Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 2:1-12

Selang beberapa hari sesudah Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. Maka, datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak.

Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.

Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.

Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!”

Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:

“Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”

Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka:

“Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan:

Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.”

Berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: “Yang begini belum pernah kita lihat.”

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2022, Bacaan Injil

 

Samuel dianggap sebagai imam, nabi, dan hakim terakhir yang memerintah bangsa Israel.

Dalam bacaan pertama, Bangsa Israel meminta Samuel untuk mengangkat seorang raja bagi mereka seperti bangsa lain. Dengan kesal, Samuel menyampaikan apa yang terjadi pada mereka jika mereka memiliki raja. Akan tetapi, bangsa itu bersikeras.

Samuel berpaling pada Tuhan. Tuhan mengiyakan permintaan bangsa Israel. Tiga faktor yang melatarbelakangi permintaan bangsa Israel: Samuel sudah tua, anak Samuel yang akan menggantikannya tidak hidup secara benar, dan pengaruh bangsa lain.

Segala sesuatu berubah, namun kesetiaan Tuhan tidak pernah berubah. Ia hadir dalam diri bapa-bapa Bangsa Israel, para nabi, para hakim, para raja, dan akhirnya dalam diri Yesus Kristus.

Beda wajah pemimpin, namun Tuhan menunjukkan kerahiman dan kasih yang sama. Injil hari ini menunjukkan bagaimana Yesus dalam kasih dan kerahiman-Nya menyembuhkan orang sakit dan memberi pengampunan kepada orang berdosa.

Allah tidak mengubah kita seperti cara kita, tetapi dengan cara-Nya yang selalu berliku, tetapi logis. Yang kita buat adalah membuka hati.

Pemilik rumah hari ini menerima Yesus dan merelakan atap rumahnya dibongkar demi kesembuhan sesamanya. Membuka atap rumah adalah cara-cara tak biasa untuk memasuki rumah. Mungkin kecuali pencuri.

Untuk bertemu Tuhan memang perlu cara yang luar biasa, yang tidak lazim.

.

Tuhan, bantulah kami untuk menjadi hakim, nabi, dan raja bagi diri kami sendiri agar aku mampu membuka atap rumah harga diriku untuk membantu sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 1:40-45

Sekali peristiwa, seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya:

“Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku”

Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”

Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir. Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:

“Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka.”

Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota.

Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2022, Bacaan Injil

Kisah yang cukup tragis, kita dengar dalam bacaan pertama hari ini (1Sam. 4:1-11). Bangsa Israel dikalahkan oleh orang Filistin dan tabut perjanjian dirampas.

Walaupun awalnya mereka sangat berani dan musuh sempat gentar, tetapi hasilnya orang Israel terpukul mundur.

Kita sering merasa kuat dan berani, dan mungkin orang yang melawan kita pun gentar, akan tetapi, hasil akhirnya mungkin kita kandas.

Ingat, dalam arti tertentu, hidup ini sebuah perang. Kita boleh kalah dalam salah satu pertempuran, tetapi kita tidak boleh kalah dalam keseluruhan perang.

Allah mungkin tidak menyertai kita dalam setiap pertempuran dengan cara seperti yang kita harapkan, tetapi Ia pasti akan menyertai kita dengan cara-Nya, sehingga kita memenangkan perang.

Kita pasti akan menang dalam perang ini. Setiap kita mempunyai musuh yang harus dikalahkan: kemiskinan, penyakit, iblis, kebencian, kekerasan, ketidakadilan, dll.

Dalam bacaan Injil hari ini (Mrk 1:40-45), si kusta berjuang dan “berperang” melawan kusta. Tuhan bersamanya. Dia menang dalam perjuangannya itu. Dia sembuh.

Tak ada perjuangan sia-sia dalam nama Tuhan. Bersama Tuhan berarti kita tulus, kita berjuang mengalahkan dosa yang ada dalam hidup kita. Setelahnya berbagai jalan dan kekuatan dianugerahkan kepada kita.

.

Ya Tuhan, kuatkan kami untuk dapat memerangi dosa, musuh yang selalu menyerang kami setiap saat. Selimutilah kami dengan kuat kuasa-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 12 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 1 : 29 – 39

Sekeluarnya dari rumah ibadat di Kapernaum, Yesus bersama Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas.

Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam.

Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya.

Kemudian perempuan itu melayani mereka.

Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.

Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.

Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; waktu menemukan Dia mereka berkata: “Semua orang mencari Engkau.”

Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.”

Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 12 Januari 2022, Bacaan Injil

Hana, ibu Samuel menepati janjinya. Ia menyerahkan Samuel, anak tunggalnya, untuk melayani Eli, imam Tuhan.

