Renungan Harian Hari Ini 6 Januari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Januari 2023, Bacaan Injil Markus 1:7-11 (atau Lukas 3:23-38)

Bacaan I: 1Yoh. 5:5-13; Mazmur: 147:12-13.14-15.19-20; R: 12a; PEKAN SEBELUM EPIFANI (P); B.Didakus Yosef dr Sadiz;

Tatkala banyak orang datang minta dibaptis, Yohanes memberitakan, “Sesudah aku akan datang la yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi la akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.” Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari surga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Januari 2023, Bacaan Injil

Kerendahan hati merupakan suatu keutamaan yang sangat penting dalam hidup bersama. Kerendahan hati tidak bisa dipaksakan, juga bukan suatu paksaan. Seorang yang rendah hati merupakan pribadi yang sungguh mengenal dirinya, mengenal orang lain, mengenal konteks dan tujuan hidupnya. Rendah hati merupakan anugerah yang hanya bisa dirasakan, dibuktikan, dan diberikan dalam praktik hidup bersama.

Yohanes Pembaptis menunjukkan kerendahan hatinya dengan mengakui dan memperkenalkan dirinya yang sebenarnya bahwa ada orang lain yang lebih pantas dihormati daripada dirinya. Ia tidak mengambil kesempatan dan kehormatan yang dimiliki orang lain. Yesus pun seperti yang diperkenalkan oleh Yohanes, yakni Pribadi yang rendah hati yang ditunjukkan-Nya dengan mau dibaptis oleh Yohanes kendati Ia tidak berdosa sebab baptisan Yohanes adalah baptisan tobat.

Dengan rendah hati Yesus mau masuk dalam keseharian hidup manusia schingga manusia pun mampu menerima Dia sebagai sahabat, seorang yang akrab, dan seorang penyelamat. Bagi kita pun bahwa hanya dengan kerendahan hatilah kita mampu menerima keunikan dan kelebihan orang lain. Dengan kerendahan hati pula kita dengan mudah diterima dan diapresiasi oleh orang lain. Sebab itu, sebagai pengikut Yesus, kita terus mengupayakan agar kerendahan hati sungguh menjadi cara hidup kita sehari-hari.

.

Ya Bapa, jadikanlah kami pribadi yang rendah hati supaya kami dapat hidup selaras dengan hidup Putra-Mu yang dengan rendah hati datang menyelamatkan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Januari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Januari 2023, Bacaan Injil Yohanes 1:43-51

Bacaan I: 1Yoh. 3:11-21; Mazmur: 100:1-2.3.4.5; R:1; PEKAN SEBELUM EPIFANI (P) St.Yohanes Nepomuk Neumann; B.Karolus Houben;

Sekali peristiwa, Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus. Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”

Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara. “Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”

Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar daripada itu.” Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Januari 2023, Bacaan Injil

Media sosial saat ini menjadi sarana bagi banyak orang untuk berbagi kisah. Bentuknya bisa berbagai macam, seperti gambar, tulisan, animasi, video, dll. Isinya pun bervariasi, ada yang menyenangkan, ada pula yang menjengkelkan bahkan mengacaukan.

Bacaan Injil hari ini mengundang kita untuk berani bercerita tentang pertemuan kita dengan Tuhan. Kita diajak untuk berani mensharingkan pengalaman iman kita, pengalaman menyenangkan dengan Dia yang kita cari dan kita imani. Dapat kita sharingkan secara langsung, dapat pula kita salurkan melalui media sosial yang memungkinkan dapat menjangkau lebih banyak orang di mana saja.

Mari kita berbagi kisah hidup yang menghidupkan, kisah pertemuan yang membahagiakan. Hal ini sangat penting dan dibutuhkan di tengah banjirnya kisah yang menggelisahkan dan tidak menyenangkan, seperti hoaks dan ujaran kebencian di berbagai platform media sosial atau bahkan dalam realitas nyata kita sehari-hari dalam masyarakat. Kisah dan kesaksian kita bisa meneguhkan orang lain untuk datang lebih dekat kepada Tuhan.

