Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 16:19-31(baca Alkitab klik disini)

Bacaan I: Yer. 17:5-10; Mazmur: 1:1-2.3.4.6; R:40:5a; PEKAN PRAPASKAH II (U); Beato Sebastianus dr Torino;

Yer 17:5
Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Yer 17:6
Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.

Yer 17:7
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Yer 17:8
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Yer 17:9
Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?

Yer 17:10
Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”

.

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

.

Luk 16:19
“Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.

Luk 16:20
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,

Luk 16:21
dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.

Luk 16:22
Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.

Luk 16:23
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Luk 16:24
Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Luk 16:25
Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Luk 16:26
Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.

Luk 16:27
Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,

Luk 16:28
sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.

Luk 16:29
Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.

Luk 16:30
Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.

Luk 16:31
Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

.

Ul 30:1
“Maka apabila segala hal ini berlaku atasmu, yakni berkat dan kutuk yang telah kuperhadapkan kepadamu itu, dan engkau menjadi sadar dalam hatimu di tengah-tengah segala bangsa, ke mana TUHAN, Allahmu, menghalau engkau,

Ul 30:2
dan apabila engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu, dan mendengarkan suara-Nya sesuai dengan segala yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, baik engkau maupun anak-anakmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,

Ul 30:3
maka TUHAN, Allahmu, akan memulihkan keadaanmu dan akan menyayangi engkau. Ia akan mengumpulkan engkau kembali dari segala bangsa, ke mana TUHAN, Allahmu, telah menyerakkan engkau.

Ul 30:4
Sekalipun orang-orang yang terhalau dari padamu ada di ujung langit, dari sanapun TUHAN, Allahmu, akan mengumpulkan engkau kembali dan dari sanapun Ia akan mengambil engkau.

Ul 30:5
TUHAN, Allahmu, akan membawa engkau masuk ke negeri yang sudah dimiliki nenek moyangmu, dan engkaupun akan memilikinya pula. Ia akan berbuat baik kepadamu dan membuat engkau banyak melebihi nenek moyangmu.

Ul 30:6
Dan TUHAN, Allahmu, akan menyunat hatimu dan hati keturunanmu, sehingga engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, supaya engkau hidup.

Ul 30:7
TUHAN, Allahmu, akan menjatuhkan segala sumpah serapah itu kepada musuhmu dan pembencimu, yang telah mengejar engkau.

Ul 30:8
Engkau akan mendengarkan kembali suara TUHAN dan melakukan segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.

Ul 30:9
TUHAN, Allahmu, akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam segala pekerjaanmu, dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu, sebab TUHAN, Allahmu, akan bergirang kembali karena engkau dalam keberuntunganmu, seperti Ia bergirang karena nenek moyangmu dahulu?

Ul 30:10
apabila engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapan-Nya, yang tertulis dalam kitab Taurat ini dan apabila engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 Maret 2025

Ul 30:11
“Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh.

Ul 30:12
Tidak di langit tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?

Ul 30:13
Juga tidak di seberang laut tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?

Ul 30:14
Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.

Ul 30:15
Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,

Ul 30:16
karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.

Ul 30:17
Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya,

Ul 30:18
maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.

Ul 30:19
Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Ul 30:20
dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

.

renungan harian hari ini

Bacaan hari ini mengingatkan kita tentang pentingnya mengandalkan Tuhan dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Yeremia mengajarkan bahwa mengandalkan manusia dan kekuatan sendiri akan membawa kutukan, sementara mengandalkan Tuhan akan membawa berkat.

Dalam Injil Lukas, Yesus menekankan pentingnya belas kasih dan kepedulian terhadap sesama. Orang kaya yang mengabaikan Lazarus menunjukkan sikap hati yang tertutup terhadap penderitaan orang lain. Akibatnya, ia mengalami penderitaan setelah mati.

Ini adalah pengingat bahwa hidup kita di dunia ini harus dipenuhi dengan cinta kasih dan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk mengandalkan Tuhan dalam segala hal dan menunjukkan kasih kepada sesama. Hidup kita harus mencerminkan nilai-nilai kerajaan Allah dengan menjadi berkat bagi orang lain.

.

Ya Allah Bapa, kami bersyukur atas kasih dan kebaikan-Mu yang selalu menyertai kami. Engkau mengajarkan kami untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi untuk menaruh kepercayaan sepenuhnya kepada-Mu.

Tuhan, sering kali kami tergoda untuk bersandar pada kemampuan dan harta duniawi, lupa bahwa hanya Engkaulah sumber segala berkat. Ajarlah kami untuk mengandalkan-Mu dalam segala hal, percaya bahwa rencana-Mu selalu yang terbaik bagi kami.

Engkau juga mengingatkan kami tentang pentingnya belas kasih dan kepedulian terhadap sesama. Jangan biarkan hati kami menjadi keras seperti orang kaya yang mengabaikan Lazarus. Bukalah mata dan hati kami untuk melihat penderitaan orang-orang di sekitar kami, agar kami dapat menjadi tangan-Mu yang menolong, menjadi saluran kasih dan berkat bagi mereka yang membutuhkan.

Jadikanlah kami pribadi yang rendah hati dan murah hati, yang lebih mengutamakan kasih daripada kepentingan diri sendiri. Biarlah hidup kami mencerminkan nilai-nilai kerajaan-Mu, sehingga dalam setiap perbuatan, orang lain dapat merasakan kehadiran-Mu melalui kami. Amin.

.

Ya Tuhan, ajarilah kami untuk selalu mengandalkan Engkau. Jangan biarkan hati kami berpaling dari-Mu dan bergantung pada kekuatan sendiri. Semoga hidup kami menjadi berkat bagi orang lain dan membawa kemuliaan bagi nama-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 1:16.18-21.24a (atau Luk. 2:41-51a) (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Sam. 7:4-5a.12-14a.16; Mazmur: 89:2-3.4-5.27.29; R:37; Bacaan II: Rm. 4:13.16-18.22; HUT Kongregasi Putri Karmel (P.Karm); PEKAN PRAPASKAH II; HARI RAYA ST. YUSUF, SUAMI SP MARIA (P);

2Sam 7:4
Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian:

2Sam 7:5
“Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami?

2Sam 7:12
Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.

2Sam 7:13
Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya.

2Sam 7:14
Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia.

2Sam 7:16
Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.”

.

Mzm 89:2
(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

Mzm 89:3
(89-4) Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:

Mzm 89:4
(89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” Sela

Mzm 89:5
(89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.

Mzm 89:27
(89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.

Mzm 89:29
(89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.

.

Rm 4:13
Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman.

Rm 4:16
Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, ?

Rm 4:17
seperti ada tertulis: “Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa” ?di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Rm 4:18
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Rm 4:22
Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

.

Mat 1:16
Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Mat 1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Mat 1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Mat 1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

Mat 1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

Mat 1:24
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

.

Ibr 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Ibr 11:2
Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.

Ibr 11:3
Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

Ibr 11:4
Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.

Ibr 11:5
Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah.

Ibr 11:6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Ibr 11:7
Karena iman, maka Nuh?dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan?dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.

Ibr 11:8
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Maret 2025

Ibr 11:9
Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.

Ibr 11:10
Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.

Ibr 11:11
Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.

Ibr 11:12
Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.

Ibr 11:13
Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.

Ibr 11:14
Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air.

Ibr 11:15
Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.

Ibr 11:16
Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

.

renungan harian hari ini

Pada Hari Raya Santo Yosef, suami Santa Maria, kita merenungkan peran penting Yosef dalam sejarah keselamatan. Dalam bacaan pertama dari Kitab kedua Samuel, kita mendengar janji Allah kepada Raja Daud bahwa keturunannya akan mendirikan kerajaan yang kekal.

Yosef, sebagai keturunan Daud, berperan penting dalam menggenapi janji ini dengan menerima Yesus sebagai anaknya dan memastikan bahwa Yesus lahir dalam garis keturunan Daud. Surat Paulus kepada Jemaat di Roma mengingatkan kita tentang iman Abraham, yang percaya kepada janji Allah meskipun tampak mustahil.

Yosef menunjukkan iman yang serupa ketika ia menerima kabar dari malaikat bahwa Maria mengandung oleh Roh Kudus. Keputusan Yosef untuk taat kepada perintah Allah menunjukkan kedalaman imannya dan keberaniannya untuk menjalani rencana Allah.

Dalam Injil Matius, kita melihat ketaatan dan ketulusan hati Yosef. Ketika ia menerima pesan dari malaikat dalan mimpi, Yosef tidak ragu untuk melaksanakan perintah tersebut. la melindungi Maria dan Yesus dengan penuh kasih dan tanggung jawab, menjadi teladan bagi kita semua dalam iman dan ketaatan. Santo Yosef adalah contoh sempurna dari iman yang teguh dan ketaatan yang tulus.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi yang sulit dipahami dan menguji iman kita. Namun, seperti Yosef, kita dipanggil untuk percaya kepada rencana Allah dan mengikuti perintah-Nya dengan penuh keyakinan. Ketaatan Yosef mengajarkan kita untuk selalu mengandalkan Tuhan, bahkan ketika rencana-Nya tampak tidak masuk akal.

.

Allah Bapa Mahakuasa, Santo Yosef telah memberikan teladan luar biasa, pria yang Engkau pilih untuk menjaga Putra-Mu yang kudus dan Bunda Maria yang suci. Engkau mempercayakan kepadanya tugas besar dalam sejarah keselamatan, dan dengan iman yang teguh serta hati yang tulus, ia menjawab panggilan-Mu tanpa ragu.

Aarlah kami untuk memiliki iman seperti Yosef, yang percaya kepada rencana-Mu bahkan ketika segalanya tampak tidak pasti. Dalam setiap tantangan hidup, mampukan kami untuk tetap setia, meyakini bahwa janji-Mu selalu benar dan Engkau tidak pernah meninggalkan kami.

Santo Yosef yang penuh kasih, engkau tidak banyak berkata-kata, tetapi tindakanmu berbicara lebih lantang dari segala hal. Engkau menunjukkan bahwa iman sejati terwujud dalam perbuatan nyata, dalam tanggung jawab yang dijalani dengan kesetiaan. Bantulah kami untuk mengikuti jejakmu, menjadi pribadi yang rendah hati, pekerja keras, dan penuh kasih dalam keluarga dan lingkungan kami.

