Renungan Harian Katolik 4 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 9:57-62 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Neh. 2:1-8; Mazmur: 137:1-6; R:6a; PEKAN BIASA XXVI; Pw St.Fransiskus Assisi (P); 

Sekali peristiwa, ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan, datanglah seorang di tengah jalan, berkata kepada Yesus, “Aku akan mengikuti Engkau, ke mana pun Engkau pergi.” Yesus menjawab, “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Lalu kepada orang lain Yesus berkata, “Ikutilah Aku.” Berkatalah orang itu, “Izinkanlah aku pergi dahulu, menguburkan bapaku.”

Tetapi Yesus menjawab “Biarlah orang mati menguburkan orang mati, tetapi engkau, pergilah, dan wartakanlah Kerajaan Allah di mana-mana.” Seorang lain lagi berkata, “Tuhan, aku akan mengikuti Engkau, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku.” Tetapi Yesus berkata, “Setiap orang yang siap untuk membajak, tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Oktober 2023, Bacaan Injil

Dalam Injil hari ini, Yesus dengan tegas mengatakan, “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” Kata-kata Yesus ini ditangkap dan direalisasikan secara tepat oleh Santo Fransiskus Assisi. Maka, layak dan sepantasnya kalau Gereja memberikan penghormatan khusus dengan menjadikan figur ini sebagai salah satu tokoh besar yang rela memberikan dirinya secara total dan meninggalkan segalanya demi cintanya kepada Yesus.

Ratusan tarekat dan kongregasi, baik pria maupun wanita, mengikuti spiritualitas Santo Fransiskus Assisi. Masih relevan dan menarikkah cara hidup yang dipilih dan dikembangkan oleh Santo Fransiskus Assisi ini? Bercermin dari situasi dan kondisi sekarang, generasi Z (generasi yang lahir 1997-2012) yang diperhadapkan dengan serba digital dan instan, pilihan hidup yang ditawarkan oleh Santo Fransiskus masih relevan untuk menjadi penyeimbang dan kontrol terhadap situasi dan kondisi saat ini.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 3 Oktober 2023

Banyak pribadi yang kehilangan makna hidup, kekeringan diri dan akhirnya mengalami depresi yang membawa pada kesedihan. Keadaan seperti ini tidak boleh dibiarkan dan Gereja harus bertindak. Maka, kesaksian hidup: mengandalkan Tuhan dan siap menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk meneguhkan sesama, harus digencarkan. Ini tugas kita semua, bukan hanya tugas para imam, bruder, dan suster, tetapi tugas panggilan semua warga Gereja. Anda dipanggil untuk terlibat dalam karya mahabesar Allah, yaitu karya keselamatan.

.

Ya Allah, semoga hati kami semakin terbuka mendengarkan panggilan-Mu sehingga kami mampu menjadi pribadi yang siap menjadi berkat bagi sesama seperti Santo Fransiskus Assisi. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 3 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Oktober 2023, Bacaan Injil Lukas 9:51-56 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Za. 8:20-23; Mazmur: 87:1-7: R: Za 8:23; PEKAN BIASA XXVI (H); B.Maria Guadalupe Ricart Olmos; 

Ketika harnpir genap waktunya diangkat ke Surga, Yesus mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem. Diutus-Nya beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk sebuah desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya. Tetapi orang-orang Samaria di situ tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata, “Tuhan, bolehkah kami menurunkan api dari langit untuk membinasakan mereka?”

Tetapi Yesus berpaling dan menegur mereka, “Kalian tidak tahu apa yang kalian inginkan. Anak Manusia datang bukan untuk membinasakan orang, melainkan untuk menyelamatkannya.” Lalu mereka pergi ke desa lain.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Oktober 2023, Bacaan Injil

Dalam Injil Lukas, kita mengenal kisah populer yaitu Orang Samaria yang Baik Hati. Kisah ini populer karena Penginjl Lukas dengan sangat gamblang memberikan gambaran tentang siapa sesama itu dan siapakah Yesus di matanya: Yesuslah sebenarnya sosok orang Samaria yang baik hati. Hari ini, Injil Lukas menampilkan versi lain orang Samaria, yaitu sosok yang
menolak kehadiran Yesus. Santo Lukas menampilkan seorang pribadi yang menolak kehadiran Tuhan di dalam hidupnya.

