Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 6:7-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 55:10-11; Mazmur: 34:4-5.6-7.16-17.18-19; R:18b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Eulogius dan Leokrita, St.Sofronius;

Yes 55:10
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

Yes 55:11
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

.

Mzm 34:4
(34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.

Mzm 34:5
(34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.

Mzm 34:6
(34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

Mzm 34:7
(34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.

Mzm 34:16
(34-17) wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.

Mzm 34:17
(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.

Mzm 34:18
(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Mzm 34:19
(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

.

Mat 6:7
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

Mat 6:8
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Mat 6:9
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

Mat 6:10
datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Mat 6:11
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Mat 6:12
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Mat 6:14
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

Mat 6:15
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

.

Ul 9:7
“Ingatlah, janganlah lupa, bahwa engkau sudah membuat TUHAN, Allahmu, gusar di padang gurun. Sejak engkau keluar dari tanah Mesir sampai kamu tiba di tempat ini, kamu menentang TUHAN.

Ul 9:8
Di Horeb kamu sudah membuat TUHAN gusar, bahkan TUHAN begitu murka kepadamu, hingga Ia mau memunahkan kamu.

Ul 9:9
Setelah aku mendaki gunung untuk menerima loh-loh batu, loh-loh perjanjian yang diikat TUHAN dengan kamu, maka aku tinggal empat puluh hari empat puluh malam lamanya di gunung itu; roti tidak kumakan dan air tidak kuminum.

Ul 9:10
TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, yang ditulisi jari Allah, di mana ada segala firman yang diucapkan TUHAN kepadamu di gunung itu dari tengah-tengah api, pada hari perkumpulan.

Ul 9:11
Sesudah lewat empat puluh hari empat puluh malam itu, maka TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, loh-loh perjanjian itu.

Ul 9:12
Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: Bangunlah, turunlah dengan segera dari sini, sebab bangsamu, yang kaubawa keluar dari Mesir, telah berlaku busuk; mereka segera menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat patung tuangan.

Ul 9:13
Lagi TUHAN berfirman kepadaku: Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk.

Ul 9:14
Biarkanlah Aku, maka Aku akan memunahkan mereka dan menghapuskan nama mereka dari kolong langit; tetapi dari padamu akan Kubuat suatu bangsa yang lebih berkuasa dan lebih banyak dari pada bangsa ini.

Ul 9:15
Setelah itu berpalinglah aku, lalu turun dari gunung yang sedang menyala itu dengan kedua loh perjanjian di kedua tanganku.

Ul 9:16
Lalu aku menyaksikan, bahwa sesungguhnya kamu telah berbuat dosa terhadap TUHAN, Allahmu: kamu telah membuat suatu anak lembu tuangan, kamu telah segera menyimpang dari jalan yang diperintahkan TUHAN kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2025

Ul 9:17
Maka kupeganglah kuat-kuat kedua loh itu, kulemparkan dari kedua tanganku, kupecahkan di depan matamu.

Ul 9:18
Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali?roti tidak kumakan dan air tidak kuminum?karena segala dosa yang telah kamu perbuat, yakni kamu melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Nya.

Ul 9:19
Sebab aku gentar karena murka dan kepanasan amarah yang ditimpakan TUHAN kepadamu, sampai Ia mau memunahkan kamu. Tetapi sekali inipun TUHAN mendengarkan aku.

Ul 9:20
Juga kepada Harun TUHAN begitu murka, hingga Ia mau membinasakannya; maka pada waktu itu aku berdoa untuk Harun juga.

Ul 9:21
Tetapi hasil perbuatanmu yang berdosa, yakni anak lembu itu, kuambil, kubakar, kuhancurkan dan kugiling baik-baik sampai halus, menjadi abu, lalu abunya kulemparkan ke dalam sungai yang mengalir turun dari gunung.

Ul 9:25
Maka aku sujud di hadapan TUHAN?empat puluh hari empat puluh malam lamanya aku sujud?,karena TUHAN telah berfirman akan memunahkan kamu,

Ul 9:26
dan aku berdoa kepada TUHAN, kataku: Ya, Tuhan ALLAH, janganlah musnahkan umat milik-Mu sendiri, yang Kautebus dengan kebesaran-Mu, dan yang Kaubawa keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.

Ul 9:27
Ingatlah kepada hamba-hamba-Mu, kepada Abraham, Ishak dan Yakub; janganlah perhatikan ketegaran bangsa ini ataupun kefasikannya dan dosanya,

Ul 9:28
supaya negeri, dari mana Engkau membawa kami keluar, jangan berkata: Sebab TUHAN tidak dapat membawa mereka masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya kepada mereka, dan sebab benci-Nya kepada mereka, maka Ia membawa mereka keluar untuk membunuh mereka di padang gurun.

Ul 9:29
Bukankah mereka itu umat milik-Mu sendiri, yang Kaubawa keluar dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang teracung?”

