Renungan Harian Katolik 24 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 12:35-38 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 5:12.15b,17-19.20b-21; Mazmur: 40:7-8a,8b-9,10,17; PEKAN BIASA XXIX (H); St.Antonius Maria Claret; Aloysius Guanella; 

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Hendaklah kalian seperti orang yang menanti-nantikan tuannya pulang dari pesta nikah, supaya jika tuannya datang dan mengetuk pintu, segera dapat dibukakan pintu. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya sedang berjaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dini hari, dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah para hamba itu.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Oktober 2023, Bacaan Injil

Saat berkendara, kita tidak saja harus setia menaati peraturan lalu lintas, tetapi juga menjaga diri untuk selalu waspada dan berjaga-jaga. Sebab, kadang tiba-tiba ada kendaraan lain yang menyelonong atau ada hal yang mengagetkan kita. Jika jalanan padat, kita harus berhati-hati supaya tidak terjadi hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Kesetiaan dan sikap waspada atau berjaga-jaga tidak saja dalam hal lahiriah, tetapi juga dalam hal rohani. Gereja mengajak kita untuk memiliki sikap waspada dan berjaga-jaga.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita, “Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan.” Seperti halnya kalau kita berkendara, sikap waspada dan berjaga-jaga menjadi sarana untuk membantu kita fokus dan tidak kehilangan arah. Sepanjang hidup, kita diajak mempersiapkan diri guna menyambut kedatangan Anak Manusia. Bacaan Injil hari ini mengajak kita menyambut Tuhan dalam konteks kedatangan-Nya yang kedua. Kapan Tuhan datang, tidak ada yang mengetahuinya.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 23 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Tuhan memberikan gambaran kedatangan-Nya melalui perumpamaan seorang tuan yang pulang dari pesta perkawinan dan mendapati para hambanya berjaga-jaga. Dalam konteks hari penghakiman bagi seluruh manusia, karena kedatangan Anak Manusia itu tak tentu waktunya, maka Yesus pun mengingatkan kita berhati-hati, waspada dan berjaga-jaga seperti seorang hamba yang menunggu tuannya pulang, “karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta” (bdk. Mrk. 13:35).

Inti sabda Tuhan hari ini adalah ajakan bagaimana kita membangun kesetiaan iman yang penuh tanggung jawab untuk menyambut kedatangan-Nya. Kita adalah hamba Tuhan yang diserahi tanggung jawab masing-masing sesuai tugas kita (bdk. Mrk. 13:34). Tugas kita adalah menjaga kesetiaan iman, bukan hanya dalam mempertahankan, melainkan juga mengembangkan sehingga pada saat Tuhan datang, kita mampu memberi kembali harta milik Tuhan itu dengan hasil melimpah.

.

Ya Allah, doronglah kami untuk mempersiapkan diri dengan bersikap waspada sehingga pada saat Anak Manusia datang, kami didapatinya setia berjaga dalam terang kedatangan Putra-Mu Yesus. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 23 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 12:13-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 4:20-25; Mazmur: Luk. 1:69-70,71-72,73-75; PEKAN BIASA XXIX (H); St.Yohanes Kapestrano: St.Gulielmus dan B.Yohanes: B.Clotilde Angela Paillot,dkk; 

Sekali peristiwa, Yesus mengajar banyak orang. Salah seorang dari mereka berkata kepada Yesus, “Guru, katakanlah kepada saudaraku, supaya ia berbagi warisan dengan daku. Tetapi Yesus menjawab, “Saudara, siapakah yang mengangkat Aku menjadi hakim atau penengah bagimu?” Kata Yesus kepada orang banyak itu, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan! Sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung dari kekayaannya itu.”

