Renungan Harian Hari Ini 6 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 12:28b-34 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Tim. 2:8-15; Mazmur: 25:4bc-5ab. 8-9. 10. 14; R:4b; PEKAN BIASA IX (H); St.Norbertus;

BACAAN I

2Tim 2:8
Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.

2Tim 2:9
Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.

2Tim 2:10
Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.

2Tim 2:11
Benarlah perkataan ini: “Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia;

2Tim 2:12
jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;

2Tim 2:13
jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.”

2Tim 2:14
Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.

2Tim 2:15
Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 6 Juni 2024

Mzm 25:4
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.

Mzm 25:5
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

Mzm 25:8
TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

Mzm 25:9
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.

Mzm 25:10
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.

Mzm 25:14
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 6 Juni 2024

Pada suatu hari datanglah seorang ahli Taurat kepada Yesus, dan bertanya, “Perintah manakah yang paling utama?” Jawab Yesus, “Perintah yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhanlah Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Perintah yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada perintah lain yang lebih utama daripada kedua perintah ini.” Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus, “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan,

dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri jauh lebih utama daripada semua kurban bakaran dan kurban lainnya.” ” Melihat bahwa orang itu menjawab dengan bijaksana, Yesus berkata kepadanya “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” Lalu tidak seorang pun berani lagi menanyakan sesuatu kepada-Nya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Juni 2024, Bacaan Injil

Mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama adalah hukum atau perintah utama. Apa maksudnya hukum atau perintah utama? Setidaknya, apa yang dikatakan Yesus iu adalah tuntunan dalam hidup kita sehari-hari. Jangan hanya “omong doang”, tetapi sungguh- sungguh bisa kita hidupi.

Bahkan, Tuhan bisa mengatakan kepada kita, “Jika engkau ingin mencintai-Ku, wujudkanlah dengan mencintai sesamamu!” Bagaimana kita bisa mencintai Tuhan? Tidak hanya diukur dengan banyaknya waktu yang kita pakai dalam doa! Tentu saja tidak bermaksud mengesampingkan kehidupan doa, tetapi hidup doa kita itu harus sungguh berbuah dalam kasih kepada sesama.

Lalu, siapakah yang kita sebut sebagai sesama itu? Di sinilah kita harus tegas. Sesama bukan melulu orang yang selalu mendukung kita, keluarga kita. Atau yang seagama dengan kita. Yang selalu sependapat dengan kita. Juga orang yang selalu baik dengan kita.

Namun, sesama adalah semua orang, termasuk musuh-musuh kita sebagaimana Yesus mengatakan bahwa cintailah musuh-musuhmu dan doakanlah orang yang menganiaya kamu! Itu berarti, kita harus mencintai semua orang. Semua orang patut mendapatkan “pertobatan” hidup dan berbalik kepada-Nya. Dan inilah tugas kita. Jika bisa demikian, gembiralah kita, karena sudah menabur benih surga di dunia. Mampukah kita menjadi sesama bagi siapa pun?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 5 Juni 2024

.

.

Tuhan, jadikanlah kami pembawa damai bagi siapa pun di dunia ini. Jauhkan dari pada kami sikap-sikap yang dapat menyulut konflik. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 5 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 12:18-27 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Tim. 1:1-3.6-12; Mazmur: 123:1-2a. 2bcd; R:1a; PEKAN BIASA IX; Pw St.Bonifasius, UskMrt (M);

BACAAN I

2Tim 1:1
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah untuk memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus,

2Tim 1:2
kepada Timotius, anakku yang kekasih: kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau.

2Tim 1:3
Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam.

2Tim 1:6
Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

2Tim 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

2Tim 1:8
Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.

2Tim 1:9
Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman

2Tim 1:10
dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.

2Tim 1:11
Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru.

2Tim 1:12
Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 5 Juni 2024

Mzm 123:1
Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.

Mzm 123:2
Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.

Mzm 123:2
Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 5 Juni 2024

Pada suatu hari datanglah kepada Yesus orang-orang Saduki, yang mengatakan bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya, “Guru, Musa menuliskan hal ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang istri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus mengawini perempuan itu dan memberi keturunan bagi saudaranya itu.

Ada tujuh orang bersaudara. Yang pertama mengawini seorang perempuan, lalu mati tanpa meninggalkan keturunan. Lalu yang kedua juga mengawini dia dan mati tanpa meninggalkan keturunan. Demikian juga dengan yang ketiga. Begitulah seterusnya, ketujuhnya tidak meninggalkan keturunan. Akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itu pun mati.

Pada waktu kebangkitan, ketika mereka bangkit, siapakah yang menjadi suami perempuan itu? Sebab, ketujuhnya telah beristrikan dia.” Jawab Yesus kepada mereka, “Bukankah kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah? Sebab, bilamana mereka bangkit dari antara orang mati, mereka tidak kawin dan tidak dikawinkan tetapi menjadi seperti malaikat di surga.

Juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam Kitab Musa, dalam cerita tentang semak duri, bagaimana Allah berfirman kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub? la bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Juni 2024, Bacaan Injil

Apa yang terjadi di dunia ini tidak serta-merta akan terjadi sama persis dalam kehidupan setelah hidup di dunia ini. Tentu tidak sepenuhnya kita tahu yang akan terjadi setelah kematian. Atau bahkan bisa dipastikan bahwa kita hanya tahu sedikit. Karena itu, dalam beriman, kita jangan bersikap “sok tahu” segala sesuatu. Apalagi “sok tahu” terkait dengan dunia setelah kita mengalami kematian.

Yang dibutuhkan dalam beriman adalah kerendahan hati dan pengharapan. Memang benar bahwa selama kita di dunia ini ada kawin dan dikawinkan. Akan tetapi, Yesus menegaskan bahwa setelah kematian, tidak ada lagi kawin dan dikawinkan. Sebab setelah kematian, jiwa hidup laksana para malaikat. Maka, kehidupan di dunia ini adalah kesempatan bagi kita untuk mempersiapkan jiwa memperoleh harta surgawi itu, yaitu hidup dalam sukacita dan kegembiraan surgawi.

Maka, hati-hatilah dalam beriman. Jangan sampai kita hidup dalam ketersesatan; hidup yang justru “menyesatkan” orang lain. Mari kita bermenung, apa sikap dan cara hidup kita yang justru masuk dalam kategori “ketersesatan” dan “menyesatkan” itu? Mampukah kita memperbaiki diri sebelum terlambat dan fatal?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Juni 2024

.

.

Terima kasih, ya Tuhan, Engkau selalu meluruskan hidup kami dan bahkan menegur kami agar kami bisa kembali mengikuti jalan-Mu. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 4 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 12:13-17 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Ptr. 3:12-15a. 17-18; Mazmur: 90:2. 34. 10. 14. 16; R:1; PEKAN BIASA IX (H); B.Yakobus dr Viterbo; St.Petrus dr Verona;

BACAAN I

2Ptr 3:12
yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.

2Ptr 3:13
Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

2Ptr 3:14
Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

2Ptr 3:15
Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.

2Ptr 3:17
Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.

2Ptr 3:18
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 4 Juni 2024

Mzm 90:2
Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.

Mzm 90:3
Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!”

Mzm 90:4
Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Mzm 90:10
Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

Mzm 90:14
Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.

Mzm 90:16
Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 4 Juni 2024

Pada waktu itu beberapa orang Farisi dan pendukung Herodes diutus kepada Yesus untuk menjerat Dia dalam perkataan-Nya. Orang-orang itu datang dan berkata kepada- Nya, “Guru, kami tahu, Engkau orang yang jujur. Engkau tidak takut terhadap penilaian orang, sebab Engkau tidak memandang muka, melainkan dengan jujur mengajar tentang jalan Allah.

Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?” Namun, Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka, “Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah kepada-Ku satu dinar supaya Kulihat!”

Mereka pun membawanya. Lalu la bertanya kepada mereka, “Gambar dan nama siapakah ini?” Jawab mereka, “Gambar dan nama Kaisar,” Lalu kata Yesus kepada mereka, “Berikanlah milik Kaisar kepada Kaisar dan milik Allah kepada Allah!” Mereka sangat heran mendengar Dia.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Juni 2024, Bacaan Injil

Hati-hatilah dengan kemunafikan. Sebab selain Tuhan, hanya diri kita sendirilah yang mengetahui bahwa kita bersikap munafik. Kemunafikan selalu berkaitan keburukan-keburukan yang tersembunyi. Maka, segala sesuatu yang dilakukan tentu tidak berdasar pada kemurnian hati. Yang ada hanyalah ingin menjatuhkan orang lain.

Dalam Injil hari ini, kita mendengar bahwa orang-orang Farisi hanya ingin mencari-cari kesalahan Yesus. Di hadapan mereka, tidak ada kebaikan yang Yesus lakukan. Karena itu, mereka mengajukan pertanyaan untuk mencobai Dia. Padahal, mereka sendiri sudah tahu jawaban dari pertanyaan itu. Akan tetapi, Yesus mempunyai ketajaman hati untuk melihat kemunafikan mereka.

Bagi sebagian orang, bersikap munafik itu melelahkan. Karena itu, mereka berjuang mengubah hati mereka menjadi baik. Akan tetapi, sebagian orang tertentu justru menikmati kemunafikan itu. Hal itu terjadi karena bersikap munafik sudah merupakan kebiasaan dalam hidup mereka dan hati mereka sudah tumpul.

