Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2025, Bacaan Injil Lukas 5:1-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 6:1-2a.3-8; Mazmur: 138:1-2a.2bc-3.4-5.7c-8; R:1c; Bacaan II: 1Kor. 15:1-11 (panjang) atau 1Kor. 15:3-8,11 (singkat); O PEKAN I; PEKAN BIASA V (H);

Yes 6:1
Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

Yes 6:2
Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.

Yes 6:3
Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”

Yes 6:4
Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap.

Yes 6:5
Lalu kataku: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.”

Yes 6:6
Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah.

Yes 6:7
Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.”

Yes 6:8
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”

.

Mzm 138:1
Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.

Mzm 138:2
Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

Mzm 138:3
Pada hari aku berseru, Engkaupun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Mzm 138:4
Semua raja di bumi akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, sebab mereka mendengar janji dari mulut-Mu;

Mzm 138:5
mereka akan menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN, sebab besar kemuliaan TUHAN.

Mzm 138:7
Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.

Mzm 138:8
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! Ya TUHAN, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!

.

1Kor 15:1
Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri.

1Kor 15:2
Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu?kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

1Kor 15:3
Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci,

1Kor 15:4
bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

1Kor 15:5
bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.

1Kor 15:6
Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.

1Kor 15:7
Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.

1Kor 15:8
Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya.

1Kor 15:9
Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.

1Kor 15:10
Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

1Kor 15:11
Sebab itu, baik aku, maupun mereka, demikianlah kami mengajar dan demikianlah kamu menjadi percaya.

.

Luk 5:1
Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

Luk 5:2
Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.

Luk 5:3
Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.

Luk 5:4
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.”

Luk 5:5
Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”

Luk 5:6
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

Luk 5:7
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.

Luk 5:8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.”

Luk 5:9
Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;

Luk 5:10
demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.”

Luk 5:11
Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

.

1Kor 1:1
Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita,

1Kor 1:2
kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita.

1Kor 1:3
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

1Kor 1:4
Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus.

1Kor 1:5
Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,

1Kor 1:6
sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.

1Kor 1:7
Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.

1Kor 1:8
Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.

1Kor 1:9
Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 9 Februari 2025

1Kor 1:10
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

1Kor 1:11
Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu.

1Kor 1:12
Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Juga atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.

1Kor 1:13
Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?

1Kor 1:14
Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus dan Gayus,

1Kor 1:15
sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku.

1Kor 1:16
Juga keluarga Stefanus aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis.

1Kor 1:17
Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

.

renungan harian hari ini

Pada suatu waktu, saya mengikuti Camp Pria Sejati sebagai peserta yang diselenggarakan oleh Catholic Family Ministry. Sekarang, saya juga sering mendampingi jalannya camp ini. Saya merasa kasih Tuhan menyentuh hati banyak pendosa.

Segala kepahitan dan dosa diangkat dan dilepaskan. Orang hidup secara baru. Tidak ada orang yang tidak berdosa karena di dalam diri orang selalu ada segi keburukan dan kebaikan. Yang ada dalam diri manusia tetapi tidak ada dalam diri malaikat adalah keburukan.

Demikian juga yang ada dalam diri manusia tapi tidak ada dalam diri iblis adalah kebaikan. Oleh karena itu, manusia bisa jatuh dalam keburukan atau dosa. Namun, Tuhan dengan kasih-Nya menjadikan orang bertobat dan akhirnya dipakai oleh-Nya.

Kita mau bercermin dari pengalaman tiga tokoh dalam sabda Tuhan hari ini, yaitu Yesaya, Paulus, dan Petrus. Tokoh-tokoh ini memiliki ceritanya masing masing dengan latar belakang keburukan yang berbeda-beda.

Nabi Yesaya mendapatkan penglihatan akan Tuhan dan dia menyadari siapakah dirinya, “Celakalah aku, aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir.” Lingkungannya sudah tidak baik dan dirinya pun juga berada dalam keadaan yang tidak baik yaitu najis bibir.

Demikian juga dengan Paulus. la mengatakan, “Aku yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya jemaat.” Petrus pun tidak luput dari dosa dan dia mengakui, “Tuhan pergilah dariku, karena aku ini seorang yang berdosa.”

Apakah ketiga tokoh ini sudah layak dan suci lalu dipanggil Tuhan untuk menjadi rasul-Nya? Tuhan selalu melihat bahwa selalu ada kebaikan dan potensi positif dalam diri manusia khususnya dalam diri Yesaya, Paulus, dan Petrus sehingga karena kasih karunia Tuhan mereka menjadi nabi dan rasul yang banyak mempertobatkan orang menjadi baik.

Kita semua juga pasti tidak luput dari sisi keburukan dalam diri kita dengan latar belakang peristiwa yang berbeda-beda yang membuat kita jatuh dalam dosa. Namun, percayalah bahwa kasih Allah menuntun kita pada pertobatan,

dan Tuhan memakai kita untuk menjadi penjala-penjala manusia yang membawa mereka pada kehidupan dan bukan kematian. Marilah kita menggunakan kesaksian hidup kita, perubahan hidup dan buah-buah hidup sebagai jala untuk menjala orang kepada pertobatan sejati.

.

Allah Maharahim, kami datang ke hadirat-Mu dengan penuh kerendahan hati, menyadari bahwa kami adalah manusia lemah yang sering jatuh dalam dosa. Dalam setiap langkah hidup kami, ada kebaikan yang Engkau tanamkan, tetapi juga ada kelemahan yang sering membuat kami menjauh dari-Mu.

Namun, kami percaya bahwa kasih dan belas kasih-Mu jauh lebih besar daripada dosa-dosa kami. Seperti Engkau memanggil dan mengubah hidup Yesaya, Paulus, dan Petrus, kami pun rindu mengalami pembaruan dalam hidup kami. Singkirkanlah rasa takut dan keraguan kami untuk kembali kepada-Mu, dan tanamkanlah dalam hati kami keyakinan bahwa Engkau selalu siap menerima kami dengan tangan terbuka.

Engkau datang bukan untuk menghukum, melainkan untuk menyelamatkan. Engkau melihat bukan hanya kelemahan kami, tetapi juga potensi dan kebaikan yang ada dalam diri kami. Bantulah kami untuk bertumbuh dalam iman dan mempersembahkan hidup kami bagi kemuliaan-Mu.

Jadikanlah kami alat kasih dan perdamaian-Mu, seperti Engkau mengutus para rasul-Mu untuk menjadi penjala manusia. Pakailah kami, ya Tuhan, meskipun kami penuh kekurangan, agar melalui kesaksian hidup kami, semakin banyak orang mengalami pertobatan dan kembali kepada-Mu.

Kami juga berdoa bagi saudara-saudari kami yang sedang bergumul dengan dosa dan luka batin. Curahkanlah Roh Kudus-Mu agar mereka dikuatkan dan disadarkan akan kasih-Mu yang tak terbatas. Semoga mereka memiliki keberanian untuk bangkit, bertobat, dan hidup dalam terang kasih-Mu.

