Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 25:31-46 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Im. 19:1-2.11-18; Mazmur: 19:8.9.10.15; R: Yoh. 6:64b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Yohanes, Biarawan;

Im 19:1
TUHAN berfirman kepada Musa:

Im 19:2
“Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.

Im 19:11
Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berbohong dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya.

Im 19:12
Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN.

Im 19:13
Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.

Im 19:14
Janganlah kaukutuki orang tuli dan di depan orang buta janganlah kautaruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu; Akulah TUHAN.

Im 19:15
Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah engkau membela orang kecil dengan tidak sewajarnya dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran.

Im 19:16
Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah TUHAN.

Im 19:17
Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia.

Im 19:18
Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

.

Mzm 19:8
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

Mzm 19:9
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,

Mzm 19:10
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

.

Mat 25:31
“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

Mat 25:32
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Mat 25:33
dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Mat 25:34
Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Mat 25:35
Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;

Mat 25:36
ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; dan ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Mat 25:37
Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?

Mat 25:38
Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

Mat 25:39
Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

Mat 25:40
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Mat 25:41
Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Mat 25:42
Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;

Mat 25:43
ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; dan ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

Mat 25:44
Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?

Mat 25:45
Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

Mat 25:46
Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

.

Ul 7:6
Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.

Ul 7:7
Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu?bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? ?

Ul 7:8
tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir.

Ul 7:9
Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan,

Ul 7:10
tetapi terhadap diri setiap orang dari mereka yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu.

Ul 7:11
Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilakukan.”

Ul 7:12
“Dan akan terjadi, karena kamu mendengarkan peraturan-peraturan itu serta melakukannya dengan setia, maka terhadap engkau TUHAN, Allahmu, akan memegang perjanjian dan kasih setia-Nya yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ul 7:13
Ia akan mengasihi engkau, memberkati engkau dan membuat engkau banyak; Ia akan memberkati buah kandunganmu dan hasil bumimu, gandum dan anggur serta minyakmu, anak lembu sapimu dan anak kambing dombamu, di tanah yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Maret 2025

Ul 7:14
Engkau akan diberkati lebih dari pada segala bangsa: tidak akan ada laki-laki atau perempuan yang mandul di antaramu, ataupun di antara hewanmu.

Ul 8:1
“Segenap perintah, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, haruslah kamu lakukan dengan setia, supaya kamu hidup dan bertambah banyak dan kamu memasuki serta menduduki negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu.

Ul 8:2
Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Ul 8:3
Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Ul 8:4
Pakaianmu tidaklah menjadi buruk di tubuhmu dan kakimu tidaklah menjadi bengkak selama empat puluh tahun ini.

Ul 8:5
Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya.

Ul 8:6
Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.

.

renungan harian hari ini

Inti iman kita adalah mengasihi Tuhan dan terwujud dalam mengasihi sesama. Bagaimana mewujudkannya dalam hidup sehari-hari? Bacaan-bacaan hari ini memberikan gambaran yang jelas untuk kita renungkan bersama.

Dalam Kitab Imamat, Tuhan menyampaikan pedoman atau perintah yang harus ditaati dan diikuti oleh bangsa Israel. Ayat berikutnya menjelaskan, yakni tidak mencuri, tidak berbohong, tidak menipu sesama, tidak bersumpah palsu demi nama Tuhan, tidak menindas atau merampas hak orang lain,

tidak memperlakukan orang lain dengan tidak adil, dan tidak menyimpan dendam atau membenci sesama. Perintah ini menunjukkan bahwa inti dari kekudusan adalah membangun kasih yang tulus kepada sesama.

Sementara dalam Injil Matius, Yesus menggambarkan anak manusia yang akan datang dalam kemuliaan-Nya seperti gembala yang memisahkan kawanannya. Domba dipisahkan dari kambing, Domba di sebelah kanan dan kambing di sebelah kiri.

Domba yang mewakili orang benar sementara kambing-kambing mewakili orang-orang yang tidak benar dan dihukum karena mereka tidak berbuat sebagaimana yang dibuat oleh orang-orang benar.

Dengan permenungan ini Tuhan mengajak kita menghidupi kekudusan dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi berkat bagi sekitar dalam memuliakan nama Tuhan.

.

Ya Tuhan, Engkau memanggil kami untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri kami sendiri. Engkau mengajarkan bahwa kasih bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi harus nyata dalam perbuatan.

Hari ini kami merenungkan firman-Mu yang mengingatkan kami tentang hidup dalam kekudusan—tidak mencuri, tidak berbohong, tidak menipu, tidak menindas, tidak membenci, dan tidak menyimpan dendam. Namun, Tuhan, kami sadar bahwa sering kali kami gagal menjalankan perintah-Mu. Ampunilah kami, ya Tuhan, dan perbarui hati kami agar kami dapat hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

Jadikanlah kami seperti domba-domba di sebelah kanan-Mu, yang selalu peka terhadap kebutuhan sesama dan siap menjadi saluran kasih-Mu di dunia ini. Bukalah mata kami agar kami dapat melihat penderitaan orang lain dan mengulurkan tangan dengan tulus. Jangan biarkan kami menjadi seperti kambing yang mengabaikan sesama dan hidup dalam ketidakpedulian.

Tuntunlah langkah kami setiap hari agar kami dapat mewujudkan kasih dalam tindakan nyata. Ajarlah kami untuk tidak hanya berbicara tentang iman, tetapi benar-benar hidup dalam kasih dan kebaikan. Mampukan kami untuk menjadi terang di tengah dunia yang penuh kegelapan, sehingga hidup kami menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kami.

Kami berserah kepada-Mu, ya Tuhan. Bentuklah kami seturut kehendak-Mu dan jadikan kami alat kasih-Mu di dunia ini. Amin.

.

Bapa Yang Maha Kudus, terima kasih atas rahmat kekudusan yang dicurahkan kepada kami. Mampukanlah kami untuk membagikan rahmat yang telah kami terima ini kepada sesama sehingga nama-Mu semakin dimuliakan dalam hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 4:1-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 26:4-10; Mazmur: 91:1-2.10-11.12-13.14-15; R: lih. 15b; Bacaan II: Rm. 10:8-13; O PEKAN I HARI MINGGU PRAPASKAH I (U);

Ul 26:4
Maka imam harus menerima bakul itu dari tanganmu dan meletakkannya di depan mezbah TUHAN, Allahmu.

Ul 26:5
Kemudian engkau harus menyatakan di hadapan TUHAN, Allahmu, demikian: Bapaku dahulu seorang Aram, seorang pengembara. Ia pergi ke Mesir dengan sedikit orang saja dan tinggal di sana sebagai orang asing, tetapi di sana ia menjadi suatu bangsa yang besar, kuat dan banyak jumlahnya.

Ul 26:6
Ketika orang Mesir menganiaya dan menindas kami dan menyuruh kami melakukan pekerjaan yang berat,

Ul 26:7
maka kami berseru kepada TUHAN, Allah nenek moyang kami, lalu TUHAN mendengar suara kami dan melihat kesengsaraan dan kesukaran kami dan penindasan terhadap kami.

Ul 26:8
Lalu TUHAN membawa kami keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung, dengan kedahsyatan yang besar dan dengan tanda-tanda serta mujizat-mujizat.

Ul 26:9
Ia membawa kami ke tempat ini, dan memberikan kepada kami negeri ini, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Ul 26:10
Oleh sebab itu, di sini aku membawa hasil pertama dari bumi yang telah Kauberikan kepadaku, ya TUHAN. Kemudian engkau harus meletakkannya di hadapan TUHAN, Allahmu; engkau harus sujud di hadapan TUHAN, Allahmu,

.

Mzm 91:1
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa

Mzm 91:2
akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”

Mzm 91:10
malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;

Mzm 91:11
sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.

Mzm 91:12
Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.

Mzm 91:13
Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.

Mzm 91:14
“Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Mzm 91:15
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

.

Rm 10:8
Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Rm 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Rm 10:10
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Rm 10:11
Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

Rm 10:12
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

Rm 10:13
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

.

Luk 4:1
Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan, lalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun.

Luk 4:2
Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ Ia tidak makan apa-apa dan sesudah waktu itu Ia lapar.

Luk 4:3
Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”

Luk 4:4
Jawab Yesus kepadanya: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.”

Luk 4:5
Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.

Luk 4:6
Kata Iblis kepada-Nya: “Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki.

Luk 4:7
Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.”

Luk 4:8
Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Luk 4:9
Kemudian ia membawa Yesus ke Yerusalem dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah,

Luk 4:10
sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya untuk melindungi Engkau,

Luk 4:11
dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”

Luk 4:12
Yesus menjawabnya, kata-Nya: “Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!”

Luk 4:13
Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.

.

