Renungan Harian 13 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 13 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 21 : 23-27

Pada suatu hari, Yesus masuk ke Bait Allah. Ketika Ia sedang mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, dan bertanya:

“Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?”

Jawab Yesus kepada mereka: “Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.

Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?”

Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: “Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata kepada kita: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?

Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, kita takut kepada orang banyak, sebab semua orang menganggap Yohanes ini nabi.”

Lalu mereka menjawabYesus: “Kami tidak tahu.”

Dan Yesus pun berkata kepada mereka: “Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Ketika Israel mengalami penjajahan, muncullah Bileam yang menubuatkan kedatangan Mesias yang akan memerintah bangsa yang tak terbilang banyaknya.

Mesias itu akan datang dengan simbol bintang yang menghalau kegelapan, dan simbol tongkat kerajaan yang adalah kekuasaan atas alam semesta.

Mesias itu akan memulihkan ketidakberaturan dunia.

Dia membalikkan cara pandang manusia yang mengaungkan harta dan takhta. Kedatangan Yesus adalah pemenuhan nubuat Bileam ini.

Ajaran-ajaran-Nya bagaikan bintang yang menghalau kegelapan, dan mukjizat-mukjizat-Nya adalah bukti kuasa Allah yang bekerja di dalam diri-Nya.

Pekerjaan-pekerjaan itu memberikan kesaksian tentang jati diri-Nya. Tetapi, para imam kepala dan pemuka-pemuka bangsa Yahudi menolak mengakui jati diri Yesus.

Pada masa Adven ini, kita semua diundang untuk bertobat. Untuk menyambut Mesias yang akan datang, kita harus siap mengakui kebenaran kendati kita harus meninggalkan kenyamanan-kenyamanan dituntut pengorbanan besar.

.

Ya Allah, murnikanlah kami dari keterlekatan duniawi yang bisa membutakan dan menulikan kami sehingga tidak mengenal Yesus, Sang Mesias yang akan datang. Kobarkanlah kerinduan kami akan kebenaran. Datanglah, ya Tuhan Yesus, dan baruilah seluruh muka bumi! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 12 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 12 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 3 : 10-18

Ketika Yohanes Pembaptis mewartakan pertobatan, orang banyak bertanya kepadanya, “Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?”

Jawabnya, “Siapa saja mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan siapa saja mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian.”

Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: “Guru, apakah yang harus kami perbuat?”

Jawabnya: “Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu.”

Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: “Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?”

Jawab Yohanes kepada mereka: “Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu.”

Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias,

Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.

Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya,

tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.” Dengan banyak nasihat lain Yohanes memberitakan Injil kepada orang banyak.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Hari Minggu Adven ketiga ini dikenal dengan nama Minggu Sukacita (Minggu Gaudete).

Sukacita itu tampak kuat dalam bacaan-bacaan hari ini. Alasan sukacita itu adalah karena kedatangan Mesias yang kita tunggu-tunggu sudah dekat.

Ketika Mesias datang, hukuman, malapetaka, penderitaan kita akan disingkirkan, dan Dia akan membarui kita dalam kasih-Nya (bdk. Zef. 3:15:17).

Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan mewujud di tengah kita (bdk. Flp. 4:7).

Sukacita karena kedatangan Mesias ini mendorong kita untuk berbuat sesuatu yang konkret sebagai ungkapan pertobatan dan syukur kita,

antara lain, membagikan apa yang kita terima dari Allah kepada saudara-saudari kita yang membutuhkan, memperbaiki relasi kita dengan sesama di rumah atau di tempat kerja, menyiapkan hidup batin kita untuk menerima kedatangan Mesias.

Yohanes Pembaptis memberikan teladan kerendahan hati dan teladan keberanian mengakui kemuliaan Mesias yang akan datang dan kekecilan diri kita.

Apakah kita bersukacita? Apa yang menjadi sebab sukacita kita, apakah karena kedatangan Mesias sudah dekat, ataukah karena
liburan, hadiah Natal, atau lainnya?

Apakah kedatangan Mesias yang akan kita rayakan pada saat Natal nanti masih punya arti untuk hidup kita?

.

Ya Allah, semoga kami mampu memaknai kedatangan Putra-Mu dan meyakini rahmat-Nya sehingga kami sungguh merasakan sukacita karena-Nya. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 11 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 11 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 17 : 10-13

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya turun dari gunung, para murid bertanya kepada-Nya,

“Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?”

Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu:

Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka.

Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.”

Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Elia adalah seorang nabi besar yang diutus Allah untuk menubuatkan kedatangan Penyelamat,

yaitu “meredakan kemurkaan sebelum meletus,” “mengembalikan hati Bapa kepada anaknya serta memulihkan segala Suku Yakub” (Yes. 48:10).

Peran Elia inilah yang diwujudkan oleh Yohanes Pembaptis.