Ya Tuhan, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, tuntunlah kami agar tetap setia pada kehendak-Mu. Berilah kami keberanian untuk taat, seperti Yosef, yang tanpa ragu melaksanakan perintah-Mu. Ketika kami menghadapi pergumulan dan kebimbangan, teguhkanlah hati kami untuk tetap berjalan dalam terang iman-Mu.

Kami menyerahkan hidup kami kepada-Mu, seperti Yosef menyerahkan hidupnya sepenuhnya dalam tangan-Mu. Bentuklah kami menjadi hamba-hamba-Mu yang setia, yang selalu mengandalkan-Mu dalam setiap langkah kehidupan. Amin.

.

Allah Bapa Yang Maha Pengasih, pada hari ini kami bersyukur atas teladan Santo Yosef, suami Santa Maria. Kami berdoa agar kami diberikan iman yang teguh seperti Yosef, yang selalu taat kepada keendak-Mu. Bantulah kami untuk selalu percaya pada rencana-Mu dan mengikuti perintah-Mu dengan hati yang tulus. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 18 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 23:1-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes 1:10.16-20; Mazmur: 50:8-9.16bc-17.21.23; PEKAN PRAPASKAH II (U); Pfak St.Syrillus dr Yerusalem, UskPujG (P);

Yes 1:10
Dengarlah firman TUHAN, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!

Yes 1:16
Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,

Yes 1:17
belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!

Yes 1:18
Marilah, baiklah kita berperkara! ?firman TUHAN?Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Yes 1:19
Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.

Yes 1:20
Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang.” Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.

.

Mzm 50:8
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?

Mzm 50:9
Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu,

Mzm 50:16
Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: “Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,

Mzm 50:17
padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?

Mzm 50:21
Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.

Mzm 50:23
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

.

Mat 23:1
Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:

Mat 23:2
“Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.

Mat 23:3
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Mat 23:4
Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.

Mat 23:5
Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;

Mat 23:6
mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;

Mat 23:7
mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.

Mat 23:8
Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.

Mat 23:9
Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

Mat 23:10
Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.

Mat 23:11
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.

Mat 23:12
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

.

Ul 26:1
“Apabila engkau telah masuk ke negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, dan engkau telah mendudukinya dan diam di sana,

Ul 26:2
maka haruslah engkau membawa hasil pertama dari bumi yang telah kaukumpulkan dari tanahmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan haruslah engkau menaruhnya dalam bakul, kemudian pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana.

Ul 26:3
Dan sesampainya kepada imam yang ada pada waktu itu, haruslah engkau berkata kepadanya: Aku memberitahukan pada hari ini kepada TUHAN, Allahmu, bahwa aku telah masuk ke negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang kita untuk memberikannya kepada kita.

Ul 26:4
Maka imam harus menerima bakul itu dari tanganmu dan meletakkannya di depan mezbah TUHAN, Allahmu.

Ul 26:5
Kemudian engkau harus menyatakan di hadapan TUHAN, Allahmu, demikian: Bapaku dahulu seorang Aram, seorang pengembara. Ia pergi ke Mesir dengan sedikit orang saja dan tinggal di sana sebagai orang asing, tetapi di sana ia menjadi suatu bangsa yang besar, kuat dan banyak jumlahnya.

Ul 26:6
Ketika orang Mesir menganiaya dan menindas kami dan menyuruh kami melakukan pekerjaan yang berat,

Ul 26:7
maka kami berseru kepada TUHAN, Allah nenek moyang kami, lalu TUHAN mendengar suara kami dan melihat kesengsaraan dan kesukaran kami dan penindasan terhadap kami.

Ul 26:8
Lalu TUHAN membawa kami keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung, dengan kedahsyatan yang besar dan dengan tanda-tanda serta mujizat-mujizat.

Ul 26:9
Ia membawa kami ke tempat ini, dan memberikan kepada kami negeri ini, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Ul 26:10
Oleh sebab itu, di sini aku membawa hasil pertama dari bumi yang telah Kauberikan kepadaku, ya TUHAN. Kemudian engkau harus meletakkannya di hadapan TUHAN, Allahmu; engkau harus sujud di hadapan TUHAN, Allahmu,

BACAAN OFISIRenungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 18 Maret 2025

Ul 26:11
dan haruslah engkau, orang Lewi dan orang asing yang ada di tengah-tengahmu bersukaria karena segala yang baik yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu dan kepada seisi rumahmu.”

Ul 26:12
“Apabila dalam tahun yang ketiga, tahun persembahan persepuluhan, engkau sudah selesai mengambil segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang.

Ul 26:13
Dan haruslah engkau berkata di hadapan TUHAN, Allahmu: Telah kupindahkan persembahan kudus itu dari rumahku, juga telah kuberikan kepada orang Lewi, dan kepada orang asing, anak yatim dan kepada janda, tepat seperti perintah yang telah Kauberikan kepadaku. Tidak kulangkahi atau kulupakan sesuatu dari perintah-Mu itu.

Ul 26:14
Pada waktu aku berkabung sesuatu tidak kumakan dari persembahan kudus itu, pada waktu aku najis sesuatu tidak kujauhkan dari padanya, juga sesuatu tidak kupersembahkan dari padanya kepada orang mati, tetapi aku mendengarkan suara TUHAN, Allahku, aku berbuat sesuai dengan segala yang Kauperintahkan kepadaku.

Ul 26:15
Jenguklah dari tempat kediaman-Mu yang kudus, dari dalam sorga, dan berkatilah umat-Mu Israel, dan tanah yang telah Kauberikan kepada kami, seperti yang telah Kaujanjikan dengan sumpah kepada nenek moyang kami?suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.”

Ul 26:16
“Pada hari ini TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan ini; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu.

Ul 26:17
Engkau telah menerima janji dari pada TUHAN pada hari ini, bahwa Ia akan menjadi Allahmu, dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, dan mendengarkan suara-Nya.

Ul 26:18
Dan TUHAN telah menerima janji dari padamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah-Nya,

Ul 26:19
dan Iapun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya.”

.

renungan harian hari ini

Hari ini kita merenungkan panggilan Tuhan untuk hidup dalam keadilan, kebenaran, dan kerendahan hati. Bacaan dari Kitab Yesaya menekankan pentingnya meninggalkan dosa dan hidup dalam ketaatan yang sejati kepada Tuhan.

Tuhan memanggil umat-Nya untuk bertobat dan meninggalkan perbuatan-perbuatan jahat. Tuhan menginginkan umat-Nya untuk hidup dalam ketaatan, keadilan, dan kasih. Dia menjanjikan pengampunan dan pemulihan bagi mereka yang bertobat dan mengikuti jalan-Nya.

Injil Matius mengajarkan kita tentang bahaya kemunafikan dan pentingnya kerendahan hati dalam mengikuti Tuhan. Dia mengkritik para ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang melakukan perbuatan hanya untuk dilihat orang lain. Mereka menuntut orang lain untuk menaati hukum, tetapi mereka sendiri tidak melakukannya.

Yesus mengingatkan kita untuk tidak mencari penghormatan dan gelar, tetapi untuk hidup dalam kerendahan hati dan pelayanan. Siapa yang ingin menjadi terbesar harus menjadi pelayan bagi semua. Kita diajak untuk memperbaiki diri, menunjukkan kasih dan keadilan, serta hidup dengan kerendahan hati dalam setiap aspek kehidupan kita.

.

Ya Tuhan, dengan hati yang terbuka kami datang ke hadapan-Mu dan merendahkan diri di hadirat-Mu. Engkau memanggil kami untuk hidup dalam kebenaran, meninggalkan jalan dosa, dan berjalan dalam keadilan yang sejati. Namun, kami menyadari bahwa sering kali kami lebih mementingkan penampilan luar daripada hati yang tulus. Kami mohon ampun atas setiap kesombongan, kepura-puraan, dan tindakan yang tidak mencerminkan kasih-Mu.

Engkau berjanji bahwa jika kami bertobat dan kembali kepada-Mu, Engkau akan mengampuni dan memulihkan kami. Bantulah kami untuk senantiasa memilih jalan-Mu, hidup dalam kasih, dan berlaku adil kepada sesama. Jangan biarkan hati kami dikuasai oleh kesombongan atau kepentingan diri, tetapi bentuklah kami menjadi pribadi yang rendah hati dan penuh belas kasih.

Engkau telah memberi teladan hidup dalam kerendahan hati. Engkau, yang adalah Raja, merendahkan diri untuk melayani, bukan untuk dilayani. Ajarlah kami untuk tidak mencari pujian duniawi, tetapi mencari kehendak-Mu. Biarlah kami melayani dengan tulus, mengasihi dengan murni, dan menuntun orang lain kepada terang kebenaran-Mu.

Tuntunlah langkah kami agar setiap perbuatan kami berakar dalam keadilan dan kasih. Bentuklah kami menjadi hamba-hamba yang setia, yang tidak hanya berkata-kata tetapi juga bertindak sesuai dengan iman yang kami yakini. Amin.

.

Ya Tuhan, terima kasih Engkau mengingatkan kami akan pentingnya hidup dalam ketaatan, keadilan, dan kerendahan hati. Bantulah kami untuk selalu bertobat dari dosa-dosa kami, menunjukkan kasih dan keadilan kepada sesama, serta hidup dengan tulus dan rendah hati di hadapan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 6:36-38 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 9:4b-10; Mazmur: 79:8.9.11.13; R:103:10a; PEKAN PRAPASKAH II (U); Pfak St.Patrisius, Usk (P);

Dan 9:4
Maka aku memohon kepada TUHAN, Allahku, dan mengaku dosaku, demikian: “Ah Tuhan, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang memegang Perjanjian dan kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Engkau serta berpegang pada perintah-Mu!

Dan 9:5
Kami telah berbuat dosa dan salah, kami telah berlaku fasik dan telah memberontak, kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu,

Dan 9:6
kami tidak taat kepada hamba-hamba-Mu, para nabi, yang telah berbicara atas nama-Mu kepada raja-raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri.

