Renungan Harian 1 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 1 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 15 : 29-37

Pada suatu ketika, Yesus menyusuri pantai Danau Galilea, lalu naik ke sebuah bukit dan duduk di situ.

Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.

Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.

Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu.

Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan.”

Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: “Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?”

Kata Yesus kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” “Tujuh,” jawab mereka, “dan ada lagi beberapa ikan kecil.”

Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.

Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.

Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.

Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kedatangan Mesias, yang digambarkan Nabi Yesaya, akan membawa sukacita besar seperti perjamuan surgawi dengan hidangan dan minuman yang lezat.

Pada saat itu segala kesedihan, kelemahan, kerapuhan, dan maut akan dipulihkan.

Inilah pengharapan yang dijanjikan Allah kepada kita melalui kedatangan Mesias.

Pengharapan itu terpenuhi dalam diri Yesus yang menyembuhkan orang-orang sakit dan menghapuskan kekurangan dan kerapuhan kita.

Orang lumpuh disembuhkan, orang timpang berjalan kembali, orang buta melihat, orang bisu berkata-kata, orang tuli mendengar. Kekurangan makanan dipuaskan oleh Yesus dengan kelimpahan roti.

Masa Adven ini mengajak kita untuk mengarahkan pandangan kita kepada Yesus Kristus yang akan datang, yang merupakan pemenuhan janji Allah dan akan membuat semuanya menjadi baik.

Janganlah kita putus asa, menjadi apatis dan kehilangan pengharapan, karena menghadapi penyakit, kerapuhan kita, dan kebobrokan dalam masyarakat.

Allah yang datang dalam diri Yesus itu akan membuat semua itu menjadi baik.

.

Ya Allah, jangan biarkan kami putus asa. Teguhkanlah pengharapan kami bahwa semuanya akan menjadı baik karena kedatangan Yesus, Putra-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 30 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 30 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 4 : 18-22

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya.

Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.

Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu.

Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Ketika kita berkata bahwa kita sedang khawatir, seketika itu pula timbul kekhawatiran di dalam hati kita. Hal itu menunjukkan  bahwa hati dan mulut memiliki fungsinya masing-masing.

Dengan hati kita percaya, tetapi dengan mulut kita pun harus mengaku, dan keduanya harus berjalan secara beriringan, sebab percaya dalam hati saja tidaklah cukup, harus dibuktikan dengan pengakuan melalui mulut kita.

Jadi, apa yang kita percayai harus sejalan dengan yang kita akui, sebab iman yang bukan bersumber dari hati tidak lebih dari sekadar kemunafikan yang menipu diri sendiri dan orang lain.

Seperti yang diajarkan Rasul Paulus kepada jemaat di Roma,

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan” (Rm. 10:9).

Hari ini, kita merayakan Pesta Santo Andreas, rasul. Ayahnya, bernama Yohanes, bekerja sebagai nelayan.

Andreas juga bekerja sebagai nelayan. Ia bersama saudaranya, Simon yang disebut Petrus, merupakan murid-murid pertama Yesus.

Panggilan sebagai murid diterima oleh Andreas dan Simon ketika meraka sedang menebarkan jala di danau. Panggilan itu dijawab oleh Andreas dan Simon dengan pergi meninggalkan jalanya dan mengikuti Yesus.

Inilah pengakuan iman yang langsung diikuti dengan perbuatan.

Tuhan juga memanggil kita dengan cara yang sama, sesuai dengan profesi kita masing-masing.

Maka, kalau kita mengaku murid-murid Yesus, kita juga seharusnya mendengarkan panggilan-Nya dan mewartakan cinta kasih Allah kepada semua orang dalam perkataan dan perbuatan kita sehari-hari.

.

Ya Allah, bantulah kami untuk menjawab ya atas panggilan-Mu supaya kami dapat melakukan apa yang Engkau kehendaki. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Panduan ADVEN 2021, Keluarga Tangguh & Berbuah Dalam Kristus

panduan adven 2021

Panduan Adven 2021, KELUARGA TANGGUH DAN BERBUAH DALAM KRISTUS – Setiap Masa Adven, kita diajak untuk mempersiapkan diri menyambut dan menantikan kedatangan Yesus Kristus.