Baik Elia maupun Yohanes Pembaptis berhadapan dengan kekerasan hati umat yang menolak bertobat.

Karena kebebalan hati orang zaman itu, bahkan kehadiran Yohanes Pembaptis saja tidak mereka kenali.

Kekerasaan hati manusia sering kali terjadi karena manusia sudah merasa nyaman dan terikat oleh kenikmatan-kenikmatan duniawi sehingga enggan meninggalkan zona nyaman itu.

Kelekatan pada dosa bahkan bisa membutakan atau membuat tuli sehingga seruan-seruan pertobatan tidak didengar atau dianggap tidak ada.

Musuh terbesar pertobatan ialah sikap apatis, yaitu sikap tidak peduli.

Bisa saja, kelihatannya seseorang sedang menyimak mendengarkan, ternyata pikirannva melayang entah ke mana. Akibatnya, semua seruan pertobatan tidak membuahkan hasil.

Pada masa Adven ini, marilah kita bertobat, yaitu dengan berani meninggalkan zona nyaman kita dan mengikuti perintah-perintah Allah agar kita dapat menyiapkan hati kita menjadi palungan bagi Tuhan Yesus.

.

Ya Allah, bukalah mata dan telinga kami agar dapat mendengarkan panggilan-Mu untuk bertobat sehingga kami sungguh-sungguh siap menyambut kelahiran Putra-Mu. Datanglah, ya Tuhan Yesus! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 10 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 10 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 11 : 16-19

Yesus berkata kepada orang banyak, “Dengan apakah akan Ku-umpamakan angkatan ini?

Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:

Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.

Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata:

Ia kerasukan setan. Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata:

Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.

Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Yesus mengecam orang-orang pada zaman-Nya. Apa sebenarnya yang dikecam Yesus?

Yesus menyebut angkatan itu sebagai anak-anak untuk menunjukkan ketidakdewasaan mereka.

Mereka stagnan pada tahap ketika anak-anak memakai diri mereka sendiri sebagai tolok ukur yang menentukan tindakan orang lain.

Contohnya, jika mereka meniup seruling, maka orang lain haruslah menari, tidak peduli keadaan mereka. Jika mereka menyanyikan kidung duka, mereka haruslah berkabung mengikuti kehendak anak-anak itu.

Bukan hanya kehendak mereka yang dijadikan tolok ukur, tetapi juga selera dan perasaan mereka.

Misalnya, ketika Yohanes Pembaptis tidak makan dan tidak minum, dia dicap “kerasukan setan”. Apakah itu berarti yang waras adalah mereka yang makan dan minum?

Juga tidak, karena Anak Manusia datang dan Ia makan dan minum, tetapi dia dicap “seorang pelahap dan peminum.”

Berhadapan dengan orang seperti ini, semuanya serba salah. Yang benar hanyalah mereka atau selera mereka sendiri, sehingga akan sulit diikuti oleh orang lain.

Pada masa Adven ini, kita diundang untuk bertobat, yaitu tidak menjadikan diri sendiri sebagai tolok ukur untuk diikuti oleh orang lain.

Yang harus menjadi tolok ukur dan penentu tindakan kita ialah kehendak Allah. Tuhanlah yang menentukan jalan-jalan yang harus kita tempuh.

Melalui perintah-perintah-Nya, Dia menentukan tindakan kita. Buah dari mengikuti kehendak Allah ialah damai sejahtera dan kebahagiaan.

.

Ya Yesus, ubahlah hati kami menjadi rendah hati seperti hati-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 9 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 9 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 11 : 11-15

Pada suatu hari, Yesus berkata kepada orang banyak, “Aku berkata kepadamu:

Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar daripadanya.

Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.

Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan jika kamu mau menerimanya-ialah Elia yang akan datang itu.

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Persoalan besar dan pelik bisa menciutkan nyali kita. Kita merasa kecil dan tidak sanggup mengatasinya.

Ketika Allah menuntut kita bertobat, bisa jadi kita takut. Kita menyadari bahwa kita rapuh dan lemah. Namun, melalui Nabi Yesaya, Allah mengingatkan: “Jangan takut. Akulah yang menolong engkau” (Yes. 41:13).

Kebesaran Yakub (“si cacing”) dan kemegahan Israel (“si ulat”) bukanlah hasil kekuatan mereka sendiri, melainkan karena kuasa Allah.

Allahlah yang menolong mereka.

Demikian halnya kita. Dengan kuasa Allah, kita akan dimampukan untuk memecahkan masalah sebesar apa pun. Apa yang tampaknya tak mungkin terjadi di mata manusia, justru dengan mudah di mata Allah.

Yesus menyebut Yohanes Pembaptis sebagai yang terbesar di antara anak yang pernah dilahirkan wanita (bdk. Mat. 11:11). Hal itu pantas diterima oleh Yohanes Pembaptis. Ia telah mencurahkan hidupnya untuk dan demi Kerajaan Allah.

