Renungan Harian Hari Ini 8 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Oktober 2022, Bacaan Injil Lukas 11:27-28

Bacaan I: Gal. 3:22-29; Mazmur: 105:2-3.4-5.6-7; R:8a; PEKAN BIASA XXVII (H) Simeon; St. Sergius dan Bakhus; 

Pada suatu hari, ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.”

Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Oktober 2022, Bacaan Injil

Bunda Maria berkata: “Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia” (Luk. 1:48).

Kebahagiaan Maria bukan pertama-pertama karena ia adalah Bunda Yesus, tetapi karena ia adalah pendengar dan pelaku firman. Kebahagiaan Maria ini membuka peluang bagi siapa saja untuk disebut berbahagia di hadapan Tuhan sejauh ia mendengarkan firman Allah dan memeliharanya.

Memelihara di sini berarti membuatnya bertumbuh dan menghasilkan buah. Firman Tuhan itu tidak hanya perintah melulu, tetapi juga janji. Dengan demikian, memelihara firman-Nya berarti melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Tuhan, serta mengharapkan kebahagiaan yang Tuhan janjikan.

Janji Tuhan itu bukan sesuatu yang masih jauh, tetapi sekarang kita sudah mulai melihatnya, meskipun belum sepenuhnya. Dalam diri Yesus, janji Tuhan telah terealisasi.

Ia datang membebaskan kita dari dosa dan menghancurkan benteng pemisah di antara manusia yang dibangun atas perbedaan ras, gender, dan status sosial. Memang kita belum sepenuhnya mengalami semuanya itu, karena kita masih berada dalam tubuh yang fana ini.

Supaya sukacita dan harapan kita tidak padam, mari kita selalu membuka telinga kepada firman-Nya. Kebahagiaan kita orang Kristiani itu sederhana saja, yakni berbahagialah jika Yesus Kristus selalu diikutsertakan dalam setiap keputusan, tindakan dan perilaku kita.

Artinya, kalau mau jadi orang bahagia, Yesus selalu diikutsertakan dalam setiap langkah hidup kita.

.

Bapa, kami bersyukur karena Engkau telah menyatakan firman-Mu kepada kami lewat Putra-Mu. Semoga kami selalu setia kepada-Nya. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Oktober 2022, Bacaan Injil Lukas 11:15-26

Bacaan I: Kis. 1:12-14; Mazmur: 1:46-47, 48-49.50-51. 52-53. 54; R: 49; PEKAN BIASA XXVII Pw SP Maria, Ratu Rosario (P); 

Sekali peristiwa, ketika Yesus sedang berbicara keppada orang banyak, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.”

Tetapi la berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.

Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka.

Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!

Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

“Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya. Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.

Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan. Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.”

Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah la ke rumah itu, lalu duduk makan. Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Oktober 2022, Bacaan Injil

Allah sangat mengasihi manusia. Ia tidak menghendaki manusia binasa, tetapi keselamatan. Sebenarnya, dengan kemahakuasaan-Nya, la bisa melaksanakan sendiri apa yang dikehendaki-Nya, termasuk menyelamatkan manusia dari dosa dan kebinasaan.

Namun, Allah ingin mengikutsertakan manusia dalam rencana dan karya keselamatan itu. Allah berkenan memilih Perawan Maria untuk ambil bagian dalam penyelamatan dan penebusan manusia. Allah memilih Maria untuk mengandung dan melahirkan Putra-Nya, Sang Juru Selamat.

Melalui Maria, Allah berkenan menjelma menjadi manusia dan berjalan bersama kita. Allah Putra mau menderita untuk kita, bahkan mau berkorban dan wafat untuk keselamatan dan kehidupan kita. Semua itu bisa terlaksana karena kesediaan Maria menanggapi tawaran Allah.

Hari ini, kita peringati Santa Perawan Maria Ratu Rosario. Bulan Oktober adalah Bulan Rosario, waktu yang secara khusus untuk menghormati Bunda Penyelamat kita. Kita datang kepada Allah melalui Maria, dengan doa rosario yang kita daraskan, dan semua doa yang kita hunjukkan dengan perantaraannya. Bunda Maria selalu menolong dan mendampingi kita.

.

