Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXIV Tgl 11-12 September 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XXIV Tgl 11-12 September 2021

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XXIV untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 9.00 WIB

78 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah hampir satu setengah tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini serentak menunda misa new normal sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 11-12 September 2021
Hari Minggu Biasa XXIV

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Bacaan Injil Hari Ini Sabtu 11 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Sabtu 11 September 2021, Luk. 6:43-49

Yesus menyampaikan wejangan ini kepada murid-murid-Nya, “Tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya.

Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.

Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya. Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?

Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya-Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan-ia sama dengan seorang yang mendirıkan rumah:

Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.”

.

Renungan Bacaan Injil Hari Ini

Setiap orang pasti mempunyai daftar keturunan atau silsilah. Pada hari ini, kita diajak untuk menyadari kembali silsilah kita sebagai orang beriman.

Kita semua adalah anak-anak Allah dan kita diharapkan meneladan Allah kita itu. Dalam Injil dikatakan bahwa tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.

Allah kita adalah Allah Yang Mahabaik, penuh kasih, solider, pengampun, dan selalu mendengarkan keluhan serta harapan kita.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita sebagai anak-anak Allah menjadi orang-orang yang baik di tengah keluarga, di tempat kerja, di masyarakat, dan di mana pun kita berada.

Kita ingin kebaikan Allah itu mewujud dalam pola pikir, perilaku, mental, kerja, dan berbagai aktivitas hidup kita setiap hari.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk membuat hidup kita menjadi baik adalah selalu setia mendengarkan dan melaksanakan Firman Tuhan. Firman Tuhan itulah yang menjadi benteng dan arah hidup kita sehingga kita tidak memilih jalan yang salah.

Sebab, jalan yang salah tidak hanya akan membuat kita menjadi pribadi yang tidak baik, tetapi juga akan membawa kita kepada kesesatan, kehancuran, dan kesengsaraan.

Allah Yang Mahamurah, semoga kami selalu setia untuk hidup dalam kebaikan dan kebenaran demi kemuliaan nama-Mu dan keselamatan hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Bacaan Injil Hari Ini Jumat 10 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Jumat 10 September 2021, Luk. 6:39-42

Pada suatu ketika, Yesus menyampaikan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya, “Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?

Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya. Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat?

Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

Renungan Bacaan Injil Hari Ini

Salah satu kecenderungan manusia adalah lebih mudah menemukan kejelekan dan kekurangan orang lain daripada melihat dan mencermati kelemahan dan keterbatasan yang ada dalam dirinya sendiri.

Tentu hal ini sangat tidak bijak karena kecenderungan itu akan membuat kita menjadi orang sombong, mudah menghakimi, merendahkan dan memojokkan orang lain.

Yesus mengajak kita untuk berani melihat diri sendiri dan menghilangkan hal-hal yang kurang baik dalam diri kita. Kita semua mempunyai balok dalam mata kita seperti kesombongan, dendam, iri hati, egois, merasa diri yang paling benar, suka memaksakan kehendak, berbohong dan masih banyak yang lain.

Balok-balok inilah yang membuat kita tidak bisa melihat kebaikan, kejujuran, keramahan, dan pengorbanan orang lain. Mari kita introspeksi diri secara jujur dan rutin dalam suasana doa, karena hal itu akan membuat kita mampu melihat diri kita secara jernih.

Berbagai kelebihan dan kebaikan yang ada dalam diri tetap kita jaga dan kembangkan, sementara kekurangan dan kesalahan kita perbaiki, serta hal-hal yang tidak baik kita buang jauh-jauh.

Bapa Yang Mahakudus, semoga kami selalu bercermin kepada-Mu sehingga kami mampu untuk terus mengambil balok-balok yang ada dalam diri kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Bacaan Injil Hari Ini Kamis 9 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Kamis 9 September 2021, Luk. 6:27-38

Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Dengarkanlah perkataan-Ku ini: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.

Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.

Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.

Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.

Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian.

Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.

Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab la baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.

Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” “Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah keluar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Renungan Bacaan Injil Hari Ini

Dalam kehidupan sehari-hari, kita biasanya mengasihi orang yang telah berjasa atau pernah berbuat baik kepada kita. Namun, firman Tuhan pada hari ini mengajak kita untuk berbuat lebih dari apa yang sudah biasa kita lakukan itu, yaitu kita mengasihi, membantu, dan berkorban untuk orang-orang yang pernah menyakiti hati kita.

Pasti sulit, tetapi kita harus memperjuangkannya karena begitulah menjadi seorang kristiani. Kita diajak untuk menghidupi kasih Allah sebagaimana kasih itu telah kita terima setiap saat.

Cinta kasih Allah itu berlaku untuk semua orang. Orang baik dan berdosa sama-sama menerima kasih Allah dan kasih Allah itu seperti matahari yang memancarkan sinarnya untuk semua orang tanpa membeda-bedakan.

Mengasihi orang yang tidak mengasihi kita, bisa kita mulai dengan mendoakan atau memaafkan segala kesalahan yang telah mereka lakukan untuk kita. Setelah itu, kita mulai menyapa dan memberi perhatian lainnya.

Allah Maharahim, penuhilah hati kami dengan kasih-Mu sehingga kami berani untuk mengasihi orang-orang yang membenci kami, Amin. 

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Bacaan Injil Hari Ini Rabu 8 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Rabu 8 September 2021, Mat. 1:18-23 atau Mat. 1:1-16.18-23

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

la akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” – yang berarti: Allah menyertai kita.

Renungan Bacaan Injil Hari Ini

Pada hari ini, kita merayakan Kelahiran Santa Perawan Maria. Maria lahir dan bertumbuh bersama dengan orangtuanya, Yohakim dan Anna.

Maria perempuan yang sederhana dan mendapat pendidikan agama yang cukup baik, sehingga pada akhirnya ia dipilih oleh Allah untuk menjadi perantara datangnya Yesus Kristus ke dunia.

Pendidikan yang ia terima dalam keluarga telah membuat Maria menjadi pribadi yang penuh iman dan hal itu dibuktikan dengan ketaatannya terhadap kehendak Tuhan.

Meskipun kehendak Tuhan itu harus dihidupi dan diperjuangkan dengan sangat berat, ia tidak pernah berpaling dari Tuhan. Maria juga sangat beruntung mempunyai suami, yaitu Yusuf, pribadi yang juga taat pada Allah dan mencintai dia dalam segala situasi.

Pendidikan iman dan penanaman nilai-nilai kristianí kepada anak-anak merupakan hal yang sangat penting karena akan menjadi bekal bagi perjalanan hidup mereka.

Meskipun mereka pada akhirnya harus mandiri dan berpisah dari orangtua, mereka akan tetap mencintai imannya dan menjadi pribadi yang taat pada Tuhan seperti Maria.

Pada zaman ini, tatkala tantangan hidup semakin berat dan kompleks, hanya iman yang menjadi pegangan dan kekuatan.

Allah Yang Maharahim, semoga benih-benih iman yang telah kami terima sejak kecil, terus bertumbuh, berkembang, dan berbuah dalam kehidupan kami sehari-hari. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Bacaan Injil Hari Ini Selasa 7 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Selasa 7 September 2021, Luk. 6:12-19

Sekali peristiwa, Yesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa. Semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang,

yang disebut-Nya rasul: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.

Lalu la turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.

Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

Renungan Bacaan Injil Hari Ini

Yesus memanggil dan memilih dua belas rasul. Mereka inilah yang selalu menemani Yesus saat berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain.

Yang menarik dalam peristiwa ini adalah orang-orang yang dipilih oleh Yesus untuk menjadi murid-murid-Nya berasal dari orang-orang sederhana dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Kita bisa membayangkan betapa sulitnya Yesus memimpin dan mengajar orang-orang yang demikian itu. Namun, kenyataanya Yesus mampu membuat mereka betah dan ke mana pun Yesus pergi mereka selalu ikut.

