Renungan Harian Katolik 15 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 15 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 18:1-5.10.12-14 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 31:1-8; Mazmur: Ul. 32:3-4a.7.89.12: R:9a; PEKAN BIASA XIX (H); St.Tarsisius; 

Sekali peristiwa, datanglah murid-murid dan bertanya kepada Yesus, “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata, “Aku berkata kepadamu: Sungguh, jika kalian tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kalian tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barang siapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Dan barang siapa menyambut seorang anak kecil seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Malaikat-malaikat mereka di Surga selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di Surga. Lalu Yesus bersabda lagi, “Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan lalu pergi mencari yang sesat itu?

Dan Aku berkata kepadamu, sungguh jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu daripada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. Demikian pula Bapamu yang di Surga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 15 Agustus 2023, Bacaan Injil

Suksesi kepemimpinan Musa kepada Yosua berlangsung aman dan damai. Musa menyerahkan tugas dan wewenang dengan tanpa masalah. Mengapa pergantian kepemimpinan berjalan sukses? Karena yang sebenarnya diganti itu “pemimpin di lapangan” dan bukan pemimpin yang paling besar dan paling utama. Tuhan Allah tetap Pemimpin yang akan berjalan di depan orang Israel memasuki tanah terjanji dan Yosua menjadi “pemimpin lapangan.” Suksesi tidak terjadi karena berebut kuasa atau yang terbesar, tetapi lewat proses pengalihan dalam kuasa Tuhan.

Semangat suksesi Musa ke Yosua ini sepertinya tidak dipraktikkan para murid Yesus. Mereka sibuk bertanya tentang “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.” Dan Yesus pun menjelaskan sambil nenempatkan seorang anak kecil dan menyatakan bahwa yang terbesar dalam Kerajaan Surga ialah mereka yang merendahkan diri dan menjadi seperti seorang anak kecil. Dalam Kerajaan Surga tidak ada yang terbesar dan terkecil, tidak ada yang tersisihkan bahkan hilang. Semuanya mendapatkan kasih Bapa.

la mencari dan menyelamatkan, laksana gembala yang pergi mencari satu domba yang tersesat. Dan la bersukacita jika domba itu ditemukan, kita semua diajak bersukacita bersama-Nya dalam persaudaraan yang setara.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk tidak sibuk menjadi yang terbesar, tetapi berjuang membangun persaudaraan yang saling meneguhkan. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 14 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 14 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 17:22-27 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 10:12-22; Mazmur: 147:12-i3.14-15.19-20; R2a; PEKAN BIASA XIX; Pw St.Maximilianus Maria Kolbe, ImMrt (M); 

Sekali peristiwa, Yesus bersama murid-murid-Nya ada di Galilea. Ia berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia: mereka akan membunuh Dia, tetapi pada hari ketiga la akan dibangkitkan.” Maka hati para murid itu pun sedih sekali. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum datanglah seorang pemungut pajak bait Allah kepada Petrus dan berkata, “Apakah gurumu tidak membayar pajak dua dirham?” Jawab Petrus, “Memang membayar.” Ketika Petrus masuk rumah, Yesus mendahuluinya dengan pertanyaan, “Bagaimana pendapatmu, Simon?

Dari siapa raja-raja di dunia ini memungut bea dan pajak? Dari rakyatnya atau dari orang asing?” Jawab Petrus, “Dari orang asing!” Maka kata Yesus kepadanya, “Jadi bebaslah rakyatnya! Tetapi agar kita jangan menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kau pancing tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 14 Agustus 2023, Bacaan Injil

Bacaan Pertama dari Kitab Ulangan memberi gambaran yang sangat jelas, detail, praktis tentang siapakah Allah dan apa yang harus dilakukan umat Israel. Dialah Alah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya; Dialah Allah segala allah. Tuhan segala tuhan, Allah besar, kuat, dahsyat, tidak pandang bulu ataupun menerima suap, membela hak anak yatim dan janda dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan pakaian. Kepada Allah sedemikian, orang Israel harus takut, berpaut dan beribadah.