Ya Bapa, semoga kami selalu siap menjadi saluran berkat bagi sesama kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Oktober 2022, Bacaan Injil Lukas 11:5-13

Bacaan I: Gal. 3:1-5; Mazmur: Luk. 1:69-70.71-72.73-75; R:68; PEKAN BIASA XXVII (H) St.Bruno; B. Isidorus; Diego de San Vitores; Sta.Maria Fransiska dr ke-5 luka Yesus; 

Pada waktu itu, sesudah mengajar para murid berdoa, Yesus bersabda kepada mereka: “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya:

Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;

masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-
anakku sudah tidur, aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.

Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya.

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?

Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Oktober 2022, Bacaan Injil

Sekiranya Paulus bertanya kepada kita: “Adakah Dia yang menganugerahi kalian Roh dan melakukan mukjizat di antara kalian melakukannya demikian karena kalian melakukan perbuatan hukum, atau karena kalian percaya akan pewartaan Injil?”

Mungkin kita balik bertanya: “Apa maksudnya ‘menganugerahi Roh’?” Kita sudah menerima Roh Kudus saat kita dibaptis dan diurapi krisma, tetapi banyak dari kita tidak mengalami buah-buah dari sakramen tersebut. Kesulitan ini disebabkan oleh sikap batin yang kurang baik dan tidak ada kehausan akan Roh.

Dalam Gereja ada berbagai gerakan dan kegiatan, misalnya gerakan karismatik, yang dapat membuka diri kita terhadap Roh Kudus. Kita dapat memilih satu dari gerakan atau kegiatan tersebut. Mari kita melibatkan diri dalam kegiatan gerejawi yang memampukan kita untuk merasakan sentuhan Roh.

Di atas semua kegiatan dan gerakan tersebut, kita diajak Yesus untuk meminta Roh Kudus kepada Bapa. Kita boleh meminta apa saja, tetapi kita tidak boleh lupa meminta Roh Kudus. Meminta Roh Kudus berarti meminta Dia menuntun hidup kita.

Kita akan dibebaskan dari keinginan daging, misalnya ketidakmurnian, kebencian, dan hawa nafsu, dan kita akan dituntun kepada buah-buah Roh, misalnya kasih, sukacita, dan damai. Mari kita berseru meminta Roh Kudus kepada Bapa, Dia akan mengaruniakan-Nya kepada kita.

.

Utuslah Roh-Mu, ya Tuhan, dan jadi baru seluruh muka bumi. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Oktober 2022, Bacaan Injil Lukas 11:1-4

Bacaan I: Gal. 2:1-2.7-14; Mazmur: 117:1.2; R: Mrk. 16:15; PEKAN BIASA XXVII (H) B. Eugenius Bossilkoff; Sta. Anna Maria Gallo; B. Alberetus Marvalli; B. Raymundus dr Kapua; 

Pada suatu kali, Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: “Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.”

Jawab Yesus kepada mereka: “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami,

sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Oktober 2022, Bacaan Injil

Kita sebagai pengikut Kristus dituntut untuk selalu mengusahakan persatuan di antara kita. Kita bisa berkaca pada Paulus yang tidak hanya mewartakan Injil tetapi juga mencari persatuan di antara para murid.

Mungkin kita berbeda dalam cara beribadat dan berdoa, tradisi gerejawi, kebiasaan hidup, atau menafsirkan Kitab Suci, tetapi janganlah perbedaan ini menjauhkan kita satu dengan yang lain. Kita perlu mencari yang dapat menyatukan kita dalam pewartaan kita.

Paulus memperlihatkan salah satunya, yaitu saudara-saudari kita yang miskin. Kita dapat bekerja sama bagaimana membantu mereka. Di atas semua yang dapat menyatukan kita adalah Bapa kita di surga.

Doa Bapa Kami adalah doa yang paling banyak kali didoakan oleh semua pengikut Kristus. Ketika Yesus mengajar kita menyapa Tuhan sebagai Bapa, Ia mengajar kita untuk tetap bersaudara satu dengan yang lain, bukan hanya dengan sesama Katolik, tetapi dengan siapa saja.

Mari kita mengikuti jejak para paus kita, misalnya Yohanes XXIII, Paulus VI, Yohanes Paulus II, Benediktus XVI, dan Fransiskus, yang pergi merangkul saudara-saudari kita dari beda gereja, agama, bahkan mereka yang tidak beragama.