Perayaan Adven 2021 saat ini masih kita rayakan dalam keprihatinan Pandemi Covid 19 yang memerlukan ketangguhan dan perjuangan untuk saling memperkuat dan bergotong royong.

Pandemi Covid 19 yang hampir dua tahun kita alami, membuat kita semua disadarkan akan ketangguhan dan kepedulian di segala sektor kehidupan, terutama di dalam keluarga kita.

Sebagai umat Keuskupan Agung Semarang yang masih berdinamika di tengah Pandemi Covid 19, kita tetap setia diajak tetap mengimplementasikan cita-cita RIKAS untuk semakin relevan di tengah masyarakat luas.

Keuskupan Agung Semarang pada tahun 2022 masih melanjutkan lima bidang garap yaitu kekatolikan, kerasulan, kebangsaan, kerjasama dan sinergi serta profesionalitas.

Pada prinsipnya, kita sebagai warga Keuskupan Agung Semarang (KAS) tetap mempunyai tanggungjawab yang tidak hanya sekedar peribadatan semata, melainkan sampai pada kesejahteraan dan tindakan bersama di masyarakat secara nyata.

Dalam arti itu, kita diajak untuk tetap tangguh dan senantiasa bertumbuh dalam sukacita Injili walaupun Pandemi Covid 19 masih menyelimuti hidup kita ini.

Pandemi Covid 19 yang menghantam lingkup luas negara dan Gereja akhirnya puncak dan ujungnya ada pada keluarga.

Melalui Adven 2021 ini, Komisi Kateketik Keuskupan Agung Semarang mengajak umat melihat kembali keluarga sebagai pusat dari gerak iman.

Dalam masa Pandemi Covid 19 diharapkan keluarga menjadi tempat bertumbuh, mengalami sukacita dan tangguh agar kita semua semakin menyadari gerak bersama dalam upaya mewujudkan diri menghadirkan kasih di tengah-tengah bangsa Indonesia ini.

Keluarga merupakan tempat pertama “latihan” hidup menjemaat dan bermasyarakat. Di dalam keluarga ini ada pendidikan awal mengenai “kesetiaan”, “kepercayaan” dan kasih.

Komisi Kateketik Keuskupan Agung Semarang mengajak semua umat Katolik Keuskupan Agung Semarang mempersiapkan Adventus (masa penantian) ini dengan merefleksikan dinamika hidup keluarga.

Umat diajak melihat kembali sejauh mana komunikasi, hubungan kasih sayang dan keterbukaan emosional terjadi untuk kemajuan kualitas iman dan hidup berkeluarga.

Begitu juga, umat diajak merefleksikan sejauh mana upaya dalam menghadapi tantangan dan komitmen untuk menyelesaikan masalah bersama, dan mengambil keputusan secara bersama, khususnya tantangan yang berat di tengah Pandemi Covid 19.

Akhirnya keluarga membangun hubungan dengan masyarakat-relasi sosial dengan lingkungan, gereja, dan orang lain dalam masyarakat.

Sejauh mana keluarga berpartisipasi dalam memperkaya berbagai kemajuan di tengah masyarakat, khususnya upaya tanggap pandemi ini.

Proses refleksi akan diperdalam melalui empat (4) pertemuan sebagai berikut:

1. Pertemuan Adven I: Keluarga Tangguh.

Pada pertemuan Adven I ini, umat diajak untuk berjaga-jaga, tanggap, tabah, dan kuat menghadapi tantangan, terutama dalam situasi yang masih diliputi Pandemi Covid 19.

Umat diajak berbagi pengalaman atas situasi yang dialami terutama dari segi pengalaman iman dan daya ketangguhan keluarga.