Ketulusan ibunya, melekat pada Samuel, sehingga Tuhan memanggilnya suatu malam. Namun, ia belum mengenal suara Tuhan secara pribadi. Syukur, Eli membantunya (1 Sam. 3:1-10.19-20).

Peristiwa Tuhan memanggil Samuel menunjukkan pelajaran spiritual yang penting. Tuhan selalu mendatangi dan memanggil kita secara pribadi.

Tuhan tidak asing dan jauh dari kita. Ia tamu hati kita, yang saban hari mengunjungi kita.

Memanggil berarti seseorang dikenal, diundang, dan mau ada bersama, dan bekerja sama. Seperti Samuel, setiap kita dipanggil oleh Tuhan dengan cara-Nya dan sesuai situasi kita masing-masing.

Namun, sebagaimana Samuel membutuhkan bantuan Eli untuk mengenal suara Tuhan, demikian juga kita. Kita membutuhkan bantuan sesama terutama pendamping spiritual untuk lebih mudah mengenal suara panggilan Tuhan.

Suara panggilan Tuhan akan terdengar jelas jika kita membuka hati dan membaktikan diri untuk Tuhan, seperti Samuel. Untuk itu perlu berdoa dalam keheningan batin.

Hal itu dilakukan Yesus dalam bacaan Injil hari ini (Mrk. 1:29-39).

Allah dalam diri Putra, Yesus Kristus, mendatangi manusia, memanggilnya dan memberikan pembebasan kepada mereka dari segala macam kesusahan, antara lain penyakit.

Yesus memperkuat keberadaan dan kehadiran Allah yang pernah memanggil Samuel. 

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk mencintai keheningan, agar dapat mendengar panggilan-Mu yang selalu menggema dalam batin kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 11 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 1 : 21b – 28

Pada suatu hari Sabat, Yesus masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.

Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.

Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat.

Orang itu berteriak: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.”

Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!”

Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.

Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan
kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.”

Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 11 Januari 2022, Bacaan Injil

Bacaan pertama hari ini melanjutkan kisah Hana, istri Elkana (1 Sam. 1:9-20). la sedih, direndahkan, merasa hidupnya tidak bermakna, karena mandul.

Ia membawa kesedihan hatinya kepada Tuhan dalam doa, pasrah, dan nazar. Nazarnya untuk kebesaran Tuhan. Jika Allah memberikannya seorang anak laki-laki, maka ia akan memberikannya kembali kepada Tuhan.

Dari Hana, kita belajar hal ini: menyerahkan diri kepada Tuhan dalam doa pasrah. Memohon berkat dari Tuhan, yaitu seorang anak.

Akan tetapi, ia menyerahkan kembali kepada Tuhan buah dari berkat-Nya untuk kebesaran manusia dan kemuliaan Tuhan. Inilah doa yang tulus. Diri sendiri hanya menjadi penyalur berkat Tuhan.

Yang menarik juga adalah cara berdoa Hana. Ia berdoa dalam hati dengan mulut komat-kamit tanpa suara.

Berdoa dalam hati yang tulus, jujur, dan bersih akan diingat oleh Tuhan.

Selanjutnya, Samuel, anak Hana, menjadi tokoh penting dalam Perjanjian Lama. Ia mempunyai kebijaksanaan warisan ibunya. Ia mengajar Israel tentang spiritualitas yang benar.

Samuel sudah mengarahkan umat akan Almasih, Yesus Kristus yang mengajar umat dengan penuh bijaksana dan kuasa (Mrk. 1:22).

Kuasa itu tentu melekat pada diri-Nya yang selalu bersatu dengan Bapa-Nya dalam doa yang tulus. Dari sana mengalir rahmat tak terbatas yang memberi-Nya kuasa untuk mengusir roh jahat (Mrk. 1:25-26).

Doa mendatangkan rahmat, mengusir kejahatan, dan menimbulkan ketakjuban.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk berdoa. Semoga apa yang kami peroleh, kami persembahkan untuk kebaikan sesama dan kemuliaan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 1 : 14 – 20

Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya:

“Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil”

Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.

Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia”

Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.

Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2022, Bacaan Injil

Berharap dan beriman kepada Tuhan dan mengasihi sesama adalah hal yang menjadi inti keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan.

Wujud iman itu adalah doa, persembahan, dan pasrah pada Tuhan, sambil memaafkan sesama. Itulah yang dilakukan Elkana dalam bacaan pertama hari ini (1Sam. 1:1-8).

Hana, istrinya, yang disakiti Penina, istri lain Elkana, hanya bisa menangis dan berpasrah pada Tuhan.