Mari kita melihat setiap orang sebagai saudara atau saudari, terutama mereka yang miskin papa.

.

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah menunjukkan Bapa kepada kami. Semoga kami melihat Engkau di dalam sesama kami terutama yang hina dina. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Oktober 2022, Bacaan Injil Lukas 10:38-42

Bacaan I: Gal. 1:13-24; Mazmur: 139:1-3.13-14ab. 140-15; R:24b; PEKAN BIASA XXVII Pw St. Fransiskus Assisi (P); St. Kuintinus; 

Dalam perjalanan ke Yerusalem, Yesus dan murid-murid-Nya tiba di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.

Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani.

Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”

Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau khawatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: María telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Oktober 2022, Bacaan Injil

Kemarin kita diajak untuk mencintai sesama. Lalu, hari ini, kepada kita diperlihatkan bagaimana mencintai yang dilakukan Maria. Duduk di dekat kaki Yesus, layaknya seorang murid. Maria melakukan apa yang diinginkan Bapa: “Dengarkanlah Dia” (Luk. 9:35).

Sesungguhnya mendengarkan adalah hal pertama yang Tuhan inginkan dari kita. Hukum cinta kasih didahului dengan perkataan: Dengarlah, hai orang Israel (Mrk. 12:29).

Amat logis bahwa nanti setelah kita mendengarkan apa yang Tuhan inginkan dari kita, baru kita dapat melaksanakannya. Dengan demikian, tindakan yang kita ambil berdasarkan pada kehendak Tuhan, bukan kehendak manusia semata.

Rasul Paulus juga demikian. Setelah mendengarkan Tuhan di jalan ke Damsyik (Kis. 9:4), ia menyingkir ke tanah Arab. Kita tidak tahu apa yang dilakukannya di sana. Apakah dia pergi bertapa atau mewartakan Injil?

Yang pasti Rasul Paulus mengambil jarak dengan yang lain supaya apa yang dilakukannya tidak berdasarkan pertimbangan manusia tetapi semata-mata kehendak Tuhan.

Sejauh manakah keputusan dan tindakan kita dilandasi oleh kehendak Tuhan? Jawaban kita tergantung pada sejauh mana kita mengambil waktu untuk mendengarkan Tuhan.

.

Tuhan Yesus, semoga firman-Mu selalu menjadi pelita bagi kaki kami dan terang bagi jalan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Oktober 2022, Bacaan Injil Lukas 10:25-37

Bacaan I: Gal. 1:6-12; Mazmur: 111:1-2.7-8.9.10c: R:5b; PEKAN BIASA XXVII (H) St. Fransiskus Borgia; Ewaldus Bersaudara; 

Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar, perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”

Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?” Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.

Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu, ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.

Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur.

Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya. Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.

Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?” Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Oktober 2022, Bacaan Injil

Ajakan Rasul Paulus untuk tetap setia kepada Injil Yesus Kristus masih aktual sampai hari ini, karena kita hidup dalam zaman yang cenderung memperlunak bahkan memangkas ajaran Kristen untuk menyenangkan hati manusia.

Kita memang tidak lagi berhadapan dengan tradisi Yahudi yang dapat membatasi iman Kristen, tetapi berhadapan dengan ideologi sekular yang hendak menghapus ajaran moral Gereja, serta arus pemikiran yang menyangkal bahwa keselamatan hanya tersedia di dalam dan melalui Yesus Kristus.

Sebagai contoh apa yang ada dalam bacaan Injil hari ini. Mengasihi Tuhan dan sesama merangkum apa yang Tuhan kehendaki dari kita. Tetapi kadang kita lebih suka memperdebatkannya daripada melakukannya.

Dan sesama itu bukanlah siapa saja, bukan yang jauh di mata, bukan yang ada di dunia maya, tetapi mereka yang menderita di sekitar kita, yang berkekurangan dan yang berkebutuhan khusus. Dan kita adalah sesama bagi yang lain jika kita menunjukkan belas kasihan dan menolong orang lain dengan ikhlas dan tulus hati.

