Misa Online HR SP Maria Diangkat ke Surga Tanggal 14-15 Agustus 2021

Misa Online Hari Minggu Biasa XX Tanggal 14-15 Agustus 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu tahun lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

Gereja JETIS – Jam 9.00 WIB

Karena belum kembali ke keadaan normal seperti sebelum masa pandemi, bahkan cenderung meningkat maka perayaan offline new normal ekaristi untuk sementara ditiadakan di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XX – HR SP Maria Diangkat ke Surga ini dan diganti misa online dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Misa Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 14-15 Agustus 2021
Hari Minggu Biasa XX
HR SP Maria Diangkat ke Surga

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Jadwal Misa Online HR SP Maria Diangkat ke Surga Tanggal 15 Agustus 2021

Jadwal Misa Online Minggu Biasa XX Tanggal 14-15 Agustus 2021
HR SP Maria Diangkat ke Surga

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XX – HR SP Maria Diangkat ke Surga untuk sementara ini ditiadakan dan diganti dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

Gereja JETIS – Jam 9.00 WIB

74 minggu berlalu sudah, itu artinya sudah lebih dari satu tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta sudah banyak yang menyelenggarakan misa new normal sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Misa Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 14-15 Agustus 2021
Hari Minggu Biasa XX

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Teks Misa Online HR SP Maria Diangkat ke Surga – 15 Agt 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XX Tanggal 15 Agustus 2021

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Pembuka – BBT. 30

MARIA RATU SURGA

  1. Maria Ratu Surga Bunda yang tak bercela. Engkaulah pilihan Allah perawan yang termurni Bunda kudus murah hati tulus berhati murni. Doakanlah kami semua, agar hidup bahagia.
  2. Maria Ratu Surga Bunda rahmat ilahi, Engkaulah bunda penebus yang patut dikagumi. Bunda Suci dihormati teladan dan rendah hati. Dampingilah hidup kami, menuju hidup suci.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Seruan Tobat                                 ….duduk

I   Tuhan Yesus Kristus, Sabda kekal Bapa, Engkau telah memilih Bunda Maria menjadi Bunda-Mu yang tak bernoda. Tuhan, kasihanilah kami.
U Tuhan, kasihanilah kami.

I   Tuhan Yesus Kristus, Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafat-Mu Bunda Maria berdiri di kaki salib memberi teladan ketabahan kepada kami. Kristus, kasihanilah kami.
U Kristus, kasihanilah kami.

I   Tuhan Yesus Kristus, Pengantara kami, Engkau telah mengangkat Bunda Maria ke surga dengan jiwa dan raganya, serta memahkotai dia sebagai ratu surgawi. Tuhan, kasihanilah kami.
U Tuhan, kasihanilah kami.

I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
Amin.

Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu,
kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Pembuka                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kekal, Perawan Maria yang tak bernoda, Bunda Putra-Mu, telah Engkau angkat ke dalam kemuliaan surgawi dengan jiwa dan raganya. Kami mohon, semoga dengan tetap mengarahkan hati kepada perkara-perkara surgawi, kami layak ikut serta dalam kemuliaannya. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama :  Wahyu 11 : 19a; 12 : 1.3- 6a. 10ab

Seorang perempuan berselubungkan matahari dengan bulan di bawah kakinya.

Pembacaan dari Kitab Wahyu:

Aku, Yohanes, melihat Bait Suci Allah yang di surga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu. Lalu tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya, dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas ke­palanya. Ia sedang mengandung. Dalam keluhan dan pen­deritaannya hendak melahirkan, ia berteriak kesakitan. Maka tampaklah suatu tanda lain di langit: Seekor naga merah-padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Ekornya menyapu sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan anaknya segera sesudah perempuan itu melahirkannya. Dan perempuan itu melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi. Tetapi tiba-tiba Anak itu direnggut dan dibawa lari kepada Allah dan ke hadapan takhta-Nya. Lalu perempuan itu lari ke padang gurun, di mana Allah telah menyediakan suatu tempat baginya. Kemudian aku mendengar suara yang nya­ring di surga, “Sekarang telah tiba keselamatan, kuasa dan pemerintahan Allah kita! Sekarang telah tiba kekuasaan Dia yang diurapi Allah! Sebab para pendakwa yang siang malam mendakwa saudara-saudara kita di hadapan Allah, telah dilemparkan ke bawah!”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Disebelah kananmu berdiri permaisuri berpakaian emas dari Ofir.

