Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Desember 2023, Bacaan Injil Matius 15:29-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 25:6-10a; Mazmur: 23:1-6; R:6cd; PEKAN ADVEN I (U); St.Nikolaus dr Myra;

BACAAN I – Yesaya 25

Yes 25:6
TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya.

Yes 25:7
Dan di atas gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa.

Yes 25:8
Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya.

Yes 25:9
Pada waktu itu orang akan berkata: “Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!”

Yes 25:10
Sebab tangan TUHAN akan melindungi gunung ini, tetapi Moab akan diinjak-injak di tempatnya sendiri, sebagai jerami diinjak-injak dalam lobang kotoran.

MAZMUR 23 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Desember 2023

Mzm 23:1
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Mzm 23:2
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Mzm 23:5
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Mzm 23:6
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Desember 2023

Pada suatu ketika, Yesus menyusuri pantai Danau Galilea, lalu naik sebuah bukit dan duduk di situ. Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya membawa orang lurnpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus, dan mereka semua disembuhkan-Nya.

Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat; dan mereka memuliakan Allah Israel, Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata, “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.

Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan. Para murid menyahut, “Bagaimana mungkin di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?” Kata Yesus kepada mereka, “Berapa roti ada padarnu?” “Tujuh” jawab mereka “dan ada juga beberapa ikan kecil.”

Yesus lalu menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu la mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu. la mengucap syukur, membagi-bagi roti itu dan memberikannya kepada para murid. Lalu para murid membagikannya kepada orang banyak. Mereka semuanya makan sanpai kenyang. Kemudian potongan-potongan roti yang sisa dikumpulkan, tujuh bakul penuh.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Desember 2023, Bacaan Injil

Bacaan-bacaan suci hari ini menampilkan perutusan Tuhan Yesus sebagai pemenuhan nubuat para nabi. Dalam Bacaan Pertama, kita mendengar Nabi Yesaya menubuatkan suatu masa ketika Tuhan datang dan berkuasa di Gunung Sion. Kerajaan-Nya diliputi suasana aman, damai, dan sejahtera.

Selanjutnya, Injil Matius menceritakan Tuhan Yesus yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib. Dan melalui tanda-tanda heran itu, la mau menyatakan bahwa Kerajaan Allah itu sudah hadir di dunia seperti dinubuatkan oleh para nabi. la menyembuhkan orang-orang sakit dan melipatgandakan roti. 

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 Desember 2023

Namun, tidak semua orang menyambut kedatangan Tuhan. Banyak dari mereka menolak bahkan membunuh Dia. Orang-orang itu tentu tidak mengalami suasana penuh berkat dari kerajaan yang ditawarkan Allah. Sebaliknya, mereka yang menanggapi pewartaan Tuhan Yesus dengan iman, mengalami berkat dalam hidup mereka.

Tidak hanya dahulu, sekarang pun Tuhan berkarya. la senantiasa menyertai kita umat pilihan-Nya. Kita diajak menyambut perayaan kedatangan-Nya pada pesta Natal dengan iman yang mantap. Agar kita pun boleh mengalami Kerajaan Allah sekarang dan di akhirat nanti.

.

Ya Tuhan, hati kami terbuka bagi kedatangan-Mu. Biarlah damai sejahtera senantiasa kami rasakan dalam hidup setiap hari yang menjadi tanda penyertaan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 Desember 2023, Bacaan Injil Lukas 10:21-24 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 11:1-10; Mazmur: 72:2.7-8.12-13.17; R. 7; PEKAN ADVEN I (U); St.Sabbas; St.Philipus Rinaldi; B.Bartolemeus Fanti;

BACAAN I – Yesaya 11

1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;

3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

4 Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik.

5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

 

6 Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya.

7 Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu.

8 Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak.

9 Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.

10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.

 

MAZMUR 72 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 Desember 2023

Mzm 72:2
Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!

Mzm 72:7
Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan!

Mzm 72:8
Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!

Mzm 72:12
Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;

Mzm 72:13
ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin.

Mzm 72:17
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 Desember 2023

Pada waktu itu, bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tiada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang oleh Anak diberi anugerah mengenal Bapa.”

Sesudah itu, berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya dan berkata, “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kalian lihat. Sebab Aku berkata kepada kamu, banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kalian lihat, namun tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, namun tidak mendengarnya.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 Desember 2023, Bacaan Injil

Para pengikut Tuhan Yesus kebanyakan bukan orang-orang istimewa di tengah masyarakat. Mereka bukan dari kalangan tokoh masyarakat dan kaum intelektual. Mereka orang-orang kecil dan sederhana yang setia mengikuti dan mendengar pengajaran Tuhan. Tuhan Yesus bersukacita karena ketujuh puluh murid menceritakan hal-hal baik tentang perutusan mereka ke kota-kota untuk mewartakan Kerajaan Allah.

Dengan gembira mereka berkata, “Tuhan, setan-setan pun takluk kepada kami demi nama-Mu.” Lebih dari itu, Tuhan Yesus bergembira karena para murid membuka diri untuk dipimpin oleh Roh Kudus. Sesungguhnya, kuasa Tuhanlah yang membuat mereka mampu menaklukkan setan-setan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Desember 2023

Kita hidup di tengah masyarakat dan budaya yang terkotak-kotak oleh peran sosial, status, dan kedudukan. Keadaan seperti itu tidak terhindarkan dan menjadi tantangan untuk membangun iman yang sejati. Apa pun peran, status, dan jabatan kita tidak boleh menjadi hambatan untuk bertemu Tuhan.