Dalam perspektif iman khususnya penantian Sang Juru Selamat, para keluarga diajak melihat kembali hidup iman mereka dalam keluarga, bagaimana pendidikan Kekatolikan selama ini dikembangkan, khususnya ketika mengalami kesulitan dan beratnya situasi Pandemi Covid 19 ini.

Bacaan yang diperdalam sebagai peneguhan dan renungan dari Luk 21: 25-28.34-36 mengenai “Kedatangan Anak Manusia” (Adven Eskatologis).

2. Pertemuan Adven II: Keluarga yang Berbenah dan Berubah.

Pada pertemuan Adven II ini, umat diajak pada suasana dan dorongan rohani untuk pertobatan dan berbenah.

Maka, pada Adven II ini umat diajak untuk memperdalam berbagai pengalaman rekonsiliasi dan upaya berbenah dari berbagai terpaan dan kesulitan yang dihadapi keluarga selama Pandemi Covid 19.

Dalam situasi krisis Pandemi Covid 19 seringkali terjadi berbagai macam konflik di keluarga karena kesulitan ekonomi, krisis iman
hingga relasi.

Melalui pertemuan Adven II, keluarga diajak mempersiapkan Adventus dalam bingkai pertobatan dan semangat berbenah diri untuk masa depan yang lebih baik.

Bacaan yang diperdalam sebagai peneguhan dan renungan dari Luk 3: 1-6 tentang mempersiapkan jalan bagi kedatangan Sang Juru Selamat.

3. Pertemuan Adven III: Keluarga sebagai Ecclesia Domestica.

Pada pertemuan Adven III, setelah umat memperdalam pertobatan dan berbenah diri, umat diajak melihat kembali tanggung jawabnya sebagai keluarga dalam mempersiapkan tempat pendidikan dasar dan tempat iman bertumbuh.

Umat diajak merefleksikan mengenai sejauh mana tanggung jawabnya sebagai keluarga dalam mempersiapkan masa depan anak-anak mereka baik dari segi pendidikan iman maupun akademisnya.

Keluarga diajak menghayati panggilan sebagai keluarga Kristiani sejati dalam ambil bagian dalam Tri Tugas Kristus sebagai pewaris, penjamin dan penyaksi iman bagi anak-anak dan masyarakat sekitar.

Situasi Pandemi Covid 19 menyebabkan keluarga memiliki beban yang lebih berat, khususnya mengenai pendidikan anak-anak mereka.

Untuk itu, dalam pertemuan Adven III, keluarga dapat merefleksikan kembali sejauh mana wujud tanggung jawab pendidikan dan menjadikan keluarga sebagai persemaian bagi tumbuh kembang iman, kerasulan dan kemasyarakatan.

Bacaan yang diperdalam sebagai peneguhan dan renungan dari Luk 3:10-18 mengenai Yohanes Pembaptis yang mempersiapkan kedatangan Sang Mesias.

4. Pertemuan Adven IV: Keluarga yang Bersukacita dan Berbuah.

Pada pertemuan Adven IV, umat diajak memuncaki pertemuan dengan kesadaran seperti apa yang sudah dicita-citakan dalam amanat Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang, bahwa keluarga diharapkan menjadi bentara bagi kader-kader kerasulan dan kemasyarakatan.

Keluarga diajak membuat komitmen nyata bahwa di tangan merekalah persemaian ini tumbuh, baik panggilan hidup bhakti, menggereja maupun memasyarakat.

Keluarga diharapkan menjadi pusat sukacita, mampu memberikan harapan dan kekuatan bagi seluruh anggotanya dalam mengatasi krisis, bahkan menjadi tempat pertolongan bagi orang lain yang membutuhkan.

Bacaan yang diperdalam sebagai peneguhan dan renungan dari Luk 1: 39-45 mengenai perjumpaan Maria dan Elisabeth. Perjumpaan dua keluarga dan dua perempuan yang menggenapi janji keselamatan dari Allah supaya terwujud.

