Renungan Harian Hari Ini 29 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 Agustus 2022, Bacaan Injil Markus 6:17-29

Bacaan I: Yer. 1:17-19; Mazmur: 71:1-2.3-4a.5-6ab.15ab.17; R:15a; PEKAN BIASA XXII Pw Wafatnya St.Yohanes Pembaptis (M); Sta.Sabina, Mrt.;

Sekali peristiwa, Herodes menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, istri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai istri.

Karena Yohanes pernah menegor Herodes: “Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!”

Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat, sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya.

Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.

Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya, perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.

Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu: “Minta dari padaku apa saja yang kau ingini, maka akan kuberikan kepadamu!”,

lalu bersumpah kepadanya: “Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!” Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: “Apa yang harus kuminta?” Jawabnya: “Kepala Yohanes Pembaptis!”

Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: “Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!”

Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya. Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes.

Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. la membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 29 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, kita memperingati wafatnya Yohanes Pembaptis. la adalah seorang utusan Allah yang menyiapkan jalan bagi Sang Juru Selamat, Yesus Kristus. Dia tidak hanya menyiapkan jalan bagi kedatangan Yesus, tetapi juga memberitakan Kabar Gembira, yaitu suara kebenaran.

Wafatnya yang tragis, sebagaimana kita baca dalam Injil hari ini, juga tidak lepas dari keberaniannya untuk menyuarakan kebenaran terkait Herodes yang memperistri Herodias.

Sebagai murid-murid Kristus, kita diajak untuk seperti Yohanes Pembaptis, yaitu berani menyuarakan kebenaran di lingkungan hidup kita.

Ketika kita berani menyuarakan kebenaran, maka kita harus siap untuk menerima segala risiko, karena suara kebenaran itu belum tentu dapat diterima oleh semua orang.

Mereka yang hidupnya terusik karena kebenaran yang kita suarakan, akan memusuhi kita. Meskipun begitu, kita tidak boleh mundur karena untuk itulah kita dipanggil dan diutus oleh Allah. Suara kebenaran bisa kita ungkapkan juga dengan tindakan dan hidup kita yang benar.

Di zaman yang terus berkembang cepat seperti sekarang ini, suara kenabian harus tetap lantang agar kehidupan kita tetap baik dan bermartabat.

.

Allah Bapa yang Mahasetia, semoga kami semakin mau dan berani untuk menyuarakan kebenaran, meskipun harus menanggung resiko yang tidak ringan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 28 Agustus 2022, Bacaan Injil Lukas 14:1.7-14

Bacaan I: Sir. 3:19-21.30-31; Mazmur: 68:4-5ac.6-7ab. 10-11; R:11b; Bacaan II: Ibr. 12:18-19.22-24a; O Pekan II – PEKAN BIASA XXII (H) Pw St.Agustinus, Uskup, PjG.; St. Hermes, Mrt.;

Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama.

Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, la mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: “Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan,

sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah.

Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain.

Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.” Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia:

“Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.

Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari Minggu biasa ke-22 ini, kita diajak agar menjadi pribadi-pribadi yang rendah hati. Kerendahan hati itu diungkapkan dengan tidak mau menonjolkan diri meskipun memiliki kemampuan dan mau mendahulukan orang lain daripada diri sendiri.

Yesus berkata, “Apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah.” Orang yang rendah hati akan mendapatkan tempat yang tinggi dan terhormat di hadapan Tuhan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita kadang mempunyai keinginan agar orang lain mengetahui gelar dan jabatan kita, menghormati dan menempatkan kita lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, selalu ingin dinomorsatukan dalam segala hal.

Namun, sebagai murid Kristus, kita diajak untuk berubah. Jika hidup kita memang baik, ramah, sopan, berjiwa sosial, dan rendah hati, tanpa kita menginginkannya pun orang lain akan segan dan hormat kepada kita.

Kita juga diajak untuk lebih senang menghormati daripada dihormati, melayani daripada dilayani, memberi daripada menerima, mendahulukan orang lain daripada diri sendiri.

