Renungan Harian Katolik Hari Ini 16 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 16 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 13:1-9 (13:1-23) (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 55:10-11; Mazmur: 65:10abcd.10e-11.12-13.14; R: Luk 8:8; Bacaan II: Rm. 8:18-23; O PEKAN II; PEKAN BIASA XV (H); SP Maria dr Gunung Karmel; 

Pada suatu hari, Yesus keluar dari rumah dan duduk di tepi danau. Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Yesus naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai. Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka dengan memakai perumpamaan-perumpamaan. la berkata, “Ada seorang penabur keluar untuk menabur. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung-burung dan memakannya sampai habis.

Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itu pun segera tumbuh karena tanahnya tipis. Tetapi sesudah matahari terbit, layulah tumbuhan itu dan menjadi kering karena tidak berakar. Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati. Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah, ada yang seratus ganda, ada yang enam puluh ganda, ada yang tiga puluh ganda. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 16 Juli 2023, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini seolah-olah bertanya kepada diri kita: Bagaimanakah aku menerima sabda Tuhan? Apakah aku sungguh mendengarkan atau hanya mendengar sabda-Nya sepintas dan melupakan? Melalui perumpamaan seorang penabur, Tuhan Yesus tidak hendak menghakimi tetapi memanggil kita untuk mengubah cara hidup agar semakin setia pada benih yang terakhir: mendengarkan, menanggapi sabda Tuhan dan menghasilkan buah dalam hidup.

Nabi Yesaya menubuatkan kepada kita bahwa sabda Tuhan akan senantiasa menyertai dan berkarya sepanjang hidup kita. Dari pihak kita dibutuhkan kerja sama dengan Allah agar kita mencapai pertumbuhan dan kesuburan rohani. Dalam Bacaan Kedua, Rasul Paulus mengingatkan bahwa kita telah memiliki karunia Roh Kudus, namun kerap kali kita tidak menanggapinya. Oleh karenanya, kita membutuhkan karunia Allah agar sungguh menjadi manusia baru.

Tuhan Yesus tidak letih memanggil kita dan membisikkan sabda-Nya ke dalam telinga kita. Mari kita dengarkan dan berjuang dalam pertumbuhan rohani. Jangan sampai kuasa kejahatan dan godaan dunia menghalangi kita untuk berbuah.

.

Tuhan Yesus, semoga kami senantiasa mendengarkan dan menanggapi sabda-Mu dengan setia agar berbuah dalam kehidupan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 15 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 15 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 10:24-33 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 49:29-32; 50:15-26a; Mazmur: 105:1-2.34.6-7; R:69:33; PEKAN BIASA XIV; Pw St.Bonaventura, UskPujG (P); 

Pada waktu itu Yesus bersabda kepada kedua belas murid-Nya, “Seorang murid tidak melebihi gurunya, dan seorang hamba tidak melebihi tuannya. Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya, dan bagi seorang hamba, jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya. Jadi, janganlah kalian takut terhadap mereka yang memusuhimu, karena tiada sesuatu pun yang tertutup yang takkan dibuka, dan tiada sesuatu pun yang tersembunyi, yang takkan diketahui.

Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah dalam terang. Dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah dari atas atap rumah. Dan janganlah kalian takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa. Tetapi takutilah Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. Bukankah burung pipit dijual seduit dua ekor? Namun tak seekor pun akan jatuh tanpa kehendak Bapamu. Dan kalian, rambut kepalamu pun semuanya telah terhitung.

Sebab itu janganlah kalian takut, karena kalian lebih berharga daripada banyak burung pipit. Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, dia akan Kuakui juga di depan Bapa-Ku yang di Surga. Tetapi barang siapa menyangkal Aku di depan manusia, dia akan Kusangkal di hadapan Bapa-Ku yang di Surga.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 15 Juli 2023, Bacaan Injil

“Namun, seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapa” (ay. 29). la memelihara kehidupan ciptaan yang terkecil. Bukankah hidup manusia lebih berharga daripada banyak burung pipit? Inilah yang kita imani sebagai Penyelenggaraan llahi bahwa Allah senantiasa menyertai perjalanan hidup kita dan menghendaki kebaikan bagi umat Manusia. la senantiasa setia pada perjanjian yang telah dibuat-Nya dengan kita.

