Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 1:29-39 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ayb. 7:1-4.6-7; Mazmur: 147:1-2.3-4.5-6; R:3a; Bacaan II: 1Kor. 9:16-19. 22-23; PEKAN BIASA V (H); St.Yohanes de Britto; St.Isidorus dr Mesir; Sta.Katarina; St.Yosef dr Leonisa;

BACAAN I

Ayb 7:1
“Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?

Ayb 7:2
Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya,

Ayb 7:3
demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku malam-malam penuh kesusahan.

Ayb 7:4
Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari.

Ayb 7:6
Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, dan berakhir tanpa harapan.

Ayb 7:7
Ingatlah, bahwa hidupku hanya hembusan nafas; mataku tidak akan lagi melihat yang baik.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024

Mzm 147:1
Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.

Mzm 147:2
TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai;

Mzm 147:3
Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;

Mzm 147:4
Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya.

Mzm 147:5
Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga.

Mzm 147:6
TUHAN menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, tetapi merendahkan orang-orang fasik sampai ke bumi.

 

BACAAN II

1Kor 9:16
Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.

1Kor 9:17
Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.

Kor 9:18
Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

1Kor 9:19
Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

1Kor 9:22
Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.

1Kor 9:23
Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024

Sekeluarnya dari rumah ibadat di Kapernaum, Yesus bersama Yakobus dan Yohanes masuk ke dalam rumah Simon dan Andreas. Ibu mertua Simon terbaring karena demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. la mendekat dan sambil memegang tangannya la membangunkan dia, dan demam itu meninggalkan dia dan perempuan itu melayani mereka. Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.

Seluruh penduduk kota itu pun berkerumun di depan pintu. la menyenmbuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; la tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia. Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap la bangun dan pergi ke luar. la pergi ke tempat yang terpencil dan berdoa di sana. Simon dan kawan-kawannya pun mencari-cari Dia, ketika mereka menemukan-Nya, mereka berkata kepada-Nya,

“Semua orang mencari Engkau.” Jawab-Nya, “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota sekitar ini, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” Lalu pergilah la ke seluruh Galilea memberitakan Injil dalam runah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.  
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024, Bacaan Injil

Dalam karyanya yang berjudul “Letters and Papers from Prison,” Dietrich Bonhoeffer menulis, “kita harus belajar untuk tidak terlalu melihat orang dari apa yang mereka lakukan atau tidak lakukan, tetapi lebih melihat dari apa yang mereka derita.” Perkataan ini merupakan sebuah dukungan bagi kita supaya memiliki kebiasaan dan sikap berempati kepada sesama manusia, terutama kepada mereka yang sakit dan menderita.

Yesus dalam Bacaan Injil hari ini menunjukkan rasa empati-Nya kepada orang sakit. Yakobus dan Yohanes menemani Yesus untuk mengunjungi mertua Simon yang terbaring karena sakit demam. Cara menyembuhkannya sangat sederhana: Yesus memegang tangan, membangunkannya, dan seketika itu lenyaplah demamnya (Mrk. 1:31). Sebagai ucapan syukur, mertua Simon yang sudah sembuh itu melayani Yesus dan para murid-Nya.

Yesus juga merajut empati dengan begitu banyak orang sakit dan yang kerasukan setan untuk disembuhkan-Nya. Yesus juga bersyukur kepada Bapa melalui doa setelah menyembuhkan orang-orang sakit dan mereka yang kerasukan setan. Dia tetap semangat untuk berbuat baik dengan mewartakan Injil.

 

Santo Paulus merajut empati dengan jemaat di Korintus. la tetap tekun dalam mewartakan Injil. Semangat misionernya itu terungkap dalam perkataannya, “Jika aku memberitakan Injil aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri, sebab itu merupakan keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil!” (1Kor. 9:16). Paulus berkomitmen untuk mewartakan Injil sampai tuntas dan dalam situasi apa pun. la berkata, “Semuanva ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian di dalamnya” (1Kor. 9:23)

Ayub dalam Bacaan Pertama adalah sosok seorang yang menderita. la mengharapkan kasih karunia dari Tuhan kepadanya. Pengalaman penderitaan yang dialaminya membuat dia semakin berusaha untuk menata rasa empatinya karena sudah banyak orang yang lebih dahulu berempati. Dengan nada pesimis, Ayub berkata, “Hari-hariku berlalu lebih cepat daripada puntalan tenun dan berakhir tanpa harapan. Ingatlah bahwa hidupku hanya embusan napas; mataku tidak akan lagi melihat yang baik” (Ayb. 7:6-7). Di balik perasaan pesimis karena kemalangan dalam hidup Tuhan tetap memerhatikan Ayub dengan memberikan perasaan empati kepadanya. Pada akhirnya Ayub merasakan kebahagiaan yang jauh lebih dari apa yang sudah dialaminya.