Sebagai yang datang dari Allah Yang Mahatinggi, Yesus jauh lebih besar dari ‘Bait Allah’, apalagi atas aturan membayar pajak dua dirham untuk Bait Allah. Dialah Putra Allah, Pemilik langit dan bumi. Akan tetapi, supaya tidak menjadi batu sandungan, la minta Petrus membayar pajak. Dari mana uang untuk membayar pajak? Yesus menunjukkan kuasanya sebagai Penguasa alam semesta dengan ‘mengambil’ uang pembayarannya dari alam: dari mulut ikan tangkapan Petrus di danau. Sungguh luar biasa tindakan dan pengajaran Yesus. la tidak mau menjadi batu sandungan. Apakah kita juga selalu memilih untuk tidak menjadi batu sandungan dalam hidup?

.

Tuhan, ajarlah kami untuk selalu mengagungkan Dikau sebagai Penguasa langit dan bumi dan tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 13 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 13 Agustus 2023, Bacaan Injil Lukas 1:39-56 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Why. 11:19a:12:1.3-6a. 1Oab; Mazmur: 45:100-12.16; Bacaan II: 1Kor 15:20-26; O PEKAN III; PEKAN BIASA XIX; HR SP MARIA DIANGKAT KE SURGA (P); 

Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah engkau di antara semua wanita dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?

Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.” Lalu kata Maria, “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bargembira karena Allah, Juruselamatku, sebab la telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku, dan nama-Nya adalah kudus.

Rahmat-Nya turun-termurun atas orang yang takut akan Dia. la memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; la menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; la melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa, la menolong Israel, hamba-Nya, karena la mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.” Kira-kira tiga bulan lamanya Maria tinggal bersama dengan Elisabet, lalu pulang ke rumahnya.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 13 Agustus 2023, Bacaan Injil

Maria merupakan ibu yang sangat penting dalam Gereja. Dialah yang disebut Kitab Wahyu ‘seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.” Dialah yang atas kuasa Roh Kudus disapa Elisabet: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan.” Dialah ibu yang sapaannya saja membuat anak dalam kandungan melonjak-lonjak kegirangan. Mengapa penting? Karena dalam dirinya, Sang Kristus, buah sulung kebangkitan, Putra Allah, tinggal dan lahir ke dunia.

Allah yang mulia masuk dan tinggal dalam sejarah manusia dalam diri Bunda Maria. Karena itu, sangat pantaslah kalau ia sendiri berkidung: “Sesungguhnya, mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,” la berbahagia dan berbagi kebahagiaan bersama Elisabet, saudarinya.

Bunda yang bahagia ini mengandung tanpa noda dan digelari Bunda Allah, sangat pantaslah kalau berada di surga. Paus Pius XII dalam dokumen Munificentissimus Deus, (1 November 1950) mengajarkan bahwa Bunda Maria diangkat ke surga, Yang Kudus dari Allah tinggal di dalam dirinya, ia pun disucikan dan berbahagia di surga. Marilah kita senantiasa bersukacita, bersyukur dan berbagi kegembiraan, sebagaimana Bunda Maria.

.

Ya Tuhan, ajarlah kani untuk selalu bersyukur dan berbagi sukacita seperti Bunda Maria. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 12 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 12 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 17:14-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 6:4-13; Mazmur: 18:2-4.47.51 ab; R:2; PEKAN BIASA XVIII (H); Sta.Yohana Fransiskan de Chantal; B.Isidorus Bakanja; 

Sekali peristiwa, datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah, katanya, “Tuhan, kasihanilah anakku. la sakit ayan dan sangat menderita. la sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya. Maka kata Yesus, “Hai kalian, angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kalian? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kalian? Bawalah anak itu ke mari!”