Ia menyerukan pertobatan dan menyiapkan jalan bagi Mesias. Kebesaran Yohanes Pembaptis bukan karena prestasinya sendiri, melainkan semata karena mengandalkan Allah.

Sikap Yohanes Pembaptis inilah yang harus kita contoh sebagai bentuk pertobatan kita pada masa Adven ini.

.

Ya Tuhan, jangan biarkan ketakutan dan keputusasaan menguasai kami, tetapi teguhkan iman kami untuk berani mengandalkan Engkau. Pakailah kami, Tuhan, seturut kehendak dan rencana-Mu! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 8 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

renungan harian

Renungan Harian 8 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 1 : 26-38

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.

Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.

Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi.

Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”

Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, Allah menjanjikan penebus (bdk. Kej. 3:15).

Kerahiman Allah ini mulai diwujudkan dengan melindungi Maria dalam kandungan Santa Anna dari sengat dosa asal.

Tujuan Allah ialah supaya kodrat manusia yang diberikan Bunda Maria nantinya kepada Bayi Yesus, sungguh murni dan tidak terkontaminasi oleh dosa.

Perlindungan itu terjadi dengan meminjam pahala yang masih akan dihasilkan oleh Yesus, Putra Maria.

Di lain pihak, perlindungan Allah itu tidak merenggut kebebasan Maria sebagai pribadi, karena Maria tetap harus berjuang di tengah kegelapan iman untuk percaya kepada Allah dan menyerahkan diri pada penyelenggaraan Ilahi (bdk. Luk. 1:38).

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda mengingatkan kita bahwa Allah Sang Pencipta terus aktif berkarya dalam segala sesuatu di dunia ini untuk mewujudkan rencana keselamatan-Nya.

Kita pun diundang untuk secara aktif menanggapi dan berpartisipasi pada karya Allah agar kita dapat menikmati keselamatan-Nya di dunia ini dan di dunia yang akan datang.

Bunda Maria adalah teladan kita. Buah yang menggembirakan ialah bahwa kita bukan hanya ditebus dari dosa, tetapi juga diangkat menjadi anak-anak Allah (bdk. Ef. 1:5).

.

Ya Allah, syukur dan terima kasih bahwa Engkau turut bekerja untuk kebaikan kami. Teguhkan iman kami untuk berani ikut serta secara aktif dalam mewujudkan kesejahteraan yang berasal dari Engkau! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 7 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 7 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 18 : 12-14

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Bagaimana pendapatmu? 

Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat,

tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?

Dan Aku berkata kepadamu:

Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.

Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Di hadapan Tuhan, manusia itu bagaikan rumput kering yang tak berharga, tetapi Tuhan mencintai seluruh dan setiap manusia.

Meskipun kawanan domba-Nya begitu banyak, induk-induk domba dituntunnya dan anak-anak domba dipangku-Nya.

Setiap domba sungguh sangat berharga dan dicintai secara khusus, seolah setiap domba berada dalam pangkuan- Nya.

Perhatian dan kepedulian pada masing-masing pribadi itu diwujudkan oleh Yesus, Gembala Baik, yang kita nantikan kedatangan-Nya.

Di tengah khalayak ramai, sering kali kita merasa hanya sebagai satu di antara banyak, sebagai pribadi yang tak terlalu berharga dan tak patut mendapatkan perhatian khusus.

Tiap orang seolah hanyalah nomor yang tak berarti.

Namun, tidak demikian bagi Tuhan. Dia mengenal kita satu per satu dan mencintai kita masing-masing sehingga seolah cinta-Nya hanya untuk diriku seorang.

Bagi Tuhan, kita adalah pribadi yang berharga dan patut dicintai, bukan sekadar nomor atau tambahan yang tidak penting.

.

Ya Allah, sadarkanlah kami akan perhatian dan cinta-Mu. Engkau mencintai kami hingga Engkau rela mengutus Putra-Mu untuk datang dan tinggal bersama kami. Datanglah, ya Tuhan Yesus! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 6 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 6 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 5 : 17 – 26

Pada suatu hari, ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem.

Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit. Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.

Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.

Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: “Hai saudara, dosamu sudah diampuni.” Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya:

“Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”

Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka:

“Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?

Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” -berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu-

“Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.

Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: “Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Nabi Yesaya bernubuat bahwa Tuhan sendiri akan datang menyelamatkan kita. Kedatangan Mesias akan disertai dengan sorak-sorai, kemuliaan, dan sukacita.

Kedatangan-Nya bukan hanya akan menyembuhkan penyakit, tetapi juga membarui seluruh alam semesta. Alam semesta bersahabat kembali dengan manusia sehingga manusia mengalami damai sejahtera.

