Misa Online Minggu Biasa XXV Tanggal 18-19 September 2021

Misa Online Minggu Biasa XXV Tanggal 18-19 September 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu tahun lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Sabtu Jam 17.00 WIB

Pada keadaan normal stelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXV ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 18-19 September 2021
Hari Minggu Biasa XXV

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXV Tgl 18-19 September 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXV Tgl 18-19 September 2021

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XXV untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Sabtu Jam 17.00 WIB

79 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah hampir satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini serentak menunda misa new normal sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 18-19 September 2021
Hari Minggu Biasa XXV

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Renungan Harian 17 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 17 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 8:1-3

Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah.

Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit,

yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain.

Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Dalam Injil hari ini, Yesus dan para rasul dilayani oleh para perempuan. Para perempuan itu adalah orang-orang yang pernah ditolong dan disembuhkan oleh Yesus dari berbagai penyakit.

Mereka telah menerima dan merasakan kasih Tuhan yang membebaskan dan menyelamatkan. Dengan melayani Yesus, mereka bisa dekat dengan Yesus dan ikut mendengarkan pengajaran-Nya serta merasakan kasih-Nya.

Akhirnya, mereka benar-benar menemukan hidup yang baru bersama Yesus dan para rasul-Nya. Setiap saat, kita juga menerima dan merasakan kasih Tuhan lewat orang-orang yang ada di sekitar kita.

Kasih Tuhan yang menyembuhkan, menguatkan, menghibur, membebaskan, dan memberi pengharapan itu sudah selayaknya membuat kita semakin “jatuh cinta” kepada Tuhan dan ingin tetap bersama-sama dengan Dia dalam segala situasi.

Semakin kita merasakan campur tangan Tuhan dalam hidup kita, harusnya kita semakin beriman dan terus bertumbuh sebagai anak-anak Tuhan.

Berbagai berkat yang kita terima itu, jangan sampai justru membuat kita menjadi lupa diri, jauh dari Tuhan dan sesama. Para perempuan yang melayani Yesus itu telah mengajarkan kita bagaimana kita harus bersyukur atas kebaikan Tuhan.

Allah Yang Mahabaik, kebaikan-Mu tiada henti mengalir dalam hidup kami. Semoga kami dapat membalas kebaikan-Mu itu dengan melayani sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Renungan Harian 16 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 16 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 7:36-50

Pada suatu ketika, seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.

Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa.

Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.

Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: “Jika la ini nabi, tentu la tahu, siapakah dan
orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu la tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa.”

Lalu Yesus berkata kepadanya: “Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu.” Sahut Simon: “Katakanlah, Guru.”

“Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.

Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?”

Jawab Simon: “Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya.” Kata Yesus kepadanya “Betul pendapatmu itu.” Dan sambil berpaling kepada perempuan itu,

la berkata kepada Simon: “Engkau lihat perempuan ini?

Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.

Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku. Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.

Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih.” (Bacaan selengkapnya
lih. Alkitab atau “Misale Romawi Indonesia:Buku Bacaan II”, hlm. 1170-1171)

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Lukas mengisahkan tentang perempuan berdosa yang membasuh kaki Yesus dengan air matanya dan meminyaki-Nya dengan minyak wangi. Perempuan itu berbuat demikian karena ia sadar bahwa dirinya telah berbuat deosa.

Sebagai bentuk penyesalan atas dosa-dosanya maka ia melakukan hal tersebut. Akhirnya, Yesus pun mengampuni dosa perempuan itu.
Kita semua adalah orang-orang berdosa, bahkan mungkin setiap hari kita berbuat dosa.

Meskipun begitu, Tuhan tetap mengasihi kita dengan berbagai macam cara. Kasih Tuhan yang kita terima itu sebenarnya sebuah ajakan agar kita juga mau berbagi kasih untuk orang-orang di sekitar kita, khususnya mereka yang sangat membutuhkan bantuan.

Pertobatan tidak cukup hanya berhenti pada penyesalan saja, tetapi harus ditindaklanjuti dengan tindakan-tindakan kasih yang lebih nyata seperti perempuan berdosa itu.

Dan, akhirnya Yesus bersabda, “Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih.”

Allah Yang Maharahim, ampunilah dosa-dosa kami dan semoga kami semakin mampu mengamalkan kasih di tengah keluarga dan lingkungan hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Yoh 19:25-27 atau Luk 2:33-35

Waktu Yesus bergantung di salib, di dekat salib itu berdirilah ibu, Yesus dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.

Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah la kepada ibu-Nya:

“Ibu, inilah, anakmu!”

Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya:

“Inilah ibumu!”

Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Bagi seorang ibu, anak adalah segala-galanya. la akan selalu menjaga dan rela berkorban apa saja demi kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan anaknya tersebut.

