Renungan Harian Hari Ini 7 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 14:1-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 6:1-7; Mazmur: 33:1-2,4-5, 18-19; Bacaan II: 1 Ptr. 2:4-9; O PEKAN I PEKAN PASKAH V (P);

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”

Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”

Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa, bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku, atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Mei 2023, Bacaan Injil

Kesejahteraan sebuah komunitas atau masyarakat tentu mengandaikan keterlibatan banyak pihak dalam aneka aspek kehidupan. Seorang pemimpin, sehebat apa pun dirinya, tidak akan mampu memikul sendirian seluruh anggotanya. Para rasul Kristus pun rupanya memiliki keterbatasan dalam pelayanan bagi jemaat. Alhasil, sebagian orang bersungut-sungut karena tidak puas akan pelayanan para rasul.

Namun, tidak ada komunitas atau masyarakat yang akan bertumbuh baik bila anggotanya hanya mengamati, berkomentar, tetapi tidak bergerak terlibat atau melakukan langkah solutif. Semua orang bisa bersungut-sungut, namun belum tentu semua bisa ikut terlibat menemukan solusi yang baik. Maka, para rasul yang menyadari keterbatasan mereka mengundang lebih banyak orang dengan memilih diakon-diakon untuk melayani orang miskin dan janda.

Orang beriman bukan orang yang berdiam diri, melainkan orang yang melakukan karya-karya Kristus dalam kehidupan. Orang beriman adalah orang yang bergerak, terlibat, dan ikut melakukan “pekerjaan-pekerjaan besar” yang dikehendaki Tuhan bagi keselamatan banyak orang. Kita mohon rahmat Tuhan supaya dimampukan untuk terlibat menghadirkan kasih Tuhan bagi sesama.

.

Ya Allah, penuhilah kami dengan Roh Kasih-Mu supaya kami senantiasa giat memberikan diri dalam pelayanan bagi sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 14:7-14 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 13:44-52; Mazmur: 98:1,2-3b,3c-4; PEKAN PASKAH IV (P); St.Dominikus Savio; B.Ana Rosa Gattomo; Hari Sabtu Imam;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?

Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah  yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku, atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Mei 2023, Bacaan Injil

Akhir-akhir ini, istilah haters atau pembenci semakin mengemuka. Dalam segala hal, sebaik apa pun perbuatan seseorang, haters rasanya selalu ada. Santo Paulus dan Santo Barnabas mengalami penolakan dari haters. Bahkan, orang-orang yang tidak menyukai mereka menghasut orang banyak untuk menolak kedua rasul itu. Alasan “haters” dikatakan dengan jelas, yaitu mereka menolak karena iri hati.

Ketika hati digelapkan oleh hal-hal negatif, seperti iri, dengki, kesombongan karena merasa diri terhormat atau suci, prasangka buruk, dan lainnya; maka orang cenderung tidak mau memberi kesempatan pada orang-orang yang membawa hal baik kepadanya. Namun, ada juga orang yang dikatakan bukan orang yang layak justru menerima pewartaan para rasul. Buah keterbukaan mereka adalah sukacita. Hati yang terbuka untuk percaya membuahkan sukacita.

Tuhan Yesus menegaskannya dalam Injil bahwa mereka yang percaya akan mengalami dan melakukan hal-hal yang besar dalam kuasa Tuhan. Kita mohon rahmat keterbukaan hati agar kita tidak menjadi haters, tetapi penerima dan pelaksana sabda Tuhan yang penuh sukacita.

.

Bapa Yang Mahabaik, jauhkanlah kami dari kesombongan dan iri hati. Mampukanlah kami untuk selalu berpikir dan bersikap baik terhadap sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 14:1-6 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 13:26-33; Mazmur: 2:6-7,8-9,10-11; PEKAN PASKAH IV (P); St.Angelus; B.Vinsent Soler; B.Yeremias dr Walikhia;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah gelisah hatimu, percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.