Kisah Yakub dan keturunannya telah menunjukkan bahwa kejahatan tidak pernah dapat mengalahkan rencana kasih Allah bagi manusia. Yusuf mengingatkan saudara-saudaranya bagaimana Allah telah membalikkan rencana jahat mereka menjadi berkat bagi kehidupan Bangsa Israel (bdk. Kej. 50:20). Dengan berpegang pada kesetiaan Allah, Yusuf menjalani lika-liku hidupnya di Mesir dengan penuh iman dan tetap mengupayakan kebaikan bagi banyak orang.

Tuhan Yesus telah memanggil kita untuk memercayakan hidup kita kepada Allah tanpa takut. la juga memberikan teladan untuk menjalani perutusan dengan setia. Pada hari ini, memperingati Santo Bonaventura, seorang uskup dan pujangga yang termashyur akan refleksinya tentang perjalanan jiwa manusia kepada Allah. Bagi Santo Bonaventura, menjadi murid Kristus berarti menjadikan Tuhan Yesus sebagai pusat jiwa atau kehidupan kita, baik dalam hidup doa maupun pikiran, perkataan, dan tindakan.

.

Tuhan Yesus, semoga kami percaya akan penyertaan Bapa dan menjadikan Engkau pusat kehidupan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 14 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 14 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 10:16-23 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 46:1-7.28-30; Mazmur: 37:3-4.18-19.27-28.39-40; R:39a; PEKAN BIASA XIV (H); St.Fransiskus Solanus: St.Kamilus dr Lellis; 

Pada suatu hari, Yesus bersabda kepada kedua belas murid-Nya: “Lihat, Aku mengutus kalian seperti domba ke tengah-tengah serigala! Sebab itu hendaklah kalian cerdik seperti ular, dan tulus seperti merpati. Tetapi waspadalah terhadap semua orang. Sebab ada yang akan menyerahkan kalian kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kalian di rumah ibadatnya. Karena Aku, kalian akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.

Apabila mereka menyerahkan kalian, janganlah kalian khawatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kalian katakan, karena semuanya itu akan dikurniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kalian yang akan berbicara, melainkan Roh Bapamu. Dialah yang akan berbicara dalam dirimu. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh: demikian pula seorang ayah terhadap anaknya. Anak-anak akan memberontak terhadap orangtuanya dan akan membunuh mereka.

Dan kalian akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi barang siapa bertahan sampai kesudahannya, akan selamat. Apabila mereka menganiaya kalian di suatu kota, larilah ke kota yang lain. Aku berkata kepadamu: Sungguh, sebelum kalian selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 14 Juli 2023, Bacaan Injil

Akhir-akhir ini, film bergenre horor mulai bermunculan kembali di layar lebar. Seperti kita ketahui, film bergenre ini menawarkan ketakutan yang identik dengan gelap, teriakan, ataupun ekspresi seram. Namun, itu semua hanyalah instrumen ketakutan. Akar dari ketakutan tidak lain yaitu ketidakpastian. Bayangkan saja, bila teman kita yang menonton film horor itu sebelumnya memberitahu kita saat-saat apa saja hantu itu akan keluar, akankan film itu masih menyeramkan?

Bacaan hari ini menyajikan pula ancaman dan situasi berat yang menakutkan. Yakub harus pergi ke tanah Mesir, tanah asing yang penuh “ketidakpastian” baginya. Murid-murid Yesus juga akan diserahkan kepada para penguasa untuk diadili. Bagaimanapun, dalam ketakutan Yakub, Allah berfirman: “.. Janganlah takut!” (bdk. Kej. 46:3). Allah selalu menyertai kita bila kita berserah pada penyelenggaraan-Nya. Ini terkadang juga berarti memilih untuk menderita demi Kristus.