Kemudian la menceritakan kepada mereka perumpamaan berikut, “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. la bertanya dalam hatinya, ‘Apakah yang harus kuperbuat, sebab aku tidak punya tempat untuk menyimpan hasil tanahku.’ Lalu katanya, ‘Inilah yang akan kuperbuat: Aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum serta barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku:

Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya. Beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah !” Tetapi Allah bersabda kepadanya, ‘Hai orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu. Bagi siapakah nanti apa yang telah kausediakan itu? Demikianlah jadinya dengan orang yang menimbun harta bagi dirinya sendiri, tetapi ia tidak kaya di hadapan Allah.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Oktober 2023, Bacaan Injil

Yesus mengajarkan bahwa ada harta yang kekal, yaitu harta di surga. Sukacita karena bersekutu secara penuh dengan Tuhan, itulah harta sesungguhnya bagi orang beriman. Tentu bentuknya bukan kenikmatan jasmani seperti digambarkan oleh dunia. Sukacita karena ada bersama Tuhan akan berlangsung selamanya. Inilah yang harus menjadi prioritas kita sebagai pengikut Kristus. Prioritas kita akan menyatakan siapa diri kita yang sebenarnya.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 22 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Ketika seseorang memprioritaskan diri pada harta duniawi maka dia akan cenderung dibawa pada ketamakan dan mementingkan diri sendiri. Sebaliknya, ketika seseorang memprioritaskan kebersatuannya dengan Tuhan, harta duniawi akan menjadi sarana untuk memberikan diri kepada Tuhan dan sesama. Orang yang memiliki prioritas yang benar akan berkomitmen bahwa semua yang dia kerjakan sehari-hari dipersembahkan untuk Tuhan.

Kesuksesan yang dia raih akan dikembalikan bagi kemuliaan Tuhan. Sebaliknya, dia rela menanggung kerugian jika dengan begitu Tuhan lebih dipermuliakan. Inilah orang yang kaya di hadapan Tuhan. Bagaimana dengan kita?

.

Ya Allah, begitu sering harta duniawi membelokkan mata hati kami sehingga kami sering jatuh menjadi pribadi yang tamak dan mementingkan diri sendiri. Ajarlah kami untuk menjadi pribadi yang mencari harta Surgawi dengan berani membuat prioritas dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mengandalkan Engkau dan menjadi sesama bagi yang lain. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 22 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 22 Oktober 2023, Bacaan Injil Matius 22:15-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 45:1.4-6; Mazmur: 96:1,3,4-5,7-8,9-10ac; Bacaan II: 1Tes. 1:1-5b; PEKAN BIASA XXIX (H); Hari Minggu Misi; 

Sekali peristiwa, orang-orang Farisi berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan. Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama para pendukung Herodes bertanya kepada Yesus, “Guru, kami tahu, Engkau seorang yang jujur dan dengan jujur mengajarkan jalan Allah, dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga, sebab Engkau tidak mencari muka. Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Bolehkah membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”

Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka. la lalu berkata, “Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik? Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu.” Mereka membawa satu dinar kepada Yesus. Yesus pun bertanya kepada mereka, “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka, “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka, “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”

.

renungan harian katolik

 

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 22 Oktober 2023, Bacaan Injil

Hari ini Gereja Universal (Gereja Katolik Roma) merayakan hari Minggu Misi Sedunia. Kita semua sebagai anggota Gereja, lewat  pembaptisan, dipanggil untuk menjadi misionaris. Perutusan sebagai panggilan misioner setiap murid Yesus ini ditegaskan dalam Surat Apostolik Sri Paus Benediktus XV: Maximum Illud (MI, tahun 1919) yang kiranya menjadi dokumen resmi pertama Gereja Katolik tentang Misi.

Di sana ditegaskan bahwa tugas maha-agung dan indah yang diberikan oleh Yesus sebelum la naik ke surga: “Pada saat Tuhan kita Yesus Kristus kembali kepada Bapa-Nya, la memercayakan tugas kepada para murid-Nya. la bersabda, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (MI 1).

