Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 8:22-26

Bacaan I: Kej. 8:6-13.20-22; Mazmur: 116:12-13.14-15.18-19;R:17a; PEKAN BIASA VI (H); St.Klaudius de La Colombiere;

Pada suatu hari, Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu la meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: “Sudahkah kau lihat sesuatu?” Orang itu memandang ke depan, lalu berkata:

“Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.” Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: “Jangan masuk ke kampung!”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2023, Bacaan Injil

Meskipun dosa manusia sangat jahat, Allah tidak ingin membinasakan manusia. Allah ingin manusia bertobat, dibebaskan dari penderitaan dan diselamatkan. Yesus mewujudkan keinginan Allah ini melalui pewartaan-Nya dan melalui mukjizat-mukjizat-Nya. Pembebasan dan keselamatan bisa terjadi secara instan.

Namun, ada juga yang membutuhkan proses atau waktu, seperti yang terjadi pada penyembuhan orang buta dalam Injil. Proses itu bisa berlangsung dalam beberapa menit, atau dalam beberapa jam, tetapi juga dalam beberapa hari, minggu dan bulan, bahkan tahun.

Dalam semua proses, dibutuhkan iman yang mantap agar kuasa penyembuhan Tuhan bisa bekerja. Iman yang mantap berarti berpasrah sepenuhnya pada rencana dan kehendak Tuhan. Iman yang mantap berarti setia pada proses, tidak mendesak-desak Tuhan agar terjadi sesuai yang kita mau. Dengan iman yang mantap, kita semakin menemukan rencana dan kehendak Tuhan atas hidup kita.

.

Ya Bapa Yang Mahakasih, terima kasih Engkau telah mengutus Yesus untuk membebaskan kami dari dosa. Semoga kami dapat menanggapi kepedulian-Mu itu dengan iman yang mantap. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 8:14-21

Bacaan I: Kej. 6:5-8; 7:1-5.10; Mazmur: 29:1a.2.3ac-4.3b.9b-10; R: 11b; PEKAN BIASA VI; Pw St.Syrilus, Prtp dan Metodius, Usk (P);

Pada suatu hari, murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti.” Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu paham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?

Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul.” “Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.” Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2023, Bacaan Injil

Di samping bersifat menular dan membawa rasa bersalah, dosa membawa serta kecenderungan hati ke arah dosa yang membuahkan kejahatan-kejahatan yang lain. Kecenderungan ini disebut konkupisensia. Di lain pihak, Allah prihatin dan peduli pada keadaan manusia dan Allah menginginkan keselamatan dan pembebasan manusia dari dosa. Bahtera Nuh adalah simbol dari Sakramen Baptis yang menyelamatkan manusia dari dosa, betapa pun besarnya kejahatan manusia.

Kepedulian Yesus pada keselamatan murid-murid-Nya mengungkapkan kepedulian Allah. Para murid gagal menangkap kepedulian Yesus karena mereka lebih dihantui oleh rasa bersalah. Kita perlu mengalihkan fokus dari keprihatinan terhadap diri sendiri kepada kepedulian dan kuasa Allah untuk mengalahkan kelemahan manusiawi kita.

.

Ya Bapa, terima kasih atas kepedulian-Mu untuk menyelamatkan kami dari kuasa dosa. Ampunilah kami yang sering kali tidak menyadari semua usaha baik-Mu itu, tetapi lebih memerhatikan kecemasan dan rasa bersalah kami sendiri. Semoga kepedulian-Mu meneguhkan tekad kami untuk sungguh bebas dari dosa. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 8:11-13

Bacaan I: Kej. 4:1-15.25; Mazmur: 50:1.8.16bc-17.20-21; R:14a; PEKAN BIASA VI (H) Sta.Kristina dr Spoleto; B.Yordanus dr Saksonia;

Sekali peristiwa, datanglah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari surga. Maka, mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.” Ia meninggalkan mereka; la naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2023, Bacaan Injil

Dosa manusia pertama bukanlah peristiwa yang terisolasi, melainkan peristiwa yang mempunyai pengaruh pada orang lain. Dosa manusia bersifat menular. Dosa Adam menular dan menguasai Kain. Karena iri hati bahwa kurban persembahannya tidak diindahkan Tuhan, Kain membunuh Habel, adiknya. Dalam dosa Adam tampak jelas putusnya hubungan manusia dengan Allah. Sementara dalam dosa Kain tampak jelas putusnya hubungan manusia dengan sesama.

Selain itu, setiap dosa membawa serta hukuman dari Tuhan, dan juga ketakutan bahwa orang lain akan membalaskan perbuatan yang sama kepadanya. Dosa merusak hubungan antar manusia dan menimbulkan sikap permusuhan serta kecurigaan pada sesama. Dosa menguasai dan menindas manusia. Sengat dosa ialah kematian. 