Ya Bapa, tuntunlah langkah kami setiap hari, agar kami semakin dekat dengan-Mu, semakin setia pada panggilan kami, dan semakin giat menjala jiwa-jiwa bagi Kerajaan-Mu. Amin.

.

Tuhan Yang Maha Baik, kami ini rapuh dan lemah. Sering kali melanggar perintah-perintah-Mu. Kami mohon ampun atas dosa-dosa dan kelemahan-kelemahan kami. Pakailah kami sesuai dengan rencana-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 6:30-34 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 13:15-17.20-21; Mazmur: 23:1-3a.3b-4.5.6; R:1; PEKAN BIASA IV (H); Pfak St.Yohanes dr Matha: St.Hieronimus Emilianus; Sta.Yosefina Bakhita;

Ibr 13:15
Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.

Ibr 13:16
Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.

Ibr 13:17
Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

Ibr 13:20
Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita,

Ibr 13:21
kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

.

Mzm 23:1
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Mzm 23:2
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Mzm 23:5
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Mzm 23:6
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

.

Mrk 6:30
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.

Mrk 6:31
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.

Mrk 6:32
Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.

Mrk 6:33
Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.

Mrk 6:34
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

.

Rm 16:1
Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita yang melayani jemaat di Kengkrea,

Rm 16:2
supaya kamu menyambut dia dalam Tuhan, sebagaimana seharusnya bagi orang-orang kudus, dan berikanlah kepadanya bantuan bila diperlukannya. Sebab ia sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak orang, juga kepadaku sendiri.

Rm 16:3
Sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila, teman-teman sekerjaku dalam Kristus Yesus.

Rm 16:4
Mereka telah mempertaruhkan nyawanya untuk hidupku. Kepada mereka bukan aku saja yang berterima kasih, tetapi juga semua jemaat bukan Yahudi.

Rm 16:5
Salam juga kepada jemaat di rumah mereka. Salam kepada Epenetus, saudara yang kukasihi, yang adalah buah pertama dari daerah Asia untuk Kristus.

Rm 16:6
Salam kepada Maria, yang telah bekerja keras untuk kamu.

Rm 16:7
Salam kepada Andronikus dan Yunias, saudara-saudaraku sebangsa, yang pernah dipenjarakan bersama-sama dengan aku, yaitu orang-orang yang terpandang di antara para rasul dan yang telah menjadi Kristen sebelum aku.

Rm 16:8
Salam kepada Ampliatus yang kukasihi dalam Tuhan.

Rm 16:9
Salam kepada Urbanus, teman sekerja kami dalam Kristus, dan salam kepada Stakhis, yang kukasihi.

Rm 16:10
Salam kepada Apeles, yang telah tahan uji dalam Kristus. Salam kepada mereka, yang termasuk isi rumah Aristobulus.

Rm 16:11
Salam kepada Herodion, temanku sebangsa. Salam kepada mereka yang termasuk isi rumah Narkisus, yang ada dalam Tuhan.

Rm 16:12
Salam kepada Trifena dan Trifosa, yang bekerja membanting tulang dalam pelayanan Tuhan. Salam kepada Persis, yang kukasihi, yang telah bekerja membanting tulang dalam pelayanan Tuhan.

Rm 16:13
Salam kepada Rufus, orang pilihan dalam Tuhan, dan salam kepada ibunya, yang bagiku adalah juga ibu.

Rm 16:14
Salam kepada Asinkritus, Flegon, Hermes, Patrobas, Hermas dan saudara-saudara yang bersama-sama dengan mereka.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 8 Februari 2025

Rm 16:15
Salam kepada Filologus, dan Yulia, Nereus dan saudaranya perempuan, dan Olimpas, dan juga kepada segala orang kudus yang bersama-sama dengan mereka.

Rm 16:16
Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus. Salam kepada kamu dari semua jemaat Kristus.

Rm 16:17
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

Rm 16:18
Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.

Rm 16:19
Kabar tentang ketaatanmu telah terdengar oleh semua orang. Sebab itu aku bersukacita tentang kamu. Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat.

Rm 16:20
Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

Rm 16:21
Salam kepada kamu dari Timotius, temanku sekerja, dan dari Lukius, Yason dan Sosipater, teman-temanku sebangsa.

Rm 16:22
Salam dalam Tuhan kepada kamu dari Tertius, yaitu aku, yang menulis surat ini.

Rm 16:23
Salam kepada kamu dari Gayus, yang memberi tumpangan kepadaku, dan kepada seluruh jemaat. Salam kepada kamu dari Erastus, bendahara negeri, dan dari Kwartus, saudara kita.

Rm 16:24
(Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu sekalian! Amin.)

Rm 16:25
Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, ?menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya,

Rm 16:26
tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman?

Rm 16:27
bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

.

renungan harian hari ini

Saya sangat menyukai tempat yang sunyi dengan keindahan alamnya, terlebih tempat di lereng gunung. Tempat yang sunyi membawa suasana damai dalam hati karena menjadi tempat dan saat menggali pengalaman cinta dengan Tuhan. Saya sangat bahagia ketika berkunjung ke Cigugur dan naik ke Gua Maria Sawer Rahmat.

Dalam Injil hari ini, kita mendengar cerita Tuhan Yesus mengajak para rasul yang telah kembali dari perutusan untuk mencari tempat yang sunyi supaya mereka sendirian dan beristirahat. Tuhan Yesus mengajak para rasul untuk mengendapkan pengalaman mereka dan jangan sampai jatuh dalam kesombongan rohani karena keberhasilan mereka dalam pewartaan.

Mereka mau diajak untuk kembali menyadari kuasa Tuhan yang menyertai dan melindungi mereka sehingga tugas perutusan menjadi lancar. Dengan pengalaman sunyi, para murid selalu diajak untuk bersyukur atas kasih dan penyertaan Tuhan.

Dalam bacaan pertama dari Surat kepada orang Ibrani kita juga diajak untuk senantiasa mempersembahkan kurban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan Allah.

Menyadari kasih Allah yang dicurahkan kepada kita setiap saat dan bergeloralah rasa syukur dalam jiwa kita. Di tengah kesibukan harian kita, marilah kita ciptakan, usahakan saat-saat sunyi yang menjadi saat bagi kita mengenali, merasakan, dan mensyukuri kasih Tuhan.

.

Ya Allah Bapa, dalam kesibukan hidup kami, Engkau selalu hadir dengan cinta-Mu yang setia. Namun sering kali kami terlalu sibuk hingga lupa untuk berhenti sejenak dan merasakan kehadiran-Mu dalam keheningan.

Hari ini, kami ingin bersyukur atas segala penyertaan-Mu dalam setiap langkah hidup kami. Engkau yang selalu menemani, membimbing, dan menguatkan kami dalam tugas dan panggilan hidup kami. Seperti Engkau mengajak para rasul untuk mencari tempat sunyi dan beristirahat, ajarlah kami untuk menemukan keheningan yang memperbarui jiwa kami.