Pengalaman traumatik dan duka akibat pandemi Covid-19 tidak bisa dimungkiri. Dalam hal ekonomi, baik dalam skala lokal maupun global, banyak yang mengalami krisis bahkan bangkrut. Secara iman, banyak yang mempertanyakan, ‘Mengapa Tuhan membiarkan pandemi terjadi? Di mana kuasa Tuhan? Pertanyaan ini mengantar orang pada keputusan menolak kehadiran Tuhan dalam hidup. Itulah gambaran yang terjadi saat ini.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 2 Oktober 2023

Yakobus dan Yohanes memberikan reaksi terhadap orang yang jelas-jelas menolak kehadiran Yesus, “Tuhan, apakah Engkau mau supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?” Akan tetapi, la berpaling dan menegur mereka. Yesus ingat akan misi-Nya datang ke dunia, “Aku datang bukan untuk menghakimi, melainkan menyelamatkan.” Keselamatan orang-orang menjadi prioritas misi-Nya.

Maka, terhadap orang Samaria yang menolak-Nya. Justru Yesus memberikan kesempatan untuk bertobat. Dalam Bacaan Pertama yaitu Kitab Zakharia, dengan tegas dikatakan di sana: “Carilah Tuhan! Pertobatan, itulah yang dikehendaki oleh Allah Bapa dan Yesus sendiri.

.

Ya Allah, berikanlah keberanian dalam diri kami masing-masing untuk bertobat dengan mencari Engkau dan singkirkanlah kecenderungan kami untuk mengubah dan menyalahkan orang lain. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 2 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Oktober 2023, Bacaan Injil Matius 18:1-5.10 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 23:20-23a; Mazmur: 91:1-2.34.5-6.10-11: R:11; PEKAN BIASA XXVI; Pw Para Malaikat Pelindung (P); 

Sekali peristiwa, datanglah murid-murid kepada Yesus dan bertanya, “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata, “Aku berkata kepadamu: Sungguh, jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barang siapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.

Barang siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, la menyanbut Aku. Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini, karena Aku berkata kepadamu: Malaikat mereka ada di Surga dan selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di Surga.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Oktober 2023, Bacaan Injil

Di antara kita mungkin pernah mendengar bahwa setiap pribadi mempunyai malaikat pelindung masing-masing. Cerita ini sangat populer ketika kita mengikuti sekolah minggu. Malaikat pelindung adalah makhluk Tuhan yang diberikan tugas untuk membimbing serta melindungi manusia dari hal-hal buruk. Kepercayaan terhadap malaikat pelindung ini sudah ada sejak zaman kuno dan masih banyak diyakini hingga saat ini.

Hari ini, Gereja merayakan peringatan para Malaikat Pelindung. Dalam Injl, Yesus menunjuk anak kecil sebagai yang empunya Kerajaan Surga, karena dari sosok mereka kita akan menjumpai ketulusan dan kejujuran. Nilai-nilai seperti itulah yang menjadi ciri khas para malaikat pelindung kita, mereka menjadi pelindung dari segala hal buruk. Maka, tidak salah jika kemudian Gereja Katolik menggambarkan sosok malaikat pelindung dengan wajah-wajah seorang anak kecil dengan segala kepolosan dan ketulusannya.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 1 Oktober 2023

Bagaimana dengan hidup kita? Bisakah kita menjadi malaikat pelindung bagi sesama? Malaikat dalam bahasa Inggris disebut Angel. Kita dipanggil untuk menjadi Angel bagi satu sama lain. Menjadi seorang Angel berarti ajakan untuk menghidupi semangat ketulusan dan kejujuran dalam hidup sehari-hari. Be an Angel for others!

.

