Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024, Bacaan Injil Lukas 9:22-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I:Ul. 30:15-20; Mazmur: 1:1-2,3,4,6, R:40.5a; HARI KAMIS SESUDAH RABU ABU (U); St.Klaudius de la Colombiere; St. Sigfridus;

BACAAN I

Ul 30:15
Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,

Ul 30:16
karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.

Ul 30:17
Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya,

Ul 30:18
maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.

Ul 30:19
Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Ul 30:20
dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” Yesus berkata kepada mereka semua, “Jika seseorang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena siapa saja yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya. Tetapi, siapa yang kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024, Bacaan Injil

Penderitaan Kristus haruslah menjadi penderitaan kita. Berkaitan dengan ini, Santo Paulus berkata, “Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam tubuhku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu Gereja” (Kol. 1:24).

Pada hari ini Yesus menyapa kita agar kita memahami makna penderitaan-Nya. la dengan terbuka dan berterus terang berkata, “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga” (Luk. 9:22). Yesus mengetahui bahwa la akan menanggung banyak penderitaan, tetapi la tidak menyerah. la mengalami penolakan, tetapi la tidak membalasnya dengan menolak kita.

la bahkan dibunuh, serta mengalahkan maut dan kematian dengan bangkit pada hari ketiga. Konsekuensinya, kita yang mengikuti jejak-Nya harus berusaha untuk semakin serupa dengan Dia. Berkaitan dengan ini, Yesus berkata, “Jika seseorang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari, dan mengikut Aku” (Luk. 9:23). Menderita bersama Kristus, serupa dengan Dia, kehilangan nyawa karena Dia membawa konsekuensi pada keselamatan abadi bagi diri kita.

Dalam Bacaan Pertama, kita semua dihadapkan pada pilihan-pilihan tertentu, dari pilihan positif hingga pilihan negatif. Pilihan-pilihan hidup yang ekstrem positif dan negatif bermuara pada satu hal, yaitu mengasihi Allah serta melakukan perintah dan ketetapan-Nya. Dalam masa Prapaskah ini, hidup Kristiani kita bermakna jika kita sungguh-sungguh bertobat dan kembali kepada Tuhan. Semoga karya amal kasih, doa, dan puasa kita membuahkan hasil yang melimpah dalam kehidupan rohani kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024

.

.

Tuhan, bantulah kami untuk bertahan dalam penderitaan dan kemalangan yang kami hadapi setiap hari. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024, Bacaan Injil Matius 6:1-6, 16-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yl. 2:12-18; Mazmur: 51:3-4, 5-6a. 12-13. 14. 17, R:3a; Bacaan II: 2Kor. 5:20-6:2; RABU ABU (U) – Puasa dan Pantang; Pw St.Syrilus dan Metodius, Usk; St. Maro; Valentine Day;

BACAAN I

Yl 2:12
“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.”

Yl 2:13
Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.

Yl 2:14
Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu.

Yl 2:15
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;

Yl 2:16
kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah penganten laki-laki keluar dari kamarnya, dan penganten perempuan dari kamar tidurnya;

Yl 2:17
baiklah para imam, pelayan-pelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: “Sayangilah, ya TUHAN, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?”

Yl 2:18
TUHAN menjadi cemburu karena tanah-Nya, dan Ia belas kasihan kepada umat-Nya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:5
(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.

Mzm 51:6
(51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:14
(51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!

Mzm 51:17
(51-19) Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “lngatlah, jangan kamu mengamalkan kesalehanmu di depan umum supaya dilihat orang, karena jika melakukan demikian, kamu tidak memperoleh upah dari Bapamu di surga. Jadi, apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau menggembar-gemborkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Mereka sudah mendapat upahnya.

Namun, jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmnu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang.

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, mereka sudah mendapat upahnya. Namun, jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu, dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka, Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, mereka sudah mendapat upahnya. Namun, apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024, Bacaan Injil

Selamat memasuki Retret Agung 2024. Selama 40 hari ke depan, kita akan mengisi Retret Agung kita ini dengan berpuasa dan berpantang. Biasanya, hari-hari ini umat akan rajin bertanya kepada para pastor tentang puasa dan pantang, meskipun Bapa Uskup sendiri telah menulis Surat Gembala tentang peraturan pantang dan puasa bagi umat Katolik di keuskupannya masing-masing. Berkaitan dengan puasa yang benar, Santo Yohanes Krisostomus berkata,

“Janganlah hanya mulutmu yang berpuasa, tetapi juga mata, telinga, kaki, tangan, dan seluruh anggota tubuhmu. Hendaklah tangan berpuasa, dengan tidak melakukan ketamakan dan keserakahan. Juga kaki berpuasa, berhenti mengejar dosa. Mata berpuasa, mendisiplinkan diri untuk tidak memelototi apa yang berdosa. Telinga berpuasa, tidak mendengarkan pembicaraan jahat dan gosip. Mulut berpuasa dari kata-kata kotor dan kritik yang tidak adil (fitnah, celaan).”

Perkataan orang kudus ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Nabi Yoel dalam Bacaan Pertama, “Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab la pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. la menyesal atas malapetaka yang hendak didatangkan-Nya” (Yl. 2:13). Kita berpuasa dan berpantang bukan sekadar urusan makan dan minum, tidak makan dan tidak minum. Puasa yang terpenting adalah soal hati, sebuah transformasi atau perubahan dalam hati kita.