Melalui empat (4) pertemuan ini, kita diharapkan dapat melihat kembali sejauh mana keluarga-keluarga kita mampu mewartakan sukacita dan buah Kasih Kritus.

Dalam menyongsong Adven ini, walaupun kita masih di masa Pandemi Covid 19, namun yang terpenting kita bersama keluarga diharapkan menjadi bentara yang tumbuh dengan sukacita.

Akhirnya selamat memasuki masa Adven. Semoga pendalaman dan refleksi yang dikembangkan membuat kita semakin menjadi keluarga yang tangguh dan senantiasa berbuah dalam Kristus.

Berkah Dalem.
Rm. Antonius Dodit Haryono, Pr.
Ketua Komkat KAS

.

>> Download Panduan Adven 2021 Disini <<

.

.

Renungan Harian 29 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 29 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 8 : 5-11

Pada waktu itu, Yesus masuk ke Kota Kapernaum. Maka, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya, “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.”

Yesus berkata kepadanya: “Aku akan datang menyembuhkannya.”

Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.

Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit.

Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”

Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.

Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Surga.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Bait Allah adalah sebutan untuk menunjukkan tempat kediaman Allah di bumi.

Nabi Yesaya menubuatkan keadaan Yerusalem pada hari-hari terakhir dan mengatakan bahwa Allah akan membangun bait-Nya yang berdiri tegak menjulang dan akan menarik perhatian bangsa-bangsa untuk berduyun-duyun datang.

Sehingga, keberadaan Bait Allah di Yerusalem membuat Kota Yerusalem bukan hanya menjadi pusat pemerintahan kerajaan, tetapi juga menjadi pusat keagamaan, ke sanalah umat Allah berziarah untuk merayakan berbagai perayaan ibadah.

Umat yang beribadah akan menjadi para pejuang yang siap menegakkan keadilan dan kebenaran. Keadilan dan kebenaran yang berdiri tegak akan berdampak pada hadirnya kedamaian dalam kehidupan.

Itulah hakikat rumah Tuhan, bukan pada bangunan yang indah.

Dengan kata lain. Bait Allah bukan sekadar tempat umat beribadah, melainkan tempat di mana keadilan dan kebenaran dihidupi.

Kisah seorang perwira yang memiliki seorang hamba sedang terbaring di rumah karena sakit lumpuh dapat menginspirasi kita untuk belajar mewujudnyatakan kepedulian kita kepada siapa pun.

Perwira itu memiliki kasih dan tanggung jawab terhadap hambanya yang sakit. Ia juga memiliki kerendahan hati ketika Yesus hendak datang ke rumahnya, ia berkata: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumanku (Mat. 8:8).

Seorang perwira yang mau turun tangan untuk menolong hambanya merupakan salah satu bentuk ibadah yang nyata dalam tindakan.

Contoh seperti ini sangat langka terjadi Karena biasanya seorang perwira bisa bertindak sewenang-wenang atas hambanya. Sebab, seringkali kedudukan tinggi membuat kita lupa akan keadaan orang-orang yang telah membantu kita.

Semoga kita mampu meneladani sikap perwira yang telah menghadirkan Bait Allah dalam tindakan yang nyata.

.

Ya Allah, sembuhkanlah kami dari berbagai penyakit yang melumpuhkan hati kami. Semoga kami mampu dan rela melakukan yang baik terhadap semua orang. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Teks Misa Online Minggu Adven I TH.C, 27-28 Nov 2021

Teks Misa Online Minggu Adven I TH.C, 27-28 Nov 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/c/KomsosJetis/featured

.

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 442

O DATANGLAH, IMANUEL
O datanglah, Imanuel, tebus umat-Mu Israel, yang dalam berkeluh kesah menantikan Penolongnya.
Bersukalah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel!

.