Kebangkitan adalah tanda dari surga, yang diberikan Yesus Kristus bahwa Dia mengalahkan dosa dan senjata pamungkasnya, yaitu kematian. Kebangkitan Yesus Kristus adalah tanda bahwa Dia adalah Mesias yang diutus Bapa ke dunia. 

.

Bapa Yang Maharahim, sadarkanlah kami akan sifat dosa yang menular dan mudah bertambah banyak agar kami dapat menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan tidak menjadi hamba dosa. Teguhkan iman kami pada kebangkitan yang membebaskan kami dari dosa. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2023, Bacaan Injil Matius 5:17-37

Bacaan I: Sir. 15:15-20; Mazmur: 119:1-2.4-5.17-18.33-34; R: 1b; Bacaan II: 1Kor. 2:6-10; O PEKAN II PEKAN BIASA VI (H);

Dalam khotbah di bukit, Yesus mengajar murid-murid-Nya, kata-Nya. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga, tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.

Maka, Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh, siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi, Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum;

siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab online disini!)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2023, Bacaan Injil

Yesus datang untuk menggenapi hukum, artinya melakukan hukum seperti yang aslinya dikehendaki Allah. Jadi, bukan hanya secara harafiah atau pengertian yang tertulis, juga bukan dengan memelintir hukum untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok. Kebijaksanaan Allah yang melihat segala-galanya itulah yang dilakukan oleh Yesus (bdk. Sir. 15:15-20). Itulah hikmat Allah yang tersembunyi dari para penguasa (bdk. 1Kor 2:6-10).

Hanya hati yang mengasihi Allah akan mampu menangkap dan menikmati hikmat Allah itu. Hikmat Allah itulah yang mampu membedakan antara isi dan bungkus sehingga bisa mementingkan isinya. Hikmat itulah yang mampu mewaspadai gejala-gejala paling kecil dan ringan dari dosa dan mencegah terjadinya dosa melalui pembersihan gejala-gejala awal (bdk. Mat. 5:17-37). Marilah melihat dalam diri kita atau kelompok, apakah kita sudah mendalami hikmat kebijaksanaan Allah dalam hidup sehari-hari?

.

Ya Bapa, bantulah kami untuk mengasihi-Mu melebihi segala sesuatu supaya hikmat kebijaksanaan-Mu dapat kami kenali. Tuntunlah langkah-langkah kami sehingga hidup kami dapat kami persembahkan kepada-Mu sepenuhnya. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 11 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 8:1-10

Bacaan I: Kej. 3:9-24; Mazmur: 90:2.3-4.5-6.12-13; R:1; PEKAN BIASA V (H); SP Maria dr Lourdes; Hari Orang Sakit Sedunia;

Sekali peristiwa, sejumlah besar orang mengikuti Yesus. Karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.”

Murid-murid-Nya menjawab: “Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Yesus bertanya kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” Jawab mereka: “Tujuh.” Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.

Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan. Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul. Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 11 Februari 2023, Bacaan Injil

Dosa Adam berakibat dan berdampak pada empat hal. Pertama, pada relasi manusia dengan Allah, yaitu manusia menjadi takut Allah. Kedua, pada relasi manusia dengan sesama manusia, yaitu (salah satu contoh) manusia melemparkan tanggung jawab kesalahan kepada sesama.

Ketiga, pada relasi manusia dengan diri sendiri, yaitu manusia tidak mampu menguasai dan mengatur kemampuan-kemampuan yang ada dalam dirinya. Keempat, pada relasi manusia dengan alam semesta, yaitu manusia harus bekerja keras untuk dapat hidup dan alam tidak bersahabat lagi, bahkan sering kali bermusuhan dengan manusia.

Penggandaan roti dan ikan dalam kisah Injil hari ini menunjukkan pemulihan relasi manusia dengan alam semesta oleh Yesus, Sang Mesias. Dalam dan karena Yesus, alam semesta mendukung kesejahteraan manusia. Ia memulihkan kembali relasi kita dengan Bapa; relasi kita dengan sesama; relasi kita dengan alam ciptaan. Dalam Yesus, ada kelimpahan berkat. Maka, datang kepada-Nya pasti ada jaminan berkat dan sukacita.

.