Ul 6:4
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

Ul 6:5
Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Ul 6:6
Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,

Ul 6:7
haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

Ul 6:8
Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,

Ul 6:9
dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

Ul 6:10
Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu?kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan;

Ul 6:11
rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami?dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,

Ul 6:12
maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.

Ul 6:13
Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.

Ul 6:14
Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu,

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

Ul 6:15
sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi.

Ul 6:16
Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa.

Ul 6:17
Haruslah kamu berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu;

Ul 6:18
haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu,

Ul 6:19
dengan mengusir semua musuhmu dari hadapanmu, seperti yang difirmankan TUHAN.

Ul 6:20
Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN Allah kita?

Ul 6:21
maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.

Ul 6:22
TUHAN membuat tanda-tanda dan mujizat-mujizat, yang besar dan yang mencelakakan, terhadap Mesir, terhadap Firaun dan seisi rumahnya, di depan mata kita;

Ul 6:23
tetapi kita dibawa-Nya keluar dari sana, supaya kita dapat dibawa-Nya masuk untuk memberikan kepada kita negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang kita.

Ul 6:24
TUHAN, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan TUHAN, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini.

Ul 6:25
Dan kita akan menjadi benar, apabila kita melakukan segenap perintah itu dengan setia di hadapan TUHAN, Allah kita, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kita.”

.

renungan harian hari ini

Hari ini, kita diajak merenungkan perjalanan iman kita melalui bacaan dari Kitab Ulangan, Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma, dan Injil Lukas. Ketiga bacaan ini mengingatkan kita akan pentingnya bersyukur, mengakui iman, dan menghadapi godaan dengan teguh.

Bacaan dari Kitab Ulangan mengajarkan kita untuk selalu mengingat dan bersyukur atas segala berkat yang telah Tuhan berikan. Dengan membawa persembahan hasil pertama dari bumi, umat Israel mengakui bahwa segala sesuatu yang mereka miliki berasal dari Tuhan.

Dalam hidup kita, penting untuk senantiasa bersyukur dan mengingat kebaikan Tuhan, terutama ketika kita merasakan berkat-Nya dalam berbagai bentuk.

Paulus menekankan pentingnya iman dan pengakuan. Keselamatan datang melalui pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya bahwa Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati.

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

Tidak peduli siapa kita atau latar belakang kita, Tuhan siap menerima dan menyelamatkan semua orang yang berseru kepada-Nya. Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk mengakui iman kita dengan teguh dan hidup dalam keyakinan bahwa Tuhan selalu bersama kita.

Yesus, dalam masa puasa dan doa di padang gurun, dicobai oleh Iblis tiga kali. Setiap godaan dijawab Yesus dengan firman Tuhan, menunjukkan keteguhan iman dan ketaatan-Nya kepada Allah. Godaan yang dihadapi Yesus mencerminkan godaan yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari: kebutuhan fisik, kekuasaan, dan keinginan untuk menguji Tuhan.

Dengan meneladan Yesus, kita diajak untuk mengatasi godaan-godaan ini dengan iman yang teguh dan berpegang pada firman Tuhan. Bacaan-bacaan hari ini menekankan pentingnya hidup dalam syukur, iman, dan keteguhan dalam menghadapi godaan.

Dalam hidup kita, kita sering dihadapkan pada berbagai godaan dan tantangan. Namun, dengan bersyukur atas berkat Tuhan, mengakui iman kita kepada Kristus, dan mengandalkan firman Tuhan, kita dapat mengatasi semua cobaan dengan iman yang teguh.

.

Tuhan Maha Pengasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati penuh syukur atas segala berkat yang telah Engkau limpahkan dalam hidup kami. Seperti umat Israel yang membawa hasil pertama dari tanah mereka sebagai persembahan, kami pun ingin senantiasa mengakui bahwa segala sesuatu yang kami miliki berasal dari-Mu.

Ajarlah kami untuk selalu bersyukur, baik dalam kelimpahan maupun dalam kekurangan, dalam sukacita maupun dalam penderitaan, karena Engkaulah sumber segala kebaikan dalam hidup kami.

Engkau telah memberikan kepada kami anugerah keselamatan melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami. Kami percaya bahwa Dialah Tuhan, bahwa Engkau telah membangkitkan-Nya dari antara orang mati, dan bahwa di dalam-Nya kami memiliki hidup yang kekal.

Juga kami ingin semakin teguh dalam iman kami, semakin berani mengakui kebenaran-Mu, dan semakin setia mengikuti jalan yang telah Engkau tunjukkan. Kami sadar bahwa hidup ini penuh dengan godaan dan tantangan.

Doa Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Maret 2025

Kami sering lemah, mudah tergoda oleh kesenangan duniawi, kekuasaan, dan keinginan untuk mengandalkan diri sendiri daripada berserah kepada-Mu. Seperti Yesus yang dicobai di padang gurun, kami pun sering dihadapkan pada pilihan antara mengikuti kehendak-Mu atau tergoda oleh bujukan dunia.

Kuatkanlah hati kami agar kami tidak jatuh ke dalam pencobaan. Bimbinglah kami untuk selalu berpegang pada firman-Mu sebagai pedang kebenaran yang melindungi kami dari tipu daya si jahat. Ketika kami merasa lemah, ingatkan kami bahwa Engkau selalu menyertai kami. Ketika kami menghadapi kesulitan, teguhkan iman kami agar kami tetap setia kepada-Mu.

Kami bersyukur atas firman-Mu yang mengajar kami untuk hidup dalam syukur, iman, dan keteguhan menghadapi godaan. Kami ingin menjadikan hidup kami sebagai kesaksian akan kasih dan kebaikan-Mu, sehingga setiap langkah kami mencerminkan iman yang teguh kepada-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan, kami bersyukur atas segala berkat yang telah Engkau berikan dalam hidup kami. Ajarlah kami untuk selalu bersyukur dan mengakui iman kami kepada-Mu dengan teguh. Dalam menghadapi godaan dan tantangan, berikanlah kami kekuatan untuk mengandalkan firman-Mu dan mengikuti teladan Yesus, Putra-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 5:27-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 58: 9b-14; Mazmur: 86:1-2.3-4.5-6; R:11a; HARI SABTU SESUDAH RABU ABU (U); St.Yohanes de Deo; St.Yulianus dr Toledo; St.Folemon dan Apolonios; St.Petrus Obazin;

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

Yes 58:10
apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.

Yes 58:11
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Yes 58:12
Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”.

Yes 58:13
Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; dan apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,

Yes 58:14
maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.

.

Mzm 86:1
Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku.

Mzm 86:2
Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi, selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.

Mzm 86:3
Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.

Mzm 86:4
Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

Mzm 86:5
Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.

Mzm 86:6
Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN, dan perhatikanlah suara permohonanku.

.

Luk 5:27
Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!”

Luk 5:28
Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia.

Luk 5:29
Dan Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya dan sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia.

Luk 5:30
Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”

Luk 5:31
Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit;

Luk 5:32
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

.

Ul 5:1
Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata kepada mereka: “Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia.

Ul 5:2
TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di Horeb.

Ul 5:3
Bukan dengan nenek moyang kita TUHAN mengikat perjanjian itu, tetapi dengan kita, kita yang ada di sini pada hari ini, kita semuanya yang masih hidup.

Ul 5:4
TUHAN telah bicara dengan berhadapan muka dengan kamu di gunung dan di tengah-tengah api?

Ul 5:5
aku pada waktu itu berdiri antara TUHAN dan kamu untuk memberitahukan firman TUHAN kepadamu, sebab kamu takut kepada api dan kamu tidak naik ke gunung?dan Ia berfirman:

Ul 5:6
Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.

Ul 5:7
Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Ul 5:8
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

Ul 5:9
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Ul 5:10
tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Ul 5:11
Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Maret 2025

Ul 5:12
Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ul 5:13
Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,

Ul 5:14
tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang manapun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga.

Ul 5:15
Sebab haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau dibawa keluar dari sana oleh TUHAN, Allahmu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung; itulah sebabnya TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat.

Ul 5:16
Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Ul 5:17
Jangan membunuh.

Ul 5:18
Jangan berzinah.

Ul 5:19
Jangan mencuri.

Ul 5:20
Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.

Ul 5:21
Jangan mengingini isteri sesamamu, dan jangan menghasratkan rumahnya, atau ladangnya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.

Ul 5:22
Firman itulah yang diucapkan TUHAN kepada seluruh jemaahmu dengan suara nyaring di gunung, dari tengah-tengah api, awan dan kegelapan, dan tidak ditambahkan-Nya apa-apa lagi. Ditulis-Nya semuanya pada dua loh batu, lalu diberikan-Nya kepadaku.”