Ayat:

  • Dengarlah, hai puteri, lihatlah, dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah ayahmu! Biarlah raja menjadi bergairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!
  • Dengan sukacita dan sorak sorai mereka dibawa, mereka masuk ke dalam istana raja.

Bacaan Kedua – I Kor. 15:20-26

Kristus sebagai buah sulung, sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya.

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Saudara-saudara, Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia. Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demi­kian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung, sesudah itu me­reka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan­-Nya. Kemudian tibalah kesudahan, yaitu bilamana Kristus menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah ia mem­binasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan. Karena Kristus harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-­Nya. Musuh terakhir, yang Ia binasakan, ialah maut.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil              …..berdiri

Refren: Alleluya. Alleluya.

Ayat: Maria diangkat ke surga, para malaikat bersukacita. – Refren

Bacaan Injil – Luk. 1:39-56

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu

I   Inilah Injil Suci menurut Lukas.
Dimuliakanlah Tuhan

I        Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah Maria ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah engkau di antara semua wa­nita, dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi Aku? Sebab se­sungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab Firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.” Lalu kata Maria, “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juru Selamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku, dan nama-Nya adalah kudus. Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya, dan menceraiberai-kan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya, dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.” Kira­-kira tiga bulan lamanya Maria tinggal bersama dengan Elisabet, lalu pulang ke rumahnya.

Demikianlah Injil Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Melalui Bunda Maria Allah Bapa berkenan tinggal di tengah-tengah kita dalam Kristus Putra-Nya. Marilah kita berdoa dengan pertolongan Bunda Maria agar kita semakin mengenal Sang Bapa melalui Putra-Nya Tuhan kita Yesus Kristus.

L  Bagi Bapa Suci, para Uskup dan para Imam.
Ya Bapa, dampingilah selalu Bapa Suci, para Uskup dan para Imam agar mereka menggembalakan umat-Mu dengan iman yang teguh, seperti Bunda Maria saat menerima perutusan sebagai Sang Bunda Penyelamat. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L Bagi para pemimpin masyarakat.
Ya Bapa, terangilah dan tuntunlah pemimpin masyarakat kami dengan sinar kasih-Mu sehingga tugas dan pelayanan mereka selalu diresapi oleh semangat kasih dan kerendahan hati seperti Bunda Maria. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi para ibu.
Ya Bapa, semoga para ibu meneladan Bunda Maria dalam mendampingi keluarga mereka agar semangat Keluarga Kudus Nazareth selalu tinggal di antara keluarga kami. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi kita yang mengikuti perayaan Ekaristi ini.
Ya Bapa, teguhkanlah iman, pengharapan serta kasih kami sehingga kami semakin yakin bahwa kebencian akan di­kalahkan oleh kasih dan maut bukanlah akhir dari segala-­galanya, sebagaimana Bunda Maria selalu bersyukur dan memuji Engkau karena karya penyelamatan melalui Kristus Putra-Mu. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

(intensi keluarga, komunitas  dan intensi pribadi)

I  Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, kami bersyukur kepada-Mu atas pengangkatan Bunda Maria ke surga dengan mulia. Kebahagiaan yang telah dicapainya merupakan janji dan jaminan bagi keselamatan kami. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.
U Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I  Ya Allah, semoga persembahan bakti kami ini naik ke ha­dirat-Mu, dan berkat doa Santa Perawan Maria yang Di­angkat ke dalam kemuliaan surgawi, hati kami bernyala­-nyala karena api cinta, yang senantiasa merindukan Dikau. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus PS. 391

    Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa.
    Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
    Terpujilah Engkau di surga.
    Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan,
    Terpujilah Engkau di surga

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Antifon Komuni Luk. 1:48-49
Segala keturunan akan menyebut aku berbahagia karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar padaku.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Ya Allah, kami telah menyambut sakramen keselamatan. Kami mohon, semoga berkat doa Santa Perawan Maria yang diangkat ke dalam kemuliaan surgawi, kami diantar kepada kemuliaan kebangkitan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Berkat  & Pengutusan  

Nyanyian Penutup

SALAM BAGIMU MARIA – PS 628

  1. Salam bagimu, Maria putri yang penuh berkat. Kau dimuliakan di surga kau bagaikan malaikat.
  2. Dikau sungguh terberkati tanganmu penuh rahmat. Dunia sudah di slamatkan lewat sikap patuhmu.
  3. Dikau lahirkan Sang Cahya, Juru slamat dunia, yang mengantarkan kembali domba-domba yang sesat.

