Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang (ARDAS) 2016-2020

Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang 2016-2020

MEMBANGUN GEREJA YANG INKLUSIF, INOVATIF DAN TRANSFORMATIF DEMI TERWUJUDNYA PERADABAN KASIH DI INDONESIA

Umat Allah Keuskupan Agung Semarang, sebagai persekutuan paguyuban-paguyuban murid-murid Yesus Kristus dalam bimbingan Roh Kudus bertekad dan bergotong royong memperjuangkan hidup bersama yang sejahtera, bermartabat, beriman, demi terwujudnya peradaban kasih, tanda kehadiran Kerajaan Allah.

Bersama masyarakat Indonesia yang sedang menghidupi kembali nilai-nilai Pancasila di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, umat Allah Keuskupan Agung Semarang mewujudkan diri sebagai Gereja yang, merengkuh dan bekerjasama dengan semua orang (inklusif), terus menerus membarui diri (inovatif) dan berdaya ubah (transformatif).

Cita-cita tersebut diwujudkan dengan: pengembangan iman umat yang cerdas, tangguh, misioner dan dialogis secara berjenjang dan berkelanjutan; pengembangan keluarga, lingkungan dan kelompok-kelompok umat agar lebih berperan dalam masyarakat; peningkatan pelayanan karitatif dan pemberdayaan kaum kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel agar semakin sejahtera dan bermartabat; serta peningkatan peran dan keterlibatan kaum awam dalam gerakan sosial, budaya, ekonomi, politik dan pelestarian lingkungan dengan semangat pembelajaran, kejujuran, dan kerjasama. Upaya tersebut didukung dengan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola paroki dan lembaga-lembaga karya serta peningkatan spiritualitas dan profesionalitas para pelayan pastoral.

Umat Allah Keuskupan Agung Semarang dengan tulus, setia, dan rendah hati bertekad bulat melaksanakan upaya tersebut, serta mempercayakan diri pada penyelenggaraan ilahi seturut teladan Maria, hamba Allah dan bunda Gereja.

Allah yang memulai pekerjaan baik di antara kita akan menyelesaikannya (bdk. Flp 1:6)

Panduan Pendalaman APP 2019 Kategori Anak

TIM AKSI PUASA PEMBANGUNAN 2019 KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG

Makin Tergerak untuk Berbagi Berkat
 
(Bahan Pendalaman APP Anak 2019)
 
Disusun oleh :
Tim Karya Kepausan Indonesia/Komisi Karya Misioner
Kevikepan Kedu
2019

KATA PENGANTAR

Masa Prapaskah di tahun 2019 dimulai sejak Hari Rabu Abu, 6 Maret 2019. Selama empat puluh hari masa Prapaskah, seluruh umat kristiani mempersiapkan diri untuk menyambut perayaan Paskah Kebangkitan Tuhan. Dalam masa persiapan ini, umat diajak untuk secara pribadi dan bersama-sama mengolah diri dalam hidup rohani, membuka diri terhadap rahmat belas kasih Allah melalui pertobatan, dan membangun keutamaan kasih dalam wujud belarasa terhadap sesama. Selain itu, menurut Konstitusi Liturgi Suci, Sacrosanctum Concilium art. 109, masa Prapaskah menjadi kesempatan untuk mengenangkan kembali atau menyiapkan Baptis dan membina pertobatan.

Semenjak tahun 1970,Gereja Katolik Keuskupan Agung Semarang memulai gerakan Aksi Puasa Pembangunan selama masa Prapaskah. Melalui gerakan ini, seluruh umat diajak untuk bersyukur kepada Allah yang senantiasa berbelas kasih dan memberikan berkat. agar siapa pun dan apa pun dapat (dimampukan untuk) saling menjadi berkat. Selain itu, gerakan ini mengajak umat untuk mewujudkan diri sebagai “insan pembangunan” yang berkeadilan sosial sebagai wujud tanggung jawab menunaikan perutusan membangun Kerajaan Allah. Dalam semangat pertobatan, umat beriman diingatkan kembali untuk senantiasa bertumbuh dalam keutamaan hidup kristiani, mengasah kepekaan sosial dengan tergerak untuk berbelarasa dan memperjuangkan keadilan sosial, terutama bagi saudari-saudara yang menderita dan berkekurangan.