Ya Allah, semoga lewat doa dan hidup kami, para malaikat-Mu hadir untuk melindungi kami masing-masing sehingga kami boleh menjadi berkat dan pelindung bagi sesama. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 1 Oktober 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Oktober 2023, Bacaan Injil Matius 21:28-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I:Yeh. 18:25-28; Mazmur: 25:4bc-5.6-7.8-9; R:6a; Bacaan II: Flp. 2:1-11; O PEKAN II; PEKAN BIASA XXVI (H); Sta.Theresia dr Kanak-Kanak Yesus; 

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi, “Bagaimana pendapatmu? Ada orang mempunyai dua anak laki-laki. la pergi kepada anak yang sulung dan berkata: ‘Anakku, pergi dan bekerjalah dalam kebun anggur hari ini! Jawab anak itu: ‘Baik, Bapa.’ Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Anak itu menjawab, ‘Aku tidak mau,’ tetapi kemudian ia menyesal dan pergi juga. Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Jawab mereka, “Yang terakhir.”

Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, para pemungut cukai dan para perempuan pelacur akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi para pemungut cukai dan para perempuan pelacur percaya kepadanya. Meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tetap tidak menyesal, dan kamu tidak juga percaya kepadanya.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Oktober 2023, Bacaan Injil

Bacaan-bacaan Hari Minggu Biasa XXVI mengingatkan kita pentingnya ketulusan dan kejujuran dalam hidup. Bacaan Pertama yang diambil dari Kitab Yehezkiel mengajak kita berani memperjuangkan kebenaran dan keadilan, di mana nilai-nilai itu mencerminkan nilai-nilai Tuhan sendiri. Ajakan Nabi Yehezkiel ini sangat relevan dengan situasi dan kondisi kita saat ini, apalagi jika dikaitkan dengan situasi politik yang semakin memanas menjelang Pilpres, Pileg, dan Pilkada 2024. Pribadi yang benar serta berani memperjuangkan keadilan dan kebenaran harus menjadi prioritas pilihan kita.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 30 September 2023

Bacaan Kedua yang diambil dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat Filipi memberikan figur seorang pemimpin yang benar di hadapan Tuhan. Pemimpin yang dimaksud adalah seorang pribadi yang berani berkorban untuk sesama dengan semangat kerendahan hati yang total. Dalam bahasa teologis disebut semangat kenosis, pengosongan diri. Seorang pemimpin harus mempunyai ketegasan dalam prinsip dan kelembutan dalam tindakan. Dan figur seperti ini hanya mungkin ketika seseorang mempunyai kedekatan dengan Allah atau Tuhannya.

.

Ya Allah, bentuklah kami menjadi pribadi benar di hadapan-Mu sehingga kami berani memperjuangkan keadilan dan kebenaran di tengah masyarakat kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 30 September 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 September 2023, Bacaan Injil Lukas 9:43b-45 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Zak. 2:1-5. 10-11a; Mazmur: Yer. 31:10-12b.13; R:1Od; PEKAN BIASA XXV; Pw St.Hieronimus, ImPujG (P); 

Semua orang heran karena segala yang dilakukan Yesus. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Dengarkan dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.” Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada Yesus.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 September 2023, Bacaan Injil

Kadang kita seperti para murid yang tidak mengerti perkataan dan perbuatan Tuhan. Kehendak dan janji Tuhan sepertinya jauh dari pemahaman kita. Di tengah kebingungan, kita perlu tetap percaya bahwa Tuhan selalu menginginkan yang baik bagi kita. Tuhan tidak akan membiarkan kita selamanya dalam ketidakmengertian. Awalnya para murid tidak mengerti perkataan Yesus ini: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia” (Luk. 9:44). Akan tetapi, sesudah kebangkitan-Nya mereka mengerti bahwa Tuhan akan mempertaruhkan nyawa-Nya demi keselamatan manusia.

Kadang kita juga mempertanyakan kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Dalam kesulitan dan penderitaan, kadang kita merasa Tuhan tidak ada. Dalam situasi seperti itu, hendaknya kita mengingat janji Tuhan dalam Bacaan Pertama, “Bersorak-sorailah dan bersukarialah, sebab sesungguhnya Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu” (Zak. 2:10).

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 29 September 2023

Kita perlu tetap percaya bahwa Tuhan tidak melupakan janji- Nya. Mari kita mengingat janji Tuhan yang sudah terpenuhi dalam hidup kita. Ke depannya tentunya akan lebih banyak lagi bagi orang yang percaya. Dalam peziarahan kita menuju tanah surgawi, janganlah kita berhenti dalam ketidakpahaman kita atau perasaan ditinggalkan oleh Tuhan. Kita perlu aktif mencari jawaban atas pertanyaan kita dengan membaca Kitab Suci, katekismus, dokumen Gereja, tulisan santo-santa, dan buku rohani.