.

renungan harian hari ini

Yesus memanggil Lewi, sang pemungut cukai, untuk menjadi murid-Nya. Tanpa banyak berpikir, Lewi segera meninggalkan segala sesuatu, bangkit, dan mengikuti Yesus. la merasa disapa hatinya oleh Yesus, dan ia mengadakan perjamuan besar di rumahnya.

Kehadiran Yesus di rumah Lewi mengundang perdebatan yang panjang. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut dan mempertanyakan sikap Yesus yang mau hadir dan makan bersama orang berdosa. Yesus dengan penuh keberanian memberikan jawaban berbeda dari apa yang mereka perdebatkan.

Yesus menjawab,“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” Jawaban Yesus ini mau menunjukkan bahwa la datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.

Nabi Yesaya dalam bacaan pertama menyampaikan pesan yang kuat tentang pertobatan yang sejati. Tuhan akan selalu menuntun dan membuatnya seperti taman yang diairi dengan baik, seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Yesaya menekankan bahwa pertobatan sejati melibatkan seluruh diri, adanya sebuah perubahan hati dan tindakan nyata yang menunjukkan kasih yang berkeadilan. Oleh karena itu, mari dalam permenungan bersama sebagai umat beriman, kita belajar mendengarkan panggilan Yesus untuk bertobat dan mengikuti-Nya. Apakah kita siap untuk membangun semangat pertobatan sejati yang membawa perubahan dalam hidup kita?

.

Ya Tuhan, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang terbuka, merenungkan panggilan-Mu untuk bertobat dan mengikuti-Mu. Engkau memanggil Lewi, seorang pemungut cukai, seorang yang dipandang hina oleh banyak orang, namun Engkau melihat hati dan potensinya. Tanpa ragu, Lewi meninggalkan segalanya dan mengikuti-Mu.

Engkau datang bukan untuk mencari orang benar, tetapi untuk menyelamatkan yang hilang. Kami mengakui bahwa kami sering tersesat dalam keegoisan, kesombongan, dan dosa-dosa kami. Juga butuh Engkau, Tuhan, seperti orang sakit yang membutuhkan tabib. Kami ingin mengalami pertobatan sejati—bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perubahan hati dan tindakan nyata.

Tuntunlah kami agar hati kami tidak mengeraskan diri terhadap panggilan-Mu. Lembutkan jiwa kami agar kami senantiasa siap untuk dibentuk, diubahkan, dan dipakai untuk kemuliaan-Mu. Semoga kami tidak ragu untuk meninggalkan segala hal yang menjauhkan kami dari Tuhan dan dengan penuh iman melangkah mengikuti-Mu.

Kami percaya bahwa Engkau tidak pernah menolak hati yang remuk dan hancur. Engkau senantiasa membuka pintu belas kasih bagi mereka yang ingin kembali kepada-Mu. Maka, kami serahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu. Jadikan kami pribadi yang semakin mencintai-Mu dan setia berjalan dalam jalan-Mu. Amin.

.

Bapa Yang Maha Kudus, ajarlah kani untuk selalu membangun semangat pertobatan yang sejati, berani meninggalkan hal-hal yang menghalangi persatuan kami dengan Engkau. Mampukanlah kami menjadi penyalur-penyalur kebaikan-Mu di tengah dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 9:14-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 58:1-9a; Mazmur: 51:3-4.5-6a.18-19; R:19a; HARI JUMAT SESUDAH RABU ABU (U); Pfak. Sta.Perpetua dan Felisitas, Mrt.;

Yes 58:1
Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!

Yes 58:2
Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:

Yes 58:3
“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yes 58:4
Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Yes 58:5
Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?

Yes 58:6
Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yes 58:7
supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Yes 58:8
Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

.

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:5
(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.

Mzm 51:6
(51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Mzm 51:18
(51-20) Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!

Mzm 51:19
(51-21) Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar, korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.

.

Mat 9:14
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

Mat 9:15
Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

.

Ul 4:1
“Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu.

Ul 4:2
Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

Ul 4:3
Matamu sendiri telah melihat apa yang diperbuat TUHAN mengenai Baal-Peor, sebab TUHAN, Allahmu, telah memunahkan dari tengah-tengahmu semua orang yang mengikuti Baal-Peor,

Ul 4:4
sedangkan kamu sekalian yang berpaut pada TUHAN, Allahmu, masih hidup pada hari ini.

Ul 4:5
Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya.

Ul 4:6
Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.

Ul 4:7
Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya?

Ul 4:8
Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?

Ul 4:32
Sebab cobalah tanyakan, dari ujung langit ke ujung langit, tentang zaman dahulu, yang ada sebelum engkau, sejak waktu Allah menciptakan manusia di atas bumi, apakah ada pernah terjadi sesuatu hal yang demikian besar atau apakah ada pernah terdengar sesuatu seperti itu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Maret 2025

Ul 4:33
Pernahkah suatu bangsa mendengar suara ilahi, yang berbicara dari tengah-tengah api, seperti yang kaudengar dan tetap hidup?

Ul 4:34
Atau pernahkah suatu allah mencoba datang untuk mengambil baginya suatu bangsa dari tengah-tengah bangsa yang lain, dengan cobaan-cobaan, tanda-tanda serta mujizat-mujizat dan peperangan, dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan dengan kedahsyatan-kedahsyatan yang besar, seperti yang dilakukan TUHAN, Allahmu, bagimu di Mesir, di depan matamu?

Ul 4:35
Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.

Ul 4:36
Dari langit Ia membiarkan engkau mendengar suara-Nya untuk mengajari engkau, di bumi Ia membiarkan engkau melihat api-Nya yang besar, dan segala perkataan-Nya kaudengar dari tengah-tengah api.

Ul 4:37
Karena Ia mengasihi nenek moyangmu dan memilih keturunan mereka, maka Ia sendiri telah membawa engkau keluar dari Mesir dengan kekuatan-Nya yang besar,

Ul 4:38
untuk menghalau dari hadapanmu bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu, untuk membawa engkau masuk ke dalam negeri mereka dan memberikannya kepadamu menjadi milik pusakamu, seperti yang terjadi sekarang ini.

Ul 4:39
Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain.

Ul 4:40
Berpeganglah pada ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, dan supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk selamanya.”

.

renungan harian hari ini

Bacaan-bacaan hari ini berbicara tentang puasa yang sejati dan berkenan di hadapan Tuhan. Murid-murid Yohanes datang kepada Yesus dan bertanya, “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

Mereka berusaha membanding-bandingkan praktik hidup mereka dengan para murid Yesus. Jawaban Yesus secara tidak langsung membungkam pertanyaan yang diajukan oleh murid-murid Yohanes.

Yesus menekankan bahwa puasa bukan sekadar kewajiban dan ritual keagamaan, melainkan terutama suasana hati yang merindukan Tuhan di dalam hidupnya. Tuhan berfirman bahwa puasa yang diharapkannya adalah yang membawa perubahan nyata dalam kehidupan.

Dalam kitab Nabi Yesaya, Tuhan berbicara mengenai puasa yang sejati. Tuhan menegur bangsa Israel karena puasa yang dilakukan mereka tidak membawa perubahan nyata dan tindakan yang benar.

Puasa mereka sekadar formalitas yang tidak diikuti dengan keadilan dan kasih. Tuhan menghendaki berpuasa yang memperjuangkan keadilan dan menghadirkan kasih kepada sesama.

Kita melihat bahwa puasa yang berkenan di hati Tuhan adalah bukan karena tidak adanya makanan atau melakukan ritual keagamaan. Yesus justru mengajarkan bahwa puasa yang sesungguhnya adalah tanggapan atas hati yang merindukan Tuhan, sementara Yesaya menekankan puasa harus disertai tindakan keadilan dan kasih.

.

Bapa yang penuh kasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang rindu untuk mengenal-Mu lebih dalam. Firman-Mu mengajarkan bahwa puasa sejati bukan sekadar menahan diri dari makanan atau menjalankan ritual keagamaan, tetapi sebuah panggilan untuk hidup dalam keadilan, kasih, dan kebenaran. Engkau tidak menghendaki pengorbanan yang kosong, tetapi hati yang bertobat dan hidup yang diubahkan.

Tuhan, ubahkan hati kami agar kami tidak hanya berpuasa dari makanan, tetapi juga berpuasa dari keegoisan, kemarahan, dan kesombongan. Ajarkan kami untuk berpuasa dari kata-kata yang menyakitkan dan menggantikannya dengan perkataan yang membangun. Biarlah kami berpuasa dari ketidakpedulian dan belajar untuk mengulurkan tangan kepada mereka yang membutuhkan.