Dan ke mana aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi, jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Mei 2023, Bacaan Injil

“Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Sabda yang indah tersebut tentu bukan hanya sebuah penghiburan belaka bagi para murid yang akan ditinggalkan dan merasa kehilangan. Lebih dari sekadar kata perpisahan, sabda tersebut adalah warta keselamatan yang kemudian tergenapi dalam peristiwa Paskah Kristus. Wafat dan kebangkitan Kristus adalah
jaminan keselamatan bagi orang beriman. Demikianlah Santo Paulus meyakinkan umat di Antiokhia akan makna wafat dan kebangkitan Kristus.

Santo Paulus menggarisbawahi iman Gereja bahwa Paskah Kristus menjadikan kita anak-anak terkasih Bapa. Sebagai anak-anak Bapa, rumah-Nya adalah juga tempat kediaman kita. Dalam rumah itu “ada banyak tempat” dan yang terpenting di dalam rumah itu kita akan senantiasa bersatu dengan Kristus: “Di mana Aku berada, di situ kamu berada.” Kita memohon rahmat Tuhan supaya semakin diteguhkan dalam iman tersebut sampai kita kelak mengalami janji keselamatan Tuhan itu.

.

Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau begitu menyayangi kami. Teguhkanlah iman dan harapan kami akan janji keselamatan-Mu supaya sukacita nyata dalam diri kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 13:16-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 13:13-25; Mazmur: 89:2-3,21-22,25,27 PEKAN PASKAH IV (P); St.Peregrinus Laziosi; B.Yosef Maria Rubio;

Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus membasuh kaki para murid-Nya. Sesudah itu, Ia berkata, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya. Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih.

Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barang siapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Mei 2023, Bacaan Injil

Dari Kisah Para Rasul, kita dapat mengetahui bagaimana militansi para rasul Kristus mewartakan Injil ke berbagai penjuru. Hal lain yang juga perlu diteladankan adalah keterbukaan para pendengar atau orang yang menerima pewartaan mereka. Sering kali dikisahkan bahwa orang-orang yang mendengarkan pewartaan para rasul segera bertobat dan dibaptis. Sangat terasa bahwa mereka mau membuka hati dan budi kepada Injil.

Tuhan Yesus pun mengingatkan pentingnya keterbukaan untuk menerima sabda Allah yang hadir, baik melalui Dia sendiri maupun melalui pewartaan yang dilakukan utusan-utusan-Nya. Sebagaimana pada zaman para rasul, Tuhan terus mengutus banyak orang untuk mewartakan sabda-Nya kepada kita. Bukan hanya mereka yang dikhususkan untuk pewartaan seperti para tertahbis maupun pengajar agama, Tuhan juga menyampaikan sabda-Nya melalui banyak orang dalam kehidupan kita.

Yang dikehendaki Tuhan adalah hati yang terbuka untuk mendengarkan, menerima, dan mengikuti tuntunan sabda-Nya dalam hidup sehari-hari.

.

Tuhan Yesus, sebagaimana Engkau mengutus dan memampukan para rasul, maka mampukanlah kami juga untuk menjadi pembawa warta sukacita-Mu. Amin

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 14:6-14 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 15:1-8; Mazmur: 19:2-3.4-5; Bacaan II : 1Ptr. 2:20b-25; PEKAN PASKAH IV; Pesta St.Filipus dan Yakobus, Rasul (M);

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada Tomas: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?

Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa, bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Mei 2023, Bacaan Injil

Permintaan Santo Filipus kiranya mewakili kerinduan banyak orang beriman: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Manusia berharap mengenal dengan jelas dan gamblang siapa Allah yang menjadi asal dan tujuan hidupnya. Mengenal-Nya dengan jelas niscaya dapat membuat jalan hidup manusia lebih jelas pula. Namun, bukankah Allah sudah selalu hadir di depan mata kita setiap waktu? Demikian jawaban Yesus menyentak para murid-Nya.

