Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 13:16-17 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 44:1. 10-15; Mazmur: 132:11.13-14.17-18; PEKAN BIASA XVI; Pw St.Yoakim dan Sta.Anna orang tua SP Maria (P); 

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid- murid-Nya, “Berbahagialah matamu karena telah melihat, berbahagialah telingamu karena telah mendengar. Sebab, Aku berkata kepadamu: Banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Juli 2023, Bacaan Injil

Santo Yoakim dan Santa Anna memberi sebuah teladan kesetiaan akan Allah. Kesetiaan itu ditunjukkan melalui ketekunan mereka dalam berdoa memohon keturunan. Kesetiaan kepada Allah merupakan sebuah tuntutan yang dikehendaki Allah terhadap bangsa Israel. Demikian Allah akan setia terhadap mereka yang setia kepada-Nya. “TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya” (Mzm. 132:11).

Kesetiaan terhadap perjanjian antara Allah dan manusia menjadi sebuah kebijaksanaan bagi bangsa Israel. “Keturunannya tetap setia kepada perjanjian-perjanjian, dan anak-anak mereka pun demikian pula keadaannya” (Sir. 44:12). Allah tetap setia terhadap perjanjian-Nya dengan mengirimkan Putra-Nya Yang Tunggal untuk menyelamatkan manusia. Kesetiaan manusia ditunjukkan dalam teladan para nabi yang sampai wafat, mereka tetap mengharapkan berjumpa dengan Sang Putra.

“Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya” (Mat. 13:17).

.

Tuhan, semoga kami selalu diberikan kesetiaan untuk tekun berdoa, seperti diteladankan oleh hambamu, Santo Yoakim dan Santa Anna, sehingga kami semakın setia seperti Engkau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 20:20-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Kor. 4:7-15; Mazmur: 126:1-2ab.2c-3,4-5.6; PEKAN BIASA XVI; Pesta St.Yakobus, Rasul (M); 

Sekali peristiwa, menjelang kepergian Yesus ke Yerusalern, datanglah ibu Zebedeus serta anak-anaknya kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu. Kata Yesus, “Apa yang kau kehendaki?” Jawab ibu itu “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” Tetapi Yesus menjawab, “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta! Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya: “Kami dapat.”

Yesus berkata kepada mereka: “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.” Mendengar itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata, “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.

Tidaklah demikian di antara kamu! Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia: Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 Juli 2023, Bacaan Injil

“Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” (Mat. 20:22). Pada waktu mereka nenyanggupi tantangan Yesus, Rasul Yakobus dan Yohanes belum menyadari bahwa cawan yang dimaksud oleh Yesus adalah jalan penuh perjuangan yang akan mereka tempuh sebagai rasul. Kelak mereka sendiri menghadapi berbagai tantangan yang tidak jarang mengancam keselamatan nyawa mereka sendiri.

Rasul Yakobus bahkan dibunuh karena Kristus yang ia cintai. Mengikuti Yesus adalah jawaban positif terus-menerus untuk meminum ‘cawan’ perjuangan, sebagaimana Yesus juga berjuang meminum cawan sengsara yang la terima dengan rela dan setia sampai akhir. Sebagai umat beriman, kita menerima cawan perjuangan itu dalam bejana tanah liat yang rapuh. Kita hanya mampu menghadapi berbagai tantangan hidup ini berbekal kekuatan dari Allah yang menjadikan perjuangan Kristus juga menjadi nyata dalam hidup kita (2Kor. 4:7). 

Kita percaya bahwa dengan setia memanggul salib perjuangan kita sehari-hari, sejak sekarang kita ambil bagian dalam perjuangan Kristus untuk menyelamatkan kita.

.

Tuhan, semoga Engkau sendiri yang menguatkan kami untuk menerima cawan kehidupan ini, supaya ketika kami ditindas, kami tidak terjepit; ketika kami habis akal tidak putus asa; ketika kami dianiaya, tidak merasa sendirian; ketika kami dihempaskan, tidak binasa. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 12:38-42 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 14:5-18; Mazmur: Kel. 15:1-2. 3-4. 5-6; R:1; PEKAN BIASA XVI (H); St.Sharbel Makhluf; B.Niceforus; B.Yohanes Soret; B.Luisa dr Savoyen; 

Sekali peristiwa beberapa ahli Taurat dan orang Farisi berkata kepada Yesus, “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” Jawab Yesus kepada mereka, “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus, Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian pula Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.

