Renungan Harian Hari Ini 27 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 27 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 6:44-51 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 8:26-40; Mazmur: 66:8-9,16-17,20; PEKAN PASKAH III (P); St.Petrus Kanisius;

Di rumah ibadat di Kapernaum, Yesus berkata kepada orang banyak: “Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku. Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa.

Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup. Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari surga: Barang siapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari surga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 27 April 2023, Bacaan Injil

Allah memberikan kepada umat-Nya kehidupan yang berlimpah, dan kita dapat memperolehnya. Apa Roti Hidup yang Yesus berikan? Pertama-tama, itu adalah kehidupan Allah sendiri — suatu kehidupan yang menopang kita, tidak hanya sekarang ini, tetapi juga pada masa yang akan datang. Dalam Kitab Bilangan dicatat bahwa mereka yang menolak untuk terus melangkah maju dengan gagah berani sampai di Tanah Terjanji, dihukum untuk mengembara di padang gurun sampai mati.

Para guru Yahudi percaya bahwa leluhur mereka yang tidak mencapai Tanah Terjanji juga tidak mencapai kehidupan yang akan datang. Ketika Yesus memberikan kepada kita kehidupan sejati, Dia membawa kita kepada sebuah kehidupan baru dengan Allah, yakni kehidupan yang didasarkan pada cinta, kepercayaan, dan kesetiaan. Dia memberikan kepada kita hidup sejati yang berlangsung selama-lamanya, sebuah kehidupan cinta, persahabatan, dan persatuan dengan Dia yang menciptakan kita dalam cinta selamanya.

Maka, menolak Yesus berarti menolak kehidupan kekal, kehidupan yang tak akan pernah berakhir bersama Bapa di surga. Menerima Yesus sebagai Roti Hidup, tidak hanya hidup dan pemeliharaan spiritual di dunia ini sekarang, tetapi juga di dunia yang akan datang. Apakah kita sudah menerima Yesus, Sang Roti Hidup?

.

Tuhan Yesus, Engkau adalah Roti Hidup yang menopang hidup kami. Semoga kami selalu lapar akan Roti yang turun dari surga dan menemukannya sehingga kami dikuatkan untuk semakin mencintai dan melayani Engkau sepenuh hati. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 26 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 6:35-40 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 8:1b-8; Mazmur: 66:1-3a,4-5,6-7a; PEKAN PASKAH III (P); St.Rafael Arnaiz Baron;

Di rumah ibadat di Kapernaum, Yesus berkata kepada orang banyak: “Akulah roti hidup, barang siapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya. Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barang siapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 26 April 2023, Bacaan Injil

Yesus menyebut diri-Nya “Roti Hidup.” Jika orang Yahudi mendengar kata “Roti”, teringat di benak mereka manna yang turun dari surga, yang diberikan Allah kepada nenek moyang mereka yang membuat mereka mampu bertahan hidup sewaktu mengembara di padang gurun. Roti adalah hal pokok dan mendasar dalam hidup. Tanpa makanan, kita tidak dapat bertahan hidup untuk jangka waktu yang lama. Roti menopang hidup kita. Lantas, apa artinya “Hidup”?

Di sini, Yesus berbicara tentang sesuatu yang lebih dari sekadar keberadaan fisik. Hidup yang dijalani Yesus adalah hidup yang selalu terhubung dengan Allah, Sang Pencipta. Kehidupan sejati adalah sebuah relasi dengan Allah yang hidup, sebuah relasi kepercayaan, cinta dan ketaatan. Jadi, “Hidup” mengacu pada relasi penuh kasih dengan Allah yang menciptakan kita karena cinta. Terpisah dari Yesus, Roti Hidup ini, tak seorang pun dapat masuk dalam kehidupan dan relasi seperti itu.

Apakah kita puas dengan hal fisik saja atau masih lapar akan kehidupan sejati? Yesus menunjukkan tiga hal. Pertama, Dia mempersembahkan diri-Nya sebagai “makanan spiritual”, yang memberikan hidup Allah dalam diri kita. Kedua, Dia menjanjikan persahabatan yang tidak terputus dan kemerdekaan dari rasa takut ditinggalkan oleh Allah. Ketiga, Dia memberikan kepada kita harapan akan kebangkitan. Siapa yang menerima Yesus sebagai penyelamat, akan dibangkitkan dalam kehidupan kekal bersama-Nya ketika Dia datang lagi pada akhir zaman.

