Renungan Harian Hari Ini 12 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 13:16-20

Bacaan I: Kis. 13:13-25; Mazmur: 89:2-3.21-22.25.27; R: 2a; PEKAN PASKAH IV (P) St.Nereus dan Achilius; Sta.Flavia Domitila; St.Pankrasius; St.Germanus; St.Leopold Mandic;

Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus membasuh kaki para murid-Nya. Sesudah itu, Ia berkata, “Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya, ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya.

Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya. Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih.

Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia.


Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa saja menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan siapa saja menerima Aku ia menerima Dia yang mengutus Aku.”

.
renungan harian hari ini
.

Renungan Harian Hari Ini 12 Mei 2022, Bacaan Injil

Kita sebagai orang yang mengimani Yesus Kristus dituntut untuk meneladan-Nya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam perkataan maupun perbuatan kita.

Yesus semasa hidup-Nya telah memberikan contoh dan pedoman hidup kepada kita, para pengikut-Nya.

Nah, setiap orang yang dipanggil dan dipilih Allah adalah para utusan-Nya, dan kita semua adalah utusan itu.

Kita diutus untuk mewartakan Yesus Kristus yang sengsara, wafat, dan bangkit demi keselamatan kita, umat yang dikasihi-Nya.

Dalam pewartaan itu tentu kita mengalami berbagai macam kesulitan entah itu penolakan atau bahkan penderitaan.

Namun, sebagai pengikut Yesus Kristus, kita harus rendah hati, sabar, dan setia.

Karena Yesus yang mengutus kita juga mengalami hal yang sama dengan kita.

Mari, dalam masa pandemi dan masa yang sulit ini, kita tetap bersemangat dan setia melayani sesama.

Melayani dengan selalu mendoakan mereka, dengan memberikan sumbangan atau bantuan sesuai kapasitas diri, atau dengan menjadi relawan sehingga kita sungguh-sungguh merasakan kesulitan dan penderitaan mereka.

Tunjukkan kepada orang di sekitar kita bahwa Yesus sungguh Juru Selamat seperti yang diwartakan St.Paulus (Kis. 13:23).

.

Allah Yang Mahabaik, semoga kami mampu menjadi pewarta yang rendah hati, sabar, dan setia seperti Engkau. Kami percaya kebangkitan Putra terkasih-Mu sungguh menjadi jaminan keselamatan bagi kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 11 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 12:44-50

Bacaan I: Kis. 12:24-13:5a; Mazmur: 67:2-3.5.6.8; R:4; PEKAN PASKAH IV (P) St.Ignatius Peis dr Lakoni; Sta.Bertha;

Sekali peristiwa, Yesus berseru di hadapan orang-orang Farisi yang percaya kepada-Nya,

“Barang siapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;

dan barang siapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.

Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.

Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.

Barang siapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.

Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal.

Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.”

.
renungan harian hari ini
.

Renungan Harian Hari Ini 11 Mei 2022, Bacaan Injil

Wujud Allah yang tidak pernah dilihat oleh manusia kini menjadi nyata dalam diri Yesus.

Ia telah datang ke dunia karena diutus oleh Bapa untuk menjadi terang, supaya setiap orang yang percaya tidak tinggal dalam kegelapan.

Yesus sebagai terang pertama-tama mewartakan kepada para murid apa yang telah diwartakan oleh Bapa kepada-Nya.

Demikian jugalah perutusan Barnabas dan Paulus dalam bacaan pertama adalah perutusan yang langsung dari Yesus lewat Roh Kudus agar menjadi terang bagi semua orang.

Kita pun memperoleh perutusan yang sama dengan para murid karena rahmat pembaptisan yang telah kita terima sebagai nabi,

untuk menjadi terang yang mewartakan sabda Tuhan kepada orang-orang di sekitar kita,

terutama kepada mereka yang belum percaya dan belum mengenal Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita.

.