.

renungan harian hari ini

Membangun komunikasi yang mendalam melalui doa kepada Tuhan adalah hal yang sangat penting sebagai umat beriman. Tanpa semangat doa yang kuat, maka kita tidak akan mengenal secara lebih mendalam siapa Tuhan kita.

Hari ini kitab Nabi Yesaya dan Injil Matius mengajak kita untuk semakin memahami bagaimana firman Tuhan bekerja dalam hidup dan bagaimana seharusnya kita berdoa kepada-Nya.

Dalam kitab Yesaya, Firman Tuhan yang turun digambarkan sebagai hujan dan salju yang turun dari langit yang membawa kesuburan bagi bumi. Firman itu tidak pernah akan sia-sia, selalu membawa perubahan kepada siapa pun yang menerima firman itu. Artinya bahwa firman Tuhan itu begitu penuh daya dan efektif dalam mengubah hidup dan dunia sekitar kita.

Firman Tuhan membawa perubahan kepada kita demikian juga doa yang diajarkan oleh Yesus menjadi sarana yang menghubungkan kita dengan Tuhan. Maka, Yesus mengajarkan bagaimana cara berdoa.

Yesus menyatakan agar dalam doa tidak dilakukan dengan bertele-tele seperti kebiasaan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Yesus menegaskan bahwa Bapamu mengetahui apa yang kita butuhkan sebelum kita meminta kepada-Nya. Doa yang sederhana namun penuh daya diajarkan oleh Yesus, yakni Doa Bapa Kami.

.

Bapa Mahakasih, kami ingin semakin mengenal-Mu dan membangun hubungan yang lebih dalam melalui doa. Engkau mengajarkan bahwa doa bukan sekadar kata-kata yang diucapkan, tetapi sebuah komunikasi hati yang tulus dengan-Mu, sumber kehidupan kami.

Seperti firman-Mu yang turun seperti hujan dan salju yang menyuburkan bumi, biarlah firman-Mu juga menyuburkan hati kami, mengubah hidup kami, dan membawa buah kebaikan dalam setiap langkah kami. Kami percaya bahwa setiap janji-Mu tidak akan pernah sia-sia, melainkan akan digenapi pada waktu yang tepat sesuai dengan kehendak-Mu.

Sering kali kami berdoa dengan tergesa-gesa, tanpa kesadaran akan kehadiran-Mu, atau bahkan hanya meminta tanpa benar-benar mendengarkan suara-Mu. Namun, Engkau mengingatkan kami melalui Yesus bahwa doa bukanlah tentang banyaknya kata-kata, tetapi tentang kedekatan hati dengan-Mu. Engkau sudah mengetahui segala kebutuhan kami sebelum kami mengucapkannya.

Ajarlah kami untuk berdoa dengan iman yang teguh, dengan hati yang tulus, dan dengan kepercayaan penuh kepada-Mu. Kami ingin belajar dari Yesus yang mengajarkan Doa Bapa Kami—doa yang sederhana, tetapi penuh kuasa. Melalui doa ini, kami mengakui Engkau sebagai Bapa kami, kami memohon agar kerajaan-Mu datang, kehendak-Mu terjadi, rezeki kami tercukupi, dosa-dosa kami diampuni, dan kami dijauhkan dari pencobaan serta kejahatan.

Bimbinglah kami untuk menjadikan doa sebagai nafas kehidupan kami, bukan sekadar kebiasaan, tetapi sebagai jalan untuk semakin dekat dengan-Mu. Semoga dalam doa, kami semakin peka terhadap suara-Mu, semakin kuat dalam iman, dan semakin setia dalam menjalani hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

Terima kasih, Bapa, atas kasih-Mu yang tidak pernah berubah. Kami berserah kepada-Mu, percaya bahwa Engkau selalu mendengarkan doa kami dan menyertai kami setiap waktu. Amin.

.

Tuhan, ajarlah kami berdoa seturut kehendak-Mu dan senantiasa melaksanakan kasih-Mu dalam hidup kami sehari-hari serta ingatlah kami jika Engkau datang dalam Kerajaan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 25:31-46 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Im. 19:1-2.11-18; Mazmur: 19:8.9.10.15; R: Yoh. 6:64b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Yohanes, Biarawan;

Im 19:1
TUHAN berfirman kepada Musa:

Im 19:2
“Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.

Im 19:11
Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berbohong dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya.

Im 19:12
Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN.

Im 19:13
Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.

Im 19:14
Janganlah kaukutuki orang tuli dan di depan orang buta janganlah kautaruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.

Im 19:15
Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah engkau membela orang kecil dengan tidak sewajarnya dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran.

Im 19:16
Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah TUHAN.

Im 19:17
Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia.

Im 19:18
Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

.

Mzm 19:8
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

Mzm 19:9
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,

Mzm 19:10
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

.