 

Maka, apa yang harus kita lakukan dalam masa Retret Agung ini? Paling tidak, kita semua diajak untuk melakukan tiga hal. Pertama, kita diajak untuk melakukan karya amal kasih. Dalam melakukan karya amal kasih ini, perhatian kita terutama tercurah pada mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Kedua, kita diajak untuk semakin bertumbuh dalam doa menjadi sebuah kebutuhan kita, bukan sekadar sebuah kewajiban. Ketiga, kita diajak untuk berpuasa sabagai tanda pertobatan kita kepada Tuhan.

Pada hari pertama Retret Agung ini, kita semua diajak untuk menyadarí kefanaan diri kita. Kita diingatkan, “Dari debu dan akan kembali menjadi debu.” Atau, seraya menengadah ke langit kita berseru kepada Tuhan, “Hanya debulah aku, di alas kaki-Mu Tuhan.” Itulah seruan tobat bagi kita di hadirat Tuhan. Marilah kita bertobat dan senantiasa membarui diri kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024

.

.

Tuhan, anugerahkanlah pertobatan di dalam hati kami supaya kami dapat beramal, berdoa, dan berpuasa dengan baik. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 8:14-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yak. 1:12-18; Mazmur: 94:12-13a. 14-15. 18-19; R:12a; PEKAN BIASA VI (H); St.Yullanus dr Antiokhia; Sta.Kristina dr Spoleto; B.Yordanus dr Saksonia;

BACAAN I

Yak 1:12
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Yak 1:13
Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.

Yak 1:14
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Yak 1:15
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Yak 1:16
Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

Yak 1:17
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Yak 1:18
Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024

Mzm 94:12
Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,

Mzm 94:13
untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik.

Mzm 94:14
Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;

Mzm 94:15
sebab hukum akan kembali kepada keadilan, dan akan diikuti oleh semua orang yang tulus hati.

Mzm 94:18
Ketika aku berpikir: “Kakiku goyang,” maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.

Mzm 94:19
Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024

Pada suatu hari murid-murid lupa membawa roti. Hanya ada satu roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, “Hati-hati dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Mereka pun memperdebatkan di antara mereka bahwa hal itu dikatakan-Nya karena mereka tidak mempunyai roti. Ketika Yesus mengetahui hal itu, la berkata, “Mengapa kamu memperdebatkan bahwa hal itu Kukatakan karena kamu tidak mempunyai roti? Belum jugakah kamu paham dan mengerti? Masih degilkah hatimu?

Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka, “Dua belas bakul.” “Pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka, “Tujuh bakul.” Lalu kata-Nya kepada mereka, “Belum mengertikah kamu?”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024, Bacaan Injil

Pada hari ini Yesus mengingatkan para murid-Nya agar mawas diri supaya mereka tidak jatuh ke dalam dosa. la berkata, “Hati-hati dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Kita perlu ketahui bahwa istilah ragi digunakan untuk melukiskan sesuatu yang kecil, tetapi berpengaruh besar. Sedikit ragi dapat membuat adonan menjadi besar. Santo Paulus menggunakan kata ragi untuk melukiskan kekuatan tersembunyi yang jahat, menyebar, dan merusak orang.

Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu bahwa sedikit ragi membuat seluruh adonan mengembang? Para penginjil menggunakan kata ragi kaum Farisi dan ragi Herodes untuk menunjukkan sifat kepura-puraan. Kaum Farisi secara berlebihan memerhatikan hal-hal lahiriah dalam hidup beragama, tetapi mengabaikan hal-hal rohani mendasar yang lebih penting. Ragi Herodes adalah semangat keduniawian, yang dikuasai oleh kesenangan dan ambisi politik dalam diri manusia. Dengan pemahaman seperti ini, wajarlah kalau Yesus mengingatkan kita untuk berhati-hati terhadap ragi Farisi dan ragi Herodes.

Kita sering tidak luput dari godaan-godaan dalam hidup kita. Kita sering kali tidak mawas diri terhadap berbagai hal yang ada di sekitar kita. Satu hal yang penting adalah kemampuan kita untuk bertahan dalam setiap pencobaan karena setiap orang bisa terpikat oleh keinginannya sendiri. Santo Yakobus berkata, “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia” (Yak. 1:12).

Apakah kita pernah berpura-pura dalam beriman? Dewasa ini, ragi Farisi dan ragi Herodes itu masih ada. Maka, pandai-pandailah membaca tanda-tanda zaman dan waspadalah.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024

.

.

Ya Tuhan, bantulah kami agar mampu membangun kebersamaan secara tulus, tanpa berpura-pura. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 8:11-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yak. 1:1-11; Mazmur: 119:67. 68,71,72. 75,76; Ref:77a; PEKAN BIASA VI (H); Sta.Marina, St.Benediktus dr Anlane; St.Gaudensius; B.Humbelina;

BACAAN I

Yak 1:1
Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan.

Yak 1:2
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,

Yak 1:3
sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Yak 1:4
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

Yak 1:5
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, ?yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit?,maka hal itu akan diberikan kepadanya.

Yak 1:6
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

Yak 1:7
Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

Yak 1:8
Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Yak 1:9
Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi,

Yak 1:10
dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.

Yak 1:11
Karena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024

Mzm 119:67
Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu.

Mzm 119:68
Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Mzm 119:71
Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.