Dan 9:7
Ya Tuhan, Engkaulah yang benar, tetapi patutlah kami malu seperti pada hari ini, kami orang-orang Yehuda, penduduk kota Yerusalem dan segenap orang Israel, mereka yang dekat dan mereka yang jauh, di segala negeri kemana Engkau telah membuang mereka oleh karena mereka berlaku murtad terhadap Engkau.

Dan 9:8
Ya TUHAN, kami, raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami dan bapa-bapa kami patutlah malu, sebab kami telah berbuat dosa terhadap Engkau.

Dan 9:9
Pada Tuhan, Allah kami, ada kesayangan dan keampunan, walaupun kami telah memberontak terhadap Dia,

Dan 9:10
dan tidak mendengarkan suara TUHAN, Allah kami, yang menyuruh kami hidup menurut hukum yang telah diberikan-Nya kepada kami dengan perantaraan para nabi, hamba-hamba-Nya.

.

Mzm 79:8
Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.

Mzm 79:9
Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!

Mzm 79:11
Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!

Mzm 79:13
Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.

.

Luk 6:36
“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”

Luk 6:37
“Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Luk 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

.

Ul 24:1
“Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya,

Ul 24:2
dan jika perempuan itu keluar dari rumahnya dan pergi dari sana, lalu menjadi isteri orang lain,

Ul 24:3
dan jika laki-laki yang kemudian ini tidak cinta lagi kepadanya, lalu menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu serta menyuruh dia pergi dari rumahnya, atau jika laki-laki yang kemudian mengambil dia menjadi isterinya itu mati,

Ul 24:4
maka suaminya yang pertama, yang telah menyuruh dia pergi itu, tidak boleh mengambil dia kembali menjadi isterinya, setelah perempuan itu dicemari; sebab hal itu adalah kekejian di hadapan TUHAN. Janganlah engkau mendatangkan dosa atas negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.

Ul 24:5
Apabila baru saja seseorang mengambil isteri, janganlah ia keluar bersama-sama dengan tentara maju berperang atau dibebankan sesuatu pekerjaan; satu tahun lamanya ia harus dibebaskan untuk keperluan rumah tangganya dan menyukakan hati perempuan yang telah diambilnya menjadi isterinya.”

Ul 24:6
“Janganlah mengambil kilangan atau batu kilangan atas sebagai gadai, karena yang demikian itu mengambil nyawa orang sebagai gadai.

Ul 24:7
Apabila seseorang kedapatan sedang menculik orang, salah seorang saudaranya, dari antara orang Israel, lalu memperlakukan dia sebagai budak dan menjual dia, maka haruslah penculik itu mati. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.

Ul 24:8
Hati-hatilah dalam hal penyakit kusta dan lakukanlah dengan tepat segala yang diajarkan imam-imam orang Lewi kepadamu; apa yang kuperintahkan kepada mereka haruslah kamu lakukan dengan setia.

Ul 24:9
Ingatlah apa yang dilakukan TUHAN, Allahmu, kepada Miryam pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Maret 2025

Ul 24:10
Apabila engkau meminjamkan sesuatu kepada sesamamu, janganlah engkau masuk ke rumahnya untuk mengambil gadai dari padanya.

Ul 24:11
Haruslah engkau tinggal berdiri di luar, dan orang yang kauberi pinjaman itu haruslah membawa gadai itu ke luar kepadamu.

Ul 24:12
Jika ia seorang miskin, janganlah engkau tidur dengan barang gadaiannya;

Ul 24:13
kembalikanlah gadaian itu kepadanya pada waktu matahari terbenam, supaya ia dapat tidur dengan memakai kainnya sendiri dan memberkati engkau. Maka engkau akan menjadi benar di hadapan TUHAN, Allahmu.

Ul 24:14
Janganlah engkau memeras pekerja harian yang miskin dan menderita, baik ia saudaramu maupun seorang asing yang ada di negerimu, di dalam tempatmu.

Ul 24:15
Pada hari itu juga haruslah engkau membayar upahnya sebelum matahari terbenam; ia mengharapkannya, karena ia orang miskin; supaya ia jangan berseru kepada TUHAN mengenai engkau dan hal itu menjadi dosa bagimu.

Ul 24:16
Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri.

Ul 24:17
Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim; juga janganlah engkau mengambil pakaian seorang janda menjadi gadai.

Ul 24:18
Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di Mesir dan engkau ditebus TUHAN, Allahmu, dari sana; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Maret 2025

Ul 24:19
Apabila engkau menuai di ladangmu, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah engkau kembali untuk mengambilnya; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda?supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu.

Ul 24:20
Apabila engkau memetik hasil pohon zaitunmu dengan memukul-mukulnya, janganlah engkau memeriksa dahan-dahannya sekali lagi; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda.

Ul 24:21
Apabila engkau mengumpulkan hasil kebun anggurmu, janganlah engkau mengadakan pemetikan sekali lagi; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda.

Ul 24:22
Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini.”

Ul 25:1
“Apabila ada perselisihan di antara beberapa orang, lalu mereka pergi ke pengadilan, dan mereka diadili dengan dinyatakannya siapa yang benar dan siapa yang salah,

Ul 25:2
maka jika orang yang bersalah itu layak dipukul, haruslah hakim menyuruh dia meniarap dan menyuruh orang memukuli dia di depannya dengan sejumlah dera setimpal dengan kesalahannya.

Ul 25:3
Empat puluh kali harus orang itu dipukuli, jangan lebih; supaya jangan saudaramu menjadi rendah di matamu, apabila ia dipukul lebih banyak lagi.

Ul 25:4
Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik.”

.

renungan harian hari ini

Bacaan hari ini membawa kita pada refleksi tentang pentingnya pengakuan dosa, pertobatan, dan bagaimana kita dipanggil untuk hidup dalam kasih dan pengampunan. Dalam Kitab Daniel, kita melihat sebuah doa pengakuan dosa dan permohonan pengampunan.

Dalam doa ini, Daniel mengakui dosa-dosa bangsanya dan memohon pengampunan dari Tuhan. la menyadari bahwa meskipun mereka telah berbuat dosa dan menyimpang dari perintah Tuhan, Allah tetap setia dan penuh kasih.

Yesus mengajarkan kita untuk hidup dalam belas kasihan, pengampunan, dan kemurahan hati. Kita dipanggil untuk meniru sifat Allah yang penuh kasih dan pengampunan. Dalam hidup sehari-hari, kita sering tergoda untuk menghakimi dan menghukum orang lain, namun Yesus mengingatkan bahwa sikap demikian hanya akan kembali kepada kita.

Sebaliknya, kita harus berbelas kasihan, mengampuni, dan memberi dengan hati yang tulus, karena dengan cara itulah kita juga akan menerima kasih, pengampunan, dan berkat yang melimpah dari Tuhan.

Kita diajak merenungkan pentingnya pengakuan dosa dan mencari pengampunan Tuhan, serta hidup dalam belas kasihan, pengampunan, dan kemurahan hati. Marilah kita merenungkan bagaimana kita dapat lebih murah hati, mengampuni, dan menghindari sikap menghakimi dalam kehidupan sehari-hari.

.

Bapa Maha Pengampun, seperti Daniel yang berdoa bagi bangsanya, kami pun memohon belas kasihan-Mu. Kami sadar bahwa kami sering menyimpang dari jalan-Mu, lebih memilih kehendak kami sendiri daripada mengikuti perintah-Mu. Namun, Engkau adalah Allah yang setia, penuh kasih, dan selalu membuka tangan untuk menerima kami kembali.

Engkau telah mengajarkan kami untuk hidup dalam belas kasihan dan pengampunan. Engkau mengingatkan kami bahwa sebagaimana kami mengampuni, demikian pula kami akan diampuni. Namun, kami mengakui bahwa sering kali hati kami masih dipenuhi oleh penghakiman, dendam, dan kesombongan. Lembutkanlah hati kami, ya Tuhan, agar kami dapat mencerminkan kasih-Mu dalam setiap langkah hidup kami.

Bentuklah kami menjadi pribadi yang murah hati, yang tidak cepat menghakimi, tetapi selalu mencari cara untuk mengasihi dan mengampuni. Ajarkan kami untuk memberi dengan tulus, tanpa mengharapkan balasan, karena kami tahu bahwa Engkau, ya Tuhan, yang akan mencukupkan segala kebutuhan kami dengan berkat-Mu yang berlimpah. Amin.

.

Ya Bapa, kami bersyukur atas kasih dan pengampunan-Mu yang tiada batas. Kami mengakui dosa-dosa kami dan memohon pengampunan-Mu. Ajarlah kami untuk hidup dalam belas kasihan, pengampunan, dan kemurahan hati, seperti yang Engkau ajarkan melalui Yesus Kristus, Putra-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 16 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 9:28b-36 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 15:5-12, 17-18; Mazmur: 27:1.7-8.9abc.13-14; R:1a; Bacaan II: Flp. 3:17-4:1 (panjang)/ Flp. 3:20-4:1 (singkat); O PEKAN II; PEKAN PRAPASKAH II (U);

Kej 15:5
Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Kej 15:6
Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Kej 15:7
Lagi firman TUHAN kepadanya: “Akulah TUHAN, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu.”

Kej 15:8
Kata Abram: “Ya Tuhan ALLAH, dari manakah aku tahu, bahwa aku akan memilikinya?”

Kej 15:9
Firman TUHAN kepadanya: “Ambillah bagi-Ku seekor lembu betina berumur tiga tahun, seekor kambing betina berumur tiga tahun, seekor domba jantan berumur tiga tahun, seekor burung tekukur dan seekor anak burung merpati.”

Kej 15:10
Diambilnyalah semuanya itu bagi TUHAN, dipotong dua, lalu diletakkannya bagian-bagian itu yang satu di samping yang lain, tetapi burung-burung itu tidak dipotong dua.

Kej 15:11
Ketika burung-burung buas hinggap pada daging binatang-binatang itu, maka Abram mengusirnya.

Kej 15:12
Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu turunlah meliputinya gelap gulita yang mengerikan.

Kej 15:17
Ketika matahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah perapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara potongan-potongan daging itu.