Biarlah orang lain semakin besar dan kita semakin kecil.

.

Allah Bapa Yang Mahabaik, semoga firman-Mu hari ini membuat kami semakin terbuka akan teladan-Mu yang mau berkorban dan melayani hidup kami setiap saat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 27 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 27 Agustus 2022, Bacaan Injil Lukas 7:11-17

Bacaan I: 1Kor. 1:26-31; Mazmur: 33:12-13.18-19.20-21; R:12; PEKAN BIASA XXI Pw Sta.Monika (P) Sta.Emma; St.Cyrilus dr Alexandria;

Sekali peristiwa, Yesus pergi ke sebuah kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.

Setelah la dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung keluar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.

Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu la berkata kepadanya: “Jangan menangis!”

Sambil menghampiri usungan itu la menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!”

Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.

Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: “Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita,” dan “Allah telah melawat umat-Nya.”

Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 27 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, kita memperingati Santa Monika, ibu dari Santo Agustinus Hippo. Salah satu hal yang menarik dari Santa Monika adalah kesetiannya dalam doa agar suaminya, Patrisius, dan anak laki-lakinya, Agustinus, mau bertobat.

Perjuangan Monika tidak ringan, butuh waktu, tenaga, cucuran air mata dan keteguhan iman yang besar. Akhirnya, doa Santa Monika terjawab.

Suaminya ketika sedang sakit kritis mau bertobat dan anaknya, Agustinus, juga mau bertobat dengan bantuan Uskup Ambrosius. Kesetiaan Monika dalam berdoa tidak sia-sia dan pada akhirnya Allah memberikan kebahagiaan yang besar dalam hidupnya.

Sebagai orang beriman, kita diajak untuk mempunyai kesetiaan yang besar dalam berdoa. Kadang kala, kita mudah putus asa ketika doa kita belum dijawab oleh Tuhan. Namun, bersama Santa Monika dan seorang janda di Nain yang anak laki-lakinya meninggal dan dihidupkan kembali oleh Yesus, kita diajak untuk tetap berpengharapan.

Kita percaya bahwa Allah yang kita imani pasti menjaga dan merawat hidup kita dengan mendengarkan dan mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan.

Tentu, doa kita mesti dilandasi kerendahan hati dan sikap percaya secara total pada kuasa Allah.

.

Allah Bapa Yang Mahakasih, semoga doa-doa yang kami panjatkan semakin memperkuat iman kami dan meneguhkan semangat serta harapan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 25:1-13

Bacaan I: 1Kor. 1:17-25; Mazmur: 33:1-2.4-5.10ab.11; R:5b; PEKAN BIASA XXI (H) Sta.Teresia Yomet, Prw; St.Zepherinus, Paus Mrt.;

Pada suatu hari, Yesus mengucapkan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya: “Hal Kerajaan Surga itu seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.

Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.

Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Gadis-gadis itu pun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.

Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.

Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin lalu pintu ditutup.

Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Agustus 2022, Bacaan Injil

Firman Tuhan pada hari ini mengajak kita untuk menjadi pribadi-pribadi bijaksana dan selalu berjaga-jaga. Orang-orang yang bijaksana digambarkan oleh Yesus dalam Injil seperti gadis-gadis pintar yang membawa pelita untuk menyongsong mempelai laki-laki.

Gadis-gadis itu membawa persediaan minyak yang cukup sehingga pelitanya tetap menyala.

Meskipun harus menunggu, pelita mereka tetap nyala ketika mempelai laki-laki itu datang. Karenanya, mereka boleh masuk untuk mengikuti perjamuan bersama sang mempelai laki-laki.

Kita juga diajak untuk seperti gadis-gadis bijak tersebut. Sebagai orang beriman, kita harus selalu “membawa minyak”. Artinya, selalu mempunyai iman yang tampak dalam semangat, kekuatan, dan harapan yang selalu hidup.

