Renungan Harian Hari Ini 16 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 4:26-34 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yeh. 17:22-24; Mazmur: 92:2-3. 13-14. 15-16; R:2a; Bacaan II: 2Kor. 5:6-10; O PEKAN II PEKAN BIASA XI (H);

BACAAN I

Yeh 17:22
Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku sendiri akan mengambil sebuah carang dari puncak pohon aras yang tinggi dan menanamnya; Aku mematahkannya dari pucuk yang paling ujung dan yang masih muda dan Aku sendiri akan menanamnya di atas sebuah gunung yang menjulang tinggi ke atas;

Yeh 17:23
di atas gunung Israel yang tinggi akan Kutanam dia, agar ia bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi pohon aras yang hebat; segala macam burung dan yang berbulu bersayap tinggal di bawahnya, mereka bernaung di bawah cabang-cabangnya.

Yeh 17:24
Maka segala pohon di ladang akan mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, merendahkan pohon yang tinggi dan meninggikan pohon yang rendah, membuat pohon yang tumbuh menjadi layu kering dan membuat pohon yang layu kering bertaruk kembali. Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan akan membuatnya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 16 Juni 2024

Mzm 92:2
(92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

Mzm 92:3
(92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.

Mzm 92:13
(92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

Mzm 92:14
(92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,

Mzm 92:15
(92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 16 Juni 2024

2Kor 5:6
Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan,

2Kor 5:7
sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat?

2Kor 5:8
tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan.

2Kor 5:9
Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya.

2Kor 5:10
Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 16 Juni 2024

Sekali peristiwa Yesus mengajar di hadapan orang banyak, kata-Nya, “Beginilah hal Kerajaan Allah itu: Seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu bertunas dan tumbuh, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya,

kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.” Kata-Nya lagi, “Dengan apa kita hendak membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah kita hendak menggambarkannya ? Kerajaan itu seumpama biji sesawi ketika ditaburkan di tanah.

Biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih yang ada di bumi. Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.”

Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu la memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan kemampuan mereka untuk mengerti, dan tanpa perumpamaan la tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya la menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Juni 2024, Bacaan Injil

Bacaan hari ini banyak menampilkan perumpamaan seputar tanaman. Bacaan Injil menyampaikan dua perumpamaan seputar benih. Sementara Nabi Yehezkiel dalam Bacaan Pertama menyampaikan firman Tuhan yang berisi perumpamaan tentang pohon aras. Dalam ketiga perumpamaan tersebut ditekankan sebuah proses pertumbuhan yang pada akhirnya menghasilkan buah. Prosesnya sendiri tidak diketahui manusia, namun Allah memastikan bahwa Dialah yang melakukannya.

Yesus, dalam pengajaran-Nya, memang sering kali menyampaikan perumpamaan tentang Kerajaan Allah, yang tampaknya berbeda satu dengan yang lain. Namun, yang perlu kita sadari bahwa semua perumpamaan itu saling melengkapi agar kita dapat memiliki gambaran yang mendekati utuh. Sayangnya, kemampuan kita untuk menerimanya masih jauh dari harapan. Padahal, hidup abadi adalah tujuan akhir hidup kita.

Perumpamaan-perumpamaan tersebut juga menampilkan bagaimana sesuatu yang kecil dan muda dipakai Allah sebagai sarana yang mendatangkan keselamatan bagi segenap ciptaan. Pucuk pohon aras dan biji sesawi bertumbuh besar dan menjadi tempat bernaung bagi berbagai jenis unggas. Sementara benih yang ditaburkan di tanah kemudian mengeluarkan bulir-bulir dan siap dipanen.

 

Memang, sebagai perumpamaan dapat dikatakan bahwa Tuhan Yesus tidak secara langsung sedang berbicara tentang alam dan kelestarian atau keutuhan ciptaan-Nya. la sedang berbicara tentang Kerajaan Allah. Akan tetapi, kita tetap dapat mengambil inspirasi bahwa Kerajaan Allah itu mencakup seluruh alam semesta. Allah merajai segala sesuatu, termasuk manusia yang merupakan salah satu ciptaan-Nya – dan la merajai segala sesuatu dengan berbagai macam cara.

Kerajaan Allah yang amat besar itu tentu tidak dapat dimengerti sepenuhnya oleh manusia yang sangat kecil bila dibandingkan dengan seluruh alam semesta ini. Rasul Paulus juga menyadari hal tersebut ketika ia menyatakan, “Selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan.” Selama masih berada di dunia, Kerajaan Allah akan tetap menjadi misteri bagi kita – kita belum sepenuhnya mengenal Allah di dunia ini.

Meskipun demikian, ia melanjutkan, “Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.” Rasul Paulus menunjukkan pula kenyataan hidup beriman: percaya meskipun tidak melihat. Jadi, misteri Kerajaan Allah bukan sekadar gagasan yang perlu dipahami, melainkan lebih dari itu, suatu keyakinan yang perlu terus-menerus dipercaya dalam iman.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 15 Juni 2024

.

