Renungan Harian Hari Ini 7 Maret 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Maret 2023, Bacaan Injil Matius 23:1-12

Bacaan I: Yes. 1:10.16-20; Mazmur: 50:8-9.16bc-17.21.23; PEKAN PRAPASKAH II (U); Sta.Perpetua dan Felisitas;

Sekali peristiwa, berkatalah Yesus kepada orang banyak dan murid-murid-Nya, “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.

Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang, mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi. Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.

Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di surga. Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. Barang siapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barang siapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barang siapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Maret 2023, Bacaan Injil

Pitagoras pernah mengatakan, “Diamlah atau katakanlah sesuatu yang lebih baik dari diam.” Petikan kalimat ini mengajarkan kepada kita bahwa hidup sebagai orang beriman mestinya menghidupi kata-kata kita. Menghakimi, mengadili, dan menghukum mereka yang bersalah sering kali justru lebih mudah kita lakukan daripada melakukan apa yang diperintahkan Tuhan.

Tuhan menghendaki kita untuk berani membasuh diri kita, menjauhkan diri dari perbuatan yang jahat, berhenti berbuat jahat dan berani melakukan yang baik di hadapan-Nya. Nabi Yesaya bahkan menegaskan bahwa meskipun dosa kita merah seperti kirmizi, namun bisa menjadi putih seperti salju. Syaratnya, yakni kita menuruti dan mendengarkan firman-Nya, mengingat dan melakukannya dalam keseharian kita.

Pada zaman sekarang, sering kali kita mudah menuliskan dalam status media sosial kita tentang kata-kata bijak, kiat untuk menjadi orang beriman yang baik, dan bahkan memberikan gambaran orang yang menarik dan benar di hadapan Tuhan. Akan tetapi, Yesus menghendaki kita untuk tidak seperti ahli-ahli Taurat atau orang Farisi atau pemuka agama yang hanya mengajarkan, tetapi tidak melakukannya.

Sebagai murid Kristus, kita diajak untuk senantiasa sekata dengan perbuatan. Bukan hanya pandai dalam menata kata, melainkan juga melakukannya dalam kehidupan nyata.

.

Ya Tuhan, pimpinlah kami menuju pertobatan yang sejati agar kami layak menjadi murid-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2023, Bacaan Injil Lukas 6:36-38

Bacaan I: Dan. 9:4b-10; Mazmur: 79:8,9,11,13; PEKAN PRAPASKAH II (U);

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang diguncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2023, Bacaan Injil

Hal terberat dalam peziarahan hidup orang beriman adalah mengampuni kesalahan orang yang paling kita cintai dan kita pilih untuk hidup bersama kita. Itulah yang sering kita sampaikan dan ungkapkan saat kita mengalaminya. Bahkan, sering kali membuat kita tidak mampu melihat secara objektif letak kesalahannya.

Melalui Kitab Daniel dalam Bacaan Pertama hari ini, kita diajak belajar mengakui kesalahan dan meninggalkan perbuatan dosa. Kita diajak tidak memberontak dan tidak menyimpang dari perintah apalagi menyalahkan Tuhan. Tuhan tidak pernah membiarkan kita direnggut oleh kekuasaan maut, tetapi sering kali justru kitalah yang memilih untuk mengikuti ambisi kita, meskipun akan mendatangkan penderitaan dalam kehidupan kita. Kita sering mengabaikan peringatan Tuhan yang disampaikan melalui sesama kita.

Dalam Injil hari ini, Tuhan menghendaki kita belajar menjadi pribadi yang setia dan mau berproses untuk senantiasa memperbarui hidup dengan melakukan pertobatan yang sejati. Pertobatan yang sejati mesti mulai dari diri sendiri. Belajar untuk mengampuni dengan hati yang ikhlas kepada siapa pun yang meminta maaf kepada kita. Karena Bapa adalah murah hati dan maha pengampun, maka hendaknya kita pun berani mengampuni, meskipun terkadang terasa berat. Jika terasa berat, maka ingatlah bahwa kita pun pernah diampuni!

.

Ya Tuhan, ingatkanlah kami jika kami menempuh jalan yang sesat dan tak mau mengampuni sesama agar kami mampu melangkah dengan semangat kasih-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2023, Bacaan Injil Matius 17:1-9

Bacaan I: Kej. 12:1-4a; Mazmur: 33:4-5,18-19,20,22; Bacaan II: 2Tim. 1:8b-10; O PEKAN II PEKAN PRAPASKAH II (U);

Sekali peristiwa, Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudaranya. Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi bersama-sama mereka. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka tampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. Kata Petrus kepada Yesus: “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.

Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia. Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan.

Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: “Berdirilah, jangan takut!” Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorang pun kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: “Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2023, Bacaan Injil

Sebagai orang beriman, kita sering kali menemukan persoalan dan tantangan hidup. Ada rajutan penderitaan dan kebahagiaan yang menjadi warna dalam kehidupan kita. Ada catatan tentang mereka yang membenci dan menjadi support system kita. Pada Minggu Prapaskah II ini, kita diajak belajar dari tokoh Abraham, yang mengajarkan kepada kita bahwa kegagalan dan penderitaan sebagai bagian dari olah kesetiaan iman kita.

Hal senada juga disampaikan oleh Rasul Paulus dalam suratnya kepada Timotius agar kita tetap tabah dalam mewartakan Kabar Gembira dari Tuhan. Penderitaan yang kita alami dalam pemberitaan Kabar Sukacita hendaknya tidak membuat kita kecewa dan putus asa atau bahkan mundur dari tanggung jawab kita sebagai orang beriman. Serahkanlah dalam kasih karunia Allah.

Dia tidak akan pernah membiarkan kita dikuasai oleh kegelapan. Kekuatan inilah yang harus kita kedepankan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Peristiwa transfigurasi dalam kisah Injil hari ini mestinya membuka pikiran dan menerangi hati kita bahwa penderitaan, kesusahan, dan tantangan hidup membantu kita untuk memahami jalan yang benar menuju kemuliaan yang dikehendaki Allah dalam hidup kita.

.

Ya Tuhan, berilah kami kekuatan untuk menjalani pertobatan sehingga kami layak mengalami kemuliaan Putra-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2023, Bacaan Injil Matius 5:43-48

Bacaan I: Ul. 26:16-19; Mazmur: 119:1-2,4-5,7-8; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Kasimirus; B.Humbelina; B.Placida; Hari Sabtu Imam;

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2023, Bacaan Injil

Di dalam Bacaan Pertama hari ini dikatakan, “Pada hari ini TUHAN, Allahmu memerintahkan Engkau melakukan ketetapan dan peraturan; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu” (Ul. 26:16 – lihat ayat Alkitab). Kita diajak melakukan pekerjaan, tugas, dan tanggung jawab kita dengan setia, dengan segenap hati, dan dengan segenap jiwa. Dengan demikian, kita menghadirkan berkat bagi orang lain dalam peziarahan hidup kita.

Selanjutnya dalam Injil ditegaskan perihal kasih. Kasih itu tidak cukup dengan kata-kata, tetapi mesti mewujud dalam tindakan yang konkret. Yesus menunjukkan kasih yang konkret itu, yakni “Kasihilah musuhmu, dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu…” (Mat. 5:43 – klik disini untuk melihat ayat Alkitab). Inilah kasih Kristiani, melampaui perhitungan atau kalkulasi benar dan salah.

Yesus mau kita tidak berhenti pada hal-hal yang normal saja, seperti mengasihi orang yang baik atau yang berjasa terhadap kita. Dia mau kita pergi ke batas terjauh diri kita, yakni mengasihi musuh dan orang-orang yang membenci kita. Yesus sendiri telah menunjukkannya secara konkret. Ia mengampuni orang-orang yang menyalibkan-Nya. Bagaimana dengan kita: Apakah kita mau mengasihi musuh dan orang-orang yang menganiaya kita? Jangan takut! Tuhan sendiri yang menyertai dan membuka hati kita.

.

Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk mengasihi sesama kami dengan tulus sampai kami menghadap-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2023, Bacaan Injil Matius 5:20-26

Bacaan I: Yeh. 18:21-28; Mazmur: 130:1-2,3-4ab, 4c-6,7-8; PEKAN PRAPASKAH I (U);

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya. “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu:

Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar utangmu sampai lunas.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2023, Bacaan Injil

Masa pertobatan adalah masa penuh rahmat bagi kita orang beriman. Sebagaimana difirmankan oleh Tuhan dalam kitab Yehezkiel, “Jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya, dan berpegang pada segala ketetapan-ku, serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati” (Yeh. 18:21).

Ayat ini mau menegaskan kepada kita bahwa kasih Allah tetap dan tidak berubah. Maka, kita hendaknya senantiasa belajar hidup dalam kebenaran. Misalnya, berani mengontrol jari-jari kita untuk tidak membagikan berita “hoaks” atau menebarkan kebencian di media sosial. Beriman berarti berani untuk senantiasa memperbarui diri setiap hari. Untuk apa kita beragama kalau kita tidak lebih benar dari keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi?

