Renungan Harian Hari Ini 16 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 20:19-31 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 2:42-47; Mazmur: 118:2-4,13-15,22-24; Bacaan II : 1Ptr. 1:3-9; O PEKAN II PEKAN PASKAH II (P);

Pada waktu malam di hari pertama pekan itu, berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”

Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!”

Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” (Bacaan selengkapnya lihat di Alkitab!)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 16 April 2023, Bacaan Injil

Yesus memperlihatkan kemuliaan kebangkitan-Nya kepada para murid-Nya secara bertahap. Sebab, mereka masih sulit percaya sekalipun melihat kubur kosong dan mendengar kesaksian tentang penampakan Yesus yang bangkit dari para perempuan. Saat menampakkan diri, Yesus memberi kedamaian batin dalam diri mereka yang masih dilanda ketakutan. Dia juga mengutus mereka untuk menyampaikan kabar gembira sambil dikuatkan dengan anugerah Roh Kudus. Roh Kudus inilah yang memperlengkapi mereka dengan kuasa, rahmat, dan kekuatan.

Tomas, salah seorang murid, masih tidak percaya pada kebangkitan Yesus. Ia tampak seperti orang yang skeptis dan pesimis. Di Betania, Tomas pernah berkata kepada para murid lainnya, “Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia” (Yoh. 11:16). Ia sangat mencintai Yesus, tetapi ia kehilangan semangat ketika harus bersama Yesus dalam sengsara dan penyaliban-Nya. Setelah kematian Yesus, Tomas menarik diri dari para murid. Ia ingin sendiri daripada bersama-sama dalam masa-masa sulit. Ia meragukan kesaksian para perempuan dan murid lainnya.

Ketika Tomas akhirnya memiliki keberanian untuk bergabung kembali dengan para murid lainnya, Yesus hadir dan meyakinkannya bahwa Dia sungguh telah mengalahkan maut dan bangkit. Dengan melihat Yesus, iman Tomas akan kebangkitan telah lahir. Apakah kita harus menunggu kehadiran Yesus secara fisik supaya iman kita kuat? Ataukah dengan iman yang kuat, kita sudah mampu untuk mengalami kehadiran Yesus secara rohani?

.

Tuhan Yesus, penuhilah kami dengan Roh Kudus dan kuatkanlah iman kami dalam janji-Mu dan harapan kami dalam kuasa kebangkitan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 15 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 April 2023, Bacaan Injil Markus 16:9-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 4:13-21; Mazmur: 118:1.14-15.16a.18a.19-21; OKTAF PASKAH (P);

Setelah Yesus bangkit dari antara orang mati, pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.

Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya. Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 April 2023, Bacaan Injil

Kebangkitan Yesus adalah kemenangan atas maut dan ganjaran dari penebusan atas dosa-dosa manusia. la berulang kali menampakkan diri untuk menghapus keraguan dan ketidakpercayaan para murid akan kebangkitan-Nya. Sekalipun kebangkitan menjadi akhir dari perjalanan Yesus di dunia, tetapi ini sekaligus awal dari perjalanan para murid untuk meneruskan karya yang sudah dilakukan Yesus sebelumnya. Ketika Yesus terangkat ke surga, para murid tidak ditinggalkan dalam sedih dan duka, tetapi dalam semangat dan sukacita.

Inilah yang menjadi fondasi penting dalam melanjutkan misi Yesus. Yesus meminta supaya para murid pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil kepada segala makhluk. Kasih Allah dan anugerah keselamatan tidak hanya diperuntukkan oleh sedikit orang atau satu bangsa, tetapi seluruh dunia, bagi mereka yang akan menerimanya. Injil atau kabar baik adalah kuasa Allah, kuasa untuk mengampuni dosa, menyembuhkan, membebaskan dari si jahat dan memulihkan kehidupan. Apakah kita sudah menjalankan misi Yesus yang bangkit ini? Apakah kita percaya pada kuasa Injil?

.

Tuhan Yesus, penuhilah kami dengan sukacita kebangkitan-Mu dan bantulah kami untuk hidup dalam rasa syukur karena kemuliaan-Mu. Semoga kami menjadi saksi sukacita kebangkitan bagi orang di sekitar kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 14 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 21:1-14 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis 4:1-12; Mazmur: 118:1-2.4.22-24.25-27a; OKTAF PASKAH (P);

Sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati, Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai Danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut. Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. Kata Simon Petrus kepada mereka: “Aku pergi menangkap ikan.” Kata mereka kepadanya: “Kami pergi juga dengan engkau.” Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.

Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepada mereka: “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka: “Tidak ada.” Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.”

Ketika Petrus mendengar bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau. Murid-murid yang lain datang dengan perahu karena mereka tidak jauh dari darat, hanya kira-kira dua ratus hasta saja dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu. Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti. Kata Yesus kepada mereka: “Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu.” (Bacaan selengkapnya lihat di Alkitab!)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 April 2023, Bacaan Injil

Petrus pulang ke Galilea. Ia agaknya kecewa dan tidak tahu apa yang akan diperbuatnya setelah tragedi kematian Yesus. Ia menjalankan pekerjaannya semula sebagai nelayan. Beberapa murid yang lain pun mengikutinya ke Galilea. Di tengah ketidakpastian, kekecewaan, dan keputusasaan mereka, Yesus yang bangkit hadir di tengah mereka. Bahkan, Dia membuat mukjizat bagi mereka. Ketika Yesus masih hidup dan berkarya, mereka mengikuti-Nya. Setelah kebangkitan, Yesus mengikuti mereka untuk memperbarui iman kepercayaan dan memberikan harapan baru bagi mereka.

Rasa kecewa dan putus asa menghalangi mereka untuk mengenal Yesus yang bangkit. Namun, dengan sabar, Yesus perlahan-lahan menuntun kesadaran mereka bahwa diri-Nya telah bangkit. Dalam penampakan ini, Yesus juga melayani mereka dengan mempersiapkan makanan berupa ikan dan roti. Petrus yang sebelumnya menyangkal-Nya, sekarang bersukacita dengan kedatangan-Nya. Kehadiran Yesus yang bangkit melahirkan harapan dan mengalirkan sukacita. Apakah kita masih menyadari kehadiran Yesus di tengah kesulitan dan kekecewaan hidup kita? Apakah iman kita menjadi lebih kokoh dengan kehadiran-Nya secara rohani?

.

Tuhan Yesus, Engkau adalah Kebangkitan dan Hidup. Kuatkanlah iman kami dalam kuasa kebangkitan-Mu sehingga kami tidak pernah meragukan sabda-Mu dan menjauh dari kehadiran-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 13 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 April 2023, Bacaan Injil Lukas 24:35-48 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis 3:11-26; Mazmur: 8:2a.5.6-7.8-9; OKTAF PASKAH (P);

Dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus ditemui oleh Yesus yang bangkit, segera kembali ke Yerusalem. Mereka menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu la memecah-mecahkan roti. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!” Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.” Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka. Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah la kepada mereka: “Adakah padamu makanan di sini?” Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 April 2023, Bacaan Injil

Apakah kita seperti para murid Yesus yang tidak percaya kecuali dapat melihat Tuhan yang bangkit secara langsung dengan mata jasmani kita? Injil menunjukkan realitas kebangkitan. Yesus sendiri pergi mengunjungi para murid-Nya untuk meyakinkan bahwa Dia bukan hantu ataupun sebuah ilusi. Dia memperlihatkan tanda bekas luka penyaliban dan menjelaskan bagaimana Kitab Suci telah meramalkan kematian dan kebangkitan-Nya. Yesus berusaha agar hati dan pikiran mereka terbuka terhadap realitas kebangkitan yang membebaskan mereka dari ketakutan dan putus asa.

Salib adalah puncak dari misi Yesus di dunia. Melalui salib, Dia mengalahkan musuh kita, yaitu dosa dan kematian sekaligus memberikan pengampunan atas dosa kita. Salib Kristus adalah pintu menuju surga dan kunci kepada hidup kekal. Jalan menuju kemuliaan abadi adalah melalui salib. Sukacita kebangkitan adalah buah dari salib. Kematian menuju kehidupan, salib menuju kemenangan.

Yesus menunjukkan kepada kita sebuah jalan dan memberikan kita kekuatan untuk mengatasi dosa, putus asa, dan kematian. Sebagaimana para murid-Nya diutus untuk membawa kabar baik keselamatan kepada seluruh bangsa, demikian pula kita dipanggil untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus dan membawa sukacita di tempat di mana kita hidup. Apakah kita sudah memberi kesaksian sukacita kebangkitan dengan orang-orang di sekitar kita?”

.