.

Ya Tuhan, teguhkanlah niat dan harapan kami dalam upaya menghadirkan sukacita Injil di tengah masyarakat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Januari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Januari 2023, Bacaan Injil Yohanes 1:35-42

Bacaan I: 1Yoh. 3:7-10; Mazmur: 98:1.7-8.9; R: 3cd; PEKAN SEBELUM EPIFANI; Pw St.Basilius Agung dan St.Gregorius dr Nazianze, UskPujG (P);

Sekali peristiwa, Yohanes berdiri di tempat ia membaptis orang di Sungai Yordan bersama dengan dua orang muridnya. Ketika melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah!” Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Tetapi, Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?”

Kata mereka kepada-Nya: “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Ia berkata kepada mereka: “Marilah dan kamu akan melihatnya.” Mereka pun datang dan melihat di mana la tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.

Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Januari 2023, Bacaan Injil

Yohanes menunjukkan sekaligus memberi kesaksian tentang Yesus kepada kedua muridnya: “Lihatlah Anak Domba Allah”. Kedua murid itu bertemu dan mengikuti Yesus. Yohanes Pembaptis berjasa besar dalam kehidupan mereka. Karena pewartaan dan kesaksiannya, kedua murid itu mengenal Yesus secara lebih dekat, lebih akrab, dan mau mengikuti-Nya.

Injil hari ini mengajak kita untuk mengingat-ingat siapa (saja) yang memperkenalkan kita kepada Yesus? Siapa yang mengajari kita atau menunjukkan jalan kepada kita sehingga kita mengenal Tuhan, kita mengenal Yesus sehingga kita berani mengikuti dan mengimani-Nya? Bisa jadi, yang berjasa itu adalah orang tua kita, guru, sahabat, kenalan, atau siapa saja. Mereka semua seperti Yohanes yang telah berjasa memperkenalkan Yesus kepada murid-muridnya.

Semoga jasa mereka membuat kita semakin kenal, semakin akrab, bahkan tinggal di dalam Yesus supaya la senantiasa membimbing kita ke jalan yang baik dan benar. Kita pun diajak ikut memperkenalkan Yesus kepada teman-teman atau saudara-saudari kita yang lain, seperti yang dilakukan oleh Andreas kepada Simon saudaranya.

.

Ya Yesus, semoga kami mampu mengikuti Engkau dengan setia, mengenal Engkau lebih dalam sehingga kami pun mampu menjadi saksi yang pantas akan kasih dan kebaikan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Januari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Januari 2023, Bacaan Injil Yohanes 1:29-34

Bacaan I: 1Yoh. 2:29-3:6; Mazmur: 98:1.3c-4.5-6; R: 3cd; PEKAN SEBELUM EPIFANI (P) Nama Yesus yang Tersuci; St.Fulgensius; B.Kuriakos Elias Chavara;

Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.”

Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan la tinggal di atas-Nya. Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Januari 2023, Bacaan Injil

Seiring perkembangan teknologi, banyak orang menjadi lebih kreatif. Ada yang kreatif untuk memenuhi, mengembangkan, dan memudahkan berbagai kepentingan umum, namun ada juga yang kreatif demi mencapai kepentingan tertentu yang sering kali berlawanan dengan harapan banyak orang. Ada orang yang karena kreativitasnya dapat merekayasa material dan data tertentu untuk tujuan yang tidak baik. Misalnya, ada orang yang mengedit foto, video, atau berita tertentu dengan tujuan menipu atau menciptakan kegaduhan, bukan memberi kesaksian untuk membantu dan mencerahkan hidup banyak orang.