Pemberkatan Corona Adven
I  Saudara sekalian, marilah sehati sejiwa mohon berkat atas lingkaran Adven ini, agar karena berkat-Nya, lingkaran adven ini menjadi tanda suci yang selalu mengungkapkan persekutuan jemaat sehati sejiwa mempersiapkan diri agar pantas, menyambut kedatangan Yesus, Sang Juruselamat.

— hening sejenak —

I  Terpujilah Engkau, ya Allah, pencipta segala sesuatu.
U  Terpujilah Engkau selama-lamanya.
I   Dalam diri Putera-Mu, yang datang sebagai cahaya sejati, Engkau mengusir kegelapan hati, dan memulihkan hidup kami
U  Terpujilah Engkau selama-lamanya.
I  Engkau mengutus Roh Kudus, yang menerangi hati kami, sehingga sadarlah kami, betapa besar kasih-Mu yang boleh kami dambakan.
U  Terpujilah Engkau selama-lamanya.
Pemimpin ibadat mengulurkan tangan ke atas lingkaran Adven:

I   Marilah berdoa. Allah, Tuhan kami, kami bersyukur kepada-Mu, karena kami boleh mengalami lagi Masa Adven, yakni masa yang penuh pengharapan dan kerinduan akan kedatangan Sang Juruselamat. Harapan dan kerinduan itu kami ungkapkan dalam lambang lingkaran Adven ini. Maka kami mohon, sudilah Bapa memberkati (†) Lingkaran adven ini, dan limpahkanlah rahmat-Mu, supaya melalui masa yang suci ini persekutuan umat di Paroki Santo Albertus Agung Jetis semakin kokoh. Semoga kami selalu saling membantu mempersiapkan diri dengan tekun sehingga sungguh pantas menyambut kedatangan Yesus. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U  Amin

Selanjutnya lingkaran / corona Adven diperciki dengan air suci kemudian satu lilin dinyalakan oleh imam.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 1 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I+U Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para Malaikat dan Orang Kudus dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U   Amin.

.

KYRIE – PS 339

.

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa kami di surga, melalui Yesus Kristus, Putra-Mu, Engkau berkenan menyelamatkan dunia. Tolonglah kami dalam menyiapkan diri menyongsong kedatangan Putra-Mu itu sehingga kami pantas mengalami karya keselamatan-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

.

LITURGI SABDA

Bacaan I Yer 33: 14-16

Aku akan menumbuhkan Tunas Keadilan bagi Daud.

Pembacaan dari Kitab Yeremia.

Beginilah firman Tuhan, “Sungguh, waktunya akan datang, bahwa Aku menepati janji yang telah Kukatakan kepada kaum Israel dan kaum Yehuda.

Pada waktu itu Aku akan menumbuhkan Tunas Keadilan bagi Daud. Ia akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri.

Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: Tuhan-Keadilan-Kita.”

Demikianlah sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

.

Mazmur Tanggapan – 25:4-5ab.8-9.10.14;R:1

Ulangan: Kepada-Mu, ya Tuhan kuangkat jiwaku. 

Ayat:

  • Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah lorong-lorong-Mu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam
    kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan daku.
  • Tuhan itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang bersahaja.
  • Segala jalan Tuhan adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian dan peringatan-peringatan-Nya. Tuhan bergaul karib dengan orang yang takwa pada-Nya, dan perjanjian-Nya Ia beritahukan kepada mereka. 

.

Bacaan Kedua 1 Tes 3: 12 – 4: 2

Semoga Tuhan Allah menguatkan hatimu pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Tesalonika:

Saudara-saudara, semoga Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah, dan berkelimpahan dalam kasih satu sama lain, dan dalam kasih terhadap semua orang, seperti kami pun menaruh kasih kepadamu.

Semoga Ia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, bersama orang kudus-Nya.

Akhirnya, Saudara-saudara, demi Tuhan Yesus kami meminta dan menasehati kamu: Kamu telah mendengar dari kami, bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah.

Hal itu memang sudah kamu turuti. Tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi. Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus. 

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

.