Mzm 119:72
Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.

Mzm 119:75
Aku tahu, ya TUHAN, bahwa hukum-hukum-Mu adil, dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan.

Mzm 119:76
Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024

Sekali peristiwa datanglah orang-orang Farisi dan mulai berdebat dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari Dia suatu tanda dari surga. Lalu mendesahlah la dalam hati-Nya dan berkata, “Mengapa orang-orang zaman ini meminta tanda? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kepada orang-orang ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.” la meninggalkan mereka, lalu la naik lagi ke perahu dan bertolak ke seberang.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024, Bacaan Injil

Kita dapat membayangkan ketenaran Yesus di Galilea pada masa itu. la begitu berkuasa menyembuhkan orang-orang sakit. Mereka yang lumpuh bisa berjalan, yang tuli bisa mendengar, yang buta bisa melihat, yang gagap bisa berbicara dengan lancar, yang kerasukan roh jahat bisa sembuh, dan yang mati bisa dibangkitkan. Semua ini dilakukan-Nya di hadapan banyak orang dan mereka takjub kepada-Nya. Apakah semua perbuatan baik Yesus ini membuat mereka percaya kepada-Nya? Ternyata, tidak semuanya percaya. Ada di antara mereka yang malah meminta dari Dia sebuah tanda dari surga.

Mempertanyakan kuasa Tuhan masih merupakan kebiasaan manusia masa kini. Ada begitu banyak orang yang selalu menguji kuasa Tuhan dalam hidup mereka. Mungkin kita juga termasuk dalam kelompok ini. Mereka serupa dengan orang-orang Farisi yang datang untuk bersoal jawab dengan Yesus. Mereka malah nmencobai Dia dengan meminta dari-Nya suatu tanda dari surga. Yesus mengeluh dan kecewa karena segala sesuatu sudah dilakukan-Nya. Karena itu, la bertanya, “Mengapa orang-orang zaman ini meminta tanda? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kepada orang-orang ini sekali-kali tidak akan diberi tanda” (Mrk. 8:12).

 

Sering kali kita pun serupa dengan Yesus yang mengalami kekecewaan dalam hidup dan pelayanan kita. Kadang-kadang kita juga merasakan dan mengalami tidak adanya ungkapan terima kasih atau apresiasi apa pun dari orang-orang yang kita layani atau yang kita bantu. Yesus sudah mengalaminya dan kita tidak perlu harus bersungut-sungut atau menuntut. Semua ini adalah pencobaan dalam hidup kita. Santo Yakobus mengatakan, “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh, serta tidak kekurangan apa pun (Yak. 1:2-4).” Kalau kita hanya tinggal dalam godaan dan pencobaan maka kita tidak akan maju, dalam hidup pribadi dan panggilan kita. Santo Yakobus mendorong kita untuk berani meminta kepada Tuhan dalam iman dan menjadi rendah hati. Tuhan pernah kecewa maka kita jangan menambah kekecewaan-Nya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Februari 2024

.

.

Tuhan, tutur kata, perilaku, dan sikap kami sering kali mengecewakan-Mu. Kami juga sering kali mencobai-Mu dengan meminta tanda. Ampunilah kami Tuhan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 8:1-10 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 12:26-32, 13:33-34; Mazmur: 106:6-7a. 19-20. 21-22: R:4a; PEKAN BIASA V; Pw St.Skolastika, Prw (P); St.Zenon;

BACAAN I

1Raj 12:26
Maka berkatalah Yerobeam dalam hatinya: “Kini mungkin kerajaan itu kembali kepada keluarga Daud.

1Raj 12:27
Jika bangsa itu pergi mempersembahkan korban sembelihan di rumah TUHAN di Yerusalem, maka tentulah hati bangsa ini akan berbalik kepada tuan mereka, yaitu Rehabeam, raja Yehuda, kemudian mereka akan membunuh aku dan akan kembali kepada Rehabeam, raja Yehuda.”

1Raj 12:28
Sesudah menimbang-nimbang, maka raja membuat dua anak lembu jantan dari emas dan ia berkata kepada mereka: “Sudah cukup lamanya kamu pergi ke Yerusalem. Hai Israel, lihatlah sekarang allah-allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.”

1Raj 12:29
Lalu ia menaruh lembu yang satu di Betel dan yang lain ditempatkannya di Dan.

1Raj 12:30
Maka hal itu menyebabkan orang berdosa, sebab rakyat pergi ke Betel menyembah patung yang satu dan ke Dan menyembah patung yang lain.

1Raj 12:31
Ia membuat juga kuil-kuil di atas bukit-bukit pengorbanan, dan mengangkat imam-imam dari kalangan rakyat yang bukan dari bani Lewi.

1Raj 12:32
Kemudian Yerobeam menentukan suatu hari raya pada hari yang kelima belas bulan kedelapan, sama seperti hari raya yang di Yehuda, dan ia sendiri naik tangga mezbah itu. Begitulah dibuatnya di Betel, yakni ia mempersembahkan korban kepada anak-anak lembu yang telah dibuatnya itu, dan ia menugaskan di Betel imam-imam bukit pengorbanan yang telah diangkatnya.

1Raj 13:33
Sesudah peristiwa inipun Yerobeam tidak berbalik dari kelakuannya yang jahat itu, tetapi mengangkat pula imam-imam dari kalangan rakyat untuk bukit-bukit pengorbanan. Siapa yang mau saja, ditahbiskannya menjadi imam untuk bukit-bukit pengorbanan.