Tugas perutusan ini disambut dan dilaksanakan oleh para rasul serta diteruskan dan dikembangkan oleh Gereja ke seluruh dunia (MI 2). Surat apostolik ini mengingatkan kita bahwa tugas misioner adalah tugas setiap orang yang percaya kepada Kristus, yaitu semua orang yang dibaptis, bukan semata tugas para misionaris.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 21 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Bagaimana dengan tugas misionaris kita masing-masing? Bacaan-bacaan pada hari Minggu Misi ini mengingatkan kita semua akan tanggung jawab kita sebagai seorang misionaris. Tuhan sudah memberikan talenta kepada setiap pribadi, tanpa terkecuali, sebagai bekal kita dalam mewartakan Injil dan kita diminta untuk mengembangkan talenta tersebut.

Pekerjaan misionaris merupakan perwujudan dari warisan dan identitas rohani kita. Ingat, bahwa Gereja ada untuk mewartakan Injil. Kita adalah misionaris setiap hari dalam keluarga kita, di sekolah kita, di tempat-tempat kita bekerja, serta di tengah masyarakat kita. Tanpa memandang usia, pengalaman atau status kita dalam kehidupan, kita semua adalah misionaris.

.

Ya Allah, curahkanlah Roh Kudus-Mu untuk menjadikan kami pribadi berjiwa misioner sejati, siap diutus dan bersaksi di mana pun kami berada. Semoga kami siap mencurahkan hati dan budi untuk umat di mana pun kami diutus. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 21 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 21 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 12:8-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 4:13.16-18; Mazmur: 105:6-9.42-43; R: 8a; PEKAN BIASA XXVIII (H); Sta.Ursula; 

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Barangsiapa mengakui Aku di depan manusia, akan diakui pula oleh Anak Manusia di depan para malaikat Allah. Tetapi barang siapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal pula di depan para malaikat Allah. Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni. Tetapi barang siapa menghujat Roh Kudus, tidak akan diampuni. Apabila kalian dihadapkan kepada majelis atau pemerintah, atau penguasa, janganlah kalian khawatir bagaimana dan apa yang harus kalian katakan untuk membela dirimu. Sebab pada saat itu juga, Roh Kudus akan mengajarkan kepadamu apa yang harus kalian katakan.”

.

renungan harian katolik

 

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 21 Oktober 2023, Bacaan Injil

“Pernahkah Anda menyangkal Yesus?” Pertanyaan ini terasa aneh bagi mereka yang sangat mengimani Yesus. Dan, mungkin kita akan langsung menjawab, “Tidak mungkin!” Di tengah dan di hadapan umat, kita mengatakan tidak mungkin, dengan gagah kita mengatakan bahwa kita adalah umat setia yang tidak mungkin menyangkal iman kepada Yesus Kristus. Kita mengatakan bahwa masalah apa pun tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih setia Tuhan.

Mungkin itu juga yang terjadi dengan diri Petrus. Ketika Yesus berkata kepada murid-murid-Nya mengenai goncangan iman akan menimpa mereka, Petrus dengan lantang menjawab, “Biar pun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak!” (Mat.26:31-33). Dengan begitu yakin dan pongah Petrus mengatakan komitmen untuk tidak menyangkal Yesus. Akan tetapi, kenyataannya, Alkitab mencatat bahwa ketika masalah timbul dan menimpa hidupnya, Petrus menyangkal Yesus sebanyak tiga kali.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 20 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Betapa sedih hati Tuhan melihat kita menyangkal Dia hanya karena sebuah jabatan, perkawinan, atau merasa sendirian di tengah mayoritas, dan alasan-alasan lain. Bayangkan raut wajah Yesus ketika Dia berpaling dan memandang Petrus saat Petrus menyangkal diri-Nya (bdk Luk. 22:61). Yesus sudah mengatakan di dalam Matius 10:33 bahwa barang siapa menyangkal diri-Nya di depan manusia, Dia juga akan menyangkal mereka di depan Bapa-Nya yang di surga.

Bahkan lebih ditegaskan lagi dalam Surat Rasul Paulus kepada Timotius (2Tim. 2:11-12),”Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia: jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Dia pun akan menyangkal kita.” Karena itu, agar kita turut memerintah bersama dengan Yesus di surga kelak, dalam segala keadaan, jangan pernah menyangkal Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita.

.