Terhadap orang-orang seperti ini, Yesus tidak menaruh kebencian. Sebaliknya, Yesus justru ingin mengubah hati mereka. Yesus ingin membersihkan hati mereka agar mereka bersikap jujur, tidak berpura-pura, tidak mendua. Maka, Yesus menantang mereka. Jika kamu tidak jujur, bagaimana mungkin rahmat akan hadir dalam dirimu. Jika kamu tidak jujur, bagaimana kamu bisa dibersihkan dan diselamatkan? Itulah yang hendak Yesus wartakan bagi mereka dan kita semua. Bagaimana dengan kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Juni 2024

.

.

Tuhan, bukalah hati kami agar kami senantiasa berani untuk bersikap jujur dan terbuka, baik terhadap Engkau maupun terhadap sesama. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 3 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 12:1-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Ptr. 1:1-7; Mazmur: 91:1-2. 14-15ab. 15c-16; R:2b; O PEKAN I; PEKAN BIASA IX; Pw St.Karolus Lwanga dkk, Mrt (M);

BACAAN I

2Ptr 1:1
Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

2Ptr 1:2
Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.

2Ptr 1:3
Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.

2Ptr 1:4
Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

2Ptr 1:5
Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,

2Ptr 1:6
dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,

2Ptr 1:7
dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 3 Juni 2024

Mzm 91:1
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa

Mzm 91:2
akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”

Mzm 91:14
“Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Mzm 91:15
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

Mzm 91:15
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

Mzm 91:16
Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.”

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 3 Juni 2024

Pada suatu hari Yesus berbicara kepada imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan kaum tua-tua dengan perumnpamaan, kata-Nya, “Ada seseorang membuka kebun anggur dan membuat pagar sekelilingnya. Ia menggali lubang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada petani-petani lalu berangkat ke negeri lain.

Ketika sudah tiba musimnya, ia mengutus seorang hamba kepada petani-petani itu untuk mengambil sebagian dari hasil kebun itu dari mereka. Namun, mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi dengan tangan hampa. Kemudian ia mengutus lagi seorang hamba lain kepada mereka. Hamba ini mereka pukul kepalanya dan permalukan.

Lalu ia menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh. Demikian juga dengan banyak hamba yang lain. Ada yang mereka pukul dan ada yang mereka bunuh. Masih ada satu orang lagi padanya, yakni anaknya yang terkasih. Akhirnya ia mengutus dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.

Namun, petani-petani itu berkata seorang kepada yang lain: Inilah ahli waris, mari kita bunuh dia, dan warisan ini menjadi milik kita. Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu?

la akan datang dan membinasakan petani-petani itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain. Tidakkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru; hal itu terjadi oleh karena Tuhan, suatu keajaiban di mata kita.”

Lalu mereka mencari jalan untuk menangkap Yesus, karena tahu bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu, tetapi mereka takut kepada orang banyak. Mereka membiarkan Dia, lalu pergi.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Juni 2024, Bacaan Injil

Sebuah kesalahan bukannya diperbaiki, malah menambahnya dengan kesalahan yang lain. Sikap seperti inilah yang menjadi cikal-bakal munculnya kebebalan hati. Kita merasa diri benar, sedangkan orang lain salah. Perkataan dan sikap orang lain tidak dipedulikan sehingga makin hari, kita merasa “yang paling”:

paling benar, paling bisa diandalkan, paling jujur, paling suci, dan lainnya. Itulah yang terjadi dengan “para pembenci” Yesus. Apa pun yang dilakukan Yesus, tidak ada yang benar di mata mereka. Maka, perumpamaan tentang petani-petani kebun anggur ini hendak menggambarkan begitu bebal hati mereka. Bahkan, saking bebalnya, mereka bersikap membabi buta.

Tidak ada hati dalam bersikap. Semua yang mereka anggap keliru, yang berseberangan dengan mereka, harus dihabisi. Maka, kehadiran Yesus pun tidak dipedulikan lagi. Mereka tidak bisa melihat kebaikan orang lain dan tidak bisa melihat rahmat Tuhan. Semua tertutup dan gelap. Akhirnya, hanya kebencianlah yang menguasai hati mereka. Yesus pun mereka tolak. Bagaimana dengan hidup kita sekarang? Apakah pada saat semua serba sulit dan berat, kita juga “menolak” Yesus?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2024

.

.

Tuhan, bersihkanlah hati kami dari amarah, benci, dan dendam agar kami mampu menemukan rahmat-Mu. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 14:12-16. 22-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 24:3-8; Mazmur: 116:12-13. 15. 16bc. 17-18 R:13; Bacaan II: Ibr. 9:11-15; PEKAN BIASA IX; HR. TUBUH DAN DARAH KRISTUS (P);

BACAAN I

Kel 24:3
Lalu datanglah Musa dan memberitahukan kepada bangsa itu segala firman TUHAN dan segala peraturan itu, maka seluruh bangsa itu menjawab serentak: “Segala firman yang telah diucapkan TUHAN itu, akan kami lakukan.”