Demikian pula ilmu pengetahuan dan keterampilan, kiranya tidak menjadi penghalang bagi kita untuk menjadi murid Tuhan yang baik. Murid yang baik itu setia mendengar Firman Tuhan. Pada saatnya kita pun siap menjalani perutusan yang Tuhan kehendaki bagi kita.

.

Ya Bapa, utuslah Roh Kudus-Mu dan bukalah hati kami untuk menyambut kedatangan Putra-Mu. Semoga kami setia mendengar firman-Mu dan tekun menghayatinya dalam hidup sehari-hari. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Desember 2023, Bacaan Injil Matius 8:5-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 2:1-5 atau Yes. 4:2-6; Mazmur: 122:1-4a. 4b-7.8-9; R: 1; PEKAN ADVEN I (U); B.Adolph Kolping: St.Yohanes dr Damsyk;

BACAAN I – Yesaya 2

Yes 2:1
Firman yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem.

Yes 2:2
Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,

Yes 2:3
dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”

Yes 2:4
Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.

Yes 2:5
Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang TUHAN!

 

ATAU Yesaya 4

Yes 4:2
Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.

Yes 4:3
Dan orang yang tertinggal di Sion dan yang tersisa di Yerusalem akan disebut kudus, yakni setiap orang di Yerusalem yang tercatat untuk beroleh hidup,

Yes 4:4
apabila TUHAN telah membersihkan kekotoran puteri Sion dan menghapuskan segala noda darah Yerusalem dari tengah-tengahnya dengan roh yang mengadili dan yang membakar.

Yes 4:5
Maka TUHAN akan menjadikan di atas seluruh wilayah gunung Sion dan di atas setiap pertemuan yang diadakan di situ segumpal awan pada waktu siang dan segumpal asap serta sinar api yang menyala-nyala pada waktu malam, sebab di atas semuanya itu akan ada kemuliaan TUHAN sebagai tudung

Yes 4:6
dan sebagai pondok tempat bernaung pada waktu siang terhadap panas terik dan sebagai perlindungan dan persembunyian terhadap angin ribut dan hujan.

 

MAZMUR 122 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Desember 2023

Mzm 122:1
Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: “Mari kita pergi ke rumah TUHAN.”

Mzm 122:2
Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem.

Mzm 122:3
Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat,

Mzm 122:4
ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Desember 2023

Pada waktu itu, Yesus masuk ke kota Kapernaum. Maka datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan mohon kepada-Nya, “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh, dan ia sangat menderita.” Yesus berkata kepadanya, “Aku akan datang menyembuhkannya.”

Tetapi perwira itu menjawab, “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku. Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu, ‘Pergi!’ maka ia pergi; dan kepada seorang lagi, ‘Datang!’ maka ia datang;

ataupun kepada hambaku, ‘Kerjakanlah ini!’ maka ia mengerjakannya.” Mendengar hal itu heranlah Yesus. Maka la berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Kujumpai pada seorang pun di antara orang Israel. Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat, dan duduk makan bersama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Surga.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Desember 2023, Bacaan Injil

Sikap perwira di Kapernaum dipuji oleh Tuhan Yesus. Sebagai orang berkuasa, bisa saja ia menyuruh hamba lain untuk mengurus yang sakit. Akan tetapi, sang perwira datang kepada Tuhan Yesus dengan kerendahan hati dan iman yang kuat. la memohon penyembuhan bagi hambanya. “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku. Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.”

Kerajaan Allah terbuka bagi setiap orang tanpa ada batas budaya dan bangsa. Nabi Yesaya mengungkapkan, segala bangsa akan berduyun-duyun dan banyak suku bangsa akan pergi ke sana. Tuhan Yesus sekali lagi menegaskan hal itu, “Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat, dan duduk makan bersama dengan Abraham, Ishak, dan Yakub di dalam Kerajaan Surga.”

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023

Namun, hanya mereka yang menanggapi dengan iman akan mengalami Kerajaan Surga. Iman menjadi jawaban manusia atas tawaran rahmat keselamatan yang datang dari Tuhan. Inilah yang ditunjukkan oleh perwira di Kapernaum dan dipuji oleh Tuhan Yesus, “Iman sebesar ini tidak pernah Kujumpai di antara orang Israel.”

.

Tuhan, kami bersyukur atas iman yang telah Engkau tanamkan dalam hidup kami. Semoga iman itu terus tumbuh dan berbuah dalam ketekunan berbuat baik bagi Engkau dan sesama. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023, Bacaan Injil Markus 13:33-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 63:16b-17: 64.1.35-8; Mazmur: 80:2ac.3b.15-16.18-19: R:4; Bacaan II: 1Kor. 1:3-9; O PEKAN I; PEKAN ADVEN I (U); St.Fransiskus Xaverius;

BACAAN I – Yesaya 63-64

Yes 63:16
Bukankah Engkau Bapa kami? Sungguh, Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya TUHAN, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah “Penebus kami” sejak dahulu kala.

Yes 63:17
Ya TUHAN, mengapa Engkau biarkan kami sesat dari jalan-Mu, dan mengapa Engkau tegarkan hati kami, sehingga tidak takut kepada-Mu? Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu, oleh karena suku-suku milik kepunyaan-Mu!