Di tengah hiruk-pikuk dunia, kami rindu mengalami keheningan yang membawa kami semakin dekat kepada-Mu. Bukalah hati kami agar mampu melihat karya-Mu dalam setiap pengalaman hidup kami, baik dalam suka maupun duka. Jadikanlah hati kami seperti tanah yang subur, yang siap menerima benih kasih dan firman-Mu.

Ajarlah kami untuk senantiasa bersyukur, tidak hanya dalam keberhasilan, tetapi juga dalam tantangan hidup. Ingatkan kami bahwa semua yang kami capai berasal dari-Mu, bukan semata-mata karena usaha kami sendiri. Singkirkanlah kesombongan dari hati kami, dan gantilah dengan kerendahan hati yang selalu mengandalkan Engkau dalam segala hal.

Kami juga berdoa bagi saudara-saudari kami yang sedang lelah dan terbeban dalam hidupnya. Kiranya mereka menemukan ketenangan dalam hadirat-Mu, dan mendapatkan kekuatan baru untuk melanjutkan perjalanan hidup mereka.

Ya Tuhan, tuntunlah kami untuk selalu menyediakan waktu bagi-Mu, dalam keheningan, dalam doa, dan dalam syukur yang tulus. Biarlah hidup kami menjadi pujian bagi kemuliaan-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin.

.

Allah Pengasih dan Penyayang serta berlimpah kasih setia. Undanglah kami masuk dalam keheningan-Mu sehingga kami menyadari bahwa Engkaulah sumber kekuatan kami. Jangan biarkan kamni terapung dalam lautan keramaian dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 7 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 6:14-29 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 13:1-8; Mazmur: 27: 1.3.5.8b-9abc; R: 1a; PEKAN BIASA IV (H); St.Rikardus; Sta.Koleta; St.Giovanni Triora; B.Anselmus Polanco; B.Rosalie Rendu;

Ibr 13:1
Peliharalah kasih persaudaraan!

Ibr 13:2
Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.

Ibr 13:3
Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini.

Ibr 13:4
Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

Ibr 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Ibr 13:6
Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”

Ibr 13:7
Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.

Ibr 13:8
Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.

.

Mzm 27:1
Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

Mzm 27:3
Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itupun aku tetap percaya.

Mzm 27:5
Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.

Mzm 27:8
Hatiku mengikuti firman-Mu: “Carilah wajah-Ku”; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.

Mzm 27:9
Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku!

.

Mrk 6:14
Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.”

Mrk 6:15
Yang lain mengatakan: “Dia itu Elia!” Yang lain lagi mengatakan: “Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu.”

Mrk 6:16
Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: “Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi.”

Mrk 6:17
Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.

Mrk 6:18
Karena Yohanes pernah menegor Herodes: “Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!”

Mrk 6:19
Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat,

Mrk 6:20
sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.

Mrk 6:21
Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarny perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Februari 2025

Mrk 6:22
Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu: “Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!”,

Mrk 6:23
lalu bersumpah kepadanya: “Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!”

Mrk 6:24
Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: “Apa yang harus kuminta?” Jawabnya: “Kepala Yohanes Pembaptis!”

Mrk 6:25
Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: “Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!”

Mrk 6:26
Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya.

Mrk 6:27
Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara.

Mrk 6:28
Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.

Mrk 6:29
Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan.

.

Rm 15:14
Saudara-saudaraku, aku sendiri memang yakin tentang kamu, bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan dan dengan segala pengetahuan dan sanggup untuk saling menasihati.

Rm 15:15
Namun, karena kasih karunia yang telah dianugerahkan Allah kepadaku, aku di sana sini dengan agak berani telah menulis kepadamu untuk mengingatkan kamu,

Rm 15:16
yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

Rm 15:17
Jadi dalam Kristus aku boleh bermegah tentang pelayananku bagi Allah.

Rm 15:18
Sebab aku tidak akan berani berkata-kata tentang sesuatu yang lain, kecuali tentang apa yang telah dikerjakan Kristus olehku, yaitu untuk memimpin bangsa-bangsa lain kepada ketaatan, oleh perkataan dan perbuatan,

Rm 15:19
oleh kuasa tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh kuasa Roh. Demikianlah dalam perjalanan keliling dari Yerusalem sampai ke Ilirikum aku telah memberitakan sepenuhnya Injil Kristus.

Rm 15:20
Dan dalam pemberitaan itu aku menganggap sebagai kehormatanku, bahwa aku tidak melakukannya di tempat-tempat, di mana nama Kristus telah dikenal orang, supaya aku jangan membangun di atas dasar, yang telah diletakkan orang lain,

Rm 15:21
tetapi sesuai dengan yang ada tertulis: “Mereka, yang belum pernah menerima berita tentang Dia, akan melihat Dia, dan mereka, yang tidak pernah mendengarnya, akan mengertinya.”

Rm 15:22
Itulah sebabnya aku selalu terhalang untuk mengunjungi kamu.

Rm 15:23
Tetapi sekarang, karena aku tidak lagi mempunyai tempat kerja di daerah ini dan karena aku telah beberapa tahun lamanya ingin mengunjungi kamu,

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 7 Februari 2025

Rm 15:24
aku harap dalam perjalananku ke Spanyol aku dapat singgah di tempatmu dan bertemu dengan kamu, sehingga kamu dapat mengantarkan aku ke sana, setelah aku seketika menikmati pertemuan dengan kamu.

Rm 15:25
Tetapi sekarang aku sedang dalam perjalanan ke Yerusalem untuk mengantarkan bantuan kepada orang-orang kudus.

Rm 15:26
Sebab Makedonia dan Akhaya telah mengambil keputusan untuk menyumbangkan sesuatu kepada orang-orang miskin di antara orang-orang kudus di Yerusalem.

Rm 15:27
Keputusan itu memang telah mereka ambil, tetapi itu adalah kewajiban mereka. Sebab, jika bangsa-bangsa lain telah beroleh bagian dalam harta rohani orang Yahudi, maka wajiblah juga bangsa-bangsa lain itu melayani orang Yahudi dengan harta duniawi mereka.

Rm 15:28
Apabila aku sudah menunaikan tugas itu dan sudah menyerahkan hasil usaha bangsa-bangsa lain itu kepada mereka, aku akan berangkat ke Spanyol melalui kota kamu.

Rm 15:29
Dan aku tahu, bahwa jika aku datang mengunjungi kamu, aku akan melakukannya dengan penuh berkat Kristus.

Rm 15:30
Tetapi demi Kristus, Tuhan kita, dan demi kasih Roh, aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, untuk bergumul bersama-sama dengan aku dalam doa kepada Allah untuk aku,

Rm 15:31
supaya aku terpelihara dari orang-orang yang tidak taat di Yudea, dan supaya pelayananku untuk Yerusalem disambut dengan baik oleh orang-orang kudus di sana,

Rm 15:32
agar aku yang dengan sukacita datang kepadamu oleh kehendak Allah, beroleh kesegaran bersama-sama dengan kamu.