.

Ya Bapa, semoga dengan merawat alam ciptaan-Mu, kami boleh mencicipi misteri kerajaan-Mu yang begitu besar dan tak terselami, dan dari hari ke hari kami semakin rindu untuk bersatu dengan Engkau, kepenuhan hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 15 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Juni 2024, Bacaan Injil Matius 5:33-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 19:19-21; Mazmur: 16:1-2a. 5. 7-8. 9-10; R:5a; PEKAN BIASA X (H); St.Vitus; St.Modestus; Sta.Kresensa; Sta.Paola Gambara Cota; Sta.Germana Cousin;

BACAAN I

1Raj 19:19
Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu, sedang ia sendiri mengemudikan yang kedua belas. Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan jubahnya kepadanya.

1Raj 19:20
Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: “Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau.” Jawabnya kepadanya: “Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu.”

1Raj 19:21
Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 15 Juni 2024

Mzm 16:1
Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.

Mzm 16:2
Aku berkata kepada TUHAN: “Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!”

Mzm 16:5
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.

Mzm 16:7
Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.

Mzm 16:8
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

Mzm 16:9
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;

Mzm 16:10
sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 15 Juni 2024

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Kamu telah mendengar bahwa kepada nenek moyang kita dikatakan: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan. Namun, Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya,

ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar; janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun. Jika ya, hendaklah kamu katakan: Ya. Jika tidak, hendaklah kamu katakan: Tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Juni 2024, Bacaan Injil

Tuhan mengatakan kepada kita, “Sudahlah …. kenapa sih ga bisa jujur? Kenapa sih tidak omong saja apa yang sungguh terjadi? Mengapa harus malu? Kenapa harus menempatkan harga dirimu terlalu tinggi?” Jika ya, katakan ya. Jika tidak, katakan tidak. Sisanya dari si jahat.

Maka, jika akhirnya harus bersumpah, kita bersumpah karena memang kita dalam posisi yang benar. Pada saat bersumpah demi nama Tuhan, hal itu kita lakukan untuk meneguhkan kebenaran kita di hadapan-Nya. Karena itu, jangan mudah bersumpah, apalagi memang kita dalam posisi yang salah. Tidak usah cari-cari alasan untuk membela diri.

Mengapa sih tidak mengatakan, “Iya, saya salah, mohon maaf, dan saya akan berusaha menerima konsekuensinya.” Inilah yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Banyak orang pintar bersilat lidah. Banyak orang mempertahankan reputasi dirinya dengan berbagai macam cara agar tidak jatuh dan malu di hadapan orang lain.

Namun, sebenarnya kita melukai hati Tuhan dan bahkan membuat banyak catatan jelek di hadapan Tuhan. Atau lebih baik tidak malu di hadapan manusia dibandingkan di hadapan Tuhan? Inilah kehidupan kita. Kita sudah tidak menghargai dan menempatkan diri kita lebih berharga di hadapan Tuhan.

Mau sampai kapan kita berbohong terus di hadapan Tuhan? Mau sampai kapan kita berkubang dalam dosa? Alih-alih akhirnya kita tetap ingin masuk surga pada akhir hidup kita. Apakah ini fair bagi Tuhan?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Juni 2024

.

.

Tuhan, tuntunlah kami menuju kejujuran hati dan keberanian untuk tetap memilih jalan-Mu walaupun banyak tantangan dan godaan dalam hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 14 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Juni 2024, Bacaan Injil Matius 5:27-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 19:9a. 11-16; Mazmur: 27:7-8a. 8b-9abc. 13-14; R: 8b; PEKAN BIASA X (H); B.Gerardus; Nabi Elisa;

BACAAN I

1Raj 19:9
Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

1Raj 19:11
Lalu firman-Nya: “Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!” Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu.

1Raj 19:12
Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.

1Raj 19:13
Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

1Raj 19:14
Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku.”

1Raj 19:15
Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.

1Raj 19:16
Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 14 Juni 2024

Mzm 27:7
Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!

Mzm 27:8
Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.

Mzm 27:8
Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.

Mzm 27:9
Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!

Mzm 27:13
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

Mzm 27:14
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 14 Juni 2024

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Kamu telah mendengar bahwa dikatakan: Jangan berzina. Namun, Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan hingga menginginkan- nya, sudah berzina dengan dia di dalam hatinya. Jika matamu yang kanan menyebabkan engkau berbuat dosa, cungkil dan buanglah,

karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu seutuhnya dicampakkan ke dalam neraka. Jika tangan kananmu menyebabkan engkau berbuat dosa, penggal dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu seutuhnya masuk neraka.

Telah dikatakan : Siapa yang menceraikan istrinya harus memberi surat cerai kepadanya. Namun, Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan istrinya kecuali karena zina, ia menjadikan istrinya berzina; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zina.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Juni 2024, Bacaan Injil

Aturan hukum Taurat tentu sungguh baik sebagai penuntun bagi orang-orang Yahudi. Sekarang tinggal bagaimana aturan-aturan itu ditaati dan dihidupi dalam keseharian. Janganlah berzina! Titik. Jangan ada “embel-embel” lain. Bahkan, Yesus mengatakan, janganlah mengotori matamu dengan segala pandangan yang “kotor”. Karena, pada saat kita mengotori mata, kita sudah mengotori hati.