Pada waktu penghakiman, Orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan nenghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus; dan sungguh yang ada di sini lebih daripada Yunus! Pada waktu penghakirman, ratu dari Selatan akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu itu datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo dan sungguh, yang ada di sini lebih daripada Salomo!”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Juli 2023, Bacaan Injil

“Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini?” (Kel. 14:11). Bangsa Israel memprotes Musa karena menyangka ia membawa mereka keluar dari Mesir untuk membinasakan mereka. Akan tetapi, Allah kemudian membebaskan mereka melalui laut yang kering (Kel. 15-18). Betapa cepatnya kita menyalahkan Tuhan ketika kita tidak dapat memahami rencana-Nya yang tidak cocok dengan keinginan kita.

Tidak jarang kita menjadi gelap mata dan bersikap seperti para ahli Taurat dan orang Farisi yang tidak pernah puas dengan teladan Yesus dan selalu meminta tanda (Mat. 1 2:38). Dalam berbagai kesempatan, tampaknya yang dibutuhkan bukanlah tanbahan tanda dari Allah, melainkan hati yang peka melihat kehadiran Allah. Kita melewatkan berkat dan tanda dari Allah yang sedang menyapa karena kita terbiasa tergesa-gesa menilai segala sesuatu.

Sekali waktu kita perlu berhenti sejenak, menenangkan diri dan mencermati karya Allah dalam hidup kita seperti umat Israel di tepi pantai setclah menyeberangi Laut Teberau, sehingga mereka mampu menyatakan “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, la telah menjadi keselamalanku” (Kel. 15:2).

.

Tuhan, ajarlah kami untuk berani ‘berjalan’ sedikit lebih lambat agar kami tidak sampai melewatkan setiap berkat yang sudah Engkau anugerahkan sepanjang perjalanan hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 13:24-30 (13:24-43) (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Keb. 12:13.16-19; Mazmur: 86:5-6.9-10.15-16a: R:5a; Bacaan II: Rm. 8:26-27; O PEKAN IV; PEKAN BIASA XVI (H); 

Sekali peristiwa, Yesus membentangkan suatu perumpamaan kepada orang banyak, kata-Nya, “Hal Kerajaan Surga itu seumpama orang yang menaburkan benih baik di ladangnya. Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi. Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, tampak jugalah lalang itu. Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu dan berkata kepadanya, “Tuan, bukankah benih baik yang Tuan taburkan di ladang Tuan? Dari manakah lalang itu?

Jawab tuan itu, “Seorang musuh yang melakukannya!” Lalu berkatalah hamba-hamba itu, ‘Maukah Tuan, supaya kami mencabut lalang itu?’ Tetapi ia berkata, jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabuti lalangnya. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai tiba.’ Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai, ‘Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku!”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Juli 2023, Bacaan Injil

“Siapa bertelinga hendaklah ia mendengar!” (Mat. 13:43b). Hidup pada era digital dengan kemajuan teknologi amat cepat membuat manusia menerima banjir informasi dalam waktu singkat. Hal ini membuat manusia cepat menerima informasi dan kemudian membagikannya tanpa dipilah-pilah lebih dahulu, mana fakta dan mana hoaks.

Banyak orang menjadi pribadi reaktif, mudah terbawa amarah atau mudah tersinggung karena pengaruh kecepatan informasi dan kedangkalan berpikir sehingga membuat hidup mengalir begitu saja. Namun, Tuhan Yesus mengajak kita untuk tidak gegabah dalam hidup, tetapi memutuskan dan bertindak dengan sabar dan bijaksana (lih. Mat. 13:30a).

Manusia pada era digital ini termasuk kita perlu belajar untuk sabar dan bijaksana. Sabar adalah saat kita memberikan waktu untuk mengamati, mendengarkan dengan saksama, membaca situasi dan belajar memahami sesama serta lingkungan kita. Bijaksana adalah saat kita mau mendengarkan dengan saksama, membaca secara lengkap dan teliti, serta berpikir lebih mendalam sebelum mengambil keputusan atau bertindak. Kita dapat mengikutsertakan Roh Kudus agar dapat memaknai hidup kita lebih dalam. Akhirnya, kita dapat berdoa kepada Tuhan dan hidup dalam tuntunan Roh Kudus (lih. Rm. 8:26).

.

Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk mengikutsertakan Roh Kudus dalam hidup kami sehingga kami sabar dan bijaksana dalam hidup ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 22 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 22 Juli 2023, Bacaan Injil Yohanes 20:1.11-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kid. 3:1-4a atau 2Kor.5:14-17; Mazmur: 63:3 4.5-6.8-9: R-2b; PEKAN BIASA XV; Pesta Sta.Maria Magdalena (P); 

Pada hari Minggu Paskah, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya, “Ibu, mengapa engkau menangis?”

Jawab Maria kepada mereka, “Tuhanku telah diarnbil orang dan aku tidak tahu di mana la diletakkan.” Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ; tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepadanya, “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari? Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman. Maka ia berkata kepada-Nya, “Tuan, jikalau Tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku di mana Tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.”

Kata Yesus kepadanya “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani, “Rabuni!”, artinya:Guru. Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa. Tetapi pergilah kepada saudara-
saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu. Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Tuhanlah yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 22 Juli 2023, Bacaan Injil

Gereja merayakan seorang santa yang amat dikenal oleh seluruh umat Katolik bahkan oleh umat beragama lain. Mengapa Santa Maria Magdalena menjadi sosok dikenal secara luas oleh banyak orang? Banyak yang beranggapan bahwa Maria dari Magdala ini merupakan sosok wanita prostitusi yang dibebaskan oleh Yesus saat hendak dihakimi oleh orang banyak (lih.Yoh.8:3-11). Namun, Kitab Suci tidak memberikan data siapa nama perempuan itu.

Maria Magdalena dikaitkan pula dengan sosok wanita pendosa yang menangis dan mengusapi kaki Yesus dengan rambutnya (lih.Luk.7:36-50). la disebutkan dengan jelas sebagai perempuan yang dari dirinya Yesus mengusir 7 roh jahat (lih.Luk.8:2). Akhirnya yang dapat kita ketahui dengan pasti mengenai Maria Magdalena adalah bahwa ia sosok pendosa berat yang bertemu Yesus, kemudian mengalami pertobatan dan setia mengikuti-Nya.

Teladan Maria Magdalena untuk sungguh setia mengikuti Yesus dalam berbuat kasih dan kebaikan merupakan tanda pertobatan sejati. Pertobatan sejati dan kesetiaan mengikuti Tuhan Yesus menjadi suatu teladan nyata bagi kita, baik dalam menjalani kehidupan pribadi maupun dalam keluarga, masyarakat, sekolah, tempat kerja kita, dan di mana saja kita berada.

.

Tuhan Yesus, semoga kami dapat belajar untuk sungguh bertobat dan setia mengikuti Engkau seperti Santa Maria Magdalena sehingga kasih dan kebaikan-Mu sungguh dapat dirasakan oleh banyak orang. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 21 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 21 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 12:1-8 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 11:10-12:14; Mazmur: 116:12-13.15-16bc.17-18: R:13; PEKAN BIASA XV (H); St.Laurensius dr Brindisi; 

Pada suatu hari Sabat, Yesus dan murid-murid-Nya berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya. Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada Yesus, lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat.” Tetapi Yesus menjawab, “Tidakkah kalian baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan para pengikutnya lapar? la masuk ke dalam bait Allah, dan mereka semua makan roti sajian yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam.

Atau tidakkah kalian baca dalam Kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam bait Allah, namun tidak bersalah? Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi bait Allah. Seandainya kalian memahami maksud sabda ini, ‘Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan’, tentu kalian tidak akan menghukum orang yang tidak bersalah. Sebab Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 21 Juli 2023, Bacaan Injil

“Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikan-Nya kepadaku?” (Mzm. 116:13). Adakah dari kita yang tidak pernah merasakan kebaikan Tuhan? Tentu saja semua hal yang kita alami dalam hidup merupakan bentuk kasih Tuhan terhadap manusia. Kasih-Nya yang begitu besar terhadap manusia membuat manusia tidak akan mampu mengukur betapa dalam kasih Tuhan. Napas kehidupan setiap kali kita bangun pagi hari merupakan bentuk kasih-Nya.

Lantas, bagaimana kita bisa membalas kasih Tuhan pada kita? “Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama Tuhan, akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya” (Mzm. 116:13). Kita sadar bahwa kita adalah manusia berdosa yang amat dikasihi-Nya, maka marilah kita mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati. Berusaha untuk melakukan segala hal baik setiap hari yang menyenangkan hati Tuhan dan sesama.