Kel 24:4
Lalu Musa menuliskan segala firman TUHAN itu. Keesokan harinya pagi-pagi didirikannyalah mezbah di kaki gunung itu, dengan dua belas tugu sesuai dengan kedua belas suku Israel.

Kel 24:5
Kemudian disuruhnyalah orang-orang muda dari bangsa Israel, maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan menyembelih lembu-lembu jantan sebagai korban keselamatan kepada TUHAN.

Kel 24:6
Sesudah itu Musa mengambil sebagian dari darah itu, lalu ditaruhnya ke dalam pasu, sebagian lagi dari darah itu disiramkannya pada mezbah itu.

Kel 24:7
Diambilnyalah kitab perjanjian itu, lalu dibacakannya dengan didengar oleh bangsa itu dan mereka berkata: “Segala firman TUHAN akan kami lakukan dan akan kami dengarkan.”

Kel 24:8
Kemudian Musa mengambil darah itu dan menyiramkannya pada bangsa itu serta berkata: “Inilah darah perjanjian yang diadakan TUHAN dengan kamu, berdasarkan segala firman ini.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2024

Mzm 116:12
Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?

Mzm 116:13
Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN,

Mzm 116:15
Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.

Mzm 116:16
Ya TUHAN, aku hamba-Mu! Aku hamba-Mu, anak dari hamba-Mu perempuan! Engkau telah membuka ikatan-ikatanku!

Mzm 116:17
Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN,

Mzm 116:18
akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya,

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2024

Ibr 9:11
Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, ?artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, ?

Ibr 9:12
dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.

Ibr 9:13
Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah,

Ibr 9:14
betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Ibr 9:15
Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggara yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2024

Pada hari pertama Hari Raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya, “Ke mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” Lalu la mengutus dua orang murid-Nya dengan pesan, “Pergilah ke kota; di sana seseorang yang membawa kendi berisi air akan menjumpaimu. Ikutilah dia dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: Di manakah ruangan bagi-Ku tempat Aku bersama murid-murid-Ku dapat makan Paskah?

Lalu orang itu akan menunjukkan kepadamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan disiapkan. Di situlah kamu harus mempersiapkannya untuk kita!” Kedua murid itu pun berangkat dan setibanya di kota, mereka dapati semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata, “Ambillah, inilah tubuh-Ku.”

Sesudah itu la mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka, dan mereka semuanya minum dari cawan itu. Ia berkata kepada mereka, “Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminum hasilnya yang baru dalam Kerajaan Allah.” Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit Zaitun.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Juni 2024, Bacaan Injil

Pada waktu kecil, biasanya kita sudah diajari oleh orangtua kita tentang berbagai hal yang baik. Misalnya, kita diajari untuk berterima kasih kepada orang lain, tidak menjahati sesama, menghormati orang yang lebih tua, dan senantiasa bersyukur kepada Tuhan dalam doa. Tetap bergembira jika diminta untuk melakukan hal-hal yang sulit dan tidak mudah. Prinsipnya, kita diajarkan untuk mengutamakan orang lain di atas kepentingan diri sendiri.

Pengorbanan Yesus adalah sebuah teladan ketulusan hati. Inilah tubuh-Ku. Inilah darah-Ku yang ditumpahkan bagimu. Dalam Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus ini, kita kembali diingatkan karena pengorbanan dan belas kasih-Nya itulah kita masih berharga. Siapakah kita ini sebenarnya? Kita minta dibela Tuhan, tetapi hidup kita kadang-kadang tidak “karuan”.

Masih mudah marah-marah, merendahkan orang lain, melecehkan sesama, tidak setia gampang selingkuh omong kasar dan kotor. Siapakah aku ini di hadapan Tuhan? Ingin masuk surga, tetapi malas dan susah untuk bertobat. Kita sering kali berprinsip, nantilah jika sakit dan “ditegur” oleh Tuhan baru bertobat. Mari kita tahu diri dan mawas diri, siapakah aku ini di hadapan Tuhan, sampai Dia rela mengorbankan diri-Nya untukku?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 Juni 2024

.

.

Tuhan, terima kasih atas kebaikan dan pengorbanan-Mu. Semoga kami semakin tahu diri serta menjadi lebih baik di hadapan-Mu dan sesama kami. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 1 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 11:27-33 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yud. 17. 20b-25; Mazmur: 63:2.3.4.5-6; R:2b; PEKAN BIASA VIII; Pw.St.Yustinus, Mrt. (M); B.Yohanes Pembaptis Skalabrini;

BACAAN I

Yud 17
Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Tuhan kita, Yesus Kristus.

Yud 20
Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.

Yud 21
Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal.

Yud 22
Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu,

Yud 23
selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.

Yud 24
Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya,

Yud 25
Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 1 Juni 2024

Mzm 63:2
(63-3) Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.