Membersihkan hidup dan menyucikan hati adalah tugas yang harus kita lakukan sampai kita menutup mata. Kita memang harus terus-menerus membersihkan dan menyucikan hidup kita. Banyak kotor, maka harus banyak tobat dan banyak bersujud. Jangan keras hati dan keras kepala. Jangan selalu merasa benar. Bahkan, jangan sampai merasa sudah bersih dan paling bersih.

Hanya orang yang mau sujud di hadapan Tuhan dengan segala kerendahan hatilah yang akan mendapatkan rahmat pengampunan, dan yang akan sungguh menemukan damai dalam hati, selama hidup di dunia ini. Walaupun kita tahu dan merasa banyak tantangan dan godaan yang terkadang melelahkan, dalam Tuhan ada kekuatan dan tuntunan. Berserahlah kepada-Nya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Juni 2024

.

.

Tuhan, terima kasih Engkau selalu menuntun dan mengingatkan kami agar kami selalu mawas diri serta menyucikan hidup dan hati kami dari dosa. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 13 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Juni 2024, Bacaan Injil Matius 5:20-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 18:41-46; Mazmur: 65:10abcd. 10e-11. 12-13; R:2a; PEKAN BIASA X; Pw St.Antonius dr Padua, ImPujG (P);

BACAAN I

1Raj 18:41
Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: “Pergilah, makanlah dan minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran.”

1Raj 18:42
Lalu Ahab pergi untuk makan dan minum. Tetapi Elia naik ke puncak gunung Karmel, lalu ia membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara kedua lututnya.

1Raj 18:43
Setelah itu ia berkata kepada bujangnya: “Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut.” Bujang itu naik ke atas, ia melihat dan berkata: “Tidak ada apa-apa.” Kata Elia: “Pergilah sekali lagi.” Demikianlah sampai tujuh kali.

1Raj 18:44
Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: “Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut.” Lalu kata Elia: “Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan.”

1Raj 18:45
Maka dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.

1Raj 18:46
Tetapi kuasa TUHAN berlaku atas Elia. Ia mengikat pinggangnya dan berlari mendahului Ahab sampai ke jalan yang menuju Yizreel.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 13 Juni 2024

Mzm 65:10
(65-11) Engkau mengairi alur bajaknya, Engkau membasahi gumpalan-gumpalan tanahnya, dengan dirus hujan Engkau menggemburkannya; Engkau memberkati tumbuh-tumbuhannya.

Mzm 65:10
(65-11) Engkau mengairi alur bajaknya, Engkau membasahi gumpalan-gumpalan tanahnya, dengan dirus hujan Engkau menggemburkannya; Engkau memberkati tumbuh-tumbuhannya.

Mzm 65:11
(65-12) Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu mengeluarkan lemak;

Mzm 65:12
(65-13) tanah-tanah padang gurun menitik, bukit-bukit berikatpinggangkan sorak-sorai;

Mzm 65:13
(65-14) padang-padang rumput berpakaikan kawanan kambing domba, lembah-lembah berselimutkan gandum, semuanya bersorak-sorai dan bernyanyi-nyanyi.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 13 Juni 2024

Dalam khotbah di bukit, berkatalah Yesus, “Jika hidupmu tidak lebih benar daripada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Kamu telah mendengar bahwa kepada nenek moyang kita dikatakan: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Namun, Aku berkata kepadamu:

Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang mencaci maki saudaranya harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat bahwa saudaramu sakit hati terhadap engkau,

tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pengawal dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar utangmu sampai lunas.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Juni 2024, Bacaan Injil

Dalam lubuk hati kita yang paling dalam, kita ingin berjuang untuk membersihkan hati kita dari dosa. Walaupun kadang-kadang tidak mudah, kita selalu berjuang. Maka, bagi Yesus, memperkecil ruang iblis menguasai kita adalah keharusan. Jangan memberikan keleluasaan bagi kekuatan iblis dalam hidup kita. Persempit ruang gerak bagi iblis dalam hidup kita.

Bahkan, bila perlu dan sangat perlu tidak memberikan ruang gerak iblis dalam hati kita. Maka, Yesus menghendaki kita agar menjauhkan dosa dari hidup kita. Jika firman Tuhan mengatakan, jangan membunuh, Yesus menegaskan lagi kepada kita, bukan hanya jangan membunuh, melainkan janganlah marah kepada sesama.

Juga, jangan mengatakan sesama kafir dan juga jangan jahil. Yesus menghendaki agar hati kita makin hari makin bersih dan terbebas dari dosa. Maka, janganlah mengatakan bahwa tidak mungkin semua itu terjadi. Sebab bagi kita tidak mungkin, tetapi bagi Allah semuanya menjadi mungkin. Utamakan Tuhan dalam hidup kita. Maka, Dia akan membuka jalan.