Seorang ibu pasti akan amat sedih jika melihat anaknya sakit, gagal, atau hidupnya tidak bahagia. Pada hari ini, kita memperingati Santa Perawan Maria Berdukacita.

Maria berdukacita karena harus menyaksikan anaknya yang tunggal, yaitu Yesus, menderita dan wafat di atas kayu salib. Hati Maria benar-benar hancur dan ia mengalami kedukaan yang amat dalam.

Namun, di balik dukacitanya yang amat dalam, Maria memiliki ketegaran hati yang luar biasa. Dengan hati yang remuk redam ia tetap mampu menemani Yesus memanggul salib sampai la tergantung di salib.

Kesedihannya tidak membuat dirinya lemah karena ia memiliki iman yang kuat. Semenjak ia menyatakan kesanggupannya untuk menjadí ibu Yesus, ia selalu patuh dan taat pada Allah, itulah kekuatan Maria.

Mari kita belajar dari Maria. la mengajarkan kita bahwa bila suatu saat kita mengalami kesedihan, kita tidak lagi menyalahkan orang lain, berpikiran pendek, atau mencari pelarian yang tidak benar.

Kita diajak semakin dekat dan erat bersama Tuhan karena hanya Tuhan-lah sumber penghiburan dan kekuatan kita.

Allah Yang Mahakuasa, semoga kami selalu Engkau kuatkan tatkala kami mengalami kedukaan dan kesedihan yang membuat kami putus asa dan kehilangan harapan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Renungan Harian 14 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian 14 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Yoh 3:13-17

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada Nikodemus yang datang kepada-Nya pada waktu malam, “Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain daripada Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia.

Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sebingga la telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Hari ini adalah hari Pesta Salib Suci. Berbicara tentang salib tentu tidak bisa dilepaskan dari Yesus Kristus yang disalibkan untuk menebus dosa-dosa kita.

Dalam tradisi kuno, salib digunakan untuk menghukum orang-orang yang mempunyai kesalahan berat dan hukuman ini sangat menyakitkan baik secara fisik maupun psikis.

Yesus mengalami beratnya hukuman salib itu bukan karena la mempunyai kesalahan, tetapi karena cinta-Nya yang paling radikal untuk kita sehingga la rela menanggung kesalahan dan dosa kita.

Salib menjadi suci karena di atas salib itu tergantung Yesus, pribadi yang suci, yang rela mengurbankan jiwa dan raga-Nya untuk keselamatan kita.

Peristiwa salib itu juga membuat kita percaya bahwa la benar-benar wafat tetapi kemudian bangkit pada hari ketiga. la telah mampu mengalahkan maut dan maut tidak lagi berkuasa atas Dia dan atas orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Sebagai orang beriman, kita memandang dan merenungkan salib bersama dengan kebangkitan Kristus. Dengan demikian, jika kita kuat memanggul salib hidup kita, karena selalu bersama-sama dengan Kristus, maka kita juga akan mengalami kebangkitan seperti Dia.

Kita akan mampu bangkit dari keputusasaan, keterpurukan, dan kegagalan hidup kita.

Tuhan Yesus Kristus, semoga dengan memandang dan merenungkan salib-Mu yang Suci, kami lebih bersemangat untuk mengejar kesucian dalam hidup ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Renungan Harian Senin 13 September 2021,Bacaan Injil Hari Ini

Renungan Harian Senin 13 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk. 7:1-10

Pada suatu ketika, setelah mengakhiri pengajaran-Nya kepada orang banyak, masuklah la ke Kapernaum.  Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya.

Hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati. Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya la datang dan menyembuhkan hambanya.

Mereka datang kepada Yesus dan dengan sangat mereka meminta pertolongan-Nya, katanya: “la layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami.”

Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika la tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: “Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu.

Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”

Setelah Yesus mendengar perkataan itu, la heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, la berkata: “Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!”

Dan setelah orang-orang yang disuruh itu kembali ke rumah, didapatinyalah hamba itu telah sehat kembali.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Pada hari ini, kita diajak untuk belajar dari sosok seorang perwira yang hambanya sakit dan disembuhkan Yesus dari jarak jauh. Perwira itu seorang yang beriman dan imannya itulah yang membuat ia menjadi pribadi yang rendah hati.

Sebagai seorang perwira, ia orang yang cukup berada dan terpandang, bahkan memiliki anak buah yang selalu taat kepadanya. Tetapi, di hadapan Yesus ia menempatkan dirinya sebagai seorang hamba yang tidak layak untuk menerima Dia di rumahnya.

Jabatan, pangkat, gelar, dan kekayaan kadang membuat orang menjadi sombong dan memandang rendah orang lain. Orang-orang yang bersikap seperti itu lupa bahwa semua yang mereka miliki merupakan pemberian Tuhan.