Contoh kreativitas yang tidak baik itu berbeda dengan apa yang kita dapatkan dalam bacaan hari ini. Yohanes Pembaptis sungguh-sungguh menjadi saksi kebenaran atas apa yang ia sendiri lihat dan alami. Ia tidak merekayasa berita atau pengalaman yang dipercayakan kepadanya. Akan tetapi, pengalaman atau pengetahuan yang benarlah yang ia sampaikan atau sharing-kan kepada yang lain sehingga mereka pun mendapatkan informasi yang baik, benar, dan berguna. Semoga kita pun tidak tergoda untuk melakukan kesaksian palsu apa pun bentuknya, tetapi seperti Yohanes yang mewartakan yang benar kepada sesama.

.

Ya Bapa, berilah kami keberanian untuk menjadi saksi kebenaran dan kebaikan kepada sesama kami. Semoga hidup kami menjadi ekspresi cinta dan kebaikan-Mu kepada dunia. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Januari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Januari 2023, Bacaan Injil Yohanes 1:19-28

Bacaan I: 1Yoh. 2:22-28; Mazmur: 98:1.2-3b.3c-4; R:3b; PEKAN SEBELUM EPIFANI; Pw St.Basilius Agung dan St.Gregorius dr Nazianze, UskPujG (P);

Inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia, “Siapakah engkau?” Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya, “Aku bukan Mesias.” Lalu mereka bertanya kepadanya, “Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?” Dan ia menjawab, “Bukan!” “Engkaukah nabi yang akan datang?” Dan ia menjawab, “Bukan!” Maka kata mereka kepadanya, “Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?”

Jawabnya, “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan Nabi Yesaya.” Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. Mereka bertanya kepadanya, katanya, “Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?” Yohanes menjawab mereka, katanya, “Aku membaptis dengan air, tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.” Hal itu terjadi di Betania yang di seberang Sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Januari 2023, Bacaan Injil

Dua orang santo yang kita peringati hari ini, yaitu Santo Basilius Agung dan Santo Gregorius dari Nazianze merupakan dua sahabat yang hati dan pikirannya digunakan untuk kebesaran dan kebaikan Gereja. Mereka sangat peduli pada ajaran dan pengajaran yang benar sehingga banyak orang yang peduli terhadap orang lain dan tidak ada yang menjadi anti-Kristus seperti yang digambarkan dalam Bacaan Pertama hari ini.

Dalam salah satu homilinya, Santo Basilius berkata kepada mereka yang kaya, “Lihatlah kilauan cincin di jarimu. Berapa banyak orang yang dipenjara karena utang dapat dibebaskan oleh salah satu cincinmu itu? Berapa banyak orang yang miskin yang bisa mendapat pakaian dari salah satu jubah mewahmu itu?” Kalau kita mengaku pengikut Kristus maka selayaknya kita bertindak seperti Kristus yang penuh perhatian pada orang-orang miskin, lemah, menderita, dan tersingkir.

Santo Basilius dan Santo Gregorius telah mengajarkan tentang keberpihakan itu baik dengan kata maupun dengan perbuatan. Juga, kita dipanggil untuk bertindak sebagaimana diajarkan oleh Yohanes Pembaptis tentang kejujuran dan ketulusan dalam mewartakan pertobatan sehingga semakin banyak orang mengenal Mesias yang sesungguhnya.

.

Allah Yang Mahakuasa, semoga hati kami tergerak untuk berbagi kasih, berbagi rezeki, dan berbagi sukacita dengan saudara-saudari kami yang membutuhkan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Januari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Januari 2023, Bacaan Injil Lukas 2:16-21

Bacaan I: Bil. 6:22-27; Mazmur: 67:2-3.5.6.8; R:2a; Bacaan II: Gal. 4:4-7; HARI RAYA NATAL (P); HARI RAYA SP MARIA BUNDA ALLAH (P); Hari Perdamaian Sedunia

Setelah mendengar berita kelahiran Penyelamat dunia, para gembala cepat-cepat berangkat ke Betlehem dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.