Mengapa harus takut? Terus berjuang dan jangan hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Jangan hanya diam dan mengatakan bahwa Tuhan akan menyelesaikan semuanya. Sebab Tuhan menghendaki agar kita juga bisa diajak bekerja sama dengan Dia, dalam melawan kekuatan jahat. Maka, percayalah bahwa keterbukaan kita untuk bekerja sama dan berdialog dengan Tuhan adalah jembatan kecil untuk mempersempit gerak iblis dalam hidup kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 Juni 2024

.

.

Ya Tuhan, bimbinglah kami agar kami mampu hidup sesuai kehendak-Mu serta mampu menghadapi segala godaaan dan pencobaan dalam hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 12 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Juni 2024, Bacaan Injil Matius 5:17-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 18:20-39; Mazmur: 16:1-2a. 4. 5. 8. 11; R:1; PEKAN BIASA X (H); St.Yohanes Fakundus; B.Yolenta, Florida dkk.; B.Fransiskus Kesy; B.Laurensius Maria Salvi;

BACAAN I

1Raj 18:20
Ahab mengirim orang ke seluruh Israel dan mengumpulkan nabi-nabi itu ke gunung Karmel.

1Raj 18:21
Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: “Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia.” Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun.

1Raj 18:22
Lalu Elia berkata kepada rakyat itu: “Hanya aku seorang diri yang tinggal sebagai nabi TUHAN, padahal nabi-nabi Baal itu ada empat ratus lima puluh orang banyaknya.

1Raj 18:23
Namun, baiklah diberikan kepada kami dua ekor lembu jantan; biarlah mereka memilih seekor lembu, memotong-motongnya, menaruhnya ke atas kayu api, tetapi mereka tidak boleh menaruh api. Akupun akan mengolah lembu yang seekor lagi, meletakkannya ke atas kayu api dan juga tidak akan menaruh api.

1Raj 18:24
Kemudian biarlah kamu memanggil nama allahmu dan akupun akan memanggil nama TUHAN. Maka allah yang menjawab dengan api, dialah Allah!” Seluruh rakyat menyahut, katanya: “Baiklah demikian!”

1Raj 18:25
Kemudian Elia berkata kepada nabi-nabi Baal itu: “Pilihlah seekor lembu dan olahlah itu dahulu, karena kamu ini banyak. Sesudah itu panggillah nama allahmu, tetapi kamu tidak boleh menaruh api.”

1Raj 18:26
Mereka mengambil lembu yang diberikan kepada mereka, mengolahnya dan memanggil nama Baal dari pagi sampai tengah hari, katanya: “Ya Baal, jawablah kami!” Tetapi tidak ada suara, tidak ada yang menjawab. Sementara itu mereka berjingkat-jingkat di sekeliling mezbah yang dibuat mereka itu.

1Raj 18:27
Pada waktu tengah hari Elia mulai mengejek mereka, katanya: “Panggillah lebih keras, bukankah dia allah? Mungkin ia merenung, mungkin ada urusannya, mungkin ia bepergian; barangkali ia tidur, dan belum terjaga.”

1Raj 18:28
Maka mereka memanggil lebih keras serta menoreh-noreh dirinya dengan pedang dan tombak, seperti kebiasaan mereka, sehingga darah bercucuran dari tubuh mereka.

1Raj 18:29
Sesudah lewat tengah hari, mereka kerasukan sampai waktu mempersembahkan korban petang, tetapi tidak ada suara, tidak ada yang menjawab, tidak ada tanda perhatian.

 

1Raj 18:30
Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: “Datanglah dekat kepadaku!” Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu.

1Raj 18:31
Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku keturunan Yakub. ?Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN: “Engkau akan bernama Israel.” ?

1Raj 18:32
Ia mendirikan batu-batu itu menjadi mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah itu yang dapat memuat dua sukat benih.

1Raj 18:33
Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu.

1Raj 18:34
Sesudah itu ia berkata: “Penuhilah empat buyung dengan air, dan tuangkan ke atas korban bakaran dan ke atas kayu api itu!” Kemudian katanya: “Buatlah begitu untuk kedua kalinya!” Dan mereka berbuat begitu untuk kedua kalinya. Kemudian katanya: “Buatlah begitu untuk ketiga kalinya!” Dan mereka berbuat begitu untuk ketiga kalinya,

1Raj 18:35
sehingga air mengalir sekeliling mezbah itu; bahkan parit itupun penuh dengan air.

1Raj 18:36
Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: “Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini.

1Raj 18:37
Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali.”

1Raj 18:38
Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.

1Raj 18:39
Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 12 Juni 2024

Mzm 16:1
Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.

Mzm 16:2
Aku berkata kepada TUHAN: “Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!”

Mzm 16:4
Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain; aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku.

Mzm 16:5
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.