Tanpa campur tangan dan kasih Tuhan, kita ini tidak memiliki apa-apa. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk meninggikan diri dan menyombongkan segala sesuatu yang kita punyai, karena di hadapan Allah, kita ini sama-sama miskin.

Dari sosok perwira itu, kita belajar untuk menjadi pribadi yang mudah bersyukur dan diharapkan selalu rendah hati serta peduli dengan orang-orang yang ada di sekitar kita. Semakin banyak Tuhan memberikan kita berkat, kepercayaan dan tanggung jawab, maka hendaknya kita semakin rendah hati.

Allah Yang Mahabijaksana, semoga kami selalu bersyukur dan rendah hati serta saling memperhatikan satu sama lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Bacaan Injil Hari Ini Minggu 12 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Minggu 12 September 2021, Mrk. 8:27-35

Pada suatu harl, Yesus bersama-sama murid-murid-Nya pergi ke desa-desa di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan la bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: “Kata orang, siapakah Aku ini?”

Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis,ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi.”

la bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Petrus: “Engkau adalah Mesias!” Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia.

Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari,

Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke Samping dan menegor Dia. Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya la memarahi Petrus, kata-Nya: “Enyahlah lblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia
harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.”

.

Renungan Bacaan Injil Hari Ini

Pada hari ini, Petrus mengatakan bahwa Yesus adalah Mesias. Benarlah apa yang dikatakan Petrus itu. Namun, gambaran Mesias dalam benak Petrus adalah Mesias sebagai raja dengan segala keagungan dan kekuasaan.

Gambaran Petrus tentang Mesias ini salah, karena Mesias yang adalah Yesus itu harus menanggung penderitaan dan mati dibunuh. Karena gambaran Petrus yang keliru itulah makanya Yesus memarahi dia.

Hari ini, kita diingatkan kembali soal konsekuensi menjadi murid Yesus. Menjadi murid Yesus tidak lantas hidup kita enak, makmur, dan tanpa masalah. Justru dengan menjadi murid-Nya kita harus berani dan siap untuk menghadapi tantangan dan mengalami kesulitan.

Tantangan dan kesulitan yang kita hadapi karena beriman kepada Kristus sudah sering kita dengar dan terjadi di mana-mana. Apakah kita lantas akan mundur? Tentu tidak.

Jika kita benar-benar percaya kepada Kristus, maka kita akan kuat menghadapi kesulitan, tantangan, dan penderitaan tersebut, bahkan kita akan mampu menjadi pemenang. Kita akan menjadi pribadi yang tangguh dan di saat yang sama keluarga kita juga akan kuat di tengah terpaan badai masalah dan persoalan.

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami semakin erat memeluk salib-Mu saat penderitaan dan kesulitan menghampiri hidup kami. Karena hanya Engkaulah satu-satunya Penyelamat kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIV – 12 September 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIV – 12 Sept 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/watch?v=batqaOTUBRE

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 319

WAHAI, SAUDARA

Wahai, Saudara, siapkanlah diri, mari menghadap Tuhan Allahmu.
Mari, Saudara, satukanlah hati didalam kurban Kristus, Tuhanmu.
Kita pendosa yang diundang pesta, memuliakan Allah, Bapa kita.
Marilah menghadap Tuhan Alllahmu, didalam kurban Kristus Tuhanmu.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Madah Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Ya Allah, Putra-Mu rela menderita sampai wafat di salib demi keselamatan kami. Semoga salib Putra-Mu itu selalu menjadi sumber kekuatan pada saat kami mengalami penderitan dan menjadi pendorong bagi kami untuk berempati terhadap penderitaan sesama. Sebab, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Yes 50: 5-9a

Aku memberikan punggungku kepada orang-orang yang memukul aku.

Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. Aku memberikan punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabuti janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. Tetapi Tuhan Allah menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Maka aku meneguhkan hatiku seperti teguhnya gunung batu, karena aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu. Dia yang menyatakan aku benar telah dekat. Siapakah yang berani berbantah dengan aku? Marilah kita tampil bersama-sama! Siapakah lawanku beperkara? Biarlah ia mendekat kepadaku! Sungguh, Tuhan Allah menolong aku; siapakah yang berani menyatakan aku bersalah?

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan:Aku boleh berjalan dihadapan Tuhan di negeri orang orang hidup

Ayat:

  • Aku mengasihi Tuhan, sebab Ia mendengarkan suara permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidup aku akan berseru kepada-Nya.
  • Tali-tali maut melilit aku, dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku; aku mengalami kesesakan dan kedukaan. Tetapi aku menyerukan nama Tuhan, “Ya Tuhan. Luputkanlah kiranya aku!”
  • Tuhan adalah pengasih dan adil, Allah kita maha penyayang. Tuhan memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya.