Dengan keras Yesus menegur roh jahat itu, lalu keluarlah ia dari padanya, dan anak itu sembuh seketika itu juga. Kemudian ketika mereka sendirian para murid menghampiri Yesus dan bertanya “Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?” Yesus menjawab, “Karena kalian kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sungguh, sekiranya kalian mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kalian dapat berkata kepada gunung ini, ‘Pindahlah dari sini ke sana’, maka gunung ini akan pindah; dan tiada yang mustahil bagimu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 12 Agustus 2023, Bacaan Injil

Pesan penting harus didengarkan baik-baik dan disampaikan berulang dengan pelbagai cara supaya diingat. Demikian, pesan untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan diserukan kepada bangsa Israel, diajarkan berulang-ulang kepada anak-anak, dibicarakan setiap saat, bahkan dikatkan sebagai tanda di tangan dan lambang di dahi, serta ditulis di tiang pintu rumah dan pintu gerbang. Perintah ini harus diperhatikan sungguh-sungguh supaya ketika menikmati kemewahan di tanah terjanji, bangsa israel tidak melupakan Tuhan.

Bahasa lain dari perintah mengasihi, itulah beriman dan percaya kepada-Nya. Pesan ini disampaikan secara tegas oleh Yesus kepada para murid, ketika mereka tidak dapat menyembuhkan seorang yang sakit ayan, sehingga orang tua anak itu harus datang meminta bantuan Yesus. Mereka kurang percaya! Padahal Yesus menyerukan: “Sungguh, sekiranya kalian mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kalian dapat berkata kepada gunung ini, ‘Pindahlah dari sini ke sana’, maka gunung ini akan pindah”

Mengasihi Tuhan, mengandaikan iman kepercayaan. Sementara iman yang kokoh kuat hanya mungkin dalam kasih. Mari kita berjuang menjadi orang beriman vang mengasihi Tuhan dan sesama.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami makin mengasihi dan tambahkanlah iman kamni senantiasa. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 11 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 11 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 16:24-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Ul. 4:32-40; Mazmur: 77:12-13.14-15.16.21; R:12a; PEKAN BIASA XVIII; Pw Sta.Klara dr Assisi, Prw (P); 

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya dan mengikuti Aku. Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, akan kehilangan nyawanya. Tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya bagi seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawanya? Apakah yang akan diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya. Pada waktu itu la akan membalas setiap orang setimpal dengan perbuatannya. Aku berkata kepadamu: Sungguh, di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 11 Agustus 2023, Bacaan Injil

Perjalanan panjang bangsa Israel merupakan kisah keterlibatan dan kehadiran Allah. la memperdengarkan suara-Nya dari langit dan menyelamatkan bangsa-Nya dengan tangan kuat dan lengan yang teracung. Dialah Allah yang di langit dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain. Di hadapan Allah yang sedemikian, tugas umat Israel adalah berpegang pada ketetapan dan perintah-Nya. Berpegang pada ketetapan dan perintah-Nya berarti taat pada kehendak-Nya, bukan pada keinginan sendiri.

Inilah yang disabdakan Yesus dengan “menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikuti Aku.” Setiap pengikut-Nya harus berpegang pada ketetapan-Nya, bukan mencari diri sendiri, melainkan secara total memberikan nyawanya. Inilah jalan yang ditempuh Santa Klara dari Assisi: totalitas. la berpegang pada ketetapan dan perintah-Nya. Dia memilih menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Yesus secara total.

Ia meninggalkan segala hak, kemewahan dan kehormatan duniawi sebagai seorang putri bangsawan dan hidup miskin demi Kerajaan Allah. Terinspirasi dari cara hidup sahabatnya Santo Fransiskus dari Assisi. Santa Klara memberikan kesaksian atas totalitas hidup dalam kesatuan dengan kasih Allah yang mengasihi kita secara paripurna dalam diri Yesus. Mari berjuang untuk semakin total sebagai pengikut Yesus yang setia.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami semakin mengasihi-Mu secara total. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 10 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 10 Agustus 2023, Bacaan Injil Yohanes 12:24-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Kor. 9:6-10; Mazmur:112:1-25-6.7-8,9; R: 5a; PEKAN BIASA XVIII; Pesta St.Laurensius, DiakMrt (M); 

Menjelang akhir hidup-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya. Tetapi barang siapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. Barang siapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku, dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barang siapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 10 Agustus 2023, Bacaan Injil