1Raj 13:34
Dan tindakan itu menjadi dosa bagi keluarga Yerobeam, sehingga mereka dilenyapkan dan dipunahkan dari muka bumi.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024

Mzm 106:6
Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik.

Mzm 106:7
Nenek moyang kami di Mesir tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib, tidak ingat besarnya kasih setia-Mu, tetapi mereka memberontak terhadap Yang Mahatinggi di tepi Laut Teberau.

Mzm 106:19
Mereka membuat anak lembu di Horeb, dan sujud menyembah kepada patung tuangan;

Mzm 106:20
mereka menukar Kemuliaan mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput.

Mzm 106:21
Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar di Mesir:

Mzm 106:22
perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham, perbuatan-perbuatan dahsyat di tepi Laut Teberau.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024

Sekali peristiwa sejumlah besar orang mengikuti Yesus. Karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata, “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini, karena sudah tiga hari mereka bersama Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan pingsan di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.” Murid-murid-Nya menjawab, “Bagaimana di tempat yang terpencil ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Yesus bertanya kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?”

Jawab mereka, “Tujuh.” Lalu la menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. la mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya mereka menyajikannya, dan mereka pun menyajikannya kepada orang banyak. Mereka juga mempunyai beberapa ikan kecil, dan sesudah mengucap syukur atasnya, la menyuruh menyajikannya pula. Mereka makan sampai kenyang. Lalu potongan-potongan roti yang lebih dikumpulkan, sebanyak tujuh bakul. Jumlah mereka kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. la segera naik ke perahu bersama murid-murid-Nya dan pergi ke daerah Dalmanuta.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024, Bacaan Injil

Yesus selalu berbelas kasih kepada mereka yang sangat membutuhkan. la mengajarkan para murid-Nya supaya mereka juga memiliki empati dan hati yang penuh belas kasih kepada sesama yang membutuhkan. Ketika itu, sejumlah besar orang mengikuti Yesus dan sudah tiga hari mereka mengikuti Dia. Para murid memiliki pikiran yang sempit, sebatas tempat sunyi, terpencil, dan tak ada tempat untuk membeli makanan. Yesus mengoreksi sikap para murid ini.

la menegaskan bahwa jika para murid percaya kepada Tuhan, sedikit yang dimiliki akan tercukupkan dan memuaskan. Mukjizat pun terjadi ketika mereka memberikan kepada Yesus tujuh roti milik mereka dan beberapa ikan kecil. Yesus mengucap doa syukur, memecah-mecahkan roti dan memberikan roti dan ikan kepada para murid untuk dibagikan. Semua orang yang hadir, sebanyak empat ribu orang, makan sampai kenyang dan masih tersisa tujuh bakul. Kita dapat membayangkan suasana sukacita empat ribuan orang yang makan sampai kenyang.

Hal ini sangat berbeda dengan pengalaman dalam dunia Perjanjian Lama. Raja Yerobeam yang mendapat sepuluh kota jatuh juga ke dalam dosa. Sebab ia sangat melekat pada kekuasaannya, dan mengabaikan sesama. la juga turut menjatuhkan orang lain ke dalam dosa. la mengangkat imam-imam yang sebenarnya bukan berasal dari keturunan orang Lewi. Akhirnya, keluarga Yerobeam yang berdosa ini dilenyapkan dan dipunahkan dari bumi. Hari ini kita melihat dan mengalami bahwa Yesus benar-benar berkuasa. la dapat melipatgandakan jumlah roti dan ikan untuk memuaskan dan mengenyangkan manusia. la sungguh-sungguh punya hati yang penuh belas kasih. Lalu, bagaimana dengan kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

.

.

Ya Tuhan yang penuh belas kasih, bukalah hati kami agar selalu menunjukkan belas kasih kepada mereka yang membutuhkan pertolongan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:31-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 11:29-32; 12:19; Mazmur: 81:10-11ab, 12-13.14-15; PEKAN BIASA V (H); St.Paulinus Aquileia, Sta.Apolonia;

BACAAN I

1Raj 11:29
Pada waktu itu, ketika Yerobeam keluar dari Yerusalem, nabi Ahia, orang Silo itu, mendatangi dia di jalan dengan berselubungkan kain baru. Dan hanya mereka berdua ada di padang.

1Raj 11:30
Ahia memegang kain baru yang di badannya, lalu dikoyakkannya menjadi dua belas koyakan;

1Raj 11:31
dan ia berkata kepada Yerobeam: “Ambillah bagimu sepuluh koyakan, sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku.

1Raj 11:32
Tetapi satu suku akan tetap padanya oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem, kota yang Kupilih itu dari segala suku Israel.

1Raj 12:19
Demikianlah mulanya orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Mzm 81:10
(81-11) Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

Mzm 81:11
(81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku.

Mzm 81:12
(81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!

Mzm 81:13
(81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!

Mzm 81:14
(81-15) Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.

Mzm 81:15
(81-16) Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, memasuki daerah Dekapolis. Orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan gagap dan memohon kepada-Nya, supaya la meletakkan tangan-Nya di atas orang itu. Sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan menyentuh lidah orang itu.

