Renungan Harian Hari Ini 27 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 27 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 21:20-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 28:16-20,30-31; Mazmur: 11:4,5,7; PEKAN PASKAH VII (P); St.Agustinus dr Centerbury;

Setelah Yesus yang bangkit berkata kepada Petrus: “Ikutlah Aku!”, Petrus berpaling dan melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?” Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Jawab Yesus: “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”

Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.” Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.

Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 27 Mei 2023, Bacaan Injil

Bagaimana akhir hidup murid Kristus? Barangkali banyak orang berharap sebuah akhir yang baik layaknya happy ending sebuah film karena telah menjadi murid Yesus. Akan tetapi, Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa perkara bagaimana akhir hidup setiap murid bukanlah hal penting untuk kita urusi, karena yang paling penting adalah “ikutlah Aku”.

Apakah akan ada ganjaran besar atau tidak, semestinya bukanlah hal yang dicari oleh seorang murid. Panggilan pokok seorang murid tidak lain dan tidak bukan adalah mengikuti Kristus dengan setia. Santo Paulus mengalami berbagai kesusahan pada akhir hidupnya, dan kita pun tahu akhirnya ia wafat sebagai martir.

Namun, semuanya ia maknai sebagai bagian dari suka-duka kemuridan, tanpa memperhitungkan jasa dirinya dan upah yang diharapkan. Dalam setiap suka-duka sebagai murid Tuhan, kita dapat meneladan Santo Paulus untuk memaknai semuanya sebagai wujud kesetiaan seorang murid. Panggilan murid hanyalah mengikuti Kristus dengan tulus dan setia. Selebihnya adalah hak Tuhan.

.

Tuhan Yesus Kristus, berilah kami semangat ketulusan hati agar kami tidak mencari kepentingan diri, tetapi selalu hidup untuk melakukan kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 21:15-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 25:13-21; Mazmur: 103:1-2,11-12,19-20b; PEKAN PASKAH VII; Pw St.Filipus Neri, Im (P);

Yesus yang telah bangkit menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Sesudah mereka sarapan, Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?”

Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kau kehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kau kehendaki.” Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian la berkata kepada Petrus: “Ikutlah Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Mei 2023, Bacaan Injil

Dalam dunia kita, sering kali orang yang terbukti ingkar atau tidak dapat dipercaya tidak lagi mendapat kesempatan dan mungkin disingkirkan begitu saja. Mungkin untuk sebagian orang, hal itu normal. Namun, tidak demikian bagi Tuhan Yesus. Hari ini, Ia memberi kepercayaan besar kepada Simon Petrus yang pernah mengingkarinya tiga kali. Simon diberi tanggung jawab untuk menggembalakan domba-Nya.

Bagaimana mungkin seorang yang ingkar justru diberi kepercayaan menjadi gembala? Itulah logika belas kasih Tuhan. Bagi Tuhan, semua orang selalu pantas untuk mendapatkan kesempatan kembali, terlepas dari dosa dan kelemahannya. Namun, Tuhan tentu membutuhkan komitmen manusia untuk sungguh bertobat. Komitmen itulah yang ditampakkan Simon Petrus dalam pernyataan kasihnya kepada Tuhan.

Kita pun menyadari bahwa kita adalah orang-orang yang terus diberi kesempatan oleh Tuhan meskipun begitu banyak pengingkaran dan kelalaian yang telah kita lakukan. Tuhan menghendaki komitmen dan ungkapan kasih yang serupa dari kita melalui perjuangan hidup kita setiap hari.

.

Tuhan Yesus, kami pun mengasihi-Mu dan ingin menjadi murid yang setia. Teguhkanlah komitmen dan semangat tobat kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 25 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 25 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 17:20-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 22:30; 23:6-11; Mazmur: 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; PEKAN PASKAH VII (P); St.Beda Venerabilis, St.Gregorius VII, Sta.Magdalena dr Pazzi;

Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus berdoa bagi para pengikut-Nya, “Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku,

mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 25 Mei 2023, Bacaan Injil

Salah satu hal mengagumkan dari perjalanan para murid Yesus yang dapat kita simak dari Kisah Para Rasul adalah penyertaan Tuhan yang begitu nyata. Dalam berbagai kesempatan, Tuhan selalu hadir, baik melalui malaikat, utusan maupun sabda-Nya yang meneguhkan. Dalam setiap cerita, sangat tampak bahwa kekuatan Tuhanlah yang memampukan para murid begitu setia dan dapat melakukan hal-hal besar.