Karena itu, hendaklah kita menghidupi iman kita dengan menjadikan diri kita sebagai pembawa damai, dan bukan pembawa kebencian ataupun sekadar melakukan rutinitas keagamaan (bdk. Mat. 5:20 – klik disini untuk membaca ayat Alkitab). Yesus menghendaki kita semua untuk memiliki cara hidup yang baru. Menjadi murid-Nya berarti kita menghidupi apa yang kita imani dalam tindakan nyata, bukan supaya dipandang suci. Kita berusaha menjadi kudus karena Allah adalah kudus.

.

Ya Tuhan, berikanlah kami kekuatan untuk senantiasa membarui dan membersihkan diri kami dari cara hidup yang jauh dari kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2023, Bacaan Injil Matius 7:7-12

Bacaan I: Est. 4:10a, 10c-12,17-19; Mazmur: 138:1-2a, 2bc-3,7c-8; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Agnes dr Praha;

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2023, Bacaan Injil

Keluarga merupakan sel utama Gereja, karena dari sanalah kita mengenal Tuhan yang kita imani. Ester dalam Bacaan Pertama dikisahkan memiliki iman yang tangguh karena bertumbuh dalam keluarga yang begitu dekat dengan Tuhan. Ester mengajak kita umat beriman senantiasa menjadikan Tuhan sebagai andalan hidup kita. Karena kendati kita mengaku beriman Kristiani, tetapi belum tentu seperti Ester yang memiliki iman yang berkualitas.

Bacaan Injil hari ini mengajak kita semua melakukan yang baik seturut kehendak Allah dengan memohon kepada Tuhan agar senantiasa mengaruniakan Roh yang mendorong kita untuk melakukan yang baik. Tuhan menjanjikan akan memberikan apa yang kita minta kepada-Nya. “Mintalah, maka kamu akan diberi, carilah maka kamu akan mendapat; ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu” (Mat. 7:7 – klik disini untuk melihat ayat Alkitab).

Hanya, jawaban Tuhan atas apa yang kita minta bukan sesuai ukuran dan waktu kita, melainkan sesuai ukuran dan waktu Tuhan sendiri. Semakin beriman akan Kristus yang hidup maka berarti semakin kita dimampukan untuk menghadirkan kedamaian di dalam hidup kita. Kita menjadi pribadi yang tidak mudah menghakimi ataupun mengkritik orang lain, tetapi selalu mendahulukan kehendak Tuhan dalam hidup kita dan menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya andalan kita.

.

Ya Bapa Yang Mahakasih, arahkanlah hati kami kepada-Mu dalam seluruh peziarahan hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2023, Bacaan Injil Lukas 11:29-32

Bacaan I: Yun. 3:1-10; Mazmur: 51:3-4,12-13,18-19; PEKAN PRAPASKAH I (U);

Sekali peristiwa, Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka.

Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih daripada Salomo! Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2023, Bacaan Injil

Dalam hidup, kita sering melihat latar belakang seseorang yang memberi nasihat kepada kita. Jika tidak sesuai, maka kita cenderung tidak mendengar bahkan menuduhnya sebagai musuh. Beda dengan penduduk Niniwe yang telah berbuat dosa, namun menerima tanda dan nasihat Allah yang dibawa oleh Nabi Yunus (Bdk. Yun. 3:1-10 – klik disini untuk melihat ayat Alkitab).

Dari tanda Nabi Yunus, Yesus dalam Injil hari ini menegaskan bahwa orang-orang yang baik di Niniwe menjadi milik Tuhan. Kendati mereka tidak menyadari keselamatan itu, namun telah hadir dalam hidup mereka karena pertobatan yang mereka lakukan. Beda dengan zaman kita: Menjadi orang beriman cenderung berarti mudah bagi kita untuk menghakimi seseorang karena lingkungannya yang buruk dan atau karena berbeda dengan kita.

Yesus mengingatkan kita agar tidak mudah menjadi pribadi yang menghakimi dan menuduh buruk terhadap sesama hanya karena mereka pernah melakukan kesalahan. Yesus juga menegaskan bahwa Allah Bapa menciptakan kita dengan baik adanya. Maka, hendaknya kita bertumbuh dan berbuah dalam kebaikan. Bukan malah membenci. Tuhan mengasihi pendosa yang bertobat. Karena itu, kita mesti belajar dari pendosa yang bertobat. Bahwasanya, semakin kita beriman mestinya membuat kita semakin berani memperbarui diri.

.

Ya Tuhan, pandanglah kami umat-Mu dan berikanlah kami kekuatan untuk menyangkal diri agar dapat menghasilkan buah kebaikan dalam peziarahan hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2023, Bacaan Injil Matius 6:7-15

Bacaan I: Yes. 55:10-11; Mazmur: 34:4-5,6-7,16-17,18-19, R: 18b; PEKAN PRAPASKAH I (U); Sta.Antonia, St.Hilarus;

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Dalam doamu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2023, Bacaan Injil

Allah adalah Bapa yang sangat mencintai, peduli, dan menginginkan kesejahteraan kita. Melalui firman-Nya, Allah akan melaksanakan penebusan-Nya, yaitu memulihkan keselamatan kita (bdk. Yes. 55:10-11). Karya Allah itu selalu membutuhkan tanggapan hati kita agar kehendak-Nya benar terwujud dan Dia sungguh merajai kita.