Pada hari ini, kita semua dipanggil untuk merajut rasa empati kepada mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD). Merajut empati adalah sebuah jalan pewartaan Injil masa kini yang benar-benar hidup dan kontekstual. Mampu dan maukah kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024

.

.

Tuhan, Engkau begitu berempati dengan manusia yang lemah dan berdosa. Engkau menjamah dan menyembuhkan mereka yang sakit. Engkau juga membebaskan mereka dari kuasa roh jahat. Semoga kami selalu bersyukur karena Engkau juga menyembuhkan sakit dan penyakit kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 6:30-34 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 3:4-13; Mazmur: 119:9-14; R:12b; PEKAN BIASA IV (H); Hari Sabtu Imam; St.Blasius, UskMrt; St.Ansgarius; St.Gilbertus;

BACAAN I

1Raj 3:4
Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.

1Raj 3:5
Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu.”

1Raj 3:6
Lalu Salomo berkata: “Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini.

1Raj 3:7
Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.

1Raj 3:8
Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.

 

1Raj 3:9
Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yanjahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”

1Raj 3:10
Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.

1Raj 3:11
Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,

1Raj 3:12
maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.

1Raj 3:13
Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024

Mzm 119:9
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Mzm 119:10
Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

Mzm 119:11
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Mzm 119:12
Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Mzm 119:13
Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.

Mzm 119:14
Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus mengutus murid-murid-Nya mewartakan Injil. Setelah menunaikan tugas itu mereka kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu la berkata kepada mereka, “Marilah menyendiri ke tempat yang terpencil, dan beristirahat sejenak!” Sebab, memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. Lalu berangkatlah mereka dengan perahu menyendiri ke tempat yang terpencil.

Pada waktu mereka bertolak, banyak orang melihat dan mengenali mereka, dengan mengambil jalan darat bergegas-gegaslah orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. Ketika mendarat, Yesus melihat orang banyak berkerumun, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah la mengajarkan banyak hal kepada mereka.
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024, Bacaan Injil

Yesus mengutus para murid-Nya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Dia berikan. Ketika kembali dari tugas perutusan itu, mereka melaporkan semua hasilnya kepada Yesus. Tentu saja laporan mereka kepada Yesus menimbulkan rasa sukacita bagi-Nya sebab mereka berhasil. Lalu, la mengajak mereka untuk mengalami bersama quality time dengan menyendiri dan beristirahat di tempat yang sunyi. Namun, Yesus selalu memiliki skala prioritas yang jelas.

Hati-Nya tergerak oleh belas kasihan kepada begitu banyak orang yang datang kepada-Nya, yang lebih membutuhkan-Nya karena mereka seperti domba tanpa gembala. la menunjukkan belas kasih-Nya dengan mengajar banyak hal kepada mereka. Dalam hidup ini, kita juga selalu berhadapan dengan banyak pilihan. Kadang-kadang kita mengalami pengalaman Yesus dan para murid-Nya ini, yakni ingin memiliki quality time dan bersenang-senang bersama orang-orang yang dekat dengan kita. Namun, ternyata masih ada orang lain yang jauh lebih membutuhkan kehadiran dan pelayanan kita sehingga merekalah yang menjadi prioritas pelayanan kita.

 

Pengalaman Yesus adalah pengalaman keseharian kita. Hati yang tergerak oleh belas kasih adalah sebuah hikmat. Dalam Bacaan Pertama, kita mendengar pengalaman Raja Salomo yang terplih untuk menggantikan Daud, ayahnya. Pada saat Tuhan Allah bertanya kepadanya tentang apa yang dia butuhkan sebagai seorang raja baru. Salomo ternyata tidak meminta umur panjang, harta, dan kuasa, tetapi ia meminta hikmat untuk memimpin dengan adil dan jujur.

la berkata, “Berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang penuh pengertian untuk menjadi hakim atas umat-Mu dan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat; sebab, siapakah yang sanggup menjadi hakim atas umat-Mu yang besar ini” (1 Raj.3:9). Jika dalam Injil Yesus memiliki hati yang tergerak oleh belas kasih, Salomo memohon supaya Tuhan menganugerahkan kepadanya hati yang penuh hikmat. Mari kita memohon kepada Tuhan agar la memberikan kepada kita hati yang baru, yang penuh belas kasih dan hikmat.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024

.

.

Yesus, berikanlah kami hati yang penuh belas kasih dan hikmat supaya kami tetap setia dalam melayani Engkau dan sesama. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024, Bacaan Injil Lukas 2:22-40 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Mal. 3:1-4; Mazmur: 24:7. 8. 9. 10: R:10b; PEKAN BIASA IV; Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah (P); Sta.Yoana Lestonac: B.Eugenia de Smet; B.Theofanus Venard;

BACAAN I

Mal 3:1
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Mal 3:2
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.

Mal 3:3
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.

Mal 3:4
Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024

Mzm 24:7
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:8
“Siapakah itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!”

Mzm 24:9
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:10
“Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!”