.

Tuhan Yesus, Engkau telah merelakan diri untuk disalibkan demi dosa-dosa kami. Mampukanlah kami pula untuk keluar dari ketakutan, sehingga mampu melanjutkan pengorbanan-Mu bagi sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 13 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 13 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 10:7-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 44:18-21.23b-29; 45:1-5; Mazmur: 105:16-17.18-19.20-21; R: 5a; PEKAN BIASA XIV (H); St.Henricus; Sta.Cecilia Barbieri; Sta.Teresia Yesus dr Andes; 

Pada waktu itu, Yesus bersabda kepada kedua belas murid-Nya, “Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit: bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta: usirlah setan-setan. Kalian telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berilah pula dengan cuma-cuma. Janganlah kalian membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kalian membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.

Apabila kalian masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak, dan tinggallah padanya sampai kalian berangkat. Apabila kalian masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun kepadanya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Dan apabila seorang tidak menerima kalian dan tidak mendengarkan perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu, dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sungguh, pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya daripada kota itu.”
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 13 Juli 2023, Bacaan Injil

Pernahkah kita menolak Yesus? Sepertinya pertanyaan ini belum cukup konkret untuk dijawab. Apakah kita lebih sering membicarakan keburukan orang lain daripada kebaikannya? Apakah kita lebih suka menaruh dendam daripada tergerak untuk memaafkan? Tanpa disadari, lewat kelemahan dan nafsu diri, kita menolak ajaran Yesus. Kalau tidak hati-hati, kita bisa menjadi salah satu kota yang dikebaskan debunya (bdk. Mat. 10:14).

Dalam Injil hari ini, kita mendengar ucapan penghakiman yang keras tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya daripada kota itu.” Namun, lewat kesaksian Yusuf, kita diajak bukan untuk berkutat pada penyesalan, melainkan beranjak menuju rencana Allah yang sejati. Dari kisah Yusuf, kita bisa menyadari kembali cinta Allah yang sekalipun ditolak berkali-kali, tidak sekalipun mengurangi kadar cinta-Nya bagi kita, umat-Nya.

Harapannya, kita juga bisa menempatkan diri seperti para saudara Yusuf yang ‘gemetar’ (bdk. Kej 45:3) ketika dihadapkan pada belas kasih Allah yang tanpa batas, yang tampak jelas dalam pribadi Yusuf.

.

Allah Maha Pengasih, setiap kali kami menolak Engkau, berikanlah kami kepekaan sekaligus kekuatan untuk kembali kepada cinta-Mu yang tak terbatas. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 12 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 12 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 10:1-7 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 41:55-57; 42:5-7a.17-24a; Mazmur: 33:2-3.10-11.18–19; R: 22; PEKAN BIASA XIV (H); St.Yohanes Gualbertus; St.Louis Martin dan Sta.Zelie Guerin; 

Pada suatu hari, Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan la berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada dormba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 12 Juli 2023, Bacaan Injil

Para rasul dipanggil oleh Yesus untuk terjun langsung dalam melayani umat. Mereka diberi kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan penyakit (Mat. 10:1). Dengan kuasa Yesus, para rasul berjuang melawan penderitaan dengan terjun langsung dalam pelayanan. Kuasa untuk mengusir roh jahat dan menyembuhkan orang sakit adalah kuasa yang luar biasa, hanya berasal dari Yesus, Tuhan sendiri.

Kuasa Alah menjadi keutamaan dalam pelayanan yang dilakukan para rasul. Oleh karena itu, mereka dengan sadar menggunakan kuasa itu dalam nama Tuhan dan tidak mengagungkan diri dan dipersalahgunakan demi kepentingan diri. Kita diajak memaknai segala kuasa yang kita gunakan dalam pelayanan adalah dari Tuhan. Pelayanan kita pun akan menjadi lebih tulus. Merendahkan diri dan menyandarkan diri pada Tuhan adalah cara untuk menyadarkan kita akan kuasa-Nya.