Tetapi, Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. Maka, kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang  mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Januari 2023, Bacaan Injil

Pada hari pertama tahun baru ini, pantaslah kita bersyukur atas segala kemurahan dan kebaikan Tuhan karena kita boleh menginjak dan menikmati lembaran baru dalam kalender kita, juga terutama karena tuntunan-Nya dalam mewujudkan resolusi hidup kita sepanjang tahun yang lalu. Sebagai seorang beriman, kita melandaskan syukur dan harapan kita untuk melangkah ke depan dengan bersandar pada Sabda Tuhan sebagaimana Bunda Maria yang hari ini kita rayakan sebagai Bunda Allah.

Bunda Maria meletakkan kehidupannya dalam kesatuan dengan Allah dalam diri Yesus Kristus, Putranya. Hidup Maria menjadi lebih berarti karena kebersamaan dan kebersatuannya dengan Yesus. Dalam Injil hari ini dikatakan bahwa “ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, la diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum la dikandung ibu-Nya” (Lukas 2:21)). Maka, hari ini juga merupakan hari peringatan pemberian nama Yesus.

Yesus artinya Allah menyelamatkan. Sebab itu, semoga pada awal tahun ini kita sungguh mendasarkan hidup kita pada tangan Tuhan dan terus berjalan bersama Yesus dalam peziarahan hidup ini. Santa Perawan Maria Bunda Allah merupakan teman seperjalanan kita.

.

Ya Tuhan, pada awal tahun ini kami ingin melandaskan hidup kami dalam bimbingan-Mu supaya hidup kami senantiasa dinaungi rahmat baik bagi kami sendiri maupun untuk kami bagikan kepada banyak orang. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 31 Desember 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 31 Desember 2022, Bacaan Injil Yohanes 1:1-18

Bacaan I: 1Yoh. 2:18-21; Mazmur: 96:1-2,11-12,13; Hari ke-7 Oktaf Natal (P) Sta.Melania; St.Silvester I, Paus;

Pada mulanya, adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 31 Desember 2022, Bacaan Injil

Terang adalah merupakan ciptaan pertama Allah, baru kemudian disusul ciptaan lainnya. Terang dijadikan rekan sekerja Allah dalam lingkup sejarah keselamatan manusia supaya manusia menyaksikan terang itu; sebab tanpa terang kehidupan tidak dapat berlangsung. Allah berinisiatif untuk mengirimkan terang sejati yang menerangi hati dan memberi hidup bagi manusia.

Yesus adalah Terang Sejati. Dia adalah Firman yang kekal yang ada bersama Allah. Firman itu adalah Allah. Firman yang adalah Allah yang kekal itu terlibat dalam karya penciptaan Allah Bapa. Karena melalui Firman itu, Allah menjadikan segalanya menjadi ada. Firman Allah yang mencipta menjadi sumber hidup dan memberi terang. Firman yang adalah sumber kehidupan mengenyahkan kegelapan yang melingkupi dunia dan kehidupan manusia yang berdosa.

Melalui Firman-Nya, Allah mewujudkan rencana-Nya dalam penciptaan, pemeliharaan, dan penebusan. Artinya, Firman yang merupakan perwujudan kehadiran Allah sendiri, memiliki wibawa dan kuasa Allah. Yesus Kristus yang telah kita peringati kelahiran-Nya adalah Allah. Dalam Dia ada hidup.

Karena itu, kita dipanggil untuk hadir dan mewartakan keselamatan yang bermuara pada kesadaran terhadap dosa dan pengakuannya akan kebenaran Injil Kristus, dan kepada-Nyalah hidup bergantung. Firman yang hidup tetap nyata ketika karya Gereja dan kehadirannya mewujudkan kebenaran, keadilan, bela rasa dan cinta kasih.

.