Bacaan Kedua – Yak 2: 14-18

Jika iman tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakikatnya adalah mati.

Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus:

Saudara-saudaraku, apakah gunanya kalau seorang mengatakan bahwa ia beriman, tetapi tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? Misalnya saja, seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari. Kalau seorang dari antara kamu berkata kepadanya, ‘Selamat jalan! Kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang’ tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang diperlukan tubuhnya, apakah gunanya itu? Demikian pula halnya dengan iman! Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya mati. Tetapi mungkin ada orang berkata, ‘Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan’; aku akan menjawab dia, ‘Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Alleluya          …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat: Aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab oleh-Nya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. – Refren

Bacaan Injil – Mrk 8: 27-35

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I   Pada suatu hari Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Aku ini?” Para murid menjawab, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi.”

Yesus bertanya lagi kepada mereka, “Tetapi menurut kamu, siapakah Aku ini?” Maka Petrus menjawab, “Engkau adalah Mesias!” Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia.

Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan. Ia akan ditolak oleh tua-tua, oleh imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh, dan bangkit sesudah tiga hari. Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang.

Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur-Nya. Maka berpalinglah Yesus, dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya, “Enyahlah Iblis! Sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya, dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

Kristuslah Sang Mesias, yang harus menanggung banyak penderitaan karena cinta-Nya bagi manusia. Marilah kita berdoa kepada Allah Bapa kita dengan perantaraan Yesus, yang rela menderita demi keselamatan kita:

L Bagi Bapa Suci, para Uskup, dan para Imam:

Semoga Allah Bapa Maha Kasih mendampingi Bapa Suci, para Uskup serta para Imam dalam memimpin umat yang tengah berziarah menuju kerajaan kasih-Nya.

Marilah kita mohon …

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi orang-orang sederhana yang setiap hari melaksanakan tugas mereka tanpa menonjol dan disebut-sebut orang lain:

Semoga Allah Bapa memberkati orang-orang sederhana yang setiap hari melaksanakan tugas mereka tanpa menonjol dan disebut-sebut orang lain, agar mereka selalu bertekun dalam kebaikan, kerendahan hati, serta selalu menjadi teladan bagi sesamanya.

Marilah kita mohon …

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi mereka yang sakit dan cacat: 

Semoga orang-orang yang sakit dan cacat semakin menyadari bahwa mereka lebih dekat dengan Kristus, Putra-Mu yang menderita demi keselamatan manusia.  

Marilah kita mohon  

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan. 

L Bagi kita semua yang mengikuti perayaan kudus ini: 

Ya Bapa, bukalah mata hati kami terhadap mereka yang mengorbankan penderitaannya demi keselamatan sesama agar kami pun berani berbagi hidup dengan sesama di sekitar kami. Marilah kita mohon … 

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan. 

-hening sejenak, menghaturkan intensi pribadi- 

Marilah kita mohon … 

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan. 

I Allah Bapa kami, dengarkanlah doa yang kami panjatkan dengan rendah hati. Perkenankanlah kami menyatakan iman kami kepada-Mu tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. 

U Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan             ….berdiri

I    Ya Allah, terimalah persembahan yang kami hunjukkan sebagai ungkapan syukur dan pengenangan atas sengsara, wafat dan kebangkitan Putra-Mu demi keselamatan kami. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.
U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 394
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.
Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas pengorbanan Putra-Mu yang mendatangkan keselamatan bagi kami. Semoga, dengan mengenangkan kurban salib-Nya ini, kami juga terdorong untuk rela berkorban demi kebaikan hidup bersama dalam masyarakat kami menuju Kerajaan-Mu yang abadi. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami.
U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Nyanyian Perarakan Keluar

YESUS MENGUTUS MURID-NYA – PS 692

  1. Yesus mengutus murid-Nya pergi berdua-dua keluar masuk kota, menjelajah semua desa, “Bawalah kabar gembira kepada yang miskin papa; ditangan Sang Pencipta semua ‘kan dapat berkah.” 
  2. Lagukan madah syukur-mu: Tuhan bersama kita, yang kau takuti apa. Bila Tuhan penguat kita. Pada-Nya kita bersyukur, semua telah diutus membawa penghiburan dan warta keselamatan.  

Ulangan:  Marilah kita pergi bekerja di ladang Tuhan, menaburkan yang baik di dalam hati orang, menaburkan yang baik di dalam hati orang.

* telah disesuaikan dengan TPE 2020

.
.

Misa Online Minggu Biasa XXIV Tanggal 11-12 September 2021

Misa Online Minggu Biasa XXIV Tanggal 11-12 September 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu tahun lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 9.00 WIB

Pada keadaan normal stelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXIV ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 11-12 September 2021
Hari Minggu Biasa XXIV

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

You cannot copy content of this page