.
.

Renungan Bacaan Injil Harian 13 Agustus 2021

Sabda Tuhan Hari Ini 13 Agustus 2021, Mat 19:3-12

Pada suatu hari, datanglah orang-orang Farisi kepada Yesus, untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: “Apakah diperbolehkan orang menceraikan istrinya dengan alasan apa saja?” Jawab Yesus: “Tidakkah kamu baca, bahwa la yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Kata mereka kepada-Nya: “Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan istrinya?” Kata Yesus kepada mereka: “Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan istrimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan istrinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah.”

Murid-murid itu berkata kepada-Nya: “Jika demikian halnya hubungan antara suami dan istri, lebih baik jangan kawin.” Akan tetapi la berkata kepada mereka: “Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.”

Renungan

Seperti digambarkan dalam Kidung Agung, relasi Israel dengan Allah itu seperti relasi cinta sepasang kekasih. Segera sesudah memasuki Tanah Terjanji, Yosua mengajak Israel membarui perjanjian mereka dengan Allah. Yosua tidak menjelaskan siapakah Allah Tuhan mereka itu melalui konsep-konsep abstrak, melainkan melalui cerita atau kisah tentang kasih Allah yang konkret kepada bangsa Israel, mulai dari zaman Abraham, Ishak, Yakub, Musa sampai kini. Kenangan akan perbuatan baik serta kesetiaan Allah dalam sejarah hidup bangsa mereka, menyalakan kembali api cinta kepada Allah sehingga mereka pun terpacu untuk setia pada perjanjian dengan Allah.

Dalam perkawinan, sepasang kekasih mengikat perjanjian untuk setia sebagai suami-istri sepanjang hayat dalam untung dan malang, di kala sehat maupun sakit, di saat ekonomi keluarga lancar ataupun seret. Seperti dalam sejarah Israel, tentu selalu ada kesulitan-relasional, psikologis, ekonomis, dll.—yang membuat timbulnya keraguan akan perlunya mempertahankan perjanjian. Namun, Yesus mengingatkan bahwa ikatan perkawinan kristiani itu tidak terceraikan. Pada saat-saat krisis, mengingat kembali segala perbuatan baik yang telah dilakukan oleh pasangan dapat menyelamatkan bahtera keluarga. Kenangan akan perbuatan baik sang kekasih, bisa memacu untuk tetap setia pada perjanjian, juga meski Cinta sang kekasih tak sempurna.

Ya Bapa, bantulah keluarga-keluarga kristiani yang tengah mengalami kesulitan dalam perkawinan untuk menemukan kembali api cinta di antara mereka. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

Renungan Bacaan Injil Harian 12 Agustus 2021

Sabda Tuhan Hari Ini 12 Agustus 2021, Mat 18:21-19:1

sekali peristiwa, datanglah Petrus kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.

Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta. Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya. Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.

Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya, la menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu! Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu. Hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya. Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.

Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat,seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

Renungan

Allah tidak pernah lelah mengampuni kita. Belas kasih Allah tak terbatas. Kalau Allah menghitung-hitung dosa dan kelalaian kita, mungkin kita sudah tidak layak diampuni-Nya lagi. Namun, fokus Allah adalah keselamatan umat-Nya, bukan jumlah dosa-dosa mereka. Pengampunan mendatangkan pembebasan dan merajut kembali relasi persaudaraan. Sebaliknya, dendam dan ketaksediaan mengampuni, memenjarakan serta mencerai-beraikan tali persaudaraan. Karena telah diampuni, “Engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau (ay.35).

Meski Israel berulang kali mengingkari janji dan menentang utusan Allah, Allah tetap menuntun mereka memasuki Tanah Terjanji dan tak lelah menyertai mereka lewat utusan-Nya. Penyertaan Allah juga dialami Israel lewat simbol Tabut Perjanjian yang mereka arak dan tempatkan di tengah perkemahan. Sakramen-sakramen dalam Gereja yang kita rayakan adalah simbol dan tanda yang membantu kita mengalami dan merasakan kehadiran serta penyertaan Allah. Kita dapat memikirkan Allah lewat konsep-konsep teologis yang abstrak, tetapi kita mengalami kehadiran dan belas kasih-Nya lewat simbol-simbol yang konkret, yang terlihat dan terasakan, termasuk lewat Sakramen Pengampunan Dosa.

Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa ini. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

Renungan Bacaan Injil Harian 11 Agustus 2021

Sabda Tuhan Hari Ini 11 Agustus 2021, Mat 18:15-20

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Renungan

Seorang pemimpin atau negarawan sejati rela mempersiapkan jalan dan menghantar rakyatnya pada kemakmuran tanpa dirinya sendiri harus ikut serta menikmatinya. Itulah yang dilakukan Musa. Dengan susah payah dan kadang harus makan hati, ia membawa bangsa Israel melewati pandang gurun menuju tanah terjanji. Di atas gunung Nebo, Tuhan bersabda, “Inilah negeri yang Kujanjikan… Kepada keturunanmulah akan Kuberikan… Aku mengizinkan engkau melihatnya.. tetapi engkau sendiri tidak akan menyeberang ke sana” (UI. 34:4).

Pemimpin yang berhati besar dan rela berkorban tidak memikirkan apa yang akan ia dapatkan, tetapi apa yang dapat ia berikan. Mengoreksi teman atau saudara dan menghantarnya pada sikap yang benar juga memerlukan jiwa besar dan hati rela berkorban. Menegur berarti menunjukkan kekurangan, dan hal ini bisa membuat teman atau saudara bersangkutan tersinggung atau bahkan marah. Karena itu, mengoreksi seseorang kadang memerlukan jalan panjang dan berjenjang sehingga menuntut kesabaran serta pengorbanan.

Memang lebih gampang langsung menegur dengan kata-kata keras nan tajam. Namun, hal ini bisa kontraproduktif. Orang yang telah keliru dan berdosa sekalipun tetap memiliki harga diri dan ingin diperlakukan secara terhormat. Injil hari ini mengajarkan
seni menyelamatkan jiwa sesama: mendapatkan ikannya tanpa memperkeruh airnya. Guna mendapatkan hasil sesuai harapan, niat baik perlu dibarengi cara yang tepat.

Ya Bapa, buatlah kami semakin berbesar hati dan rela berkorban, supaya kami lebih peduli pada keselamatan sesama tanpa menghitung-hitung apa yang kani dapatkan. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

Renungan Bacaan Injil Harian 10 Agustus 2021

Sabda Tuhan Hari Ini 10 Agustus 2021, Yoh 12:24-26

Menjelang akhir hidup-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barang siapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barang siapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”

Renungan

Sebuah syair lagu berbunyi, “Kasih adalah sesuatu yang kamu bagi-bagikan… dengan membagi-bagikannya kamu akan mendapatkannya kembali berlipat-lipat. Kasih itu seperti koin ajaib. Bila kamu menggenggamnya erat-erat, ia tetap sekeping saja. Tetapi bila kamu meminjamkan atau membelanjakannya koin itu akan berlipat ganda.” Syair tersebut dengan tepat menggambarkan paradoks dalam sabda Yesus hari ini.

Barangsiapa secara egois mencintai hidupnya, ia justru akan kehilangan hidupnya; namun, barang siapa secara murah hati mempersembahkan hidupnya demi Kerajaan Allah, ia justru menyelamatkannya. Yesus sendiri memberi teladan. Dialah biji gandum yang jatuh ke tanah dan mati sehingga menghasilkan buah berlimpah: keselamatan bagi semua orang. Seandainya biji gandum itu tidak jatuh ke tanah dan mati, ia tetap sebiji saja, tak berbuah apa-apa.

St. Laurensius yang meninggal dianiaya oleh karena imannya juga seperti biji gandum itu. Kesaksian imannya telah menumbuhkan iman berlipat ganda di Roma pada abad ke-3. Darah para martir adalah benih-benih Gereja. Seandainya Laurensius pelit dan egois sehingga ia lebih memilih menyelamatkan nyawanya daripada mempersembahkannya demi imannya akan Kristus, mungkin tidak akan ada banyak orang yang bertobat dan ikut mengimani Kristus.

Laurensius juga menggenapi nasihat St. Paulus, “Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga” (2 Kor. 9:6). Iman akan hal ini mestinya membuat kita makin bermurah hati dan memberi dengan sukacita. Sebab, dalam berbagi secara murah hati tanpa takut rugi atau kehilangan diri sendiri, kasih terwujud serta menghasilkan buah berlimpah.