.

Tuhan, tambahkanlah iman kami agar dapat memahami makna. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 29 September 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 September 2023, Bacaan Injil Yohanes 1:47-51 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I:Dan. 7:9-10.13-14 atau Why. 12:7-12a; Mazmur: 138:1-2a 2b-3.45; R: 1b; PEKAN BIASA XXV; Pesta Para Malaikat Agung (P); 

Pada waktu itu, Natanael datang kepada Yesus atas ajakan Filipus. Tatkala melihat Natanael datang, Yesus berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Kata Natanael kepada Yesus, “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya, “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”

Yesus menjawab, kata-Nya, “Karena Aku berkata kepadamu: ‘Aku melihat engkau di bawah pohon ara’, maka engkau percaya? Hal-hal yang lebih besar daripada itu akan kau lihat” Lalu kata Yesus kepadanya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka, dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 September 2023, Bacaan Injil

Kita bersyukur karena Tuhan telah memberi kita banyak penolong, di antaranya ketiga malaikat agung, yaitu Mikael, Gabriel, dan Rafael. Hari ini, dalam Liturgi Gereja, kita merayakan pesta ketiga Malaikat Agung tersebut. Mereka diutus untuk menolong kita. Kehadiran ketiga malaikat agung tersebut mengingatkan bahwa Tuhan menolong kita dengan berbagai macam cara.

Supaya kita lepas dari kuasa setan dan roh jahat, baiklah kita meminta pertolongan Santo Mikael. Tidaklah salah kita berdoa untuk dilepaskan dari kuasa setan, telapi kita perlu juga memohon kebijaksanaan untuk membedakan gangguan roh jahat dari gangguan jiwa atau mental. Dapat saja seseorang tidak hanya membutuhkan doa, tetapi juga bantuan psikolog atau psikiater. Kita menjadi perpanjangan tangan Tuhan ketika kita membantu sesama menilai bantuan yang sungguh mereka butuhkan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 28 September 2023

Tuhan mengutus Santo Rafael untuk menolong kita dalam perjalanan. Meskipun demikian, kita perlu tctap berhati-hati dalam perjalanan. Rambu-rambu lalu lintas dan peringatan-peringatan di jalan adalah bagian dari pertolongan yang Tuhan berikan. Yesus membutuhkan kita menjadi pewarta Injil-Nya. Kita perlu giat belajar tentang iman kita dan berlatih menggunakan sarana pewartaan. Di samping usaha kita tersebut, kita butuh bantuan rohani dari malaikat agung Santo Gabriel supaya kita diberikan keberanian dan kebijaksanaan dalam mewartakan Injil.

.

Ya Bapa, berkatilah para psikolog dan psikiater. Semoga pekerjaan mereka membesarkan kemuliaan nama-Mu di dunia. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 28 September 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 September 2023, Bacaan Injil Lukas 9:7-9 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I:Hag. 1:1-8; Mazmur: 149:1 6a.9b; R: 4a; HUT. Kongregasi Missionarii a Sacra Familia (MSF); PEKAN BIASA XXV (H); St.Wenseslaus; B.Inonsensius dr Bertio; St.Laurensius Ruiz, dkk (martir dr Jepang); 

Ketika Herodes, raja wilayah Galilea, mendengar segala sesuatu yang terjadi ia merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi zaman dahulu telah bangkit. Tetapi Herodes berkata, “Yohanes kan telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal besar itu?” Lalu ia berusaha untuk dapat bertemu dengan Yesus.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 September 2023, Bacaan Injil

Kecemasan dan ketidakpuasan akan muncul jika kita hanya memerhatikan diri kita sendiri. Bacaan Injil hari ini memperlihatkan kecemasan Herodes (Luk. 9:7). Kemungkinan ia cemas karena Yesus menjadi tandingan dalam kekuasaan. Dalam Bacaan Pertama, bangsa Israel tidak puas dengan hidup mereka (Hag. 1:6) karena mereka memikirkan kenyamanan sendiri dan lupa akan Tuhan. Mereka ingin mendiami rumah-runmah yang dipapani dengan baik, tetapi mereka mengesampingkan rumah Tuhan yang tetap menjadi reruntuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 27 September 2023