Yes 64:1
Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu

Yes 64:3
karena Engkau melakukan kedahsyatan yang tidak kami harapkan, seperti tidak pernah didengar orang sejak dahulu kala!

Yes 64:4
Tidak ada telinga yang mendengar, dan tidak ada mata yang melihat seorang allah yang bertindak bagi orang yang menanti-nantikan dia; hanya Engkau yang berbuat demikian.

 

Yes 64:5
Engkau menyongsong mereka yang melakukan yang benar dan yang mengingat jalan yang Kautunjukkan! Sesungguhnya, Engkau ini murka, sebab kami berdosa; terhadap Engkau kami memberontak sejak dahulu kala.

Yes 64:6
Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.

Yes 64:7
Tidak ada yang memanggil nama-Mu atau yang bangkit untuk berpegang kepada-Mu; sebab Engkau menyembunyikan wajah-Mu terhadap kami, dan menyerahkan kami ke dalam kekuasaan dosa kami.

Yes 64:8
Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu.

 

MAZMUR 80 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023

Mzm 80:2
(80-3) di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah untuk menyelamatkan kami.

Mzm 80:3
(80-4) Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

Mzm 80:15
(80-16) batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!

Mzm 80:16
(80-17) Mereka telah membakarnya dengan api dan menebangnya; biarlah mereka hilang lenyap oleh hardik wajah-Mu!

Mzm 80:18
(80-19) maka kami tidak akan menyimpang dari pada-Mu. Biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.

Mzm 80:19
(80-20) Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu kapan saatnya tiba. Keadaannya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penjaga pintu supaya berjaga-jaga.

Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu kapan tuan rumah itu pulang, menjelang malam atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta. Supaya kalau ia tiba-tiba datang, jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Aku katakan kepada kamu, Aku katakan kepada semua orang: Berjaga-jagalah!”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023, Bacaan Injil

Bagi bangsa Israel, kehidupan yang penuh damai sejahtera merupakan tanda berkat dari Tuhan yang menyertai mereka. Hal itu terjadi karena mereka setia menjalani hukum-hukum Tuhan dalam hidup sehari-hari. Sebaliknya, keadaan hidup yang terpuruk seperti dijajah dan dibuang merupakan akibat dari perbuatan dosa yang mereka lakukan.

Perbuatan dosa membuat relasi manusia dengan Tuhan, dengan sesama, dan alam lingkungan menjadi rusak. Nabi Yesaya dalam Bacaan Pertama hari ini menceritakan seruan bangsa Israel meminta pertolongan Tuhan untuk membebaskan mereka dari keadaan hidup yang buruk. Mereka menyadari ketidaksetiaan mereka dan mengharapkan keselamatan yang datang dari Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023

“Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu dan oleh karena suku-suku milik pusaka-Mu. Sudilah Engkau mengoyakkan langit dan turun sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu.” Cerita sejarah bangsa Israel, kejayaan dan kejatuhan mereka, mengajarkan kita untuk senantiasa bergantung pada Tuhan.

Tidak hanya pada waktu mengalami kesusahan, tetapi juga kita perlu senantiasa mengandalkan Tuhan ketika mengalami keberhasilan dalam hidup. Seperti itulah kita menghayati nasihat Tuhan Yesus untuk selalu berjaga-jaga.

.

Ya Tuhan, kami percaya akan penyertaan-Mu. Jangan biarkan kami tertidur dan jatuh dalam dosa. Akan tetapi, berilah kami kekuatan untuk setia mendengar dan melaksanakan kehendak-Mu sepanjang hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023, Bacaan Injil Lukas 21:34-36 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 7:15-27; Mazmur: Dan. 3:82.83.84.85.86.87; PEKAN BIASA XXXIV (H); B.Maria Angela Astorch; St.Edmund Campion; St.Robertus Southwell, dkk;

BACAAN I – Daniel 7

15 Maka aku, Daniel, terharu karena hal itu, dan penglihatan-penglihatan yang kulihat itu menggelisahkan aku.

16 Lalu kudekati salah seorang dari mereka yang berdiri di sana dan kuminta penjelasan tentang semuanya itu. Maka berkatalah ia kepadaku dan diberitahukannyalah kepadaku maknanya:

17 Binatang-binatang besar yang empat ekor itu ialah empat raja yang akan muncul dari dalam bumi;

18 sesudah itu orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi akan menerima pemerintahan, dan mereka akan memegang pemerintahan itu sampai selama-lamanya, bahkan kekal selama-lamanya.

19 Lalu aku ingin mendapat penjelasan tentang binatang yang keempat itu, yang berbeda dengan segala binatang yang lain, yang sangat menakutkan, dengan gigi besinya dan kuku tembaganya, yang melahap dan meremukkan dan menginjak-injak sisanya dengan kakinya;

20 dan tentang kesepuluh tanduk yang ada pada kepalanya, dan tentang tanduk yang lain, yakni tanduk yang mempunyai mata dan yang mempunyai mulut yang menyombong, yang tumbuh sehingga patahlah tiga tanduk, dan yang lebih besar rupanya dari tanduk-tanduk yang lain.

21 Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka,

 

22 sampai Yang Lanjut Usianya itu datang dan keadilan diberikan kepada orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi dan waktunya datang orang-orang kudus itu memegang pemerintahan.

23 Maka demikianlah katanya: Binatang yang keempat itu ialah kerajaan yang keempat yang akan ada di bumi, yang akan berbeda dengan segala kerajaan dan akan menelan seluruh bumi, menginjak-injaknya dan meremukkannya.