Yesus mampu merangkul para rasul itu dengan kasih yang tulus. Kasih yang diberikan Yesus kepada mereka tidak selalu pujian dan hal-hal yang menyenangkan hati mereka saja, tetapi juga Yesus memarahi dan mendidik mereka dengan keras. Meskipun begitu, mereka tidak ada yang sakit hati dan meninggalkan Dia.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita bertemu dengan teman, saudara, dan rekan kerja dengan karakter yang berbeda-beda dan kita diajak untuk bisa membangun relasi yang baik dengan mereka, Salah satu kuncinya adalah mengasihi dan menerima mereka apa adanya. Kalaupun harus berbeda pandangan atau harus tegas dengan mereka, landasilah semuanya itu dengan kasih.

Allah Yang Mahakasih, semoga kasih-Mu senantiasa hidup dalam diri kami, sehingga kami mampu mengasihi orang-orang yang ada di sekitar kami dengan tulus. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Bacaan Injil Hari Ini Senin 6 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Senin 6 September 2021, Luk 6:6-11

Pada suatu hari Sabat, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau la menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka mendapat alasan untuk mempersalahkan Dia.

Tetapi la mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: “Bangunlah dan berdirilah di tengah!” Maka bangunlah orang itu dan berdiri.

Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?

Sesudah itu la memandang keliling kepada mereka semua lalu berkata kepada orang sakit itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya.

Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.

Renungan

Injil pada hari ini bercerita tentang Yesus yang menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat. Dalam tradisi Yahudi, pada hari Sabat orang hanya di rumah saja dan tidak boleh bekerja.

Oleh karena itu, di mata orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, tindakan Yesus itu salah, karena melanggar hukum Yahudi. Tetapi, Yesus mampu mempertanggungjawabkan tindakan-Nya itu dengan mengatakan bahwa berbuat baik dan menyelamatkan hidup orang lain jauh lebih penting dan berada di atas hukum dan peraturan apa pun.

Kita semua dianugerahi kebebasan untuk melakukan sesuatu yang kita mau. Namun, kita diajak untuk menggunakan kebebasan itu secara bijaksana dan mempertanggungjawabkannya seperti yang dilakukan Yesus.

Termasuk ketika kita berbeda pendapat dan pandangan dengan orang lain. Kita diharapkan tidak hanya asal berbeda tetapi perbedaan itu didasarkan pada alasan atau argumentasi yang masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan.

Yesus juga mengingatkan kita agar kita berlaku bijak dalam menempatkan peraturan. Peraturan harusnya mendorong kita untuk semakin menusiawi dengan selalu mengedepankan tindakan kasih daripada hanya menaati peraturan tetapi hati nurani kita mati.

Allah Yang Mahaadil, semoga kami semakin bebas dan mau melakukan hal-hal yang baik bagi sesama, khususnya mereka yang membutuhkan pertolongan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Bacaan Injil Hari Ini Minggu 5 September 2021

Bacaan Injil Hari Ini Minggu 5 September 2021, Mrk 7:31-37

Sekali peristiwa, Yesus meninggalkan lagi daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya la meletakkan tangan-Nya atas orang itu.

Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, la memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu la meludah dan meraba lidah orang itu.

Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah!

Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya kepada siapa pun juga.

Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “la menjadikan
segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

Renungan

Pada hari Minggu ini, Injil Markus berkisah tentang Yesus yang menyembuhkan orang tuli dan gagap. Peristiwa penyembuhan itu membuat orang semakin kagum dengan Yesus dan banyak pula di antara mereka yang mulai mau mendengarkan perkataan-Nya serta percaya kepada-Nya.

Bahkan, tidak sedikit orang yang terus mewartakan peristiwa penyembuhan itu kepada orang-orang yang tidak melihat langsung kejadian tersebut. Dalam kacamata iman, kita juga sering mengalami sakit tuli dan gagap rohani.

Dalam artian, kita sering tidak mendengarkan atau sengaja tidak mau mendengarkan suara Tuhan dan mewartakan Firman-Nya itu dalam perkataan serta tingkah laku hidup kita.