Di samping itu, kita juga diajak untuk memikirkan dan mengusahakan kehidupan kekal dengan mengumpulkan harta surgawi, sehingga kita boleh masuk dalam kerajaan-Nya yang kekal, seperti gadis-gadis yang pintar itu.

.

Allah Bapa Yang Mahabijaksana, semoga kami senantiasa diberi kekuatan untuk menjadi pribadi-pribadi yang bijak dengan tanpa henti mengisi hidup kami dengan hal-hal yang berkenan kepada-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 25 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 25 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 24:42-51

Bacaan I: 1Kor. 1:1-9; Mazmur: 145:2-3.4-5.6-7; R:1; PEKAN BIASA XXI (H) Pw St.Ludowikus, St.Yosef dr Calasanz, B. Maria;

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya: “Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang,

sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.

Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang,

lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya,

dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 25 Agustus 2022, Bacaan Injil

Dalam Injil hari ini, Yesus meminta para murid-Nya untuk menjadi pribadi-pribadi yang setia. Murid yang setia adalah seorang yang menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara baik, tulus, dan sepenuh hati.

la menjalankan tugas itu bukan untuk mendapat pujian dari atasan atau siapa saja, sehingga ia tidak peduli apakah yang ia kerjakan itu dilihat orang atau tidak.

Seorang yang setia dalam menjalankan tugasnya, itulah murid yang dikehendaki Allah.

Sebagai murid Kristus, kita juga diajak untuk menjadi pribadi-pribadi yang setia dalam menjalankan tugas atau tanggung jawab kita sebagai suami, istri, anak-anak, pedagang, petani, nelayan, karyawan dan masih banyak pekerjaan yang lain.

Kita mesti berpegang teguh pada nilai-nilai Kristiani. Sudah bukan zamannya lagi kita melakukan sesuatu yang baik hanya supaya dilihat dan dipuji oleh orang lain.

Kesetiaan dan ketulusan dalam menjalankan tanggung jawab itu tidak hanya akan bermanfaat untuk diri kita sendiri, tetapi juga bagi keluarga, Gereja, dan masyarakat.

Sebagai orang beriman, itulah cara kita berjaga-jaga agar hidup kita memperoleh keselamatan. Segala sesuatu yang kita lakukan, kita persembahkan untuk kemuliaan Tuhan.

.

Allah Bapa Yang Mahabaik, berikanlah kami rahmat kesetiaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kami sesuai panggilan dan perutusan kami masing-masing. Semoga kami tidak menyerah tatkala menghadapi rintangan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 24 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 24 Agustus 2022, Bacaan Injil Yohanes 1:45-51

Bacaan I: Why. 21:9b-14; Mazmur: 145:10-13b.17-18, R: Ih. 12; PEKAN BIASA XXI Pesta St.Bartolomeus, Rasul (M) Sta.Emilia de Vialar;

Sekali peristiwa, Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.”

Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”

Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.”

Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”

Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.”

Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 24 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, kita memperingati pesta Santo Bartolomeus, Rasul. Rasul Bartolomeus juga disebut Natanael. Berbeda dengan rasul-rasul lainnya yang kebanyakan berlatar belakang nelayan, Bartolomeus adalah seorang petani dari Kana.

Di kalangan para rasul, ia dikenal sebagai pribadi yang jujur. Karena itu, Yesus menyebut dia sebagai seorang Israel sejati karena tidak ada kepalsuan dalam dirinya.

la mewartakan tentang Yesus ke berbagai tempat, bahkan sampai ke Armenia.

Kita adalah rasul-rasul Yesus di zaman sekarang ini dan kita diajak untuk menjadi pribadi yang jujur saat belajar, bekerja, berkeluarga, bermasyarakat, dan menggereja.

Di tengah arus zaman yang sering diselimuti dengan tindakan-tindakan koruptif dan manipulatif seperti sekarang ini, kita dipanggil untuk menjadi terang dengan tetap menjadi murid yang jujur, seperti Bartolomeus.