Seperti yang Engkau firmankan melalui Nabi Yesaya, puasa yang Engkau kehendaki adalah yang membebaskan belenggu ketidakadilan, yang memerdekakan orang yang tertindas, yang membagikan makanan kepada yang lapar, dan yang membawa kasih kepada sesama. Tuhan, mampukan kami untuk menjalankan puasa yang demikian. Jangan biarkan ibadah kami menjadi sia-sia karena hati kami tidak sungguh-sungguh mengasihi-Mu dan sesama.

Ya Yesus, kiranya setiap langkah kami mencerminkan kasih dan keadilan-Mu. Bentuklah kami menjadi pribadi yang lebih serupa dengan-Mu, yang tidak hanya berkata-kata tentang kebaikan, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami berserah kepada-Mu, ya Tuhan. Biarlah puasa kami tidak hanya menjadi ritual, tetapi menjadi wujud nyata dari kasih dan iman kami kepada-Mu. Kami berdoa dan bersyukur dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

.

Bapa Yang Maha Pengasih, Engkau begitu mengasihi kami meskipun kami kadang kala mementingkan diri kami sendiri. Maka ya Tuhan, bantulah kami agar mulai saat ini kami sungguh berpuasa dengan membangun kerinduan hati yang mendalam dengan Engkau. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 9:22-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 30:15-20; Mazmur: 1:1-2.3.4.6; R:40:5a; HARI KAMIS SESUDAH RABU ABU (U); St.Marsianus; St.Hesikios; St.Fridolin;

Ul 30:15
Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,

Ul 30:16
karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.

Ul 30:17
Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya,

Ul 30:18
maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.

Ul 30:19
Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Ul 30:20
dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

.

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

.

Luk 9:22
Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

Luk 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Luk 9:24
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

Luk 9:25
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?

.

Ul 1:1
Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa kepada seluruh orang Israel di seberang sungai Yordan, di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab.

Ul 1:6
“TUHAN, Allah kita, telah berfirman kepada kita di Horeb, demikian: Telah cukup lama kamu tinggal di gunung ini.

Ul 1:7
Majulah, berangkatlah, pergilah ke pegunungan orang Amori dan kepada semua tetangga mereka di Araba-Yordan, di Pegunungan, di Daerah Bukit, di Tanah Negeb dan di tepi pantai laut, yakni negeri orang Kanaan, dan ke gunung Libanon sampai Efrat, sungai besar itu.

Ul 1:8
Ketahuilah, Aku telah menyerahkan negeri itu kepadamu; masukilah, dudukilah negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunannya.”

Ul 1:9
“Pada waktu itu aku berkata kepadamu, demikian: Seorang diri aku tidak dapat memikul tanggung jawab atas kamu.

Ul 1:10
TUHAN, Allahmu, telah membuat kamu banyak dan sesungguhnya, sekarang kamu sudah seperti bintang-bintang di langit banyaknya.

Ul 1:11
TUHAN, Allah nenek moyangmu, kiranya menambahi kamu seribu kali lagi dari jumlahmu sekarang dan memberkati kamu seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 Maret 2025

Ul 1:12
Tetapi bagaimana seorang diri aku dapat memikul tanggung jawab atas kesusahanmu, atas bebanmu dan perkaramu?

Ul 1:13
Kemukakanlah dari suku-sukumu orang-orang yang bijaksana, berakal budi dan berpengalaman, maka aku akan mengangkat mereka menjadi kepala atas kamu.

Ul 1:14
Lalu kamu menjawab aku: Memang baik apa yang kauanjurkan untuk dilakukan itu.

Ul 1:15
Kemudian aku mengambil kepala-kepala sukumu, yakni orang-orang yang bijaksana dan berpengalaman, lalu aku mengangkat mereka menjadi pemimpin atas kamu, yakni sebagai kepala pasukan seribu, kepala pasukan seratus, kepala pasukan lima puluh dan kepala pasukan sepuluh dan sebagai pengatur pasukan bagi suku-sukumu.

Ul 1:16
Dan pada waktu itu aku memerintahkan kepada para hakimmu, demikian: Berilah perhatian kepada perkara-perkara di antara saudara-saudaramu dan berilah keputusan yang adil di dalam perkara-perkara antara seseorang dengan saudaranya atau dengan orang asing yang ada padanya.

Ul 1:17
Dalam mengadili jangan pandang bulu. Baik perkara orang kecil maupun perkara orang besar harus kamu dengarkan. Jangan gentar terhadap siapapun, sebab pengadilan adalah kepunyaan Allah. Tetapi perkara yang terlalu sukar bagimu, harus kamu hadapkan kepadaku, supaya aku mendengarnya.

Ul 1:18
Demikianlah aku pada waktu itu memerintahkan kepadamu segala hal yang harus kamu lakukan.”

.

renungan harian hari ini

Pada hari ini, kita memulai perjalanan masa Prapaskah, masa retret agung yang penuh dengan refleksi pertobatan. Bacaan-bacaan hari ini mengajarkan kita tentang pilihan-pilihan penting dalam hidup kita dan konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil.

Dalam bacaan Injil Yesus berkata, “Anak manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

Perkataan Yesus ini mengandung makna bahwa mengikuti Dia bukanlah jalan yang mudah dan serba enak, melainkan jalan salib. Mau mengikuti Yesus berarti harus berani ambil jalan salib, jalan penderitaan dan memanggulnya setiap hari.

Yesus semakin menegaskan hal ini kepada mereka yang hendak mengikuti-Nya. Sebenarnya mengajak kita bersama untuk semakin berkomitmen total kepada-Nya, meskipun terkadang berarti penderitaan dan bahkan harus menyerahkan nyawa.

Dalam bacaan pertama, Musa mengajarkan kepada bangsanya bahwa pilihan untuk mengasihi dan menaati Tuhan adalah pilihan yang membawa kehidupan. Bangsa Israel diajak oleh Musa untuk mendengarkan suara Tuhan dan berpegang pada perintah-Nya.

Menurut Musa, pilihan ini akan membawa berkat, kehidupan, dan kelimpahan. Sebaliknya, jika tidak taat, maka mereka akan mengalami kebinasaan. Kita diajak untuk berani membuat pilihan hidup yang tepat, pilihan hidup kita menentukan perjalanan kita ke depannya.

.

Allah yang Maharahim,
Pada awal masa Prapaskah ini, kami datang kepada-Mu dengan hati yang penuh kerendahan,
Menyadari bahwa mengikuti-Mu bukanlah jalan yang mudah,
Tetapi jalan salib, jalan penderitaan, dan jalan penyerahan diri.

Engkau sendiri telah memberi teladan kepada kami,
Bahwa untuk memperoleh hidup sejati, kami harus berani kehilangan diri kami,
Memanggul salib setiap hari, dan mengikuti Engkau dengan setia.
Sering kali kami lebih memilih kenyamanan daripada pengorbanan,
Lebih memilih kehendak kami sendiri daripada kehendak-Mu,
Namun hari ini, Engkau kembali mengundang kami untuk memilih jalan kehidupan.

Seperti Musa mengingatkan bangsa Israel untuk memilih hidup dengan menaati firman-Mu,
Kami pun ingin memilih Engkau, ya Tuhan,
Memilih untuk setia dalam segala keadaan,
Juga memilih untuk berpegang pada sabda-Mu,
Dan memilih untuk mengasihi dan menaati Engkau dengan segenap hati kami.

Bimbinglah kami dalam perjalanan Prapaskah ini,
Agar setiap langkah kami semakin dekat kepada-Mu,
Setiap doa kami semakin tulus,
Setiap pengorbanan kami semakin bermakna,
Dan setiap penderitaan yang kami alami semakin menyatukan kami dengan salib-Mu yang kudus.

Kuatkanlah kami agar tidak takut memikul salib kami,
Berilah kami keberanian untuk berkomitmen total kepada-Mu,
Dan ajarlah kami untuk percaya bahwa di balik salib ada kebangkitan,
Bahwa di balik pengorbanan ada kemuliaan,
Bahwa bersama-Mu, penderitaan bukanlah akhir, tetapi jalan menuju kehidupan kekal.

Kami menyerahkan hati kami ke dalam tangan-Mu,
Semoga kami semakin berani memilih Engkau dalam segala aspek hidup kami,
Dan semakin setia berjalan di jalan kasih dan pengorbanan bersama-Mu. Amin.

.

Tuhan Yang Maha Kuasa, berilah kami kekuatan dan keberanian untuk memilih jalan kehidupan, untuk mengasihi dan taat kepada-Mu dan mau mengikuti jalan yang ditunjukkan Yesus sampai dengan akhir perjalanan hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 6:1-6.16-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yl. 2:12-18; Mazmur: 51:3-4.5-6a.12-13.14.17; R: lih. 3a; Bacaan II: 2Kor.5:20-6:2; O PEKAN IV HARI RABU ABU (U) Puasa dan Pantang;

Yl 2:12
“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.”