24 Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja.

25 Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

26 Lalu Majelis Pengadilan akan duduk, dan kekuasaan akan dicabut dari padanya untuk dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap.

27 Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi: pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, dan segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka.

MAZMUR Daniel 3 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023

82 Pujilah Tuhan, hai anak-anak manusia, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

83 Pujilah Tuhan, hai Israel, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

84 Pujilah Tuhan, hai para imam Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

85 Pujilah Tuhan, hai para hamba Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

86 Pujilah Tuhan, hai roh dan jiwa orang-orang benar, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

87 Pujilah Tuhan, hai semua yang mursid dan rendah hati, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023

Pada waktu itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jagalah dirimu, jangan sampai hatimu sarat dengan pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi, dan jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba datang jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa, sambil berdoa, agar kalian mendapat kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan agar kalian tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023, Bacaan Injil

Tuhan Yesus dalam Injil hari ini menasihati kita, para pengikut-Nya, untuk membangun sikap berjaga sambil berdoa. Pertama-tama sikap berjaga-jaga dengan memelihara hati agar tidak terikat pada pesta pora, kemabukan dan segala kepentingan duniawi. Hal ini membuat orang khawatir akan kehidupan sekarang dan mengabaikan hidup yang abadi. Tentang ini, kita ingat cerita Tuhan Yesus tentang orang kaya yang menumpuk harta duniawi hingga suatu ketika ia meninggal dunia, sementara harta kekayaan itu ditinggal; tidak berguna lagi bagi dia. la mengejar kekayaan duniawi, namun ia miskin di hadapan Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023

Selanjutnya, Tuhan menasihati kita, para murid-Nya, untuk berjaga-jaga sambil berdoa. Dengan berdoa, orang akan selalu terarah pada Tuhan. la senantiasa berharap untuk ada bersama Tuhan yang meluputkan dia dari segala kemalangan dan mengantar dia pada sukacita abadi. Jadi, kita diajak menolak keterikatan pada hal-hal duniawi, dan sebaliknya senantiasa mengarahkan diri serta mendekatkan diri pada Yang llahi lewat doa dan kegiatan rohani.

.

Allah Bapa Mahabaik, jangan biarkan kami jatuh dalam godaan untuk terikat pada hal-hal duniawi semata. Semoga kami selalu mendekat pada-Mu lewat doa yang kami panjatkan setiap hari. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023, Bacaan Injil Lukas 21:29-33 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 7:2-14; Mazmur: Dan. 3:75.76.77.78.79.80.81; PEKAN BIASA XXXIV; Pw B. Dionisius & Redemptus, Mrt. Indonesia (M);

BACAAN I – Daniel 7

2 Berkatalah Daniel, demikian: “Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar,

3 dan empat binatang besar naik dari dalam laut, yang satu berbeda dengan yang lain.

4 Yang pertama rupanya seperti seekor singa, dan mempunyai sayap burung rajawali; aku terus melihatnya sampai sayapnya tercabut dan ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada dua kaki seperti manusia, dan kepadanya diberikan hati manusia.

5 Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupanya seperti beruang; ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya: Ayo, makanlah daging banyak-banyak.

6 Kemudian aku melihat, tampak seekor binatang yang lain, rupanya seperti macan tutul; ada empat sayap burung pada punggungnya, lagipula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan.

7 Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.

 

8 Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut; dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong.

9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

10 suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab.

11 Aku terus melihatnya, karena perkataan sombong yang diucapkan tanduk itu; aku terus melihatnya, sampai binatang itu dibunuh, tubuhnya dibinasakan dan diserahkan ke dalam api yang membakar.

12 Juga kekuasaan binatang-binatang yang lain dicabut, dan jangka hidup mereka ditentukan sampai pada waktu dan saatnya.

13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.

14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

MAZMUR Daniel 3 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023

75 Pujilah Tuhan, hai gunung-gemunung, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

76 Pujilah Tuhan, hai segala tumbuhan di bumi, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

77 Pujilah Tuhan, hai segenap mata air dan bukit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

78 Pujilah Tuhan, hai lautan dan sungai, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

79 Pujilah Tuhan, hai raksasa lautan dan segala apa yang bergerak di dalam air, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

80 Pujilah Tuhan, hai unggas di udara, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

81 Pujilah Tuhan, hai segala binatang buas dan ternak di bumi, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023

Pada waktu itu, Yesus mengemukakan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya, “Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kalian melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kalian tahu dengan sendirinya, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian pula, jika kalian melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sungguh, angkatan ini takkan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi sabda-Ku takkan berlalu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023, Bacaan Injil

Bacaan-bacaan suci hari ini menceritakan penguasa-penguasa duniawi datang silih berganti. Yang satu datang dengan kekuatan memusnahkan yang lain. Hal itu terus terjadi sehingga tidak ada yang bertahan. Namun, kekuasaan Tuhan melampaui segalanya, tulis Nabi Danieł dalam nubuatnya. Kerajaan-Nya abadi selamanya. Dan segala bangsa, suku, dan bahasa mengabdi kepada-Nya.