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024

Ketika genap waktu penahiran menurut hukum Taurat Musa, Maria dan Yusuf membawa Anak Yesus ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukun Tuhan, “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Tuhan”, dan untuk mempersembahkan kurban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.

Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi lsrael, dan Roh Kudus ada di atasnya. Kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias dari Tuhan. la datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat ia menyambut Anak itu dan menggendong-Nya sambil memuji Allah, katanya,

“Sekarang Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang datang dari-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan-Mu bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel,” Ayah dan ibu-Nya heran akan segala sesuatu yang dikatakan tentang Dia. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab..)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024, Bacaan Injil

Perayaaan Yesus dipersembahkan di Bait Allah ini menandakan iman dan kepercayaan kita bahwa Yesus itu sungguh Allah dan sungguh manusia. Kita mendengar kisah-kisah dalam Injil yang menunjukkan sifat ke-Allah-an dan sifat kemanusiaan Yesus. Misalnya, setelah delapan hari, Yusuf sebagai ayah melakukan ritual penyunatan bagi Anak laki-lakinya sebagai bentuk keanggotaan baru bagi bangsa Israel. Anak laki-laki yang satu dan sama resmi menerima nama Yesus, nama yang disampaikan malaikat sebelum la dikandung di dalam rahim Maria (Luk.2:21).

Selanjutnya, setelah empat puluh hari kelahirarn-Nya, Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus ke Yerusalem. Inilah bentuk kesaksian iman sebagainana kita dengar dalam Injil hari ini. Peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah ini menjadi wujud nyata Sabda Tuhan yang dinubuatkan oleh Maleakhi yang kita dengar dalam Bacaan Pertama. Atau sebagaimana dikatakan dalam surat kepada umat lbrani, “Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki, tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku. Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Engkau tidak berkenan.

Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang, seperti tertulis dalam gulungan kitab tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah” (lbr.10:5-7). Perayaan Yesus dipersembahkan di Bait Allah juga menjadi momen pengudusan bagi semua orang yang memilih jalan hidup bakti. Juga menjadi hari penuh kenangan dan syukur bagi semua anggota hidup bakti yang telah mempersembahkan diri untuk melayani Tuhan di dalam Gereja.

Tuhan Yesus, semoga kami juga turut mempersembahkan diri kami dan semakin setia untuk melayani Engkau dan sesama di sekitar kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 6:7-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 2:1-4.10-12; Mazmur: 1Taw. 29:10. 11ab. 11d-12a. 12bcd, R:12b; PEKAN BIASA IV (H); Sta.Brigida; St.Severus; B.Marie Anne dan Odile;

BACAAN I

1Raj 2:1
Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya:

1Raj 2:2
“Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki.

1Raj 2:3
Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju,

1Raj 2:4
dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.

1Raj 2:10
Kemudian Daud mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud.

1Raj 2:11
Dan Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun.

1Raj 2:12
Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan kerajaannya sangat kokoh.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024

1Taw 29:10
Lalu Daud memuji TUHAN di depan mata segenap jemaah itu. Berkatalah Daud: “Terpujilah Engkau, ya TUHAN, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.

1Taw 29:11
Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.

1Taw 29:11
Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.

1Taw 29:12
Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.

1Taw 29:12
Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024

Sekali peristiwa, Yesus memanggil kedua belas murid dan mulai mengutus mereka berdua-dua. la memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat saja, roti pun jangan, kantong perbekalan pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Kata- Nya kepada mereka,

“Kalau di suatu tempat kamu masuk ke dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ. Kalau ada suatu tempat yang tidak menerima kamu dan kalau mereka tidak mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di telapak kakimu sebagai kesaksian terhadap mereka!” Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024, Bacaan Injil

Samuel Taylor Coleride (1772-1834) adalah seorang penyair berkebangsaan Inggris. la pernah berkata, “Sebuah nasihat itu seperti salju; semakin lembut jatuhnya, semakin lama ia berdiam dan semakin dalam ia tenggelam dalam pikiran.” Perkataan ini merupakan bagian dari pengalaman hidup kita dalam keluarga dan di tempat kita berkarya. Para orangtua, guru, pembina, dan pemimpin berkewajiban untuk memberikan nasihat yang mengingatkan kita supaya kita bertumbuh sebagai pribadi yang baik dan berkualitas.

Dalam Bacaan Pertama kita mendengar Raja Daud menyadari tugas dan pelayanannya sebagai orangtua dan pemimpin. la memiliki tugas mulia untuk mengingatkan putranya, Salomo supaya bertumbuh sebagai anak laki-laki yang berkarakter dan berkualitas. Karakter dan kualitas yang diharapkan Raja Daud adalah supaya ia setia melakukan kewajibannya di hadirat Tuhan dan mematuhi segala perintah dan ketetapan Tuhan dalam hidupnya. Hanya dengan demikian, Salomo dan keturunannya akan menjadi pribadi yang diberkati Tuhan.