Dengan kejujuran, kita sebenarnya sedang mewartakan nilai-nilai Kristiani dan menjadi rasul bagi teman sekerja, anggota keluarga di rumah, dan bagi siapa pun yang bekerja bersama kita.

.

Allah Bapa Yang Maharahim, semoga dengan bantuan rahmat-Mu kami dimampukan untuk seperti Bartolomeus, menjadi pribadi yang jujur dalam mengisi hidup ini. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 23 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 23 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 23:23-26

Bacaan I: 2Tes. 2:1-3a.13b-17; Mazmur: 96:10-13: R:13ab; PEKAN BIASA XXI (H) Sta.Rosa da Lima, Prw., St.Filipus Benizi;

Pada waktu itu, Yesus bersabda, “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih,

adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan.

Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.

Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 23 Agustus 2022, Bacaan Injil

Dalam Injil hari ini, Yesus kembali mengkritik ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi karena mereka mengetahui banyak tentang isi Kitab Taurat, tetapi mereka tidak melakukan apa yang mereka ketahui itu.

Bahkan, isi Kitab Taurat yang terpenting pun, yaitu keadilan, belas kasih, dan kesetiaan tidak pernah mereka lakukan. Mereka hanya mengajarkan dan melakukan hal-hal yang mendatangkan keenakan, kenyamanan, dan keuntungan bagi hidup mereka sendiri.

Mereka mengajarkan hal-hal yang baik, tetapi dalam diri mereka masih banyak hal-hal kotor yang tidak pernah mereka bersihkan.

Firman Tuhan pada hari ini mengajak kita semua untuk dapat hidup secara bijak. Salah satunya dengan hidup berdasarkan skala prioritas. Hal-hal yang paling penting dalam hidup itulah yang diperjuangkan lebih dahulu, kemudian hal-hal yang kurang mendesak baru diusahakan.

Sebagai orang beriman, hal yang paling penting dalam hidup adalah iman, kasih, dan harapan. Tiga hal itulah yang sebaiknya tidak hanya kita ketahui dan pahami, tetapi kita hidupi secara baik dalam hidup pribadi, keluarga, dan masyarakat.

.

Allah Bapa Yang Mahakasih, semoga kami dapat mengisi hidup ini secara lebih bertanggung jawab dengan mengutamakan hal-hal yang paling penting sehingga hidup kami menjadi persembahan yang layak bagi-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 22 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 23:13-22

Bacaan I: 2Tes. 1:1-5.11b-12; Mazmur: 96:1-2a.2b-3.4-5; R:3; PEKAN BIASA XXI Pw SP Maria, Ratu (P) St.Simforianus, Mt.F;

Pada suatu hari, Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi: “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di depan orang.

Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk. [Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik,

sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.]

Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat,

kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri. Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.

Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu? Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.

Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu? Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.

Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ. Dan barangsiapa bersumpah demi surga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 22 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, Yesus mengucapkan sabda yang sangat keras untuk orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Hal itu dilakukan Yesus karena orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu sudah sangat keterlaluan.

Mereka bersikap munafik dan meletakkan beban pada orang-orang yang mendengarkan pengajaran mereka.

Mereka hanya pandai berbicara, tetapi tidak mampu memberikan contoh yang baik. Bahkan, mereka sering mencari keuntungan diri dengan kedok pengajaran isi Kitab Taurat.

Perilaku seperti ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi ini masih sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, bahkan mungkin kita sendiri pernah atau malah sering melakukannya.

Firman Tuhan pada hari ini sangat jelas mengajak kita untuk menjadi pengikut-pengikut Kristus yang baik dengan cara hidup jujur, apa adanya, dan tanpa topeng kemunafikan.

Selama kita masih diberi kemampuan dan kesempatan hidup, sebisa mungkin hidup ini kita pakai untuk mewartakan kebaikan dan tidak membebani, apalagi menjadi batu sandungan bagi orang lain.

.