Mzm 16:8
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

Mzm 16:11
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 12 Juni 2024

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu huruf terkecil atau satu titik pun tidak akan lenyap dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan diberi tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkannya, ia akan diberi tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Juni 2024, Bacaan Injil

Di antara kita pasti banyak yang setuju bahwa yang utama adalah penghargaan pada manusia, bukan pada aturan-aturan. Memang, sebagian besar aturan dan tuntunan dalam hidup rohani biasanya baik dan benar adanya. Namun, hal yang utama adalah bagaimana sikap manusia terhadap aturan-aturan itu. Yesus menegaskan bahwa apa yang sudah dianugerahkan Allah dalam Taurat baik dan benar adanya.

Sungguh bisa menjadi tuntunan dan arah langkah rohani untuk mendekat kepada-Nya. Maka, Dia mengatakan bahwa kedatangan-Nya tidak menghilangkan sedikit pun apa yang ada dalam Taurat, melainkan menggenapinya. Mari kita selalu belajar untuk mawas diri akan hidup kita. Mempunyai hati dan pemikiran yang kritis akan ajaran iman harus dan boleh-boleh saja. Namun, yang utama adalah kita berjuang sungguh-sungguh untuk terlebih dahulu mendalaminya.

Kita berjibaku terlebih dahulu dengan jatuh bangunnya iman kekatolikan kita, sembari mengembangkan akal budi kita untuk mengkritisi semuanya. Semoga di sanalah kita akan menemuan kedalaman iman dan pengetahuan iman. Jangan takut. Semua harus dalam pergumulan. Bahkan, pada saat kita jatuh dan tak memahami apa yang Tuhan kehendaki, janganlah menyerah dan putus asa. Jangan-jangan itu menjadi jalan-jalan kecil kita untuk menemukan pencerahan rohani dan keteguhan iman.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Juni 2024

.

.

Tuhan, semoga kami tetap rendah hati dalam menghadapi pergumulan hidup dan iman yang kadang-kadang tidak mudah ini. Amin. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 11 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Juni 2024, Bacaan Injil Matius 10:7-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 11:21 b-26; 13:1-3; Mazmur: 98:1.2–3ab, 3c-4, 5-6; R: 2b; PEKAN BIASA X; Pw St.Barnabas, Rasul (M);

BACAAN I

Kis 11:21
Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan.

Kis 11:22
Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia.

Kis 11:23
Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan,

Kis 11:24
karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan.

Kis 11:25
Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia.

Kis 11:26
Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Kis 13:1
Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus.

Kis 13:2
Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”

Kis 13:3
Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 11 Juni 2024

Mzm 98:1
Mazmur. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

Mzm 98:2
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.

Mzm 98:3
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.

Mzm 98:3
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.

Mzm 98:4
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

Mzm 98:5
Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring,

Mzm 98:6
dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 11 Juni 2024

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang yang sakit kulit; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Janganlah membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah membawa kantong perbekalan dalam perjalanan, janganlah membawa hai dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat nafkahnya. Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.

Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka Jika mereka layak menerimanya, salam damaimu itu turun ke atasnya, jika tidak, salam damaimu itu kembali kepadamu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 11 Juni 2024, Bacaan Injil

Perutusan yang berat dan tidak mudah adalah mewartakan pertobatan; membawa orang untuk mengubah jalan hidupnya menjadi lebih baik. Mungkin kadang-kadang kita mengatakan kepada diri kita sendiri bahwa itu bukan tugas saya, itu tugas Tuhan. Mengapa kita berbicara demikian?

Karena kita merasa diri lemah dan tidak mempunyai kekuatan untuk “mempertobatkan” orang. Karena itu, Yesus mengutus para murid untuk menemukan domba-domba yang hilang. Jangan dikira bahwa ketika kita bisa berjumpa dengan “domba-domba yang hilang”, kita akan langsung mengalami sukacita dan damai-damai saja.

Sebaliknya, kita akan memperoleh banyak tantangan dan perlawanan dari mereka. Sebab, mereka sudah mempunyai cara berpikir sendiri. Mereka juga mempunyai “luka hati” tersendiri yang belum sembuh.  Mungkin mereka akan meremehkan kita. Akan mencibir kita. Mereka akan berkata kepada kita,”Jangan sok suci kamu!” Mereka akan menendang kita.

Bahkan, mereka mengigit kita dengan kemarahan dan kejengkelan pada Tuhan dan sesama yang pernah melukai mereka. Itulah situasi nyata yang akan kita hadapi ketika kita diutus Yesus dalam dunia dewasa ini. Karena itu, Yesus tidak menghendaki kita membawa banyak “bekal”: tongkat, baju, makanan.

Jika terlalu banyak membawa “bekal”, kita tidak akan sabar menghadapi mereka, dan mudah meninggalkan mereka. Akibatnya, tidak akan terjadi pertobatan dan penyelamatan; kita akan mudah terpancing untuk marah, bahkan “memukul” mereka dengan bekal yang kita bawa. Maka, Yesus menghendaki, dalam perutusan, yang kita andalkan hanyalah satu, yaitu Yesus sendiri dengan kekuatan kasih dan kerahiman-Nya. Mampukah kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 Juni 2024

.