Sikap mereka mendahulukan kepentingan sendiri tersebut justru membuat usaha-usaha mereka tidak memuaskan. Kecemasan dalam diri kita berkurang, bahkan lenyap jika kita keluar dari diri kita sendiri. Seseorang menjadi cemas karena kesehatan, harta, jabatan, keluarga, dan sebagainya tentang dirinya. Akan tetapi, jika ia mulai memikirkan keadaan orang lain yang lebih buruk dan ia keluar membantunya, ia akan melupakan kecemasannya.

Demikian juga dengan rasa ketidakpuasan. Ketidakpuasan akan berubah menjadi rasa syukur jika kita keluar dari diri kita sendiri. Kita tidak akan pernah puas dengan apa yang kita miliki dan lakukan jika semuanya demi diri sendiri. Kita perlu memikirkan bahwa harta kita adalah titipan Tuhan dan kesuksesan kita berkat campur tangan Tuhan. Dengan demikian, kita mempunyai alasan kuat untuk bersyukur kepada Tuhan dan berbagi dengan sesama.

.

Ya Bapa, berikanlah kami kemampuan untuk selalu bersyukur dan berbagi. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 27 September 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 September 2023, Bacaan Injil Lukas 9:1-6 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ezr. 9:5-9; Mazmur: Tob. 13:20.4.6-8, R: 1b; PEKAN BIASA XXV; Pw St.Vinsensius a Paulo, Im (P);

Sekali peristiwa, Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. la mengutus mereka untuk mewartakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang-orang. Yesus berkata kepada meraka, “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan. Jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.

Apabila kalian diterima di suatu rumah, tinggallah di situ sampai kalian berangkat dari situ. Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kalian, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka.” Lalu pergilah mereka dan menjelajah segala desa, sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 September 2023, Bacaan Injil

Dalam penderitaan dan kekurangan, Tuhan tetap memelihara kita dengan mengutus orang-orang baik untuk menolong kita. Bacaan pertama hari ini melukiskan bagaimana Tuhan meringankan penderitaan orang Israel di tanah pembuangan lewat orang lain, yaitu raja-raja Persia. Bacaan Injil juga menggambarkan hal yang sama bagaimana kebutuhan para murid Yesus dipenuhi oleh Tuhan lewat orang lain.

Kebaikan Tuhan kadang melampaui pemahaman kita. Tuhan berbuat baik kepada kita lewat siapa saja. Jika Tuhan berbuat baik kepada kita lewat orang-orang yang kita kenal misalnya keluarga, teman, tetangga dan rekan kerja, itu hendak menyatakan bahwa kebaikan yang kita tabur akan menuai kebaikan pula. Jika Tuhan berbuat baik kepada kita lewat orang-orang yang kita tidak kenal atau kita tidak suka, Tuhan hendak mengajar kita untuk rendah hati. Tuhan hendak menyatakan bahwa setiap orang punya potensi untuk berbuat baik.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 26 September 2023

Selain itu, kebaikan Tuhan tidak dapat dibatasi pada orang atau kelompok tertentu. Dia tidak hanya berbuat baik kepada mereka yang mencintai-Nya, tetapi juga mereka yang menolak-Nya. Mampukah kita memancarkan kebaikan-Nya itu kepada siapa saja, termasuk yang membenci kita?

.

Ya Bapa, semoga dunia dan masyarakat kami semakin ramah terhadap semua orang. Buatlah mata kami melihat kebaikan-Mu dalam diri setiap orang, termasuk mereka yang kami benci dan hina. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 26 September 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 September 2023, Bacaan Injil Lukas 8:19-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ezr. 6:7-8.12b.14-20; Mazmur: 122:1-5; R: 1; PEKAN BIASA XXV (H); St.Kosmas & Damianus: St.Elzear & Delfina; B.Gaspar Starangassinger; 

Pada suatu hari datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus hendak bertemu dengan Dia. Tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Maka diberitahukan kepada Yesus, “Ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Dikau.” Tetapi Yesus menjawab, “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan melaksanakannya.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 September 2023, Bacaan Injil

Bacaan Pertama menarasikan bahwa Darius, Raja Persia, membantu pembangunan Bait Allah. Kisah ini hendak menyatakan bahwa orang lain yang tidak masuk dalam bilangan umat pilihan Allah juga masuk dalam rencana karya Allah. Sebenarnya, hal tersebut tidaklah terlalu istimewa jika dipandang dari sudut Allah, karena kita semua adalah ciptaan-Nya. Tuhan selalu melibatkan mereka dalam karya penyelamatan-Nya.