Dalam Bacaan Injil Yesus memberikan nasihat-nasihat kepada kedua belas murid-Nya supaya mereka memiliki pola hidup sederhana dan memiliki sikap lepas bebas. Hidup sederhana di hadapan Tuhan memampukan mereka menjadi pribadi yang bebas dan layak untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Yesus dengan baik, yakni kuasa atas roh-roh jahat, menyerukan pertobatan, mengusir banyak setan, mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka. Semangat pemuridan haruslah seperti ini.

Tentu saja Tuhan iuga menghendaki supaya kita semua berlaku seperti Raja Daud dan Tuhan Yesus, Putra Daud untuk tidak berhenti memberikan nasihat atau wejangan kepada anak-anak dan siapa saja di sekitar kita supaya mereka menjadi pribadi yang terbaik. Kesaksian hidup kita adalah nasihat yang terbaik bagi mereka.

Tuhan, semoga kami tak pernah lelah mewartakan sabda-Mu kepada sesama. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 Januari 2024 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 Januari 2024, Bacaan Injil Markus 1:21-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 18:15-20; Mazmur: 95:1-2. 6-7. 8-9; R:8; Bacaan II: 1Kor. 7:32-35; O PEKAN IV; PEKAN BIASA IV (H); Pw St.Thomas dr Aquino; St.Karolus Agung; St.Petrus Notaskus, Manfredus;

BACAAN I

Ul 18:15
Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Ul 18:16
Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati.

Ul 18:17
Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik;

Ul 18:18
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Ul 18:19
Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Ul 18:20
Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.

 

MAZMUR 95 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 Januari 2024

Mzm 95:1
Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.

Mzm 95:2
Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.

Mzm 95:6
Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

Mzm 95:7
Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!

Mzm 95:8
Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,

Mzm 95:9
pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.

 

Bacaan II

1Kor 7:32
Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.

1Kor 7:33
Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan isterinya,

1Kor 7:34
dan dengan demikian perhatiannya terbagi-bagi. Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatian mereka pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus. Tetapi perempuan yang bersuami memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan suaminya.

1Kor 7:35
Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasan kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 Januari 2024

Pada awal karya-Nya, Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Kapernaum, pada hari Sabat, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab la mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Pada waktu itu di dalam rumah ibadat mereka, ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak, “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Apakah Engkau datang untuk membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.”

Yesus membentaknya, “Diam! Keluarlah dari dia!” Roh jahat itu mengguncang-guncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring roh itu keluar dari dia. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya, “Apa ini? Suatu ajaran baru disertai dengan kuasa! Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka taat kepada-Nya.” Lalu segera tersebarlah kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 Januari 2024, Bacaan Injil

Apa yang tertulis dalam Kitab Ulangan pada Bacaan Pertana sedang digenapi. “Seorang nabi dari tengah-tengahmu … akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; Dialah yang harus kamu dengarkan.” Yesus telah muncul dari antara orang Yahudi Palestina. Dia adalah seorang nabi. Bukan dalam pengertian sebagai seseorang yang dapat meramal masa depan, melainkan sebagai orang yang mengucapkan firman Tuhan. Karena itu, Dia harus didengarkan.

Dalam perikop Injil hari ini Yesus muncul bergabung dalam ibadah umum, mengajar dan mengusir roh jahat. Orang-orang yang ada di situ sangat kagum karena, tidak seperti ahli Taurat, Dia berbicara dengan penuh kuasa. Kuasa Yesus bukan kuasa untuk memerintah dan mengendalikan orang. Yesus datang, sebagaimana dikatakan-Nya, bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Dia datang untuk membebaskan orang agar dalam kebebasannya mereka dapat tumbuh dan berkembang sebagai anak-anak Allah. Dia membebaskan mereka dari semua ‘roh jahat’ dalam bentuk ketakutan, keegoisan, amarah, dendam, permusuhan, dan kekerasan yang menghalangi orang untuk mengalamí bagaimana rasanya sungguh-sungguh “hidup”.

 

“Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah” (Yoh. 10:10). Dalam hidup kita ada begitu banyak orang yang berpengaruh dan mempunyai otoritas atas diri kita. Mereka telah meninggalkan kesan abadi bagi diri kita, entah baik atau buruk; mulai dari orangtua, kakak, paman, guru, katekis, formator, pastor paroki, dan sebagainya. Banyak dari mereka yang telah mencintai dan mendorong kita agar kita bertumbuh dalam hal iman, moral, dan pengetahuan. Maka, kita perlu menyadari bahwa pada tahap tertentu dalam kehidupan kita, pada gilirannya kita adalah orang-orang yang berpengaruh bagi hidup orang lain, entah itu adik, anak, murid, karyawan, maupun sahabat kita. Kita harus meneladan Yesus menggunakan otoritas dan pengaruh kita untuk membentuk kehidupan orang-orang muda dengan cara yang benar.