Tuhan Yesus meneguhkan nubuat Daniel ketika berbicara tentang kejatuhan Yerusalem ke tangan penguasa asing. Peristiwa itu mestinya menyadarkan umat Israel untuk kembali pada Tuhan. “Jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.” Pada hari -hari terakhir lingkaran tahun liturgi Gereja ini,

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023

kita diajak mengarahkan perhatian pada Kerajaan Allah yang melampaui segala kuasa dunia dan berlangsung sepanjang masa. Kerajaan Allah sudah mulai dengan kedatangan pertama Tuhan Yesus, dan, kita sedang berjalan menuju kepenuhan, yaitu ketika kita ada bersama Tuhan dalam keabadian.

.

Ya Tuhan, datanglah kerajaan-Mu di bumi ini seperti di dalam surga. Bantulah kami agar tidak hanya memikirkan hal-hal duniawi yang fana, tetapi juga yang surgawi dan kekal. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Panduan Adven 2023 Minggu Ke-1 : BERJAGA MENYONGSONG RAJA DAMAI

panduan adven 2023

Pengantar
Pertemuan pertama – Minggu Harapan – dengan tema BERJAGA UNTUK HADIRNYA SANG RAJA DAMAI. Pada pertemuan ini, umat diajak untuk berjaga – jaga menantikan kedatangan Sang Raja Damai. Dinamika pertemuan pertama ini akan dilakukan dengan merenungkan bacaan dari Injil Markus (Mrk 13:13-37) dan memetik inspirasi dari tokoh IJ Kasimo. Gagasan utama pertemuan ini adalah umat senantiasa berhadap, berjaga, dan bersiap melalui semakin terlibat untuk membawa damai di masyarakat. Gagasan utama ini dilengkapi dengan petikan inspirasi dari tokoh nasional yang menjunjung nilai – nilai kebangsaan dan Kekatolikan dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Tujuan
1. Umat mampu membangun kesadaran bahwa kelahiran Yesus Kristus sungguh membawa damai untuk semua manusia.
2. Umat diharapkan mampu mengambil inspirasi dari tokoh IJ.Kasimo sebagai teladan keterlibatan dalam hidup berbangsa dan bernegara, khususnya dalam konteks menjelang pesta demokrasi di tahun 2024 mendatang.

Proses Pertemuan
A. Pembuka
1. Nyanyian Pembuka
Pertemuan dapat dibuka dengan lagu-lagu yang memberikan nuansa berjaga-jaga. (Misalnya PS 442: O datanglah Imanuel atau MB 324: O Tuhan Datanglah); atau memilih sendiri lagu yang sesuai dengan tema Adven Pertama

2. Pengantar Singkat Pertemuan
Dalam pertemuan Adven pertama ini, kita diajak menyongsong kedatangan Sang Raja Damai, yaitu Kristus dalam konteks mempersiapkan perhelatan besar bangsa kita dalam menghadapi Pemilu mendatang di tahun 2024. Dalam pertemuan pertama ini kita diajak senantiasa berjaga dan bersiap agar semakin terlibat untuk membawa damai di masyarakat terutama di tengah hiruk pikuk perpolitikan bangsa kita ini. Melalui Adven ini, kita juga akan diperkaya dengan petikan inspirasi dari tokoh nasional yang menjunjung nilai – nilai kebangsaan dan Kekatolikan dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air, yaitu IJ. Kasimo.

3. Doa Pembuka
Pertemuan pertama dapat dibuka dengan doa oleh pemandu atau umat yang dipilih
Allah Bapa yang Mahabaik, kami umat-Mu berkumpul di sini untuk bersama-sama mendalami pertemuan Adven yang ke I dengan tema Berjaga Menyongsong Raja Damai. Kami mohon hadirlah di tengah-tengah kami dan bantulah kami untuk mampu membangun kesadaran bahwa kelahiran Yesus Kristus sungguh membawa damai untuk semua manusia. Begitu juga kami mampu berjaga dalam konteks kami saat ini. Di masa kini, kami pun harus berjaga-jaga untuk melakukan sesuatu yang terbaik demi Indonesia Damai khususnya di masa persiapan menghadapi Pemilu ini. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara Kami. Amin.

B. Pengalaman dan Inspirasi Iman
1. Menimba Inspirasi dari Kisah IJ Kasimo.
Kasimo adalah salah satu pendiri partai politik “Katholiek Djawi” yang lalu diubah namanya menjadi “Perkoempoelan Politiek Katholiek di Djawa” dan lalu menjadi “Partai Politik Katolik Indonesia (PPKI)”, yang kelak pada tahun 1949 Kasimo akan menjadi ketua umumnya. Kasimo yang dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 10 April 1900 juga dikenal sebagai salah satu peletak dasar dari rencana-rencana pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Karena perjuangannya, Kasimo mendapat anugerah Bintang Ordo Gregorius Agung dari Paus Yohanes Paulus II dan diangkat menjadi Kesatria Komandator Golongan Sipil dari Ordo Gregorius Agung. Sementara oleh Pemerintah Indonesia, ia diangkat menjadi Pahlawan Nasional. Sebelumnya, ketika Kasimo menempuh pendidikan di sekolah keguruan di Muntilan, ia bertemu Romo Fransiscus Georgius Josephus Van Lith, SJ yang mengenalkan pada nilai caritas, yaitu cinta kasih yang tidak dipahami sebagai sikap manis, tetapi kasih yang terwujud dalam sikap berani berpihak pada mereka yang tertindas. Kasih yang membela keadilan. Kasih yang membela keadilan itu juga terangkum pada permenungan Monseigneur Albertus Soegijapranata untuk menjadi “100% Katolik-100% Indonesia” yang juga menjadi inspirasinya.*

2. Pendalaman dan Berbagi Pengalaman
Pemandu mengajak umat untuk mendalami kisah IJ Kasimo dan berbagi pengalaman hidup atas inspirasi itu.
a. Apa yang paling menarik dari kisah singkat hidup IJ Kasimo tersebut?
b. Menurut Anda apa yang diperjuangkan oleh IJ Kasimo dan apa tantangan yang dihadapinya pada zaman itu?
c. Inspirasi apa atau nilai-nilai hidup apa yang masih relevan atau pantas diperjuangkan pada zaman kita sekarang demi Indonesia Damai.