Mzm 63:3
(63-4) Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau.

Mzm 63:4
(63-5) Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.

Mzm 63:5
(63-6) Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji.

Mzm 63:6
(63-7) Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, ?

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 1 Juni 2024

Beberapa waktu sesudah mengusir para pedagang dari halaman bait Allah, Yesus dan murid-murid-Nya tiba kembali di Yerusalem. Ketika Yesus berjalan di halaman Bait Allah, datanglah kepada-Nya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua, dan bertanya kepada-Nya, “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?

Siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?” Jawab Yesus kepada mereka, “Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu. Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu. Baptisan Yohanes itu, dari surga atau dari manusia? Berikanlah Aku jawabnya!”

Mereka membahasnya di antara mereka, dan berkata, “Jikalau kita katakan: Dari surga, Ia akan berkata: Kalau begitu, mengapa kamu tidak percaya kepadanya? Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi.

Lalu mereka menjawab Yesus, “Kami tidak tahu.” Kata Yesus kepada mereka, “Jika demikian, Aku juga tidak akan mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Juni 2024, Bacaan Injil

Berhadapan dengan mereka yang mencari-cari kesalahan orang lain, Yesus tetap menebarkan keselamatan. la tidak menghukum mereka, tetapi berjuang untuk menyadarkan bahwa mereka juga memperoleh keselamatarn. Peristiwa ini terjadi di Bait Allah, tempat yang diyakini oleh orang Yahudi sebagai tempat Allah hadir.

Namun, ironisnya, orang-orang yang melayani di sana — orang-orang Farisi, ahli Taurat — justru kehilangan kehadiran Tuhan. Yesus bukan membenci dan hendak menjatuhkan, melainkan ingin menyadarkan bahwa Dia hendak menyelamatkan mereka semua. Namun, apalah daya jika kita menghadapi orang-orang yang sudah dikuasai rasa benci dan dendam.

Inilah yang terjadi ketika Yesus menghadapi para ahli Taurat dan tua-tua, Yesus mengembalikan apa yang mereka yakini dan imani. Terkait Yohanes, apa yang mereka yakini dan imani? Mereka tahu jawaban yang sesungguhnya, namun tertutup oleh kedengkian, amarah, dan niat menjatuhkan.

Akibatnya, mereka tidak bisa mengungkap fakta yang sesungguhnya. Mereka hanya mementingkan diri sendiri dan hidup dengan penuh topeng kepalsuan. Karena itu, hati-hatilah dengan kepalsuan hidup. Jika tidak segera dibersihkan dan dibuka rahmat Tuhan akan tertutup dan tidak akan ada berkat yang tercurah dari-Nya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 31 Mei 2024

.

.

Tuhan, bersihkanlah hati kami dari topeng kepalsuan hidup. Jauhkan kami dari kebencian dan dendam sehingga kami terbuka terhadap kehadiran rahmat-Mu. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 31 Mei 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 31 Mei 2024, Bacaan Injil Lukas 1:39-56 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Zef. 3:14-18a atau Rm. 12:9-16b; Mazmur: Yes. 12:2-3. 4bcd. 5-6; R:6b; PEKAN BIASA VIII; Pesta SP Maria Mengunjungi Elisabet (P);

BACAAN I

Zef 3:14
Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!

Zef 3:15
TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi.

Zef 3:16
Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.

Zef 3:17
TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

Zef 3:18
seperti pada hari pertemuan raya.” “Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.

Rm 12:9
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

Rm 12:10
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

Rm 12:11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Rm 12:12
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Rm 12:13
Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!

Rm 12:14
Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!

Rm 12:15
Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

Rm 12:16
Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 31 Mei 2024

Yes 12:2
Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.”

Yes 12:3
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

Yes 12:4
Pada waktu itu kamu akan berkata: “Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 31 Mei 2024

Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, berangkatlah Maria dan bergegas menuju sebuah kota di pegunungan Yehuda. Lalu ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring,

“Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab, pada saat salammu sampai ke telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Berbahagialah ia yang percaya bahwa apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan akan terlaksana.”

Lalu kata Maria, “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab la telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Maha Kuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan kuduslah nama-Nya.

Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. la memperlihatkan memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang yang congkak hatinya. la menurunkan orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang yang rendah. la melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa.

la menolong Israel, hamba-Nya, karena mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.” Maria tínggal kira-kira tiga bulan bersama Elisabet, lalu pulang ke rumahnya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 31 Mei 2024, Bacaan Injil

Hari ini kita mengakhiri bulan Mei yang didedikasikan sebagai bulan Maria. Pada akhir bulan ini, kita merayakan pesta Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet. Pesta ini dirayakan di antara Hari Raya Kabar Sukacita (25 Maret) dan Kelahiran Yohanes Pembaptis (24 Juni), seperti yang tertulis dalam Kitab-Kitab Injil. Dalam pertemuan tersebut, Maria mengagungkan Tuhan (Magnificat) sebagai bentuk kerendahan hati. Dikatakan bahwa Maria bergegas menemui Elisabet. Ini merupakan satu contoh bagaimana kita melaksanakan kebaikan kepada sesama.