Allah Bapa Yang Mahakasih, pulihkanlah keharmonisan relasi yang telah dirusak oleh dosa manusia agar kami dapat menikmati karunia-Mu dalam alam semesta ini. Jadikanlah kami sarana pemulihan kerusakan-kerusakan alam semesta karena keserakahan manusia. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 7:31-37

Bacaan I: Kej. 3:1-8; Mazmur: 32:1-2.5.6.7; R: 1a; PEKAN BIASA V; Pw St.Skolastika, Prw (P);;

Pada waktu itu, Yesus meninggalkan daerah Tirus dan dengan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu. Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik napas dan berkata kepadanya:

“Efata!”, artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Tetapi, makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2023, Bacaan Injil

Bisu dan tuli merupakan gambaran dosa dari orang yang tidak mau dan tidak mampu mendengarkan perintah Allah dan berkomunikasi dengan Allah. Contoh yang jelas ialah Hawa, yang tidak percaya pada Sabda Allah, dan tergiur oleh bujukan setan bahwa ia akan menjadi seperti Allah, “tahu tentang yang baik dan yang jahat”.

Bujukan setan membuat larangan Allah itu semakin menarik dan menggiurkan (baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya menarik hati) sehingga akhirnya Hawa melanggar perintah Allah, yaitu memakan buah pohon pengetahuan baik dan jahat. Keadaan dosa membuat Hawa dan Adam, suaminya, sadar bahwa mereka telanjang, artinya telah kehilangan rahmat pengudus karena dosa mereka.

Yesus, Sang Mesias, menyembuhkan orang gagap dan tuli. Artinya, memampukan manusia untuk mendengarkan Allah dan berkomunikasi dengan-Nya. Kemampuan berkomunikasi dan keterbukaan kepada Allah memungkinkan manusia bersatu dengan Allah. Itulah keselamatan. Yesus membuat segala-galanya menjadi baik. Mari kita datang kepada Yesus agar kita disembuhkan kembali dari “bisu” dan “tuli” sehingga kita mampu berkomunikasi kembali dengan Allah; bersatu dengan-Nya dan mendengarkan firman-Nya.

.

Allah Yang Mahabaik, Engkau mengutus Yesus, Putra-Mu, untuk membuka telinga dan mulut kami bagi-Mu sehingga hubungan kami dengan Dikau dipulihkan. Jauhkan kami dari bujuk rayu setan yang memisahkan kami dari Engkau, dan teguhkan iman kami kepada-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 7:24-30

Bacaan I: Kej. 2:18-25; Mazmur: 128:1-2.3.4-5; R: 1a; PEKAN BIASA V (H); St.Aloysius Versiglia dan Callistus Caravario;

Pada waktu itu, Yesus meninggalkan daerah Galilea dan berangkat ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.

Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Tetapi perempuan itu menjawab: “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.”

Maka kata Yesus kepada perempuan itu: “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.” Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2023, Bacaan Injil

Pelayanan Yesus tidak hanya terbatas pada orang-orang Israel, tetapi juga mencakup seluruh umat manusia, terutama yang miskin dan menderita. Yesus menguji ibu Siro-Fenisia itu dengan jawaban yang kurang simpatik, seolah menyamakan dia dengan anjing. Ibu itu tidak mundur, tetapi dengan tekun tetap meminta kepada Yesus. Di sini tampak kerendahan hati ibu itu yang rela menyamakan diri dengan anjing.

Harapan akan kesembuhan anaknya membuat dia tekun memohon, betapa pun beratnya proses permohonan itu. Hal ini juga menunjukkan kepercayaan kokoh ibu itu bahwa Yesus mampu menyembuhkan, dan mampu menyembuhkan dengan sabda-Nya. Iman, ketekunan, dan kerendahan hati ibu itu menggerakkan hati Yesus untuk mengabulkan permohonannya.

Mari kita belajar ketekunan dalam iman akan Yesus dari ibu Siro-Fenisia itu.

.

Ya Tuhan Yesus, tambahkanlah kepercayaan kami bahwa Engkau sungguh mampu menyembuhkan segala penyakit dan kesusahan sehingga kami semakin bertekun memohon kepada-Mu. Berilah kami juga karunia kerendahan hati seperti ibu itu sehingga kami mampu melewati ujian-ujian yang memang harus kami lalui. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 7:14-23

Bacaan I: Kej. 2:4b-9.15-17; Mazmur: 104:1-2a.27-28.29bc; R:1a; PEKAN BIASA V (H); St.Hieronimus Emilianus; Sta.Yosefina Bakhita;

Pada suatu hari, Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.” [Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!] Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu. Maka jawab-Nya:

“Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian, Ia menyatakan semua makanan halal. Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.

Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2023, Bacaan Injil

Penciptaan manusia dari tanah liat menunjukkan adanya kesamaan antara manusia dengan ciptaan lainnya, yaitu semua ciptaan terbuat dari debu tanah. Kesamaan ini harus mengingatkan manusia untuk memperlakukan ciptaan sebagai sesama “subjek”, bukan “objek”.