C. Renungan Kitab Suci dan Peneguhan
1. Bacaan Kitab Suci Markus 13 : 33 – 37
“Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba. Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!”

2. Peneguhan
a. Gagasan dari Bacaan Injil yang kita baca hari ini adalah pentingnya berjaga-jaga (bahkan dikatakan sampai empat kali). Kita diharapkan untuk menyadari pentingnya bersiap sedia dan berjaga-jaga. Artinya, kesiapan kita dalam menantikan kedatangan karya keselamatan dari Sang Mesias tidak pandang bulu, kapan dan seperti apa kedatangannya. Ada segi tanggung jawab yang diberikan dan dipercayakan dalam nuansa berjaga-jaga ini, agar tugas yang diberikan dapat ditunaikan saat waktunya tiba. Berjaga adalah menunggu kedatangan akhir zaman yang tidak seorangpun tahu kapan saatnya.

b. Begitu pun dengan berjaga dalam situasi kita saat ini. Di masa kini, kita pun harus berjaga-jaga untuk melakukan sesuatu yang terbaik demi Indonesia Damai khususnya di masa persiapan menghadapi Pemilu ini. Kita hidup di masyarakat Indonesia yang plural, pandangan politik yang berbeda-beda, dan kita telah dihadapkan pada pengalaman hidup yang mengancam kesatuan bangsa (tantangan disintegrasi bangsa: Politik Identitas, Terorisme dan lain-lain). Oleh karena itu hendaknya kita sebagai umat Katolik diharapkan untuk tetap memiliki tanggung jawab dalam menjaga perdamaian di tengah masyarakat.

c. Dalam semangat Adven pertama ini, hendaknya kita tetap memiliki prinsip untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran dan perdamaian yang hakiki. Selaras dengan pandangan IJ Kasimo, berpolitik itu haruslah berprinsip dan dijalankan dengan etika. Sosok IJ.Kasimo menjadi pribadi yang berani dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada di zaman itu, meskipun begitu IJ Kasimo juga melihat perbedaan-perbedaan dalam pemikiran bukanlah menjadi alasan untuk memulai konflik. Hal itulah yang juga membuat pribadi IJ.Kasimo menjadi sosok yang dapat diterima oleh semua pihak. Begitu juga, tanpa merisaukan keberadaannya sebagai orang Katolik yang cenderung dianggap minoritas, Kasimo secara konsisten bersuara dan bersikap untuk kepentingan segenap bangsa dan kesejahteraan bersama. Dalam berpolitik pun Kasimo terbilang dan dikenal teguh dalam memegang prinsip serta tidak mudah menyerah pada kepentingan tertentu.

d. Dalam Ensiklik Fratelli Tutti artikel no 30, Paus Fransiskus mengajak agar dalam ruang bersama di masyarakat, kita senantiasa terbuka dan menjaga budaya perjumpaan dan kedamaian. “Pengasingan dan ketertutupan diri ke dalam kepentingannya sendiri tidak pernah menjadi jalan untuk memulihkan harapan dan membawa pembaruan. Sebaliknya, itu dibawa oleh kedekatan, oleh budaya perjumpaan. Pengasingan, tidak; kedekatan, ya! Budaya konfrontasi, tidak; budaya perjumpaan, ya!”

D. Penutup
1. Doa Umat ( Pokok pokok dapat dikembangkan dari konteks situasi setempat )
Silahkan melakukan pengendapan dengan hening sejenak dalam batin selama kurang lebih 3-5 menit.
2. Bapa Kami
3. Doa Penutup
Pertemuan dapat ditutup dengan doa oleh pemandu atau umat yang dipilih
Allah Bapa Sumber Kedamaian Sejati, kami umat-Mu bersyukur telah mendalami pertemuan Adven yang ke I dengan tema Berjaga Menyongsong Raja Damai. Kami mohon sertailah kami dan bantulah kami untuk mampu berjaga melakukan sesuatu yang terbaik demi Indonesia Damai khususnya di masa persipan menghadapi Pemilu ini. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara Kami. Amin.
4. Lagu Penutup
Pendalaman dapat ditutup dengan lagu-lagu kebangsaan yang memberikan semangat senantiasa terlibat dalam masyarakat.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023, Bacaan Injil Matius 4:18-22 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 10:9-18; Mazmur: 19:2-3.4-5; R: 5a; PEKAN BIASA XXXIV; Pesta St.Andreas, Rasul (M);

BACAAN I – Roma 10

Rm 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Rm 10:10
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Rm 10:11
Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

Rm 10:12
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

Rm 10:13
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Rm 10:14
Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

Rm 10:15
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!”

Rm 10:16
Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?”

Rm 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Rm 10:18
Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.”

 

MAZMUR 19 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023

Mzm 19:2
(19-3) hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.