.

Tuhan Yesus, berikanlah kami harapan yang tak tergoncangkan akan kehidupan kekal dan teguhkanlah iman serta ketaatan kami dalam melaksanakan kehendak Bapa di surga. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 25 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 25 April 2023, Bacaan Injil Markus 16:15-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Ptr. 5:5b-14; Mazmur: 89:2-3.6-7.16-17 R:2a; PEKAN PASKAH III; Pesta St.Markus, Pengarang Injil (M);

Pada suatu hari, Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid dan berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka, mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

.

renungan harian hari ini

. 

Renungan Harian Hari Ini 25 April 2023, Bacaan Injil

Markus adalah teman sekerja Petrus. Mereka berdua melanjutkan misi Yesus yang diperintahkan-Nya sebelum naik ke surga, yaitu mewartakan kabar gembira kepada seluruh makhluk. Misi ini adalah tugas semua murid Yesus, tugas seluruh anggota Gereja sekarang ini. Kita  semua adalah duta kabar gembira Yesus Kristus. Kita dapat mewartakan kabar gembira ini bukan hanya dengan kata-kata, melainkan juga dengan perbuatan kasih dan kebaikan. Bahkan dengan perbuatan nyata, kesaksian kita semakin bisa menyentuh dan tertanam dalam diri orang lain.

Kita tidak pernah ditinggalkan sendirian dalam tugas ini, sebab Yesus yang bangkit akan tetap menyertai kita, bekerja dalam dan melalui kita dalam kuasa Roh Kudus. Dalam cara-Nya yang misterius, kita akan selalu dikuatkan dan diperbarui dalam semangat yang berkobar-kobar, sehingga pelayanan dan pekerjaan kita di tengah-tengah dunia semakin mampu memuliakan nama Allah. Apakah kita sudah memberi kesaksian akan kabar gembira dan harapan yang benar?

.

Tuhan Yesus, melalui anugerah Roh Kudus, Engkau memenuhi kami dengan Roh yang mampu membawa sukacita di dunia ini. Anugerahkanlah kepada kami sukacita kebangkitan dan tolonglah kami untuk mampu hidup dalam pujian dan rasa syukur kepada-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 24 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 24 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 6:22-29 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 6:8-15; Mazmur: 119:23-24,26-27,29-30; PEKAN PASKAH III (P) St.Fidelis dr Sigmaringen; Sta.Maria Eufrasia Pelletier;

Setelah Yesus mempergandakan roti, keesokan harinya orang banyak yang masih tinggal di seberang melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain yang dipakai murid-murid Yesus. Mereka melihat juga bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat. Tetapi sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan syukur atasnya.

Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus. Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: “Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?” Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.

Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu, sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.” Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 24 April 2023, Bacaan Injil

Orang banyak mencari Yesus karena telah mengalami mukjizat penggandaan roti. Sekarang alasannya bukan karena sabda Yesus, melainkan karena bisa makan kenyang lagi. Namun, Yesus meminta agar mereka bekerja bukan untuk makanan yang dapat binasa, melainkan untuk kehidupan kekal. Ada dua macam rasa lapar, yakni lapar fisik dan lapar spiritual. Hanya Allah dapat memuaskan rasa lapar spiritual dalam hati dan jiwa kita. Rasa lapar ini adalah lapar akan kebenaran, kehidupan, dan cinta.

Yesus juga berbicara tentang “pekerjaan yang dikehendaki Allah.” Sebagai murid, kita harus melaksanakan pekerjaan tersebut. Apa itu? “Percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” Yesus menawarkan relasi baru dengan Allah yang memberikan kehidupan baru: sebuah kehidupan yang ditandai dengan cinta, pelayanan, dan pengampunan; kehidupan yang selaras dengan belas kasih dan kebaikan Allah; kehidupan yang percaya pada kebijaksanaan Allah. Inilah pekerjaan yang diberikan Yesus kepada kita. Namun, untuk menjalankan pekerjaan ini, kita mesti memiliki rasa lapar akan kebenaran Allah dan sabda kekal dari Yesus.

.