Kabar baik, kabar yang membangun dan menggembirakan sesama, janganlah kita tunda atau simpan bagi diri kita sendiri. Kita patut bergembira dengan mereka yang sedang bergembira. Demikian pula sebaliknya. Jika sesama dalam situasi membutuhkan bantuan kita, janganlah kita menunda, tetapi secepatnya kita membantu. Kita membagikan apa yang kita dapat bagikan setiap kali ada kesempatan.

Perjumpaan pribadi seperti yang dilakukan oleh Maria dan Elisabet semakin sering digantikan oleh pertemuan virtual. Meskipun demikian, para lansia, misalnya, amat membutuhkan perjumpaan pribadi face to face. Kehangatan manusiawi tidak dapat digantikan dengan kecanggihan teknologi.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 30 Mei 2024

.

.

Bunda Maria, doakanlah para lansia untuk tetap semangat dalam hidup mereka. Semoga mereka tidak mengalami kesepian dalam hari-hari mereka. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 30 Mei 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 30 Mei 2024, Bacaan Injil Markus 10:46-52 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Ptr 2:2-5.9-12; Mazmur: 100:2. 3. 4. 5; R:2c; PEKAN BIASA VIII (H); B.Baptista Varani; B.Marta Wieka; B.Yakobus Filipus Bertonius;

BACAAN I

1Ptr 2:2
Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

1Ptr 2:3
jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.

1Ptr 2:4
Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

1Ptr 2:5
Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

1Ptr 2:9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

1Ptr 2:10
kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

1Ptr 2:11
Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.

1Ptr 2:12
Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 30 Mei 2024

Mzm 100:2
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

Mzm 100:3
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.

Mzm 100:4
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!

Mzm 100:5
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 30 Mei 2024

Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Yerikho. Ketika mereka keluar dari Yerikho bersama orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan. Ketika didengarnya bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”

Banyak orang menegurnya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru, “Anak Daud, kasihanilah aku!” Lalu Yesus berhenti dan berkata, “Panggillah dia!” Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya, “Teguhkan hatimu dan berdirilah, la memanggil engkau.” Orang buta itu menanggalkan jubahnya, lalu segera berdiri dan pergi kepada Yesus.

Tanya Yesus kepadanya, “Apa yang kaukehendaki Kuperbuat bagimu?” Jawab orang buta itu, “Rabuni, aku ingin dapat melihat!” Lalu kata Yesus kepadanya, “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Seketika itu juga ia dapat melihat lagi, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 30 Mei 2024, Bacaan Injil

Apakah kita sudah mengecap kebaikan Tuhan hari ini? Jika kita dapat membaca renungan ini, kita adalah orang yang terberkati. Itu berarti kita masih hidup, kita dapat membaca, dan kita masih waras. Itu juga berarti bahwa ada kerinduan dan ada waktu untuk bertemu dengan Bapa kita yang ada di surga. Kita menjadi kuat dan bersemangat, disembuhkan dan diampuni oleh Firman Tuhan.

Hari ini Tuhan Yesus mengatakan kepada kita: imanmu telah menyelamatkan engkau. Itulah salah satu contoh kebaikan Tuhan yang kita alami hari ini. Hari-hari selanjutnya, kebaikan Tuhan sudah menanti. Janganlah kita putus asa dan patah semangat ketika kita difitnah, dipersulit, didiskriminasi, ataupun disiksa. Dalam situasi seperti itu, Tuhan tetap memelihara, melindungi, dan membela kita.

Tidak ada alasan untuk membalas dendam. Maka, tepatlah kata-kata Rasul Petrus dalam Bacaan Pertama: Milikilah cara hidup yang baik di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai pelaku kejahatan, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari la melawat mereka (1Ptr. 2:12). Mari kita mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. Kebaikan Tuhan kepada kita sudah cukup menjadi alasan untuk berbuat baik kepada sesama, termasuk musuh-musuh kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 29 Mei 2024

.

.

Bapa, dengarkanlah ratapan saudara-saudari kami yang sedang dianiaya di berbagai negara, sebab Engkaulah tempat perlindungan mereka. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 29 Mei 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 Mei 2024, Bacaan Injil Markus 10:32-45 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Ptr. 1:18-25; Mazmur: 147:12-13. 14-15. 19-20; R:12a; PEKAN BIASA VIII (H); St.Paulus VI; B.Yosef Kowalski; B.Joseph Gerard; B.Elia dr Santo Klemens yang Kudus;

BACAAN I

1Ptr 1:18
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,

1Ptr 1:19
melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

1Ptr 1:20
Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.

