Renungan Harian Hari Ini 19 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 22:34-40

Bacaan I: Yeh. 37:1-14; Mazmur: 107:2-3.4-5.6-7.8-9; R:1; PEKAN BIASA XX (H) St.Yohanes Eudes; St.Ludovikus; Ezekhiel Moreno; Guerikus Abas;

Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka.

Seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia: “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 19 Agustus 2022, Bacaan Injil

Dalam Injil hari ini, Yesus mengingatkan kita tentang hukum yang utama, yaitu hukum cinta kasih. Kita diajak untuk mengasihi Allah dan sesama secara tulus seperti kita mencintai diri kita sendiri.

Meskipun soal hukum ini kita sudah berulang kali mendengarnya, tetapi untuk melaksanakannya bukanlah perkara yang mudah, lebih-lebih untuk mengasihi sesama yang pernah mengecewakan hidup kita.

Kita lebih senang mengasihi orang yang mengasihi kita, yang tidak bertentangan dengan kita, atau orang-orang yang selama ini memberi banyak hal kepada kita.

Hari ini, kita diajak untuk lebih meneladan Yesus, junjungan kita yang mengasihi Bapa dan kita sepenuh hati. Dalam karya-Nya, la menyembuhkan banyak orang sakit, membela orang yang lemah dan mengajar dari satu tempat ke tempat yang lain.

Meskipun begitu, Yesus tidak lupa untuk mengasihi Bapa-Nya dengan berdoa dan menaati-Nya. Oleh karena itu, kita tidak bisa mengasihi Allah, tetapi membenci sesama atau mengasihi sesama, tetapi tidak pernah berdoa dan bersatu dengan Allah.

Hidup yang berimbang dalam mengasihi Allah dan sesama akan membuat hidup kita penuh sukacita sejati.

.

Allah Bapa Yang Mahakasih, semoga kasih-Mu yang begitu besar dapat kami bagikan untuk sesama kami tanpa pilih kasih, termasuk kepada orang-orang yang telah menyakiti hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 22:1-14

Bacaan I: Yeh. 36:23-28; Mazmur: 51:12-13.14-15.18-19, R:Yeh. 36:25; PEKAN BIASA XX (H) Sta.Helena; Sta.Beatrix da Silva de Meneses, B. Angelus Agustinus Mazzinghi;

Pada suatu ketika, Yesus berbicara kepada para imam kepala dan pemuka rakyat dengan memakai perumpamaan. Ia bersabda: “Hal Kerajaan Surga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.

la menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.

la menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu:

Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.

Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.

Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka.

Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.

Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.

Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.

Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta. la berkata kepadanya:

Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.

Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Agustus 2022, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini berisi tentang Allah yang mengundang kita masuk dalam hadirat-Nya agar mengalami keselamatan. Undangan keselamatan itu digambarkan dengan undangan untuk datang ke pesta perkawinan.

Sayangnya, undangan itu diabaikan dan ditolak oleh orang-orang yang sudah diundang dengan berbagai macam alasan. Mereka lebih memilih untuk mengutamakan urusan hidupnya sendiri, daripada hadir dalam pesta perkawinan tersebut.

Orang-orang yang tidak mau hadir dalam perjamuan perkawinan itu mungkin juga menjadi gambaran diri kita yang kadang sulit untuk meninggalkan kesibukan kita.

Kadang kita tidak beribadah, berkumpul dengan sesama umat beriman atau kegiatan sosial lainnya karena kita lebih mementingkan urusan kita.

Urusan pekerjaan, nonton sinetron, main handphone, nongkrong di kafe kadang bisa membuat kita tidak mengikuti Perayaan Ekaristi, doa lingkungan, pendalaman iman, doa keluarga, rapat RT/RW atau rapat Dewan Pastoral Paroki.

Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk lebih mengutamakan kepentingan Allah dan orang lain daripada kepentingan diri sendiri.

Sejak kita dibaptis, kita sudah masuk dalam daftar orang-orang yang akan diundang untuk masuk ke dalam perjamuan abadi bersama Allah di surga.

.