Tuhan, Engkau sendirilah yang dapat memuaskan rasa lapar dalam hati kami. Semoga kami selalu lapar akan roti yang tidak dapat binasa sehingga kami bisa dipuaskan dalam diri-Mu sendiri sebagai Roti dari surga. Peliharalah dan kuatkanlah kami sehingga kami bisa melayani-Mu dengan sukacita, kemurahan hati dan semangat yang berkobar-kobar sepanjang hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 23 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 23 April 2023, Bacaan Injil Lukas 24:13-35 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 2:14,22-33; Mazmur: 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; Bacaan II : 1Ptr. 1:17-21; O PEKAN II PEKAN PASKAH III (P);

Pada hari pertama dalam pekan itu, dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.

Yesus berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?” Maka berhentilah mereka dengan muka muram. Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya: “Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?” Kata-Nya kepada mereka: “Apakah itu?” Jawab mereka: “Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.

Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi. Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa la hidup.

Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat.” (Bacaan selengkapnya lihat di Alkitab!)

.

renungan harian hari ini

 

.

Renungan Harian Hari Ini 23 April 2023, Bacaan Injil

Rasa kecewa dan putus asa kerap menjadi penghalang untuk menemukan kebenaran. Itulah yang dialami oleh dua murid Yesus yang sedang berjalan ke Emaus. Mereka tidak menyadari kehadiran Yesus yang bangkit sekalipun berjalan bersama sambil bercakap-cakap. Yesus mengetahui persoalan yang mereka hadapi. Karena itu, Ia lantas menjelaskan nubuat Kitab Suci tentang Mesias yang mati dan kemudian dibangkitkan oleh Allah. Ketika mereka menyadari kehadiran Yesus saat Dia memecahkan roti, mereka berkata, “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika la berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika la menerangkan Kitab Suci kepada kita?” (Luk. 24:32).

Kekecewaan, kegagalan, penolakan, dan kesulitan merupakan bagian yang tidak akan pernah terpisah dari peziarahan hidup ini. Namun, pengalaman kedua murid ini menunjukkan bahwa keterbukaan diri untuk menerima Allah dalam setiap situasi, akan membawa kita untuk menemukan makna dan kebenaran dari setiap peristiwa. Menggali pesan dari firman Allah dalam Kitab Suci, akan mampu membangkitkan semangat bagi kita untuk menghadapi segenap pengalaman pahit dalam hidup kita. Apakah kita percaya akan kuasa firman Allah?

.

Tuhan Yesus, bukalah mata hati kami untuk mengenal kehadiran-Mu bersama kami dan memahami kebenaran dari sabda-Mu yang menyelamatkan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 22 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 6:16-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 6:1-7; Mazmur: 33:1-2,4-5,18-19; PEKAN PASKAH II (P); B.Maria Gabriella;

Setelah mempergandakan roti dan memberi makan lima ribu orang, Yesus mengundurkan diri ke gunung. Ketika hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus pergi ke danau, lalu naik ke perahu dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap Yesus belum juga datang mendapatkan mereka, sedang laut bergelora karena angin kencang. Sesudah mereka mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya, mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu.

Maka ketakutanlah mereka. Tetapi la berkata kepada mereka: “Aku ini, jangan takut!” Mereka mau menaikkan Dia ke dalam perahu, dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tujui.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 22 April 2023, Bacaan Injil

Para murid Yesus sedang berada di tengah Danau Galilea: dalam kegelapan, diterjang badai, dan dilanda ketakutan. Kegelapan tidak hanya tentang kondisi malam hari, tetapi juga kegelapan spiritual mereka. Meskipun sebagian besar mereka berprofesi sebagai nelayan, mereka takut dengan kehidupan mereka. Kehadiran Yesus secara tiba-tiba semakin membuat mereka takut. Namun, Yesus menenangkan mereka dengan berkata penuh keyakinan: “Ini Aku, jangan takut.”

Apakah kita seperti para murid ketika mengalami kegelapan dan kesulitan dalam hidup? Ketika Allah terkadang terasa jauh dari kita, sebenarnya Dia selalu hadir bersama kita. Kitab Suci mengingatkan kita bahwa Allah itu tempat perlindungan dan kekuatan, penolong dalam kesesakan (Mzm. 46:1). Allah selalu menjaga dan memerhatikan kita setiap waktu, khususnya pada masa-masa sulit dalam hidup. Apakah kita percaya pada kekuatan dan pertolongan-Nya?

Yesus telah memberi jaminan agar kita tidak perlu takut jika kita percaya pada cinta-Nya kepada kita. Pencobaan dan ancaman dalam hidup akan selalu ada, tetapi dengan harapan, cinta dan kehadiran Allah, kita percaya akan mampu melewatinya.

