Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 5:43-48 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 26:16-19; Mazmur: 119:1-2.4-5.7-8; R:1; PEKAN PRAPASKAH I (U); Sta.Lousia de Marrillac; St.Klemens Maria Hofbauer;

Ul 26:16
“Pada hari ini TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan ini; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu.

Ul 26:17
Engkau telah menerima janji dari pada TUHAN pada hari ini, bahwa Ia akan menjadi Allahmu, dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, dan mendengarkan suara-Nya.

Ul 26:18
Dan TUHAN telah menerima janji dari padamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah-Nya,

Ul 26:19
dan Iapun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya.”

.

Mzm 119:1
Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.

Mzm 119:2
Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati,

Mzm 119:4
Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu, supaya dipegang dengan sungguh-sungguh.

Mzm 119:5
Sekiranya hidupku tentu untuk berpegang pada ketetapan-Mu!

Mzm 119:7
Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil.

Mzm 119:8
Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu, janganlah tinggalkan aku sama sekali.

.

Mat 5:43
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.

Mat 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Mat 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Mat 5:46
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Mat 5:47
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?

Mat 5:48
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

.

Ul 16:1
“Ingatlah akan bulan Abib dan rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, sebab dalam bulan Abib itulah TUHAN, Allahmu, membawa engkau keluar dari Mesir pada waktu malam.

Ul 16:2
Maka engkau harus menyembelih kambing domba dan lembu sapi sebagai korban Paskah bagi TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN untuk membuat nama-Nya diam di sana.

Ul 16:3
Janganlah engkau makan sesuatu yang beragi besertanya; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi besertanya, yakni roti penderitaan, sebab dengan buru-buru engkau keluar dari tanah Mesir. Maksudnya supaya seumur hidupmu engkau teringat akan hari engkau keluar dari tanah Mesir.

Ul 16:4
Janganlah terdapat padamu ragi di seluruh daerahmu, tujuh hari lamanya; dan dari daging hewan yang kausembelih pada waktu petang pada hari pertama, janganlah ada yang bermalam sampai pagi.

Ul 16:5
Engkau tidak boleh mempersembahkan korban Paskah di salah satu tempat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ul 16:6
Tetapi di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, engkau harus mempersembahkan korban Paskah itu pada waktu senja, ketika matahari terbenam, bertepatan dengan saat engkau keluar dari Mesir.

Ul 16:7
Engkau harus memasaknya dan memakannya di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu; kemudian paginya engkau harus pulang kembali ke kemahmu.

Ul 16:8
Enam hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi dan pada hari yang ketujuh harus ada perkumpulan raya bagi TUHAN, Allahmu; maka janganlah engkau melakukan pekerjaan.

Ul 16:9
Tujuh minggu harus kauhitung: pada waktu orang mulai menyabit gandum yang belum dituai, haruslah engkau mulai menghitung tujuh minggu itu.

BACAAN OFISIRenungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Maret 2025

Ul 16:10
Kemudian haruslah engkau merayakan hari raya Tujuh Minggu bagi TUHAN, Allahmu, sekedar persembahan sukarela yang akan kauberikan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ul 16:11
Haruslah engkau bersukaria di hadapan TUHAN, Allahmu, engkau ini dan anakmu laki-laki serta anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi yang di dalam tempatmu, dan orang asing, anak yatim dan janda, yang di tengah-tengahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana.

Ul 16:12
Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di Mesir, dan haruslah engkau melakukan ketetapan ini dengan setia.

Ul 16:13
Hari raya Pondok Daun haruslah kaurayakan tujuh hari lamanya, apabila engkau selesai mengumpulkan hasil tempat pengirikanmu dan tempat pemerasanmu.

Ul 16:14
Haruslah engkau bersukaria pada hari rayamu itu, engkau ini dan anakmu laki-laki serta anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi, orang asing, anak yatim dan janda yang di dalam tempatmu.

Ul 16:15
Tujuh hari lamanya harus engkau mengadakan perayaan bagi TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN; sebab TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam segala hasil tanahmu dan dalam segala usahamu, sehingga engkau dapat bersukaria dengan sungguh-sungguh.