Ya Bapa, teguhkan niat kami untuk selalu bersatu dengan Engkau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 22:15-21

Bacaan I: Sir. 10:1-8; Mazmur: 101:1a.2ac.3a.6-7; R: Gal 5:13; Bacaan II: 1 Ptr. 2:13-17; HR KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA (P) St.Gregorius Thaumaturgos, St.Gregorius dr Tours;

Sekali peristiwa, orang-orang Farisi berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan. Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya:

“Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.

Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”

Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: “Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik? Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu.”

Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya. Maka la bertanya kepada mereka: “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.”

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, kita memperingati dan merayakan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Indonesia.

Kita sebagai bagian dari sejarah dan kehidupan bangsa ini pantas bersyukur atas perjuangan para pahlawan dan karunia kemerdekaan yang dianugerahkan Tuhan untuk bangsa kita.

Namun, momentum perayaan kemerdekaan ini juga mengajak kita untuk merenungkan kembali peran kita sebagai murid-murid Kristus dalam mengisi kemerdekaan.

Dalam Injil, Yesus mengajak kita agar menjadi warga bangsa dan warga Kerajaan Allah yang baik.

Bangsa Indonesia saat ini masih menghadapi beragam persoalan, seperti radikalisme, intoleransi, ekstremisme, kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan.

Sebagai warga Gereja, kita diajak untuk turut meringankan beban pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan dengan membangun dialog dan kerja sama lintas iman, menyumbangkan gagasan lewat opini publik,

membuka diri dengan pihak-pihak lain untuk membangun budaya hidup damai tanpa kekerasan, dan berani bersuara jika kita menemukan hal-hal yang tidak baik dan tidak benar dalam kehidupan sehari-sehari. 

Itulah cara kita mengisi kemerdekaan saat ini. Jika kita semakin beriman kepada Allah, kita tentu harus semakin peduli dengan bangsa ini.

.

Allah Bapa Yang Mahakuasa, mampukan kami untuk menjadi pribadi-pribadi yang berimbang dalam melayani Gereja-Mu dan bangsa kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 19:23-30

Bacaan I: Yeh. 28:1-10; Mazmur: UI. 32:26-28.30.35c-36d; R:39c; PEKAN BIASA XX (H) St.Benediktus Yoseph Labre; St.Stefanus dr Hungaria;

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Surga.

Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”

Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?”

Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya,

kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.

Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, Yesus memberitahu para murid-Nya tentang upah yang akan mereka dapatkan jika mereka menjadi pengikut-Nya.

Pertanyaan para murid tentang upah itu merupakan hal yang wajar karena mereka telah meninggalkan keluarga, sanak saudara, dan harta kepunyaannya untuk mengikuti Yesus.

Jawaban Yesus sangat jelas, yaitu mereka akan mendapatkan kemuliaan bersama dengan Dia dan apa yang telah mereka korbankan akan diperolehnya kembali, bahkan dalam jumlah yang lebih besar.

Mungkin pertanyaan para murid itu juga menjadi pertanyaan kita. Apa yang kita dapatkan sebagai murid Kristus?

Mengikuti Kristus memang tidak mudah, tetapi kalau kita merenungkan secara mendalam, maka sebenarnya saat di dunia ini pun kita sudah mendapatkan upahnya.

Jika kita hidup baik, benar, jujur, adil, dan peduli dengan sesama seperti yang diharapkan Yesus, maka hidup kita akan tenang, keluarga kita harmonis,

pekerjaan kita aman, relasi kita dengan sesama baik, teman kita banyak, dan masih banyak hal yang lain. Itulah upah yang kita dapatkan.

Upah mengikuti Kristus adalah kebahagiaan sebagaimana yang selalu kita dambakan. Kebahagiaan dan kemuliaan itu akan disempurnakan ketika kelak kita bersama Kristus dalam kehidupan yang abadi.

.

Allah Bapa Yang Maharahim, semoga kami selalu merasakan buah-buah yang kami dapatkan sebagai murid-Mu dan membagikannya untuk sesama kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 19:16-22

Bacaan I: Yeh. 24:15-24; Mazmur: Ul. 32:18-19.20.21; R:18a; PEKAN BIASA XX (H) St.Tarsisius;

Pada suatu hari, ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”

Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?” Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Kata orang muda itu kepada-Nya: “Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?”

Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Agustus 2022, Bacaan Injil

Dalam lnjil hari ini, Yesus mengajak kita untuk mampu melepaskan diri dari berbagai kelekatan yang dapat mengganggu dan menghalangi relasi kita dengan sesama dan Tuhan.