Bait Pengantar Injil – Mzm 85 : 8          …..berdiri

Refren: Alleluya, alleluya, alleluya. 

Ayat: Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan, dan berilah kami keselamatan yang dari pada-Mu.

Bacaan Injil – Luk. 21:25-28,34-36

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Lukas.
Dimuliakanlah Tuhan

I  Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akan tampak tanda-tanda pada matahari, bulan, dan bintang-bintang. Bangsa-bangsa di bumi akan ketakutan dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala sesuatu yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan guncang.
Pada waktu itu orang akan melihat Putra Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila
semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah kepalamu, sebab pembebasanmu sudah dekat. Oleh karena itu, jagalah dirimu, supaya hatimu jangan dibebani oleh pesta pora dan kemabukan, serta kekhawatiran hidup sehari-hari, dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab hari itu akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu mendapat kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Putra Manusia.” 

 

 

.

 

.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I  Marilah kita memanjatkan doa kepada Allah Bapa, yang demikian dekat dengan kita dalam diri Yesus, Putra-Nya.

L  Bagi Gereja Kristus. Allah Bapa Mahabaik, bimbinglah Gereja-Mu pada masa Adven ini untuk memperbarui diri agar semakin mampu mewartakan kabar suka cita kedatangan kristus bagi semakin banyak orang. Kami mohon …
U  Tuhan, cahaya sejati hidup kami, dengarkanlah doa kami.

L  Bagi para pemimpin bangsa-bangsa Allah Bapa Mahabijaksana, semoga kegembiraan Natal sungguh menggerakkan para pemimpin bangsa untuk semakin bergiat dalam melayani rakyatnya menuju kesejahteraan dunia. Kami mohon …
U  Tuhan, cahaya sejati hidup kami, dengarkanlah doa kami.

L  Bagi orang-orang yang menderita dan tertindas. Allah Bapa Mahabaik, di masa Adven ini, bangkitkanlah hrapan dan semangat baru bagi mereka yang sedang menderita dan tertindas hidupnya sehingga mereka senantiasa bertekun dalam menantikan kedatangan Sang Cahaya sejati hidup kami, Tuhan Yesus Kristus. Kami mohon …
U  Tuhan, cahaya sejati hidup kami, dengarkanlah doa kami.

L  Bagi kita semua. Allah Bapa Mahabijaksana, tuntunlah kami untuk semakin saling menghormati satu sama lain dan menjadi berkat bagi sesama kami. Kami mohon …
U  Tuhan, cahaya sejati hidup kami, dengarkanlah doa kami.

—— hening sejenak untuk intensi pribadi —–

I  Allah Bapa Yang Mahabaik, Engkau hadir dalam hidup kami. Berkat kedatangan kembali Kristus, Putra Manusia, kegelapan hidup kami telah dihalau dan digantikan oleh terang yang menggembirakan dan membahagiakan kami. Sebab Dialah yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
Amin.

(setelah doa umat selesai, umat dipersilakan duduksampai persiapan persembahan)

.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I Terpujilah Engkau, Tuhan Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima roti, yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil bumi dan usaha manusia, yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.

U Terpujilah Allah selama-lamanya.

I Terpujilah Engkau, Tuhan Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima anggur, yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil pokok anggur dan usaha manusia, yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.

…berdiri…

I   Berdoalah, saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa Yang Mahakuasa.

Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I    Tuhan Yang Maha Pengasih, terimalah roti dan anggur yang kami persembahkan ini. Semoga persembahan kami ini disatukan
dengan persembahan Kristus, Putra-Mu, sehingga mendamaikan kami dengan Dikau serta mendatangkan perdamaian di atas
muka bumi ini. Demi Kristus, Tuhan, dan Pengantara kami. 

U   Amin

Doa Syukur Agung 

  • Dialog Pembuka          berdiri
  • Prefasi
  • Sanctus – PS. 385
  • Doa Syukur Agung      …berlutut/berdiri
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami 
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah 
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.