Kej 15:18
Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat

.

Mzm 27:1
Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

Mzm 27:7
Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!

Mzm 27:8
Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.

Mzm 27:9
Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!

Mzm 27:13
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

Mzm 27:14
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

.

Flp 3:17
Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.

Flp 3:18
Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.

Flp 3:19
Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

Flp 3:20
Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,

Flp 3:21
yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

Flp 4:1
Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!

.

Luk 9:28
Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.

Luk 9:29
Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

Luk 9:30
Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.

Luk 9:31
Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.

Luk 9:32
Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.

Luk 9:33
Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: “Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

Luk 9:34
Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.

Luk 9:35
Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.”

Luk 9:36
Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan kepada siapapun apa yang telah mereka lihat itu.

.

Ul 18:1
“Imam-imam orang Lewi, seluruh suku Lewi, janganlah mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel; dari korban api-apian kepada TUHAN dan apa yang menjadi milik-Nya harus mereka mendapat rezeki.

Ul 18:2
Janganlah ia mempunyai milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya; Tuhanlah milik pusakanya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadanya.

Ul 18:3
Inilah hak imam terhadap kaum awam, terhadap mereka yang mempersembahkan korban sembelihan, baik lembu maupun domba: kepada imam haruslah diberikan paha depan, kedua rahang dan perut besar.

Ul 18:4
Hasil pertama dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, dan bulu guntingan pertama dari dombamu haruslah kauberikan kepadanya.

Ul 18:5
Sebab dialah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu, supaya ia senantiasa melayani TUHAN dan menyelenggarakan kebaktian demi nama-Nya, ia dan anak-anaknya.

Ul 18:6
Apabila seorang Lewi datang dari tempat manapun di Israel, di mana ia tinggal sebagai pendatang, dan dengan sepenuh hati masuk ke tempat yang akan dipilih TUHAN,

Ul 18:7
dan menyelenggarakan kebaktian demi nama TUHAN, Allahnya, sama seperti semua saudaranya, orang-orang Lewi, yang melayani TUHAN di sana,

Ul 18:8
maka haruslah mereka mendapat rezeki yang sama, dengan tidak terhitung apa yang ia peroleh dengan menjual harta nenek moyangnya.”

Ul 18:9
“Apabila engkau sudah masuk ke negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau belajar berlaku sesuai dengan kekejian yang dilakukan bangsa-bangsa itu.

Ul 18:10
Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir,

Ul 18:11
seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati.

BACAAN OFISIRenungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 16 Maret 2025

Ul 18:12
Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu.

Ul 18:13
Haruslah engkau hidup dengan tidak bercela di hadapan TUHAN, Allahmu.

Ul 18:14
Sebab bangsa-bangsa yang daerahnya akan kaududuki ini mendengarkan kepada peramal atau petenung, tetapi engkau ini tidak diizinkan TUHAN, Allahmu, melakukan yang demikian.

Ul 18:15
Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Ul 18:16
Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati.

Ul 18:17
Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik;

Ul 18:18
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Ul 18:19
Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Ul 18:20
Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.

Ul 18:21
Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? ?

Ul 18:22
apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.”

.

renungan harian hari ini

Hari ini kita diajak merenungkan iman kepada Tuhan yang setia menepati janji-Nya, kehidupan baru dalam Kristus, dan pengalaman transformasi yang luar biasa di hadirat- Nya.

Bacaan dari Kejadian, Filipi, dan Lukas memberikan kita wawasan tentang bagaimana hidup kita dapat diubah melalui iman, kasih, dan pengalaman transformatif bersama Tuhan. Dalam peristiwa Transfigurasi, Yesus menampakkan kemuliaan-Nya di hadapan tiga murid-Nya. Ini adalah pengalaman transformatif yang menunjukkan kepada mereka siapa Yesus sebenarnya dan menguatkan iman mereka.

Suara dari langit menegaskan bahwa Yesus adalah Anak Allah yang terpilih, dan kita harus mendengarkan Dia. Peristiwa ini mengajak kita selalu membuka hati dan telinga kita kepada Yesus, mendengarkan ajaran-Nya, dan membiarkan diri diubah oleh-Nya.

Dalam bacaan pertama, kita melihat bagaimana Tuhan meneguhkan janji-Nya kepada Abram. Abram percaya kepada Tuhan, dan iman itu diperhitungkan sebagai kebenaran. Melalui perjanjian yang diberikan Tuhan. Abram mendapatkan kepastian bahwa keturunannya akan mewarisi negeri yang dijanjikan.

Paulus mengingatkan jemaat Filipi untuk meneladan kehidupannya dan kehidupan para pemimpin lainnya yang setia kepada Kristus. la juga memperingatkan tentang orang-orang yang hidup sebagai musuh salib Kristus dan mengingatkan bahwa kewargaan kita adalah di dalam surga.

Ketiga bacaan ini menyatukan tema tentang iman, harapan, dan pengalaman transformasi melalui kasih dan kuasa Tuhan. Abram, dengan imannya yang kuat, menerima janji Tuhan. Paulus mengingatkan kita untuk hidup dengan fokus pada kewargaan surgawi dan meneladan Kristus.

Dalam Injil Lukas, kita melihat bagaimana murid-murid mengalami transformasi iman melalui peristiwa Transfigurasi Yesus. Marilah kita terus mencari Tuhan dalam doa, mendengarkan suara-Nya, dan membiarkan diri kita diubah oleh kasih dan kuasa-Nya.

.

Allah Bapa penuh kasih, Engkau adalah Tuhan yang setia menepati janji-Mu, seperti yang Engkau tunjukkan kepada Abram. Engkau memanggil kami untuk hidup dalam iman, percaya kepada kehendak-Mu yang sempurna, dan menantikan penggenapan janji-janji-Mu dalam hidup kami.

Bimbinglah kami, ya Roh Kudus, agar kami tidak terikat pada hal-hal duniawi, tetapi hidup sebagai warga Kerajaan Surga, seperti yang diajarkan oleh Rasul Paulus. Berikanlah kami hati yang teguh untuk meneladan Kristus, berjalan dalam kasih, dan setia dalam iman, sehingga hidup kami mencerminkan terang-Mu di dunia ini.

Dalam peristiwa Transfigurasi-Mu, Engkau menyatakan kemuliaan-Mu di hadapan murid-murid-Mu. Engkau memperlihatkan kepada mereka siapa Engkau sebenarnya, sehingga mereka boleh dikuatkan dalam iman mereka. Kami pun rindu mengalami transformasi dalam hidup kami, diubahkan oleh kasih dan kuasa-Mu. Bukalah mata hati kami agar kami dapat melihat kemuliaan-Mu, mendengarkan suara-Mu, dan mengikuti Engkau dengan setia.

Dalam perjalanan iman kami, terkadang kami ragu, takut, dan mudah terpengaruh oleh dunia. Namun, kami percaya bahwa kasih-Mu selalu setia menopang kami. Perbarui hati kami, ubah hidup kami, dan jadikan kami pribadi yang semakin serupa dengan-Mu.

Kami menyerahkan diri kami ke dalam tangan-Mu. Bentuklah kami sesuai kehendak-Mu, dan jadikan kami alat kasih-Mu bagi dunia. Amin.

.

Ya Tuhan, kami bersyukur atas kasih-Mu. Bantulah kami untuk selalu percaya dan berpegang pada janji-Mu dan membuka hati serta telinga mendengarkan suara-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 5:43-48 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 26:16-19; Mazmur: 119:1-2.4-5.7-8; R:1; PEKAN PRAPASKAH I (U); Sta.Lousia de Marrillac; St.Klemens Maria Hofbauer;

Ul 26:16
“Pada hari ini TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan ini; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu.

Ul 26:17
Engkau telah menerima janji dari pada TUHAN pada hari ini, bahwa Ia akan menjadi Allahmu, dan engkaupun akan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada ketetapan, perintah serta peraturan-Nya, dan mendengarkan suara-Nya.

Ul 26:18
Dan TUHAN telah menerima janji dari padamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayangan-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah-Nya,

Ul 26:19
dan Iapun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya.”

.

Mzm 119:1
Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.

Mzm 119:2
Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati,

Mzm 119:4
Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu, supaya dipegang dengan sungguh-sungguh.

Mzm 119:5
Sekiranya hidupku tentu untuk berpegang pada ketetapan-Mu!

Mzm 119:7
Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil.

Mzm 119:8
Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu, janganlah tinggalkan aku sama sekali.

.

Mat 5:43
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.

Mat 5:44
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Mat 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Mat 5:46
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Mat 5:47
Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?

Mat 5:48
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

.

Ul 16:1
“Ingatlah akan bulan Abib dan rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, sebab dalam bulan Abib itulah TUHAN, Allahmu, membawa engkau keluar dari Mesir pada waktu malam.

Ul 16:2
Maka engkau harus menyembelih kambing domba dan lembu sapi sebagai korban Paskah bagi TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN untuk membuat nama-Nya diam di sana.

Ul 16:3
Janganlah engkau makan sesuatu yang beragi besertanya; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi besertanya, yakni roti penderitaan, sebab dengan buru-buru engkau keluar dari tanah Mesir. Maksudnya supaya seumur hidupmu engkau teringat akan hari engkau keluar dari tanah Mesir.

Ul 16:4
Janganlah terdapat padamu ragi di seluruh daerahmu, tujuh hari lamanya; dan dari daging hewan yang kausembelih pada waktu petang pada hari pertama, janganlah ada yang bermalam sampai pagi.

Ul 16:5
Engkau tidak boleh mempersembahkan korban Paskah di salah satu tempat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ul 16:6
Tetapi di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, engkau harus mempersembahkan korban Paskah itu pada waktu senja, ketika matahari terbenam, bertepatan dengan saat engkau keluar dari Mesir.

Ul 16:7
Engkau harus memasaknya dan memakannya di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu; kemudian paginya engkau harus pulang kembali ke kemahmu.

Ul 16:8
Enam hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi dan pada hari yang ketujuh harus ada perkumpulan raya bagi TUHAN, Allahmu; maka janganlah engkau melakukan pekerjaan.