Agar semangat dasar dari gerakan APP semakin mendarah-daging di tengah umat, bagian awal dari bahan permenungan APP 2019 (dua pertemuan pertama) mengajak umat untuk menggali semangat yang semestinya dihayati selama masa prapaskah dan semangat dasar gerakan APP. Bahan ini disusun untuk mengingat kembali akan makna dan semangat masa Prapaskah sebagai kesempatan retlet agung bagi seluruh umat beriman, sebagai kesempatan mempersiapkan Perayaan Paskah dengan membina pertobatan sejati dan amal kasih kepada sesama. Berbagai informasi mengenai sejarah, tujuan, semangat dasar dari gerakan APP, serta pengelolaan dan pemanfaatan dana APP yang terkumpul semoga dapat menjadi sarana untuk menggerakkan semakin banyak orang untuk peduli dan berbela rasa, agar wajah Allah yang murah hati dan penuh belas kasih dapat dijumpai dan dialami oleh semakin banyak orang.

Panduan Pendalaman APP 2019 Kategori Remaja

TIM AKSI PUASA PEMBANGUNAN 2019 KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG

Makin Tergerak untuk Berbagi Berkat
 
(Bahan Pendalaman APP Remaja 2019)
 
Disusun oleh :
Tim Karya Kepausan Indonesia/ Komisi Karya Misioner
Kevikepan Kedu
2019

KATA PENGANTAR

Masa Prapaskah di tahun 2019 dimulai sejak Hari Rabu Abu, 6 Maret 2019. Selama empat puluh hari masa Prapaskah, seluruh umat kristiani mempersiapkan diri untuk menyambut perayaan Paskah Kebangkitan Tuhan. Dalam masa persiapan ini, umat diajak untuk secara pribadi dan bersama-sama mengolah diri dalam hidup rohani, membuka diri terhadap rahmat belas kasih Allah melalui pertobatan, dan membangun keutamaan kasih dalam wujud belarasa terhadap sesama. Selain itu, menurut Konstitusi Liturgi Suci, Sacrosanctum Concilium art. 109, masa Prapaskah menjadi kesempatan untuk mengenangkan kembali atau menyiapkan Baptis dan membina pertobatan.

Semenjak tahun 1970, Gereja Katolik Keuskupan Agung Semarang memulai gerakan Aksi Puasa Pembangunan selama masa Prapaskah. Melalui gerakan ini, seluruh umat diajak untuk bersyukur kepada Allah yang senantiasa berbelas kasih dan memberikan berkat. agar siapa pun dan apa pun dapat (dimampukan untuk) saling menjadi berkat. Selain itu, gerakan ini mengajak umat untuk mewujudkan diri sebagai “insan pembangunan” yang berkeadilan sosial sebagai wujud tanggung jawab menunaikan perutusan membangun Kerajaan Allah. Dalam semangat pertobatan, umat beriman diingatkan kembali untuk senantiasa bertumbuh dalam keutamaan hidup kristiani, mengasah kepekaan sosial dengan tergerak untuk berbelarasa dan memperjuangkan keadilan sosial, terutama bagi saudari-saudara yang menderita dan berkekurangan.

Agar semangat dasar dari gerakan APP semakin mendarah-daging di tengah umat, bagian awal dari bahan permenungan APP 2019 (dua pertemuan pertama) mengajak umat untuk menggali semangat yang semestinya dihayati selama masa prapaskah dan semangat dasar gerakan APP. Bahan ini disusun untuk mengingat kembali akan makna dan semangat masa Prapaskah sebagai kesempatan retlet agung bagi seluruh umat beriman, sebagai kesempatan mempersiapkan Perayaan Paskah dengan membina pertobatan sejati dan amal kasih kepada sesama. Berbagai informasi mengenai sejarah, tujuan, semangat dasar dari gerakan APP, serta pengelolaan dan pemanfaatan dana APP yang terkumpul semoga dapat menjadi sarana untuk menggerakkan semakin banyak orang untuk peduli dan berbela rasa, agar wajah Allah yang murah hati dan penuh belas kasih dapat dijumpai dan dialami oleh semakin banyak orang.

You cannot copy content of this page