.

Tuhan, berikanlah kami perisai kasih dalam segala perutusan kami agar kami mampu menghadapi segala tantangannya. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 10 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Juni 2024, Bacaan Injil Matius 5:1-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj 17:1-6; Mazmur: 121:1-2. 3-4. 5-6. 7-8; R: 2; PEKAN BIASA X (H);

BACAAN I

1Raj 17:1
Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.”

1Raj 17:2
Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya:

1Raj 17:3
“Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.

1Raj 17:4
Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.”

1Raj 17:5
Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.

1Raj 17:6
Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 10 Juni 2024

Mzm 121:1
Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?

Mzm 121:2
Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.

Mzm 121:3
Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.

Mzm 121:4
Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.

Mzm 121:5
Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.

Mzm 121:6
Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam.

Mzm 121:7
TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu.

Mzm 121:8
TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 10 Juni 2024

Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah la ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya, “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang punya Kerajaan Surga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.

Bahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang berbelaskasihan, karena mereka akan beroleh belas kasihan. Bahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Bahagialah orang yang dianiaya karena kebenaran, karena merekalah yang punya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku orang mencela dan menganiaya kamu dan menujukan segala fitnah kepadamu. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Juni 2024, Bacaan Injil

Hal utama yang kita cari dalam kehidupan ini adalah kebahagiaan. Dalam mencari kebahagiaan itu, kita mengalami pasang-surut, jatuh-bangun. Sadar atau tidak, selain dicari, kebahagiaan itu pulalah salah satu yang kita tuju dalam hidup ini. Karena itu, dalam pengajaran-Nya di Bukit, Yesus menggunakan kata “berbahagialah…” dalam semua yang diungkapkan-Nya.

Sayangnya, kehidupan ini sungguh memiliki banyak liku. Ada dukacita, ada sukacita, ada kemiskinan, ada kelimpahan, ada kelaparan, ada penderitaan, ada kegembiraan, ada kesedihan. Namun, gerak rohani yang Yesus harapkan adalah miskin di hadapan Allah (tahu diri dalam kerohanian), lapar dan haus akan kebenaran. Itulah yang utama yang Yesus harapkan. Dan harus banyak perisai rohani yang perlu dimiliki. Misalnya, murah hati, suci hati, dan membawa damai.

Maka, yang utama dalam liku-liku kehidupan ini adalah mengikuti kehendak Yesus. Kita tidak bisa sembarangan dalam hidup ini; tetap harus mempunyai tujuan yang jelas dan benar. Maka, Sabda Bahagia sebagai salah satu bagian dari Khotbah di Bukit yang Yesus berikan ini adalah pegangan rohani kita dalam hidup sehari-hari. Jangan “cengeng”; jangan mudah mengeluh. Hadapi semua suka-duka kehidupan dengan kekuatan pengharapan. Yesus pasti akan menuntun kita dan membuka jalan bagi kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Juni 2024

.

.

Tuhan, kami bersyukur Engkau mengingatkan kami melalui Khotbah di Bukit. Tuntunlah selalu langkah hidup kami dalam mencari dan menuju kebahagiaan. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 9 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Juni 2024, Bacaan Injil Markus 3:20-35 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 3:9-15; Mazmur: 130:1-2. 3-4b. 4c-6. 7-8; R:7; Bacaan II: 2Kor. 4:13-5:1; O PEKAN II; PEKAN BIASA X (H);

BACAAN I

Kej 3:9
Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”

Kej 3:10
Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.”

Kej 3:11
Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?”

Kej 3:12
Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”

Kej 3:13
Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

Kej 3:14
Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

Kej 3:15
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 9 Juni 2024

Mzm 130:1
Nyanyian ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!

Mzm 130:2
Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.

Mzm 130:3
Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

Mzm 130:4
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

Mzm 130:4
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

Mzm 130:5
Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.

Mzm 130:6
Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.

Mzm 130:7
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.

Mzm 130:8
Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 9 Juni 2024

2 Kor. 4:13
Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

2 Kor. 4:14
Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya.

2 Kor. 4:15
Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

2 Kor. 4:17
Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

2 Kor. 4:18
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

2 Kor. 5:1
Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 Juni 2024

Sekali peristiwa Yesus pulang ke rumah. Orang banyak datang lagi berkerumun, sehingga makan pun mereka tidak dapat. Waktu keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka, “Ia tidak waras lagi.” Ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata. “Ia kerasukan Be’elzebul,” dan, “Dengan kuasa pemimpin setan la mengusir setan.”

Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan, “Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis? Jika suatu kerajaan terpecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan, dan jika suatu rumah tangga terpecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terpecah, ia tidak dapat bertahan, tetapi sudah tiba kesudahannya.

 

Tetapi, tidak seorang pun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila ia tidak lebih dulu mengikat orang kuat itu. Sesudah itu barulah ia merampok rumahnya. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.