Yl 2:13
Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.

Yl 2:14
Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu.

Yl 2:15
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;

Yl 2:16
kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah penganten laki-laki keluar dari kamarnya, dan penganten perempuan dari kamar tidurnya;

Yl 2:17
baiklah para imam, pelayan-pelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: “Sayangilah, ya TUHAN, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?”

Yl 2:18
TUHAN menjadi cemburu karena tanah-Nya, dan Ia belas kasihan kepada umat-Nya.

.

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:5
(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.

Mzm 51:6
(51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:14
(51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!

Mzm 51:17
(51-19) Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

.

2Kor 5:20
Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

2Kor 5:21
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

2Kor 6:1
Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.

2Kor 6:2
Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.

.

Mat 6:1
“Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

Mat 6:4
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Mat 6:5
“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Mat 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Mat 6:16
“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Mat 6:17
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,

Mat 6:18
supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

.

Yes 58:1
Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!

Yes 58:2
Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:

Yes 58:3
“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yes 58:4
Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Yes 58:5
Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?

Yes 58:6
Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yes 58:7
supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Maret 2025

Yes 58:8
Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

Yes 58:10
apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.

Yes 58:11
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Yes 58:12
Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”.

Yes 58:13
Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; dan apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,

Yes 58:14
maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.

.

renungan harian hari ini

Hari Rabu Abu menandai dimulainya Masa Prapaskah, sebuah periode penting dalam kalender liturgi Gereja di mana kita diajak merenung, berdoa, dan berpuasa sebagai persiapan merayakan Paskah. Kita memulai masa retret agung selama empat puluh hari ke depan.

Bacaan-bacaan hari ini mengarahkan kita untuk kembali kepada Tuhan dengan hati yang tulus dan rendah hati, memohon belas kasihan-Nya, dan menjalani hidup dengan integritas dan kesungguhan. Nabi Yoel mengajak kita kembali kepada Tuhan dengan segenap hati.

Sebab, pertobatan sejati bukanlah sekadar ritual atau penampilan luar, melainkan perubahan hati yang mendalam. Tuhan menginginkan kita merobek hati kita, menunjukkan penyesalan yang tulus atas dosa-dosa kita, dan berbalik kepada-Nya karena Dia penuh kasih dan belas kasihan.

Dalam bacaan kedua, Rasul Paulus mengingatkan bahwa kita adalah utusan-utusan Kristus yang dipanggil untuk mendamaikan diri kita dengan Allah. Melalui Kristus, kita telah menerima kasih karunia yang besar, dan kita tidak boleh menyia-nyiakannya. Sekarang adalah saat yang tepat untuk bertobat dan menerima penyelamatan yang Tuhan tawarkan.

Melalui bacaan Injil, Yesus mengajarkan kita tentang cara yang benar dalam memberi sedekah, berdoa, dan berpuasa. Dia menekankan pentingnya ketulusan hati dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah kita. Semua yang kita lakukan hendaknya untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan mencari pujian dari manusia.

Pada hari Rabu Abu ini, kita diajak memulai perjalanan Prapaskah dengan penuh pertobatan dan kerendahan hati. Marilah kita kembali kepada Tuhan dengan segenap hati kita, merobek hati kita, bukan pakaian kita, dan mengakui dosa-dosa kita dengan tulus. Mari kita menjalani masa ini dengan doa yang khusyuk, puasa yang tulus, dan sedekah yang ikhlas, dan semuanya itu dilakukan dalam kerahasiaan di hadapan Tuhan yang melihat hati kita.

.

Allah yang penuh belas kasih, kami datang ke hadapan-Mu, dengan hati yang penuh penyesalan dan kerinduan akan rahmat-Mu. Hari Rabu Abu ini menandai awal perjalanan Prapaskah. Masa di mana Engkau memanggil kami untuk bertobat, berdoa, dan kembali kepada-Mu dengan segenap hati.

Kami menyadari bahwa sering kali kami gagal dalam kesetiaan kami. Juga kami lebih mencari penghargaan manusia daripada berkenan di hadapan-Mu. Kami lebih mengutamakan kepentingan duniawi daripada kehendak-Mu. Namun hari ini, Engkau mengundang kami untuk merobek hati kami, bukan hanya pakaian kami, untuk mengakui kelemahan kami dengan jujur dan membiarkan kasih-Mu membarui hidup kami.

Engkau mengajarkan kami tentang makna sejati dari puasa, doa, dan sedekah. Bahwa semua itu bukanlah sekadar ritual lahiriah, tetapi harus dilakukan dengan ketulusan dan keikhlasan. Bukan untuk mencari pujian manusia, tetapi untuk mendekatkan diri kepada-Mu.

Ajarlah kami untuk menjalani Prapaskah ini dengan hati yang bersih dan niat yang murni, agar setiap doa kami semakin mempererat hubungan kami dengan-Mu. Setiap puasa kami mengosongkan diri dari ego dan kesombongan, dan setiap sedekah kami menjadi ungkapan kasih yang nyata kepada sesama.

Engkau telah mengutus Putra-Mu ya Bapa, untuk mendamaikan kami dengan Engkau melalui kasih-Nya yang sempurna. Kami ingin menanggapi kasih itu dengan pertobatan yang sejati. Bukan dengan sekadar kata-kata, tetapi dengan perubahan hidup yang nyata. Biarlah masa Prapaskah ini menjadi waktu rahmat bagi kami. Waktu di mana hati kami dibentuk kembali oleh kasih-Mu, waktu di mana kami semakin mengarahkan hidup kami kepada kebenaran dan keadilan-Mu.

Terima kasih Tuhan, karena Engkau selalu membuka tangan-Mu bagi kami yang ingin kembali. Terima kasih atas pengampunan-Mu yang tiada habisnya dan rahmat-Mu yang selalu melimpah. Bimbinglah langkah kami sepanjang perjalanan ini, Agar kami tiba di Paskah dengan hati yang diperbarui, siap merayakan kebangkitan Kristus dengan sukacita sejati. Amin.

.

Ya Tuhan, hari ini kami memulai masa retret agung. Semoga puasa, doa, dan sedekah kami selama masa ini tidak dilakukan untuk pamer, tetapi untuk memuliakan nama-Mu dan mendekatkan diri kepada-Mu. Semoga pula pada hari Paskah nanti kami sungguh-sungguh menikmati buah dari puasa dan pantang ini, yakni kami turut bangkit bersama Kristus. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2025, Bacaan Injil Markus 10:28-31 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 35:1-12; Mazmur: 50:5-6.7-8.14.23; R:23b; PEKAN VIII (H); St.Kasimirus; B.Humbelina; St.Lusius, Paus; B.Placida;

Sir 35:1
Barangsiapa memenuhi hukum Taurat mempersembahkan banyak korban, dan orang yang memperhatikan segala perintah menyampaikan korban keselamatan.

Sir 35:2
Orang yang membalas kebaikan mempersembahkan korban sajian dan yang memberikan derma menyampaikan korban syukur.

Sir 35:3
Yang direlai oleh Tuhan ialah menjauhi kejahatan, dan menolak kelaliman merupakan korban penghapus dosa.

Sir 35:4
Jangan tampil di hadirat Tuhan dengan tangan yang kosong, sebab semuanya wajib menurut perintah.

Sir 35:5
Persembahan orang jujur melemaki mezbah, dan harumnya sampai ke hadapan Yang Mahatinggi.

Sir 35:6
Tuhan berkenan kepada korban orang benar, dan ingatannya tidak akan dilupakan.

Sir 35:7
Muliakanlah Tuhan dengan kemurahan, dan buah bungaran di tanganmu janganlah kausedikitkan.

Sir 35:8
Sertakanlah muka yang riang dengan segala pemberianmu, dan bagian sepersepuluh hendaklah kaukuduskan dengan suka hati.

Sir 35:9
Berikanlah kepada Yang Mahatinggi berpadanan dengan apa yang la berikan kepadamu, dengan murah hati dan sesuai dengan hasil tanganmu.

Sir 35:10
Sebab Dia itu Tuhan pembalas, dan engkau akan dibalas-Nya dengan tujuh lipat.

Sir 35:11
Jangan mencoba menyuap Tuhan, sebab tidak diterima-Nya, dan janganlah percaya pada korban kelaliman!

Sir 35:12
Sebab Tuhan adalah Hakim, yang tidak memihak.

.

Mzm 50:5
“Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi, yang mengikat perjanjian dengan Aku berdasarkan korban sembelihan!”

Mzm 50:6
Langit memberitakan keadilan-Nya, sebab Allah sendirilah Hakim. Sela

Mzm 50:7
“Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu!