.

Tuhan Yesus, semoga kami tidak pernah meragukan pertolongan dan penjagaan-Mu, terlebih pada masa-masa sulit. Kuatkanlah iman dan harapan kami bahwa kami tidak pernah bimbang akan penyertaan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 21 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 6:1-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 5:34-42; Mazmur: 27:1,4,13-14; PEKAN PASKAH II (P); St.Anselmus; St.Konradus dr Parzham;

Pada waktu itu, Yesus berangkat ke seberang Danau Galilea, yaitu Danau Tiberias. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mukjizat-mukjizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit. Dan Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan murid-murid-Nya. Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat. Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah la kepada Filipus:

“Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?” Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab la sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya. Jawab Filipus kepada-Nya: “Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.” Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata kepada-Nya: “Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?”

Kata Yesus: “Suruhlah orang-orang itu duduk.” Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya. Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki. Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang.” (Bacaan
selengkapnya lihat di Alkitab!)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 21 April 2023, Bacaan Injil

Orang banyak berkumpul di sekitar Yesus untuk mendengarkan-Nya sebab mereka lapar akan sabda kehidupan. Akan tetapi, Yesus juga ingin memberi makanan jasmani kepada mereka dan memerintahkan para murid-Nya untuk mencari makanan. Mereka bingung karena tidak ada makanan untuk orang sebanyak itu. Namun, setelah mengucap syukur kepada Bapa-Nya, Yesus membuat mukjizat penggandaan roti dan ikan sehingga mereka semua dikenyangkan dengan mukjizat itu.

Apa yang diperbuat Yesus ini mengingatkan akan Allah yang memberikan makanan kepada Israel ketika mengembara di padang gurun. Yesus membuat mukjizat yang hanya Allah sendiri yang mampu melakukannya. Dia adalah Roti sejati dari surga yang dapat memuaskan rasa lapar yang mendalam, baik secara material maupun spiritual. Memberi makan lima ribu orang lebih memperlihatkan kemurahan hati dan kebaikan Allah yang sangat luar biasa kepada kita. Ketika Allah memberi, Dia memberi secara melimpah.

Dia memberi lebih daripada apa yang kita butuhkan sehingga kita memiliki sesuatu yang bisa dibagikan kepada orang lain, terutama mereka yang berkekurangan dan sangat membutuhkan. Allah mengambil sedikit dari yang kita miliki tetapi kemudian melipatgandakannya untuk kebaikan orang lain. Apakah kita percaya pada pemberian Allah kepada kita dan kemudian berbagi secara tulus kepada mereka yang membutuhkan?

.

Tuhan Yesus, sadarkanlah kami untuk selalu bersyukur atas kemurahan hati-Mu dan mampukan kami berbagi dengan orang lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 20 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 3:31-36 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 5:27-33; Mazmur: 34:2,9,17-18,19-20; PEKAN PASKAH II (P); Sta. Agnes dr Montepulciano;

Pada waktu itu, Yesus berkata kepada Nikodemus: “Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari surga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.

Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barang siapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barang siapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 20 April 2023, Bacaan Injil

Yesus mengatakan kepada para murid-Nya bahwa mereka dapat memercayai apa yang dikatakan-Nya karena Allah Bapa telah menganugerahkan Roh-Nya kepada Yesus dengan tidak terbatas. Fungsi Roh Kudus adalah menyingkapkan kebenaran Allah kepada kita. Saat kita menerima Roh Kudus, Dia memampukan kita untuk mengenali dan memahami kebenaran Allah. Yesus adalah Firman Allah dan Dia memberikan Roh Kudus kepada kita supaya kita dapat mengenal dan hidup sesuai kebenaran-Nya.

Kebenaran Allah memiliki konsekuensi dan Allah memberikan kita kebebasan untuk memilih bagaimana kita menanggapinya. Pilihan yang Dia berikan kepada kita memiliki konsekuensi abadi: hidup kekal atau kematian kekal. Dalam Perjanjian Lama, Allah menantang umat-Nya: “Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,… kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya. (UL. 30:15-20).