Rm 15:33
Allah, sumber damai sejahtera, menyertai kamu sekalian! Amin.

.

renungan harian hari ini

Herodes hidup bersama seorang wanita, yakni Herodias, istri Filipus saudaranya. Pada dasarnya, hidup bersama ini melanggar norma kepatutan pada zaman itu. Oleh karena itu, Yohanes menegurnya.

Alih-alih bertobat dan juga karena dorongan Herodias, Herodes memenjarakan dan bahkan memerintahkan memenggal kepala Yohanes. Akhirnya menjadi rentetan kesalahan dan dosa yang dilakukan pasangan tersebut,

mulai dengan hidup perkawinan yang tidak benar, memenjarakan dan menindas orang, merampas kebebasan orang dan dosa yang paling berat adalah membunuh. Bahkan dosa itu juga menyeret anaknya masuk ke dalamnya.

Dalam surat kepada jemaat Ibrani kita diingatkan untuk berlawanan dengan apa yang dilakukan Herodes dan keluarganya. Kita diajak untuk memelihara persaudaraan, memberikan tumpangan, tidak sewenang-wenang terhadap orang lain.

Hal yang terpenting dalam hubungannya dengan peristiwa kekejaman Herodes dan keluarganya terhadap Yohanes adalah sikap penuh hormat terhadap pernikahan dan menjaga kesucian pernikahan. Marilah pada zaman yang penuh tantangan dalam pernikahan ini selalu menjaga kekudusan dalam keluarga kita.

.

Allah Bapa Maha Kudus, kami datang ke hadirat-Mu dengan penuh syukur atas kasih dan rahmat-Mu yang terus menyertai hidup kami. Engkau telah menciptakan keluarga sebagai tempat kasih, kesetiaan, dan pengudusan bagi setiap anggota di dalamnya.

Kami berdoa bagi setiap pasangan suami istri, agar mereka selalu setia dalam ikatan pernikahan yang telah Engkau berkati. Jauhkanlah mereka dari segala godaan yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga. Anugerahkanlah kepada mereka hati yang penuh cinta, kesabaran, dan kesetiaan, sehingga keluarga mereka menjadi cerminan kasih-Mu yang suci.

Engkau telah mengajarkan kepada kami untuk hidup dalam kebenaran dan menolak dosa. Seperti Yohanes Pembaptis yang berani menegakkan kebenaran, ajarlah kami untuk selalu hidup dalam kesucian dan tidak terjerumus dalam arus dunia yang menjauhkan kami dari-Mu.

Bimbinglah kami untuk selalu memelihara persaudaraan, hidup dalam keadilan, dan menghormati sesama. Jangan biarkan hati kami dikuasai oleh keserakahan, dendam, atau hawa nafsu yang menyesatkan.

Kami berdoa bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan dalam pernikahan dan keluarga. Kiranya kasih dan damai-Mu menuntun mereka menemukan jalan rekonsiliasi dan pemulihan. Berikanlah mereka kekuatan untuk terus berpegang pada janji suci pernikahan dan membangun rumah tangga yang berkenan di hadapan-Mu.

Ya Bapa, sucikanlah hati kami, tuntunlah langkah kami, dan jadikanlah keluarga kami sebagai saksi kasih dan kebenaran-Mu di dunia ini. Amin.

.

Allah Maha Tinggi, kepada-Mu sajalah kami berbakti. Berilah kami rahmat-Mu untuk mengasihi sesama dan menjaga keutuhan keluarga kami masing-masing. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 6 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 6 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 6:7-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 12:18-19.21-24; Mazmur: 48:2-3a.3b-4.9.10-11: R:10; PEKAN BIASA IV; Pw. St.Paulus Miki, Im dkk Mrt. (M);

Ibr 12:18
Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai,

Ibr 12:19
kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka,

Ibr 12:21
Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: “Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar.”

Ibr 12:22
Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,

Ibr 12:23
dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,

Ibr 12:24
dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.

.

Mzm 48:2
(48-3) Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi; gunung Sion itu, jauh di sebelah utara, kota Raja Besar.

Mzm 48:3
(48-4) Dalam puri-purinya Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai benteng.

Mzm 48:3
(48-4) Dalam puri-purinya Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai benteng.

Mzm 48:4
(48-5) Sebab lihat, raja-raja datang berkumpul, mereka bersama-sama berjalan maju;

Mzm 48:9
(48-10) Kami mengingat, ya Allah, kasih setia-Mu di dalam bait-Mu.

Mzm 48:10
(48-11) Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyhuran-Mu sampai ke ujung bumi; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan.

Mzm 48:11
(48-12) Biarlah gunung Sion bersukacita; biarlah anak-anak perempuan Yehuda bersorak-sorak oleh karena penghukuman-Mu!

.

Mrk 6:7
Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,

Mrk 6:8
dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan,

Mrk 6:9
boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju.

Mrk 6:10
Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: “Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu.

Mrk 6:11
Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.”

Mrk 6:12
Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat,

Mrk 6:13
dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

.

Rm 15:1
Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.

Rm 15:2
Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya.

Rm 15:3
Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: “Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku.”

Rm 15:4
Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Rm 15:5
Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,

Rm 15:6
sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.

Rm 15:7
Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.

Rm 15:8
Yang aku maksudkan ialah, bahwa oleh karena kebenaran Allah Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat untuk mengokohkan janji yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang kita,

Rm 15:9
dan untuk memungkinkan bangsa-bangsa, supaya mereka memuliakan Allah karena rahmat-Nya, seperti ada tertulis: “Sebab itu aku akan memuliakan Engkau di antara bangsa-bangsa dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu.”

Rm 15:10
Dan selanjutnya: “Bersukacitalah, hai bangsa-bangsa, dengan umat-Nya.”

Rm 15:11
Dan lagi: “Pujilah Tuhan, hai kamu semua bangsa-bangsa, dan biarlah segala suku bangsa memuji Dia.”

Rm 15:12
Dan selanjutnya kata Yesaya: “Taruk dari pangkal Isai akan terbit, dan Ia akan bangkit untuk memerintah bangsa-bangsa, dan kepada-Nyalah bangsa-bangsa akan menaruh harapan.”

Rm 15:13
Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.

.

renungan harian hari ini

Ada pepatah Jawa mengatakan, “Mangan ora mangan ngumpul (makan tidak makan kumpul).” Pepatah ini mau menunjukkan pentingnya hidup keluarga atau komunitas. Komunitas yang baik adalah komunitas yang berisikan orang-orang yang berkehendak baik.

Oleh karena itu, dalam Surat kepada Umat lbrani, kita diajak bersyukur telah masuk dalam lingkungan Ilahi. Kita telah datang ke Bukit Zion, Yerusalem surgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah. Kita berada dalam kumpulan anak-anak Allah.