Mzm 19:3
(19-4) Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar;

Mzm 19:4
(19-5) tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,

Mzm 19:5
(19-6) yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, la melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023, Bacaan Injil

Tuhan Yesus datang memilih dan memanggil para murid-Nya: “Mari, ikutilah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Menjadi seorang murid berarti tinggal dan hidup bersama dengan rabinya supaya mereka melihat, merasakan dan terlibat bagaimana sang guru menghayati imannya.

Tuhan menjadikan para murid-Nya sebagai penjala manusia. Itulah yang terjadi pada Andreas: ia meninggalkan segalanya, dan hidup bersama Tuhan Yesus. Dengan tinggal bersama Yesus, Andreas boleh diproses, bertumbuh, dan menjadi rasul bagi bangsa-bangsa di Kapadokia, Galatia, Bitinia, dan meninggal dengan salib silang oleh Aegates, Penguasa Acaya.

Setiap orang Kristen dipanggil bukan untuk menjadi penggembira atau umat biasa; kita dipanggil menjadi murid. Menjadi murid berarti harus tinggal bersama Sang Guru, melalui sabda, Ekaristi, dan keterlibatan kita dalam hidup menggereja serta pelayanan masyarakat. Kita adalah pewarta full timer, bukan part timer melalui hidup dan karya kita. Kita bukan penikmat dan pengamat hidup beriman dan menggereja.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023

Secara konkret, panggilan ini harus dilakukan oleh semua, bukan hanya suami yang terlibat dalam pelayanan, sedangkan istri di rumah; atau sebaliknya, istri aktif dalam pelayanan gereja, suami di rumah dan urusan pekerjaan. Dua-duanya dipanggil menjadi murid. Masih banyak saudara kita yang belum mengenal Kristus, atau belum sungguh mengenal karena pemahaman yang kurang atau salah. Kita bukan menjadi penikmat keselamatan, melainkan kita adalah pewarta keselamatan; pembagi keselamatan yang kita terima.

.

Ya Bapa, semoga kami dengan tekun, setia, dan semangat untuk ambil bagian secara penuh dalam karya pewartaan iman. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023, Bacaan Injil Lukas 21:12-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 5:1-6.13-14.16-17.23-28; Mazmur: Dan. 3:62-67; PEKAN BIASA XXXIV (H); B.Frederikus dr Regensburg;

BACAAN I – Daniel 5

Dan 5:1
Raja Belsyazar mengadakan perjamuan yang besar untuk para pembesarnya, seribu orang jumlahnya; dan di hadapan seribu orang itu ia minum-minum anggur.

Dan 5:2
Dalam kemabukan anggur, Belsyazar menitahkan orang membawa perkakas dari emas dan perak yang telah diambil oleh Nebukadnezar, ayahnya, dari dalam Bait Suci di Yerusalem, supaya raja dan para pembesarnya, para isteri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu.

Dan 5:3
Kemudian dibawalah perkakas dari emas dan perak itu, yang diambil dari dalam Bait Suci, Rumah Allah di Yerusalem, lalu raja dan para pembesarnya, para isteri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu;

Dan 5:4
mereka minum anggur dan memuji-muji dewa-dewa dari emas dan perak, tembaga, besi, kayu dan batu.

Dan 5:5
Pada waktu itu juga tampaklah jari-jari tangan manusia menulis pada kapur dinding istana raja, di depan kaki dian, dan raja melihat punggung tangan yang sedang menulis itu.

Dan 5:6
Lalu raja menjadi pucat, dan pikiran-pikirannya menggelisahkan dia; sendi-sendi pangkal pahanya menjadi lemas dan lututnya berantukan.

Dan 5:13
Lalu dibawalah Daniel menghadap raja. Bertanyalah raja kepada Daniel: “Engkaukah Daniel itu, salah seorang buangan yang telah diangkut oleh raja, ayahku, dari tanah Yehuda?

Dan 5:14
Telah kudengar tentang engkau, bahwa engkau penuh dengan roh para dewa, dan bahwa padamu terdapat kecerahan, akal budi dan hikmat yang luar biasa.

 

Dan 5:16
Tetapi telah kudengar tentang engkau, bahwa engkau dapat memberikan makna dan dapat menguraikan kekusutan. Oleh sebab itu, jika engkau dapat membaca tulisan itu dan dapat memberitahukan maknanya kepadaku, maka kepadamu akan dikenakan pakaian dari kain ungu dan pada lehermu akan dikalungkan rantai emas, dan dalam kerajaan ini engkau akan mempunyai kekuasaan sebagai orang ketiga.”

Dan 5:17
Kemudian Daniel menjawab raja: “Tahanlah hadiah tuanku, berikanlah pemberian tuanku kepada orang lain! Namun demikian, aku akan membaca tulisan itu bagi raja dan memberitahukan maknanya kepada tuanku.

Dan 5:23
Tuanku meninggikan diri terhadap Yang Berkuasa di sorga: perkakas dari Bait-Nya dibawa orang kepada tuanku, lalu tuanku serta para pembesar tuanku, para isteri dan para gundik tuanku telah minum anggur dari perkakas itu; tuanku telah memuji-muji dewa-dewa dari perak dan emas, dari tembaga, besi, kayu dan batu, yang tidak dapat melihat atau mendengar atau mengetahui, dan tidak tuanku muliakan Allah, yang menggenggam nafas tuanku dan menentukan segala jalan tuanku.