Ul 16:16
Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa,

Ul 16:17
tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.”

.

renungan harian hari ini

Hari ini kita diajak merenungkan tentang kesetiaan kepada perintah Tuhan dan panggilan untuk mengasihi tanpa batas, seperti Bapa di surga. Dalam Kitab Ulangan, Musa mengingatkan bangsa Israel tentang pentingnya menaati ketetapan dan peraturan Tuhan dengan segenap hati dan jiwa.

Sementara Injil Matius mengajarkan kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita, sehingga kita dapat menjadi sempurna seperti Bapa di surga. Yesus mengajarkan tentang kasih yang melampaui batas-batas manusiawi. Dia memanggil kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita.

Seperti kasih Bapa di surga yang tidak memihak, menerbitkan matahari dan menurunkan hujan bagi semua orang tanpa memandang kebaikan atau keburukan mereka.

Yesus menantang kita untuk menjadi sempurna seperti Bapa di surga dengan menunjukkan kasih yang universal dan tanpa syarat. Tuhan memerintahkan kita untuk menaati ketetapan dan peraturan-Nya dengan segenap hati dan jiwa, dan dengan demikian, kita akan menjadi umat yang terpuji dan kudus di hadapan-Nya.

Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita, sehingga kita dapat menjadi anak-anak Bapa. Mengasilhi musuh bukanlah hal yang mudah, namun Yesus menunjukkan bahwa inilah cara untuk mencerminkan kasih Allah yang sempurna.

.

Ya Bapa, Engkau telah memanggil kami untuk hidup dalam kesetiaan kepada firman-Mu dan mengasihi dengan kasih yang tanpa batas. Hari ini, Engkau kembali mengingatkan kami melalui sabda-Mu bahwa menaati perintah-Mu bukan sekadar kewajiban, tetapi sebuah panggilan untuk hidup dalam kekudusan dan kasih yang sejati.

Kami menyadari bahwa kasih yang Engkau ajarkan bukanlah kasih yang terbatas hanya kepada mereka yang berbuat baik kepada kami, tetapi juga kepada mereka yang sulit kami terima, bahkan kepada mereka yang menyakiti kami. Kami sering kali gagal dalam hal ini, membiarkan hati kami dikuasai oleh amarah, dendam, dan keengganan untuk mengampuni.

Jadikanlah kami anak-anak-Mu yang setia, yang hidup dalam firman-Mu, menaati perintah-Mu dengan segenap hati dan jiwa. Mampukan kami untuk semakin menyerupai-Mu dalam kasih, sehingga kami pun semakin layak disebut sebagai umat-Mu yang kudus dan terpuji di hadapan-Mu.

Ubahlah hati kami. Lunakkan setiap kekerasan yang ada dalam diri kami. Beri kami keberanian untuk mengampuni dan kasih yang tulus untuk mendoakan mereka yang sulit kami kasihi. Ajarlah kami untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi dengan kebaikan yang memancarkan terang-Mu.

Kami percaya, dengan pertolongan Roh Kudus, kami dapat berjalan dalam kasih yang sejati, kasih yang melampaui batas manusiawi, kasih yang mempersatukan, dan kasih yang menyembuhkan. Amin.

.

Ya Tuhan, kami bersyukur atas kasih dan perintah-Mu yang membawa kami menuju kehidupan yang kudus. Bantulah kami untuk menaati perintah-Mu dengan segenap hati dan jiwa, dan ajarlah kami untuk mengasihi musuh kami dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 5:20-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yeh. 18:21-28; Mazmur: 130:1-2, 3-4ab, 4c-6, 7-8. R:3; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Matilda, Pengaku Iman;;

Yeh 18:21
Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

Yeh 18:22
Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya.

Yeh 18:23
Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Yeh 18:24
Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik?apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya.

Yeh 18:25
Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel, apakah tindakan-Ku yang tidak tepat ataukah tindakanmu yang tidak tepat?

Yeh 18:26
Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya.

Yeh 18:27
Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya.

Yeh 18:28
Ia insaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

.

Mzm 130:1
Nyanyian ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!

Mzm 130:2
Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.