Pada hari Minggu Kitab Suci Nasional ini, kita diajak untuk semakin mencintai Kitab Suci dengan rajin membaca Firman Tuhan, meresapkan dalam hati, dan menerapkannya di tengah-tengah kehidupan keluarga, tempat kerja, komunitas, dan lingkungan kita.

Firman Tuhan merupakan cahaya terang dan petunjuk arah bagi perjalanan hidup kita di dunia ini. Jika kita mau mendengarkan, membaca, dan menaati sabda Tuhan, maka sudah dapat dipastikan bahwa hidup kita sedang berjalan di arah yang benar, yaitu arah yang akan membawa kita pada keselamatan.

Allah Yang Mahatahu, semoga kami selalu mau membaca, mendengarkan, dan melaksanakan Firman-Mu dalam kehidupan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

.

.

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIII – 5 September 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XXIII – 5 Sept 2021

Youtube Channel Paroki Jetis – https://www.youtube.com/watch?v=vgmXXgsFtiY

 

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Perarakan Masuk – PS. 549

HAI DUNIA BUKA PINTUMU

Hai dunia, buka pintumu, lihatlah, datang Rajamu, penuh dengan karunia. Siapa yang terbelenggu di dalam dosa dan maut melihat cahaya-Nya. Lihat Raja nan perkasa, cahaya tiba malam sirna: hidup damai sudah tiba.

Bersorak-sorai kawanan yang lama jadi tawanan kini dibebaskan. Yang buta melihat terang, yang lumpuh pun berjalanlah, yang mati dihidupkan. Tawar sudah kesakitan, musnah sudah duka cita; dan selamatlah mereka.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Pernyataan Tobat: Cara 2 TPE 2020

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,

— hening sejenak —

I   Tuhan, kasihanilah kami
U  Sebab, kami telah berdosa terhadap Engkau

I   Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepada kami, Tuhan.
U  Dan anugerahkanlah keselamatan-Mu kepada kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Amin.

Madah Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu, kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Kolekta                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah yang maharahim, bukalah mata dan telinga kami terhadap segala kebaikan yang telah Kaulaksanakan melalui Yesus Kristus, Putra-Mu, sehingga kami dapat bersaksi bahwa ‘Semua yang dibuat-Nya baik.’ Dengan demikian, semoga semakin banyak orang mengimani Putra-Mu itu. Sebab, Dialah yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

 

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Yesaya 35:4-7ª

“Telinga orang tuli akan mendengar dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai”

Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati, “Kuatkanlah hati, jangan takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!” Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam dan tanah gersang menjadi sumber sumber air.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: “Betapa megah nama-Mu, Tuhan, di seluruh bumi”

Ayat:

  • Tuhan menegakkan keadilan bagi orang yang diperas, dan memberi roti kepada orang-orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung.
  • Tuhan membuka mata orang buta, dan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar, dan menjaga orang-orang asing.
  • Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun!

Bacaan Kedua – Yakobus 2:1-5

”Bukankah Allah telah memilih orang sederhana untuk mewarisi kerajaan?”

Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus:

Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. Sebab jika ada orang yang memakai cincin emas dan pakaian indah masuk ke dalam kumpulanmu dan masuk pula ke situ seorang miskin berpakaian buruk, dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya, ”Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini?” sedang kepada orang yang misikin itu kamu berkata, ”Berdirilah di sana!” atau ”Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!” bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? Dengarkanlah, hai Saudara-saudara terkasih! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman, dan ahli waris kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Alleluya          …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat: Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah dan menyembuhkan semua orang sakit. – Refren

Bacaan Injil – Markus 7:31-37

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Markus.
Dimuliakanlah Tuhan

I       

Pada suatu hari Yesus meninggalkan daerah Tirus dan lewat Sidon menuju Danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Yesus meletakkan tangan-Nya atas orang itu. Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Kemudian Yesus memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya, ”Efata!” artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pangikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka takjub dan tercengang dan berkata, ”Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, dan orang bisu berbicara.”