Terima kasih ya Yesus atas teladan kasih-Mu. Semoga kami semakin murah hati kepada sesama seperti Engkau sendiri murah hati kepada kami. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

Renungan Bacaan Injil Harian 9 Agustus 2021

renungan harian

Sabda Tuhan Hari Ini 9 Agustus 2021, Mat 17:22-27

Sekali peristiwa, Yesus bersama murid-murid-Nya ada di Galilea. Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga la akan dibangkitkan.” Maka hati murid-murid-Nya itu pun sedih sekali. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum datanglah pemungut bea Bait Allah kepada Petrus dan berkata: “Apakah gurumu tidak membayar bea dua dirham itu?” Jawabnya: “Memang membayar.”

Dan ketika Petrus masuk rumah, Yesus mendahuluinya dengan pertanyaan: “Apakah pendapatmu, Simon? Dari siapakah raja-raja dunia ini memungut bea dan pajak? Dari rakyatnya atau dari orang asing?” Jawab Petrus: “Dari orang asing!” Maka kata Yesus kepadanya: “Jadi bebaslah rakyatnya. Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kau pancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.”

Renungan

Yesus tidak pernah menggunakan privilese dan status-Nya sebagai Anak Allah untuk mencari kemudahan dan memenuhi kepentingan diri. Dia yang berkuasa merobohkan dan mendirikan kembali Bait Allah dalam tiga hari (bdk. Yoh. 2:19) pun bersedia membayar pajak Bait Allah seperti orang kebanyakan.

Yesus bersikap solider dan tidak ingin menjadi batu sandungan (skandal) bagi orang lain. Sebenarnya, Yesus tidak wajib dan tidak bersalah bila tidak membayar pajak, namun ia ingin memberi teladan yang baik. Solidaritas akan tumbuh jika orang tidak hanya memikirkan haknya sendiri, tetapi juga memperhatikan kebaikan umum.

Orang yang tak pernah hidup kekurangan, akan kesulitan memahami apa artinya kemiskinan. Dalam bacaan pertama, orang Israel yang pernah miskin dan menderita sebagai orang asing di Mesir, diminta oleh Allah untuk bersikap solider. “Haruslah kamu menunjukkan kasihmu kepada orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir” (Ul. 10:19).

Sebagai pengungsi di Mesir, mereka juga pernah mengalami susahnya hidup didiskriminasi serta hidup miskin penuh kekurangan. Berdasarkan pengalaman itu, Allah mengimbau mereka untuk “tidak memandang bulu”, “membela hak anak yatim dan piatu”, serta “memberikan makanan dan pakaian kepada orang asing” (UI. 10:18). Sudahkah kita mengindahkan ajakan Tuhan untuk tidak menyalahgunakan privilese dan bersikap solider: tidak rasis kepada (orang asing) yang
berbeda dari kita dan tidak abai pada yang miskin?

Tuhan, ajarlah kami untuk bersikap solider terhadap mereka yang didiskriminasi dan terpinggirkan, sebagaimana kami juga tak ingin didiskriminasi dan dipinggirkan. Amin.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga: https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XIX Tanggal 8 Agustus 2021

Teks Misa Online Hari Minggu Biasa XIX Tanggal 8 Agustus 2021

RITUS PEMBUKA …..berdiri

Nyanyian Pembuka – PS. 330

DENGAN GEMBIRA

Dengan gembira, bersama melangkah, kita semua menghadap Tuhan,
bertepuk tangan, nyanyi sukaria, sebab besar kasih setia-Nya.
Angkatlah hati, jiwa, mohon rahmat berlimpah,
agar kitapun pantas, berkenan kepada-Nya.
Satukan kami umat-Mu, ya Tuhan, dalam Kristus jadi satu warga,
hingga kami sehati dan sejiwa memuliakan nama-Mu Tuhan.

Tanda Salib & Salam

Pengantar

Seruan Tobat                                 ….duduk

I   Saudara-Saudari, marilah mengakui dosa-dosa kita, supaya kita layak merayakan misteri suci ini,
— hening sejenak —
I+U  Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian:
sambil menebah dada sendiri sambil berkata:
saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa,
lalu dilanjutkan:
Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaekat dan Orang Kudus dan kepada Saudara  sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.
I   Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
Amin.