Bapa Yang Mahabaik, Putra-Mu sebagai Firman yang hidup menjelma menjadi manusia untuk menebus dosa manusia. Utuslah kami untuk menjadi pewarta dan saksi karya agung-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 30 Desember 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 30 Desember 2022, Bacaan Injil Matius 2:13-15.19-23

Bacaan I: Sir. 3:2-6.12-14; Mazmur: 128:1-2.3.4-5; Bacaan II: Kol 3:12-21; Hari ke-6 Oktaf Natal (P) PESTA KELUARGA KUDUS; St.Sabinus;

Setelah orang-orang majus itu berangkat, tampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana hingga Herodes mati.

Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati.”

Lalu Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan pergi ke tanah Israel. Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea. Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 30 Desember 2022, Bacaan Injil

Hari ini, kita merayakan Pesta Keluarga Kudus. Pesta ini mengingatkan kita akan perjuangan keluarga-keluarga sederhana, khususnya sang ayah dalam masa pandemi Covid-19. Segala upaya diperjuangkan untuk menghidupi keluarga, khususnya untuk anak-anak mereka. Persis seperti Santo Yusuf, dalam kemiskinan dan ketulusannya berjuang untuk menyelamatkan Yesus dan Bunda Maria.

Allah tahu Herodes merupakan ancaman bagi bayi Yesus dan Allah tahu bahwa Yusuf sangat miskin, maka Allah mengirimkan orang Majus dan memakai mereka untuk memelihara bayi Yesus. Peristiwa ini juga memperlihatkan kembali kesalehan dan ketaatan Yusuf terhadap perintah Allah. Begitu mendengar Allah berfirman, Yusuf segera mengajak Maria dan bayi Yesus pergi ke Mesir.

Setelah Herodes mati, Allah kembali berfirman kepada Yusuf untuk membawa keluarganya pergi ke Nazaret di daerah Galilea, tempat di mana Yesus tumbuh dan memulai pelayanan-Nya. Yusuf tidak hanya taat kepada bimbingan-Nya, tetapi juga melakukan semua perintah-Nya tanpa keraguan sedikit pun. Penggenapan rencana Allah bagi keselamatan manusia di dalam Yesus Kristus sepenuhnya adalah karya Allah. Namun, Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk ikut berperan di dalamnya.

Lebih indah lagi adalah bahwa Allah selalu memberikan bimbingan-Nya agar manusia berhasil dalam bekerja bersama Allah dan menyediakan segala yang dibutuhkannya. Allah hanya menuntut ketaatan tanpa syarat dari manusia yang dipilih untuk bekerja sama dengan-Nya. Santo Yusuf telah memberikan contoh bagi kita.

.

Bapa Yang Yaik, dampingilah kami untuk menjadi pribadi yang taat, sebagaimana Santo Yusuf teladankan kepada kami. Semoga kami juga selalu siap menjadi penyalur rahmat dan berkat-Mu Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 29 Desember 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 Desember 2022, Bacaan Injil Lukas 2:22-35

Bacaan I: 1Yoh. 2:3-11; Mazmur: 96:1-2a.2b-3.5b-6; R:11a; Hari ke-5 Oktaf Natal; St.Thomas Becket dr Canterbury; St.Kaspar Del Butalo; Daud (Raja Israel);

Ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah”, dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.

Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus.

Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.”

Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia. Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan-dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri-,
supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 29 Desember 2022, Bacaan Injil

Dalam buku-buku doa lingkungan, kita menemukan adanya acara “mitoni”, mendoakan bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan sekaligus memberkatinya. Ada juga aneka kegiatan liturgi yang dikaitkan dengan kebiasaan daerah tertentu mengenai kelahiran seorang anak. Bunda Maria dan Yusuf juga melakukannya. Mereka menyunatkan Yesus pada hari kedelapan sesuai tuntutan hukum Allah.