Sambil menengadah ke langit Yesus mendesah, dan berkata kepadanya, “Efata!”, artinya: Terbukalah! Seketika terbukalah telinga orang itu dan pulihlah lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus memperingatkan mereka supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Namun, makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka teramat takjub dan berkata, “la melakukan segala-galanya dengan baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini mengisahkan sosok Yesus yang meninggalkan daerah Tirus melewati Sidon menuju Galilea melalui daerah Dekapolis. la melakukan perjalanan sejauh 36 kilometer dari Tirus ke Sidon, kemudian dari Sidon la melakukan perjalanan lagi sejauh 79 kilometer ke Danau Galilea melewati daerah Dekapolis. Dalam perjalanan ini, Yesus melakukan tanda-tanda untuk menyelamatkan manusia. Salah satunya, Yesus menyembuhkan seorang yang tuli dan gagap.

Kisah penyembuhan orang tuli dan gagap ini memang sangat unik. la diantar oleh orang-orang tanpa nama yang percaya bahwa Yesus pasti dapat menyembuhkan orang tuli dan gagap itu dengan cara meletakkan tangan. Yesus memisahkan orang tuli dan gagap itu dari orang lain. la memasukkan jari-Nya ke dalam telinga orang itu, meludah dan meraba lidah orang itu. Yesus lalu menengadah ke langit dan berkata, “Efata” yang berarti terbukalah. Perkataan Yesus ini memiliki daya penyembuh. Orang tuli dan gagap itu sembuh seketika. Penyembuhan ajaib ini turut memviralkan Yesus saat itu. Perasaan takjub terungkap dalam peristiwa ini, “la menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

Jika dalam Injil kita mendengar kisah menakjubkan karena tanda ajaib yang dilakukan Yesus, dalam Bacaan Pertama kita justru kaget karena Israel memberontak melawan keturunan Daud. Pemberontakan ini merupakan rentetan kejadian dari peristiwa Raja Salomo yang menyembah berhala. Ketidaksetiaannya kepada Allah membuat kerajaannya menjadi koyak.

Hidup manusia selalu berada pada dua kutub, yaitu kebaikan dan kejahatan. Namun, kita harus tetap percaya pada rencana dan kehendak Tuhan, yakni kebaikan manusia. la menjadikan segalanya baik adanya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

.

.

Tuhan, baharuilah hidup kami dan teguhkanlah iman kami kepada-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:24-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj 11:4-13; Mazmur: 106:3-4. 35-36.37, 40; R:4a; PEKAN BIASA V (H); St.Yohanes dr Matha; St.Hieronimus Emilianus; Sta.Yosefina Bakhita;

BACAAN I

1Raj 11:4
Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.

1Raj 11:5
Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,

1Raj 11:6
dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.

1Raj 11:7
Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon.

1Raj 11:8
Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban sembelihan kepada allah-allah mereka.

1Raj 11:9
Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya,

 

1Raj 11:10
dan yang telah memerintahkan kepadanya dalam hal ini supaya jangan mengikuti allah-allah lain, akan tetapi ia tidak berpegang pada yang diperintahkan TUHAN.

1Raj 11:11
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Salomo: “Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari padamu dan akan memberikannya kepada hambamu.

1Raj 11:12
Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya.

1Raj 11:13
Namun demikian, kerajaan itu tidak seluruhnya akan Kukoyakkan dari padanya, satu suku akan Kuberikan kepada anakmu oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem yang telah Kupilih.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

Mzm 106:3
Berbahagialah orang-orang yang berpegang pada hukum, yang melakukan keadilan di segala waktu!

Mzm 106:4
Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu,

Mzm 106:35
tetapi mereka bercampur baur dengan bangsa-bangsa, dan belajar cara-cara mereka bekerja.

Mzm 106:36
Mereka beribadah kepada berhala-berhala mereka, yang menjadi perangkap bagi mereka.

Mzm 106:37
Mereka mengorbankan anak-anak lelaki mereka, dan anak-anak perempuan mereka kepada roh-roh jahat,

Mzm 106:40
Maka menyalalah murka TUHAN terhadap umat-Nya, dan Ia jijik kepada milik-Nya sendiri.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Galilea dan berangkat ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak ingin seorang pun mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. Seorang ibu, yang anak perempuannya kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. Perempuan itu seorang Yunani keturunan Siro-Fenisia. la memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anak perempuannya. Lalu Yesus berkata kepadanya,

“Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Perempuan itu menjawab, “Benar, Tuhan. Namun, anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” Lalu kata Yesus kepada perempuan itu, “Karena perkataanmu itu, pergilah, setan itu sudah keluar dari anakmu.” Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur dan setan itu sudah keluar.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024, Bacaan Injil

Pada hari ini kita mendengar kisah perjalanan Yesus yang cukup jauh. la meninggalkan Galilea menuju Tirus dan menempuh jarak sekitar 56 kilometer. Kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan meskipun Dia sendiri masuk ke dalam sebuah rumah tanpa diketahui banyak orang. Dalam waktu singkat orang mengetahui bahwa la ada di rumah itu. Dikisahkan, ada seorang anak perempuan yang kerasukan roh jahat. Ibu tanpa nama, seorang Yunani dan berkebangsaan Siro Fenisia, tersungkur di depan kaki Yesus dan memohon penyembuhan bagi anaknya.