Ya Bapa Yang Mahakudus, jadikanlah kami murid-murid-Mu yang kuat mengimani Yesus, Putra-Mu, sebagai Juru Selamat sehingga kami kelak ditemukan sebagui pengikut-Nya yang setia. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 20 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 20 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 12:1-7 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 4:1-8; Mazmur: 32:1-2,5,11; PEKAN BIASA XXVIII (H); Sta.Magdalena dr Nagasaki; St.Kaprasius; Beatifikasi B.Marie de La Passion; 

Sekali peristiwa, berkerumunlah beribu-ribu orang, sehingga mereka berdesak-desakan. Yesus lalu mulai mengajar pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya, “Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan kaum Farisi. Tiada sesuatu pun yang tertutup yang takkan dibuka, dan tiada sesuatu pun yang tersembunyi yang takkan diketahui. Karena itu, apa yang kalian katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan yang kalian bisikkan ke telinga di dalam kamar akan dimaklumkan dari atas atap rumah.

Aku berkata kepadarnu, hai sahabat- sahabat-Ku, janganlah kalian takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi kemudian tak dapat berbuat apa-apa lagi. Aku akan menunjukkan kepadamu siapakah yang harus kalian takuti. Takutilah Dia yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sungguh, Aku berkata kepadamu, takutilah Dia! Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dilupakan Allah. Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu, jangan takut karena kalian lebih berharga daripada banyak burung pipit.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 20 Oktober 2023, Bacaan Injil

Yesus selalu hadir bagi kita semua. Kita diundang untuk mengenali kehadiran-Nya, terutama saat badai kehidupan menimpa, kesedihan melanda, saat ketakutan dan pencobaan menghadang kita. Saat kita mengalami pencobaan, Yesus selalu ada bersama kita dengan sabda yang meneguhkan, “Mengapa kalian begitu takut? Mengapa kalian tidak percaya?”

Sebagaimana disebutkan dalam Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma (4:1-8), Abraham diteguhkan karena imannya, ketika kita mengalami ketakutan dan Yesus hadir, di situ sebenarnya kita mengalami suatu formatio iman. Apa maksudnya? Iman adalah anugerah Allah bagi kita. Iman membuka mata, budi, dan hati kita untuk memahami dan menerima kebenaran yang diwahyukan Allah kepada kita. Karena iman, kita mampu terhubung dengan Allah secara benar dan penuh keteguhan, dengan kepercayaan dan cinta.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 19 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Jika kita ingin hidup, bertumbuh dan bertahan dalam iman, kita harus membiarkan sabda Allah mengembangkan kita. Kita berani menghadapi begitu banyak kesulitan, penindasan, dan pencobaan dalam hidup kita sehari-hari. Jangan biarkan ketakutan merampas iman, kepercayaan, dan relasi kita dengan Allah. Iman mesti memampukan kita memeluk sabda kebenaran dan kasih Allah dengan penuh keyakinan dan menghayatinya dengan penuh pengharapan akan janji Allah, “karena itu, jangan takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit”(Luk. 12:7)

.

Ya Allah, tambahkanlah iman kami agar kami mampu menghalau segala macam kecemasan dan ketakutan, terutama saat kami menghadapi begitu banyak kesulitan, penindasan, dan pencobaan hidup. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 19 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 19 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 11:47-54 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm.3:21-30; Mazmur: 130:1-2.3-4b.4c-6; PEKAN BIASA XXVIII (H); St.Paulus dr Salib: St.Petrus dr Alkantara; St.Yohanes de Brebeuf dan lsaac Jogues; 

Sekali peristiwa, tatkala duduk makan di rumah seorang Farisi, Yesus berkata, “Celakalah kalian, sebab kalian membangun makam bagi para nabi, padahal nenek moyangmulah yang telah membunuh mereka. Dengan demikian kalian mengakui, bahwa kalian membenarkan perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kalian membangun makamnya. Sebab itu hikmat Allah berkata, Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul.