Yesus adalah gambar Allah yang sejati. Santo Paulus juga mengingatkan kita bahwa Yesus yang menderita, wafat, dan bangkit itu adalah wajah Allah yang teramat jelas dinyatakan kepada kita. Mungkin Santo Filipus dan para murid Yesus, juga kita, masih dibayangi konsep-konsep tertentu tentang kehadiran dan identitas Allah. Allah belum dipahami secara utuh sebagaimana dikatakan oleh Kitab Suci, melainkan Allah seturut bayangan kita atau seturut pemahaman yang belum utuh.

Mari kita lebih membuka hati kepada tuntunan sabda Tuhan supaya pandangan kita kepada Allah dimurnikan dan diperjelas, sehingga dapat menyadari kehadiran-Nya dalam hidup kita setiap waktu.

.

Ajarlah kami semakin mengenal-Mu, ya Allah. Semoga iman dan kasih kami kepada-Mu dan sesama semakin tumbuh dan berkembang. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 10:22-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 11:19-26; Mazmur: 87:1-3,4-5,6-7; PEKAN PASKAH IV; Pw St.Atanasius Agung; UskPujG (P);

Pada hari raya Penahbisan Bait Allah di Yerusalem, ketika itu musim dingin, Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo. Dan orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.” Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya;

pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Mei 2023, Bacaan Injil

Sejak awal mula, Allah memanggil manusia untuk berelasi dalam persatuan dengan-Nya. Demikian yang dapat kita lihat baik dalam kisah penciptaan manusia maupun dalam kisah para bapa orang beriman, seperti Abraham, Ishak, dan Yakub. Namun, seiring perkembangan masyarakat manusia yang mulai membangun bangsa dan kerajaan, gambaran tentang kemuliaan dan keselamatan yang dijanjikan Allah bercampur dengan gambaran kemuliaan duniawi yang diidealkan manusia.

Maka, pemahaman akan jati diri Mesias pun demikian, yakni Penyelamat yang akan menuntun bangsa Israel kepada kemuliaan kerajaan, layaknya kerajaan besar dan penuh kejayaan yang mereka kenal. Yesus mengingatkan orang sezaman-Nya bahwa kesejatian kemuliaan dan keselamatan manusia bertumpu pada persatuan dengan Allah. Panggilan kita adalah untuk bersatu dengan Allah dan menikmati sukacita yang lahir karena persatuan tersebut.

Para rasul telah mengalami persatuan dan sukacita. Pewartaan akan persatuan dan sukacita itu menjadi awal mula lahirnya Gereja. Pada zaman kita, perlulah kita terus menghidupkan kerinduan akan perjumpaan dan persatuan dengan Allah supaya hidup kita dipenuhi sukacita dan dengan sendirinya menjadi kesaksian yang hidup akan keselamatan sejati.

.

Ya Bapa, kami bersyukur karena kasih-Mu yang begitu besar. Bangkitkanlah kerinduan dalam diri kami untuk selalu hidup dalam persatuan dengan Engkau sendiri. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 10:11-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 11:1-18; Mazmur: 42:2-3; 43:3,4; PEKAN PASKAH IV (P); St.Yusuf Pekerja;

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang Farisi, “Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.

Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-
Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Mei 2023, Bacaan Injil

Pada masa Gereja Perdana, para murid Yesus berdebat tentang siapa yang pantas diselamatkan dan kepada siapa para murid harus mewartakan Injil. Pengaruh tradisi Yahudi membuat sebagian murid Yesus meyakini bahwa yang diselamatkan hanyalah mereka yang bersunat. Bila orang tidak mengikuti tradisi itu, maka orang tersebut tidak bisa menjadi bagian dari mereka yang diselamatkan. Bila demikian, bagaimana memahami kemurahan hati Allah? Apakah Allah bisa diatur oleh tradisi tertentu?