Ya Tuhan, utuslah kami untuk mewartakan sabda-Mu di mana pun kami berada, terutama kepada mereka yang belum percaya dan belum mengenal Putra-Mu, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 10 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 10:22-30

Bacaan I: Kis. 11:19-26; Mazmur: 87:1-3.4-5.6-7; R: 117:1a; PEKAN PASKAH IV (P) St.Antonius dr Florence; St.Gordianus dan Epimakus; B.Damianaus de Veusterada;

Pada hari raya Penahbisan Bait Allah di Yerusalem, ketika itu musim dingin, Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

Maka, orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya:

“Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya;

pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,

tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun,

dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu.”

.
renungan harian hari ini
.

Renungan Harian Hari Ini 10 Mei 2022, Bacaan Injil

Ketidakpercayaan orang Yahudi terhadap Yesus membuat mereka sendiri bimbang.

Meskipun Yesus telah mengatakan bahwa Dialah Mesias itu, entah itu lewat kata-kata, tindakan dan bahkan mukjizat-mukjizat yang sering dibuat-Nya di tengah-tengah mereka, tapi mereka tetap saja tidak percaya.

Sementara itu, jemaat perdana meskipun mengalami penganiayaan tapi tidak mengalami kebimbangan, patah semangat, dan kegoncangan iman karena mereka percaya kepada Tuhan.

Justru hal itu semakin membuat mereka berani menyebar ke tempat-tempat lain dan mewartakan bahwa Yesus adalah Tuhan.

Dalam menjalani kehidupan ini, kita pun sering kali bimbang dan kurang percaya ketika mengalami tantangan hidup.

Kita begitu mudah terlepas dari pegangan utama kita, yakni Allah sendiri. Kita lalu mencari pegangan lain, yang bukan dari Allah.

Semestinya, kita percaya dan menyerahkan perkara kita kepada Tuhan, karena Dia-lah sumber utama kekuatan kita menghadapi berbagai badai dalam hidup.

Dengan sungguh percaya kepada-Nya, kita akan menemukan jalan keluar dari setiap kemelut yang kita hadapi.

Tuhan tidak membiarkan kita berjuang sendirian, tetapi Dia selalu hadir dan menyertai kita.

.

Ya Tuhan, kami sering kali tidak percaya dan mengabaikan-Mu. Bantulah kami agar dalam menjalani hidup ini kami selalu berpasrah diri pada kehendak-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 9 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 10:1-10

Bacaan I: Kis. 11:1-18; Mazmur: 42:2-3:43:3.4; R: 42:3a; PEKAN PASKAH IV (P) St.Sirilus dr Sesarea; Sta.Katarina dr Bologna; St.Georgius Preca;

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Farisi, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok,

ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.

Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”

Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.

Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.

Akulah pintu; siapa saja masuk melalui Aku, ia akan selamat dunia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Mei 2022, Bacaan Injil

Di tengah pandemi Covid-19, banyak orang secara cepat berubah dalam status sosial dan pekerjaannya. Karena berbagai hambatan dan kemerosotan di bidang ekonomi, para pekerja terpaksa harus di-PHK.

Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan, tidak sedikit yang menjadi pencuri atau perampok. Hal ini karena kurang iman dan pendampingan dari berbagai pihak khususnya para tokoh agama dan orang tua.

Mereka seharusnya dibimbing untuk masuk ke “pintu” yang baik, bukan “pintu” yang jahat. Sakramen Baptis yang kita terima merupakan “pintu” pertama untuk menjadi Katolik.

Karena melalui Sakramen Baptis kita dihapuskan dari dosa asal, dan kita menjadi anak-anak Allah serta diterima menjadi anggota Gereja yang sah.

Dalam bacaan Injil, Yesus menegaskan Ia adalah “pintu”, yang barang siapa masuk ia akan selamat. Dengan demikian, kita diajak untuk terus-menerus beriman kepada Yesus yang adalah Tuhan kita.

Ia-lah satu-satunya Jalan, Kebenaran, dan Hidup.

.

Ya Bapa, bantulah kami untuk tetap teguh dalan setiap cobaan yang kami alami. Semoga kami tidak tersesat ke jalan yang jahat, tetapi terus mengandalkan Engkau dalam hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 8 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 10:27-30

Bacaan I: Kis. 13:14.43-52; Mazmur: 100:2.3.5; R:3c; Bacaan II Why. 7:9.14b-17; O PEKAN IV PEKAN PASKAH IV (P) Hari Minggu Panggilan;

Pada suatu hari, Yesus bersabda,

“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku,

lebih besar dari pada siapa pun dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Mei 2022, Bacaan Injil

Injil hari ini meneguhkan keyakinan kita bahwa Yesus memberi jaminan keselamatan bagi kita yang percaya kepada-Nya (bdk.Yoh. 10:28-29).