Yesus datang untuk menyelamatkan semua orang. Namun, dalam karya-Nya, Yesus selalu membuat kejutan untuk menyadarkan mereka tentang betapa bernilainya keselamatan dalam nama-Nya. Dialog singkat Yesus dengan perempuan Yunani itu menunjukkan betapa perempuan asing itu mengimani Dia. Kesembuhan pada anak perempuan itu terjadi karena iman sang ibu. Roh jahat takluk di depan Yesus dan keluar dari tubuh anak perempuan itu karena iman sang ibu.

Kisah dalam Injil ini berbeda dengan pengalaman Raja Salomo dalam Bacaan Pertama. Pada saat memasuki usia senja, para istri Salomo condong menyembah berhala dan hal itu sangat berpengaruh padanya. la tidak sepenuh hati menyembah Tuhan Allah. la mengikuti dewa-dewi asing dan mendirikan bukit pengurbanan serta membakar kurban persembahan. Salomo tidak berubah sehingga Tuhan pun mengoyakkan sebagian kerajaannya. Di sini kita belajar tentang kesetiaan kepada Allah dan ketidaksetiaan dengan berbagai risikonya. Kita pada pilihan untuk setia kepada Allah seperti perempuan Yunani atau menjadi serupa dengan Salomo yang menyembah berhala. Pilihan ada di tangan kita masing-masing.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024

.

.

Tuhan, berilah kami anugerah pertobatan supaya kami hanya menyembah-Mu sebagai Allah yang benar di dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:14-23 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj 10:1-10; Mazmur: 37:5-6. 30-31. 39-40: R:30a; PEKAN BIASA V (H); St.Rikardus; Sta.Koleta; St.Giovanni Triora; B.Anselmus Polanco; B.Rosalie Rendu;

BACAAN I

1Raj 10:1
Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan nama TUHAN, maka datanglah ia hendak mengujinya dengan teka-teki.

1Raj 10:2
Ia datang ke Yerusalem dengan pasukan pengiring yang sangat besar, dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, sangat banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal. Setelah ia sampai kepada Salomo, dikatakannyalah segala yang ada dalam hatinya kepadanya.

1Raj 10:3
Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu.

1Raj 10:4
Ketika ratu negeri Syeba melihat segala hikmat Salomo dan rumah yang telah didirikannya,

1Raj 10:5
makanan di mejanya, cara duduk pegawai-pegawainya, cara pelayan-pelayannya melayani dan berpakaian, minumannya dan korban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah TUHAN, maka tercenganglah ratu itu.

1Raj 10:6
Dan ia berkata kepada raja: “Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu,

 

1Raj 10:7
tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan itu sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh setengahnyapun belum diberitahukan kepadaku; dalam hal hikmat dan kemakmuran, engkau melebihi kabar yang kudengar.

1Raj 10:8
Berbahagialah para isterimu, berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu!

1Raj 10:9
Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel! Karena TUHAN mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran.”

1Raj 10:10
Lalu diberikannyalah kepada raja seratus dua puluh talenta emas, dan sangat banyak rempah-rempah dan batu permata yang mahal-mahal; tidak pernah datang lagi begitu banyak rempah-rempah seperti yang diberikan ratu negeri Syeba kepada raja Salomo itu.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024

Mzm 37:5
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Mzm 37:6
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

Mzm 37:30
Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum;

Mzm 37:31
Taurat Allahnya ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidak goyah.

Mzm 37:39
Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;

Mzm 37:40
TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024

Pada suatu hari, Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Kamu semua, dengarkanlah Aku dan pahamilah. Tidak ada sesuatu pun dari luar seseorang, yang masuk ke dalam dirinya, dapat menajiskannya, melainkan hal-hal yang keluar dari dalam diri seseorang, itulah yang menajiskannya.”Siapa yang mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Sesudah la masuk ke sebuah rumah meninggalkan orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang perumpamaan itu.

Lalu jawab-Nya, “Apakah kamu juga tidak paham? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam diri seseorang tidak dapat menajiskannya, karena tidak masuk ke dalam hati melainkan ke dalam perutnya, lalu keluar ke jamban?” Dengan demikian la menyatakan semua makanan halal. Kata-Nya lagi, “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, dan kebebalan. Semua hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024, Bacaan Injil

Injil hari ini mengisahkan bagaimana Yesus memanggil orang banyak dan mengoreksi pandangan mereka. Yesus berkata, “Tidak ada sesuatu pun dari luar seseorang, yang masuk ke dalam dirinya, dapat menajiskannya, melainkan hal-hal yang keluar dari dalam diri seseorang, itulah yang menajiskannya” (Mrk. 7:15). Sebelumnya orang berpikir bahwa segala sesuatu yang berasal dari luarlah yang menajiskan diri kita. Namun, Yesus justru melihat sebaliknya.

Bagi Yesus, hal yang justru menajiskan adalah apa yang keluar dari dalam diri seseorang. Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, dan kebebalan. Dalam Bacaan Pertama, kita mendengar kunjungan ratu negeri Syeba untuk mencari tahu apakah Salomo benar-benar raja yang bijaksana. Ratu dari negeri Syeba ini mengetahui kebijaksanaan Salomo dan berkata.

“Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu. Pandangan Ratu Syeba berubah total. la memuji Allah dengan berdoa, “Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang berkenan kepadamu dan mendudukkan engkau di atas takhta Kerajaan Israel! Karena TUHAN mengasihi orang lsrael untuk selama-lamanya. la mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran” (1Raj. 10:9).