1Ptr 1:21
Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.

1Ptr 1:22
Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

1Ptr 1:23
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

1Ptr 1:24
Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,

1Ptr 1:25
tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 29 Mei 2024

Mzm 147:12
Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion!

Mzm 147:13
Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anakmu di antaramu.

Mzm 147:14
Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik.

Mzm 147:15
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.

Mzm 147:19
Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.

Mzm 147:20
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 29 Mei 2024

Mrk 10:32
Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan Yesus berjalan di depan. Murid-murid merasa cemas dan juga orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan Ia mulai mengatakan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya,

Mrk 10:33
kata-Nya: “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah,

Mrk 10:34
dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.”

Mrk 10:35
Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: “Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!”

Mrk 10:36
Jawab-Nya kepada mereka: “Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?”

Mrk 10:37
Lalu kata mereka: “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu.”

Mrk 10:38
Tetapi kata Yesus kepada mereka: “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?”

 

Mrk 10:39
Jawab mereka: “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka: “Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.

Mrk 10:40
Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan.”

Mrk 10:41
Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.

Mrk 10:42
Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.

Mrk 10:43
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,

Mrk 10:44
dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.

Mrk 10:45
Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 29 Mei 2024, Bacaan Injil

Rasul Petrus dalam Bacaan Pertama (1Ptr. 1:18-25) menyemangati kita untuk hidup seturut identitas kita. Kita adalah orang yang sudah ditebus dengan darah Kristus yang mahal. Jangan sampai kita melupakan misteri iman kita ini: Yesus menderita, wafat di salib, dan bangkit dari antara orang mati.

Dalam Bacaan Injil (Mrk. 10:32-45) ketika Yesus berbicara tentang penderitaan, kematian, dan kebangkitan-Nya, murid-murid-Nya mempersoalkan kekuasaan, Hal-hal seperti inilah yang dapat mencederai identitas kita sebagai orang Kristen. Pada umumnya, orang-orang di sekitar kita mengenal orang Kristen itu sebagai kaum yang sabar dan murah hati.

Supaya identitas ini tetap bagian dari hidup kita, kita perlu selalu mengamalkan kasih persaudaraan dan menjadi pelayan orang lain mulai dari perkara kecil hingga besar. Kita sekali-kali tersenyum kepada orang asing, memberikan tips, memungut sampah dan menaruh pada tempatnya, atau memberikan tempat duduk kepada orang yang membutuhkan.

Juga dapat terlibat dalam kegiatan kerja bakti, donor darah, atau hajatan. Memberikan sumbangan kepada saudara-saudari kita yang sakit, berduka, dan miskin. Kita dapat ikut ambil bagian dalam karya misi yang dilakukan oleh lingkungan, wilayah, paroki, maupun keuskupan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 28 Mei 2024

.

.

Bapa bukalah hati kami selalu untuk ikut membantu keuskupan-keuskupan yang membutuhkan bantuan dana, tenaga pastoral, dan doa. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Sarasehan Katekese Pendidikan: Menjadi Ortu EMAS, Cara Menjalin Hubungan dengan Gen Z

Salah satu ciri khas Generasi Z (Gen Z) adalah kemelekatan pada internet sehingga mereka tidak bisa dipisahkan dengan gawai. Salah satu dampaknya, anak-anak Gen Z dikenal sebagai generasi mager (males gerak) dan lebih memilih mengutarakan permasalahannya melalui media sosial, dibanding ke orang terdekat, dalam hal ini orangtua. Karena itu orangtua diharapkan lebih dapat memahami kebutuhan anak-anaknya yang tergolong sebagai Gen Z.

Hal tersebut menjadi diskusi dalam sarasehan katekese Pendidikan dengan tema “Mengenali Karakteristik Anak-anak Generasi Z dan Model Pendampingannya”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pastoral Paroki Gereja Santo Albertus Agung Jetis Yogyakarta, Jumat (24/05/24) menghadirkan Psikolog Stella Vania Puspitasari M.Psi.

Saat membuka kegiatan sarasehan, pastor Paroki St. Albertus Agung Yogyakarta, Romo Vincentius Suparman Pr., mengatakan sekolah-sekolah Kristiani, khususnya yang dikeloloa Yayasan Katolik saat ini menghadapi tantangan besar mengupayakan sistem Pendidikan yang mampu menyikapi perkembangan zaman. Oleh karena itu melalui sarasehan ini diharapkan, para orang tua, guru dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya bisa mendapatkan masukan dalam mendidik Gen Z.

Romo Vincentius Suparman, Pr.

“Kedepan sekolah-sekolah Katolik harus memikirkan berbuat apa agar dapat berperan serta membimbing generasi-generasi yang mampu menghadapi perkembangan zaman yang berubah dengan cepat” ujar Romo Parman.