Lalu, Yusuf dan Maria membawa Yesus ke Yerusalem untuk pentahiran sekaligus menyerahkannya kepada Tuhan mengingat Yesus anak sulung. Mereka mematuhi perintah Tuhan. Yusuf dan Maria menjalankan tanggung jawab sebagai orangtua di hadapan Tuhan. Tanggung jawab ini mengungkapkan makna iman serta jalan kekudusan orang tua atas apa yang Allah kehendaki.

Kelalaian dan kekeliruan dalam pendidikan anak pada zaman ini mudah kita lihat. Tanggung jawab terhadap anak hanya diterapkan sebatas pemenuhan kebutuhan lahiriah dengan narasi demi anak agar tidak rewel. Narasi ini menyisakan banyak persoalan: orang tua tidak mau repot, mau praktis, anak tidak merepotkan dan anak bisa diam. Misalnya, masih anak-anak sudah diberi HP biar tidak rewel. Model seperti ini jelas mengabaikan kebutuhan spiritual anak-anaknya.

Kebutuhan spiritual lebih utama daripada kebutuhan lahiriah. Sejak kecil anak harus diperkenalkan kepada Yesus agar ia menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Sangatlah keliru bila dikatakan bahwa anak belum tahu apa-apa. Orang tua bertanggung jawab membawa anak ke gereja dan mendorongnya supaya beribadah kepada Tuhan.

.

Bapa Yang Mahakasih, lindungilah kiranya generasi muda kami dengan cinta-Mu. Tuntunlah hati orang tua mereka untuk mendidik anak-anaknya dalam kasih-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Desember 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 28 Desember 2022, Bacaan Injil Matius 2:13-18

Bacaan I: 1Yoh. 1:5-2:2; Mazmur: 124:2-3.4-5.7b-8; R:7a; Hari ke-4 Oktaf Natal Pesta Kanak-kanak Suci (M);

Setelah orang-orang majus itu berangkat, tampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana hingga Herodes mati.

Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: “Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih, Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Desember 2022, Bacaan Injil

Rencana Tuhan dalam kehidupan manusia begitu luar biasa. Banyak peristiwa yang menurut nalar tidak mungkin, namun karena kita mengimani kehendak-Nya maka menjadi mungkin. Rencana dan kehendak Tuhan jauh di atas perhitungan kita manusia. Persis dengan kisah orang Majus di sini dan juga Yusuf. Karena mereka mendengarkan kehendak Allah, maka Kanak-kanak Yesus yang baru dilahirkan terselamatkan dari ancaman dan pembunuhan Herodes.

Dalam kondisi terancam oleh Herodes yang juga berniat membunuh Yesus, orang-orang Majus dalam perjalanan pulang tidak mau mengikuti kehendak Herodes melainkan kendak Allah. Tidak kembalinya orang majus kepada Herodes tidak menyurutkannya untuk mencari Yesus. Karena kejahatannya, dan untuk mencapai tujuannya, maka Herodes membunuh semua anak di bawah dua tahun.

Dalam situasi ini pula Yusuf segera menaati kehendak Allah dan membawa Yesus ke Mesir. Keselamatan terjadi karena Yusuf mendengarkan kehendak Allah. Kehidupan kita semua senantiasa diselimuti aneka masalah dan persoalan yang memang menjadi bagian dari proses keselamatan. Rintangan hidup dalam aneka model dan bentuk bisa juga menggoncangkan kemanusiaan kita untuk tidak percaya kepada kehendak Allah.

Dari pengalaman orang-orang Majus yang adalah cerdik pandai dan meniru Santo Yusuf yang rendah hati, kita belajar untuk percaya kepada Allah. Keselamatan Allah terjadi karena kita percaya dan melakukan apa yang Allah kehendaki. Iman yang diwujudkan dalam perbuatan itulah jalan keselamatan, jalan kekudusan.

.

Bapa Yang Mahabaik, dalam aneka persoalan sering kali kami tidak mampu mendengarkan suara-Mu. Didiklah kami menjadi murid-murid Yesus yang siap mendengarkan kehendak-Mu dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page