Sebagaimana kesaksian hidup Yesus dapat mengubah hidup banyak orang saat itu, kesaksian hidup kita sebagai pengikut Kistus pun dapat nmengubah hidup banyak orang menjadi lebih baik. Mari kita berusaha menjadi pribadi yang berhikmat dan memuliakan Tuhan dalam hidup dan karya pelayanan kita. Orang mengagumi sesuatu bukan karena perkataan saja, melainkan terlebih karena apa yang dilihat dan dialami sebagai bagian dari keteladanan baik kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024

.

.

Tuhan, tambahkanlah iman kami supaya kami mampu membaca tanda-tanda zaman serta berusaha untuk hidup layak dan berkenan pada-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:1-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 8:22-23. 27-30; Mazmur: 84:3. 4. 5. 10. 11: R:2; PEKAN BIASA V; Pw St.Paulus Miki, Im dkk Mrt. (M); St.Dorothea dan Theophilus; St.Petrus Baptista;

BACAAN I

1Raj 8:22
Kemudian berdirilah Salomo di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, ditadahkannyalah tangannya ke langit,

1Raj 8:23
lalu berkata: “Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu;

1Raj 8:27
Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini.

1Raj 8:28
Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu pada hari ini!

1Raj 8:29
Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan: nama-Ku akan tinggal di sana; dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini.

1Raj 8:30
Dan dengarkanlah permohonan hamba-Mu dan umat-Mu Israel yang mereka panjatkan di tempat ini; bahwa Engkau juga yang mendengarnya di tempat kediaman-Mu di sorga; dan apabila Engkau mendengarnya, maka Engkau akan mengam

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024

Mzm 84:3
(84-4) Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!

Mzm 84:4
(84-5) Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela

Mzm 84:5
(84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!

Mzm 84:10
(84-11) Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

Mzm 84:11
(84-12) Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024

Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan yang najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab, orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau belum melakukan pembasuhan dengan saksama, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka, dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membasuh dirinya.

Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan bejana perunggu serta tempat pembaringan. Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya, “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab)
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024, Bacaan Injil

Hari ini kita mengenang Santo Paulus Miki (1564-1597) dan teman-temannya. Mereka adalah para martir di Jepang. Ada sebuah perkataan yang meneguhkan dari Santo Paulus Miki ketika ia sedang menderita penyaliban, “Seperti Tuhanku, aku akan mati di kayu salib. Seperti Dia, tombak akan menembus jantungku, sehingga darahku dan cintaku dapat mengalir ke atas tanah dan menguduskannya bagi nama-Nya.” Perkataan ini benar-benar dialaminya bersama rekan-rekannya yang lain.

Kemartiran mereka merupakan wujud nyata sikap yang mengutamakan prinsip-prinsip hukum (legalis) dari penguasa Hideyoshi yang melarang orang Jepang untuk menganut agama Katolik. Kisah Injil hari ini juga sejalan sikap yang legalis dari orang-orang Farisi dan para ahli Taurat yang datang kepada Yesus dan melihat para murid Yesus makan dengan tangan najis karena tidak membasuhnya sebelum makan. Mereka bahkan bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid- Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” (Mrk. 7:5).

 

Yesus menjawab pertanyaan ini dengan pernyataan yang keras. Meminjam perkataan Nabi Yesaya, Yesus berkata, “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku” (Mrk. 7:6). Orang-orang Farisi dan para ahli Taurat itu bersikap terlalu legalis, padahal hidup mereka yang nyata tidak sesuai dengan apa yang mereka ajarkan. Mari kita mematikan sikap yang terlalu legalis dengan menumbuhkan semangat kerendahan hati dan keterbukaan kepada Tuhan.

Raja Salomo yang bijaksana menunjukkan sebuah keteladanan yang bagus seperti tercermin dalam doa ini, “Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau baik di langit yang di atas maupun di bumi yang di bawah. Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hanba-hamba-Mu yang hidup dengan segenap hatinya di hadapan-Mu” (1Raj. 8:23). Kebajikan, kerendahan hati, dan keterbukaan dalam doa akan membuat kita lebih layak di hadirat Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024

.

.

Tuhan, semoga kami lebih mawas diri dan rendah hati dalam hidup sehari-hari. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 6:53-56 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 8:1-7. 9-13; Mazmur: 132:6-7. 8-10: R:8a; PEKAN BIASA V (H); Pw Sta.Agata; Yakub, Bapa Bangsa;

BACAAN I

1Raj 8:1
Pada waktu itu raja Salomo menyuruh para tua-tua Israel dan semua kepala suku, yakni para pemimpin puak orang Israel, berkumpul di hadapannya di Yerusalem, untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN dari kota Daud, yaitu Sion.

1Raj 8:2
Maka pada hari raya di bulan Etanim, yakni bulan ketujuh, berkumpullah di hadapan raja Salomo semua orang Israel.

1Raj 8:3
Setelah semua tua-tua Israel datang, maka imam-imam mengangkat tabut itu.

1Raj 8:4
Mereka mengangkut tabut TUHAN dan Kemah Pertemuan dan segala barang kudus yang ada dalam kemah itu; semuanya itu diangkut oleh imam-imam dan orang-orang Lewi.