Mzm 130:3
Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

Mzm 130:4
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

Mzm 130:4
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

Mzm 130:5
Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.

Mzm 130:6
Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.

Mzm 130:7
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.

Mzm 130:8
Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.

.

Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.

Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Mat 5:23
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,

Mat 5:24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Mat 5:25
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Mat 5:26
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

.

Ul 15:1
“Pada akhir tujuh tahun engkau harus mengadakan penghapusan hutang.

Ul 15:2
Inilah cara penghapusan itu: setiap orang yang berpiutang harus menghapuskan apa yang dipinjamkannya kepada sesamanya; janganlah ia menagih dari sesamanya atau saudaranya, karena telah dimaklumkan penghapusan hutang demi TUHAN.

Ul 15:3
Dari seorang asing boleh kautagih, tetapi piutangmu kepada saudaramu haruslah kauhapuskan.

Ul 15:4
Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka,

Ul 15:5
asal saja engkau mendengarkan baik-baik suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segenap perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.

Ul 15:6
Apabila TUHAN, Allahmu, memberkati engkau, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, maka engkau akan memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak akan meminta pinjaman; engkau akan menguasai banyak bangsa, tetapi mereka tidak akan menguasai engkau.

Ul 15:7
Jika sekiranya ada di antaramu seorang miskin, salah seorang saudaramu di dalam salah satu tempatmu, di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau menegarkan hati ataupun menggenggam tangan terhadap saudaramu yang miskin itu,

Ul 15:8
tetapi engkau harus membuka tangan lebar-lebar baginya dan memberi pinjaman kepadanya dengan limpahnya, cukup untuk keperluannya, seberapa ia perlukan.

Ul 15:9
Hati-hatilah, supaya jangan timbul di dalam hatimu pikiran dursila, demikian: Sudah dekat tahun ketujuh, tahun penghapusan hutang, dan engkau menjadi kesal terhadap saudaramu yang miskin itu dan engkau tidak memberikan apa-apa kepadanya, maka ia berseru kepada TUHAN tentang engkau, dan hal itu menjadi dosa bagimu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Maret 2025

Ul 15:10
Engkau harus memberi kepadanya dengan limpahnya dan janganlah hatimu berdukacita, apabila engkau memberi kepadanya, sebab oleh karena hal itulah TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu dan dalam segala usahamu.

Ul 15:11
Sebab orang-orang miskin tidak hentinya akan ada di dalam negeri itu; itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian: Haruslah engkau membuka tangan lebar-lebar bagi saudaramu, yang tertindas dan yang miskin di negerimu.”

Ul 15:12
“Apabila seorang saudaramu menjual dirinya kepadamu, baik seorang laki-laki Ibrani ataupun seorang perempuan Ibrani, maka ia akan bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh engkau harus melepaskan dia sebagai orang merdeka.

Ul 15:13
Dan apabila engkau melepaskan dia sebagai orang merdeka, maka janganlah engkau melepaskan dia dengan tangan hampa,

Ul 15:14
engkau harus dengan limpahnya memberi bekal kepadanya dari kambing dombamu, dari tempat pengirikanmu dan dari tempat pemerasanmu, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kauberikan kepadanya.

Ul 15:15
Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau ditebus TUHAN, Allahmu; itulah sebabnya aku memberi perintah itu kepadamu pada hari ini.

Ul 15:16
Tetapi apabila dia berkata kepadamu: Aku tidak mau keluar meninggalkan engkau, karena ia mengasihi engkau dan keluargamu, sebab baik keadaannya padamu,

Ul 15:17
maka engkau harus mengambil sebuah penusuk dan menindik telinganya pada pintu, sehingga ia menjadi budakmu untuk selama-lamanya. Demikian juga kauperbuat kepada budakmu perempuan.

Ul 15:18
Janganlah merasa susah, apabila engkau melepaskan dia sebagai orang merdeka, sebab enam tahun lamanya ia telah bekerja padamu dengan jasa dua kali upah seorang pekerja harian. Maka TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam segala sesuatu yang kaukerjakan.”