Tuhan, berilah kami kebijaksanaan dalam membimbing orang-orang muda. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 Januari 2024 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 Januari 2024, Bacaan Injil Markus 4:35-41 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Sam. 12:1-7a. 10-17; Mazmur: 51:12-13. 14-15. 16-17; R:12a; PEKAN BIASA III (H); St.Angela Merici; St.Robertus, Alberikus, dan Stefanus;

BACAAN I – 2 Samuel 12

2Sam 12:1
TUHAN mengutus Natan kepada Daud. Ia datang kepada Daud dan berkata kepadanya: “Ada dua orang dalam suatu kota: yang seorang kaya, yang lain miskin.

2Sam 12:2
Si kaya mempunyai sangat banyak kambing domba dan lembu sapi;

2Sam 12:3
si miskin tidak mempunyai apa-apa, selain dari seekor anak domba betina yang kecil, yang dibeli dan dipeliharanya. Anak domba itu menjadi besar padanya bersama-sama dengan anak-anaknya, makan dari suapnya dan minum dari pialanya dan tidur di pangkuannya, seperti seorang anak perempuan baginya.

2Sam 12:4
Pada suatu waktu orang kaya itu mendapat tamu; dan ia merasa sayang mengambil seekor dari kambing dombanya atau lembunya untuk memasaknya bagi pengembara yang datang kepadanya itu. Jadi ia mengambil anak domba betina kepunyaan si miskin itu, dan memasaknya bagi orang yang datang kepadanya itu.”

2Sam 12:5
Lalu Daud menjadi sangat marah karena orang itu dan ia berkata kepada Natan: “Demi TUHAN yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati.

2Sam 12:6
Dan anak domba betina itu harus dibayar gantinya empat kali lipat, karena ia telah melakukan hal itu dan oleh karena ia tidak kenal belas kasihan.”

2Sam 12:7
Kemudian berkatalah Natan kepada Daud: “Engkaulah orang itu! Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul.

2Sam 12:10
Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu.

 

2Sam 12:11
Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari.

2Sam 12:12
Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan.”

2Sam 12:13
Lalu berkatalah Daud kepada Natan: “Aku sudah berdosa kepada TUHAN.” Dan Natan berkata kepada Daud: “TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

2Sam 12:14
Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah sangat menista TUHAN, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati.”

2Sam 12:15
Kemudian pergilah Natan ke rumahnya. Dan TUHAN menulahi anak yang dilahirkan bekas isteri Uria bagi Daud, sehingga sakit.

2Sam 12:16
Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun dan apabila ia masuk ke dalam, semalam-malaman itu ia berbaring di tanah.

2Sam 12:17
Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; juga ia tidak makan bersama-sama dengan mereka.

 

MAZMUR 51 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 Januari 2024

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:14
(51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!

Mzm 51:15
(51-17) Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!

Mzm 51:16
(51-18) Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya.

Mzm 51:17
(51-19) Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 Januari 2024

Pada suatu hari, menjelang malam, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Marilah kita bertolak ke seberang.” Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak bersama Yesus yang sudah berada dalam perahu, dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah topan yang dahsyat sekali dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Yesus sedang tidur di buritan memakai bantal, lalu murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya.

“Guru, tidak pedulikah Engkau kalau kita binasa?” la pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu, “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu la berkata kepada mereka, “Mengapa kamu ketakutan? Belumkah kamu percaya?” Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain, “Siapa sebenarnya orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 Januari 2024, Bacaan Injil

Dari peristiwa peredaan angin ribut kita dapat menarik dua pesan. Yang pertama adalah tentang identitas sebenarnya dari Yesus, sebagai jawaban atas pertanyaan para murid yang takut dan takjub, “Siapa sebenarnya orang ini sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?” Angin reda menunjukkan bahwa Yesus adalah pribadi yang memiliki kuasa Allah sendiri. Pesan kedua terletak pada simbol dalam kisah, yang bisa kita pakai untuk melambangkan Gereja mula-mula. Perahu melambangkan komunitas Gereja. Laut di sekitarnya adalah dunia. Yesus naik ke perahu bersama para murid, dan Dia terlihat tidak berbeda dari mereka.

Kemudian, badai dahsyat muncul dan ombak akan menenggelamkan perahu. Lalu, di mana Yesus selama badai berlangsung? Tidur! Tidak sedikit pun khawatir. Murid-murid memarahi-Nya, “Guru, tidak pedulikah Engkau kalau kita binasa?” Betapa sering keluhan seperti ini muncul ketika komunitas kita babak belur oleh macam-macam kesulitan, dan kita bertanya di mana Tuhan ketika kita ada dalam masalah besar. Tuhan yang kemudian bangun dan menenangkan angin akan balik memarahi, “Mengapa kamu ketakutan? Belumkah kamu percaya?”