Santo Laurensius adalah seorang diakon yang setia. Ketika Paus Sixtus II ditangkap serdadu Roma, ia bertekad menemaninya sampai mati. la berkata: “Tak pantas seorang imam agung Kristus pergi tanpa didampingi diakonnya.” Sebagai pengurus harta gereja untuk orang miskin, ia dipaksa menyerahkan kekayaan gereja kepada kekaisaran Romawi. Namun, yang ia lakukan justru membagikannya kepada orang miskin dan membawa orang-orang miskin itu kepada kaisar dan berkata:

“Inilah harta kekayaan Gereja yang saya jaga, terimalah dan peliharalah dengan sebaik-baiknya.” Akhirnya ia dipanggang di atas terali besi panas sampai wafat. Santo Laurensius adalah biji gandum yang jatuh ke tanah, lalu mati dan menghasilkan buah. Dialah yang tidak mencintai nyawanya di dunia ini dan memeliharanya untuk hidup kekal. Dialah pelayan Kristus yang melayani Tuhan dengan memberi seluruh dirinya. la sungguh berbagi seluruh hidupnya dengan penuh sukacita.

Di hadapan egoisme manusiawi dan semangat ingat diri kita sebagai manusia, tentu tidak mudah menjadi seperti Santo Laurensius. Akan tetap, jalan kasih adalah memberi dan berbagi dengan sukacita. Siapa ingin memiliki kasih dan sukacita sejati, tidak bisa memilih jalan lain selain menunjukkan jalan kesetiaan dan pengorbanan demi kebahagiaan sejati.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami bersikap rendah hati, berkorban dan berbagi dengan sukacita. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Tanggal 9 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 15:21-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Bil. 13:1-2a.25-14:1.26-29.34-35; Mazmur: 106:6-7a.13-14.21-22.23; R:4a; PEKAN BIASA XVIII; Pw St.Dominikus, Im (P); 

Pada suatu hari, Yesus menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang wanita Kanaan dari daerah itu dan berseru, “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud. Anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.” Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu para murid Yesus datang dan meminta kepada-Nya, “Suruhlah wanita itu pergi, sebab ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.” Jawab Yesus, “Aku diutus hanya kepada domba-domba umat Israel yang hilang.”

Tetapi wanita itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata, “Tuhan, tolonglah aku.” Yesus menjawab, “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Kata wanita itu lagi, “Benar Tuhan, tetapi
anjing-anjng pun makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” Bersabdalah Yesus kepadanya, “Hai ibu, sungguh besar imanmu! Terjadilah bagimu seperti yang kau kehendakı.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Agustus 2023, Bacaan Injil

Tanah terjanji sungguh berlimpah susu dan madu. Kotanya kuat dan penduduknya seperti raksasa. Orang Israel merasa iri seperti belalang di hadapan lawannya. Mereka sudah kalah sebelum bertempur. Mereka lupa pada kekuatan Tuhan yang selama ini sudah menuntun mereka keluar dari perbudakan Mesir. Bukannya berharap dan memercayakan diri pada keperkasaan Tuhan, mereka malahan bersungut-sungut. Mereka menunjukkan diri sebagai orang-orang yang kehilangan iman dan pengharapan. Akhirnya, mereka dihukum Tuhan dan tidak selamat.

Berbanding terbalik dengan iman seorang perempuan yang justru datang dari tanah Kanaan. la tidak putus asa ketika didiamkan Yesus. la terus memohon supaya anaknya dibebaskan dari setan. Bahkan, ketika ditolak terang-terangan, la tidak bersungut-sungut dan kehilangan kepercayaan. la mempertontonkan imannya yang sangat bcsar. Akhirnya, anaknya pun selamat.

Tantangan kerap melemahkan iman dan membuat kita bersungut-sungut. Bersungut-sungut menghancurkan relasi kita dengan Tuhan dan merusak kebersamaan sebagai bangsa dan komunitas. Jika hilang iman dan bersungut-sungut, maka perselisihan dan perpecahan akan terjadi. Mari kuatkan iman kita pada Tuhan di hadapan aneka tantangan.