 

 

 

 

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Kristuslah kehadiran kerajaan Allah yang menyelamatkan. Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara. Marilah kita dengan mantap berdoa kepada Bapa, yang telah mengutus Yesus Kristus bagi keselamatan kita:

L Bagi Gereja di Negara Berkembang:

Ya Bapa, bimbinglah Gereja-Mu di negara negara berkembang, agar tidak hanya menonjol karena perhatiannya kepada kaum miskin, tetapi berani pula membela keadilan sosial. Kami mohon….

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi masyarakat kita:

Ya Bapa, berkatilah masyarakat kami untuk tetap setia dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran serta mau terlibat dalam memberikan diri bagi orang orang yang sedang mengalami penderitaan dan kesulitan. Kami mohon….

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi orang orang sakit, bisu tuli dan buta:

Ya Bapa, teguhkanlah semangat dan pengharapan orang-orang yang sakit, bisu tuli, dan buta, sehingga dapat mempersatukan penderitaan mereka dengan penderitaan Kristus dan demi cinta kasih sejati. Kami mohon…

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi kita semua disini.

Ya Bapa, terangilah kami agar jangan sampai silau oleh kekayaan, tetapi selalu waspada serta berbela rasa terhadap kesulitan sesama sebagai pengikut Kristus. Kami mohon….

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

(intensi keluarga, komunitas dan intensi pribadi)

Kami mohon …

U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I Allah Bapa di surga, kami percaya akan kebaikan dan penyelenggaraan-Mu terhadap semua orang. Perkenankanlah kami mengalami dan menghayati bahwa Engkau Allah kami dan kami umat kesayangan-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U Amin.

 

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Atas Persembahan             ….berdiri

I    Allah Bapa yang penuh kasih, semoga melalui persembahan roti dan anggur ini, Engkau berkenan memilih kami untuk menjadi pewaris-pewaris karya keselamatan-Mu. Dengan Pengantaraan Kristus, Tuhan kami
U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus – PS. 392
  • Anamnesis 2b

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Pemecahan Roti/Anak Domba Allah
  • Persiapan Komuni (TPE 2020)

I   Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

U  Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I   Tubuh Kristus.
Amin.

  • Komuni
  • Saat hening

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Allah Bapa Yang Maharahim, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih-Mu ini. Mampukanlah kami untuk melihat dan mewartakan karya cinta kasih-Mu dalam hidup kami sehari-hari. Utuslah Roh Kebijaksanaan-Mu untuk membimbing kami dalam peziarahan menuju kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U   Amin.

 

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Amanat Pengutusan (…berdiri)

Berkat  (TPE 2020)

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati Saudara sekalian, (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Amin

I   Saudara-Saudari, pergilah mewartakan Injil Tuhan.
Syukur kepada Allah.

Nyanyian Perarakan Keluar

O YESUS KRISTUS, SANG TERANG – PS 544

1. Yesus Kristus, Sang Terang, dunia gelap sinarilah; tuntun yang susah dan lesu masuk ke kandang domba-Mu.

2. Domba yang hilang carilah, sembuhkan luka hati-Nya hingga pada-Nya Kau beri damai surgawi tak henti.

3. Yang tuli buatlah sembuh: ‘kan mendengarkan sabda-Mu; yang bisu pun pulihkanlah: ‘kan mengungkapkan imannya.

4. Maka bersatu-padulah sekarang dan selamanya kami memuji-Mu terus dalam terang-Mu yang kudus.

* telah disesuaikan dengan TPE 2020

.
.

Misa Online Minggu Biasa XXIII Tanggal 4-5 September 2021

Misa Online Hari Minggu Biasa XXIII Tanggal 4-5 September 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu tahun lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 9.00 WIB

Pada keadaan normal stelah PPKM seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline new normal terbatas yang juga disiarkan secara online pada Hari Minggu Biasa XXIII ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 4-5 September 2021
Hari Minggu Biasa XXIII
Hari Minggu Kitab Suci Nasional

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

You cannot copy content of this page