Sebaliknya, kita tidak akan menjadi sesama bagi yang lain sekalipun bantuan dan pertolongan yang kita berikan besar dan banyak, jika kita membantunya dengan mengharapkan balas budi. Alih-alih menjadi sesama, kita malah menciptakan permusuhan di dalam hati.

.

Yesus, semoga kami sungguh-sungguh menjadi saudara bagi sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Oktober 2022, Bacaan Injil Lukas 17:5-10

Bacaan I: Hab. 1:2-3; 2:2-4; Bacaan II: 2Tim. 1:6-8.13-14; Mazmur: 95:1-2.6-7.8-9; R:8; O Pekan III – PEKAN BIASA XXVII (H) Pw Para Malaikat Pelindung; St.Leger/Lutgar; 

Sekali peristiwa, setelah Yesus menyampaikan beberapa nasihat, para rasul berkata kepada-Nya: “Tambahkanlah iman kami!” Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini:

Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu. Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!

Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya? Demikian jugalah kamu.

Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Oktober 2022, Bacaan Injil

Yesus tidak menjanjikan pengikut-Nya hidup yang mudah di dunia ini. Ada banyak tuntutan Yesus yang tidak mudah untuk kita laksanakan, misalnya mengampuni. Kita akan menderita dalam mewartakan Injil.

Kita diminta bersabar menantikan campur tangan Tuhan terhadap penindasan dan kekerasan. Tidaklah mengherankan bahwa kita seperti para murid akan meminta kepada Yesus untuk meningkatkan iman kita.

Tetapi jawaban Yesus menunjukkan bahwa besar kecilnya iman bukanlah yang menjadi masalah. Cukup memiliki iman seukuran biji sesawi, kita sudah mampu menyelesaikan hal-hal yang tampaknya tidak mungkin.

Yesus menunjukkan kebutuhan yang sebenarnya, yaitu hendaknya kita lebih taat dan rendah hati. Kita harus memandang diri kita sendiri sebagai hamba Tuhan yang berhutang ketaatan dan tidak perlu dipertanyakan lagi.

Ketika kita telah melakukan apa yang Dia kehendaki, kita hendaknya tidak menjadi sombong atas ketaatan kita, tetapi seharusnya mengatakan, “Kami adalah hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan.”

Kita perlu mawas diri. Kita bisa saja bangga disebut hamba Tuhan, tetapi merasa terhina menjadi hamba sesama. Contoh konkretnya: relakah kita berbicara santun kepada siapa saja, scolah-olah dia adalah tuan kita?

Dapatkah kita memperlakukan orang lain, termasuk yang lebih rendah dari kita, dengan hormat dan santun?

.

Tuhan Yesus, mampukan kami membasuh kaki sesama kami dan saling menghargai satu sama lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2022, Bacaan Injil Matius 18:1-5

Bacaan I: Yes. 66:10-14b atau 1Kor.12:31-13:13; Mazmur: 131:1.2.3; PEKAN BIASA XXVII Pesta Sta.Theresia dr Kanak-kanak Yesus, PrwPujG (P); St.Remigius; St.Romanus dr Italia; 

Sekali peristiwa, datanglah murid-murid kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata:

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.

Sedangkan siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.” Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2022, Bacaan Injil

Sebagian besar dari kita adalah umat biasa dengan kehidupan biasa-biasa saja. Hidup rohani kita pun sederhana: berdoa sebelum dan sesudah makan, berdoa saat bangun dan sebelum tidur, serta ke gereja pada hari Minggu.

Bahkan, kita kadang lalai melakukannya. Ada banyak yang mesti kita lakukan untuk memenuhi berbagai tanggung jawab kita. Berbagai urusan keluarga, pekerjaan, dan sosial yang perlu diselesaikan.

Kita bertanya: bagaimana kita bisa bertumbuh secara rohani jika hampir tidak ada waktu untuk berdoa, membaca dan merenungkan Sabda Tuhan, dan terlibat dalam kegiatan gereja?

Santa Teresia dari Kanak-Kanak Yesus dapat membantu kita, orang-orang biasa ini, untuk maju dalam hidup rohani dengan mempraktikkan jalan kecil. Dia mengusulkan untuk menjadikan setiap kesempatan untuk berkurban.