Hal konkret yang dapat kita lakukan untuk membalas kasih Tuhan, yakni rajin berdoa, rajin beribadah ke gereja, membaca Alkitab, mempersembahkan talenta yang kita punya untuk melayani Tuhan, dan berbuat kasih kepada sesama di sekitar kita. Tuhan sendiri menghendaki agar kita penuh kasih pada-Nya dan sesama. “Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan” (Mat. 12:7b).

.

Tuhan Yesus, biarlah kasih-Mu tinggal abadi di dalam hati kami. Ajarlah kami untuk mengasihi sesama seperti Engkau mengasihi kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 20 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 20 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 11:28-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 3:13-20; Mazmur: 105:1.5.8-9.24-25.26-27; R:8a; PEKAN BIASA XV (H); Nabi Elia; St.Apolinaris; 

Sekali peristiwa bersabdalah Yesus, “Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah beban-Ku.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 20 Juli 2023, Bacaan Injil

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28). Ungkapan Yesus dapat kita rasakan begitu sejuk dan damai. Sebuah tawaran langsung yang Yesus berikan kepada kita, umat-Nya, kala kita merasa lelah dalam peziarahan hidup ini. Tentu semua dari kita pernah mengalami lelah atau berbeban berat dalam kehidupan, mungkin sedang dalam persoalan keluarga, pekerjaan, atau bahkan persoalan yang terasa tidak ada solusinya. Dari semua persoalan itu, marilah kita datang kepada Tuhan, berserah diri kepada-Nya agar la memimpin hidup kita.

Seperti Musa yang diutus Allah untuk membebaskan bangsa Mesir, dalam hidup kita masing-masing memiliki perutusan untuk apa kita hadir di dunia ini. Senuanya tentu sudah diberikan rahmat masing-masing oleh Tuhan untuk menjalani perutusan tersebut. Setiap perutusan memiliki “kuk”nya sendiri, dan karena itu dapat kita yakini bersama bahwa Tuhan yang lemah lembut dan rendah hati akan menemani kita dalam setiap perjalanan hidup dan juga setiap ‘kuk’ yang kita bawa di dunia ini.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk dapat membawa ‘kuk’ kami masing-masing di dunia ini. Berikanlah kami kelegaan dan ketenangan dalam berziarah di muka bumi ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 19 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 19 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 11:25-27 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 3:1-6.9-12; Mazmur: 103:1-2.3-4.6-7; R:8a; PEKAN BIASA XV (H); 

Sekali peristiwa berkatalah Yesus, “Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Sebab semuanya itu Kausembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Kaunyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak, serta orang-orang yang kepadanya Anak berkenan menyatakannya.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 19 Juli 2023, Bacaan Injil

Bukankah Aku akan menyertai engkau?” (Kel. 3:12a). Potongan perikop ini adalah sebuah pertanyaan untuk menjawab keraguan Musa mendapat perutusan menyelamatkan bangsa Israel keluar dari Mesir di bawah Raja Firaun. Pada masa sekarang, terkadang kita sering merasa ragu atas penyertaan Tuhan. Terkadang kita takut melangkah karena sisi manusia kita yang sering mengandalkan kekuatan diri sendiri. Kita lupa bahwa Tuhan selalu menyertai kehidupan kita, baik dalam suka maupun duka. Tentunya ini menjadi sebuah tantangan bagi kita untuk dapat percaya akan penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Selaras Injil hari ini bahwa Bapa mengenal Anak yang berarti juga kita semua sudah dikenal oleh Allah Bapa di surga. Tentu menjadi sebuah keyakinan dan harapan bagi kita yang masih berziarah di dunia ini untuk terus percaya akan penyertaan Tuhan hingga akhir zaman. Untuk mendukung keyakinan kita akan penyertaan Tuhan, diperlukan rasa berserah secara total kepada-Nya. Rasa berserah ini dapat dikonkretkan dalam bentuk doa-doa yang kita tekuni setiap hari dengan terus memohon rahmat dari Sang Empunya Kehidupan.

.