Kadangkala, kita lekat dengan harta yang kita miliki, sibuk dengan hobi sendiri, sibuk dengan handphone, sibuk kejar karier dan jabatan, dan hal-hal lainnya.

Harta, handphone, dan jabatan adalah hasil jerih payah kita dan itu memang milik kita, tetapi jangan sampai hal-hal itu justru menjadi penghalang kita,

untuk memperoleh keselamatan dari Allah karena dengan hal-hal itu, kita menjadi pribadi yang sombong, pelit, tidak mau berbagi, egois, dan memandang rendah orang lain.

Allah menganugerahkan berbagai berkat kepada kita agar kita semakin murah hati, mau menolong orang-orang yang menderita, turut membangun kehidupan bersama yang rukun, damai, dan tenteram.

Segala sesuatu yang kita miliki semuanya berasal dari belas kasih Allah dan sudah sepatutnya juga kita menjadi pribadi-pribadi yang berbelas kasih untuk sesama.

Kualitas hidup kita sebagai orang beriman tidak hanya ditentukan oleh jabatan dan harta yang kita miliki tetapi juga oleh kemampuan kita dalam mengelola apa yang kita miliki itu secara bijak, termasuk kepedulian kita terhadap sesama.

.

Allah Bapa Yang Murah Hati, semoga kami dimampukan untuk menggunakan apa pun yang kami miliki untuk mewartakan kebaikan dan kasih-Mu kepada sesama. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Agustus 2022, Bacaan Injil Lukas 1:39-56

Bacaan I: Why. 11:19a;12:1-6a.10ab; Mazmur: 45:10bc.11.12ab.16, R:10d; Bacaan II: 1Kor. 15:20-26; PEKAN BIASA XX – O PEKAN IV HR SP Maria Diangkat Ke Surga (P);

Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.

Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus,

lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?

Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”

Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab la telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya.

Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.

Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. la memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;

la menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; 

la melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; la menolong Israel, hamba-Nya,

karena la mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.”

Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya. 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari Minggu ini, kita merayakan Santa Perawan Maria diangkat ke Surga. Maria merupakan perempuan istimewa, karena ia dipilih Allah untuk menjadi perantara hadirnya Yesus, Penyelamat dunia.

Maria adalah pribadi dengan iman yang hidup. Hal itu tampak dalam pujiannya kepada Allah “Magnificat” seperti yang kita dengar dalam Injil.

la memuji Allah bukan hanya karena Allah berkarya dalam dirinya, tetapi juga Maria bersyukur karena ia melihat karya-karya Allah dalam diri orang lain, lebih-lebih dalam diri mereka yang lapar, terbelenggu, tertindas, dan menderita.

Dalam kehidupan sehari-hari, kadang kita hanya bersyukur ketika Allah mengabulkan doa atau memenuhi permintaan kita.

Namun, mungkin kita kurang ikut bersyukur atas karya-karya baik Allah dalam diri orang lain, seperti dalam diri teman, rekan kerja, dan tetangga kita.

Bisa jadi kita malah iri dan berpikiran negatif atau sirik ketika ada teman dan tetangga kita yang sukses dalam karier, mendapatkan banyak rezeki, rumahnya lebih bagus daripada kita, bisa beli mobil, dll.

Seperti Maria, kita diajak untuk belajar melihat karya-karya Allah di luar diri kita dan turut mensyukurinya dalam doa-doa kita.

.

Ya Bapa, semoga kami mampu bersyukur atas kebaikan-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Agustus 2022, Bacaan Injil Mat. 19:13-15

Bacaan I: Yeh. 18:1-10.13b.30-32; Mazmur: 51:12-13.14-15.18-19; R:12a; PEKAN BIASA XIX (H) St.Hippolitus, Mrt.; St.Innosensius XI, Paus; St.Pontianus, Paus; St.Maximus;

Sekali peristiwa, orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya la meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka;

akan tetapi, murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.

Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.”

Lalu la meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian la berangkat dari situ.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Agustus 2022, Bacaan Injil

Sabda Tuhan, khususnya Injil pada hari ini menceritakan tentang Yesus yang mencintai anak-anak. Cinta terhadap anak-anak itu la wujudkan dengan meletakkan tangan-Nya serta mendoakan mereka.