Tanah liat juga menunjukkan kerapuhan manusia, sifat manusia yang mudah pecah. Meskipun rapuh, segala ciptaan itu tidak najis karena semuanya diciptakan dalam keadaan sungguh amat baik dan karena berasal dari Allah. Allah menyerahkan seluruh ciptaan itu untuk digunakan oleh manusia. Semua ciptaan itu halal dan boleh dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia. Tugas manusia bukan untuk mengeksploitasi, melainkan untuk mengusahakan dan memelihara seluruh alam semesta.

Manusia diminta untuk menjaga dan merawat semua yang diciptakan Tuhan dengan baik adanya, sebagaimana Tuhan menjaga dan merawat kita.

.

Ya Allah Sang Pencipta, terima kasih atas segala ciptaan yang indah yang Kau sediakan bagi kesejahteraan kami. Sadarkanlah kami akan maksud penciptaan-Mu sehingga kami tidak hanya menikmati ciptaan-Mu, tetapi juga memelihara dan mengusahakan kelestariannya. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 7:1-13

Bacaan I: Kej. 1:20-2:4a; Mazmur: 8:4-5.6-7.8-9; R: 2a; PEKAN BIASA V (H); St.Rikardus; Sta.Koleta; St.Giovanni Triora; B.Anselmus Polanco; B.Rosalie Rendu; B.Pius IX;

Pada suatu kali, serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka, dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya.

Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga. Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” Jawab-Nya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Yesus berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri. Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati. Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: 

Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban-yaitu persembahan kepada Allah, maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatu pun untuk bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2023, Bacaan Injil

Allah menciptakan segala sesuatu dengan sabda-Nya dalam keadaan sungguh amat baik. Allah bukan hanya Sang Pencipta, melainkan juga Sang Penyelenggara alam semesta. Allah berkuasa atas seluruh alam semesta dan seluruh alam semesta tunduk kepada-Nya. Jadi, perintah-perintah Allah harus kita pegang lebih kuat daripada pemikiran dan tradisi manusia, termasuk primbon, fengshui, dan ramalan-ramalan lainnya.

Dengan berpegang pada iman akan Allah yang mengasihi manusia, semua hari adalah baik. Mari mantapkan iman kita kepada Allah Sang Pencipta dan Sang Penyelenggara Ilahi. Dialah Allah Yang Mahakuasa atas segala yang kelihatan maupun atas segala yang tidak kelihatan. Kepada Dia sajalah kita menyembah dan menggantungkan segala niat dan usaha-usaha baik kita. Karena itu, setia mendengarkan dan merenungkan firman-Nya merupakan jalan bagi kita untuk semakin menemukan rencana dan kehendak-Nya bagi kita dalam hidup ini.

.

Ya Allah, Engkaulah Sang Pencipta dan Bapa yang sungguh mengasihi kami. Teguhkanlah iman kami kepada-Mu, bahwa Engkau selalu peduli dan menyertai kami dengan kuasa-Mu dalam segala peristiwa hidup ini. Jangan biarkan ketakutan kami mengalihkan kepercayaan kami kepada kekuatan lain, tetapi hanya kepada-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 6:53-56

Bacaan I: Kej. 1:1-19; Mazmur: 104:1-2a.5-6.10.12.24.35c; R:31b; PEKAN BIASA V; Pw.St.Paulus Miki, ImdkkMrt (M);

Pada suatu hari, Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka, berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.

Ke mana pun la pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2023, Bacaan Injil

Allah menciptakan seluruh alam semesta dalam keadaan sungguh amat baik. Kejatuhan manusia ke dalam dosa membawa banyak kerusakan, mulai dari hubungan manusia dengan Allah, dengan sesama, dengan diri sendiri hingga hubungan manusia dengan alam semesta. Kerusakan inilah yang juga membawa serta penderitaan dan penyakit.

Kedatangan Yesus sebagai Penebus bertujuan memperbaiki kerusakan-kerusakan yang muncul akibat dosa, termasuk menyembuhkan orang-orang sakit. Wanita yang sakit pendarahan disembuhkan ketika karena dorongan imannya, ia menjamah jumbai jubah Yesus. Hanya iman seperti wanita itulah yang dapat menjadi sarana mengalirkan daya kuasa penyembuhan.

Mari kita menghayati dengan sungguh doa menjelang komuni, “Tuhan saya tidak pantas Tuhan datang pada saya, tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh.” Mari kita jadikan doa itu ungkapan iman akan kuasa penyembuhan Kristus yang selalu hadir di tengah-tengah kita. Kesembuhan adalah tanda kedatangan Kerajaan Allah.

.

Allah Yang Mahakasih, berilah kami iman seperti wanita dalam Injil agar setiap kali kami menyambut Tubuh Kristus, kuasa penyembuhan-Nya meresapi setiap sel tubuh kami dan menyembuhkan segala penyakit dalam diri kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page