Gambaran relasi di antara domba dan gembala itu menjadi gambaran ideal akan dinamika komunikasi positif yang semestinya dibangun dalam hidup keberimanan kita.

Gembala itu adalah Allah sendiri yang sungguh mengenal dan menjaga kita.

Sedangkan, domba-domba itu adalah kita, yang sungguh memerlukan bimbingan, tuntunan Tuhan lewat kesetiaan “mendengar” sabda-Nya.

Kita mengimani bahwa Yesus adalah gembala yang layak menggembalakan kita dan menuntun kita ke “air kehidupan” (Why.7:17), sehingga patut mengalami kebahagian bersama-Nya.

Mendengar pewartaan Paulus dan barnabas bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya (bdk.Kis 15:48).

Apakah hidup keberimanan kita mendatangkan sukacita atau kebahagiaan dalam hidup? Tentunya, jawabannya ya, bukan sebaliknya.

Kalau tidak demikian, maka ada sesuatu yang salah dalam cara dan hidup beriman kita.

.

Ya Tuhan, tuntunlah kami kepada kebenaran iman akan Putra-Mu, Yesus Kristus, Juru Selamat kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 7 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 6:60-69

Bacaan I: Kis. 9:31-42; Mazmur: 116:12-13,14-15,16-17; PEKAN PASKAH III (P): Sta.Rose Venerini; Sta.Gisela; B.Marie-Louise dr Yesus;

Setelah Yesus menyelesaikan ajaran-Nya tentang roti hidup, banyak dari antara murid-murid-Nya berkata,

“Perkataan ini keras, Siapakah yang sanggup mendengarkannya?”

Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka:

“Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat dimana Ia sebelumnya berada?

Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.”

Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”

Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga?”

Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Mei 2022, Bacaan Injil

Santo Petrus adalah salah satu model yang patut dicontoh dalam hidup beriman Kristiani.

Meskipun ia pernah menyangkal Yesus, namun ia mau bertobat dan kembali ke jalan yang benar.

Dikisahkan dalam bacaan pertama, ia menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati dalam nama Yesus Kristus.

Dalam bacaan Injil, kembali ditampilkan figur Petrus.

Ketika murid-murid Yesus mulai meniggalkan- Nya karena pengajarannya yang keras, pemimpin para rasul ini tetap rendah hati dengan mengatakan, “Kemanakah kami akan pergi? Kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkaulah Yang Kudus dari Allah.”

Kita sering kali menghindar dari pekerjaan, ocehan, dan perkataan yang keras yang diberikan kepada kita.

Tetapi, tanpa kita sadari, pekerjaan, ocehan, dan perkataan yang keras itu sangat mendidik.

Seperti St.Petrus, kita seharusnya tidak menghindar, tetapi mau menerima semua itu dengan rendah hati dan terbuka untuk bekerja dan membina diri.

Dengan demikian, kita dapat menjadi orang Kristen yang memiliki daya juang, semangat yang tinggi, dan pantang menyerah.

.

Ya Bapa, bantulah kami untuk tidak hanya nenikmati kenyamanan dan kenikmatan, tetapi juga mau berusaha menerima sesuatu yang tidak kami senangi. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 6 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 6:52-59

Bacaan I: Kis. 9:1-20; Mazmur: 117:1.2; R: Mrk: 16:15; PEKAN PASKAH III (P) St.Dominikus Savio; B.Ana Rosa Gattorno;

Di rumah ibadat di Kapernaum, orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata:

“Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan.”

Maka, kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.

Siapa saja makan daging-Ku dan minum darah Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.

Siapa saja makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga siapa saja yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.

Inilah roti yang telah turun dari Sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati.

Siapa saja makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Mei 2022, Bacaan Injil

Pada diri manusia terdapat dua unsur hakiki yang saling melengkapi dan membangun, yaitu jasmani dan rohani.