1Raj 8:5
Tetapi raja Salomo dan segenap umat Israel yang sudah berkumpul di hadapannya, berdiri bersama-sama dengan dia di depan tabut itu, dan mempersembahkan kambing domba dan lembu sapi yang tidak terhitung dan tidak terbilang banyaknya.

 

1Raj 8:6
Kemudian imam-imam membawa tabut perjanjian TUHAN itu ke tempatnya, di ruang belakang rumah itu, di tempat maha kudus, tepat di bawah sayap kerub-kerub;

1Raj 8:7
sebab kerub-kerub itu mengembangkan kedua sayapnya di atas tempat tabut itu, sehingga kerub-kerub itu menudungi tabut serta kayu-kayu pengusungnya dari atas.

1Raj 8:9
Dalam tabut itu tidak ada apa-apa selain dari kedua loh batu yang diletakkan Musa ke dalamnya di gunung Horeb, yakni loh-loh batu bertuliskan perjanjian yang diadakan TUHAN dengan orang Israel pada waktu perjalanan mereka keluar dari tanah Mesir.

1Raj 8:10
Ketika imam-imam keluar dari tempat kudus, datanglah awan memenuhi rumah TUHAN,

1Raj 8:11
sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.

1Raj 8:12
Pada waktu itu berkatalah Salomo: “TUHAN telah menetapkan matahari di langit, tetapi Ia memutuskan untuk diam dalam kekelaman.

1Raj 8:13
Sekarang, aku telah mendirikan rumah kediaman bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024

Mzm 132:6
Memang kita telah mendengar tentang itu di Efrata, telah mendapatnya di padang Yaar.

Mzm 132:7
“Mari kita pergi ke kediaman-Nya, sujud menyembah pada tumpuan kaki-Nya.”

Mzm 132:8
Bangunlah, ya TUHAN, dan pergilah ke tempat perhentian-Mu, Engkau serta tabut kekuatan-Mu!

Mzm 132:9
Biarlah imam-imam-Mu berpakaian kebenaran, dan bersorak-sorai orang-orang yang Kaukasihi!

Mzm 132:10
Oleh karena Daud, hamba-Mu, janganlah Engkau menolak orang yang Kauurapi!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024

Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang-orang segera mengenal Yesus, lalu berlari-lari ke seluruh daerah itu. Mereka mulai membawa orang-orang sakit di atas tikarnya ke mana pun mereka dengar Yesus berada. Ke mana pun la pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya diperkenankan menyentuh walaupun jumbai jubah-Nya saja.Semua orang yang menyentuh-Nya menjadi sembuh.  
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024, Bacaan Injil

Pada hari ini kita mengenang Santa Agata. Berikut ini sebuah doa singkat yang terkenal dari Santa Agata, “Yesus Kristus, Tuhan atas segala sesuatu! Engkau melihat hatiku, Engkau tahu keinginanku. Hanya Engkau yang memiliki semua yang ada pada diriku. Akulah domba-Mu: buatlah aku layak untuk nengalahkan iblis.” Sebuah doa singkat, penuh penyerahan diri kepada Tuhan Yesus karena Santa Agata percaya bahwa Tuhan Yesus pasti mengenal dia.

Tuhan Yesus berkeliling sambil berbuat baik. Kali ini, Penginjil Markus menceritakan bahwa perahu yang ditumpangi Yesus dan para murid-Nya sedang berlabuh di daerah Genesaret. Ketika la keluar dari dalam perahu, orang langsung mengenal-Nya. Orang -orang di situ percaya kepada Yesus. Mereka dengan inisiatif sendiri membawa saudara-saudara yang sakit untuk disembuhkan oleh Yesus. Sosok Yesus begitu luar biasa.

Penginjil Markus bahkan menulis, “Ke mana pun la pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya diperkenankan menyentuh walaupun jumbai jubah-Nya saja. Semua orang yang menyentuh-Nya menjadi sembuh” (Mrk. 6:56). Pekerjaan Yesus, yakni menyembuhkan orang sakit, mengusir setan-setan menjadi buah bibir dan viral di daerah Galilea. Yesus memang luar biasa!

 

Kehadiran Yesus yang viral ini mirip dengan situasi pada masa kepemimpinan Raja Salomo. Ketika itu mereka berusaha untuk mengangkut Tabut Perjanjian Tuhan dari Kota Daud, yaitu Sion. Raja Salomo dan segenap umat Israel mengarahkan pandangan mereka kepada Tabut Perjanjian. Kemuliaan Tuhan pun melingkupi tempat Tabut Perjanjian diletakkan. Raja Salomo dengan bangga berkata, “TUHAN telah mengatakan bahwa la akan tinggal dalam awan yang kelam. Sesungguhnya aku telah mendirikan rumah yang megah bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya” (1Raj. 8:12-13).

Santa Agata menunjukkan kepada kita keteladanan bahwa sama seperti dirinya, kita juga perlu membuka diri dan membiarkan Tuhan mengenal diri kita lebih dalam. Dengan demikian, kita juga akan berusaha untuk mnengenal dan bersahabat dengan Tuhan. Kiranya, mata kita tertuju kepada Tuhan, seperti Raja Salomo memandang kemuliaan Tuhan di depan Tabut Perjanjian dan orang-orang di Genesaret mengenal dan memandang Yesus.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024

.

.

Tuhan, tunjukkanlah diri-Mu kepada kami melalui kehadiran mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Semoga kami senantiasa tergerak untuk menolong mereka. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page