U   Amin.

  • Komuni
  • Saat hening
  • Nyanyian Komuni / Madah Syukur     …duduk

Antifoni Komuni – Mzm. 85:13

  • Tuhan akan memberikan kebaikan dan negeri kita akan memberikan hasilnya.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Mahabaik, kami bersyukur kepada-Mu atas kehadiran Putra-Mu dalam perayaan Ekaristi ini. Semoga, tubuh-Nya yang telah kami sambut menghidupkan pengharapan kami akan dunia baru sehingga kami bertahan dalam peziarahan menuju kepada-Mu di surga. Sebab Dialah yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U   Amin.

.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat & Pengutusan (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu         

Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.

Syukur kepada Allah.

.

Nyanyian Perarakan Keluar 

PUTRI SION, NYANYILAH – PS 448

1. Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!
Mari sambut Rajamu. Raja Damai; t’rimalah!
Putri Sion, nyanyilah; soraklah Yerusalem!

2. Hosiana, Putra Daud, nama-Mu terpujilah!
Dirikanlah takhta-Mu mahatinggi, mulia.
Hosiana, Putra Daud, nama-Mu terpujilah!

======================= 

.
.

Renungan Harian 28 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 28 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 21:25-28.34-36

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Akan tampak tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.

Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.

Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Tuhan setia dengan janji-Nya kendati Israel sudah memberontak bahkan berkhianat. Dia adalah Allah yang setia kepada perjanjian-Nya.

“Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menepati janji yang telah Kukatakan kepada kaum Israel dan kaum Yehuda” (Yer. 35:14-16).

Pada waktu itu, Aku akan menumbuhkan tunas keadilan bagi Daud dan Yerusalem akan hidup dengan damai dan tenteram.

Dengan penggenapan janji itu, maka mereka merindukan atau mendambakan suatu keadaan yang berbeda dengan mereka alami di pembuangan.

Tertindas dan hidup dalam ketidakadilan adalah sebuah realitas yang tidak menyenangkan bagi umat Israel saat itu.

Maka, ketika mereka menerima janji Allah tentang pembebasan seperti yang disampaikan Nabi Yeremia, seakan membuka semangat dan harapan baru bagi mereka.

Dalam Injil hari ini, kita juga diajak untuk memiliki semangat hidup dan harapan yang baru sebab kita sangat percaya bahwa seburuk apa pun situasi dunia ini,

kita tidak akan ditinggalkan Tuhan, … bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat” (Lukas 21:28).

Dengan kata lain, kita diajak untuk memiliki semangat dan sikap hidup yang benar bagimana menghadapi berbagai peristiwa yang kita alami termasuk dalam menyikapi tanda-tanda kedatangan Anak Manusia.

Ketakutan, kebingungan, dan kecemasan yang berlebihan bukanlah sikap yang benar. Sebagai orang beriman, mari kita berpikir dan bertindak yang benar dalam setiap aspek kehidupan kita.

Bangkitlah dan angkatlah mukamu, ungkapan ini mengisyaratkan supaya kita meninggalkan cara hidup lama dan masuk ke dalam hidup baru untuk mengalami dan membagikan kasih Allah kepada semua orang.

.

Ya Allah, semoga Engkau menjadikan kami sebagai pelaku dan pembawa Kabar Baik di tengah berbagai ketakutan dan kecemasan yang terjadi di masyarakat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 27 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 27 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 21:34-36

Pada waktu itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan

serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.

Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Pengharapan selalu ada bagi mereka yang percaya kepada Allah. Pengharapan tidak berdiri sendiri, tetapi selalu berkelindan dengan iman.

Imanlah dasar harapan-harapan kita. Itulah keyakinan dalam diri Daniel sehingga ia selalu proaktif untuk memahami makna atas mimpinya.

Kita dapat belajar dari kitab Daniel bahwa orang-orang kudus akan mengalami berbagai tantangan dan bahkan aniaya dalam pergumulan imannya.