.

Ya Tuhan, kuatkan iman kami dan jauhkan kami dari sikap bersungut-sungut. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Tanggal 8 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 8 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 15:1-2.10-14 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Bil. 12:1-13; Mazmur: 51:3-4.5 5a.6bc-7.12-13;R:3a; PEKAN BIASA XVIII; Pw St.Dominikus, Im (P); 

Sekali peristiwa, datanglah kepada Yesus beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem. Mereka berkata, “Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan.” Yesus lalu memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Dengarkan dan camkanlah, bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”

Maka datanglah para murid dan bertanya kepada Yesus, “Tahukah Engkau bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang Farisi?” Tetapi Yesus menjawab, “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di Surga, akan dicabut sampai akar-akarnya. Biarkanlah mereka itu. Mereka itu orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lubang.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 8 Agustus 2023, Bacaan Injil

Miryam dan Harun mengatai Musa dan mulai meragukan perannya sebagai perantara Tuhan dengan umat Israel. Kata-kata yang keluar lewat mulut ini keluar dari hati yang tidak jernih. Kata-kata ini membangkitkan murka Tuhan, sebab mereka justru tidak takut mengata-ngatai seorang pilihan yang setia dalam segenap rumah Tuhan dan telah memandang rupa Tuhan serta berhadap-hadapan berbicara dengan Tuhan. Akibatnya Miryam terkena kusta dan Musa memohon Tuhan menyembuhkannya.

Pengalaman Miryam dan Harun menerangkan kata-kata Yesus kepada orang banyak untuk menanggapi gugatan orang Farisi dan ahli Taurat atas “kesalahan” para murid yang tidak membasuh tangan sebelum makan. “Bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.” Kata-kata yang mengatai Musa membuat Miryam dan Harun tidak berkenan di hadirat Tuhan.

Zaman ini ada banyak kata yang keluar dari mulut orang yang dipakai untuk ‘mengatai’ orang lain sehingga menimbulkan konflik dan perselisihan. Ditambah pula banyak kata yang berkembang menjadi hoaks yang bukan hanya langsung keluar dari mulut, melainkan juga disebar lewat media sosial yang tingkat penyebarannya sangat luas. Kiranya kita tidak menjadi najis karena apa yang keluar dari diri kita.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk selalu memiliki hati yang tulus sehingga tidak menajiskan diri dengan apa yang keluar dari diri kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Tanggal 7 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 7 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 14: 13-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Bil. 11: 4b-15; Mazmur: 81: 12-23.14-15.16-17: R:2a; PEKAN BIASA XVIII (H); St.Sixtus II; St.Kayetanus; St.Albertus dr Trapani; St.Gaetano Thiene; B.Agatangelus dan Kasianus; 

Sekali peristiwa, setelah mendengar berita pembunuhan Yohanes Pembaptis, menyingkirlah Yesus: dengan naik perahu la bermaksud mengasingkan diri ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat, dari kota-kota mereka. Ketika Yesus mendarat, la melihat orang banyak yang besar jumlahnya. Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasih kepada mereka dan la menyembuhkan mereka yang sakit.

Menjelang malam para murid Yesus datang kepada-Nya dan berkata, “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.” Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Mereka tidak perlu pergi. Kalian saja memberi makan mereka.” Jawab mereka, “Pada kami hanya ada lima buah roti dan dua ekor ikan.” Yesus berkata, “Bawalah ke mari.”

Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Setelah itu la mengambil kelima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Mereka semua makan sampai kenyang. Kemudian potongan-potongan roti yang sisa dikumpulkan sampai dua belas bakul penuh. Yang turut makan kira-kira lima ribu orang pria, tidak termasuk wanita dan anak.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 7 Agustus 2023, Bacaan Injil

Lima roti dan dua ekor ikan di tangan para murid sangat tidak berarti di hadapan lebih dari lima ribu orang. Akan tetapi, di tangan Yesus menjadi sangat berarti. Ia mengambilnya, menengadah ke langit, mengucap berkat, memecah-mecahkan dan memberikannya kepada para murid. Namun, sebelum Yesus melakukan itu semua, la meminta orang banyak itu duduk di atas rumput. Tidak dilaporkan ada kekacauan, keributan dan konflik ketika lebih dari lima ribu orang ‘duduk di atas rumput’.