Ul 16:9
Tujuh minggu harus kauhitung: pada waktu orang mulai menyabit gandum yang belum dituai, haruslah engkau mulai menghitung tujuh minggu itu.

BACAAN OFISIRenungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Maret 2025

Ul 16:10
Kemudian haruslah engkau merayakan hari raya Tujuh Minggu bagi TUHAN, Allahmu, sekedar persembahan sukarela yang akan kauberikan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ul 16:11
Haruslah engkau bersukaria di hadapan TUHAN, Allahmu, engkau ini dan anakmu laki-laki serta anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi yang di dalam tempatmu, dan orang asing, anak yatim dan janda, yang di tengah-tengahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana.

Ul 16:12
Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di Mesir, dan haruslah engkau melakukan ketetapan ini dengan setia.

Ul 16:13
Hari raya Pondok Daun haruslah kaurayakan tujuh hari lamanya, apabila engkau selesai mengumpulkan hasil tempat pengirikanmu dan tempat pemerasanmu.

Ul 16:14
Haruslah engkau bersukaria pada hari rayamu itu, engkau ini dan anakmu laki-laki serta anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi, orang asing, anak yatim dan janda yang di dalam tempatmu.

Ul 16:15
Tujuh hari lamanya harus engkau mengadakan perayaan bagi TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN; sebab TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam segala hasil tanahmu dan dalam segala usahamu, sehingga engkau dapat bersukaria dengan sungguh-sungguh.

Ul 16:16
Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa,

Ul 16:17
tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.”

.

renungan harian hari ini

Hari ini kita diajak merenungkan tentang kesetiaan kepada perintah Tuhan dan panggilan untuk mengasihi tanpa batas, seperti Bapa di surga. Dalam Kitab Ulangan, Musa mengingatkan bangsa Israel tentang pentingnya menaati ketetapan dan peraturan Tuhan dengan segenap hati dan jiwa.

Sementara Injil Matius mengajarkan kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita, sehingga kita dapat menjadi sempurna seperti Bapa di surga. Yesus mengajarkan tentang kasih yang melampaui batas-batas manusiawi. Dia memanggil kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita.

Seperti kasih Bapa di surga yang tidak memihak, menerbitkan matahari dan menurunkan hujan bagi semua orang tanpa memandang kebaikan atau keburukan mereka.

Yesus menantang kita untuk menjadi sempurna seperti Bapa di surga dengan menunjukkan kasih yang universal dan tanpa syarat. Tuhan memerintahkan kita untuk menaati ketetapan dan peraturan-Nya dengan segenap hati dan jiwa, dan dengan demikian, kita akan menjadi umat yang terpuji dan kudus di hadapan-Nya.

Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita, sehingga kita dapat menjadi anak-anak Bapa. Mengasilhi musuh bukanlah hal yang mudah, namun Yesus menunjukkan bahwa inilah cara untuk mencerminkan kasih Allah yang sempurna.

.

Ya Bapa, Engkau telah memanggil kami untuk hidup dalam kesetiaan kepada firman-Mu dan mengasihi dengan kasih yang tanpa batas. Hari ini, Engkau kembali mengingatkan kami melalui sabda-Mu bahwa menaati perintah-Mu bukan sekadar kewajiban, tetapi sebuah panggilan untuk hidup dalam kekudusan dan kasih yang sejati.

Kami menyadari bahwa kasih yang Engkau ajarkan bukanlah kasih yang terbatas hanya kepada mereka yang berbuat baik kepada kami, tetapi juga kepada mereka yang sulit kami terima, bahkan kepada mereka yang menyakiti kami. Kami sering kali gagal dalam hal ini, membiarkan hati kami dikuasai oleh amarah, dendam, dan keengganan untuk mengampuni.

Jadikanlah kami anak-anak-Mu yang setia, yang hidup dalam firman-Mu, menaati perintah-Mu dengan segenap hati dan jiwa. Mampukan kami untuk semakin menyerupai-Mu dalam kasih, sehingga kami pun semakin layak disebut sebagai umat-Mu yang kudus dan terpuji di hadapan-Mu.

Ubahlah hati kami. Lunakkan setiap kekerasan yang ada dalam diri kami. Beri kami keberanian untuk mengampuni dan kasih yang tulus untuk mendoakan mereka yang sulit kami kasihi. Ajarlah kami untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi dengan kebaikan yang memancarkan terang-Mu.

Kami percaya, dengan pertolongan Roh Kudus, kami dapat berjalan dalam kasih yang sejati, kasih yang melampaui batas manusiawi, kasih yang mempersatukan, dan kasih yang menyembuhkan. Amin.

.

Ya Tuhan, kami bersyukur atas kasih dan perintah-Mu yang membawa kami menuju kehidupan yang kudus. Bantulah kami untuk menaati perintah-Mu dengan segenap hati dan jiwa, dan ajarlah kami untuk mengasihi musuh kami dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 5:20-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yeh. 18:21-28; Mazmur: 130:1-2, 3-4ab, 4c-6, 7-8. R:3; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Matilda, Pengaku Iman;;

Yeh 18:21
Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

Yeh 18:22
Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya.

Yeh 18:23
Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Yeh 18:24
Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik?apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya.

Yeh 18:25
Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel, apakah tindakan-Ku yang tidak tepat ataukah tindakanmu yang tidak tepat?

Yeh 18:26
Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya.

Yeh 18:27
Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya.

Yeh 18:28
Ia insaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

.

Mzm 130:1
Nyanyian ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!

Mzm 130:2
Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.

Mzm 130:3
Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

Mzm 130:4
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

Mzm 130:4
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

Mzm 130:5
Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya.

Mzm 130:6
Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi.

Mzm 130:7
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan.

Mzm 130:8
Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.

.

Mat 5:20
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Mat 5:21
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.

Mat 5:22
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Mat 5:23
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,

Mat 5:24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Mat 5:25
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Mat 5:26
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

.

Ul 15:1
“Pada akhir tujuh tahun engkau harus mengadakan penghapusan hutang.

Ul 15:2
Inilah cara penghapusan itu: setiap orang yang berpiutang harus menghapuskan apa yang dipinjamkannya kepada sesamanya; janganlah ia menagih dari sesamanya atau saudaranya, karena telah dimaklumkan penghapusan hutang demi TUHAN.

Ul 15:3
Dari seorang asing boleh kautagih, tetapi piutangmu kepada saudaramu haruslah kauhapuskan.

Ul 15:4
Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka,

Ul 15:5
asal saja engkau mendengarkan baik-baik suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segenap perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini.

Ul 15:6
Apabila TUHAN, Allahmu, memberkati engkau, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, maka engkau akan memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak akan meminta pinjaman; engkau akan menguasai banyak bangsa, tetapi mereka tidak akan menguasai engkau.

Ul 15:7
Jika sekiranya ada di antaramu seorang miskin, salah seorang saudaramu di dalam salah satu tempatmu, di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau menegarkan hati ataupun menggenggam tangan terhadap saudaramu yang miskin itu,

Ul 15:8
tetapi engkau harus membuka tangan lebar-lebar baginya dan memberi pinjaman kepadanya dengan limpahnya, cukup untuk keperluannya, seberapa ia perlukan.

Ul 15:9
Hati-hatilah, supaya jangan timbul di dalam hatimu pikiran dursila, demikian: Sudah dekat tahun ketujuh, tahun penghapusan hutang, dan engkau menjadi kesal terhadap saudaramu yang miskin itu dan engkau tidak memberikan apa-apa kepadanya, maka ia berseru kepada TUHAN tentang engkau, dan hal itu menjadi dosa bagimu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Maret 2025

Ul 15:10
Engkau harus memberi kepadanya dengan limpahnya dan janganlah hatimu berdukacita, apabila engkau memberi kepadanya, sebab oleh karena hal itulah TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu dan dalam segala usahamu.

Ul 15:11
Sebab orang-orang miskin tidak hentinya akan ada di dalam negeri itu; itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian: Haruslah engkau membuka tangan lebar-lebar bagi saudaramu, yang tertindas dan yang miskin di negerimu.”

Ul 15:12
“Apabila seorang saudaramu menjual dirinya kepadamu, baik seorang laki-laki Ibrani ataupun seorang perempuan Ibrani, maka ia akan bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh engkau harus melepaskan dia sebagai orang merdeka.

Ul 15:13
Dan apabila engkau melepaskan dia sebagai orang merdeka, maka janganlah engkau melepaskan dia dengan tangan hampa,

Ul 15:14
engkau harus dengan limpahnya memberi bekal kepadanya dari kambing dombamu, dari tempat pengirikanmu dan dari tempat pemerasanmu, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kauberikan kepadanya.

Ul 15:15
Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau ditebus TUHAN, Allahmu; itulah sebabnya aku memberi perintah itu kepadamu pada hari ini.

Ul 15:16
Tetapi apabila dia berkata kepadamu: Aku tidak mau keluar meninggalkan engkau, karena ia mengasihi engkau dan keluargamu, sebab baik keadaannya padamu,

Ul 15:17
maka engkau harus mengambil sebuah penusuk dan menindik telinganya pada pintu, sehingga ia menjadi budakmu untuk selama-lamanya. Demikian juga kauperbuat kepada budakmu perempuan.

Ul 15:18
Janganlah merasa susah, apabila engkau melepaskan dia sebagai orang merdeka, sebab enam tahun lamanya ia telah bekerja padamu dengan jasa dua kali upah seorang pekerja harian. Maka TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam segala sesuatu yang kaukerjakan.”

.

renungan harian hari ini

Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk merenungkan makna pertobatan sejati dan hubungan kita dengan sesama. Dari Kitab Yehezkiel, kita belajar tentang belas kasihan Tuhan yang besar bagi mereka yang bertobat.

Dari Injil Matius, kita diajarkan tentang pentingnya hidup dalam kebenaran dan kasih, serta bagaimana menyelesaikan konflik dengan sesama. Tuhan menunjukkan belas kasih dan pengampunan yang luar biasa kepada mereka yang bertobat dengan tulus.

Pertobatan bukan hanya tentang menghindari hukuman, melainkan juga tentang perubahan hati dan hidup yang nyata. Tuhan tidak berkenan pada kematian orang fasik, tetapi pada pertobatan dan kehidupan yang dihasilkan darinya.