Namun, siapa saja yang menghujat Roh Kudus tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa yang kekal.” la berkata demikian karena mereka mengatakan bahwa Ia kerasukan roh jahat. Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia. Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya,

“Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan mencari Engkau.” Jawab Yesus kepada mereka, “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?” la melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata, “Inilah ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Siapa saja yang melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Juni 2024, Bacaan Injil

Tuduhan para ahli Taurat bahwa Yesus kerasukan setan, bahkan pemimpin setan, sangatlah kejam. Bagaimana mungkin Yesus disamakan dengan pemimpin setan? Memang benar bahwa Yesus sedang berperang dengan kekuatan iblis yang merasuk ke dalam hati manusia sehingga hati manusia menjadi “buta”.

Akibat dari hati yang dikuasai iblis itu, manusia mudah menuduh, mudah menghina, mudah mencaci-maki, mudah mempersalahkan orang lain, serta mudah melihat dan menemukan kesalahan orang. Hal-hal seperti ini membuat hidup kita tidak damai; mudah terpecah-belah, dan bahkan iman kita akan Yesus menjadi goyah. Kita harus selalu menyadari bahwa musuh utama kita tetaplah kekuatan di luar kekuatan Tuhan, yaitu kekuatan iblis.

 

Sesungguhnya, kita harus terus waspada dan berjaga-jaga. Sebab, iblis itu selalu mengaum-aum mencari mangsanya. Maka, kita diajak untuk teguh di dalam iman. Iblis akan mudah masuk ke dalam hati yang tidak damai. Akan mudah tinggal dalam hati orang yang imannya tidak kuat. Mudah merasuk pada hati yang tidak dekat dengan Tuhan. Iblis akan hadir dalam mulut kita yang mudah mengucapkan kata-kata kasar.

Iblis akan hadir dalam sikap kita yang merendahkan orang lain; hadir pada hati kita yang hanya melihat kejelekan sesama. Iblis hadir dalam diri suami yang berbicara dan bersikap buruk kepada istri dan anak-anaknya. Demikian juga sebaliknya. Iblis itu tidak jauh dari kita jika kita membiarkan hati dan diri kita melukai orang lain.

Kita harus menyadari bahwa kehidupan kita di dunia ini sebagai orang beriman adalah berjuang mengalahkan kejahatan dan dosa. Itu berarti kita menyambut karya penebusan dan keselamatan yang Yesus wartakan. Meskipun dosa telah melekat dalam diri kita, bersama dan dalam Kristus, kita akan mampu mengalahkan setan dengan segala karyanya.

Karena itu, kebersamaan dengan Kristus dalam mengalahkan dosa dan kejahatan haruslah kita lakukan dengan kesungguhan hati. Mari kita melawan iblis itu dengan selalu berani menata hati. Sabar dalam menjalani hari-hari hidup kita. Jangan mudah berkata kasar kepada siapa pun sehingga kita tidak menyakiti hati orang-orang yang ada di sekitar kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Juni 2024

.

.

Bapa Maha Baik, dampingilah kami agar hati, tutur kata, mata, dan telinga kami selalu terarah kepada-Mu sehingga kami hanya dikuasai oleh Putra-Mu. Amin.. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 8 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Juni 2024, Bacaan Injil Lukas 2:41-51 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 61:9-11; Mazmur: 1Sam. 2:4-5. 6-7.8abcd; R:1a; PEKAN BIASA IX, Pw Hati Tak Bernoda SP Maria (P);

BACAAN I

Yes 61:9
Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN.

Yes 61:10
Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

Yes 61:11
Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan ALLAH akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 8 Juni 2024

1Sam 2:4
Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan.

1Sam 2:5
Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.

1Sam 2:6
TUHAN mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.

1Sam 2:7
TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.

1Sam 2:8
Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 8 Juni 2024

Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem untuk merayakan Paskah. Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada perayaan itu. Ketika hari-hari itu berakhir, sementara mereka berjalan pulang, tinggallah Yesus, Anak itu, di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya.

Karena mereka menyangka bahwa la ada di antara orang-orang seperjalanan mereka, berjalanlah mereka sehari perjalanan jauhnya, lalu mencari Dia di antara kaum keluarga dan kenalan mereka. Karena mereka tidak menemukan Dia, kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia. Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah.

la sedang duduk di tengah-tengah para guru agama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka. Semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan jawaban-jawaban yang diberikan-Nya. Ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya “Nak, mengapa Engkau berbuat demikian terhadap kami?

Lihat, bapak-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau.” Jawab-Nya kepada mereka, “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” Namun, mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka. Lalu la pulang bersama mereka ke Nazaret, dan tetap dalam asuhan mereka. Ibu-Nya pun menyimpan semua hal itu di dalam hatinya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Juni 2024, Bacaan Injil

“… dan Maria menyimpan perkara itu di dalam hatinya.” Tentu yang sangat tahu situasi ini adalah Bunda Maria sendiri. Apa yang sebenarnya dirasakan oleh Bunda Maria? Banyak kisah yang dialami oleh Bunda Maria. Pada awal ia bertunangan dengan Yusuf dan mengandung dari Roh Kudus pun, Maria “tidak mudah memahami” apa yang ia alami.