Tuhan, semoga kami selalu percaya bahwa Engkau peduli pada situasi sulit kami sehingga kami tetap tenang karena menyadari Engkau tidak jauh. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Januari 2024 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Januari 2024, Bacaan Injil Lukas 10:1-9 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Tim. 1:1-8 atau Tit. 1:1-5; Mazmur: 96:1-2. 2b-3. 7-8a. 10; R3; PEKAN BIASA III (P) Pw St.Timotius dan Titus; Sta.Paula; St.Stefanus Harding, St.Robertus Molesmes;

BACAAN I – 2 Timotius 1

2Tim 1:1
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah untuk memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus,

2Tim 1:2
kepada Timotius, anakku yang kekasih: kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau.

2Tim 1:3
Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam.

2Tim 1:4
Dan apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku.

2Tim 1:5
Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.

2Tim 1:6
Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

2Tim 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

2Tim 1:8
Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.

MAZMUR 96 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Januari 2024

Mzm 96:1
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!

Mzm 96:2
Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

Mzm 96:2
Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

Mzm 96:3
Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.

Mzm 96:7
Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

Mzm 96:8
Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!

Mzm 96:10
Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Januari 2024

Pada suatu hari, Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka, “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang punya tuaian, supaya la mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau kantong perbekalan atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.

Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Jikalau di situ ada orang yang cinta damai, salam damaimu itu akan tinggal padanya. Namun, jika tidak, salam damaimu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Januari 2024, Bacaan Injil

Hari ini kita merayakan Santo Timotius dan Titus, para uskup. Kita bersyukur ketika mengenang kemurahan hati dan perngabdian kedua murid Santo Paulus ini. Mereka telah menghadapi banyak kesulitan dalam pengajaran mereka, tetapi mereka tetap setia. Mereka mampu bangkit dari segala kesusahan dan telah memberikan kesaksian pemberian hidup. Seperti 72 murid yang diutus, kita juga dipanggil dan diutus oleh Tuhan untuk bersaksi, untuk meniadi kolaborator-Nya.

Paulus dalam misinya jelas dibantu oleh para kolaborator, seperti Santo Timotius dan Titus yang mampu mewartakan lnjil ke berbagai tempat di Asia Kecil, sekaligus meneguhkan iman beberapa komunitas Kristiani yang membutuhkan dukungan mereka. Ke mana pun mereka sebagai utusan Tuhan pergi, mereka diutus membawa damai Tuhan. Damai adalah sekaligus buah dari pewartaan Injil. Damai, shalom, adalah harmoni batin yang mendalam dalam relasi dengan diri sendiri, dengan orang lain, dengan lingkungan, dan dengan Tuhan. Kedamaian batin adalah hadiah paling berharga yang bisa kita berikan kepada orang lain. Iman, harapan, dan kasih adalah kunci menuju kedamaian itu.

Tuhan, tambahkanlah selalu iman, harapan, dan kasih kami. Semoga karenanya kami selalu membawa damai ke mana pun kami melangkah. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 Januari 2024 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 Januari 2024, Bacaan Injil Markus 16:15-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 22:3-16 atau Kis 9:1-22; Mazmur: 117:1. 2. Ref. Mrk. 16:15; PEKAN BIASA III (P); Pesta Bertobatnya St. Paulus, Rasul; Penutupan Pekan Doa Sedunia; HUT. Kongregasi CM;

BACAAN I – Kis. 22:3-16

Kis 22:3
“Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini; dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah sama seperti kamu semua pada waktu ini.

Kis 22:4
Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara.

Kis 22:5
Tentang hal itu baik Imam Besar maupun Majelis Tua-Tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum.

Kis 22:6
Tetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya yang menyilaukan dari langit mengelilingi aku.

Kis 22:7
Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?

Kis 22:8
Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu.

Kis 22:9
Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar.

Kis 22:10
Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan kepadaku: Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.

 

Kis 22:11
Dan karena aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu, maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku dan menuntun aku ke Damsyik.

Kis 22:12
Di situ ada seorang bernama Ananias, seorang saleh yang menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ.

Kis 22:13
Ia datang berdiri di dekatku dan berkata: Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia.

Kis 22:14
Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendak-Nya, untuk melihat Yang Benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya.

Kis 22:15
Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar.

Kis 22:16
Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan!

 

MAZMUR 24 – Renungan Harian Hari Ini 25 Januari 2024

Mzm 117:1
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!

Mzm 117:2
Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 Januari 2024

Sekali peristiwa Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun yang mematikan, mereka tidak akan mendapat celaka; rnereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” 

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 25 Januari 2024, Bacaan Injil

Bersama seluruh Gereja kita merayakan pertobatan Santo Paulus, Rasul. Pertobatan Santo Paulus adalah peristiwa iman yang besar. la yang sebelumnya adalah penganiaya para pengikut Kristus berubah menjadi seorang abdi dan pembela Kristus. Mungkin kita juga pernah menjadi “penganiaya” yang melemahkan iman orang lain karena cara hidup kita. Maka, seperti Santo Paulus, kita perlu berubah dari “penganiaya” menjadi abdi dan pembela Kristus lewat karya hidup, dan pelayanan kita.