Mzm 50:8
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?

Mzm 50:14
Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!

Mzm 50:23
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

.

Mrk 10:28
Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”

Mrk 10:29
Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,

Mrk 10:30
orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.

Mrk 10:31
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

.

1Kor 15:20
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.

1Kor 15:21
Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.

1Kor 15:22
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.

1Kor 15:23
Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.

1Kor 15:24
Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.

1Kor 15:25
Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

1Kor 15:26
Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

1Kor 15:27
Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa “segala sesuatu telah ditaklukkan”, maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Maret 2025

1Kor 15:28
Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.

1Kor 15:29
Jika tidak demikian, apakah faedahnya perbuatan orang-orang yang dibaptis bagi orang mati? Kalau orang mati sama sekali tidak dibangkitkan, mengapa mereka mau dibaptis bagi orang-orang yang telah meninggal?

1Kor 15:30
Dan kami juga?mengapakah kami setiap saat membawa diri kami ke dalam bahaya?

1Kor 15:31
Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar.

1Kor 15:32
Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka “marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati”.

1Kor 15:33
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

1Kor 15:34
Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu.

.

renungan harian hari ini

Dalam dunia bisnis saat ini, fokus utamanya adalah pada menghasilkan laba. Pola pikir untung dan rugi ini tercermin dalam bacaan Injil, di mana Petrus mempertanyakan Yesus tentang pahala karena mengikuti-Nya, setelah banyak berkorban.

Yesus meyakinkan bahwa mereka yang meninggalkan keterikatan duniawi demi Dia akan menerima banyak berkat dalam kehidupan kekal, menekankan bahwa pengorbanan bagi Kristus tidak pernah sia-sia.

Prinsip ini digemakan dalam Sirakh 35:1-12, yang menggarisbawahi pentingnya pengorbanan yang tulus disertai keadilan dan kasih sayang, bukan semata-mata persembahan ritual.

Teks ini mendorong orang beriman untuk merenungkan pengorbanan mereka dan memastikan mereka melakukan dengan hati yang benar, memenuhi janji-janji kepada Tuhan dengan setia.

Kita diajak untuk menggarisbawahi perlunya pendekatan yang seimbang, mengintegrasikan kesuksesan materi dengan nilai-nilai etika dan spiritual, seperti yang dianjurkan dalam Injil Markus dan Kitab Putra Sirakh, memastikan bahwa pengorbanan dan upaya selaras dengan tujuan yang lebih tinggi dan menghasilkan imbalan yang kekal.

.

Ya Tuhan, hari ini kami datang kepada-Mu dengan hati penuh syukur. Merenungkan makna pengorbanan sejati yang berkenan di hadapan-Mu. Engkau mengajarkan bahwa mereka yang meninggalkan segala sesuatu demi-Mu tidak akan kehilangan apa pun, tetapi justru menerima berkat yang melimpah, bukan hanya di dunia ini, tetapi juga dalam kehidupan kekal.

Sering kali kami terjebak dalam pola pikir dunia. Menghitung untung dan rugi dalam setiap langkah hidup kami. Mengukur berkat berdasarkan harta dan keberhasilan yang tampak di mata manusia. Namun, Engkau mengingatkan kami bahwa pengorbanan sejati adalah yang dilakukan dengan kasih, yang tidak mencari imbalan duniawi, tetapi demi kemuliaan-Mu.

Ajarkan kami untuk memiliki hati yang tulus dalam memberi. Bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam waktu, tenaga, dan perhatian kami bagi sesama. Jangan biarkan kami terjebak dalam rutinitas tanpa makna, tetapi tanamkanlah dalam diri kami semangat keadilan, kasih, dan belas kasih.

Bimbinglah kami agar hidup kami selalu selaras dengan kehendak-Mu. Agar setiap usaha, kerja keras, dan pengorbanan yang kami lakukan, bukan hanya demi pencapaian duniawi, tetapi juga demi kebaikan yang lebih besar. Demi pelayanan kepada sesama, dan demi kemuliaan Tuhan yang kekal.

Jadikanlah hidup kami sebagai persembahan yang hidup, sebagaimana Engkau berkenan kepada orang yang memberi dengan hati yang rela. Kami percaya bahwa dalam mengikuti-Mu, tidak ada yang sia-sia, sebab Engkau adalah upah terbesar dan kekayaan sejati yang kami rindukan. Amin.

.

Tuhan Yang Maha Kasih, Engkau senantiasa menuntun kami menuju terang-Mu. Engkau tidak pernah meninggalkan kami dalam kegelapan dan berjalan dalam kesendirian sebagai pengikut-Mu. Maka, tuntunlah kami selalu agar kami menjadi berkat bagi banyak orang. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2025, Bacaan Injil Markus 10:17-27 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 17:24-29; Mazmur: 32:1-2.5.6.7; R.11a; PEKAN BIASA VIII (H) St.Marinus: St.Nikolo d Albergati; Sta.Kungunde;

Sir 17:24
Namun untuk orang yang menyesalpun Tuhan membuka jalan kembali, dan orang yang kehilangan ketabahan hati dilipur oleh-Nya.

Sir 17:25
Berpalinglah kepada Tuhan dan lepaskanlah dosa, berdoalah di hadapan-Nya dan berhentilah menghina.

Sir 17:26
Kembalilah kepada Yang Mahatinggi dan berpalinglah dari yang durjana, dan hendaklah sangat benci kepada kekejian.

Sir 17:27
Siapa gerangan di dunia orang mati memuji Yang Mahatinggi, sebagai pengganti orang yang hidup dan yang mempersembahkan pujian?

Sir 17:28
Dari orang mati lenyaplah pujian seperti dari yang tiada sama sekali, sedangkan barangsiapa yang hidup dan sehat memuji Tuhan.

Sir 17:29
Alangkah besarnya belas kasihan Tuhan serta pengampunan-Nya bagi semua yang berpaling kepada-Nya!

.

Mzm 32:1
Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

Mzm 32:2
Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

Mzm 32:5
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

Mzm 32:6
Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.

Mzm 32:7
Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak.

.

Mrk 10:17
Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Mrk 10:18
Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.

Mrk 10:19
Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”

Mrk 10:20
Lalu kata orang itu kepada-Nya: “Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.”

Mrk 10:21
Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

Mrk 10:22
Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Mrk 10:23
Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Mrk 10:24
Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Mrk 10:25
Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Mrk 10:26
Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

Mrk 10:27
Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

.

1Kor 15:1
Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri.

1Kor 15:2
Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu?kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

1Kor 15:3
Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,

1Kor 15:4
bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

1Kor 15:5
bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.

1Kor 15:6
Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.

1Kor 15:7
Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.

1Kor 15:8
Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

1Kor 15:9
Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.

1Kor 15:10
Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Maret 2025

1Kor 15:11
Sebab itu, baik aku, maupun mereka, demikianlah kami mengajar dan demikianlah kamu menjadi percaya.

1Kor 15:12
Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?

1Kor 15:13
Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.

1Kor 15:14
Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.

1Kor 15:15
Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan.

1Kor 15:16
Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.

1Kor 15:17
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.

1Kor 15:18
Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.

1Kor 15:19
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

.

renungan harian hari ini

Injil hari ini yang menceritakan perjumpaan Yesus dan seorang pemuda kaya menjadi cermin bagi kita untuk merenungkan nilai-nilai fundamental sebagai orang beriman. Pemuda itu mengakui Yesus sebagai “guru yang baik” dan mengharapkan jawaban untuk memuaskan kerinduan hatinya akan makna hidup sejati.

Tanggapan Yesus melampaui moralitas dan legalitas belaka, menyentuh esensi keberadaan manusia dan kekayaan sejati, yang tidak terkikis oleh ruang dan waktu. Yesus mengundang pemuda kaya itu menjual harta miliknya, memberikannya kepada orang miskin. dan mengikuti Dia.

Undangan ini mengungkapkan konflik antara hasrat duniawi dan panggilan spiritual, menekankan bahwa kekayaan sejati tidak diukur dengan harta benda atau status sosial.

Pernyataan Yesus tentang kesulitan bagi orang kaya untuk memasuki Kerajaan Allah menggarisbawahi tantangan melepaskan diri dari harta duniawi. Kesedihan pemuda kaya itu menyoroti perjuangan yang dihadapi banyak orang dalam memprioritaskan kekayaan spiritual daripada kekayaan materi.

Kitab Sirakh menggemakan perasaan ini, mendesak pertobatan dan kembali kepada Tuhan. Kisah ini meminta kita untuk memeriksa apakah kita memprioritaskan harta duniawi daripada hubungan kita dengan Tuhan dan orang lain.

Dengan melakukannya, kita mengejar kekayaan sejati dan menemukan makna hidup yang sebenarnya, seperti yang diilustrasikan oleh kekuatan transformatif ajaran Yesus dan semangat kerja sama dan doa gereja.