Tuhan Kasihanilah Kami

I   Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
I   Kristus, kasihanilah kami.
Kristus, kasihanilah kami.
I   Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami.

Kemuliaan                                             …..berdiri

Kemuliaan kepada Allah di surga,
dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya.
Kami memuji Dikau,
Kami meluhurkan Dikau
Kami menyembah Dikau,
Kami memuliakan Dikau
Kami bersyukur kepada-Mu,
kar’na kemuliaan-Mu yang besar,
Ya Tuhan Allah Raja Surgawi, Allah Bapa yang Maha kuasa,
Ya Tuhan Yesus Kristus Putra yang tunggal
Ya Tuhan Allah Anak Domba Allah, Putra Bapa
Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.
Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami
Karena hanya Engkaulah Kudus
Hanya Engkaulah Tuhan
Hanya Engkaulah Maha tinggi, ya Yesus Kristus.
Bersama dengan Roh Kudus, dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin

Doa Pembuka                                           …..berdiri

I   Marilah berdoa, – hening sejenak

Allah Bapa Yang Maha Pemurah, Engkau telah mengutus Putra-Mu datang ke dunia sebagai roti kehidupan bagi kami. Kami mohon, teguhkanlah iman kami kepada-Nya agar kami setia mendengarkan Dia dan melaksanakan ke­hendak-Nya. Sebab, Dialah yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama – 1 Raj.19:4-8

Oleh kekuatan makanan itu, Elia berjalan sampai ke gunung Allah.

Pembacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja:

Sekali peristiwa Elia masuk ke padang gurun sehari per­jalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon ara. Kemudian ia ingin mati, katanya, “Cukuplah sudah! Se­karang, ya Tuhan, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik daripada nenek moyangku.” Sesudah itu Elia berbaring dan tidur di bawah pohon ara itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya, “Bangunlah, makanlah!” Ketika ia melihat sekitarnya, maka pada sebelah kepalanya ada roti bakar dan sebuah kendi berisi air. Elia makan dan minum, kemudian berbaring lagi. Tetapi malaikat Tuhan datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia serta berkata, “Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu.” Maka bangunlah Elia, lalu makan dan minum; dan oleh kekuatan makanan itu Elia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni Gunung Horeb.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan

Ulangan: Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan.

Ayat:

  • Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian ke­pada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwa­ku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati men­dengarnya dan bersukacita.
  • Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita ber­sama-sama memasyhurkan nama-Nya! Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.
  • Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

Bacaan Kedua – Ef. 4:30-5:2

Hiduplah di dalam kasih, seperti Kristus Yesus.

Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:

Saudara-saudara, janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah yang telah memeteraikan kamu menjelang hari pe­nyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, per­tikaian dan fitnah, hendaklah dibuang dari antara kamu; demikian pula segala kejahatan. Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah telah mengampuni kamu dalam Kristus. Sebab itu jadilah penurut Allah sebagai anak­-anak kesayangan, dan hiduplah dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah me­nyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan kurban yang harum mewangi bagi Allah.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil – Yoh 6:51               …..berdiri

Refren: Alleluya.

Ayat:  Akulah roti hidup yang turun dari surga, sabda Tuhan.
Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya. — Refren

Bacaan Injil – Yoh. 6:41-51

Akulah roti hidup yang telah turun dari surga.

I   Tuhan bersamamu
Dan bersama rohmu
I   Inilah Injil Suci menurut Yohanes
Dimuliakanlah Tuhan

I        Sekali peristiwa, bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Yesus, karena Ia telah mengatakan: “Akulah roti yang telah turun dari sorga.” Kata mereka: “Bukankah Ia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapanya kita kenal? Bagaimana Ia dapat berkata: Aku telah turun dari sorga?”

Jawab Yesus kepada mereka: “Jangan kamu bersungut-sungut. Tidak seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku. Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.

Aku berkata kepa­damu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U Terpujilah Kristus.

Homili                                           …..duduk

Syahadat                                        …..berdiri

Doa Umat                                      …..berdiri

I   Yesus bersabda: “Barangsiapa datang kepada-Ku, takkan menanggung lapar lagi dan barangsiapa percaya kepada-Ku takkan merasa haus lagi”. Marilah kita datang dan percaya kepada-Nya seraya memanjatkan doa-doa kita kepada Allah Bapa di surga.