Ini menunjukkan betapa besar kasih dan keadilan Tuhan. Yesus mengajarkan bahwa standar hidup yang diharapkan dari kita sebagai pengikut-Nya jauh melampaui sekadar mematuhi hukum-hukum tertulis.

Kita dipanggil untuk hidup dalam kasih dan rekonsiliasi yang tulus. Marah dan kebencian terhadap sesama sama buruknya dengan tindakan membunuh. Yesus menekankan pentingnya berdamai dengan sesama sebelum kita datang kepada Tuhan dengan persembahan kita.

Kedua bacaan hari ini mengingatkan kita akan pentingnya pertobatan dan hidup dalam kasih. Tuhan memberikan kita kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki hidup kita, menunjukkan belas kasihan dan pengampunan yang besar.

Di sisi lain, Yesus menantang kita untuk hidup dengan standar kebenaran yang lebih tinggi, di mana rekonsiliasi dan kasih kepada sesama menjadi prioritas utama.

Marilah kita merenungkan apakah ada hal-hal dalam hidup kita yang perlu kita ubah dan adakah hubungan yang perlu kita perbaiki. Dengan demikian, kita dapat mendekatkan diri kepada Tuhan dengan hati yang bersih dan hidup dalam damai dengan sesama.

.

Hari ini kami merenungkan sabda-Mu Tuhan, yang mengajarkan kami tentang pertobatan sejati dan kasih yang tulus kepada sesama. Engkau adalah Allah yang tidak menghendaki kebinasaan orang fasik, tetapi menginginkan setiap hati yang berdosa kembali kepada-Mu dengan kesungguhan.

Kami menyadari bahwa pertobatan bukan sekadar menghindari hukuman, tetapi sebuah panggilan untuk perubahan hati dan hidup yang nyata. Sering kali kami lalai dan jatuh dalam kesalahan. Bukalah hati kami, ya Tuhan, agar kami sungguh-sungguh bertobat, meninggalkan kejahatan dan memilih hidup dalam kebenaran-Mu.

Engkau menantang kami untuk melampaui sekadar ketaatan formal dan memasuki hidup yang penuh dengan rekonsiliasi dan perdamaian. Engkau mengajarkan kami untuk tidak hanya menaati hukum secara lahiriah, tetapi untuk hidup dengan kasih yang sejati. Bantu kami untuk menghilangkan kemarahan, mengampuni mereka yang menyakiti kami, dan membangun hubungan yang penuh kasih dengan sesama.

Tuntunlah kami untuk mau berdamai sebelum kami datang ke hadirat-Mu, karena Engkau menghendaki hati yang bersih lebih dari sekadar persembahan. Ampunilah kami jika selama ini kami membiarkan dendam dan kebencian menguasai hati kami. 

Jangan biarkan kami hanya berhenti pada kata-kata, tetapi doronglah kami untuk mewujudkan iman kami dalam tindakan kasih yang nyata. Kami mohon agar Engkau terus menuntun kami di jalan pertobatan yang sejati. Biarlah hidup kami menjadi kesaksian bahwa Engkau adalah Tuhan yang penuh pengampunan dan kebenaran.

Kami serahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu, ya Bapa. Bentuklah kami, ubahlah kami, dan mampukan kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik, yang hidup dalam kasih dan damai sejahtera. Amin.

.

Ya Tuhan, semoga hidup kami menjadi cerminan kasih-Mu dan memnbawa damai bagi dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 7:7-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: T.Est. 4:10a.10c-12.17-19; Mazmur: 138:1-2a.2bc-3.7c-8; R:3a; PEKAN PRAPASKAH I (U); Sta.Eufrasia; B.Ludovikus dr Casoria;

Est 4:10
Akan tetapi Ester menyuruh Hatah memberitahukan kepada Mordekhai:

Est 4:10
Akan tetapi Ester menyuruh Hatah memberitahukan kepada Mordekhai:

Est 4:11
“Semua pegawai raja serta penduduk daerah-daerah kerajaan mengetahui bahwa bagi setiap laki-laki atau perempuan, yang menghadap raja di pelataran dalam dengan tiada dipanggil, hanya berlaku satu undang-undang, yakni hukuman mati. Hanya orang yang kepadanya raja mengulurkan tongkat emas, yang akan tetap hidup. Dan aku selama tiga puluh hari ini tidak dipanggil menghadap raja.”

Est 4:12
Ketika disampaikan orang perkataan Ester itu kepada Mordekhai,

Est 4:17
Maka pergilah Mordekhai dan diperbuatnyalah tepat seperti yang dipesankan Ester kepadanya.

.

Mzm 138:1
Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.

Mzm 138:2
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

Mzm 138:2
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

Mzm 138:3
Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Mzm 138:7
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.

Mzm 138:8
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!

.

Mat 7:7
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Mat 7:8
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Mat 7:9
Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,

Mat 7:10
atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

Mat 7:11
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Mat 7:12
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

.

Ul 12:1
“Inilah ketetapan dan peraturan yang harus kamu lakukan dengan setia di negeri yang diberikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu untuk memilikinya, selama kamu hidup di muka bumi.

Ul 12:2
Kamu harus memusnahkan sama sekali segala tempat, di mana bangsa-bangsa yang daerahnya kamu duduki itu beribadah kepada allah mereka, yakni di gunung-gunung yang tinggi, di bukit-bukit dan di bawah setiap pohon yang rimbun.

Ul 12:3
Mezbah mereka kamu harus robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu bakar habis, patung-patung allah mereka kamu hancurkan, dan nama mereka kamu hapuskan dari tempat itu.

Ul 12:4
Jangan kamu berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu.

Ul 12:5
Tetapi tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu sebagai kediaman-Nya untuk menegakkan nama-Nya di sana, tempat itulah harus kamu cari dan ke sanalah harus kamu pergi.

Ul 12:6
Ke sanalah harus kamu bawa korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu, korban nazarmu dan korban sukarelamu, anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu.

Ul 12:7
Di sanalah kamu makan di hadapan TUHAN, Allahmu, dan bersukaria, kamu dan seisi rumahmu, karena dalam segala usahamu engkau diberkati oleh TUHAN, Allahmu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 Maret 2025

Ul 12:8
Jangan kamu melakukan apapun yang kita lakukan di sini sekarang, yakni masing-masing berbuat segala sesuatu yang dipandangnya benar.

Ul 12:9
Sebab hingga sekarang kamu belum sampai ke tempat perhentian dan ke milik pusaka yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Ul 12:10
Tetapi apabila nanti sudah kamu seberangi sungai Yordan dan kamu diam di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki, dan apabila Ia mengaruniakan kepadamu keamanan dari segala musuhmu di sekelilingmu, dan kamu diam dengan tenteram,

Ul 12:11
maka ke tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah kamu bawa semuanya yang kuperintahkan kepadamu, yakni korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu dan segala korban nazarmu yang terpilih, yang kamu nazarkan kepada TUHAN.

Ul 12:12
Kamu harus bersukaria di hadapan TUHAN, Allahmu, kamu ini, anakmu laki-laki dan anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi yang di dalam tempatmu, sebab orang Lewi tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama kamu.

Ul 12:13
Hati-hatilah, supaya jangan engkau mempersembahkan korban-korban bakaranmu di sembarang tempat yang kaulihat;

Ul 12:14
tetapi di tempat yang akan dipilih TUHAN di daerah salah satu sukumu, di sanalah harus kaupersembahkan korban bakaranmu, dan di sanalah harus kaulakukan segala yang kuperintahkan kepadamu.

.

renungan harian hari ini

Bacaan-bacaan hari ini mengajarkan kita tentang kekuatan doa dan pentingnya berbuat kasih kepada sesama. Dari Kitab Tambahan Ester, kita belajar tentang keteguhan dan kepercayaan kepada Tuhan dalam situasi sulit.

Injil Matius mengajarkan kita untuk berdoa dengan penuh iman dan untuk melakukan kepada orang lain apa yang kita ingin mereka lakukan kepada kita. Ester, di tengah ancaman besar terhadap bangsanya, menunjukkan keberanian dan kepercayaan yang besar kepada Tuhan. Dia meminta seluruh komunitasnya untuk berpuasa dan berdoa demi keselamatan mereka.

Yesus mengajarkan kita tentang kekuatan doa dan kebaikan hati. Dia mengundang kita untuk berdoa dengan penuh iman, yakin bahwa Tuhan akan mendengar dan memberikan yang terbaik bagi kita. Selain itu, Yesus mengajarkan “Hukum Emas”: melakukan kepada orang lain apa yang kita ingin mereka lakukan kepada kita. Ini adalah prinsip dasar yang mengarahkan kita untuk hidup dalam kasih dan kebaikan.

Dari kedua bacaan hari ini, kita belajar bahwa doa yang dipanjatkan dengan penuh iman dan tindakan yang didasari oleh kasih memiliki kekuatan yang luar biasa. Seperti Ester, kita diajak untuk tidak hanya berdoa, tetapi juga bertindak dengan keberanian dan kasih demi kebaikan sesama.

Dalam kehidupan sehari-hari, mari kita terus berdoa dengan keyakinan bahwa Tuhan mendengar dan peduli. Selain itu, mari kita memperlakukan orang lain dengan kebaikan dan kasih, seperti yang diajarkan oleh Yesus.

.

Ya Tuhan, bacaan hari ini mengingatkan kami tentang kekuatan doa dan kasih yang sejati—bagaimana Engkau menjawab seruan hati yang berserah kepada-Mu dan bagaimana Engkau menghendaki kami untuk hidup dalam kasih kepada sesama.

Seperti Ratu Ester yang datang kepada-Mu dengan penuh iman di tengah ancaman besar, ajarlah kami untuk memiliki keteguhan yang sama. Dalam saat-saat sulit, sering kali kami ragu dan takut, tetapi kami ingin belajar untuk berserah sepenuhnya seperti Ester, percaya bahwa Engkau adalah Tuhan yang setia, yang tak pernah meninggalkan umat-Mu.