Maria tidak mudah dan tetap berjuang untuk memahami dan mengimani apa yang Allah kehendaki dalam hidupnya. Maria adalah pemilik hati yang terus bermenung dan beriman akan Allah. Bagaimana dengan kita yang hidup pada zaman sekarang, yang juga menghadapi banyak perkara dan persoalan kita masing-masing?

Apakah kita akan tetap tahu dan sadar bahwa kita “tetap harus berani tinggal di rumah yang benar? Rumah kita adalah iman teguh kita akan campur tangan Tuhan. Atau kita keluar dari rumah kita dan entah lari ke mana? Melalui ungkapan Yesus, ketika la ditemukan dan ditanya, Yesus mengatakan,”Tidakkah engkau tahu bahwa Aku harus tinggal di rumah Bapa-Ku?”

Yesus menegaskan kepada kita bahwa apa pun yang terjadi, seberat apa pun liku-liku kehidupan kita, tetaplah tinggal di rumah Bapa, sebagaimana yang dilakukan Bunda Maria. Dia tetap tinggal di rumah yang benar, yaitu keheningan hati.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 Juni 2024

.

.

Bapa Maha Baik, Engkau tahu perjuangan hidup kami yang kerap kali tidak mudah. Ajarilah kami untuk tetap setia berada dalam iman dan jalan-Mu. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 7 Juni 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Juni 2024, Bacaan Injil Yohanes 19:31-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Hos. 11:1. 3-4. 8c-9; Mazmur: Yes. 12:2-3. 4bcd. 5-6; R:3; Bacaan II: Ef 3:8-12.14-19; PEKAN BIASA IX; HR HATI YESUS YANG MAHA KUDUS (P);

BACAAN I

Hos 11:1
Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.

Hos 11:3
Padahal Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkat mereka di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Aku menyembuhkan mereka.

Hos 11:4
Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan.

Hos 11:8
Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak.

Hos 11:9
Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 7 Juni 2024

Yes 12:2
Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.”

Yes 12:3
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

Yes 12:4
Pada waktu itu kamu akan berkata: “Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!

Yes 12:5
Bermazmurlah bagi TUHAN, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!

Yes 12:6
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!”

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 7 Juni 2024

Ef 3:8
Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu,

Ef 3:9
dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu,

Ef 3:10
supaya sekarang oleh jemaat diberitahukan pelbagai ragam hikmat Allah kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di sorga,

Ef 3:11
sesuai dengan maksud abadi, yang telah dilaksanakan-Nya dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Ef 3:12
Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.

Ef 3:14
Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa,

Ef 3:15
yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya.

Ef 3:16
Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,

Ef 3:17
sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.

Ef 3:18
Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,

Ef 3:19
dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 7 Juni 2024

Karena hari itu Hari Persiapan dan Sabat itu hari yang besar, supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib, para pemuka Yahudi meminta kepada Pilatus agar kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. Lalu datanglah prajurit-prajurit dan mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama Yesus.

Namun, ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa la telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. Orang yang melihat sendiri hal itu yang bersaksi dan kesaksiannya benar, dan ia tahu bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya.

Sebab, hal itu terjadi supaya digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, “Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan.” Ada pula nas yang mengatakan, “Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Juni 2024, Bacaan Injil

Pengorbanan terbesar seseorang adalah mengorbankan hidup bagi orang lain sampai titik darah penghabisan. Dengan sengsara dan wafat Yesus, Allah membuktikan kasih-Nya kepada kita. Tikaman tombak pada hati Putra-Nya adalah gambaran kejahatan manusia kepada Dia.

Namun, lihat dan sadarlah bahwa kejahatan yang kita lakukan tetap dibalas oleh Bapa dengan kasih melalui sengsara dan wafat Putra-Nya di kayu salib. Dalam hidup kita sehari-hari, tikaman tombak kejahatan kita itu jangan-jangan terus kita lakukan. Melalui kata-kata kasar yang melukai anggota keluarga kita, kita juga sudah melukai hati Tuhan.

Pada saat kita tidak jujur dengan melegalkan dan melanggengkan korupsi di tempat kita kerja, kita juga sudah melukai hati Tuhan. Ketika kita merendahkan orang lain karena kedudukan, status atau tampilan dari luar yang tampak berbeda dengan kita, kita juga sudah melukai hati Tuhan. Mampukah kita memperbaiki semua itu? Atau kita tetap bebal hati?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 Juni 2024

.

.

Ya Tuhan, semoga kami semakin memiliki hati seperti hati yang Engkau niliki, yang tetap berani berkorban. Ajarilah kami juga mencintai sesama kami tanpa membeda-bedakan. Amin.

. 

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

You cannot copy content of this page