.

Ya Tuhan, Engkau adalah sumber segala kebijaksanaan dan kekayaan sejati,
Kami datang kepada-Mu dengan hati yang rindu untuk memahami makna hidup yang sejati. Seperti pemuda kaya dalam Injil hari ini, kami sering kali mencari Engkau,
Namun, kami masih terikat pada harta duniawi yang membebani langkah kami menuju-Mu.

Tuhan Yesus, Engkau mengundang kami untuk menjual segala yang mengikat kami,
Untuk melepaskan kelekatan duniawi yang menghalangi kami dalam mengikuti-Mu.
Namun, kami lemah dan sering takut kehilangan kenyamanan dan keamanan duniawi kami. Tolonglah kami, ya Tuhan, agar kami memiliki keberanian untuk mengutamakan Engkau di atas segalanya.

Bukalah hati kami agar tidak terperangkap dalam harta dan keinginan duniawi,
Tetapi justru semakin lapar dan haus akan kekayaan rohani yang membawa kami kepada kehidupan kekal. Ajarkan kami untuk memberi dengan tulus, berbagi dengan sukacita,
Dan melayani dengan penuh kasih, sehingga kami semakin serupa dengan Putra-Mu.

Terangilah langkah kami agar kami selalu memilih kehendak Allah,
Bimbinglah kami dalam pertobatan sejati, agar kami semakin dekat kepada-Nya.
Jangan biarkan kami menjadi sedih dan kecewa seperti pemuda kaya itu,
Tetapi jadikanlah kami pribadi yang berani menyerahkan segala milik kami kepada-Mu,
Sebab Engkaulah harta yang paling berharga, yang tak terkikis oleh waktu dan keadaan.

Ya Tuhan, berkatilah umat-Mu agar kami semua semakin mencintai nilai-nilai surgawi,
Mengutamakan kasih dan kebaikan, serta menemukan sukacita dalam mengikuti-Mu.
Kami percaya bahwa hanya dalam Engkaulah kami menemukan makna hidup yang sejati. Amin.

.

Bapa di surga, utuslah Roh Kudus-Mu untuk menerangi hidup kami agar kami dapat menggunakan harta milik dan kekayaan kami hanya untuk kemuliaan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 6:39-45 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 27:4-7; Mazmur: 92:2-3, 13-14, 15-16, R: lih. 2a; Bacaan II: 1Kor. 15:54-58; O PEKAN IV PEKAN BIASA VIII (H);

Sir 27:4
Kalau ayakan digoyang-goyangkan maka sampahlah yang tinggal, demikianpun keburukan manusia tinggal dalam bicaranya.

Sir 27:5
Perapian menguji periuk belanga penjunan, dan ujian manusia terletak dalaiti bicaranya.

Sir 27:6
Nilai ladang ditampakkan oleh buah pohon yang tumbuh di situ, demikian pula bicara orang menyatakan isi hatinya.

Sir 27:7
Jangan memuji seseorang sebelum ia bicara, sebab justru itulah batu ujian manusia.

.

Mzm 92:2
(92-3) untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

Mzm 92:3
(92-4) dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.

Mzm 92:13
(92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.

Mzm 92:14
(92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,

Mzm 92:15
(92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

.

1Kor 15:54
Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan.

1Kor 15:55
Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?”

1Kor 15:56
Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

1Kor 15:57
Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

1Kor 15:58
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

.

Luk 6:39
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: “Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?

Luk 6:40
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.

Luk 6:41
Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Luk 6:42
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

Luk 6:43
“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.

Luk 6:44
Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.

Luk 6:45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”

.

1Kor 14:20
Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

1Kor 14:21
Dalam hukum Taurat ada tertulis: “Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan.”

1Kor 14:22
Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.

1Kor 14:23
Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?

1Kor 14:24
Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua;

1Kor 14:25
segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: “Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu.”

1Kor 14:26
Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.

1Kor 14:27
Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya.

1Kor 14:28
Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.

1Kor 14:29
Tentang nabi-nabi?baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.

1Kor 14:30
Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama itu harus berdiam diri.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Maret 2025

1Kor 14:31
Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.

1Kor 14:32
Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi.

1Kor 14:33
Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.

1Kor 14:34
Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.

1Kor 14:35
Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.

1Kor 14:36
Atau adakah firman Allah mulai dari kamu? Atau hanya kepada kamu sajakah firman itu telah datang?

1Kor 14:37
Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.

1Kor 14:38
Tetapi jika ia tidak mengindahkannya, janganlah kamu mengindahkan dia.

1Kor 14:39
Karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia untuk bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh.

1Kor 14:40
Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur.

.

renungan harian hari ini

Hari ini kita diajak merenungkan tiga bacaan yang kaya akan hikmah dan pengajaran rohani. Bacaan Pertama dari Kitab Sirakh mengingatkan kita akan pentingnya perkataan yang keluar dari mulut kita. Bacaan Kedua dari Surat Paulus kepada jemaat di Korintus memberikan kita pengharapan akan kemenangan atas maut melalui kebangkitan Yesus Kristus. Injil Lukas mengajarkan kita tentang pentingnya memiliki hati yang murni dan hidup dalam kasih.

Sirakh mengingatkan kita bahwa ucapan kita mencerminkan isi hati kita. Seperti ayakan yang menyaring butiran, demikian pula perkataan kita menyaring karakter dan kebijaksanaan kita. Apakah kita menggunakan perkataan kita untuk membangun, menghibur, dan menguatkan, atau justru untuk merusak, menghakimi, dan memfitnah? Mari kita berusaha untuk menjaga setiap kata yang keluar dari mulut kita agar menjadi berkat bagi sesama.

Paulus memberikan kepada kita pengharapan besar akan kehidupan kekal melalui kebangkitan Kristus. Kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari kehidupan baru yang penuh kemenangan bersama Tuhan. Oleh karena itu, kita diajak untuk berdiri teguh, tidak goyah, dan selalu giat dalam melayani Tuhan.

Setiap jerih payah kita dalam Tuhan tidak akan sia-sia, tetapi akan membuahkan hasil yang kekal. Yesus mengajarkan kepada kita tentang pentingnya memiliki hati yang murni dan hidup dalam kasih. Sebelum kita menghakimi orang lain, kita harus terlebih dahulu memeriksa diri kita sendiri.

Sebagaimana pohon dikenal dari buahnya, demikian pula kita dikenal dari perbuatan dan perkataan kita. Jika hati kita dipenuhi kasih dan kebaikan maka ucapan dan tindakan kita juga akan mencerminkan hal yang sama.

Ketiga bacaan hari ini mengarahkan kita pada introspeksi diri, pengharapan dalam Kristus. dan hidup yang mencerminkan kasih dan kebaikan, Mari kita menjaga hati dan perkataan kita. berdiri teguh dalam iman, dan selalu giat dalam pelavanan. Dengan demikian, hidup kita akan menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan Tuhan.

.

Bapa yang Maha Pengasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan penuh syukur atas firman-Mu yang menuntun langkah kami. Hari ini Engkau mengingatkan kami akan pentingnya menjaga hati dan perkataan kami, agar hidup kami senantiasa mencerminkan kasih dan kebaikan-Mu.

Sering kali kami gagal mengendalikan lidah kami. Kata-kata kami terkadang melukai, menghakimi, dan merusak sesama. Ampunilah kami, ya Bapa, dan sucikanlah hati kami, agar setiap perkataan yang keluar dari mulut kami menjadi berkat, penghiburan, dan kekuatan bagi orang lain.

Engkaulah kebangkitan dan kehidupan. Melalui kebangkitan-Mu, Engkau memberi kami pengharapan bahwa maut bukanlah akhir, tetapi awal kehidupan baru bersama-Mu. Kuatkanlah kami agar selalu berdiri teguh dalam iman, tidak goyah dalam menghadapi cobaan, dan senantiasa giat dalam melayani-Mu dengan penuh kesetiaan.

Roh Kudus, bimbinglah kami untuk selalu hidup dalam kasih dan kerendahan hati. Jauhkanlah kami dari sikap suka menghakimi, dan ajarlah kami untuk lebih dahulu melihat ke dalam diri sendiri sebelum menilai sesama. Semoga hidup kami mencerminkan buah-buah iman yang baik, sehingga melalui kata dan tindakan kami, nama-Mu semakin dimuliakan.