Kisah Santo Paulus yang sedang diadili juga menampakkan hal itu. Pengadilan seakan bukan sebuah momen menakutkan atau penghakiman, karena justru menjadi momen kesaksian dan pewartaan. Ketulusan dan ketegarannya justru mengakibatkan perpecahan karena tidak sedikit orang yang mengakui kebenaran pewartaan Santo Paulus. Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa supaya di mana la berada, di situ pula semua murid-Nya berada.

Kita juga bisa meyakininya secara ‘terbalik’ bahwa di mana kita berada, Tuhan Yesus selalu menyertai kita. Dalam kisah Santo Paulus dan para rasul, hal itu sudah terbukti. Kita percaya bahwa hal itu pun sudah dan akan selalu terbukti dalam kehidupan kita.

.

Ya Tuhan Yesus, mengikuti jalan-Mu tidak selalu mudah. Berilah kami keyakinan teguh bahwa setiap jalan kami, Engkau selalu menyertai dan melindungi. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 24 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 24 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 17:11b-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 20:28-38; Mazmur: 68:29-30,33-35a,35b-36c; PEKAN PASKAH VII (P); SP Maria della Strada;

Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi semua murid-Nya, “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran, firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia, dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 24 Mei 2023, Bacaan Injil

Kisah perpisahan Santo Paulus dengan jemaat Efesus sungguh mengharukan. Semua orang tentu mengakui totalitas pemberian diri Paulus yang mengagumkan bagi Tuhan dan jemaat. Lebih mengagumkan lagi, pada akhir pelayanannya, ia bisa mengatakan seperti Tuhan Yesus bahwa semua misinya telah paripurna dan tergenapi dengan baik. Ia tidak hanya mengisahkan sekeras apa perjuangannya untuk menunaikan misinya, tetapi juga ia menegaskan betapa besar sukacitanya karena boleh melayani.

Dalam hidup Santo Paulus tergenapilah apa yang didoakan oleh Tuhan Yesus, yaitu “supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.” Sukacita itu bukan sukacita sesaat karena kesenangan tertentu, melainkan sukacita yang dalam karena telah mengikuti jejak Kristus untuk memberikan hidup bagi orang lain. Kita dipanggil oleh Tuhan untuk mengikuti jalan yang sama, untuk memberikan hidup bagi orang lain dan tidak hidup hanya untuk diri sendiri. Sebagaimana dikutip Santo Paulus, “adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.”

.

Tuhan Yesus, penuhilah kami dengan sukacita sejati yang selalu kami rindukan dan mampukanlah kami untuk bermurah hati kepada orang lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 23 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 23 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 17:1-11a (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 20:17-27; Mazmur: 68:10-11,20-21; PEKAN PASKAH VII (P); Sta.Yohana Antide Thouret;

Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa: “Bapa, telah tiba saatnya, permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula la akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya.

Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 23 Mei 2023, Bacaan Injil

Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa-Nya memohon perlindungan Bapa karena kita ini milik-Nya dan bukan milik dunia. Pertanyaan justru dapat ditujukan kepada kita, apakah kita menyadari bahwa kita adalah milik Allah dan bukan milik dunia? Paus Fransiskus berulang kali mengingatkan bahaya kesementaraan atau kelekatan pada hal-hal yang fana, yang ditandai dengan materialisme, konsumerisme, dan hedonisme.

Dalam budaya itu, orang merasa berharga ketika memiliki uang banyak atau ketika bisa berbelanja sebanyak-banyaknya. Penghormatan kepada manusia pun ditentukan oleh apa yang dimiliki, oleh hal-hal prestisius seperti jabatan, pangkat, maupun kemewahan. Budaya FOMO (fear of missing out) dan flexing membuat banyak orang merasa harus kekinian dan memiliki kemewahan seperti para tokoh publik.

Sabda Tuhan pada hari ini mengingatkan bahwa martabat kita yang begitu berharga sejak awal karena kita milik Allah yang sangat berharga, dan bukan ditentukan oleh semua ukuran dunia.

.

Allah, Sumber sukacita sejati, janganlah biarkan kami terseret arus dunia dan ingatkanlah kami senantiasa bahwa kami sangat berharga bagi-Mu meski tanpa kemilau perhiasan dan semua hal prestisius. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 22 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 16:29-33 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 19:1-8; Mazmur: 68:2-3,4-5ac,6-7b; PEKAN PASKAH VII (P); Sta.Rita dr Cascia; B.Maria Domenica Brun Barbantani; Sta.Yoachina de Vedruna de Mas;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” Jawab Yesus kepada mereka: “Percayakah
kamu sekarang?

Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun, Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 22 Mei 2023, Bacaan Injil

“Dalam dunia kamu mengalami penganiayaan, tetapi kuatkan hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Tuhan Yesus menubuatkan perjuangan berat yang harus dijalani oleh para murid-Nya, terutama berhadapan dengan penolakan banyak orang terhadap pewartaan Injil. Wafat Kristus dan kemartiran banyak murid Yesus tentu menggambarkan dengan sangat jelas penolakan itu.

Namun, karya Allah bukan tanpa kuasa. Allah sendiri yang menyatakan melalui Nabi Yesaya bahwa sabda-Nya tak akan kembali dengan sia-sia. Kitab Suci menunjukkan bahwa kuasa Allah lebih kuat dari kuasa penolakan maupun kegelapan apa pun. Santo Paulus mengalami dahsyatnya kuasa Allah itu ketika ia menjumpai begitu banyak orang yang memberi diri untuk dibaptis. Kiranya keyakinan akan kekuatan kuasa Allah senantiasa perlu menjadi kekuatan batin setiap murid Kristus.

Di tengah tantangan dan penolakan, jatuh bangun dalam kehidupan, mari kita selalu menggemakan sabda Tuhan Yesus, “Kuatkan hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Kita adalah murid-murid Sang Pemenang dan dipanggil untuk memenangkan perlombaan iman bersama Dia.

.

Tuhan Yesus, kuatkanlah kami senantiasa untuk setia dalam iman kami kepada-Mu, terutama saat kami digoyahkan oleh godaan dan kesulitan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 17:1-11a (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 1:12-14; Mazmur: 27-14,7-8a; Bacaan II: 1Ptr. 4:13-16; O PEKAN III; PEKAN PASKAH VII (P);

Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa: “Bapa, telah tiba saatnya, permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula la akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya.

Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Mei 2023, Bacaan Injil

Setelah kenaikan Tuhan Yesus, Gereja tidak lagi seperti ayam kehilangan induknya. Selain Tuhan sendiri yang menjanjikan Roh Kudus, para murid juga bertekun untuk hidup dalam persatuan dan sehati dalam doa. Cara hidup mereka menampilkan gambaran ideal tentang hidup Gereja, yaitu jemaat yang satu iman, satu hati dalam doa dan kebersamaan.

Dalam kebersamaan itu pula sangat kentara bahwa Gereja memang adalah kepunyaan Allah, yang selalu dijaga-Nya. Kita yang adalah bagian dari Gereja Kristus yang sama dipanggil untuk mengupayakan hidup bersama yang satu iman dan satu hati. Terutama pada zaman yang sangat diwarnai konflik, polarisasi, politik identitas, diskriminasi, dan bentuk-bentuk keterpisahan lain, persatuan Gereja Kristus sungguh menjadi kesaksian yang bermakna besar bagi dunia.

Kita juga dipanggil untuk senantiasa berdoa supaya kasih Tuhan sungguh menggerakkan seluruh bangsa manusia agar bisa hidup dalam semangat kesatuan dan persaudaraan.

.

Allah Bapa kami, anugerahkanlah kami semangat persatuan dan semoga Roh Kasih-Mu selalu mendorong kami untuk saling mengasihi sebagai saudara. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 16:23b-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 18:23-28; Mazmur: 47:2-3,8-9,10; PEKAN PASKAH VI (P); St.Bernardinus dr Siena; B.Yosefa Hendrina Stenmans;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu.

Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah. Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Mei 2023, Bacaan Injil

Kasih Allah seperti lingkaran yang terus membesar dan akan kembali kepada-Nya,” demikian ungkapan iman Pater Leo Dehon, pendiri Kongregasi SCJ. Dalam lingkaran itu, Allah berkehendak untuk menyatukan semua manusia dalam kasih-Nya. Tuhan Yesus memanggil kita pada dinamika kesatuan kasih tersebut. Bila kita mengasihi Kristus dan mengikuti jalan-Nya, kita akan dimasukkan dalam persatuan kasih antara Kristus dan Bapa.

Dalam dinamika kasih itu pula Tuhan Yesus mengingatkan kita akan asal dan tujuan kehidupan kita, yaitu Allah. Dalam aneka kesibukan dan pergualatan hidup di dunia, orang bisa saja kurang menyadari hidupnya sebagai pernyataan kasih Tuhan. Kita bisa saja memaknai semuanya dengan prinsip “take for granted“, artinya semuanya biasa saja karena memang sudah sepantasnya demikian.