Tetapi separuh dari antara para nabi dan para rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya. Maka dari angkatan ini akan dituntut darah semua nabi yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan, mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah. Bahkan Aku berkata kepadamu, semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini.” Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat, sebab kalian telah mengambil kunci pengetahuan. Kalian sendiri tidak masuk ke dalamnya, tetapi orang yang berusaha masuk kalian halang-halangi.”

Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu, para ahli Taurat dan orang Farisi terus-menerus mengintai, dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal. Dengan itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 19 Oktober 2023, Bacaan Injil

Kisah konfrontasi Yesus ke orang Farisi dan ahli Taurat selalu menarik. Yesus mewakili pribadi yang menghendaki adanya revolusi dalam penghayatan hidup keagamaan, sedangkan kaum Farisi dan para ahli Taurat mewakili orang-orang yang mau mempertahankan status quo mereka karena dari ‘praktik keagamaan’ itulah mereka bisa menikmati segala fasilitas dan keuntungan. Untuk mempertahankan status quo mereka, orang Farisi membuat tradisi dan penafsiran sendiri tentang hukum Taurat dan mewajibkan orang-orang untuk mengikutinya.

Akibatnya, orang-orang menjadi terbebani, sedangkan orang-orang Farisi mendapat keuntungan darinya. Dahulu, leluhur mereka membunuh nabi-nabi Allah, mulai dari Habel sampai Zakharia. Sekarang, mereka membuat makam bagi para nabi supaya orang-orang mengira bahwa mereka menghormati nabi-nabi. Padahal, mereka sebenarnya sama seperti leluhur mereka.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 18 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Maka, Yesus mengatakan bahwa Allah akan menghukum mereka. “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam, kamu halang-halangi!”(Luk. 11:52). Ya, bukannya mereka membantu orang untuk memahami firman Allah, melainkan justru menghalangi mereka. Kita dipanggil untuk menjadi seperti Yesus. Selayaknya kita berkeinginan dan berani menyuarakan kebenaran dan keadilan.

.

Ya Allah, anugerahkan roh keberanian agar kami berani menyuarakan kebenaran di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 18 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 18 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 10:1-9 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Tim 4:10-17b; Mazmur: 145:10-11.12-13b.17-18,R:12; O PEKAN IV; PEKAN BIASA XXVIII; Pesta St.Lukas, Pengarang Injil (M); 

Pada suatu hari Tuhan menunjuk tujuh puluh murid, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka, “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya la mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah! Camkanlah, Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.

Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu, ‘Damai sejahtera bagi rumah ini.’ Dan jika di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal padanya. Tetapi jika tidak, salammu itu akan kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Jika kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ, dan katakanlah kepada mereka, ‘Kerajaan Allah sudah dekat padamu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 18 Oktober 2023, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini berbicara soal perutusan. Yesus mengutus para murid-Nya pergi berdua-dua menjelajah seluruh negeri untuk mewartakan kabar gembira tentang datangnya Kerajaan Allah. Datangnya Kerajaan Allah berarti adanya kedamaian, kerukunan, persaudaraan, keadilan, dan cinta kasih. Yesus menghendaki agar kabar gembira keselamalan yang dibawa-Nya diketahui semua orang.

Meskipun la dapat melakukan seorang diri, la tidak melakukannya sendirian karena pewartaan Kerajaan Allah menjadi tanggung jawab bersama. la mengutus para murid-Nya, “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu” (Yoh.20:21b). Sabda tersebut berarti bahwa tindakan Yesus harus dilanjutkan oleh semua yang mengikuti-Nya, termasuk kita. Kita dipanggil untuk menghadirkan keselamatan di mana saja kita berada.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 17 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Tuhan telah membekali kita karunia-karunia untuk menjadi saksi dan sarana keselamatan, seperti dikatakan Rasul Paulus, “Kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus” (Ef. 4:7). Namun, Yesus tetap memberikan rambu-rambu ketika la berkata, “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala”(Luk.10:3). Tugas perutusan yang kita terima dari Yesus mengandung risiko besar, akan banyak tantangan dan hambatan, baik dari diri kita sendiri maupun dari luar. Yesus memberikan jaminan bahwa la akan selalu menyertai kita. Artinya, la akan selalu menjaga dan menolong kita.