Ya Yesus, bukalah akal budi kami untuk memahami Kitab Suci supaya kami memahami kebenaran sabda-Mu. Urapilah kami untuk menjadi saksi-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 12 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 April 2023, Bacaan Injil Lukas 24:13-35 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis 3:1-10; Mazmur: 105:1-2.3-4.6-7.8-9; OKTAF PASKAH (P);

Pada hari Sabat sesudah Yesus dimakamkan, dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.

Yesus berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?” Maka berhentilah mereka dengan muka muram. Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: “Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?” Kata-Nya kepada mereka: “Apakah itu?” Jawab mereka: “Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.

Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi. Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, dan tidak menemukan mayat-Nya.

Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup. Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat.” (Bacaan selengkapnya lihat di Alkitab!)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 April 2023, Bacaan Injil

Mengapa kedua murid Yesus itu sulit mengenali Tuhan yang bangkit? Kematian Yesus telah menghancurkan harapan dan mimpi mereka. Mereka berharap, Yesus datang untuk membebaskan bangsa Israel. Mereka hanya melihat salib sebagai kekalahan dan tidak mampu memahami arti kubur kosong sampai Tuhan sendiri akhirnya menampakkan diri dan memberikan pengertian kepada mereka. Yesus mencela mereka karena tidak dapat percaya apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Mesias. Mereka baru mengenal Yesus ketika Dia memecahkan roti.

Hati yang terbuka dan akal budi yang tajam untuk mau mempelajari kebenaran dalam Kitab Suci merupakan dasar utama untuk mengenal Tuhan yang bangkit secara lebih mantap. Setia untuk hadir dalam Ekaristi–di mana dengan perantaraan para imam, Yesus ‘memecahkan roti dan mengucap berkat’–adalah sikap batin yang tepat untuk mengalami kehadiran Tuhan yang bangkit. Seberapa sering kita gagal untuk mengenali Tuhan ketika Dia berbicara ke dalam hati kita dan membuka pikiran dan kehendak-Nya kepada kita? Tuhan yang bangkit selalu siap untuk berbicara kepada kita dan menjelaskan jalan yang terbaik untuk hidup kita. Apakah kita mendengarkan sabda Allah dan mengizinkan sabda-Nya mengubah dan mentransformasi kita?

.

Tuhan Yesus, bukalah mata batin kami untuk mengenali kehadiran-Mu dan mengenal kebenaran dari sabda-Mu yang menyelamatkan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 11 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 20:11-18 (lihat Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis 2.36-41; Mazmur: 33:4-5.18-19.20.22; OKTAF PASKAH (P);

Setelah makam Yesus kedapatan kosong, maka Maria Magdalena berdiri dekat kubur dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: “Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.”

Sesudah berkata demikian, ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.” Kata Yesus kepadanya: “Maria!”

Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: “Rabuni!”, artinya Guru. Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.” Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 11 April 2023, Bacaan Injil

Maria Magdalena sedih dan menangis karena mengetahui jasad Yesus tidak ditemukan di makam. Ia mengira, jasad Yesus telah diambil oleh orang. Maria terlalu fokus pada makam kosong dan kesedihannya sendiri sehingga ia tidak mengenali Yesus ketika Dia bertanya kepadanya. Baru ketika Yesus menyebut namanya, Maria menyadari bahwa Yesus telah bangkit dari kematian. Ketika lebih berfokus pada dirinya sendiri, kesedihan dan kehilangannya, orang sulit untuk mengenali Tuhan yang selalu hadir di sampingnya.

Pesan Maria kepada para murid-Nya: “Aku telah melihat Tuhan” adalah inti dari spiritualitas Kristiani. Tidak cukup bahwa orang Kristiani tahu tentang Tuhan, tetapi seharusnya tahu secara personal dan mendalam. Tidak cukup bahwa orang beradu pendapat tentang Yesus, tetapi seharusnya orang berjumpa dengan-Nya. Dalam kebangkitan, kita berjumpa dengan Tuhan yang hidup, yang selalu mencintai kita secara personal dan berbagi kemuliaan-Nya dengan kita.

Tuhan telah memberikan kepada kita “mata iman” untuk melihat kebenaran kebangkitan-Nya dan kemenangan atas dosa dan kematian. Kebangkitan Yesus adalah dasar harapan kita-harapan bahwa kita akan melihat Allah dari muka ke muka dan masuk dalam kemuliaan dan sukacita abadi.

.

