Renungan Harian Hari Ini 22 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 14:23-29

Bacaan I: Kis. 15:1-2.22-29; Mazmur: 67:2-3.5.6.8; R:4; Bacaan II: Why. 21:10-14.22-23; O PEKAN VI PEKAN PASKAH VI (P) Sta.Rita dr Cascia; Sta.Rosa(na); St. Renate; St. Yohanes Baptista Makado;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku,

Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu, Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu.

Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu.

Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.

Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 22 Mei 2022, Bacaan Injil

Para rasul mewartakan sabda Tuhan. Pengajaran mereka menjadi patokan atau pedoman bagi orang yang percaya kepada Yesus, setelah Yesus wafat.

Kegigihan para rasul untuk mewartakan Yesus yang telah mengalahkan maut dengan kebangkitan-Nya menjadi dasar iman kita (bdk. Kis 15: 1.2.28.29).

Kesaksian penulis Kitab Wahyu jelas menggambarkan bahwa para rasul Anak Domba menjadi landasan kepercayaan umat yang mendatangkan keselamatan.

Yerusalem baru itu berlandaskan iman rasuli pada Anak Domba Allah, Yesus Kristus (bdk. Why 14: 10.14.22.23).

Para rasul adalah orang-rang yang dekat dan mengasihi Yesus. Mereka yang lebih dahulu mendengar pengajaran langsung dari-Nya.

Yesus meneguhkan keyakinan orang yang dekat dan percaya kepada-Nya. Roh Kudus, yaitu Roh Kasih Bapa dan Putra senantiasa menjamin kesatuan dan kebenaran iman para murid agar damai sejahtera melimpah atas mereka.

Jadi, tak perlu takut dan cemas lagi karena di mana pun para murid Yesus berada senantiasa disertai oleh kehadiran-Nya yang tak terbatas lagi oleh ruang dan waktu (bdk. Yoh 14: 26-27).

Nah, keyakinan akan cinta Allah itu pula yang senantiasa menyertai kita dan memampukan kita untuk terus mewartakan Sabda Tuhan agar damai sejahtera dialami oleh banyak orang.

.

Tuhan, jadikanlah kami pembawa damai-Mu di mana pun kami berada. Semoga tidak menjadi penyulut api kemarahan dan kedengkian antar sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 21 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:18-21

Bacaan I: Kis. 16:1-10; Mazmur: 100:1-2.3.5; R:1a; PEKAN PASKAH V (P) St.Eugenius de Mazenod OMI; St.Godrikus; St.Herman Yoseph;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, 

“Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.

Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya.

Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.

Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya.

Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.

Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Mei 2022, Bacaan Injil

Dalam Injil hari ini, Yesus memberikan sebuah amanat perpisahan-Nya kepada murid-murid-Nya bahwa

“…Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu” (Yoh. 15:19).

Kalimat ini diarahkan untuk mereka yang percaya kepada Kristus, Sang Penyelamat.

Bagi yang menebarkan kasih kepada sesamanya akan diberi penilaian atau kritikan kepada mereka yang melihat atau mendengar hal tersebut.

Terkadang, penilaian dan kritikan itu bisa positif dan bisa negatif.

Juga, terkadang, mereka akan mencap buruk orang-orang yang melakukan kebenaran.

Melakukan hal yang baik bisa saja mendapat kritikan yang pedas walaupun hal itu sungguh untuk kebenaran dan kebaikan.

Mereka yang memberikan kritikan dan tanggapan negatif akan membuat si pemberi kasih teraniaya hatinya.

Namun, janganlah khawatir! Sebab, Tuhan akan menolong umat yang mencintai kebenaran dan kasih.

Tuhan mau agar hati kita teguh dan tetap bertahan untuk melakukan hal yang benar, karena hanya Tuhanlah yang tahu segala perbuatan yang kita lakukan.

.

Tuhan Yang Maharahim, kuatkanlah kami agar selalu berani untuk menebarkan kasih kepada sesama tanpa memedulikan tanggapan-tanggapan yang membuat kami akan menyerah. Tuhan tolonglah kami agar selalu teguh pada kebenaran-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 20 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:12-17

Bacaan I: Kis. 15:22-31; Mazmur: 57:8-9.10-12; R:10a; PEKAN PASKAH V (P) St.Eugenius dr Mazenod; St.Bernardinus
dr Siena; St.Ivo, Uskup I;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya,

tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.

Dan Aku telah menetapkan kamu supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Mei 2022, Bacaan Injil

Dalam Injil hari ini, Yesus memberi perintah kepada murid-murid-Nya supaya mereka saling mengasihi seperti Aku telah mengasihi kamu.