.

Ya Allah, kuatkanlah kehendak kami agar setia menjalani perutusan kami masing-masing sehingga kami semakin mampu memancarkan sinar keilahian-Mu. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 17 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 17 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 11:37-41 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 1:16-25; Mazmur: 19:2-5; R:2a; O PEKAN IV; PEKAN BIASA XXVIII; Pw.St.Ignasius dr Antiokhia, UskMrt (M); 

Pada suatu ketika, selesai mengajar, Yesus diundang seorang Farisi untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Yesus ke rumah itu, lalu duduk makan. Tetapi orang Farisi itu heran melihat Yesus tidak mencuci tangan sebelum makan. Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Hai orang-orang Farisi, kalian membersihkan cawan dan pinggan bagian luar, tetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah yang menjadikan bagian luar, Dialah juga yang menjadikan bagian dalam? Maka berikanlah isinya sebagai sedekah, dan semuanya akan menjadi bersih bagimu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 17 Oktober 2023, Bacaan Injil

Pada hakikatnya, ‘kemunafikan’ berbicara tentang tindakan seseorang yang mengklaim percaya sesuatu, namun tindakannya berseberangan dengan klaim itu. Istilah yang dipakai dalam Alkitab berasal dari istilah Yunani yang berarti ‘aktor’, secara harafiah ‘seseorang yang mengenakan topeng.’ Dengan kata lain, seseorang yang berpura-pura menjadi sesuatu yang berbeda dari kenyataannya.

Alkitab menyebut kemunafikan sebagai dosa. Ada dua bentuk kemunafikan: pertama, menyatakan percaya sesuatu, kemudian bertindak berlawanan dengan keyakinan itu; kedua, memandang rendah orang lain meskipun kita sendiri bercela. Bacaan Injil hari ini dengan sangat gamblang menggambarkan situasi dan realitas kemunafikan itu. Yesus mengecam kemunafikan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 16 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Kemunafikan berbeda dengan upaya menentang dosa. Kita tidak sempurna, kita harus mengakui bahwa kita berdosa. Munafik jika kita mengimbau bahwa mabuk adalah dosa, tetapi kita mabuk-mabukan setiap akhir pekan. Sebagai anak-anak Allah, kita diimbau untuk berusaha hidup kudus (bdk.I Ptr. 1:16). Kita harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik (bdk.Rm. 12:9). Kita tidak boleh menerima dosa, terutama dalam kehidupan pribadi kita.

.

Ya Allah, gerakkanlah diri kami untuk hidup sesuai hati nurani sehingga kami selalu menjadi pribadi yang autentik dan konsisten dengan apa yang kami imani. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 16 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 16 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 11:29-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 1:1-7; Mazmur: 98:1-4: R:2a; Bacaan II: Flp. 4:12-14.19-20; PEKAN BIASA XXVIII (H); St.Gerardus dr Mayella; Sta.Hedwig; Sta.Margaretha Maria Alacogue: St.Willem dan B.Yohanes yang Baik; 

Sekali peristiwa, Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini. Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka.

Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sungguh, yang ada di sini lebih dari pada Salomo! Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sungguh, yang ada di sini lebih besar daripada Yunus!”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 16 Oktober 2023, Bacaan Injil

Dalam Injil, ditunjukkan bahwa orang-orang Farisi dan para pemimpin agama pada zaman Yesus pernah menuntut tanda dari-Nya, bukan untuk meminta supaya doa mereka dikabulkan, melainkan untuk membuktikan keabsahan dari pengakuan-pengakuan Yesus sebagai utusan Bapa. Mereka tidak sedang meminta petunjuk dari Allah, tetapi menantang-Nya. Yesus menjawab, “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus.”