Air matanya menjadi doa hidup yang mengalir ke hadapan Allah dan siap menggenangi pintu hati-Nya. Penina adalah tipikal manusia sombong.

Tipikal manusia macam ini yang perlu secepatnya bertobat.

Karena itu, dalam Injil hari ini, Yesus menyerukan kedatangan Kerajaan Allah. Maka, perlu bertobat dan percaya kepada Injil (Mrk. 1:15).

Kerajaan Allah itu adalah diri-Nya sendiri yang adalah Raja Alam Semesta. Tentu saja kerajaan itu bersifat spiritual yang hadir dalam hati, jiwa, dan roh manusia.

Untuk menegakkan kerajaan itu, Yesus memanggil para murid-Nya (Mrk. 1:16-2). Yang dipanggil itu orang sederhana, nelayan.

Mereka bukan kaum terpelajar. Bukan orang kaya. Namun, mereka mempunyai hati yang terbuka untuk Kerajaan Allah.

Hal itu mereka tunjukkan dengan secara spontan melepaskan semua milik dan orang upahannya, lalu mengikuti Yesus.

Keterbukaan itu yang menyebabkan mereka layak untuk menjadi penjala manusia (Mrk. 1:17).

.

Tuhan, ajarlah kami untuk mempersembahkan diri kepada-Mu. Semoga kami bertobat, percaya pada Injil, dan masuk ke dalam jala kerajaan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 9 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Januari 2022, Bacaan Injil Luk 3 : 15 – 16. 21 – 22

Ketika Yohanes tampil di Sungai Yordan, banyak orang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias.

Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu:

“Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.

Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya.

Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 9 Januari 2022, Bacaan Injil

Dalam bacaan pertama hari ini (Yes. 40:1-5.9-11), kita mendengar gambaran Yesaya tentang Tuhan.

Tuhan memberi hukuman, tetapi Ia juga adalah penghibur. Dengan itu, hukuman Tuhan bukan untuk mematikan, tetapi untuk menghidupkan.

Ini sebuah pendidikan spiritual untuk prospektif hidup yang lebih baik ke depan.

Tuhan menggambarkan masa depan Israel yang bahagia dengan pemimpin sebagai gembala agung yang penuh kasih.

Sang pemimpin didahului oleh seorang yang mempersiapkan jalan, yang meratakan bukit, menimbun lembah, dan meluruskan yang bengkok.

Ramalan Yesaya ini terpenuhi dalam diri Yohanes Pembaptis dan Yesus Kristus.

Kedua tokoh ini dikisahkan dalam Injil hari ini, hari Pesta Pembaptisan Tuhan (Luk 3:15-16.21-22). Yesus dibaptis Yohanes Pembaptis. Ini adalah puncak inkarnasi Yesus dalam kemanusiaan kita.

Pembaptisan itu untuk menyucikan. Yesus suci, mengapa dibaptis/disucikan lagi?

Pertama, Yesus meneguhkan tindakan ritual pembaptisan itu.

Kedua, dengan memasuki Sungai Yordan, Yesus menyucikan alam yang telah dikotori dosa manusia.

Ketiga, Yesus sebagai sumber air hidup ingin menghapus semua dosa mereka yang dibaptis dan memberikan kehidupan kepada mereka yang ingin meminum dari Sungai Yordan hidup manusia.

Karena itu, Paulus mengatakan kita diselamatkan karena permandian dan berkat pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus (Tit. 2:11-14;3:4-7).

.

Ya Tuhan, semoga kami yang telah dibaptis dalam Roh Kudus dibersihkan dari dosa, dan menjadi Sungai Yordan yang hidup bagi sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Jadwal Misa Online Pesta Pembaptisan Tuhan Tgl 8-9 Jan 2022

Jadwal Misa Online HR Penampakan Tuhan Tgl 8-9 Jan 2022

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid-19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Pesta Pembaptisan Tuhan untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

94 minggu berlalu sudah, itu artinya hampir dua tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta saat ini akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 8-9 Januari 2022
Pesta Pembaptisan Tuhan

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Pesta Pembaptisan Tuhan Tgl 8-9 Januari 2022

misa online minggu biasa

Misa Online HR Penampakan Tuhan Tgl 8-9 Januari 2022

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid-19 sejak lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid-19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan new normal seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline terbatas yang juga disiarkan secara online pada Pesta Pembaptisan Tuhan ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 8-9 Januari 2022
Pesta Pembaptisan Tuhan

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<

>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Renungan Harian Hari Ini 8 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Januari 2022, Bacaan Injil Yohanes 3 : 22 – 30

Sekali peristiwa, Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke tanah Yudea, dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis.