Pengalaman iman Santo Petrus menuntunnya kepada pertobatan cara pandang untuk meyakini bahwa keselamatan dilimpahkan Allah kepada semua orang tanpa kecuali. Allah adalah Sang Kasih yang penuh kemurahan hati kepada semua orang. Bersumber pada kemurahan hati Allah, Gereja pun menghidupi semangat kemurahan hati dan keterbukaan untuk membawa warta keselamatan kepada semua orang.

Keterbukaan hati kepada semua orang adalah sifat pokok dari hidup menggereja yang kita kenal dengan istilah Gereja yang katolik. Kita dipanggil untuk membawa warta keselamatan kepada semua orang dan dalam segala situasi supaya Allah sungguh menjadi segalanya dalam semuanya.

.

Allah, Sumber kasih sejati, bukalah hati kami untuk menaburkan kasih-Mu kepada siapa pun tanpa membeda-bedakan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 30 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 30 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 10:1-10 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 2:14a,36-41; Mazmur: 23:1-3a,3b-4,5,6; Bacaan II : 1Ptr. 2:20b-25; PEKAN PASKAH IV (P); Hari Minggu Panggilan;

Sekali peristiwa Yesus bersabda: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok, tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.

Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barang siapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 30 April 2023, Bacaan Injil

Dunia penggembalaan dapat mengajarkan tentang Allah dan relasi kita dengan-Nya. Bagaimana ini dijelaskan? Pada sore hari, gembala akan membawa kawanan dombanya ke kandang. Kawanan domba tahu suara dan isyarat dari gembala. Begitu dekatnya gembala dengan kawanannya sehingga setiap domba memiliki nama.

Di musim dingin, kawanan domba biasanya dibawa ke tempat penampungan umum yang bisa dikunci dan dijaga. Pada musim panas, domba dibiarkan dan dikumpulkan dalam satu kawanan di padang dan dijaga oleh gembala sepanjang malam. Yesus menggambarkan diri-Nya sebagai pintu yang akan dilalui domba-domba. Dalam Perjanjian Lama, Allah sering digambarkan sebagai Gembala Agung yang memberikan keamanan, perlindungan, dan kedamaian kepada umat-Nya.

Bahkan para pemimpin umat Allah juga disebut gembala: “…seorang yang mengepalai mereka waktu keluar dan masuk, dan membawa mereka keluar dan masuk, supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala” (Bil. 27:16-17). Sebagaimana seorang gembala yang menjaga kawanan domba-Nya dan melindungi mereka dari bahaya, demikian juga Yesus menjaga para pengikut-Nya sebagai Gembala dan Pemelihara jiwa kita (1Ptr. 2:25). Apakah kita menyadari kedamaian dan perlindungan dari Allah Sang Gembala Agung dalam hidup kita?

.

Tuhan Yesus, Engkau selalu membimbing kami di jalan yang aman dan damai. Semoga kami tidak pernah meragukan pemeliharaan-Mu dan tidak tersesat dari jalan-Mu. Jagalah kami dalam tempat perlindungan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 29 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 6:60-69 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 9:31-42; Mazmur: 116:12-13,14-15,16-17; PEKAN PASKAH III; Pw Sta.Katarina dr Siena, PrwPujG (P);

Setelah Yesus menyelesaikan ajaran-Nya tentang roti hidup, banyak dari murid-murid-Nya yang berkata: “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?” Yesus yang di dalam hati-Nya tahu bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: “Adakah perkataan itu mengguncangkan imanmu? Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.”

Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu la berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.” Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 29 April 2023, Bacaan Injil

Ajaran Yesus tentang Roti Hidup sangat kontroversial. Mereka tertarik dengan Yesus karena Dia memberikan sesuatu yang menarik – kasih dan kebaikan Allah dalam bentuk mukjizat penyembuhan dan penggandaan roti. Sekalipun demikian, kata-kata Yesus yang keras dan tidak mudah dipahami, membuat sebagian murid-Nya tidak nyaman dan bersungut-sungut. Dia mengangkat ajaran ini untuk mengetahui dan menguji iman dan kesetiaan mereka.