Respons Yesus itu tidak dimaksudkan untuk mencegah orang mencari petunjuk dari Allah. Sebaliknya, Yesus memperlihatkan kelemahan mereka yang telah mengabaikan nubuat-nubuat dalam Kitab Suci yang dengan jelas mengisyaratkan bahwa Dia adalah Mesias. Allah ingin mendewasakan iman kita dengan cara mendorong kita menemukan petunjuk dan arahan-Nya melalui doa (bdk. Yak. 1:5). Dia juga memberikan bimbingan dan bahkan menjanjikan seorang penolong dalam wujud Roh Kudus (bdk. Yoh. 14:26). Dia menyediakan para pembina rohani dan pemimpin yang bijak dalam diri para rasul-Nya. Dia telah memberikan kita teladan yang konkret dalam diri Yesus. Apakah hal ini masih kurang sehingga kita masih menuntut tanda yang lain lagi?

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 15 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Meminta Allah untuk memberikan bimnbingan dan arahan yang jelas memang merupakan sikap yang bijaksana, tetapi yang perlu kita ingat, Tuhan tidak selalu memberikan petunjuk-Nya dengan cara yang kita harapkan atau kita inginkan. Kita harus percaya, pasti tanda terbaik akan diberikan oleh-Nya, asal kita peka pada tanda zaman yang diberikan Tuhan kepada kita. Kita diundang untuk semakin mengenali sifat-sifat Allah dan menikmati hubungan pribadi yang semakin erat dengan Allah, Bapa kita.

.

Ya Bapa, Engkau telah menganugerahkan hidup kepada kami. Bantulah kami untuk bertanggung jawab mengembangkannya. Sadarkanlah kami untuk tidak menuntut terlalu banyak tanda dari-Mu, tetapi yakin dan percaya sepenuhnya bahwa Yesus adalah Mesias yang Kauutus bagi kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 15 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 15 Oktober 2023, Bacaan Injil Mat. 22:1-10 (22:1-14) (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 25:6-10a; Mazmur: 23:1-3a.3b-4.5.6; R:6cd; Bacaan II: Flp. 4:12-14.19-20; O PEKAN IV; PEKAN BIASA XXVIII (H); Sta.Teresia dr Yesus; 

Sekali peristiwa, Yesus berbicara kepada para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi dengan memakai perumpamaan. Kata-Nya, “Hal Kerajaan Surga seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. la menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang tidak mau datang. Raja itu menyuruh lagi hamba-hamba lain dengan pesan: ‘Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih. Semuanya telah tersedia. Datanglah ke perjamuan kawin ini.’

Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya. Ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya. Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka. Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: ‘Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu. Sebab itu, pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjarnuan kawin itu.’ (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab!)

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 15 Oktober 2023, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini berbicara soal penolakan. Digambarkan dalam Injil, Kerajaan Surga seumpama seorang raja yang mengundang rakyatnya ikut hadir dalam perjamuan nikah anaknya. Semua hal sudah disiapkan dan rakyat tinggal datang menikmati perjamuan nikah itu. Namun, banyak rakyat yang menolak dengan berbagai alasan. Penolakan ini sangat menyakiti hati sang raja. Raja murka karena niat baiknya direspons secara negatif oleh rakyatnya. Undangan kasih sang raja yang begitu baik dan murah hati ditolak karena alasan yang egois.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 14 Oktober 2023 / PERUBAHAN DOA BAPA KAMI

Inilah gambaran situasi konkret yang terjadi di antara kita dalam menanggapi panggilan Tuhan Allah menawarkan Kerajaan Surga untuk kita melalui jalan keselamatan yang dibawa Yesus, Putra-Nya. Namun, apa yang terjadi? Kita menolak tawaran-Nya dan memilih jalan sendiri. Mari kita pertimbangkan tawaran Tuhan, jangan ada lagi penolakan di antara kita. Rasul Paulus mengingatkan kita: “Banyak perkara dapat kutanggung dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku.” Tuhan akan menuntun umat-Nya yang sudah memutuskan untuk datang ke perjamuan-Nya.

.

Ya Allah, utuslah Roh Kebijaksanaan-Mu ke dalam diri kami agar kami mampu dan mau menghadiri perjamuan yang Kausiapkan untuk kami. Kami ingin ambil bagian dalam perutusan dan sukacita yang Kautawarkan. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page