Seperti orang Mesir yang dilanda kelaparan lalu meminta tolong Yusuf untuk membantu mereka, demikianlah kita diharapkan untuk bergantung kepada Tuhan.

.

Tuhan Yesus Kristus, kuasa-Mu membantu kami dalam pelayanan demi mengurangi penderitaan dan perbudakan dosa. Semoga kami dapat menggunakan kuasa dengan bijaksana dan tulus. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 11 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 11 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 9:32-38 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej 32:22-32; Mazmur: 17:1.2-3.6-7.8b.15; R:15a; PEKAN BIASA XIV; Pw St.Benediktus, Abas (P); 

Pada suatu hari dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Setelah setan diusir, orang bisu itu dapat berbicara. Maka heranlah orang banyak, katanya, “Hal semacam itu belum pernah dilihat orang Israel.” Tetapi orang Farisi berkata, “Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan. Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; la mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan mewartakan Injil Kerajaan Surga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasih kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu, mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya la mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 11 Juli 2023, Bacaan Injil

Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit (Mat. 9:37). Tuhan mengajak kita menjadi pekerja-Nya di dunia ini. Tuaian yang dimaksud adalah saudara-saudara kita yang memerlukan kasih Allah; mereka yang kesulitan, miskin, sakit, dan papa. Menjadi pemancar kasih Allah adalah tugas yang berat. Karena itu, dalam Injil dikatakan, “Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya la mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” Bahwasanya kita juga perlu pertolongan Tuhan, agar dalam nama-Nya kita dapat menjadi pekerja-pekerja sejati tuaian itu. Bukan semata-mata dengan kekuatan kita sendiri.

Dalam Bacaan Pertama, dikisahkan Yakub yang sedang bergulat dengan Allah. Allah mengizinkan Yakub untuk menang melawan-Nya, tetapi akhirnya pangkal paha Yakub dipatahkan oleh Allah. Ini merupakan tanda bahwa Yakub tidak dapat hidup dalam kekuatannya sendiri, tetapi harus bersandar sepenuhnya kepada Allah dan hidup dalam ketergantungan Pada-Nya. Kita diajak menjadi pemancar kasih Allah dengan setia bersandar kepada Tuhan. Gaya hidup seperti ini adalah gaya hidup Santo Benediktus, yang selalu mengajar para rahibnya untuk berdoa dengan tekun dan menolong sesama yang kesulitan.

.

Tuhan Yesus, ajarlah kami kerendahan hati-Mu agar senantiasa bergantung pada Kuasa-Mu dan menjadi pewarta kasih-Mu di tengah masyarakat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 10 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 10 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 9:18-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 28:10-22a; Mazmur: 91:1-2.3-414-15ab; R:2b; PEKAN BIASA XIV (H); Sta.Veronika Yuliani; 

Sekali peristiwa datanglah kepada Yesus seorang kepala rumah ibadat. la menyembah Dia dan berkata, “Anakku perempuan baru saja meninggal: tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.” Lalu Yesus pun bangun dan bersama murid-murid-Nya mengikuti orang itu. Pada waktu itu seorang wanita yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya. Karena katanya dalam hati, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata, “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan dikau.” Maka sejak saat itu juga sembuhlah wanita itu. Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu, dan melihat peniup-peniup seruling serta orang banyak yang ribut, berkatalah la, “Pergilah! Karena anak ini tidak mati, tetapi tidur!” Tetapi mereka menertawakan Dia. Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk. Dipegang-Nya tangan si anak, lalu bangkitlah anak itu. Maka tersiarlah kabar tentang hal itu ke seluruh daerah.
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 10 Juli 2023, Bacaan Injil

Dalam mimpinya, Yakub menerima janji yang diberikan oleh Allah. la memiliki iman yang luar biasa karena percaya pada apa yang belum dilihatnya. Imannya itu tampak dalam perkataan, “Sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya” (Kej. 28:16b). Dari bacaan tersebut terdapat dua tipe iman akan Allah. Perempuan yang sakit pendarahan selama dua belas tahun percaya akan memperoleh kesembuhan apabila ia menjamah jubah Yesus (bdk.Mat. 9:20-21) mewakili kita yang memiliki iman yang utuh kepada Allah.