Tuhan Yesus, bantulah kami untuk dapat terus percaya akan penyertaan-Mu, seperti Musa yang telah Kau utus dan temani. Temani kami selalu dalam setiap panggilan hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 18 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 18 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 11:20-24 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 2:1-15a; Mazmur: 69:3.14.30-31.33-34; R:33; PEKAN BIASA XV (H); Sta.Odilia; 

Sekali peristiwa, Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, meskipun di sana la melakukan paling banyak mukjizat. Ia berkata, “Celakalah engkau, Khorazim! Celakalah engkau, Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mukjizat-mukjizat yang telah Kulakukan di tengah-tengahmu, pasti sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.’

Dan engkau, Kapernaum apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak! Engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengahmu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Maka Aku berkata kepadamu, ‘Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.’

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 18 Juli 2023, Bacaan Injil

Dua tokoh dalam bacaan hari ini adalah Musa dan Yesus. Keduanya sama-sama ingin mengangkat sesamanya dari penderitaan. Musa ingin mengangkat penderitaan sesamanya, sebab ia sudah lebih dahulu punya pengalaman ‘diangkat’. la diangkat menjadi anak oleh putri Firaun. “Ketika anak itu telah besar, dibawanya kepada putri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya dan menamainya Musa” (ay. 10). Bagi Musa, sesamanya adalah pribadi yang harus djunjung lebih tinggi.

Sebagaimana Musa mengangkat orang Ibrani yang dipukuli itu, Yesus pun mengangkat orang-orang Tirus dan Sidon karena sudah bertobat. Bagaimana jalan agar kita bisa diangkat oleh Allah? Pertobatan merupakan cara kita terhindar dari kebinasaan. Pembaptisan membuat kita diangkat menjadi anak Allah. Pertobatan membuat kita tetap tinggal dalam Allah. Maka, sejauh mana kita memperbaiki sikap dari hari ke hari?

.

Bapa, kami sadar bahwa kesalahan dan cacat cela kami tak terhitung banyaknya. Namun, kasih-Mu tak terbatas dan selalu ada ruang yang Kau berikan agar kami bisa memperbaiki kesalahan itu. Tolonglah kami, ya Bapa, agar berani bertobat hari demi hari. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 17 Juli 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 17 Juli 2023, Bacaan Injil Matius 10:34-11:1 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel 1:8-14.22; Mazmur: 124:1-3.4-6.7-8; R:8a; PEKAN BIASA XV (H); B.Teresia dr Santo Agustinus; B.Magdalena Poste; B.Albrici dr Como; 

Pada suatu hari Yesus bersabda kepada kedua belas murid-Nya, ‘Jangan kalian menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi. Aku datang hukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah seisi rumahnya. Barang siapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan barang siapa mengasihi putra atau putrinya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barang siapa tidak memikul salibnya dan mengikuti Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

Barang siapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barang siapa kehilangan nyawanya demi Aku, ia akan memperolehnya kernbali. Barang siapa menyambut kalian, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Barang siapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barang siapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. Dan barang siapa memberi air sejuk secangkir saja kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu, sungguh ia takkan kehilangan upahnya.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 17 Juli 2023, Bacaan Injil

Air adalah tanda kehidupan. Tanpa air, manusia tidak dapat bertahan hidup dan lingkungan tanpa air pun tidak layak ditinggali. Air menjadi jembatan untuk memahami bacaan-bacaan hari ini. “Dan barang siapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, ia tidak akan kehilangan upahnya” (ay. 42). Matius melihat air sebagai sesuatu yang membawa kesejukan. Kesejukan bisa dibagikan dan akan lebih bermakna ketika dibagikan kepada yang kecil.

Hal yang bertolak belakang ditemukan dalam Kitab Keluaran. “Lemparkanlah segala anak laki yang lahir ke dalam Sungai Nil” (ay. 22). Bukankah sungai seharusnya membawa kehidupan untuk orang-orang di sekitarnya? Ambisi telah membutakan mata Raja Mesir terhadap hal-hal yang mengancam kekuasaan yang dimiliki. Akibatnya, kehidupan yang semestinya dihargai menjadi tidak bermakna lagi.

Memberi kesejukan seperti yang Yesus harapkan tidaklah mudah. Namun, mari membayangkan betapa gembiranya kita, ketika kesejukan itu bisa memberikan kelegaan bagi orang lain. Bersama Yesus, kita bisa menjadi sumber kesejukan bagi sesama.

.

Yesus, terima kasih karena Engkau telah menjadi Air Hidup. Beranikanlah kami supaya yang kami bawa ialah pengharapan dan kesejukan bagi sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page