Berkatilah umat-Mu, agar dalam setiap langkah hidup kami, kami senantiasa memancarkan terang kasih-Mu. Jadikan kami pelayan-Mu yang setia, yang tak pernah lelah menabur kebaikan, hingga pada akhirnya kami boleh menikmati kemenangan kekal bersama-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk menjaga setiap kata yang keluar dari mulut kami agar selalu membangun dan membawa damai. Kuatkanlah iman kami agar selalu berdiri teguh dalam menghadapi tantangan hidup. Penuhi hati kami dengan kasih-Mu agar kami dapat hidup dalam kasih dan memancarkan kebaikan kepada setiap orang yang kami jumpai. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 1 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2025, Bacaan Injil Markus 10:13-16 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 17:1-15; Mazmur: 103:13-14.15-16.17-18a; R:17; PEKAN BIASA VII (H); St.Feliks III (II), Paus; St.David; Sta.Magdalena dr Kanossa;

Sir 17:1
Manusia diciptakan Tuhan dari tanah, dan ke sana akan dikembalikan juga.

Sir 17:2
Ia menetapkan waktu tertentu bagi mereka dan sejumlah hari, sambil memberi mereka kekuasaan atas segala sesuatu diatas bumi,

Sir 17:3
Kepadanya dikenakan kekuatan yang serupa dengan kekuatan Tuhan sendiri dan menurut gambar Allah dijadikan-Nya.

Sir 17:4
Di dalam segala makhluk yang hidup Tuhan menaruh ketakutan kepada manusia, agar manusia merajai binatang dan unggas.

Sir 17:6
Lidah, mata dan telinga dibentuk-Nya, dan manusia diberi-Nya hati untuk berpikir.

Sir 17:7
Tuhan memenuhi manusia dengan pengetahuan yang arif, dan menunjukkan kepadanya apa yang baik dan apa yang jahat.

Sir 17:8
la menanamkan mata-Nya sendiri di dalam hati manusia untuk menyatakan kepadanya keagungan pekerjaan Tuhan.

Sir 17:10
Maka manusia mesti memuji nama Tuhan yang kudus untuk mewartakan pekerjaan-Nya yang agung.

Sir 17:11
Tuhan telah mengaruniai manusia pengetahuan lagi dengan memberi mereka hukum kehidupan menjadi milik pusaka.

Sir 17:12
Perjanjian kekal diikat-Nya dengem mereka, dan segala hukum-Nya dipermaklumkan-Nya kepadanya.

Sir 17:13
Mata mereka telah melihat kemuliaan Tuhan yang agung, dan suara-Nya yang dahsyat telah didengar telinga mereka.

Sir 17:14
la berkata kepada mereka: “Jauhilah setiap kelaliman,” dan masing-masing diberi-Nya perintah mengenai sesamanya.

Sir 17:15
Langkah laku manusia selalu terbentang di hadapan Tuhan, dan tak tersembunyi bagi mata-Nya.

.

Mzm 103:13
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Mzm 103:14
Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.

Mzm 103:15
Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga;

Mzm 103:16
apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.

Mzm 103:17
Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu,

Mzm 103:18
bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.

.

Mrk 10:13
Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.

Mrk 10:14
Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.

Mrk 10:15
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”

Mrk 10:16
Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

.

1Kor 14:1
Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.

1Kor 14:2
Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

1Kor 14:3
Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasihati dan menghibur.

1Kor 14:4
Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.

1Kor 14:5
Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.

1Kor 14:6
Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran?

1Kor 14:7
Sama halnya dengan alat-alat yang tidak berjiwa, tetapi yang berbunyi, seperti seruling dan kecapi?bagaimanakah orang dapat mengetahui lagu apakah yang dimainkan seruling atau kecapi, kalau keduanya tidak mengeluarkan bunyi yang berbeda?

1Kor 14:8
Atau, jika nafiri tidak mengeluarkan bunyi yang terang, siapakah yang menyiapkan diri untuk berperang?

1Kor 14:9
Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan bahasa roh: jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas, bagaimanakah orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!

1Kor 14:10
Ada banyak?entah berapa banyak?macam bahasa di dunia; sekalipun demikian tidak ada satupun di antaranya yang mempunyai bunyi yang tidak berarti.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 1 Maret 2025

1Kor 14:11
Tetapi jika aku tidak mengetahui arti bahasa itu, aku menjadi orang asing bagi dia yang mempergunakannya dan dia orang asing bagiku.

1Kor 14:12
Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat.

1Kor 14:13
Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia harus berdoa, supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya.

1Kor 14:14
Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.

1Kor 14:15
Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.

1Kor 14:16
Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan “amin” atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan?

1Kor 14:17
Sebab sekalipun pengucapan syukurmu itu sangat baik, tetapi orang lain tidak dibangun olehnya.

1Kor 14:18
Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.

1Kor 14:19
Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.

.

renungan harian hari ini

Dalam kehidupan bermasyarakat, keputusan bersama sering kali diambil oleh kelompok yang kuat, yang tampaknya mewakili suara mayoritas. Sementara kelompok kecil atau lemah sering dianggap gangguan dan tidak mendapatkan banyak perhatian.

Namun, Yesus dalam Injil hari ini mengajarkan sesuatu yang berbeda. Yesus menunjukkan kasih dan perhatian kepada kelompok kecil dan lemah, yang digambarkan sebagai anak-anak yang berada di sekitar-Nya.

Ketika orang tua membawa anak-anak mereka kepada Yesus, para murid mencoba mengusir mereka karena menganggap anak-anak ini sebagai gangguan. Namun, Yesus merangkul mereka dengan penuh kasih dan menegaskan bahwa Kerajaan Allah milik orang-orang seperti anak-anak kecil itu.

Yesus mengasihi anak-anak karena mereka memiliki sifat-sifat seperti ketulusan, kepolosan, dan kepercayaan tanpa syarat yang jarang ditemukan pada orang dewasa. Anak-anak menerima kasih tanpa kecurigaan dan mengasihi tanpa pamrih. Sifat-sifat inilah yang dituntut oleh Yesus dari kita sebagai pengikut-Nya.

Yesus mengajarkan bahwa kelemahlembutan dan kepolosan seperti anak-anak sangat dihargai di mata Tuhan. Kitab Sirakh dalam Bacaan Pertama menggambarkan keluhuran martabat manusia yang diciptakan Allah dengan indra yang lengkap dan akal budi.

Manusia diberi kemampuan untuk berpikir, membedakan yang baik dan jahat, serta menyatakan pendapat dalam masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa setiap manusia, termasuk kelompok kecil dan lemah, memiliki harkat dan martabat yang sama di hadapan Allah.

.

Allah Bapa, Engkau menciptakan setiap manusia dengan martabat yang mulia, tak ada satu pun yang kurang berharga di hadapan-Mu. Namun dalam kehidupan ini, sering kali yang kecil dan lemah diabaikan, suaranya tidak didengar, keberadaannya dianggap tidak penting.

Kami bersyukur atas teladan Putra-Mu, Yesus Kristus, yang selalu mengasihi dan merangkul mereka yang tersisih—anak-anak, orang miskin, yang terpinggirkan dan mereka yang tidak berdaya. Engkau mengajarkan kepada kami bahwa di dalam kelemahan ada kekuatan, di dalam kepolosan ada kemurnian, dan di dalam kerendahan hati ada kebesaran sejati.

Ajarlah kami untuk memiliki hati seperti hati-Mu, yang terbuka bagi sesama tanpa memandang status, kekuatan, atau kepentingan duniawi. Bentuklah kami agar memiliki iman seperti anak-anak kecil—tulus, percaya sepenuhnya kepada-Mu, dan mengasihi tanpa pamrih.

Bimbinglah hati kami agar dalam setiap keputusan yang kami buat, kami tidak hanya mendengar suara yang kuat, tetapi juga suara mereka yang lemah. Semoga kami tidak tertutup oleh kesombongan dan kepentingan diri, tetapi berani berpihak pada kebenaran dan keadilan, sebagaimana Engkau telah mengajarkan kepada kami.

Kami berdoa bagi mereka yang tersisih dan terabaikan dalam masyarakat—anak-anak, orang miskin, kaum difabel, mereka yang diperlakukan tidak adil. Ulurkan tangan-Mu untuk menghibur dan menguatkan mereka. Jadikan kami alat kasih-Mu untuk membawa pengharapan dan sukacita bagi mereka yang membutuhkan.

Kami percaya bahwa Kerajaan-Mu bukan milik mereka yang kuat dan berkuasa, tetapi bagi mereka yang rendah hati dan percaya kepada-Mu. Maka, bimbinglah kami selalu dalam kasih-Mu, hingga kami layak masuk dalam kerajaan yang telah Engkau janjikan. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

.

Allah Bapa Yang Maha Kasih, terima kasih Engkau telah menyadarkan kami untuk selalu terbuka pada kelompok yang kecil, lemah, tersingkir, dan difabel. Di dalam diri merekalah kami belajar untuk menjadi semakin dekat dan menggantungkan seluruh hidup hanya kepada-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page