Tuhan Yesus juga membangun kumpulan para rasul yang berjumlah 12 orang. Ia tidak sendirian, tetapi membangun komunitas yang berisi orang-orang yang mengikuti Dia. Tuhan Yesus mengutus para rasul-Nya tidak sendiri-sendiri, tetapi berdua-dua.

Inilah pentingnya hidup komunitas yang selalu saling mengingatkan, meneguhkan dan menjadikan perutusan sebagai karya bersama yang dipercayakan Tuhan kepada mereka. Setelah menjalankan perutusan, mereka kembali lagi bersama dalam komunitas.

Santo Paulus Miki dan kawan-kawan sudah membuktikan bagaimana menjadikan komunitas sebagai kekuatan untuk bersaksi bahkan saling menguatkan dalam menjalani kemartiran.

Pada zaman sekarang di mana orang cenderung individual, maka pentinglah kita membangun hidup komunitas baik di lingkungan maupun di kelompok-kelompok kategorial. Untuk anak-anak muda, mari bergaul dalam komunitas-komunitas yang berisikan anak-anak muda yang memiliki kehendak baik.

.

Allah Bapa yang Maha Kasih, kami bersyukur atas kasih dan penyertaan-Mu yang selalu hadir dalam hidup kami. Engkau menciptakan kami bukan sebagai individu yang berjalan sendiri, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang saling menguatkan dan meneguhkan dalam iman.

Tuhan Yesus, Engkau sendiri telah memberi teladan dengan membangun komunitas para rasul dan mengutus mereka berdua-dua dalam karya perutusan. Kami pun ingin meneladan-Mu dengan hidup dalam kasih dan kebersamaan, saling menopang satu sama lain dalam perjalanan iman kami.

Kami berdoa bagi setiap komunitas umat beriman, baik di lingkungan, kelompok kategorial, maupun keluarga-keluarga Kristiani. Semoga setiap komunitas yang kami bangun menjadi tempat yang penuh dengan kasih, pengharapan, dan semangat pelayanan. Jauhkanlah kami dari sikap individualisme yang menjauhkan kami dari sesama dan dari-Mu.

Ya Bapa, seperti Santo Paulus Miki dan kawan-kawan yang saling menguatkan dalam iman, berikanlah kami keberanian untuk menjadi saksi-Mu di tengah dunia. Ajarlah kami untuk tidak hanya hidup bagi diri sendiri, tetapi juga untuk berbagi kasih kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

Bimbinglah anak-anak muda kami agar mereka menemukan komunitas yang baik, tempat di mana mereka bertumbuh dalam iman dan kebaikan. Jagalah setiap keluarga agar tetap bersatu dalam kasih, saling mendukung dalam suka dan duka.

Kami serahkan hidup kami dan komunitas kami ke dalam tangan-Mu, ya Tuhan. Semoga kami selalu setia berjalan bersama dalam terang kasih-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan Juru Selamat kami. Amin.

.

Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Luhur, kepada-Mu kami mohonkan rahmat persekutuan di antara kami. Semoga kami mau terlibat dalam membangun persekutuan Kristiani yang menampakkan keagungan kasih-Mu di dunia. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 6:1-6 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 12:4-7.11-15; Mazmur: 103:1-2.13-14.17-18a; R: Lih. 17; PEKAN BIASA IV; Pw Sta.Agatha, PrwMrt (M);

Ibr 12:4
Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

Ibr 12:5
Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya;

Ibr 12:6
karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Ibr 12:7
Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?

Ibr 12:11
Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

Ibr 12:12
Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah;

Ibr 12:13
dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.

Ibr 12:14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Ibr 12:15
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

.

Mzm 103:1
Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!

Mzm 103:2
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Mzm 103:13
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Mzm 103:14
Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.

Mzm 103:17
Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu,

Mzm 103:18
bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.

.

Mrk 6:1
Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.

Mrk 6:2
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?

Mrk 6:3
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.

Mrk 6:4
Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.”

Mrk 6:5
Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.

Mrk 6:6
Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.

.

Rm 14:1
Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya.

Rm 14:2
Yang seorang yakin, bahwa ia boleh makan segala jenis makanan, tetapi orang yang lemah imannya hanya makan sayur-sayuran saja.

Rm 14:3
Siapa yang makan, janganlah menghina orang yang tidak makan, dan siapa yang tidak makan, janganlah menghakimi orang yang makan, sebab Allah telah menerima orang itu.

Rm 14:4
Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi hamba orang lain? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Tetapi ia akan tetap berdiri, karena Tuhan berkuasa menjaga dia terus berdiri.

Rm 14:5
Yang seorang menganggap hari yang satu lebih penting dari pada hari yang lain, tetapi yang lain menganggap semua hari sama saja. Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri.

Rm 14:6
Siapa yang berpegang pada suatu hari yang tertentu, ia melakukannya untuk Tuhan. Dan siapa makan, ia melakukannya untuk Tuhan, sebab ia mengucap syukur kepada Allah. Dan siapa tidak makan, ia melakukannya untuk Tuhan, dan ia juga mengucap syukur kepada Allah.

Rm 14:7
Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri.

Rm 14:8
Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.

Rm 14:9
Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.

Rm 14:10
Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah.

Rm 14:11
Karena ada tertulis: “Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah.”

Rm 14:12
Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 5 Februari 2025

Rm 14:13
Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi lebih baik kamu menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau tersandung!

Rm 14:14
Aku tahu dan yakin dalam Tuhan Yesus, bahwa tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri. Hanya bagi orang yang beranggapan, bahwa sesuatu adalah najis, bagi orang itulah sesuatu itu najis.

Rm 14:15
Sebab jika engkau menyakiti hati saudaramu oleh karena sesuatu yang engkau makan, maka engkau tidak hidup lagi menurut tuntutan kasih. Janganlah engkau membinasakan saudaramu oleh karena makananmu, karena Kristus telah mati untuk dia.

Rm 14:16
Apa yang baik, yang kamu miliki, janganlah kamu biarkan difitnah.

Rm 14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Rm 14:18
Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia.

Rm 14:19
Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.

Rm 14:20
Janganlah engkau merusakkan pekerjaan Allah oleh karena makanan! Segala sesuatu adalah suci, tetapi celakalah orang, jika oleh makanannya orang lain tersandung!

Rm 14:21
Baiklah engkau jangan makan daging atau minum anggur, atau sesuatu yang menjadi batu sandungan untuk saudaramu.

Rm 14:22
Berpeganglah pada keyakinan yang engkau miliki itu, bagi dirimu sendiri di hadapan Allah. Berbahagialah dia, yang tidak menghukum dirinya sendiri dalam apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.

Rm 14:23
Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.

.

renungan harian hari ini

Emas berasal dari butiran pasir dan dipanasi dengan api yang panas untuk mendapatkan emas yang murni. Dari proses pemanasan ini memberikan contoh soal kesulitan dan penderitaan.