Di sisi lain, daya tarik dunia bisa membuat siapa pun lupa bahwa hidupnya tidak berhenti atau berakhir di dunia ini saja. Maka, kita mohon rahmat Tuhan untuk memampukan kita membangun kesadaran bahwa kita dipanggil bukan untuk hidup bagi dunia dan melekat kepada dunia. Panggilan kita adalah hidup bagi Kerajaan Allah dan untuk melekat hanya kepada Dia, Sang Alfa dan Omega kehidupan kita.

.

Allah Mahabaik, penuhilah hati kami dengan rasa syukur atas segala karya-Mu yang begitu mengagumkan bagi kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 19 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Mei 2023, Bacaan Injil Yohanes 16:20-23a (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 18:9-18; Mazmur: 47:2-3,4-5,6-7; PEKAN PASKAH VI (P); St.Krispinus dr Viterbo; B.Clemens dr Osimo dan Agustinus Tarano;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.

Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.

.

renungan harian hari ini.

Renungan Harian Hari Ini 19 Mei 2023, Bacaan Injil

Seorang penyair Prancis, George Bernanos, pernah mengatakan, “Harapan adalah sebuah jalan penuh risiko yang pantas ditekuni.” Sepanjang sejarah, begitu banyak orang beriman yang setia menambatkan harapan mereka akan sukacita sejati pada kasih setia Tuhan. Meski banyak penderitaan dan seakan tidak ada lagi alasan rasional untuk tetap berharap, namun banyak orang beriman tetap teguh dalam pengharapan mereka kepada Tuhan.

Buahnya pun indah. Banyak yang memberikan kesaksian bahwa kesetiaan pengharapan sungguh membuahkan sukacita besar. Demikian pula Tuhan Yesus menegaskan kepada kita dalam Injil hari ini, “Tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu.”

Tentu ada banyak alasan untuk kecewa dan tak lagi berharap kepada Tuhan. Banyak juga orang yang kecewa dan meninggalkan iman akan Kristus. Namun, hari ini, Tuhan memanggil kita kembali untuk terus teguh dalam pengharapan kita dan untuk senantiasa percaya bahwa kasih setia-Nya kekal untuk selamanya.

.

Ya Allah, dalam suka-duka kehidupan kami, semoga rahmat-Mu senantiasa menjadi tiang penopang langkah kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Mei 2023, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Mei 2023, Bacaan Injil Matius 28:16-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 1:1-11; Mazmur: 47:2-3,6-7,8-9; Bacaan II: Ef. 1:17-23; HR KENAIKAN TUHAN (P);

Sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati, kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Mei 2023, Bacaan Injil

Lilin Paskah tetap dipasang dekat altar dan dinyalakan dalam setiap Perayaan Ekaristi sampai Hari Raya Pentakosta. Besok mulai Novena Pentakosta. Tema-tema Novena Pentakosta diambil dari bacaan-bacaan Misa pada hari yang bersangkutan. Perayaan hari ini adalah pernyataan iman Gereja yang begitu mengagumkan akan keagungan kasih Allah dan kebenaran harapan Kristiani.

Ada dua hal yang dapat kita batinkan dari perayaan iman ini. Pertama, kenaikan Tuhan ke surga adalah penggenapan janji Yesus bahwa Ia akan menyiapkan rumah abadi bagi setiap manusia, tempat kita senantiasa ada bersama-Nya dalam keabadian. Hal ini juga berarti harapan akan hidup kekal bukanlah bualan atau imajinasi belaka. Tuhan Yesus menggenapinya bagi kita. Di dalam Dia, ujung jalan kita bukanlah kegelapan melainkan terang dan sukacita.

Kedua, Tuhan Yesus melampaui ruang dan waktu sehingga la senantiasa dapat menyertai murid-murid-Nya kapan pun dan di mana pun, sebagaimana sabda-Nya pada hari ini, “Aku menyertai kamu senantiasa sampai pada akhir zaman.” Kita sepatutnya selalu penuh syukur karena untuk selamanya, kita adalah orang-orang yang disertai oleh kasih setia Tuhan.

.

Ya Yesus, kami bersyukur kepada-Mu atas jaminan keselamatan yang Engkau perjuangkan bagi kami. Semoga kami selalu teguh dan setia mengikuti jalan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page