Akan tetapi, Yohanes pun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis, sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.

Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian.

Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya:

“Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya.”

Jawab Yohanes: “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga.

Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.

Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu.

Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 8 Januari 2022, Bacaan Injil

Ada banyak gambaran yang menakutkan tentang Allah, seperti pribadi yang menghukum dan mengutuk.

Dalam bacaan pertama hari ini (1Yoh. 5:14-21), Yohanes menunjukkan bahwa Allah yang membebaskan kita dari dosa dan mengabulkan doa kita.

Pada saat kita meminta, kita memperoleh apa yang kita minta itu. Kita berani meminta karena Allah mengasihi kita.

Namun, dosa adalah hambatan bagi kita untuk meminta kepada Allah. Dosa yang tidak mendatangkan maut bisa disilih dengan doa kepada Tuhan (bdk. 1Yoh. 5:16). Karena Tuhan melindungi manusia, sehingga tidak dijamah oleh si jahat.

Namun, ada dosa yang mendatangkan maut, salah satunya adalah berhala yang memalingkan wajah kita dari wajah Allah. Untuk itu, kita lekatkan wajah kita dengan wajah Allah dengan doa.

Ada tiga syarat doa: pertama, berani menghadap Allah, tidak takut kepada Allah, karena Ia adalah kasih.

Kedua, berdoa sesuai kehendak Bapa. Artinya, kita meminta sesuatu untuk membahagiakan diri dan sesama, dan memuliakan Allah.

Kita meminta bukan untuk kebesaran diri, bukan untuk membahayakan sesama, dan bukan untuk merusak ciptaan.

Ketiga, kebesaran kita meminta dengan hati murni, tanpa dosa. Salah satu hal yang memurnikan kita dari dosa adalah pembaptisan dengan air dan Roh Kudus.

Itulah yang kita dengar dari bacaan Injil pada hari ini (Yoh 3:22-30). Yesus dan Yohanes Pembaptis membaptis.

Ini adalah tindakan penyucian diri. Dengan Roh Kudus, rahmat pembaptisan itu akan menguatkan kita untuk melawan dosa yang datang dari si jahat.

.

Ya Tuhan, semoga kami berdoa sesuai kehendak-Mu. Bantulah kami untuk menghayati Sakramen Pembaptisan dengan kuasa Roh Kudus agar bebas dari dosa. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 7 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Januari 2022, Bacaan Injil Luk. 5:12-16

 

Sekali peristiwa, Yesus berada di sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta.

Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”

Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu, dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”

Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya.

Yesus melarang orang itu memberitahukannya kepada siapa pun juga dan berkata:

“Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan seperti yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.”

Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka.

Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 7 Januari 2022, Bacaan Injil

Kita merasa lemah dan tidak berarti di depan kekuatan-kekuatan besar dunia di sekitar kita: pejabat, atasan, para tokoh besar, kelompok bisnis, politik, agama, dll.

Kesaksian atau omongan mereka sering kita rasakan sebagai kebenaran.

Yohanes dalam bacaan pertama hari ini menyatakan bahwa kita dapat mengalahkan dunia jika kita percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah (1Yoh. 5:5-13).

Ia datang dengan air dan darah, dan semuanya satu dalam Roh. Roh, air, dan darah adalah kesaksian yang paling kuat dibandingkan kesaksian manusia.

Kita bisa menerima kesaksian manusia itu, asalkan ia percaya kepada Anak Allah (1Yoh. 5:8-9). Jika kita memiliki Anak Allah, maka kita memiliki hidup kekal.

Jika kita percaya Yesus Kristus adalah Anak Allah, ada tiga hal yang kita peroleh, yaitu kekuatan untuk mengalahkan dunia, kesaksian kebenaran dalam Roh, darah, dan air, dan memiliki kehidupan kekal.

Tiga kekuatan ini telah ditunjukkan Yesus Kristus sendiri. Ia telah melakukan banyak mukjizat, antara lain menyembuhkan orang sakit, termasuk sakit kusta yang kita dengar dalam Injil hari ini (Luk. 5:12-16).

Kusta tidak sekadar penyakit fisik, tetapi juga sosial, kultural, politis, dan spiritual. Mereka yang mengidap kusta adalah manusia terkutuk, sampah. Mereka kehilangan semuanya.

Menyembuhkan mereka berarti mereka memiliki semuanya, termasuk Roh, darah, dan air.

.

Ya Yesus, mampukan kami untuk membagi kasih. Dengan itu, kami juga disembuhkan dari berbagai kusta sosial, ekologis, politis, dan spiritual. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

You cannot copy content of this page