Dan 5:24
Sebab itu Ia menyuruh punggung tangan itu dan dituliskanlah tulisan ini.

Dan 5:25
Maka inilah tulisan yang tertulis itu: Mene, mene, tekel ufarsin.

Dan 5:26
Lalu inilah makna perkataan itu: Mene: masa pemerintahan tuanku dihitung oleh Allah dan telah diakhiri;

Dan 5:27
Tekel: tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan;

Dan 5:28
Peres: kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia.”

 

MAZMUR Daniel 3 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023

Dan 3:62
Pujilah Tuhan, hai matahari dan bulan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:63
Pujilah Tuhan, hai segala bintang di langit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:64
Pujilah Tuhan, hai segala hujan dan embun, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:65
Pujilah Tuhan, hai segala angin, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:66
Pujilah Tuhan, hai api dan panas terik, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:67
Pujilah Tuhan, hai kedinginan dan pembekuan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023

Pada waktu itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: Akan datang harinya kamu akan ditangkap dan dianiaya, kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.

Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.

Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023, Bacaan Injil

Apa yang dilakukan oleh Raja Babel, Belzyazar, disebut sebagai profanasi benda-benda rohani. Benda-benda suci Bait Allah digunakan untuk kepentingan-kepentingan duniawi bahkan bertentangan dengan nilai dan maksud benda-benda suci itu dibuat. Benda-benda buatan
manusia disebut benda suci karena dibuat dengan tujuan khusus, yakni menghormati Allah.

Menghormati benda-benda suci berarti menghormati pula tujuan atau maksud benda suci itu dibuat. Benda-benda itu dikhususkan dan dipakai untuk kepentingan-kepentingan relasi dengan Allah. Benda-benda suci bukan jimat yang memberikan daya magis kepada para penggunanya, melainkan sebagai simbol atau lambang kehadiran Allah yang dekat dengan kita.

Penting bagi keluarga untuk merawat dan memperlakukan benda-benda suci di rumah dengan baik. Ada salib, patung, Kitab Suci, rosario, gambar-gambar suci dalam keluarga kita, yang harus kita rawat dan kita bersihkan dengan sikap hormat. Kita pun tidak boleh menempatkan benda-benda suci itu di tempat yang tidak layak.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023

Atau jika kita sudah tidak menggunakannya lagi dapat kita tempatkan di tempat khusus. Penghormatan terhadap benda-benda suci penting untuk memupuk sikap iman akan kehadiran Tuhan yang dekat pada kita. Memperlengkapi anak dengan salib atau rosario dapat membantu anak-anak untuk merasakan kedekatan dengan Tuhan. Tentu, bukan bendanya yang kita agungkan, melainkan intensi benda tersebut dibuat dan kehadiran Allah yang kita rasakan.

.

Ya Bapa, semoga melalui benda-benda suci, kami semakin merasakan kehadiran-Mu yang dekat dan menyertai hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023, Bacaan Injil Lukas 21:5-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 2:31-45; Mazmur: Dan. 3.57-61; PEKAN BIASA XXXIV (H); Sta.Katarina Laboure, Prw; St.Yakobus dr Marka: B.Maria Helena Stollenwerk;

BACAAN I – Daniel 2

31 Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan.

32 Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,

33 sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat.

34 Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk.

35 Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.

36 Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja:

37 Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan,

38 dan yang ke dalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di mana pun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu — tuankulah kepala yang dari emas itu.

 

39 Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.

40 Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancurluluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.

41 Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat.

42 Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian.

43 Seperti tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.

44 Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,

45 tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”

 

MAZMUR Daniel 3

57 Pujilah Tuhan, hai segala buatan Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya. 58 Pujilah Tuhan, hai segala malaikat Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

59 Pujilah Tuhan, hai segenap langit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

60 Pujilah Tuhan, hai segala air di atas langit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya. 61 Pujilah Tuhan, hai segala tentara Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023

Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu – yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus: “Apa yang kamu lihat di situ-akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”

Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: “Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?” Jawab-Nya: “Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan.

Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.  Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan permberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.”

la berkata kepada mereka: “Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.”
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023, Bacaan Injil

Keagungan dan kesombongan diri manusia tidak akan bertahan pada hari kedatangan Tuhan. Kekuasaan besar Nebukadnezar runtuh, Bait Allah pun juga hancur. Salah satu keinginan kita adalah sukses. Bukan suatu hal yang salah jika kita bekerja keras dan melayani dengan sungguh-sungguh agar mencapai kesuksesan. Namun, hendaknya itu bukan untuk penghargaan diri dan ‘membangun monumen diri.’ Monumen yang harus kita bangun adalah monumen Allah dalam hidup kita.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 November 2023

Dalam hidup berkeluarga, monumen diri itu dapat kita bangun dengan pengorbanan yang kita berikan kepada pasangan dan keluarga kita. Marilah kita melayani karena kita ingin melayani. Pelayanan hendaknya kita lakukan secara tulus dan ikhlas. Kita persembahkan pengorbanan kepada keluarga tanpa menghitung-hitungnya. Harus siap untuk dilupakan dan tidak diperhitungkan. Kita letakkan kebahagiaan kita ketika monumen Tuhan hadir dalam diri sendiri dan dalam diri setiap orang yang kita layani.

.

Ya Bapa, semoga kami semakin kecil dan dilupakan, dan Engkau semakin besar dan dikenang selama-lamanya. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page