Kedua unsur ini memerlukan “makanan” supaya tetap hidup. Makanan jasmani sangat berguna untuk menambah nutrisi pada tubuh kita supaya tetap kuat dan sehat.

Begitu pula dengan makanan rohani yang berguna untuk “menutrisi” iman dan kepercayaan kepada Kristus.

Makanan rohani yang dimaksud di sini adalah “Roti dan Anggur” yang adalah Tubuh dan Darah Kristus, Sang Penebus, dan kita dapatkan dalam perayaan Ekaristi.

Hal inilah yang membuat kita hidup dan mampu melakukan segala sesuatu sesuai kehendak Allah. Saling berbagi dan melengkapi sebagai Tubuh Kristus, Gereja-Nya.

Saulus yang disebut Paulus adalah salah satu orang yang sangat menentang Kristus pada waktu itu.

Perjumpaan Paulus dengan Allah dalam perjalanan ke Damsyik membuat imannya menjadi hidup sehingga ia percaya kepada Yesus Kristus.

Bagaimana menghidupkan iman kita itu? Iman kita dihidupi dengan melakukan pertobatan terus-menerus.

Karena dengan pertobatan, kita bisa berdamai dan berjumpa dengan Allah dan layak ikut ambil dalam perayaan Ekaristi yang adalah sumber bagi hidup iman kita.

.

Ya Tuhan, bantulah kami yang berdosa ini agar kami dapat menyadari kehadiran-Mu dalam Ekaristi yang menjadi sumber kekuatan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 5 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 6:44-51

Bacaan I: Kis. 8:26-40; Mazmur: 66:8-9.16-17.20; R:1; PEKAN PASKAH III (P) St.Hilarius dari Arles; Sta.Yutta; St.Angelus; B.Vinsent Soler;

Di rumah ibadat di Kapernaum, Yesus berkata kepada orang banyak, “Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah.

Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.

Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa saja percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. Akulah roti hidup.

Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. Inilah roti yang turun dari Sorga: Siapa saja makan dari padanya, ia tidak akan mati.

Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Mei 2022, Bacaan Injil

Kisah Para Rasul menceritakan bagaimana Filipus mewartakan Injil Tuhan Yesus Kristus, bahkan seorang Etiopia,

sida-sida, pembesar dan kepala Perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia itu menjadi percaya dan meminta dirinya dibaptis setelah mendengar pewartaannya.

Lalu, Yohanes dalam Injilnya mengisahkan tentang Yesus yang adalah roti hidup dan barang siapa yang memakannya ia akan hidup selamanya.

Kedua bacaan tersebut menarik sekali untuk kita renungkan, apalagi dalam menghadapi tantangan hidup, misalnya, seperti wabah Covid-19.

Mengapa? Karena dengan mendengarkan Sabda Tuhan, kepercayaan kita makin diteguhkan.

Karena keyakinan inilah membuat kita berani dibaptis.

Karena kita sudah dibaptis berarti kita sudah dimateraikan untuk menjadi pengikut Kristus yang berani dan setia serta siap diutus ke mana pun.

Sebagai wujud pernyataan iman kepercayaan kita, maka sangat diharuskan untuk merayakan Ekaristi.

Lalu mengapa merayakan kurban Misa, yang live streaming atau live?

Karena dengan merayakannya, kita mengucapkan syukur kepada Tuhan dalam puncak perayaan iman kita tersebut.

Dalam perayaan itu, kita diundang oleh Tuhan untuk menyambut Roti Hidup, yaitu Allah sendiri yang menguatkan kita untuk menghadapi dampak Covid-19 ini dan banyak tantangan hidup lainnya.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk lebih menyadari kehadiran -Mu dalam pembaptisan dan perayaan Ekaristi, agar mampu menghadapi segala tantangan dalam kehidupan ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 4 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 6:35-40

Bacaan I: Kis. 8:1b-8; Mazmur: 66:1-3a.4-5.6-7a; R:1; PEKAN PASKAH III (P) St.Rachel; St.Gemma Galgani; B.Yosef Maria  Rubio;

Di rumah ibadat di Kapernaum, Yesus berkata kepada orang banyak,

“Akulah roti hidup; siapa saja datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan siapa saja percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan siapa saja datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.

Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.

Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir Zaman.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Mei 2022, Bacaan Injil

Penderitaan, penganiayaan, dan kematian seharusnya tidak membuat kita takut dan gentar untuk memberitakan Injil.

Pada zaman ini mungkin kita tidak lagi banyak mengalami penderitaan fisik. Namun, tantangan menjadi saksi Kristus itu tetap tidak mudah.

Dalam bacaan pertama, kita mendengar bahwa para pengikut Kristus dikejar dan dianiaya. Namun, setelah itu, mereka mulai mewartakan kabar sukacita ke tempat-tempat lain.

Seperti Filipus yang sampai di Samaria, menjadi pewarta Injil di antara bangsa-bangsa non-Yahudi.

Tujuannya adalah untuk mewartakan wafat dan kebangkitan Kristus dan mengajak orang-orang bertobat.

Karena pewartaannya itu, banyak orang bertobat dan memberikan diri untuk dibaptis.

Yesus sendiri datang dengan membawa sukacita kepada kita, “Akulah roti hidup!”

Ia datang untuk memberikan kehidupan, kebahagiaan, dan keselamatan kekal. Oleh karena itu, mari kita menjadi “roti hidup” seperti Yesus membagikan diri-Nya untuk semua orang.

Kita hendaknya memberikan diri kita untuk “dibagikan” kepada semua orang, lewat karya nyata kita bagi sesama.

.

Ya Bapa, di dalam Engkau kami menemukan sukacita, kebangkitan, dan keselamatan. Semoga dengan menyantap Tubuh dan Darah-Mu, kami senantiasa kuat dan berani menjadi saksi-Mu di tengah dunia. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 3 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 14:6-14

Bacaan I: 1Kor. 15:1-8; Mazmur: 19:2-3.45, R: 5a; PEKAN PASKAH III Pesta St.Filipus dan Yakobus, Rasul (M);

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada Tomas, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”

Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”

Kata Yesus kepadanya: Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?

Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa, bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?

Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.

Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Mei 2022, Bacaan Injil

Hari ini, Gereja merayakan Pesta Santo Filipus dan Yakobus, dua dari 12 orang rasul Kristus. Berkata-kata tanpa basa-basi rupanya kekhasan Filipus.

Ketika Natanael meragukan kredensialitas Yesus dengan sebuah ungkapan klasik, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”, Filipus hanya mengatakan begini kepadanya: “Mari dan lihatlah!” (lihat Yoh. 1:43-47).

Lalu, Filipus bertanya kepada Yesus, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami” (Yoh. 14:8).

Sementara itu, tentang Rasul Yakobus yang bukan anak Zebedeus lebih sedikit lagi yang kita ketahui. Rasul ini disebut juga Yakobus anak Alfeus.

Untuk membedakannya dengan Yakobus anak Zebedus (yang mati dibunuh oleh Herodes; Kis. 12:1-2), Yakobus kita hari ini dinamakan “Yakobus kecil” atau “Yakobus muda”.

Ada tradisi-tradisi gerejawi yang melihat dia sebagai Yakobus yang memimpin komunitas awal di Yerusalem (Kis. 15; Gal. 1:19; 2:9), namun identitasnya yang sejati tetap saja tidak/belum jelas.

Tidak banyak informasi yang kita miliki tentang kedua orang kudus yang kita rayakan pada hari ini, namun Gereja menghargai mereka sebagai rasul-rasul sejati.

Yesus tidak memilih mereka karena kemampuan kepemimpinan atau pengetahuan teologis yang luas dan dalam. Akan tetapi, Tuhan memanggil orang-orang biasa bekerja demi perutusan-Nya.

Dan ketika mereka menanggapi panggilan-Nya, hidup mereka pun “berubah total”, karena mereka telah berjumpa dengan Sang Putra Allah sendiri (1Kol. 15: 7).

.

Tuhan, jadikanlah kami seperti rasul-rasul-Mu yang berani dan setia menjadi saksi-Mu di mana pun kami berada. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

You cannot copy content of this page