Tidak ada kasih yang lebih baik daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yoh 15:12-13).

Amanat yang diberikan Yesus kepada murid-murid-Nya menunjukkan bahwa yang memberikan nyawa untuk sahabat-sahabat-Nya ialah Yesus Kristus sendiri.

Yesus mau mengajarkan kepada kita bahwa berkorban untuk sesama adalah ciri corak sebagai murid-Nya.

Dalam hidup, hendaknya kita saling mengasihi, bukan malah saling memusuhi.

Yesus Kristus sudah menunjukkan hal tersebut kepada murid-murid-Nya untuk berani menjadi martir demi mengasihi sesama, seperti Dia yang tersalib dengan hina demi sahabat-Nya, yakni umat manusia yang la cintai.

Apakah kita takut untuk membantu mereka yang tertindas karena akan dicap mencari muka?

Apakah kita takut menolong mereka yang kesusahan karena dianggap mencari perhatian?

.

Tuhan Yang Mahakuasa, buatlah kami semakin berani untuk menjadi martir demi sesama yang membutuhkan pertolongan dan siap menanggung risiko. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 19 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:9-11

Bacaan I: Kis. 15:7-21; Mazmur: 96:1-2a.2b-3.10; R:3; PEKAN PASKAH V (P) St.Petrus Salestinus; St.Krispinus dr Viterbo; B.Clemens dr Osimo dan Agustinus Tarano;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 19 Mei 2022, Bacaan Injil

Hukum yang utama bagi Yesus adalah hukum cinta kasih. Dalam sebuah keluarga tentu terdapat ayah, ibu, anak-anak, dan yang lainnya.

Kita dapat merasakan kasih Allah lewat kasih sayang orang tua kita. Orang tua yang baik akan selalu mengasihi dan merawat anak-anaknya dengan penuh cinta kasih.

Bapa di surga juga sangat mengasihi kita seperti dalam sabda Yesus:

“Seperti Bapa telah mengasihi aku, demikian juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah dalam kasih-Ku itu” (Yoh. 15:9).

la telah menciptakan kita dengan kasih.

Sukacita dan kegembiraan yang kita alami dalam hidup adalah bukti Allah Bapa begitu mengasihi kita.

Dengan berbagai aturan dan perintah, tidak jarang kita enggan bahkan mengeluh melakukan kehendak Tuhan dalam hidup sehari-hari.

Padahal lewat peraturan dan hukum-Nya, Tuhan menyatakan bahwa la sangat mengasihi kita. la ingin kita selalu bersama-Nya untuk memperoleh sukacita yang penuh.

Apakah kita sudah mengasihi Tuhan Yesus dan sesama dengan sepenuh hati?

.

Allah Bapa Yang Mahatinggi dan penuh kemuliaan, karena kasih-Mu yang besar atas kami, maka Putra-Mu yang tunggal Kau utus ke dunia. Bantulah kami untuk semakin mengasihi Engkau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 18 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:1-8

Bacaan I: Kis. 15:1-6; Mazmur: 122:1-2.3-4a.4b-5; R:1; PEKAN PASKAH V (P) B.Willem Toulouse; St.Yohanes I; St.Leonardus Murialdo; St.Feliks dr Cantalice;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.

Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Mei 2022, Bacaan Injil

Buah yang baik bergantung pada pokok yang baik pula. 

Hidup kita juga demikian, selalu bergantung kepada pokok yang baik, yakni Tuhan Yesus.

Dalam sabda-Nya hari ini, Yesus mengatakan,

“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (Yoh. 15:5).

Selama kita berkumpul dalam nama Yesus, kita akan menghasilkan banyak buah dalam hidup sehari-hari.

Seorang Antiokhia yang bertemu Filipus akhirnya mengenal dan beriman sepenuhnya pada Tuhan Yesus.

Ia pergi dengan penuh sukacita karena imannya akan Tuhan Yesus dan mempercayakan hidupnya pada kehendak Tuhan.

Iman akan Tuhan Yesus selalu membawa kita pada kehidupan bersama Dia. Hal yang sama juga diarahkan kepada kita.

Apakah kita sudah tinggal dekat dengan Tuhan? Sudahkah kita menghasilkan buah yang berlimpah dalam iman kita akan Yesus Kristus?

.

Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau dekat dengan kami. Semoga kami menghadirkan kasih-Mu dalam kehidupan bersama kami dengan masyarakat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 17 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 14:27-31a

Bacaan I: Kis. 14:19-28; Mazmur: 145:10-11.12-13b.21; R:11a; PEKAN PASKAH V (P) St.Paskalis Baylon;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu.

Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu.

Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar daripada Aku.

Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.

Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Ku.

Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku.”

.

renungan harian hari ini.

Renungan Harian Hari Ini 17 Mei 2022, Bacaan Injil

Yesus berkata kepada murid-Nya: “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu” (Yoh. 14:27).

Damai yang diberikan Yesus kepada kita melalui Gereja-Nya, telah dirasakan di dunia ini.

Walaupun Yesus telah memberikan damai sejahtera-Nya kepada kita, penderitaan dan sengsara masih dirasakan di dalam kehidupan kita.

Maka dari pada itu, tugas kita, di mana dan kapan pun, adalah selalu mengupayakan agar damai sejahtera Tuhan itu sungguh-sungguh terjadi di bumi.

Kita hendaknya tak lelah untuk menjadi duta damai di tengah dunia ini.

Demikian juga di dalam bacaan pertama, dengan dipenuhi Roh Kudus, St.Paulus dengan berani mewartakan Kerajaan Allah untuk menghadirkan kedamaian di tengah orang-orang yang belum mengenal Kristus.

Walaupun tantangan dan rintangan selalu menghadangi pewartaannya, ia tetap gigih melaksanakan tugasnya untuk menghadirkan Kerajaan Allah.

Apakah kita juga di dalam kehidupan sehari-hari, sudah menjadi saksi Kristus untuk mewartakan Kerajaan Allah dalam menghadirkan kedamaian di tengah-tengah sesama kita?

.

Ya Bapa, ajarlah kami untuk saling mengampuni dan mengasihi satu sama lain, agar damai sejahtera-Mu sungguh dirasakan di dalam kehidupan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 16 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 14:21-26

Bacaan I: Kis. 14:5-18; Mazmur: 115:1-2.3-4.15-16; R:1; PEKAN PASKAH V (P) St.Ubaldus; St.Yohanes Neponuk; St.Simon Stock; St.Andreas Bobola; St.Yulianus Demoustier; Gemma Galgani, Prw.;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.

Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?”

Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Barang siapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku,

Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

.

renungan harian hari ini.

Renungan Harian Hari Ini 16 Mei 2022, Bacaan Injil

Dalam bacaan hari ini, Yesus mengatakan: Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya” (Yoh. 14:21).

Yesus ingin menyatakan bahwa jika seseorang menaati perintah-perintah-Nya, karena itu dia akan mengasihi- Nya.

Demikian di dalam kehidupan sehari-hari, jika kita mengasihi seseorang, pastilah kita pun tak tega untuk mengecewakannya serta menuruti segala yang dia ingini, bahkan kita rela berkorban demi orang yang kita cintai dan kasihi.

Demikian pula di dalam kehidupan berimanan kita akan Yesus Kristus. Jika kita sungguh-sungguh tulus mencintai-Nya, pastilah kita juga akan melaksanakan semua yang Ia perintahkan.

Sebab, segala perintah-Nya berasal dari Allah itu sendiri yang akan menuntun kita kepada Kerajaan Allah, di mana kasih dan kebahagiaan akan saling bertemu.

Yesus sendiri telah lebih dahulu mencintai kita. Ia rela diludahi, dicambuk, disalibkan dan kemudian wafat, tidak lain karena cinta-Nya kepada kita.

.

Ya Bapa, teguhkan hati kami untuk selalu menaati perintah-Mu, sehingga kami sungguh-sungguh mengasihi-Mu di dalam hidup ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 15 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 13:31-33a.34-35

Bacaan I: Kis. 14:21b-27; Mazmur: 145:8-9.10-11.12-13ab; R: 1; Bacaan II: Why. 21:1-5a O PEKAN I PEKAN PASKAH V (P);

Dalam perjamuan malam terakhir, sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus:

“Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera.

Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi:

Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu.

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

.

renungan harian hari ini.

Renungan Harian Hari Ini 15 Mei 2022, Bacaan Injil

Paulus dan Barnabas tak henti-hentinya “menceritakan” karya agung Tuhan yang mereka saksikan untuk keselamatan bangsa-bangsa lain (bukan Yahudi, bdk. Kis. 14:27).

Begitu juga penulis Kitab Wahyu begitu bergembira menyaksikan bumi yang baru, di mana Allah sungguh berdiam di tengah umat-ya:

“Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan la akan diam bersama-sama dengan mereka” (Why. 21:3a).

Nah, Injil menegaskan kembali komitmen bahwa Allah akan senantiasa bersama umat-Nya. Syaratnya ialah bahwa mereka saling mengasihi, sama seperti Allah yang telah lebih dahulu mengasihi mereka.