Mat 25:31
“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

Mat 25:32
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Mat 25:33
dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Mat 25:34
Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Mat 25:35
Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;

Mat 25:36
ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; dan ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Mat 25:37
Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?

Mat 25:38
Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

Mat 25:39
Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

Mat 25:40
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Mat 25:41
Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Mat 25:42
Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;

Mat 25:43
ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; dan ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

Mat 25:44
Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?

Mat 25:45
Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Mat 25:46
Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

.

Ul 7:6
Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.

Ul 7:7
Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu?bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? ?

Ul 7:8
tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir.

Ul 7:9
Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan,

Ul 7:10
tetapi terhadap diri setiap orang dari mereka yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu.

Ul 7:11
Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilakukan.”

Ul 7:12
“Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia, maka terhadap engkau TUHAN, Allahmu, akan memegang perjanjian dan kasih setia-Nya yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ul 7:13
Ia akan mengasihi engkau, memberkati engkau dan membuat engkau banyak; Ia akan memberkati buah kandunganmu dan hasil bumimu, gandum dan anggur serta minyakmu, anak lembu sapimu dan anak kambing dombamu, di tanah yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

Ul 7:14
Engkau akan diberkati lebih dari pada segala bangsa: tidak akan ada laki-laki atau perempuan yang mandul di antaramu, ataupun di antara hewanmu.

Ul 8:1
“Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ul 8:2
Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Ul 8:3
Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Ul 8:4
Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.

Ul 8:5
Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya.

Ul 8:6
Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.

.

renungan harian hari ini

Inti iman kita adalah mengasihi Tuhan dan terwujud dalam mengasihi sesama. Bagaimana mewujudkannya dalam hidup sehari-hari? Bacaan-bacaan hari ini memberikan gambaran yang jelas untuk kita renungkan bersama.

Dalam Kitab Imamat, Tuhan menyampaikan pedoman atau perintah yang harus ditaati dan diikuti oleh bangsa Israel. Ayat berikutnya menjelaskan, yakni tidak mencuri, tidak berbohong, tidak menipu sesama, tidak bersumpah palsu demi nama Tuhan, tidak menindas atau merampas hak orang lain,

tidak memperlakukan orang lain dengan tidak adil, dan tidak menyimpan dendam atau membenci sesama. Perintah ini menunjukkan bahwa inti dari kekudusan adalah membangun kasih yang tulus kepada sesama.

Sementara dalam Injil Matius, Yesus menggambarkan anak manusia yang akan datang dalam kemuliaan-Nya seperti gembala yang memisahkan kawanannya. Domba dipisahkan dari kambing, Domba di sebelah kanan dan kambing di sebelah kiri.

Domba yang mewakili orang benar sementara kambing-kambing mewakili orang-orang yang tidak benar dan dihukum karena mereka tidak berbuat sebagaimana yang dibuat oleh orang-orang benar.

Dengan permenungan ini Tuhan mengajak kita menghidupi kekudusan dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi berkat bagi sekitar dalam memuliakan nama Tuhan.

.

Ya Tuhan, Engkau memanggil kami untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri kami sendiri. Engkau mengajarkan bahwa kasih bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi harus nyata dalam perbuatan.

Hari ini kami merenungkan firman-Mu yang mengingatkan kami tentang hidup dalam kekudusan—tidak mencuri, tidak berbohong, tidak menipu, tidak menindas, tidak membenci, dan tidak menyimpan dendam. Namun, Tuhan, kami sadar bahwa sering kali kami gagal menjalankan perintah-Mu. Ampunilah kami, ya Tuhan, dan perbarui hati kami agar kami dapat hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

Jadikanlah kami seperti domba-domba di sebelah kanan-Mu, yang selalu peka terhadap kebutuhan sesama dan siap menjadi saluran kasih-Mu di dunia ini. Bukalah mata kami agar kami dapat melihat penderitaan orang lain dan mengulurkan tangan dengan tulus. Jangan biarkan kami menjadi seperti kambing yang mengabaikan sesama dan hidup dalam ketidakpedulian.

Tuntunlah langkah kami setiap hari agar kami dapat mewujudkan kasih dalam tindakan nyata. Ajarlah kami untuk tidak hanya berbicara tentang iman, tetapi benar-benar hidup dalam kasih dan kebaikan. Mampukan kami untuk menjadi terang di tengah dunia yang penuh kegelapan, sehingga hidup kami menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kami.

Kami berserah kepada-Mu, ya Tuhan. Bentuklah kami seturut kehendak-Mu dan jadikan kami alat kasih-Mu di dunia ini. Amin.

.

Bapa Yang Maha Kudus, terima kasih atas rahmat kekudusan yang dicurahkan kepada kami. Mampukanlah kami untuk membagikan rahmat yang telah kami terima ini kepada sesama sehingga nama-Mu semakin dimuliakan dalam hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page