Perhatian yang ditampakkan Yesus terhadap anak-anak itu perlu kita ikuti. Kita diajak untuk mencintai anak-anak kita dengan menjadi sahabat bagi mereka, mendampingi mereka saat belajar atau menggunakan media sosial,

mendengarkan kegembiraan, kesedihan, dan pergulatan mereka, memberikan penjelasan dan pencerahan yang benar terhadap hal-hal yang ingın mereka ketahui.

Anak-anak juga perlu mendapatkan makanan rohani yang cukup sebagai bekal hidup mereka. Mengajak anak-anak pergi ke gereja, doa bersama dalam keluarga,

membaca Kitab Suci, memberikan teladan yang baik dan benar sebagai orang Katolik merupakan cara-cara yang dapat kita lakukan untuk menguatkan iman mereka.

Di zaman seperti sekarang ini, kasih orang tua yang besar dan pembekalan iman yang cukup untuk anak-anak menjadi hal yang sangat penting.

Di samping itu, orang tua dalam dirinya sendiri merupakan pendidik yang pertama dan utama bagi anak-anak, khususnya dalam lingkup keluarga.

Mari kita periksa keluarga kita masing-masing: Apakah doa bersama dan membaca Kitab Suci sudah menjadi kebiasaan harian di dalam keluarga kecil kita? Kalau belum, mulailah dari sekarang.

Keluarga yang selalu berdoa bersama sebelum tidur malam, misalnya, akan menjadi keluarga Katolik yang terberkati dan tahan uji.

.

Allah Bapa Yang Mahamulia, semoga dengan kuasa Roh Kudus-Mu kami dimampukan untuk menemani dan membimbing anak-anak kami agar semakin mengenal Engkau dan bangga menjadi murid-murid-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 19:3-12

Bacaan I: Yeh. 16:59-63; Mazmur: Yes. 12:2-3.4bcd.5-6 Ref:1c; PEKAN BIASA XIX (H) Sta.Radegundis dari Turingia; B. Isidorus Bakanja; Sta.Yohana Fransiskan de Chantal;

Pada suatu hari, datanglah orang-orang Farisi kepada Yesus, untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: “Apakah diperbolehkan orang menceraikan istrinya dengan alasan apa saja?”

Jawab Yesus: “Tidakkah kamu baca, bahwa la yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?

Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.

Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” Kata mereka kepada-Nya: “Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan istrinya?”

Kata Yesus kepada mereka: “Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan istrimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan istrinya, kecuali karena zina, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zina.”

Murid-murid itu berkata kepada-Nya: “Jika demikian halnya hubungan antara suami dan istri, lebih baik jangan kawin.”

Akan tetapi la berkata kepada mereka: “Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja.

Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Surga.

Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, Yesus mengingatkan kita bahwa perkawinan atau hidup berkeluarga itu benar-benar direncanakan dan dikehendaki oleh Allah. Oleh karena itu, kasih Allah dalam keluarga harus benar-benar dijaga, dirawat, dan dikembangkan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hidup berkeluarga juga tidak mudah dan ada aneka tantangan, seperti karakter pribadi yang berbeda-beda, masalah relasi, ekonomi, pendidikan anak, dan masih banyak masalah yang lain.

Persoalan-persoalan tersebut jika tidak dikelola dengan bijak akan membuat kehidupan keluarga tidak harmonis. Keluarga Katolik sudah selayaknya hidup berlandaskan kasih Allah.

Kasih Allah yang menerima setiap pribadi apa adanya, mau mengampuni, selalu memiliki pengharapan, tidak mudah menyerah, berpikiran positif saling memahami terhadap setiap anggota keluarga, memiliki kepedulian dan mau melayani orang lain.

Jika hal-hal tersebut nyata dalam hidup berkeluarga, maka sebesar apa pun masalah dan tantangan yang dihadapi tidak akan menggoyahkan keutuhan perkawinan, apalagi sampai memisahkan.

Kasıh Allah itulah fondasi utama yang membuat keluarga dan hidup perkawinan kita tetap kokoh dan kuat. Keluarga merupakan contoh nyata persekutuan kasih. Di sana ada komunikasi.