Bagi Gereja-gereja di tanah misi.
Ya Bapa, terangilah Gereja-Mu di tanah misi sehingga tetap teguh berjuang mewartakan Kristus, Sang Roti Hidup, demi keselamatan jiwa-jiwa yang belum mengenal-Nya.
U Tinggallah selalu di antara mereka sehingga mampu menerjemahkan Injil dalam berbagai situasi dan bahasa.

L  Bagi negeri-negeri yang miskin.
Ya Bapa, kuatkanlah dan bimbinglah negara-negara miskin dalam berjuang untuk mengakhiri penjajahan ekonomi dari pihak negara-negara kaya yang menindas sebagian besar umat manusia di dunia.
U Sadarkanlah seluruh umat-Mu untuk terus berjuang menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi setiap manusia di dunia ini.

L Bagi mereka yang menderita.
Ya Bapa, berkatilah para penderita agar dapat menyatukan deritanya dengan korban Kristus demi keselamatan se­sama.
Semoga kami pun berani terlibat untuk saling berbagi hidup, demi kemuliaan-Mu dan keselamatan jiwa kami.

L  Bagi kita bersama.
Ya Bapa, doronglah kami agar lebih memikirkan dan meng­usahakan kesempatan hidup bagi orang lain daripada bagi diri kami sendiri.
U Ajarilah kami untuk mampu menjadikan program hidup Yesus sebagai program hidup kami.

(intensi keluarga dan intensi pribadi)
U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

I     Berdoalah, saudara-saudari, supaya per-sembahanku dan persembahanmu berkenan kepada Allah, Bapa yang mahakuasa.

U   Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

Doa Persiapan Persembahan             ….berdiri

I   Ya Allah Bapa kami, jadikanlah roti dan anggur persembahan kami ini sebagai rezeki surgawi bagi kami, yaitu Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

U   Amin.

Doa Syukur Agung 

  • Prefasi
  • Kudus PS. 391

Komuni

  • Bapa Kami
  • Doa Damai
  • Anak Domba Allah
  • Komuni

Antifon Komuni – Keb. 16: 20
Tuhan Engkau telah memberi kami roti surgawi yang lezat dan nikmat.

Doa Sesudah Komuni                        …berdiri

I    Marilah berdoa, – hening sejenak
Allah Bapa kami di surga, kami bersyukur atas roti ke­hidupan yang telah kami terima ini. Semoga, rezeki ini menguatkan kami, baik dalam pengabdian kepada-Mu, dalam pelayanan kepada sesama maupun dalam peng­harapan akan kebahagiaan abadi yang Kau janjikan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U   Amin.

RITUS PENUTUP

Pengumuman ….duduk

Berkat  & Pengutusan  

Nyanyian Penutup

MULIAKANLAH TUHAN ALLAH – PS 657

  1. Muliakanlah Tuhan Allah di setiap waktumu dan agungkanlah nama-Nya di sepanjang hidupmu. Hanyalah kepada Tuhan kuserahkan jiwa raga. Tuhan Yesus tolonglah, dan berikan rahmat-Mu.
  2. Muliakanlah Tuhan Allah dalam suka dukamu. Oleh-Nya tlah ditunjukkan jalan hidup yang benar. Hanya bagi Tuhan Allah kuabdikan tiap Langkah. Tuhan Yesus tolonglah, dan berikan rahmat-Mu.
  3.  Muliakanlah Tuhan Allah, raja alam semesta, yang menghalau kuasa jahat, hingga yang benar menang. Hanya Allah pangkal damai dan gembala yang utama. Tuhan Yesus, tolonglah dan berikan rahmat-Mu.

.
.

Misa Online Hari Minggu Biasa XIX Tanggal 7-8 Agustus 2021

Misa Online Hari Minggu Biasa XIX Tanggal 7-8 Agustus 2021

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid 19 sejak lebih dari satu tahun lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid 19 masih terus turun naik di negeri kita.

Karena belum kembali ke keadaan normal seperti sebelum masa pandemi, bahkan cenderung meningkat maka perayaan offline new normal ekaristi untuk sementara ditiadakan di gereja Jetis pada Hari Minggu Biasa XIX ini dan diganti misa online dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Misa Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 7-8 Agustus 2021
Hari Minggu Biasa XIX

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

You cannot copy content of this page