Oleh karena itu, Romo Parman mengapresiasi kegiatan katekese Pendidikan yang diadakan ditingkat paroki ini, selain katekese Pendidikan yang juga diadakan di lingkungan-lingkungan selama bulan Maria ini.

.

Gen Z: Generasi Instan yang Rapuh

Psikolog Stella Vania membuka pemaparan dengan latar belakang munculnya banyak sebutan generasi, yakni Generasi Baby Boomer (1940-1959), Generasi X (1960-1979), Generasi Y/Millenial  (1980-1994) dan Generasi Z (1995-2010) yang erat kaitannya dengan bidang ekonomi marketing.  “Pada awalnya pembagian generasi ini digunakan untuk memudahkan segmentasi pemasaran produk agar tepat sasaran. Namun, saat ini penggolongan generasi ini juga digunakan di bidang-bidang lain”, terang Vania. Bahkan saat ini juga telah ada Generasi Alpha (Gen Alpha) untuk anak-anak yang lahir setelah tahun 2010, dan akan diikuti sebutan untuk generasi-generasi berikutnya, tambah Vania.

Menurut Vania Generasi Z  menjadi generasi yang mendominasi kehidupan di bumi saat ini. Mereka yang tergolong sebagai Gen Z rata-rata saat ini sudah menginjak remaja atau sedang duduk di bangku kuliah. Gen Z sendiri berasal dari kata Zoomer karena mereka lahir dan tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi dan internet secara dekat.

Bapak Rosario Guntur dan Psikolog Stella Vania

Sebagai generasi yang tumbuh erat dengan perkembangan teknologi membuat Gen Z terbiasa hidup di lingkungan yang serba cepat, dan dimudahkan dalam berbagai hal karena semua dapat diakses melalui gawai, diantaranya telepon genggam. Selain itu, Gen Z merupakan generasi yang tumbuh di era ekonomi keluarga yang rata-rata lebih stabil, sehingga Gen Z terbiasa dengan lingkungan yang nyaman dan terpenuhi baik secara materi.

Ciri khas lain yang menjadi keunikan pada Gen Z adalah mereka cukup kritis dalam menyikapi informasi, yang juga terbawa pada keseharian mereka. Oleh karena itu, terkadang orangtua merasa Gen Z ini sulit dinasehati, bisa saja hal ini disebabkan karena Gen Z tumbuh di era dimana semua informasi berdatangan dari berbagai sisi dan memang dibutuhkan kemampuan untuk memilah informasi yang dapat diterima, sehingga Gen Z akan mempertanyakan informasi yang diterima jika tanpa adanya dasar atau bukti yang valid.

Di sisi lain, karena Gen Z hidup di zaman yang serba cepat, Gen Z menjadi kreatif, kurang sabar dan kerap mengharapkan hasil yang instan. Karena kurang sabar dalam menjalani prosesnya, sehingga terkadang mereka mudah menyerah ketika dihadapkan pada kesulitan.

“Ibarat buah strawberry, Gen Z terlihat menarik, kuat, namun ternyata rapuh di dalam” jelas Vania.

.

Menghadapi Gen Z dengan Menjadi Orang tua EMAS

Menyikapi keunikan yang menjadi perbedaan tajam antara orang tua di generasi X, Y dengan Gen Z, Vania memberikan tips agar orangtua bisa nyambung dengan anak-anak Gen Z, yakni dengan menjadi orangtua EMAS, yang merupakan akronim dari Empati, Minat, Apresiasi, dan Seimbang.

Salah seorang peserta sedang mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab

Empati artinya orangtua perlu mencoba memahami sudut pandang anak dengan percaya bahwa anak memiliki sudut pandang sendiri yang berharga. Minat, artinya orangtua perlu memahami apa yang menjadi minat anak dan memberi kesempatan mereka untuk melakukan eksplorasi. Apresiasi, artinya orangtua perlu terus mendorong anak Gen Z untuk mencoba hal-hal yang ditekuni dengan memberi apresiasi dan motivasi karena Gen Z sebenarnya adalah anak yang haus akan prestasi. Tips terakhir Seimbang, artinya orang tua perlu menyeimbangkan antara aturan kedisiplinan dengan kehangatan dan kasih sayang.

“Jangan stress bapak ibu, Gen Z seperti halnya generasi-generasi lain adalah adalah generasi yang perlu didengar. Karena mereka terbiasa hidup dengan teknologi maka orangtua juga perlu menyesuaikan diri dengan dunia anak Gen Z”, saran Vania.

Kegiatan sarasehan katekese Pendidikan ini diikuti oleh sekitar 60 orang tua calon penerima sakramen Krisma, dan dimoderatori oleh bapak Rosario Guntur Harimawan, selaku wakil ketua Dewan Pastoral Paroki St. Albertus Agung Jetis.

.

(Penulis: Wempi/Fotografer: Ryan)

.

.

You cannot copy content of this page