Persoalan keluarga yang memicu keretakan muncul ketika komunio-kasih ini mulai luntur, tidak lentur, kurang akrab, kaku dan kasar.

.

Ya Bapa, semoga kasih-Mu senantiasa mengalir dalam hidup kami dan memampukan kami untuk membangun keluarga menjadi komunitas kasih. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 11 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 18:21-19:1

Bacaan I: Yeh. 12:1-12; Mazmur: 78:56-57.58-59.61-62: R:7c; HUT. Kongregasi Suster-Suster Ordo-Santa Clara Kapusines (OSC.Cap) PEKAN BIASA XIX (P) Pw Sta.Klara dr Assisi; Sta.Susana;

Sekali peristiwa, datanglah Petrus kepada Yesus dan berkata: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?”

Yesus berkata kepadanya: Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya. Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.

Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak istrinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.

Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.

Tetapi ketika itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!

Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.

Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya:

Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?

Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.

Maka Bapa-Ku yang di surga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni hamba saudaramu dengan segenap hatimu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 11 Agustus 2022, Bacaan Injil

Dalam Injil hari ini, Yesus mengajak kita menjadi pribadi yang murah hati dalam memberi pengampunan. Pengampunan ini menjadi sangat penting dalam hidup kita karena tidak ada seorang pun di antara kita yang sempurna.

Kita pasti penah membuat kesalahan terhadap orang lain dan karenanya relasi kita dengan sesama menjadi renggang, bahkan putus, dan berubah menjadi permusuhan.

Persaudaraan, pertemanan, dan kerja sama akan mudah retak dan rusak jika relasi tersebut tidak diikat dan dikuatkan dengan kasih.

Pengampunan bukan untuk memaklumi kesalahan dan menerima kelalaian, tetapi untuk memberi kesempatan kepada orang lain untuk memperbaiki diri.

Pengampunan membuat orang merasa dikasihi dan mengasihi, ada sikap saling menerima dan memahami yang menjadi tanda dan bukti kedewasaan iman kita.

Oleh karena itu, sebagaimana Allah telah mengasihi kita, orang-orang yang berdosa ini dengan sengsara, wafat, dan kebangkitan-Nya, demikian juga kita diajak untuk memberikan pengampunan kepada sesama kita tanpa batas.

.

Bapa, semoga kami bisa menjadi pribadi yang murah hati dalam mengampuni. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Agustus 2022, Bacaan Injil Yohanes 12:24-26

Bacaan I: 2 Kor. 9:6-10; Mazmur: 112:1-2.5-9; R: 5a; PEKAN BIASA XIX Pesta St.Laurensius, Diak Mrt (M) Diakon & Martir;

Menjelang akhir hidup-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada Pesta St. Laurensius, Diakon dan Martir hari ini, Yesus mengingatkan kita akan jati diri sebagai pengikut- Nya. Jika kita menjadi pengikut-Nya, maka kita harus melayani Dia, yaitu kita harus mau berkorban untuk Dia.

Berkorban untuk Kristus berarti juga berkorban untuk sesama.

Pengorbanan yang kita lakukan itu tidak pernah sia-sia, bahkan akan membuahkan hasil yang berlimpah, seperti Sabda Tuhan tentang biji gandum. “Tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.”

Sebagai pengikut Kristus, pengorbanan dan penderitaan merupakan jalan yang harus dilalui. Bahkan, pengorbanan merupakan sumber kebahagiaan.

Kita akan bahagia ketika kita bisa memberikan waktu, tenaga, materi, dan perhatian untuk orang-orang yang sangat membutuhkan.

Hati kita bersukacita mana kala kita mampu berbagi dan berkorban untuk kebahagiaan dan keselamatan orang lain.

Sebagai murid Kristus yang dituntut untuk mau melayani, maka sumber kebahagiaan kita bukan saat kita menerima sesuatu, tetapi saat kita bisa memberikan sesuatu yang baik untuk orang lain.

Buah-buah pengorbanan kita itu akan dirasakan oleh banyak orang seperti buah pengorbanan Yesus juga dirasakan oleh kita semua sampai saat ini.

.

Ya Bapa Yang Mahakuasa, semoga karena kuasa-Mu kami tidak takut berkorban dan tidak khawatir saat ingin berbagi dengan sesama, khususnya bagi mereka yang sangat membutuhkan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page