Surat kepada Jemaat lbrani memberikan nasihat untuk bisa melihat kesulitan dan penderitaan secara positif, yaitu bahwa ada kasih Allah di balik semuanya itu. Bukan Allah yang memberikan penderitaan, melainkan di dalam setiap penderitaan ada kasih Allah yang ditampakkan yang membuat kita semakin bertekun dalam cinta kepada Tuhan.

Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus juga secara kemanusiaan mengalami penolakan di tempat asalnya sendiri. Orang memandang hanya kemanusiaan dari Tuhan Yesus. Mereka tidak menerima ke-Allah-an Tuhan Yesus. Tuhan Yesus dapat melewati penolakan ini dengan cinta kasih sebagai Allah. Banyak hati yang akhirnya percaya kepada-Nya.

Kita juga dapat belajar dari kesetiaan Santa Agatha, yang kita peringati hari ini, dalam menghidupi dan mempertahankan kemurnian cintanya akan Tuhan dengan hidup Walaupun dengan jalan kesulitan dan penderitaan, dia tetap menjalaninya dengan sukacita. Bahkan sampai ia menerima mahkota kemartiran.

Marilah kita menjaga kemurnian cinta kita akan Tuhan sehingga kita akan selalu menemukan kasih Tuhan dalam setiap kesulitan dan penderitaan yang kadang muncul dalam kehidupan kita.

.

Allah Bapa Maha Pengasih, pada hari ini kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh kerendahan dan harapan. Kami percaya bahwa Engkau adalah sumber kekuatan kami dalam segala situasi kehidupan, baik dalam sukacita maupun penderitaan.

Tuhan, ajarlah kami untuk melihat kesulitan hidup sebagai jalan pemurnian, sebagaimana emas dimurnikan dalam api. Ketika kami menghadapi penderitaan, tolonglah kami untuk tetap percaya bahwa kasih-Mu tidak pernah meninggalkan kami. Biarlah setiap tantangan yang kami hadapi semakin menguatkan cinta kami kepada-Mu.

Engkau sendiri mengalami penolakan di tempat asal-Mu, tetapi Engkau tetap teguh dalam kasih dan kebenaran. Bantulah kami untuk tidak goyah ketika mengalami penolakan, ketidakadilan, atau kesulitan hidup. Ajarlah kami untuk tetap setia kepada-Mu dan melihat segala sesuatu dengan mata iman.

Kami juga berdoa agar kami dapat meneladan Santa Agatha yang tetap menjaga kemurnian cintanya kepada-Mu di tengah penderitaan. Semoga kami pun mampu menjalani hidup ini dengan keteguhan iman, kesetiaan, dan sukacita meskipun harus melalui jalan salib.

Dalam setiap tantangan hidup, mampukanlah kami untuk selalu menemukan kehadiran-Mu. Jangan biarkan kami kehilangan harapan, tetapi tuntunlah kami untuk tetap bersandar kepada-Mu. Kami serahkan segala pergumulan kami ke dalam tangan-Mu,
sebab Engkaulah Tuhan yang setia, kini dan sepanjang segala masa. Amin.

.

Allah yang kami sembah dan muliakan. Kami sering kali menolak tawaran kasih dan keselamatan-Mu. Kami mohon ampun. Sudi kiranya Engkau membuka hati kami untuk menyambut rahmat yang Engkau selalu berikan untuk kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 4 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 5:1-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 12:1-4; Mazmur: 22:26-27, 28, 30, 31-32; PEKAN BIASA IV (H); St.Yohanes de Britto; St.Isidorus dr Mesir; Sta.Katarina de Ricci: St.Yosef dr Leonisa;

Ibr 12:1
Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Ibr 12:2
Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Ibr 12:3
Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Ibr 12:4
Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

.

Mzm 22:26
(22-27) Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya!

Mzm 22:27
(22-28) Segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada TUHAN; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah di hadapan-Nya.

Mzm 22:28
(22-29) Sebab Tuhanlah yang empunya kerajaan, Dialah yang memerintah atas bangsa-bangsa.

Mzm 22:30
(22-31) Anak-anak cucu akan beribadah kepada-Nya, dan akan menceritakan tentang TUHAN kepada angkatan yang akan datang.

Mzm 22:31
(22-32) Mereka akan memberitakan keadilan-Nya kepada bangsa yang akan lahir nanti, sebab Ia telah melakukannya.

.

Mrk 5:21
Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,

Mrk 5:22
datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya

Mrk 5:23
dan memohon dengan sangat kepada-Nya: “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup.”

Mrk 5:24
Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.

Mrk 5:25
Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.

Mrk 5:26
Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.

Mrk 5:27
Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.

Mrk 5:28
Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”

Mrk 5:29
Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.

Mrk 5:30
Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”

Mrk 5:31
Murid-murid-Nya menjawab: “Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?”

Mrk 5:32
Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 4 Februari 2025

Mrk 5:33
Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.

Mrk 5:34
Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”

Mrk 5:35
Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: “Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?”

Mrk 5:36
Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: “Jangan takut, percaya saja!”

Mrk 5:37
Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.

Mrk 5:38
Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.

Mrk 5:39
Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: “Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!”

Mrk 5:40
Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.

Mrk 5:41
Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: “Talita kum,” yang berarti: “Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”

Mrk 5:42
Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.

Mrk 5:43
Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.

.

Rm 13:1
Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.

Rm 13:2
Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.

Rm 13:3
Sebab jika seorang berbuat baik, ia tidak usah takut kepada pemerintah, hanya jika ia berbuat jahat. Maukah kamu hidup tanpa takut terhadap pemerintah? Perbuatlah apa yang baik dan kamu akan beroleh pujian dari padanya.

Rm 13:4
Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

Rm 13:5
Sebab itu perlu kita menaklukkan diri, bukan saja oleh karena kemurkaan Allah, tetapi juga oleh karena suara hati kita.

Rm 13:6
Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah.

Rm 13:7
Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.

Rm 13:8
Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.

Rm 13:9
Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

Rm 13:10
Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

Rm 13:11
Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya.

Rm 13:12
Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!

Rm 13:13
Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.

Rm 13:14
Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

.

renungan harian hari ini

Sebuah batu dipukul dan pecah pada pukulan yang ke-100. Namun, bukan pukulan yang ke-100 saja yang membuat batu tersebut pecah. Pukulan pertama sampai terakhirlah yang membuatnya pecah. Demikianlah keberhasilan hidup orang didapatkan dari ketekunan. Tekun adalah setia dengan hal-hal yang kecil untuk menghasilkan hal yang besar.

Demikian juga dalam surat lbrani kita dinasihati untuk tekun dalan perlombaan diwajibkan bagi kita, yaitu bertekun dalam menjalin relasi personal dengan Tuhan Yesus. Dengan demikian, kita dapat belajar tekun seperti Tuhan Yesus yang tekun menanggung bantahan, memikul salib kedosaan kita.

Ketekunan iman itulah yang menghantarkan Yairus mendapatkan kesembuhan untuk anaknya dan seorang wanita mengalami kesembuhan dari pendarahannya. Mereka adalah orang-orang yang bertekun dan tetap berharap akan kemurahan Tuhan.