Tuhan Yesus, semoga kami tidak pernah gagal untuk mengenali suara dan kehadiran-Mu dalam sabda-Mu yang menyelamatkan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 10 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 April 2023, Bacaan Injil Matius 28:8-15

Bacaan I: Kis 2:14.22-32; Mazmur: 16:1-2a.5.7.8.9-10.11; OKTAF PASKAH (P);

Pada waktu itu, perempuan-perempuan pergi dari kubur itu, diliputi rasa takut dan sukacita yang besar. Mereka berlari cepat-cepat untuk memberitahukan kepada para murid bahwa Yesus telah bangkit. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”

Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.” Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 April 2023, Bacaan Injil

Para perempuan yang setia mengikuti Yesus tampak belum siap menerima kebangkitan-Nya sebagaimana menerima kematian-Nya. Makam kosong membuat mereka takut sekaligus bersukacita. Akan tetapi, Yesus membangkitkan iman mereka akan kebangkitan dengan memperlihatkan diri kepada mereka. Di tempat lain, para imam kepala dan tua-tua tidak menyangkal kebangkitan Yesus. Apakah mereka merasa terancam dengan berita kebangkitan tersebut? Mereka lebih memilih untuk menutupi kebenaran dan menyuap para penjaga agar orang lain tidak mendengar berita sukacita kebangkitan.

Iman akan kebangkitan Kristus adalah dasar hidup rohani kita. Sebab, iman ini akan menjamin harapan dan memunculkan sukacita dalam hidup. Iman adalah anugerah yang diberikan oleh Allah secara gratis. Hanya kerendahan hati dan keterbukaan diri kita untuk menerima anugerah dan kebenaran itulah yang membuat iman kita sampai kepada Allah. Apakah iman akan kebangkitan Kristus membuat kita semakin hidup dalam sukacita dan harapan? Apakah iman ini membuat kita semakin mengenal kehadiran Kristus yang bangkit dalam setiap perkataan-Nya dalam Kitab Suci, dalam Ekaristi, dan dalam Gereja-Nya sendiri, yaitu Tubuh Mistik Yesus sendiri?

.

Tuhan Yesus, semoga kami selalu hidup dalam sukacita dan harapan kebangkitan serta tidak pernah kehilangan pandangan akan kebenaran hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 9 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 20:1-9

Bacaan I: Kis. 10:34a,37-43; Mazmur: 118:1-2,16ab-17,22-23; Bacaan II : Kol. 3:1-4; HARI RAYA PASKAH (P);

Pada hari pertama pekan itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: “Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana la diletakkan.” Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.

Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa la harus bangkit dari antara orang mati.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 April 2023, Bacaan Injil

Paskah kebangkitan Tuhan merupakan jantung kehidupan orang Kristiani. Iman kita berakar secara mendalam dan menemukan maknanya dalam kebangkitan Yesus. Seperti kata Rasul Paulus, “Andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu” (1Kor. 15:14). Sama halnya salib tanpa kebangkitan adalah tragedi, kesedihan, dan kesia-siaan. Kebangkitan Yesus telah membuat para murid yang sebelumnya ketakutan dan merasa kalah, telah berubah dan bersemangat untuk mewartakan kabar gembira kebangkitan ini. Kebangkitan Yesus menularkan kebangkitan semangat hidup para murid.

Murid yang dikasihi Yesus percaya akan kebangkitan Yesus meskipun Maria Magdalena dan Simon Petrus masih belum memahami sepenuhnya. Kesedihan dua orang murid Yesus yang pergi ke Emaus telah menutup batin mereka akan janji kebangkitan Yesus. Namun, kehadiran Yesus yang bangkit di tengah mereka, lantas membangkitkan kembali semangat mereka. Dari sini lantas kita menyadari bahwa merayakan kebangkitan Kristus pertama-tama adalah membangkitkan kembali semangat hidup kita sebagai murid-Nya. Kebiasaan lama yang tidak mendukung hidup keimanan kita harus ditanggalkan supaya kita mampu bangkit kembali dalam kehidupan yang baru.

.

Tuhan Yesus, Engkau adalah kebangkitan dan hidup. Sadarkanlah kami untuk selalu bangkit dan bersemangat kembali jika kami sedang terpuruk dalam hidup. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 8 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 April 2023, Bacaan Injil Matius 28:1-10

Bacaan I: 1Kej. 1:1-2:2; Mazmur: 104:1-2a,5-6,10,12,13-14,24,35c; Bacaan II : Kej. 22:1-18; SABTU PASKAH (P);

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.

Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat la berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.” Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.”

Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 April 2023, Bacaan Injil

Setiap merayakan Sabtu Suci, kita memperbarui janji baptis. Janji inilah yang mengikatkan diri setia dan taat pada jalan yang oleh Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit untuk kita. “Kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya,” (Rm. 6:3) demikianlah kata Rasul Paulus. Dengan memperbarui janji baptis, kita diundang sekali lagi untuk menjadi ‘ciptaan baru’ atau ‘manusia baru’ yang selalu menyadari kebaikan dan kemahakuasaan Allah, Sang Pencipta.

Kita juga diingatkan bahwa–sebagaimana Allah membuat mukjizat keselamatan yang ajaib bagi bangsa Israel di Laut Teberau– telah diselamatkan oleh Yesus melalui perbuatan dan ajaran-Nya. Kita disadarkan akan kehadiran Allah dalam hidup kita, seperti dikatakan Nabi Yesaya, “Carilah TUHAN selama la berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama la dekat!” (Yes.55:6). Melalui terang lilin Paskah, kita dilantik kembali untuk menjadi terang-terang Kristus yang memancarkan harapan, cinta, dan kebaikan bagi mereka di sekitar kita yang hidup dalam kegelapan dan kesedihan.

Dengan percikan air suci, sekali lagi dibersihkan hati dan jiwa kita dari segala dosa dan pelanggaran, supaya kita juga siap diutus untuk membersihkan dunia dengan sikap dan perbuatan baik kita.

.

Tuhan Yesus, terangilah kegelapan hati kami dengan terang-Mu yang mendamaikan dan jadikanlah kami seperti lilin Paskah yang menerangi kegelapan hidup di sekitar kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 7 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 18:1-19:42

Bacaan I: Yes. 52:13-53:12; Mazmur: 31:2,6,12-13,15-16,17,25; Bacaan II : lbr. 4:14-16; 5:7-9; JUMAT AGUNG (M);

Pada waktu itu, Yesus bersama-sama dengan murid-murid-Nya pergi menyeberangi sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan la masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya. Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya. Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.

Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah yang kamu cari?” Jawab mereka: “Yesus dari Nazaret.” Kata-Nya kepada mereka: “Akulah Dia.” Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika Ia berkata kepada mereka: “Akulah Dia,” mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. Maka Ia bertanya pula: “Siapakah yang kamu cari?” Kata mereka: “Yesus dari Nazaret.”

Jawab Yesus: “Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.” Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: “Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorang pun yang Kubiarkan binasa.” (Bacaan selengkapnya lihat di Alkitab! – klik disini)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 April 2023, Bacaan Injil

Penderitaan dan kematian Yesus di salib adalah tragedi sekaligus kemuliaan. Itulah yang kita kenangkan dalam hari Jumat Agung. Seperti Hamba Yahweh yang dinubuatkan Nabi Yesaya, Yesus harus menanggung kejahatan dan kesalahan banyak orang, menyerahkan nyawa-Nya ke dalam maut, dan dianggap sebagai pemberontak (Yes. 53:12). Yesus yang selama hidup-Nya melayani dan menebarkan kebaikan bagi sesamanya, tetapi wafat disalib seperti kriminal, adalah sebuah tragedi yang menyayat hati.

Yesus menerima tragedi ini karena percaya kehendak Bapa-Nya akan terlaksana dalam sikap penyerahan diri-Nya (bdk. Yes. 53:10). Namun, di balik tragedi ini, terungkap pula kemuliaan Yesus. Kemuliaan-Nya nyata dalam sikap taat dan rendah hati. Dengan bersikap taat, Yesus membuat diri-Nya sempurna di hadapan Bapa-Nya sekaligus menjadi pangkal keselamatan abadi bagi umat beriman (Ibr. 5:9). Sebagai murid Yesus, kita perlu bercermin dan belajar dari kematian Yesus di salib.

Tragedi terkadang menghampiri kita seperti tamu yang tidak diundang. Seperti Yesus, kita pun harus menanggung dan dipaku pada ‘salib’ tragedi itu. Ketika merasa tidak kuat lagi, kita mesti sadar bahwa tragedi ini nantinya akan berakhir pada kemuliaan hidup kita. Berani menerima dan taat atas salib kita, adalah pintu masuk ke dalam keselamatan dan kemuliaan kita.

.

Tuhan Yesus, bantulah kami untuk berani berkorban demi keselamatan dan kebaikan sesama. Sebab kami sadar bahwa dalam pengorbanan, kami menemukan makna cinta yang sejati. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page