Namun, orang-orang yang mengejek dan menertawakan Yesus karena ingin membangkitkan anak kepala rumah ibadat (bdk.Mat. 9:24) mewakili kita yang memiliki iman yang setengah-setengah kepada Allah. Mari kita merefleksikan diri kita di antara dua tipe iman tersebut. Apakah kita memiliki iman yang utuh kepada Allah atau kurang percaya pada karya-Nya yang ajaib? Seperti Yakub dan perempuan yang sakit pendarahan tadi yang memiliki iman yang penuh pada Allah, kita pun diundang memiliki iman yang sama seperti mereka.

Kita diajak menyerahkan segala perkara hidup ini dalam campur tangan Allah yang mengagumkan. Ketika kita percaya, maka di situlah Allah mulai berkarya dalam cara-cara yang luar biasa, yang tidak pernah kita sangka sebelumnya.

.

Ya Allah, tambahkanlah iman kami seperti Yakub dan perempuan yang sakit pendarahan itu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian

Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 11:25-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Za. 9:9-10; Mazmur: 145;1-2.8-9.10-11.13cd14; R:1; Bacaan II: Rm. 8:9.11-13; O PEKAN II; PEKAN BIASA XIV (H); 

Sekali peristiwa, berkatalah Yesus, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku, dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak serta orang-orang yang kepadanya Anak berkenan menyatakannya.

Marilah kepada-Ku, kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah beban-Ku.
.

renungan harian

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Juli 2023, Bacaan Injil

Nabi Zakharia melukiskan bahwa raja yang akan datang adalah raja yang lemah lembut dan mengendarai seekor keledai. la adalah Yesus Kristus, Juru Selamat yang akan datang ke dunia ini. Nubuat ini digenapkan oleh Yesus sendiri ketika la berkata,”Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Mat. 11:29).

Dalam diri Yesus, terdapat hati yang selalu setia menunggu apabila kita mendambakan sumber air yang menyegarkan jiwa kita. Ketika hati merasa gundah, kita membutuhkan hati untuk berbagi cerita. Orang yang terbaik untuk kita percayai dalam setiap cerita kehidupan kita adalah Yesus sendiri. Yesus adalah Pendengar vang setia ketika kita mau bersimpuh di hadapan-Nya. Dengan kesetiaan -Nya pula, la membimbing kita untuk menemukan jalan keluar dalam setiap persoalan hidup ini.

Maka, jangan ragu untuk datang kepada-Nya, membawa setiap permasalahan dan cerita hidup ini dalam keheningan doa-doa kita. Kita pun diundang menjadi pendengar dan penolong yang setia terhadap sesama kita yang sedang mengalami kesulitan karena kita pun hidup dalam Roh Allah (bdk. Rm. 8:9).

.

Tuhan Yesus, angkatlah beban kami dan tolonglah kami untuk kembali mendapatkan ketenangan yang berasal dari-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 8 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian

Renungan Harian Katolik Hari Ini 8 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 9:14-17 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 27:1-5.15-29; Mazmur: 135:1-2.3-4.5-6; R:3a; PEKAN BIASA XIII (H); St.Eugenius III; St.Gregorius Grassi; Marie Hermine, dkk.; 

Sekali peristiwa, datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan bertanya, “Kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi mengapa murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka, “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi akan tiba waktunya mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. Tak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.

Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru, dan dengan demikian, terpeliharalah kedua-duanya.”

.

renungan harian

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 8 Juli 2023, Bacaan Injil

Tradisi dan aturan adalah buatan manusia, tetapi Tuhan bisa mempunyai kehendak yang sama sekali berbeda. Tidak mungkin memaksakan aturan manusiawi pada kehendak Tuhan. Yang terpenting adalah memahami apa rencana Tuhan di balik kejadian-kejadian yang tidak berjalan sesuai pemikiran manusia.