Pasti! Mereka taat, percaya dan berkelompok-kelompok dengan damai dan tenang. Sesudah itu, para murid membagi-bagikan roti dan ikan dari Yesus untuk mereka makan sampai kenyang dan mengumpulkan kembali yang tidak dimakan. Suasana damai, bersaudara dan saling membantu berbagi pasti tercipta saat itu, kalau tidak, bagaimana mungkin masih dapat dikumpulkan sisanya dan dihitung juga jumlahnya.

Suasana ini berbanding terbalik dengan pengalaman bangsa lsrael ketika bosan makan ‘manna’ di padang gurun. Mereka bersungut- sungut, tidak bersyukur, ‘berlari kian kemari’, bahkan menangis di depan pintu kemah Musa. Suasana ini juga mendesak Musa untuk mengeluh di hadapan Tuhan. Suasana damai, penuh persaudaraan, ternyata akan selalu tercipta kalau kita selalu datang pada Yesus, mempersembahkan apa pun yang kita punya, bersyukur, mengucap berkat bersama-Nya dan saling berbagi satu sama lain.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk selalu datang pada-Mu, bersyukur dan berbagi dengan sesama. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik Tanggal 6 Agustus 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Agustus 2023, Bacaan Injil Matius 17:1-9 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 7:9-10.13-14; Mazmur: 97:1-2.5-6.9;R:1a.9a; Bacaan II: 2 Ptr. 1:16-19; O PEKAN II; PEKAN BIASA XVIII; Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya (P); 

Sekali peristiwa, Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka la naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka: Wajah-Nya bercahaya seperti matahari, dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka tampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Yesus.

Kata Petrus kepada Yesus, “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Sementara Petrus berkata begitu, tiba-tiba turunlah awan yang terang menaungi mereka, dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata. “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”

Mendengar itu tersungkurlah murid-murid Yesus, dan mereka sangat ketakutan. Lalu Yesus datang kepada mereka. la menyentuh mereka sambil berkata, “Berdirilah, jangan takut!” Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorang pun kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung, Yesus berpesan kepada mereka, “Jangan kamu ceritakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Agustus 2023, Bacaan Injil

Menyaksikan Yesus yang mulia, Petrus berseru, “Tuhan, betapa bahagianya kami di tempat ini!” Sebuah kebahagiaan yang tak habis dideskripsikan dalam bahasa manusia. la melihat dan merasakan sendiri Yesus yang berubah rupa; wajah bercahaya, pakaian putih berkilau, simbol kemuliaan ilahi. Seluruh kelelahan, pergumulan, kerisauan dan kekhawatiran Petrus sirna; karena itu, ia ingin lebih lama tinggal di situ dengan menawarkan membangun tenda bagi Yesus, Musa dan Elia.

Dalam suratnya, Petrus sendiri memberi kesaksian tentang peristiwa ini, bahwa Yesus menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa. Dia adalah Raja, Anak yang dilkasihi dan yang berkenan kepada Bapa. “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Peristiwa ini sungguh meneguhkan iman Petrus dan mengaminkan warta para nabi tentang Yesus.

Sebab tentang Yesus inilah Daniel berbicara tentang Dia yang memiliki kekuasaan kekal, yang tidak akan lenyap dan kerajaannya tidak akan musnah. Pengalaman Petrus menunjukkan bahwa kita pun boleh berbahagia kalau hidup dalam kemuliaan ilahi, dengan mendengarkan dan mengikuti Dia yang berkenan kepada Bapa: Yesus sendiri. Marilah kita berjuang agar Bapa juga berkenan kepada kita dan merahmati kita.

.

Ya Tuhan, kiranya Engkau berkenan atas kami dan memberi kami kebahagiaan sejati. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

 

.

.

You cannot copy content of this page