Ada pepatah Latin kuno yang mengatakan bahwa “Ubi caritas, Deus ibi est” (di mana ada kasih, di situ Allah hadir).

“Perkemahan Allah” berada dalam kasih kita akan sesama. Sungguh kebohongan besarlah pewartaan kita itu bila cerita tentang-Nya membuat Allah enggan ber-kemah dalam kehidupan bersama kita.

Buah pewartaan kita mesti tampak dalam keharmonisan hidup.

.

Tuhan, jadikanlah kami “kemah kediaman-Mu” yang berisi kasih dan sukacita di mana kami menjadi saudara bagi yang lain. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 14 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:9-17

Bacaan I: Kis. 1:15-17.20-26; Mazmur: 113:1-2.3-4.5-6.7-8; R:8; PEKAN PASKAH IV (P) Pesta St. Matias, Rasul; St.Mikael Garicoits;

Pada perjamuan malam terakhir, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.

Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.”

.

renungan harian hari ini.

Renungan Harian Hari Ini 14 Mei 2022, Bacaan Injil

Hari ini, Gereja merayakan Pesta Santo Matias, rasul. Dia yang dipilih untuk menggantikan Yudas Iskariot (bdk. Kis. 1:26).

Nama Matias hanya sekali disebut di dalam Kitab Suci Perjanjian Baru. Dalam tulisan-tulisan Apokrif, namanya tidak pernah disebut.

Namun, kita yakin bahwa Matias adalah rasul yang setia, tekun, dan bersemangat. Matias adalah contoh sahabat Tuhan, karena melaksanakan perintah Yesus. Dia dikenal sebagai seorang rasul yang amat baik.

la mewartakan Kabar Gembira di wilayah Yudea. Kemudian, ia melanjutkan perjalanannya ke Kapadokia (kini: Turki).

Banyak orang mendengarkan Matias. Mereka percaya akan pesannya yang mengagumkan.

Mereka yang membenci Kristus amat geram melihat orang banyak mendengarkan Matias. Mereka berusaha menghentikannya. Akhirnya, Matias wafat sebagai martir.

Tahun kematiannya tidak diketahui pasti, namun makamnya terdapat di Trier, Jerman.

Begitulah dunia, senantiasa membeci “pewartaan” yang dibawa oleh murid Tuhan Yesus. Namun, kasih Tuhan tak akan pernah dikalahkan oleh kebencian dunia ini.

.

Ya Bapa, semoga kasih-Mu yang menggerakkan rasul-rasul-Mu melimpahkan rahmat pengorbanan bagi kami untuk mewartakan kasih kepada sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 13 Mei 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 14:1-6

Bacaan I: Kis. 13:26-33; Mazmur: 2:6-7,8-9,10-11; PEKAN PASKAH IV (P) Sta.Petronela; Imelda Lambertini, St.Andreas Fournet; SP Maria dr Fatima;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.

Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”

Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

.

renungan harian hari ini.

Renungan Harian Hari Ini 13 Mei 2022, Bacaan Injil

Pandemi yang menimpa dunia dan bencana alam yang masih terjadi di berbagai tempat pasti membuat kita merasa gelisah dan takut.

Kegelisahan dan ketakutan itu muncul karena kita tidak ingin musibah itu terjadi pada kita dan keluarga kita.

Memang sulit untuk menerima hal yang buruk terjadi dalam kehidupan kita. Kita ingin yang indah saja, tanpa berpikir bahwa Allah ingin “menguji” kekuatan iman kita kepada-Nya.

Namun, dalam situasi yang sulit dan bahaya ini, kita harus ingat akan perkataan Yesus: “Janganlah gelisah hatimu, percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku…” (Yoh. 14:1).

Perkataan Yesus tersebut seharusnya melekat dalam hati, sehingga kita bisa merasa lebih tenang menjalani kehidupan ini.

Kita serahkan ke dalam kuasa Allah hidup kita yang fana ini.

Semoga dengan menyadari hidup yang sebentar tersebut, kita semakin tabah dan sabar dalam menghadapi peristiwa hidup sehari-hari.

Mari semakin berpegang teguh pada Yesus yang adalah jalan, kebenaran, dan hidup bagi kita. Karena hanya dalam Kristus kita dapat bersatu dengan Allah dan sesama.

.

Allah Yang Mahaluhur, semoga kami tidak gelisah dan tidak takut akan hidup kami di dunia ini, karena Engkau pasti melindungi kami. Kami percaya bahwa Putra-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

You cannot copy content of this page