Kita cenderung secara harafiah ‘mengikuti aturan’, namun dengan begitu kita mungkin kehilangan saat-saat rahmat yang mungkin mengubah prasangka kita atas penyelenggaraan ilahi. Ada kalanya aturan manusiawi dan kebiasaan yang selama ini berjalan harus ditinjau kembali dalam terang rencana Tuhan yang jauh lebih indah bagi kita semua.

Karena berdosa, umat Israel dibuang. Namun, jika bertobat, mereka tidak akan hidup lagi sebagai orang buangan, tetapi sebagai orang yang memiliki tanah, kebun, anggur, dan makanan buah yang lebat. Salah satu cara bertobat adalah berpuasa. Orang Yahudi berpuasa dua kali seminggu.

Semasa Yesus hidup, murid-Nya tidak berpuasa, karena Yesus, Sang Pengantin, sedang berada bersama mereka. Istilahnya, mereka sedang gembira dalam ‘pesta kawin.’ Namun, sesudah Yesus wafat dan bangkit, para murid berpuasa. Dalam berpuasa, bukan penampilan luar yang penting, melainkan pertobatan batin. Yang utama bukan kuantitas, melainkan kualitas. Semoga kita semakin memahami bahwa aturan yang dibuat mengajak kita semakin menghayati ajaran Yesus.

.

Ya Allah, Engkau telah memberikan kepada kami ajaran, tradisi, dan aturan. Bantulah kami agar kami tidak hanya melakukannya, tetapi juga semakin menghayati dan menghidupinya. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 7 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian

Renungan Harian Katolik Hari Ini 7 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 9:9-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 23:1-4.19; 24:1-8.62-67; Mazmur: 106:1-2.3-4a.4b-5; R:1a; HUT. Kongregasi Suster-suster Cinta Kasih Putri Maria dan Yosef (PMY); PEKAN BIASA XIII (H); B.Maria Romero Meneses;

Pada suatu hari, Yesus melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku.” Matius segera berdiri dan mengikuti Yesus. Kemudian, ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa, makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Melihat itu, orang-orang Farisi berkata kepada murid-murid Yesus, “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”

Yesus mendengarnya dan berkata, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pelajarilah arti sabda ini: ‘Aku menginginkan belas kasihan, bukan persembahan.’ Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

.

renungan harian

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 7 Juli 2023, Bacaan Injil

Panggilan Matius menjelaskan bahwa Yesus memanggil orang untuk hidup dalam pengalaman kasih Allah. Yesus tidak hanya memanggil mereka yang baik, tetapi juga memanggil mereka yang dicap pendosa. Kuncinya adalah kesediaan dan kerelaan masing-masing pribadi untuk mengubah diri lalu mengikuti jalan dan cara hidup yang ditunjukkan Yesus. Yesus sendiri dalam pergaulan-Nya menunjukkan bahwa Ia terbuka kepada semua orang. la makan bersama orang berdosa, terlibat dalam keprihatinan mereka sebagai pribadi dan mengajak mereka menghayati kasih karunia Allah, Bapa-Nya.

Orang yang menyadari dosa dan kelemahannya akan merasakan sapaan Yesus ini. Dalam diri Yesuslah pemenuhan janji Allah kepada manusia yang percaya kepada-Nya seperti Abraham, bapa orang beriman yang dengan sabar dan penuh kepercayaan, percaya pada penyelenggaraan ilahi, sehingga membuahkan hasil ketika Ribka akhirnya bertemu dan menikah dengan Ishak (bdk. Kej. 24:26). Semoga kepercayaan dan penyelenggaraan Ilahi ini juga menjiwai usaha dan perjuangan kita sekarang, serta dengan kesabaran mencapai hasil yang baik sesuai kehendak Allah.

.

Ya Allah, buatlah kami semakin percaya kepada kehendak-Mu. Semoga kami dengan penuh kesabaran selalu menyandarkan diri dan mengikuti apa yang Engkau kehendaki sehingga kami hidup dalam kasih-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page