahan yang hidup, sebagaimana Engkau berkenan kepada orang yang memberi dengan hati yang rela. Kami percaya bahwa dalam mengikuti-Mu, tidak ada yang sia-sia, sebab Engkau adalah upah terbesar dan kekayaan sejati yang kami rindukan. Amin.

.

Tuhan Yang Maha Kasih, Engkau senantiasa menuntun kami menuju terang-Mu. Engkau tidak pernah meninggalkan kami dalam kegelapan dan berjalan dalam kesendirian sebagai pengikut-Mu. Maka, tuntunlah kami selalu agar kami menjadi berkat bagi banyak orang. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2025, Bacaan Injil Markus 10:17-27 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 17:24-29; Mazmur: 32:1-2.5.6.7; R.11a; PEKAN BIASA VIII (H) St.Marinus: St.Nikolo d Albergati; Sta.Kungunde;

Sir 17:24
Namun untuk orang yang menyesalpun Tuhan membuka jalan kembali, dan orang yang kehilangan ketabahan hati dilipur oleh-Nya.

Sir 17:25
Berpalinglah kepada Tuhan dan lepaskanlah dosa, berdoalah di hadapan-Nya dan berhentilah menghina.

Sir 17:26
Kembalilah kepada Yang Mahatinggi dan berpalinglah dari yang durjana, dan hendaklah sangat benci kepada kekejian.

Sir 17:27
Siapa gerangan di dunia orang mati memuji Yang Mahatinggi, sebagai pengganti orang yang hidup dan yang mempersembahkan pujian?

Sir 17:28
Dari orang mati lenyaplah pujian seperti dari yang tiada sama sekali, sedangkan barangsiapa yang hidup dan sehat memuji Tuhan.

Sir 17:29
Alangkah besarnya belas kasihan Tuhan serta pengampunan-Nya bagi semua yang berpaling kepada-Nya!

.

Mzm 32:1
Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

Mzm 32:2
Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

Mzm 32:5
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

Mzm 32:6
Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.

Mzm 32:7
Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak.

.

Mrk 10:17
Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Mrk 10:18
Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.

Mrk 10:19
Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”

Mrk 10:20
Lalu kata orang itu kepada-Nya: “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”

Mrk 10:21
Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

Mrk 10:22
Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Mrk 10:23
Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Mrk 10:24
Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Mrk 10:25
Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Mrk 10:26
Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

Mrk 10:27
Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

.

1Kor 15:1
Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri.

1Kor 15:2
Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu?kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

1Kor 15:3
Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,

1Kor 15:4
bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

1Kor 15:5
bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.

1Kor 15:6
Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.

1Kor 15:7
Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.

1Kor 15:8
Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

1Kor 15:9
Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.

1Kor 15:10
Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2025

1Kor 15:11
Sebab itu, baik aku, maupun mereka, demikianlah kami mengajar dan demikianlah kamu menjadi percaya.

1Kor 15:12
Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?

1Kor 15:13
Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.

1Kor 15:14
Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.

1Kor 15:15
Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan.

1Kor 15:16
Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.

1Kor 15:17
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.

1Kor 15:18
Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.

1Kor 15:19
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

.

renungan harian hari ini

Injil hari ini yang menceritakan perjumpaan Yesus dan seorang pemuda kaya menjadi cermin bagi kita untuk merenungkan nilai-nilai fundamental sebagai orang beriman. Pemuda itu mengakui Yesus sebagai “guru yang baik” dan mengharapkan jawaban untuk memuaskan kerinduan hatinya akan makna hidup sejati.

Tanggapan Yesus melampaui moralitas dan legalitas belaka, menyentuh esensi keberadaan manusia dan kekayaan sejati, yang tidak terkikis oleh ruang dan waktu. Yesus mengundang pemuda kaya itu menjual harta miliknya, memberikannya kepada orang miskin. dan mengikuti Dia.

Undangan ini mengungkapkan konflik antara hasrat duniawi dan panggilan spiritual, menekankan bahwa kekayaan sejati tidak diukur dengan harta benda atau status sosial.

Pernyataan Yesus tentang kesulitan bagi orang kaya untuk memasuki Kerajaan Allah menggarisbawahi tantangan melepaskan diri dari harta duniawi. Kesedihan pemuda kaya itu menyoroti perjuangan yang dihadapi banyak orang dalam memprioritaskan kekayaan spiritual daripada kekayaan materi.

Kitab Sirakh menggemakan perasaan ini, mendesak pertobatan dan kembali kepada Tuhan. Kisah ini meminta kita untuk memeriksa apakah kita memprioritaskan harta duniawi daripada hubungan kita dengan Tuhan dan orang lain.

Dengan melakukannya, kita mengejar kekayaan sejati dan menemukan makna hidup yang sebenarnya, seperti yang diilustrasikan oleh kekuatan transformatif ajaran Yesus dan semangat kerja sama dan doa gereja.

.

Ya Tuhan, Engkau adalah sumber segala kebijaksanaan dan kekayaan sejati,
Kami datang kepada-Mu dengan hati yang rindu untuk memahami makna hidup yang sejati. Seperti pemuda kaya dalam Injil hari ini, kami sering kali mencari Engkau,
Namun, kami masih terikat pada harta duniawi yang membebani langkah kami menuju-Mu.

Tuhan Yesus, Engkau mengundang kami untuk menjual segala yang mengikat kami,
Untuk melepaskan kelekatan duniawi yang menghalangi kami dalam mengikuti-Mu.
Namun, kami lemah dan sering takut kehilangan kenyamanan dan keamanan duniawi kami. Tolonglah kami, ya Tuhan, agar kami memiliki keberanian untuk mengutamakan Engkau di atas segalanya.

Bukalah hati kami agar tidak terperangkap dalam harta dan keinginan duniawi,
Tetapi justru semakin lapar dan haus akan kekayaan rohani yang membawa kami kepada kehidupan kekal. Ajarkan kami untuk memberi dengan tulus, berbagi dengan sukacita,
Dan melayani dengan penuh kasih, sehingga kami semakin serupa dengan Putra-Mu.

Terangilah langkah kami agar kami selalu memilih kehendak Allah,
Bimbinglah kami dalam pertobatan sejati, agar kami semakin dekat kepada-Nya.
Jangan biarkan kami menjadi sedih dan kecewa seperti pemuda kaya itu,
Tetapi jadikanlah kami pribadi yang berani menyerahkan segala milik kami kepada-Mu,
Sebab Engkaulah harta yang paling berharga, yang tak terkikis oleh waktu dan keadaan.

Ya Tuhan, berkatilah umat-Mu agar kami semua semakin mencintai nilai-nilai surgawi,
Mengutamakan kasih dan kebaikan, serta menemukan sukacita dalam mengikuti-Mu.
Kami percaya bahwa hanya dalam Engkaulah kami menemukan makna hidup yang sejati. Amin.

.

Bapa di surga, utuslah Roh Kudus-Mu untuk menerangi hidup kami agar kami dapat menggunakan harta milik dan kekayaan kami hanya untuk kemuliaan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page