.

renungan harian hari ini

Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk merenungkan makna pertobatan sejati dan hubungan kita dengan sesama. Dari Kitab Yehezkiel, kita belajar tentang belas kasihan Tuhan yang besar bagi mereka yang bertobat.

Dari Injil Matius, kita diajarkan tentang pentingnya hidup dalam kebenaran dan kasih, serta bagaimana menyelesaikan konflik dengan sesama. Tuhan menunjukkan belas kasih dan pengampunan yang luar biasa kepada mereka yang bertobat dengan tulus.

Pertobatan bukan hanya tentang menghindari hukuman, melainkan juga tentang perubahan hati dan hidup yang nyata. Tuhan tidak berkenan pada kematian orang fasik, tetapi pada pertobatan dan kehidupan yang dihasilkan darinya.

Ini menunjukkan betapa besar kasih dan keadilan Tuhan. Yesus mengajarkan bahwa standar hidup yang diharapkan dari kita sebagai pengikut-Nya jauh melampaui sekadar mematuhi hukum-hukum tertulis.

Kita dipanggil untuk hidup dalam kasih dan rekonsiliasi yang tulus. Marah dan kebencian terhadap sesama sama buruknya dengan tindakan membunuh. Yesus menekankan pentingnya berdamai dengan sesama sebelum kita datang kepada Tuhan dengan persembahan kita.

Kedua bacaan hari ini mengingatkan kita akan pentingnya pertobatan dan hidup dalam kasih. Tuhan memberikan kita kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki hidup kita, menunjukkan belas kasihan dan pengampunan yang besar.

Di sisi lain, Yesus menantang kita untuk hidup dengan standar kebenaran yang lebih tinggi, di mana rekonsiliasi dan kasih kepada sesama menjadi prioritas utama.

Marilah kita merenungkan apakah ada hal-hal dalam hidup kita yang perlu kita ubah dan adakah hubungan yang perlu kita perbaiki. Dengan demikian, kita dapat mendekatkan diri kepada Tuhan dengan hati yang bersih dan hidup dalam damai dengan sesama.

.

Hari ini kami merenungkan sabda-Mu Tuhan, yang mengajarkan kami tentang pertobatan sejati dan kasih yang tulus kepada sesama. Engkau adalah Allah yang tidak menghendaki kebinasaan orang fasik, tetapi menginginkan setiap hati yang berdosa kembali kepada-Mu dengan kesungguhan.

Kami menyadari bahwa pertobatan bukan sekadar menghindari hukuman, tetapi sebuah panggilan untuk perubahan hati dan hidup yang nyata. Sering kali kami lalai dan jatuh dalam kesalahan. Bukalah hati kami, ya Tuhan, agar kami sungguh-sungguh bertobat, meninggalkan kejahatan dan memilih hidup dalam kebenaran-Mu.

Engkau menantang kami untuk melampaui sekadar ketaatan formal dan memasuki hidup yang penuh dengan rekonsiliasi dan perdamaian. Engkau mengajarkan kami untuk tidak hanya menaati hukum secara lahiriah, tetapi untuk hidup dengan kasih yang sejati. Bantu kami untuk menghilangkan kemarahan, mengampuni mereka yang menyakiti kami, dan membangun hubungan yang penuh kasih dengan sesama.

Tuntunlah kami untuk mau berdamai sebelum kami datang ke hadirat-Mu, karena Engkau menghendaki hati yang bersih lebih dari sekadar persembahan. Ampunilah kami jika selama ini kami membiarkan dendam dan kebencian menguasai hati kami. 

Jangan biarkan kami hanya berhenti pada kata-kata, tetapi doronglah kami untuk mewujudkan iman kami dalam tindakan kasih yang nyata. Kami mohon agar Engkau terus menuntun kami di jalan pertobatan yang sejati. Biarlah hidup kami menjadi kesaksian bahwa Engkau adalah Tuhan yang penuh pengampunan dan kebenaran.

Kami serahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu, ya Bapa. Bentuklah kami, ubahlah kami, dan mampukan kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik, yang hidup dalam kasih dan damai sejahtera. Amin.

.

Ya Tuhan, semoga hidup kami menjadi cerminan kasih-Mu dan memnbawa damai bagi dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page