Allah Bapa Yang Mahabaik, semoga kebaikan-Mu yang senantiasa mendukung hidup kami dapat kami pergunakan untuk meringankan beban hidup orang lain yang ada di sekitar kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 Agustus 2022, Bacaan Injil Lukas 13:22-30

Bacaan I: Yes. 66:18-21; Mazmur: 117:1.2 R:Mrk.16:15; Bacaan II: Ibr. 125-7.11-13; O PEKAN I PEKAN BIASA XXI (H);

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem, Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar. Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”

Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan la akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.

Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.

Tetapi la akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!

Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.

Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.

Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari Minggu biasa Ke-21 ini, Yesus memberitahukan kepada kita tentang orang-orang yang akan menerima keselamatan.

Orang-orang yang akan diselamatkan haruslah mau berjuang dan berusaha keras untuk mendapatkannya. Keselamatan itu tidak datang begitu saja, tetapi kita perlu berjuang.

Kita berjuang mengalahkan diri sendiri dan kemudian mau mengikuti jalan yang Tuhan kehendaki bagi kita; mau menanggalkan ambisi-ambisi pribadi yang sesat dan sesaat lalu memilih bersekutu dengan Tuhan dalam seluruh hidup kita.

Tentu tidak mudah. Kita akan menghadapi aneka godaan, rintangan, kesulitan, dan tantangan baik dari dalam diri kita sendiri, orang-orang di sekitar kita, maupun dari sistem dan aturan yang ada.

Namun, Tuhan kita adalah Tuhan yang Mahabaik. Ia tak akan membiarkan kita berjuang sendirian. la menyertai kita sampai akhir zaman.

Di kala kita putus asa, Dia hadir memberi kita semangat dan pengharapan. Di kala kita jatuh, Dia hadir menolong kita. Dia selalu beserta kita.

.

Allah Bapa Yang Mahasetia, semoga dengan kuasa Roh Kudus-Mu kami selalu ingat dan tanpa henti berusaha untuk mendapatkan keselamatan meskipun harus berjuang dan menghadapi aneka tantangan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Agustus 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Agustus 2022, Bacaan Injil Matius 23:1-12

Bacaan I: Yeh. 43:1-7a; Mazmur: 85:9ab-10.11-12.13-14; R:10b; PEKAN BIASA XX (H) Pw St.Bernardus, Abas, PjG.; Samuel, Imam dan Hakim;

Sekali peristiwa, berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.

Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.

Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;

mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat; mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.

Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara. Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu yaitu Mesias. Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.

Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Agustus 2022, Bacaan Injil

Pada hari ini, Yesus mengkritik orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, karena apa yang mereka ajarkan tidak mereka lakukan.

Mereka sering berperilaku munafik dan memberikan beban hidup kepada orang lain. Tentu cara hidup seperti ini bertolak belakang dengan apa yang dilakukan Yesus.

Yesus tidak hanya mengajar dengan kata-kata, tetapi juga melakukan banyak hal, seperti menyembuhkan orang sakit, membela mereka yang lemah dan tersingkir.

Cara inilah yang membuat banyak orang menjadi percaya dan kemudian mengikuti Yesus. Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kita pernah menjadi orang yang banyak berbicara, tetapi tidak pernah melakukan apa-apa.

Bahkan, bisa jadi kita hanya bisa memberi usulan dan orang lain yang harus melakukannya. Sebagai murid Kristus, kita belum cukup jika hanya menjadi pewarta sabda dalam arti mampu homili, khotbah, dan ceramah, atau hanya menjadi pendengar sabda.

Kita diajak untuk menjadi pelaku-pelaku sabda Tuhan sehingga pewartaan kita tidak hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri kita juga. Kita diharapkan menjadi pribadi-pribadi yang konsisten, artinya apa yang kita katakan itulah yang kita lakukan.

.

Allah Bapa Yang Mahasetia, semoga kami semakin bersemangat untuk menjadi pelaku-pelaku sabda dalam kehidupan keluarga, Gereja, dan masyarakat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page