Ampunilah kami, Tuhan, jika kami kurang percaya atau berdoa dengan sikap hati yang salah. Bentuklah kami menjadi anak-anak-Mu yang berdoa dengan keyakinan, tetapi juga dengan hati yang siap menerima kehendak-Mu.

Engkau juga mengajarkan kami tentang hukum kasih: untuk memperlakukan sesama sebagaimana kami ingin diperlakukan. Bantu kami, ya Tuhan, agar dalam kehidupan sehari-hari kami tidak hanya menjadi orang yang berdoa, tetapi juga menjadi pribadi yang penuh kasih dan kepedulian. Jauhkan kami dari sikap egois, dan bukalah mata kami agar mampu melihat kebutuhan saudara-saudari kami yang menderita.

Kami tahu bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati, maka tuntunlah kami untuk selalu bertindak dengan kasih. Jadikanlah kami alat kasih-Mu di dunia ini, seperti Ester yang berani mengambil langkah demi menyelamatkan bangsanya.

Kami percaya bahwa Engkau selalu mendengar doa kami. Ajarlah kami untuk tetap setia dalam doa, dan kuatkanlah kami untuk hidup dalam kasih yang nyata, sehingga hidup kami semakin mencerminkan kebaikan dan kemuliaan-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk selalu berdoa dengan penuh iman dan keyakinan bahwa Engkau mendengar setiap permohonan kami. Berikanlah kami keberanian untuk bertindak dengan kasih dan kebaikan, terutama dalam situasi yang sulit. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2025, Bacaan Injil Lukas 11:29-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yun. 3:1-10; Mazmur: 51:3-4.12-13.18-19; R:19b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Gregorius I/Agung, Paus; Maximilianus; St.Theofanus; B.Yustina dr Arezzo;

Yun 3:1
Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian:

Yun 3:2
“Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu.”

Yun 3:3
Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.

Yun 3:4
Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.”

Yun 3:5
Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.

Yun 3:6
Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.

Yun 3:7
Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: “Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air.

Yun 3:8
Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya.

Yun 3:9
Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa.”

Yun 3:10
Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.

.

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:18
(51-20) Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!

Mzm 51:19
(51-21) Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar, korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.

.

Luk 11:29
Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.

Luk 11:30
Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.

Luk 11:31
Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!

Luk 11:32
Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!”

.

Ul 10:12
“Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,

Ul 10:13
berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu.

Ul 10:14
Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya;

Ul 10:15
tetapi hanya oleh nenek moyangmulah hati TUHAN terpikat sehingga Ia mengasihi mereka, dan keturunan merekalah, yakni kamu, yang dipilih-Nya dari segala bangsa, seperti sekarang ini.

Ul 10:16
Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.

Ul 10:17
Sebab TUHAN, Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap;

Ul 10:18
yang membela hak anak yatim dan janda dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan pakaian.

Ul 10:19
Sebab itu haruslah kamu menunjukkan kasihmu kepada orang asing, sebab kamupun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.

Ul 10:20
Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu, kepada-Nya haruslah engkau beribadah dan berpaut, dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.

Ul 10:21
Dialah pokok puji-pujianmu dan Dialah Allahmu, yang telah melakukan di antaramu perbuatan-perbuatan yang besar dan dahsyat, yang telah kaulihat dengan matamu sendiri.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

Ul 10:22
Dengan tujuh puluh orang nenek moyangmu pergi ke Mesir, tetapi sekarang ini TUHAN, Allahmu, telah membuat engkau banyak seperti bintang-bintang di langit.”

Ul 11:1
“Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya.

Ul 11:2
Kamu tahu sekarang?kukatakan bukan kepada anak-anakmu, yang tidak mengenal dan tidak melihat hajaran TUHAN, Allahmu?kebesaran-Nya, tangan-Nya yang kuat dan lengan-Nya yang teracung,

Ul 11:3
tanda-tanda dan perbuatan-perbuatan yang dilakukan-Nya di Mesir terhadap Firaun, raja Mesir, dan terhadap seluruh negerinya;

Ul 11:4
juga apa yang dilakukan-Nya terhadap pasukan Mesir, dengan kuda-kudanya dan kereta-keretanya, yakni bagaimana Ia membuat air Laut Teberau meluap meliputi mereka, ketika mereka mengejar kamu, sehingga TUHAN membinasakan mereka untuk selamanya;

Ul 11:5
dan apa yang dilakukan-Nya terhadapmu di padang gurun, sampai kamu tiba di tempat ini;

Ul 11:6
pula apa yang dilakukan-Nya terhadap Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, anak Ruben, yakni ketika tanah mengangakan mulutnya dan menelan mereka dengan seisi rumahnya, kemah-kemah dan segala yang mengikuti mereka, di tengah-tengah seluruh orang Israel.

Ul 11:7
Sebab matamu sendirilah yang telah melihat segala perbuatan besar yang dilakukan TUHAN.”

Ul 11:8
“Jadi kamu harus berpegang pada seluruh perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya kamu kuat untuk memasuki serta menduduki negeri, ke mana kamu pergi mendudukinya,

Ul 11:9
dan supaya lanjut umurmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunan mereka, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

Ul 11:10
Sebab negeri, ke mana engkau masuk untuk mendudukinya, bukanlah negeri seperti tanah Mesir, dari mana kamu keluar, yang setelah ditabur dengan benih harus kauairi dengan jerih payah, seakan-akan kebun sayur.

Ul 11:11
Tetapi negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya, ialah negeri yang bergunung-gunung dan berlembah-lembah, yang mendapat air sebanyak hujan yang turun dari langit;

Ul 11:12
suatu negeri yang dipelihara oleh TUHAN, Allahmu: mata TUHAN, Allahmu, tetap mengawasinya dari awal sampai akhir tahun.

Ul 11:13
Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,

Ul 11:14
maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,

Ul 11:15
dan Dia akan memberi rumput di padangmu untuk hewanmu, sehingga engkau dapat makan dan menjadi kenyang.

Ul 11:16
Hati-hatilah, supaya jangan hatimu terbujuk, sehingga kamu menyimpang dengan beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya.

Ul 11:17
Jika demikian, maka akan bangkitlah murka TUHAN terhadap kamu dan Ia akan menutup langit, sehingga tidak ada hujan dan tanah tidak mengeluarkan hasil, lalu kamu lenyap dengan cepat dari negeri yang baik yang diberikan TUHAN kepadamu.

Ul 11:18
Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.

Ul 11:19
Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun;

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Maret 2025

Ul 11:20
engkau harus menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu,

Ul 11:21
supaya panjang umurmu dan umur anak-anakmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka, selama ada langit di atas bumi.

Ul 11:22
Sebab jika kamu sungguh-sungguh berpegang pada perintah yang kusampaikan kepadamu untuk dilakukan, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan berpaut pada-Nya,

Ul 11:23
maka TUHAN akan menghalau segala bangsa ini dari hadapanmu, sehingga kamu menduduki daerah bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat dari padamu.

Ul 11:24
Setiap tempat yang diinjak oleh telapak kakimu, kamulah yang akan memilikinya: mulai dari padang gurun sampai gunung Libanon, dan dari sungai itu, yakni sungai Efrat, sampai laut sebelah barat, akan menjadi daerahmu.

Ul 11:25
Tidak ada yang akan dapat bertahan menghadapi kamu: TUHAN, Allahmu, akan membuat seluruh negeri yang kauinjak itu menjadi gemetar dan takut kepadamu, seperti yang dijanjikan TUHAN kepadamu.

Ul 11:26
Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk:

Ul 11:27
berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;

Ul 11:28
dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal.

.

renungan harian hari ini

Bacaan dari Kitab Yunus menceritakan misi Yunus ke Niniwe, yang menekankan pertobatan dan belas kasihan Ilahi di mana ia menyampaikan pesan Tuhan tentang kehancuran yang akan datang, mendorong orang Niniwe untuk bertobat dan mencegah murka Sang Ilahi.

Kisah ini menggarisbawahi beberapa nilai kunci, yaitu kekuatan pertobatan dan belas kasihan Ilahi. Karena pertobatan tulus atas perbuatan orang Niniwe mengarah pada pembatalan azab mereka, menunjukkan bahwa pertobatan dapat mencegah kemalangan.

Bacaan Injil Lukas hari ini menyoroti panggilan untuk pertobatan sejati dan pengakuan tanda-tanda ilahi. Bacaan ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran diri dan kesediaan untuk berubah.

Selain itu, konsekuensi dari stigma dan tekanan masyarakat dapat memengaruhi kesejahteraan pribadi dan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendorong perubahan positif. Dasar-dasar psikologis ketidakjujuran, menyoroti faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perilaku, menunjukkan bahwa pertobatan dan transformasi sejati memerlukan penanganan pengaruh pribadi dan sosial.

Akhirnya, peran pemuda sebagai agen perubahan dalam gereja dan masyarakat, mencerminkan panggilan dalam Lukas untuk mengenali dan menanggapi tanda-tanda ilahi, menekankan gerakan transformatif. Bersama-sama mendorong individu untuk mencari pertumbuhan pribadi dalam hidup sehari-hari.

.

Tuhan, hari ini kami datang kepada-Mu dengan hati yang terbuka, menyadari bahwa sering kali kami gagal membaca tanda-tanda kasih-Mu dalam hidup kami. Kami lalai untuk mendengar suara-Mu yang mengundang kami kepada pertobatan dan kehidupan yang lebih baik. Seperti orang-orang Niniwe, kami ingin merendahkan diri di hadapan-Mu dan memohon belas kasihan-Mu.

Kami sering kali terjebak dalam kebiasaan dan lingkungan yang menjauhkan kami dari kebaikan. Dunia di sekitar kami penuh dengan tekanan, stigma, dan godaan yang membuat kami sulit untuk benar-benar berubah. Namun kami percaya, dengan kekuatan Roh Kudus-Mu, tidak ada hati yang tidak bisa Engkau perbarui. Ubahlah hati kami, Tuhan, agar kami semakin serupa dengan-Mu.

Bimbinglah kami agar kami tidak hanya sekadar menyesali kesalahan, tetapi berani mengambil langkah konkret untuk bertumbuh dalam iman. Tolonglah kami untuk selalu melihat ke dalam diri, menyadari kelemahan kami, dan memiliki kemauan untuk berubah. Berikan kami keberanian untuk mengakui kesalahan, meminta pengampunan, dan memperbaiki relasi kami dengan sesama.