Yesuslah perwujudan dari nubuat Yesaya. Dia menyembuhkan banyak orang sakit dan membarui segala hubungan Allah dengan manusia yang sudah jatuh dalam dosa.

Penyembuhan-Nya diawali dengan pengampunan dosa. Pasalnya, dosa dipandang sebagai sumber segala penyakit dan malapetaka.

Pengampunan dosa itulah yang membawa kesembuhan dan yang membuka pintu bagi pembaruan hubungan kita dengan Allah. Allah sendiri yang datang menawarkan keselamatan itu.

Dari kita dituntut iman bukan hanya iman individual, tetapi juga iman dalam persekutuan kasih.

Iman akan Yesus itulah yang mendorong teman-teman si lumpuh untuk bersusah payah menjebol atap rumah agar dapat membawa si lumpuh ke hadapan Yesus.

Karena melihat iman mereka, Yesus pun menyembuhkan si lumpuh itu.

.

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami dan teguhkanlah iman kami agar kuat kuasa-Mu membarui diri kami dan seluruh alam ciptaan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 5 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 5 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 3 : 1-6

Dalam tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea, dan Herodes raja wilayah Galilea,

Filipus, saudaranya, raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, dan Lisanias raja wilayah Abilene, pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar, datanglah firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun.

Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu, seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya:

Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.

Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan, dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan. “

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Situasi hidup kita di dunia bisa diibaratkan dengan situasi Israel yang berada dalam pembuangan. Kita merasakan beban hidup yang berat karena situasi ekonomi yang melemah, ancaman penyakit, dan kejahatan yang semakin melumpuhkan.

Dalam situasi demikian, Nabi Barukh mengajak kita untuk tidak dilumpuhkan oleh kesedihan dan kesengsaraan, tetapi dengan penuh pengharapan melihat keselamatan yang datang dari Tuhan.

Janji Tuhan pasti ditepati. Keselamatan itulah yang juga dirujuk oleh Paulus bagi umat di Filipi sebagai “hari Kristus Yesus.”

Paulus mendorong agar mereka bertekun dalam melakukan karya baik, yang suci dan tak bercacat sampai pada hari Kristus itu.

Pada masa Adven ini, kita diundang untuk melihat karya penyelamatan Allah pada kedatangan yang kedua Kristus Yesus kelak pada akhir zaman.

Kedatangan itu menuntut kita untuk menyambut-Nya dengan pertobatan seperti seruan Yohanes Pembaptis. Kita perlu menimbun kekurangan dan kerapuhan kita, yang sering kali menghambat dan merusak relasi kita dengan sesama.

Gunung kesombongan kita berkaitan dengan harta, jabatan, gelar, perlu diratakan. Hati kita yang bengkok karena ketidakjujuran, ketidaksetiaan, ketidaktulusan, perlu diluruskan kembali.

.

Ya Allah, kobarkanlah semangat kami untuk mengubah diri kami dalam pertobatan sehingga kami dapat lebih siap menyambut kedatangan Putra-Mu. Datanglah, ya Tuhan! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

Renungan Harian 4 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini

injil hari ini

Renungan Harian 4 Desember 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mat 9 : 35 – 10 : 1.6-8

Sekali peristiwa, Yesus berkeliling ke semua kota dan desa. Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Lalu Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

Yesus mengutus mereka dan berpesan, “Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.

Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.”

.

Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini

Dalam pergulatan hidup, sering kali kita merasa Tuhan itu jauh, tidak hadir atau bahkan orang merasa Tuhan meninggalkan kita.

Mesias yang akan datang itu adalah tanda penyertaan Allah secara nyata di tengah kita. Oleh Dia, teriakan kita kepada Allah akan didengarkan.

Allah akan menyertai dan selalu membimbing kita.

Penyertaan Allah membuat segala yang kita lakukan menghasilkan buah yang berlimpah. Gambaran Mesias ini terpenuhi dalam diri Yesus.

Dia menyertai para murid dan tidak membiarkan mereka lelah dan terlantar. Yesus memulihkan kesehatan para murid dari sakit
dan penyakit. Yesus adalah Gembala baik.

Dialah Imanuel, yang menyertai kita dengan belas kasih-Nya.

Dalam masa penantian atau Adven ini, mari kita menyadari kerinduan dan impian kita akan penyertaan Allah. Mari kita juga meneguhkan keyakinan bahwa semua akan menjadi baik jika Allah menyertai kita.

.

Ya Allah, kobarkanlah kerinduan kami akan penyertaan-Mu dalam hidup dan murnikanlah hati kami dari kerinduan dan harapan pada pribadi atau kekuatan lain yang bukan berasal dari Engkau sendiri. Teguhkanlah iman kami bahwa penyertaan-Mu membuat semuanya indah dan baik! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/

https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/

.

.

You cannot copy content of this page