Orang kudus berarti orang baik dan berbudi pekerti luhur, membaktikan diri seutuhnya kepada Tuhan. Ia mengandalkan diri pada penyelenggaraan Ilahi.

Dalam Injil pada hari ini, kita diingatkan supaya dapat berjaga-jaga. Pertama, kita harus berjaga-jaga dengan cara saling menjaga hati melalui perkataan dan perbuatan.

Sebab, segala perkataan dan perbuatan kita keluar dari hati kita.

Dengan kata lain, jika kita mau berjaga-jaga, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menjaga hati kita agar tetap bersih, kudus, dan memiliki motivasi yang benar di hadapan Tuhan.

Maka, “Jangan sampai hatimu sarat dengan pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi” (Luk. 21:34).

Tentu tidak salah jika kita menghadiri pesta, tetapi akan salah jika kita sibuk dengan segala macam acara seperti pesta hingga kita melupakan Tuhan.

Kita harus berjaga-jaga agar kita tetap memiliki iman yang hidup, sehingga kita dapat mengalami kedatangan Tuhan dalam setiap peristiwa kehidupan kita.

.

Ya Allah, buatlah kami agar selalu mampu berjaga-jaga dan hidup dalam pengharapan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Jadwal Misa Online Minggu Adven I Tanggal 27-28 November 2021

Jadwal Misa Online Minggu Adven I Tanggal 27-28 November 2021

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Minggu Adven I untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

88 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah lebih dari satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 27-28 November 2021
Minggu Adven I

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Adven I Tanggal 27-28 November 2021

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Adven I Tanggal 27-28 November 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan normal setelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Minggu Adven I ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 27-28 November 2021
Minggu Adven I

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<

>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Renungan Harian 26 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 26 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 21:29-33

Pada waktu itu, ini Yesus mengemukakan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya, “Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja.

Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat.

Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu:

Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Kekuasaan yang tak terkontrol akan mengakibatkan manusia jatuh kepada kesombongan dan akhirnya akan menghancurkan dirinya sendiri.

Bagaimanapun hebatnya tenaga manusia pasti ada batasnya; bagimanapun tinggi pangkatnya, suatu waktu akan datang masa berhenti, bisa karena mati atau karena kekuasaan itu direbut oleh orang lain atau karena sudah uzur.

Mimpi Daniel memberikan peringatan agar kita tidak hidup seperti empat binatang yang mengandalkan kekuatan dan kehebatannya sebagaimana digambarkan dalam mimpinya.

Peringatan ini sekaligus menyadarkan kita bahwa segala kekuasaan hanyalah milik Tuhan. Sedangkan, kita hanya diberi untuk mempergunakan sewajarnya dengan bertanggung jawab sebagaimana yang dikehendaki Allah.

Dengan memiliki rasa takut kepada Allah, maka orang-orang yang diberi kesempatan untuk berkuasa akan menjalankannya dengan baik dan selalu bersandar pada-Nya.

Bacaan Injil hari ini menginspirasi kita tentang sebuah peringatan yang disampaikan Yesus sendiri melalui perumpamaan pohon ara.

Yesus menghendaki agar setiap orang dengan berbagai pergumulan hidupnya, janganlah tenggelam dalam ketakutan seperti orang yang tak berpengharapan.

Oleh karena itu, Yesus sendiri berkata: “Langit dan bumi akan berlalu tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

Dengan kata lain, apa yang kita lihat pada suatu saat semuanya akan lenyap, namun Sabda Tuhan tetap akan hidup.

Maka, marilah kita fokus bahwa apa yang kita miliki di dunia ini, termasuk kekuasaan hanyalah sebagai sarana saja, bukan menjadi tujuan hidup.

Sebab, tujuan hidup manusia pada akhirnya harus kembali kepada Sang Pencipta.

.

Ya Allah, Firman-Mu menuntun langkah kami sehingga kami dapat mengambil keputusan sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

You cannot copy content of this page