Pekerjaan berat dapat menjadi kurban persembahan, jika kita melakukannya tanpa mengeluh. Pekerjaan kita yang biasa-biasa saja akan diperhitungkan oleh Tuhan jikalau dilakukan dengan cinta.

Yang lebih penting lagi, hidup kita yang biasa-biasa ini dapat menjadi kesempatan untuk merendahkan diri dan menjadi kecil di hadapan sesama dan Tuhan.

Inilah cara cepat untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga: melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar.

.

Ya Yesus, biarlah tangan-Mu menjadi lift yang membawa kami ke dalam surga. Semoga kami tetap setia dan teguh di jalan yang Engkau kehendaki. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 30 September 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 30 September 2022, Bacaan Injil Lukas 10:13-16

Bacaan I: Ayb. 38:1.12-21; 39:36-38; Mazmur: 139:1-3.7-10.13-14b; R: 24; HUT. Kongregasi Biarawati Karya Kesehatan (BKK) PEKAN BIASA XXVI Pw St. Hieronimus, ImPujG (P); 

Sekali peristiwa, Yesus bersabda: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.

Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!

Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 30 September 2022, Bacaan Injil

“… barang siapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku” (Luk. 10:16). Menolak kehadiran Yesus dalam hidup kita sama saja dengan kita menolak Allah yang sedang berusaha membawa kita masuk ke dalam Kerajaan-Nya.

Sejak zaman Perjanjian Lama, Allah telah memberikan rahmat yang besar kepada manusia. Akan tetapi, manusia menolak rahmat tersebut dan berbakti kepada yang lain..

Yesus menjadi tanda kehadiran Allah yang sempurna, karena di dalam diri Yesus Allah sungguh-sungguh hadir. Tanda bahwa kita sungguh-sungguh menerima kehadiran Yesus adalah adanya hasrat untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah.

Kalau hal ini tidak dilakukan, maka kita sama saja menolak kehadiran Yesus. Artinya, kita menolak Rahmat Allah yang sangat besar bagi kehidupan kita. Melalui Yesuslah, kita dapat mengenal siapa Allah.

.

Ya Yesus, ajarlah kami untuk menerima Engkau di dalam hidup kami seutuhnya, sehingga kami dapat memperbaiki hubungan kami dengan Bapa. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 29 September 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 September 2022, Bacaan Injil Yohanes 1:47-51

Bacaan I: Dan. 7:9-10.13-14 atau Why. 12:7-12a; Mazmur: 138:1-2a.2b-3.4-5 R: 1b; PEKAN BIASA XXVI Pesta Para Malaikat Agung (P) St.Siriakus; Sta.Theodota dr Philippopolis; 

Pada waktu itu Natanael datang kepada Yesus atas ajakan Filipus. Tatkala melihat Natanael datang, Yesus berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”

Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.”

Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.”

Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 29 September 2022, Bacaan Injil

“…malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia” (Yoh. 1:51). Hari ini, Gereja merayakan Pesta Malaikat Agung, yaitu St.Gabriel, St.Rafael, dan St.Mikael.

Tentu kita sudah mengenal karakter mereka masing-masing, St.Gabriel pembawa kabar gembira, St.Rafael sebagai penyembuh, dan St.Mikael yang berperang melawan kuasa jahat.

Apa yang dilakukan oleh Para Malaikat Agung ini pertama-tama adalah untuk melayani Allah dan bukan demi kebesaran nama mereka masing-masing. Mereka berusaha untuk melaksanakan kehendak Allah agar Kerajaan Allah sungguh nyata di bumi.

Ia hanya menyembah dan mengabdi kepada Allah dan tidak akan pernah mengabdi kepada iblis. Mereka pun juga senantiasa siap diutus, kepada siapa pun, kemana pun, dan kapan pun.

Sikap para Malaikat Agung ini bisa menjadi teladan untuk kita dalam hidup beriman. Setia melayani Allah, hanya menyembah kepada-Nya, dan selalu siap diutus oleh Allah walaupun tugas tersebut terkadang sulit untuk dihadapi.

Akan tetapi, satu hal yang pasti adalah bahwa Allah selalu ada di dalam kehidupan kita.

.

Ya Allah, bimbinglah kami agar kami senantiasa mengabdi kepada-Mu dan dengan gembira hati melayani-Mu dalam hidup sehari-hari kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page