Penggalan pendek Injil menurut Santo Markus berisi amanat tentang misi yang harus diemban para rasul setelah Yesus bangkit. Nasihat Yesus untuk pergi ke seluruh dunia dan mewartakan Kabar Baik mencakup pula pesan bahwa iman dan baptisan adalah hal-hal amat penting yang diperlukan bagi keselamatan seseorang, la mengatakan, “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.” Tuhan tidak hanya memberikan amanat dan mengutus, Dia juga menjamín bahwa orang-orang yang diutus akan diberikan kemampuan untuk melakukan mukjizat atau keajaiban yang akan mendukung dan meneguhkan misi mereka. la pun berjanjí, “Dan ketalhuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman”

Tuhan, jadikanlah kami abdi dan pewarta kabar sukacita-Mu. Yakinkanlah kami juga bahwa Engkau senantiasa menyertai langkah dan pelayanan kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Januari 2024 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Januari 2024, Bacaan Injil Markus 4:1-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Sam. 7:4-17; Mazmur: 89:4-5. 27-28. 29-30: R: 29a; PEKAN BIASA III; Pw St.Fransiskus dr Sales, Usk PujG (P); St.Felisilanus dan Primus; Hari Ketujuh Pekan Doa sedunia;

BACAAN I – 2 Samuel 7

2Sam 7:4
Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian:

2Sam 7:5
“Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami?

2Sam 7:6
Aku tidak pernah diam dalam rumah sejak Aku menuntun orang Israel dari Mesir sampai hari ini, tetapi Aku selalu mengembara dalam kemah sebagai kediaman.

2Sam 7:7
Selama Aku mengembara bersama-sama seluruh orang Israel, pernahkah Aku mengucapkan firman kepada salah seorang hakim orang Israel, yang Kuperintahkan menggembalakan umat-Ku Israel, demikian: Mengapa kamu tidak mendirikan bagi-Ku rumah dari kayu aras?

2Sam 7:8
Oleh sebab itu, beginilah kaukatakan kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika menggiring kambing domba, untuk menjadi raja atas umat-Ku Israel.

2Sam 7:9
Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. Aku membuat besar namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi.

2Sam 7:10
Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu,

 

2Sam 7:11
sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada semua musuhmu. Juga diberitahukan TUHAN kepadamu: TUHAN akan memberikan keturunan kepadamu.

2Sam 7:12
Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.

2Sam 7:13
Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya.

2Sam 7:14
Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia.

2Sam 7:15
Tetapi kasih setia-Ku tidak akan hilang dari padanya, seperti yang Kuhilangkan dari pada Saul, yang telah Kujauhkan dari hadapanmu.

2Sam 7:16
Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.”

2Sam 7:17
Tepat seperti perkataan ini dan tepat seperti penglihatan ini Natan berbicara kepada Daud.

 

MAZMUR 89 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Januari 2024

Mzm 89:4
(89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” 

Mzm 89:5
(89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.

Mzm 89:27
(89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.

Mzm 89:28
(89-29) Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.

Mzm 89:29
(89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.

Mzm 89:30
(89-31) Jika anak-anaknya meninggalkan Taurat-Ku dan mereka tidak hidup menurut hukum-Ku,

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Januari 2024

Pada suatu hari Yesus mulai mengajar lagi di tepi Danau Galilea. Lalu datanglah orang banyak yang sangat besar jumlahnya mengerumuni Dia, sehingga la naik ke sebuah perahu lalu duduk di situ, di atas danau, sedangkan orang banyak itu semuanya berada di darat, di tepi danau itu. la mengajarkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Dalam ajaran-Nya itu la berkata kepada nereka, “Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.

Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis. Namun, sesudah matahari terbit, layulah tanaman itu dan menjadi kering karena tidak berakar. Benih yang lain jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berbuah. Benih-benih lainnya jatuh di tanah yang baik, sehingga tumbuh dengan suburnya dan berbuah. Hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat.”

Lalu kata-Nya, “Siapa yang mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Ketika la sendirian, pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid itu bertanya kepada-Nya tentang perumpamaan-perumpamaan. Lalu la berkata kepada mereka, “Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan, supaya: Sekalipun sungguh-sungguh melihat, mereka tidak memahami, sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun.” Lalu la berkata kepada mereka, “Tidakkah kamu mengerti perumpamaan ini?” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab)

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Januari 2024, Bacaan Injil

Para murid Yesus tidak memahami makna perumpamaan tentang penabur. Karena itu, mereka bertanya pada Sang Guru. Yesus menjelaskan bahwa Sang Penabur adalah Tuhan sendiri dan benih adalah Firman-Nya. Sementara tanah tempat benih itu tumbuh menggambarkan tanggapan yang berbeda terhadap Firman Tuhan. Perumpamaan itu diakhiri dengan seruan, “Siapa yang mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Mendengarkan adalah hal yang sangat penting dalam hubungan kita dengan Tuhan.