Pertobatan Prapaskah berarti menanggapi tawaran pengampunan Allah dengan memberikan pengampunan kepada sesama. Pengampunan kita akan membuat pengampunan Allah kepada kita bekerja efektif dalam hidup kita. Jika kita menolak untuk mengampuni maka hati kita akan tertutup sehingga pengampunan Allah kepada kita juga tidak akan bekerja efektif (bdk. Mat. 6:7-15 – klik disini untuk membaca Alkitab).

.

Bapa Yang Maharahim, sadarkanlah kami bahwa Engkau selalu menyiapkan rahmat-Mu bagi kami, tetapi tergantung pada tanggapan kamilah rahmat itu akan efektif bekerja. Hapuskanlah kesombongan kami agar selalu siap memberikan pengampunan kepada sesama sehingga kami sungguh-sungguh menikmati pengampunan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2023, Bacaan Injil Matius 25:31-46

Bacaan I: Im. 19:1-2,11-18; Mazmur: 19:8,9,10,15; PEKAN PRAPASKAH I (H); St.Gabriel Possenti;

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian, ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum, ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan, ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. (Klik disini untuk lihat Bacaan selengkapnya di Alkitab)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2023, Bacaan Injil

Pengadilan terakhir menunjukkan kepada kita tolok ukur Allah dalam menghakimi kita pada akhir hidup kita, yaitu kasih kepada sesama, terutama mereka yang sangat membutuhkan. Dengan demikian, kita tahu apa yang harus kita lakukan selama di dunia ini, yakni mengasihi sesama seperti diri sendiri mulai dengan sikap peduli dan kemudian diungkapkan dalam tindakan nyata (bdk. Im. 19:1-2.11-18).

Kasih kepada sesama ini akan semakin “powerful” jika kita mengungkapkannya secara bersama-sama, seperti yang diungkapkan dalam Aksi Puasa Pembangunan. Together we are better. Kasih yang efektif kepada sesama akan diperhitungkan Yesus, Sang Hakim akhir zaman, sebagai kasih kepada Dia sendiri (bdk. Mat. 25:31-46). Marilah memurnikan hati dan pikiran untuk peduli serta sungguh mengasihi sesama dan Tuhan kita dengan perbuatan nyata!

.

Ya Bapa Yang Maharahim, doronglah kami untuk mengungkapkan kasih dalam tindakan-tindakan konkret. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2023, Bacaan Injil Matius 4:1-11

Bacaan I: Kej. 2:7-9; 3:1-7; Mazmur: 51:3-4,5-6a,12-13,14,17, R: 3a; Bacaan II: Rm. 5:12-19; O PEKAN I PEKAN PRAPASKAH I (U);

Sekali peristiwa, Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah,” perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau la akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”

Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2023, Bacaan Injil

Manusia diciptakan dari tanah liat. Tanah liat menunjukkan kerapuhan manusia terhadap godaan. Godaan setan dilakukan secara sangat halus dan licin karena setan mengusik kesombongan manusia, yaitu bahwa manusia akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat. Setan menyajikan tawarannya sebagai yang menarik hati dan memberikan pengertian sehingga akhirnya manusia jatuh dalam dosa (bdk. Kej. 2:7-9;3:1-7).

Yesus juga mengalami godaan setan, tetapi ketaatan dan kedekatan Yesus dengan Bapa membuat la mampu setia sampai akhir dan tidak jatuh dalam godaan dan perangkat setan (bdk. Mat. 4:1-11). Dengan demikian, Yesus menjadi wakil umat manusia dalam membayar utang dosa Adam, yaitu ketidaktaatan, yang dilunasi dengan ketaatan mutlak (bdk. Rm. 5:12-19 – klik disini untuk membaca Alkitab). Yesus adalah Contoh sekaligus Kekuatan yang mendorong kita untuk setia melakukan kehendak Allah, dan menjauhkan diri dari godaan setan.

.

Ya Allah Bapa, terima kasih tak terhingga atas pemberian Putra-Mu sebagai Wakil kami umat manusia sehingga dalam ketaatan dan kesetiaan-Nya kepada-Mu, kami juga dapat menikmati kasih karunia-Mu. Jangan biarkan kami terpisah dari Putra-Mu agar segala godaan setan dapat kami tangkal dalam kasih kepada-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page