Tantangan yang sama juga diberikan Yesus kepada para murid-Nya. Jika kita memilih Allah, kita akan mengalami kehidupan yang berasal dari-Nya. Jika tidak, kita mengalami kematian spiritual yang membuat hidup menjadi hampa, jauh dari cinta, damai dan sukacita. Apakah pilihan kita sudah menuju kepada Allah atau justru menjauh dari-Nya?

.

Tuhan Yesus, semoga Roh Kudus memenuhi dan mengubah hati dan budi kami supaya dapat memilih kehidupan kekal. Berilah kekuatan untuk mampu memilih yang baik daripada yang jahat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 18 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 3:7-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 4:32-37; Mazmur: 93:1ab,1c-2,5; PEKAN PASKAH II (P); B. Maria dr Penjelmaan;

Dalam percakapan dengan Nikodemus, Yesus berkata, “Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.” Nikodemus menjawab, katanya: “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?”

Jawab Yesus: “Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami. Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal surgawi?

Tidak ada seorang pun yang telah naik ke surga, selain dari pada Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 April 2023, Bacaan Injil

Ketika berbicara tentang “kelahiran baru dalam Roh”, Yesus menjelaskan kepada Nikodemus pentingnya salib dan kebangkitan dengan membandingkan pada peristiwa Musa dan ular tedung di padang gurun. Saat bangsa Israel dipagut oleh ular tedung di padang gurun karena mereka memberontak terhadap Allah dan Musa, Allah berkata, “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup” (Bil. 21:8).

Ular tembaga ini memiliki kuasa seperti salib Kristus yang mengalahkan dosa dan kematian dan memberikan kehidupan kekal bagi mereka yang percaya. Yesus yang ditinggikan di salib dan kebangkitan-Nya adalah dasar “kelahiran baru” yang akan dialami mereka yang percaya kepada-Nya. Allah tidak hanya menebus kita, tetapi juga mengisi diri kita dengan kehidupan ilahi-Nya dan kuasa yang membuat kita hidup dalam kemuliaan-Nya. 

Yesus memberikan kita Roh Kudus supaya kita memiliki kekuatan untuk menjadi saksi-Nya, menyebarkan kabar gembira dalam kata dan perbuatan dan tidak pernah malu akan salib Kristus. Dengan Roh Kudus, kita akan hidup benar dalam jalan Allah dan melayani-Nya dalam kekuatan-Nya. Apakah kita sudah menginginkan kehidupan baru dalam Roh?

.

Tuhan Yesus Kristus, kematian-Mu membawa kehidupan baru bagi kami. Penuhilah kami dengan Roh Kudus supaya kami mampu berjalan dalam kemerdekaan dan sukacita sebagai anak Allah dan mewarisi hidup abadi. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 17 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 3:1-8 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 4:23-31; Mazmur: 2:1-3,4-6,7-9; PEKAN PASKAH II (P); B. Baptista Spagnoli dr Mantua;

Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus; ia seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah, sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.” Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 17 April 2023, Bacaan Injil

Nikodemus, seorang rabi (guru agama Yahudi) dari kaum Farisi, terhormat dalam Mahkamah Agama Yahudi (Sanhedrin), malam-malam mengunjungi Yesus untuk berbicara dan berdiskusi tentang ajaran Taurat. Inti diskusi mereka: bagaimana orang menjadi benar di hadapan Allah dan masuk Kerajaan Allah? Yesus menjawab, “Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

Kelahiran kembali yang dibicarakan Yesus bukanlah kelahiran fisik, melainkan kelahiran spiritual yang sama sekali baru dan radikal, berasal dari atas, yaitu dari Allah sendiri. Kelahiran baru ini adalah syarat mutlak untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Lahir kembali secara spiritual tidaklah mudah. Banyak orang yang ingin hidupnya berubah, namun kesulitan untuk mengubah dirinya sendiri. Yesus menjelaskan bahwa perubahan ini hanya dapat terjadi jika Roh Kudus hadir dan berkarya di dalamnya.

Ini adalah kelahiran kembali dalam Roh. Bagi Yesus, kelahiran spiritual ini mesti bermuara pada kehidupan baru sebagai anak-anak Allah yang terus hidup dalam relasi dengan Allah. Allah terus memperbarui seluruh umat-Nya dengan anugerah hidup baru dalam Roh Kudus. Apakah kita sudah menyadari anugerah Allah ini?

.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau menganugerahkan hidup baru dalam Roh Kudus kepada kami. Perbaruilah kami dengan Roh Kudus agar semakin percaya pada sabda kehidupan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page