Dalam Injil, proses mendengarkan itu mencakup tahapan berikut: 1) mendengar pesan dengan sungguh-sungguh, 2) memahami pesan, 3) menyesuaikan pesan dengan konteks pribadi; setelah kita mencapai tahap ketiga ini, tahap terakhir akan mengikuti, yaitu 4) bertindak berdasarkan pesan. Ketika orang sanggup memandang hidup dengan kaca mata Firman Tuhan, atau sebagaimana ajaran Tuhan dalam Kitab Suci, maka perilakunya lambat-laun akan semakin sesuai dengan ajaran itu. Lambat-laun ia tidak perlu memaksakan diri untuk bertindak. Kebebasannva bertindak datang dengan sendirinya sebagai buah kasatuan dengan Kristus dan jalan-Nya.

Tuhan, semoga telinga kami selalu terbuka terhadap undangan sabda-Mu dan berusaha sekuat tenaga untuk mengamalkannya dalam hidup sehari-hari. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Januari 2024 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Januari 2024, Bacaan Injil Markus 3:31-35 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Sam 6:12b-15. 17-19; Mazmur: 24:7.8.9.10: R8a; PEKAN BIASA III (H); St.Yohanes Penderma; Sta.Martina; B.Hendrikus SuSo OP; B.Yosepha Maria; Hari Keenam Pekan Doa Sedunia;

BACAAN I – 2 Samuel 6

2Sam 6:12
Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: “TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu.” Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.

2Sam 6:13
Apabila pengangkat-pengangkat tabut TUHAN itu melangkah maju enam langkah, maka ia mengorbankan seekor lembu dan seekor anak lembu gemukan.

2Sam 6:14
Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia berbaju efod dari kain lenan.

2Sam 6:15
Daud dan seluruh orang Israel mengangkut tabut TUHAN itu dengan diiringi sorak dan bunyi sangkakala.

2Sam 6:17
Tabut TUHAN itu dibawa masuk, lalu diletakkan di tempatnya, di dalam kemah yang dibentangkan Daud untuk itu, kemudian Daud mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN.

2Sam 6:18
Setelah Daud selesai mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, diberkatinyalah bangsa itu demi nama TUHAN semesta alam.

2Sam 6:19
Lalu dibagikannya kepada seluruh bangsa itu, kepada seluruh khalayak ramai Israel, baik laki-laki maupun perempuan, kepada masing-masing seketul roti bundar, sekerat daging, dan sepotong kue kismis. Sesudah itu pergilah seluruh bangsa itu, masing-masing ke rumahnya.

 

MAZMUR 24 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Januari 2024

Mzm 24:7
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:8
“Siapakah itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!”

Mzm 24:9
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:10
“Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!”

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Januari 2024

Sekali peristiwa datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus ke tempat la sedang mengajar. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia. Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya, “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan mencari Engkau.” Jawab Yesus kepada mereka “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku? la melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata, “Inilah ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Siapa saja yang melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, saudara-Ku perempuan, dan ibu-Ku.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Januari 2024, Bacaan Injil

Hari ini Yesus mengajarkan suatu kebenaran tentang Kerajaan Allah. la mengajar tentang realitas kekerabatan spiritual yang lebih tinggi, yaitu keluarga Allah. Kita belajar dari perikop Injil ini tentang Yesus dan keluarga-Nya. Pertama, kita menjadi bagian dari keluarga Allah dengan melakukan kehendak-Nya. Yesus berkata, “Siapa saja yang melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, saudara-Ku perempuan, dan ibu-Ku.” Melalui kata-kata ini, relasi biologis dengan Kristus tidak masuk hitungan. Kekeluargaan sejati bukan hanya soal darah dan daging.

Di sini Yesus benar-benar menekankan bahwa hubungan rohani lebih unggul daripada ikatan keluarga, apalagi kadang-kadang keluarga kita tidak memahami kita ketika kita melayani Tuhan. Kedua, Bunda Maria adalah teladan bagi kita dalam melakukan kehendak Allah. Bunda Maria tidak membanggakan tempat istimewanya dalam sejarah keselamatan. Sebaliknya, ia adalah hamba Tuhan. Kehendak Tuhan adalah yang terpenting dalam hidupnya. Dia mencari kesempurnaan dan kebahagiaannya dari sumber segala kekudusan dan kesempurnaan, yaitu Yesus sendiri. Dengan kata lain, Bunda Maria mengajar kita bagaimana menjadi anggota keluarga Allah.

Bunda Maria, doakanlah agar kami selalu mengarahkan hati untuk mencari dan melakukan kehendak Allah dalam hidup kami sehari-hari. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page