Wanita itu menunggu lama bahkan 12 tahun mengalami penderitaan tersebut. Imannya mengatakan akan ada belas kasih Tuhan. Setelah 12 tahun dia mengalaminya. Ketekunan membuahkan mukjizat.

.

Allah Bapa Maha Pengasih, hari ini kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh kerinduan dan harapan. Engkau adalah sumber kekuatan kami dalam setiap langkah kehidupan, dan hanya kepada-Mu kami bersandar.

Kami belajar bahwa ketekunan adalah kunci menuju keberhasilan. Seperti batu yang pecah bukan karena satu pukulan terakhir, tetapi oleh setiap pukulan yang telah diberikan, demikian pula hidup kami memerlukan ketekunan dan kesetiaan dalam iman.

Tuhan, ajarlah kami untuk tetap setia dalam perkara kecil, agar kami layak menerima perkara yang lebih besar. Bimbinglah kami untuk tetap teguh dalam menjalin relasi personal dengan-Mu, seperti Yairus yang tak menyerah memohon kesembuhan bagi anaknya, dan seperti wanita yang telah 12 tahun berjuang dengan penderitaannya namun tetap percaya akan belas kasih-Mu.

Engkau telah menanggung salib dengan tekun demi keselamatan kami. Engkau adalah teladan sejati bagi kami dalam menghadapi cobaan hidup. Kami mohon, kuatkanlah hati kami agar tidak goyah dalam menghadapi tantangan, tetap berpengharapan dalam kesulitan, dan selalu percaya bahwa Engkau setia menyertai kami.

Tuhan, bagi siapa pun di antara kami yang sedang berjuang dalam pergumulan hidup—dalam pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau iman—berikanlah ketabahan untuk tetap melangkah dengan pengharapan. Tanamkan dalam hati kami keyakinan bahwa mukjizat terjadi bagi mereka yang setia menanti dan percaya kepada-Mu. Amin.

.

Tuhan, tambahkanlah iman kami akan kasih dan kemurahan hati-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 5:1-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 11:32-40; Mazmur: 31:20.21.22.23.24; R:25; O Pekan IV; PEKAN BIASA IV (H); Pfak St.Blasius, UskMrt; Pfak St.Ansgarius; Usk;

Ibr 11:32
Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,

Ibr 11:33
yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,

Ibr 11:34
memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.

Ibr 11:35
Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.

Ibr 11:36
Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.

Ibr 11:37
Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.

Ibr 11:38
Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.

Ibr 11:39
Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.

Ibr 11:40
Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

.

Mzm 31:20
(31-21) Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah.

Mzm 31:21
(31-22) Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!

Mzm 31:22
(31-23) Aku menyangka dalam kebingunganku: “Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu.” Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong.

Mzm 31:23
(31-24) Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.

Mzm 31:24
(31-25) Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!

.

Mrk 5:1
Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.

Mrk 5:2
Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.

Mrk 5:3
Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,

Mrk 5:4
karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.

Mrk 5:5
Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.

Mrk 5:6
Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,

Mrk 5:7
dan dengan keras ia berteriak: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!”

Mrk 5:8
Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: “Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!”

Mrk 5:9
Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: “Siapa namamu?” Jawabnya: “Namaku Legion, karena kami banyak.”

Mrk 5:10
Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Februari 2025

Mrk 5:11
Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan,

Mrk 5:12
lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: “Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!”

Mrk 5:13
Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.

Mrk 5:14
Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi.

Mrk 5:15
Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.

Mrk 5:16
Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu.

Mrk 5:17
Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

Mrk 5:18
Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia.

Mrk 5:19
Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: “Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!”

Mrk 5:20
Orang itupun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.

.

Rm 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Rm 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Rm 12:3
Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.

Rm 12:4
Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,

Rm 12:5
demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.

Rm 12:6
Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.

Rm 12:7
Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar;

Rm 12:8
jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; juga siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Rm 12:9
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

Rm 12:10
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.

Rm 12:11
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 3 Februari 2025

Rm 12:12
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Rm 12:13
Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!

Rm 12:14
Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!

Rm 12:15
Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

Rm 12:16
Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

Rm 12:17
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!

Rm 12:18
Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!

Rm 12:19
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Rm 12:20
Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.

Rm 12:21
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

.

renungan harian hari ini

Saya belajar dari seseorang tentang ilmu kepasrahan. Kepasrahan bukan bersifat pasif dan menunggu. Kepasrahan adalah keberanian orang untuk mengosongkan diri dan membiarkan kuasa Tuhan bekerja dalam diri kita. Kuasa Tuhan memberikan daya kepada kita dan daya itu menjadi kekuatan kita untuk melewati suka duka dalam kehidupan ini.

Kita lihat dalam bacaan Injil, kuasa Tuhan bekerja secara dahsyat mengusir kuasa jahat yang bernama legion (berarti banyak/keroyokan). Bagaimana kekuatan kuasa jahat juga ditampakkan sangat kuat? Tidak ada orang yang sanggup lagi mengikat orang yang kerasukan itu.

Namun, di hadapan kuasa Tuhan, mereka bertekuk lutut dan pergi meninggalkan orang yang dirasukinya. Semuanya karena kekuatan kuasa Tuhan. Kekuatan Tuhan inilah yang menjiwai setiap orang beriman menjadi kuat dalam menghadapi hinaan dan penderitaan di dunia ini.

Kadang kala apa yang terjadi dalam kehidupan ini banyak yang menyesakkan dada dan membuat air mata terjatuh di pelupuk. Namun demikian, orang yang memiliki relasi personal dengan Allah akan mendapatkan kekuatan untuk melewati semuanya itu. Sebab, Allah telat menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita. Marilah kita selalu pasrah dan membiarkan kekuatan Tuhan bekerja dalam hidup kita.

.

Allah Bapa Maha Kasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh kerinduan dan harapan. Engkau adalah sumber kehidupan dan kekuatan bagi kami, yang menopang kami dalam setiap langkah perjalanan hidup ini.

Hari ini, kami belajar untuk memahami makna kepasrahan sejati, bukan sebagai kelemahan atau ketidakberdayaan, tetapi sebagai keberanian untuk menyerahkan diri sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Ajarlah kami, ya Tuhan, untuk mengosongkan diri dari ego, ketakutan, dan kekhawatiran, agar kuasa-Mu bekerja dalam hidup kami.

Kami percaya bahwa Engkau adalah Allah yang berkuasa atas segala sesuatu. Tidak ada kuasa jahat yang dapat bertahan di hadapan-Mu. Seperti dalam Injil, Engkau mengusir roh-roh jahat dan membebaskan orang yang terbelenggu, demikian pula kami mohon agar Engkau membebaskan kami dari segala belenggu dosa, kecemasan, dan ketidakpercayaan.