Dia mau memastikan mereka bahwa adalah Bapa di surga yang mengundang dan menganugerahkan rahmat untuk mengikuti-Nya sekalipun dalam “kata-kata yang keras.” Iman sejati mencari pemahaman. Itulah sebabnya, mengapa Allah memberikan kita pertolongan dari Roh Kudus untuk menerangi mata budi kita sehingga mampu memahami kebenaran dan kebijaksanaan Allah. Yesus memberikan sabda hidup-Nya dan Roh kepada mereka yang percaya dan tunduk pada otoritas-Nya.

Pengakuan kesetiaan Petrus didasarkan pada relasi personal dengan Yesus. Melalui anugerah iman, Petrus tahu bahwa Yesus adalah Mesias, Yang Kudus dari Allah, dan ia percaya kepada-Nya. Iman adalah tanggapan atas pewahyuan Allah. Ini adalah kunci untuk melihat karya Allah dalam hidup kita. Apakah kita percaya bahwa Yesus dapat mengubah hidup kita sebab Dia memiliki perkataan hidup yang kekal? Mohonkanlah kepada Tuhan agar menambah iman kita supaya kita dapat berkembang dalam berelasi dan mengenal-Nya secara mendalam.

.

Tuhan Yesus, Engkau adalah Sabda Hidup Kekal. Tolonglah kami dalam menyingkirkan keraguan dan ketakutan. Kami serahkan hidup kami kepada-Mu. Jadilah Tuhan dan Pemimpin hati, kehendak, pikiran, dan perbuatan kami. Semoga tidak ada yang menjauhkan kami dari pada-Mu dan kasih-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 28 April 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 28 April 2023, Bacaan Injil Yohanes 6:52-59 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 9:1-20; Mazmur: 117:1,2; PEKAN PASKAH III (P); St.Louis Marie Grignon de Montfort; St.Petrus Chanel; B.Lukhesius;

Di rumah ibadat di Kapernaum, orang-orang Yahudi bertengkar antara mereka sendiri dan berkata: “Bagaimana Yesus ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan.” Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barang siapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku. Inilah roti yang telah turun dari surga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barang siapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.” Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum ketika la mengajar di rumah ibadat.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 28 April 2023, Bacaan Injil

“Jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.” Perkataan Yesus ini keras dan sulit dimengerti, namun bukan bagi mereka yang mengenal Yesus sebagai Roti Hidup. Dalam Perjanjian Lama, roti dan anggur dipersembahkan dalam kurban syukur sebagai tanda terima kasih kepada Sang Pencipta sebagai Pemberi dan Pemelihara kehidupan.

Kenangan akan manna di padang gurun mengingatkan orang Israel bahwa mereka hidup tidak hanya dari roti dari dunia -tetapi juga oleh roti spiritual, yaitu Firman Allah (Ul. 8:3). Dalam Perjamuan Terakhir, Yesus memberkati anggur dan memberikan kepada para murid seraya berkata, “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa (Mat. 26:27-28).

Di sini, Dia sedang menunjuk pengurbanan dirinya di salib ketika Dia menumpahkan darah-Nya untuk menebus dosa manusia. Ketika Yesus memerintahkan para murid-Nya untuk makan daging-Nya dan minum darah-Nya, Dia sedang mengajak kita mengambil bagian dalam kehidupan-Nya dan menjadikan-Nya sebagai pusat hidup kita. Kehidupan yang Dia berikan kepada kita adalah kehidupan Allah sendiri.

“Makan daging” dan “Minum darah” Yesus yang perlu dipahami sebagai kiasan kesatuan antara Yesus dan pengikut-Nya dirayakan dan dihidupkan kembali dalam perayaan Ekaristi. Apakah kita sudah merasakan kesatuan dengan Allah dalam Ekaristi?

.

Tuhan Yesus, Engkau memelihara dan menopang kami dengan kehadiran-Mu sendiri dan sabda-Mu yang menghidupkan. Semoga kami semakin lapar akan Dikau dan hanya dipuaskan oleh Engkau sendiri. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page