Dengan demikian, hubungan kita dengan semua manusia di muka bumi ini tidak lagi terbatas pada hubungan darah, kesamaan gereja, atau kelompok agama, karena pada kenyataannya bahwa kita semua adalah ciptaan dari satu Bapa. Yesus menegaskan hal itu dalam Injil hari ini. Ikatan yang seharusnya ada di antara kita adalah ikatan yang melampaui ikatan keluarga. “Ibu-Ku dan saudara-saudara- Ku ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan melakukannya” (Luk. 8:21).

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 25 September 2023

Siapa saja, termasuk orang di luar kelompok kita, yang mendengarkan firman Tuhan dan melaksanakannya adalah bagian dari hidup kita. Firman Tuhan merobohkan sekat-sekat pemisah yang kita ciptakan di antara manusia. Firman Tuhan itulah yang mengikat manusia menjadi satu umat dan satu keluarga. Mungkin ada yang belum pernah mendengarkan atau memahami Firman Tuhan dengan baik, tetapi kita yang sudah mendengarkannya wajib memperlakukan setiap orang sebagai saudara dan saudari. Dunia akan menjadi lebih ramah dan Tuhan akan semakin dimuliakan jika dari hari ke hari lingkaran keluarga kita semakin meluas.

.

Ya Bapa, tuntunlah pemerintah kami dan para pemimpin agama dalam menjaga kesatuan bangsa. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

Renungan Harian Katolik 25 September 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 September 2023, Bacaan Injil Lukas 8:16-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ezr. 1:1-6; Mazmur: 26:1-6; R:3a; PEKAN BIASA XXV (H); 

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur; tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tiada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tiada suatu rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kalian mendengar. Karena barang siapa sudah punya akan diberi, tetapi barang siapa tidak punya, apa pun yang dianggap ada padanya, akan diambil.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 September 2023, Bacaan Injil

Satu minggu ke depan kita akan mendengar pemulihan Yerusalem lewat kebaikan orang lain di luar umat Israel. Kita dapat memaknai pemulihan Yerusalem ini secara simbolis. Hidup kita pun akan dipulihkan oleh Tuhan lewat kebaikan orang lain, termasuk mereka yang tidak kita kenal bahkan yang kita benci. Tuhan menghendaki supaya kita memerhatikan cara kita mendengar. “Perhatikan cara kalian mendengar” (Luk. 8:18).

Kadang, kita selektif dalam mendengarkan. Kadang, kita hanya ingin mendengarkan mereka yang kita suka. Kita cenderung menutup telinga terhadap mereka yang kita anggap rendah, orang asing dan orang yang kita benci. Padahal, dalam Bacaan Pertama hari ini kita melihat bahwa Tuhan mnenyampaikan kehendak-Nya lewat seorang di luar umat pilihan, yaitu Raja Koresh, Raja Persia. Itu berarti Tuhan menyampaikan kehendak-Nya kepada kita lewat cara yang kita tidak sangka-sangka.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 24 September 2023

Selain itu, kehendak Tuhan berlaku bagi semua orang, sebagaimana Injil hari ini mengibaratkan kehendak Tuhan sebagai pelita yang harus menerangi semua orang. Manakah kehendak Tuhan itu? la menghendaki semua orang selamat dan datang kepada-Nya untuk memuliakan dan mencintai Dia. Kita tidak boleh menyembunyikan kehendak Tuhan ini, tetapi mewartakannya kepada siapa saja agar setiap orang yang mendengarnya mendapat sukacita dari-Nya.

.

Ya Bapa, mampukan kami mendengarkan mereka yang berbeda dengan kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

You cannot copy content of this page