Kami juga berdoa bagi para pemuda dan pemudi di tengah dunia yang penuh tantangan ini. Jadikanlah mereka agen perubahan di dalam Gereja dan masyarakat. Tanamkan dalam hati mereka semangat kebenaran, keadilan, dan kasih, agar mereka mampu mengenali tanda-tanda ilahi dan menjawab panggilan-Mu dengan kesungguhan hati.

Ya Tuhan, kami percaya bahwa Engkau tidak menghendaki kebinasaan bagi siapa pun, tetapi selalu menanti pertobatan kami dengan penuh kasih. Jangan biarkan hati kami mengeras, tetapi bentuklah kami menjadi pribadi yang semakin mencerminkan cahaya kasih-Mu di dunia ini. Amin.

.

Ya Tuhan, berikan kami kekuatan untuk menjadi agen pertobatan, membantu saudara-saudari kami kembali kepada jalan-Mu. Mampukan kami mnembawa perubahan yang berarti, menjadi saksi kasih dan kebenaran-Mu di tengah-tengah masyarakat. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2025, Bacaan Injil Matius 6:7-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 55:10-11; Mazmur: 34:4-5.6-7.16-17.18-19; R:18b; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Eulogius dan Leokrita, St.Sofronius;

Yes 55:10
Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

Yes 55:11
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

.

Mzm 34:4
(34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.

Mzm 34:5
(34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.

Mzm 34:6
(34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

Mzm 34:7
(34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.

Mzm 34:16
(34-17) wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.

Mzm 34:17
(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.

Mzm 34:18
(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Mzm 34:19
(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

.

Mat 6:7
Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

Mat 6:8
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Mat 6:9
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

Mat 6:10
datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Mat 6:11
Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Mat 6:12
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Mat 6:14
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

Mat 6:15
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

.

Ul 9:7
“Ingatlah, janganlah lupa, bahwa engkau sudah membuat TUHAN, Allahmu, gusar di padang gurun. Sejak engkau keluar dari tanah Mesir sampai kamu tiba di tempat ini, kamu menentang TUHAN.

Ul 9:8
Di Horeb kamu sudah membuat TUHAN gusar, bahkan TUHAN begitu murka kepadamu, hingga Ia mau memunahkan kamu.

Ul 9:9
Setelah aku mendaki gunung untuk menerima loh-loh batu, loh-loh perjanjian yang diikat TUHAN dengan kamu, maka aku tinggal empat puluh hari empat puluh malam lamanya di gunung itu; roti tidak kumakan dan air tidak kuminum.

Ul 9:10
TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, yang ditulisi jari Allah, di mana ada segala firman yang diucapkan TUHAN kepadamu di gunung itu dari tengah-tengah api, pada hari perkumpulan.

Ul 9:11
Sesudah lewat empat puluh hari empat puluh malam itu, maka TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, loh-loh perjanjian itu.

Ul 9:12
Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: Bangunlah, turunlah dengan segera dari sini, sebab bangsamu, yang kaubawa keluar dari Mesir, telah berlaku busuk; mereka segera menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat patung tuangan.

Ul 9:13
Lagi TUHAN berfirman kepadaku: Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk.

Ul 9:14
Biarkanlah Aku, maka Aku akan memunahkan mereka dan menghapuskan nama mereka dari kolong langit; tetapi dari padamu akan Kubuat suatu bangsa yang lebih berkuasa dan lebih banyak dari pada bangsa ini.

Ul 9:15
Setelah itu berpalinglah aku, lalu turun dari gunung yang sedang menyala itu dengan kedua loh perjanjian di kedua tanganku.

Ul 9:16
Lalu aku menyaksikan, bahwa sesungguhnya kamu telah berbuat dosa terhadap TUHAN, Allahmu: kamu telah membuat suatu anak lembu tuangan, kamu telah segera menyimpang dari jalan yang diperintahkan TUHAN kepadamu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Maret 2025

Ul 9:17
Maka kupeganglah kuat-kuat kedua loh itu, kulemparkan dari kedua tanganku, kupecahkan di depan matamu.

Ul 9:18
Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali?roti tidak kumakan dan air tidak kuminum?karena segala dosa yang telah kamu perbuat, yakni kamu melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Nya.

Ul 9:19
Sebab aku gentar karena murka dan kepanasan amarah yang ditimpakan TUHAN kepadamu, sampai Ia mau memunahkan kamu. Tetapi sekali inipun TUHAN mendengarkan aku.

Ul 9:20
Juga kepada Harun TUHAN begitu murka, hingga Ia mau membinasakannya; maka pada waktu itu aku berdoa untuk Harun juga.

Ul 9:21
Tetapi hasil perbuatanmu yang berdosa, yakni anak lembu itu, kuambil, kubakar, kuhancurkan dan kugiling baik-baik sampai halus, menjadi abu, lalu abunya kulemparkan ke dalam sungai yang mengalir turun dari gunung.

Ul 9:25
Maka aku sujud di hadapan TUHAN?empat puluh hari empat puluh malam lamanya aku sujud?,karena TUHAN telah berfirman akan memunahkan kamu,

Ul 9:26
dan aku berdoa kepada TUHAN, kataku: Ya, Tuhan ALLAH, janganlah musnahkan umat milik-Mu sendiri, yang Kautebus dengan kebesaran-Mu, dan yang Kaubawa keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.

Ul 9:27
Ingatlah kepada hamba-hamba-Mu, kepada Abraham, Ishak dan Yakub; janganlah perhatikan ketegaran bangsa ini ataupun kefasikannya dan dosanya,

Ul 9:28
supaya negeri, dari mana Engkau membawa kami keluar, jangan berkata: Sebab TUHAN tidak dapat membawa mereka masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya kepada mereka, dan sebab benci-Nya kepada mereka, maka Ia membawa mereka keluar untuk membunuh mereka di padang gurun.

Ul 9:29
Bukankah mereka itu umat milik-Mu sendiri, yang Kaubawa keluar dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang teracung?”

.

renungan harian hari ini

Membangun komunikasi yang mendalam melalui doa kepada Tuhan adalah hal yang sangat penting sebagai umat beriman. Tanpa semangat doa yang kuat, maka kita tidak akan mengenal secara lebih mendalam siapa Tuhan kita.

Hari ini kitab Nabi Yesaya dan Injil Matius mengajak kita untuk semakin memahami bagaimana firman Tuhan bekerja dalam hidup dan bagaimana seharusnya kita berdoa kepada-Nya.

Dalam kitab Yesaya, Firman Tuhan yang turun digambarkan sebagai hujan dan salju yang turun dari langit yang membawa kesuburan bagi bumi. Firman itu tidak pernah akan sia-sia, selalu membawa perubahan kepada siapa pun yang menerima firman itu. Artinya bahwa firman Tuhan itu begitu penuh daya dan efektif dalam mengubah hidup dan dunia sekitar kita.

Firman Tuhan membawa perubahan kepada kita demikian juga doa yang diajarkan oleh Yesus menjadi sarana yang menghubungkan kita dengan Tuhan. Maka, Yesus mengajarkan bagaimana cara berdoa.

Yesus menyatakan agar dalam doa tidak dilakukan dengan bertele-tele seperti kebiasaan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Yesus menegaskan bahwa Bapamu mengetahui apa yang kita butuhkan sebelum kita meminta kepada-Nya. Doa yang sederhana namun penuh daya diajarkan oleh Yesus, yakni Doa Bapa Kami.

.

Bapa Mahakasih, kami ingin semakin mengenal-Mu dan membangun hubungan yang lebih dalam melalui doa. Engkau mengajarkan bahwa doa bukan sekadar kata-kata yang diucapkan, tetapi sebuah komunikasi hati yang tulus dengan-Mu, sumber kehidupan kami.

Seperti firman-Mu yang turun seperti hujan dan salju yang menyuburkan bumi, biarlah firman-Mu juga menyuburkan hati kami, mengubah hidup kami, dan membawa buah kebaikan dalam setiap langkah kami. Kami percaya bahwa setiap janji-Mu tidak akan pernah sia-sia, melainkan akan digenapi pada waktu yang tepat sesuai dengan kehendak-Mu.

Sering kali kami berdoa dengan tergesa-gesa, tanpa kesadaran akan kehadiran-Mu, atau bahkan hanya meminta tanpa benar-benar mendengarkan suara-Mu. Namun, Engkau mengingatkan kami melalui Yesus bahwa doa bukanlah tentang banyaknya kata-kata, tetapi tentang kedekatan hati dengan-Mu. Engkau sudah mengetahui segala kebutuhan kami sebelum kami mengucapkannya.

Ajarlah kami untuk berdoa dengan iman yang teguh, dengan hati yang tulus, dan dengan kepercayaan penuh kepada-Mu. Kami ingin belajar dari Yesus yang mengajarkan Doa Bapa Kami—doa yang sederhana, tetapi penuh kuasa. Melalui doa ini, kami mengakui Engkau sebagai Bapa kami, kami memohon agar kerajaan-Mu datang, kehendak-Mu terjadi, rezeki kami tercukupi, dosa-dosa kami diampuni, dan kami dijauhkan dari pencobaan serta kejahatan.

Bimbinglah kami untuk menjadikan doa sebagai nafas kehidupan kami, bukan sekadar kebiasaan, tetapi sebagai jalan untuk semakin dekat dengan-Mu. Semoga dalam doa, kami semakin peka terhadap suara-Mu, semakin kuat dalam iman, dan semakin setia dalam menjalani hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

Terima kasih, Bapa, atas kasih-Mu yang tidak pernah berubah. Kami berserah kepada-Mu, percaya bahwa Engkau selalu mendengarkan doa kami dan menyertai kami setiap waktu. Amin.

.

Tuhan, ajarlah kami berdoa seturut kehendak-Mu dan senantiasa melaksanakan kasih-Mu dalam hidup kami sehari-hari serta ingatlah kami jika Engkau datang dalam Kerajaan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 Maret 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page