Tuhan, dalam hidup ini kami sering menghadapi penderitaan, hinaan, dan air mata yang menguji iman kami. Namun, kami percaya bahwa bersama-Mu, kami akan memperoleh kekuatan untuk menghadapi segala tantangan. Engkau telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kami, dan kami ingin tetap teguh dalam pengharapan kepada-Mu.

Bimbinglah kami agar semakin percaya dan pasrah kepada-Mu, bukan dalam kepasifan, tetapi dalam keyakinan bahwa kuasa-Mu bekerja dalam diri kami. Jadikanlah kami pribadi yang kuat dalam iman, sabar dalam penderitaan, dan penuh kasih dalam setiap langkah hidup kami.

Kami serahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu, ya Tuhan. Biarlah kehendak-Mu yang terjadi dalam hidup kami, sebab kami percaya bahwa rancangan-Mu selalu baik dan penuh kasih. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa dan berserah. Amin.

.

Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal, Engkaulah andalan dan kekuatan kami. Tak ada satu pun yang mampu melawan kuasa-Mu. Semoga kami mau datang untuk menimba kekuatan dari-Mu, dan bukan dari dunia ini yang sering kali justru menyesatkan kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2025, Bacaan Injil Lukas 2:22-40 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Mal. 3:1-4; Mazmur: 24:7.8.9,10: R:10b; Bacaan II: Ibr. 2:14-18; PEKAN BIASA IV; Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah (P);

Mal 3:1
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Mal 3:2
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.

Mal 3:3
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.

Mal 3:4
Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.

.

Mzm 24:7
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:8
“Siapakah itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!”

Mzm 24:9
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:10
“Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!”

.

Ibr 2:14
Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

Ibr 2:15
dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

Ibr 2:16
Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.

Ibr 2:17
Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

Ibr 2:18
Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

.

Luk 2:22
Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,

Luk 2:23
seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah”,

Luk 2:24
dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.

Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,

Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.

Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,

Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:

Luk 2:29
“Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,

Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,

Luk 2:31
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 2 Februari 2025

Luk 2:32
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.”

Luk 2:33
Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia.

Luk 2:34
Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan

Luk 2:35
?dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri?,supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.”

Luk 2:36
Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya,

Luk 2:37
dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.

Luk 2:38
Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.

Luk 2:39
Dan setelah selesai semua yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan, kembalilah mereka ke kota kediamannya, yaitu kota Nazaret di Galilea.

Luk 2:40
Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.

.

Kel 13:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

Kel 13:2
“Kuduskanlah bagi-Ku semua anak sulung, semua yang lahir terdahulu dari kandungan pada orang Israel, baik pada manusia maupun pada hewan; Akulah yang empunya mereka.”

Kel 13:3
Lalu berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Peringatilah hari ini, sebab pada hari ini kamu keluar dari Mesir, dari rumah perbudakan; karena dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN telah membawa kamu keluar dari sana. Sebab itu tidak boleh dimakan sesuatupun yang beragi.

Kel 13:11
Apabila engkau telah dibawa TUHAN ke negeri orang Kanaan, seperti yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dan negeri itu telah diberikan-Nya kepadamu,

Kel 13:12
maka haruslah kaupersembahkan bagi TUHAN segala yang lahir terdahulu dari kandungan; juga setiap kali ada hewan yang kaupunyai beranak pertama kali, anak jantan yang sulung adalah bagi TUHAN.

Kel 13:13
Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

Kel 13:14
Dan apabila anakmu akan bertanya kepadamu di kemudian hari: Apakah artinya itu? maka haruslah engkau berkata kepadanya: Dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN telah membawa kita keluar dari Mesir, dari rumah perbudakan.

Kel 13:15
Sebab ketika Firaun dengan tegar menolak untuk membiarkan kita pergi, maka TUHAN membunuh semua anak sulung di tanah Mesir, dari anak sulung manusia sampai anak sulung hewan. Itulah sebabnya maka aku biasa mempersembahkan kepada TUHAN segala binatang jantan yang lahir terdahulu dari kandungan, sedang semua anak sulung di antara anak-anakku lelaki kutebus.

Kel 13:16
Hal itu harus menjadi tanda pada tanganmu dan menjadi lambang di dahimu, sebab dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN membawa kita keluar dari Mesir.”

.

renungan harian hari ini

Ada orang-orang di luar Komunitas Katolik yang kagum dengan cara hidup para pastor dan biarawan-biarawati. Mereka mengungkapkan kekaguman dengan mengatakan, “di luar manusiawi, mereka bisa mempersembahkan hidup secara totalitas untuk Tuhan.”

Hal ini dihidupi karena terpesona akan kehadiran dan cinta Tuhan Yesus kepada manusia. Cinta-Nya yang dipersembahkan untuk menyelamatkan dunia.

Dalam bacaan pertama dari kitab Maleakhi dinubuatkan, “Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Tuhan hadir ke Bait Allah untuk memurnikan dan menyucikan.

Menyucikan para imamnya seperti menyucikan emas dan perak agar para imam menjadi orang-orang yang mempersembahkan kurban yang benar kepada Tuhan. Mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan. Tuhan hadir dan masuk untuk membersihkan dan menyucikan.

Nubuat Maleakhi ini mendapatkan penggenapannya pada pesta yang kita rayakan hari ini, yaitu Pesta Tuhan Yesus dipersembahkan di Bait Allah. Kehadiran Tuhan yang memurnikan dan menyucikan disambut dengan sukacita oleh dua pribadi yang sudah lama menanti- Nya.

Simeon, seorang yang benar, saleh, Roh Kudus ada di atasnya dan Hana seorang nabiah, ia tidak pernah meninggalkan bait Allah, siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Orang-orang saleh ini menerima Tuhan dengan sukacita karena waktunya sudah tergenapi.

Mesias hadir untuk memurnikan, menyucikan, dan membebaskan. Orang-orang saleh ini berada dalam kedamaian dan sukacita. Bahkan Simeon mengatakan, “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sesuai dengan firman-Mu.” Simeon dan Hana sudah berjumpa dengan apa yang sudah lama mereka nantikan dan rindukan, yaitu Mesias.

Pada pesta ini, kita semua diajak mengalami Tuhan yang hadir, memurnikan, memperbarui, dan memberi pembebasan. Membalas cinta Tuhan yang hadir juga dengan selalu memperbarui diri dan keluarga.

Mari kita meneladan keluarga kudus di Nazaret bersama Santo Yosep dan Bunda Maria. Mereka adalah keluarga yang saleh, yang selalu mendengar dan melaksanakan sabda Allah sehingga mereka mempersembahkan yang terbaik bagi Allah, yaitu Putra-Nya yang sulung. Sulung artinya yang pertama, utama, dan berharga.

Selain itu, menjadi pribadi dan keluarga yang taat dalam hidup menggereja dan bermasyarakat seperti keluarga kudus Nazareth yang taat menjalankan apa yang tertulis dalam Taurat Musa. Menjadi taat, saleh dan mempersembahkan diri yang terbaik bagi Allah itulah kehadiran Tuhan yang memperbarui, menyucikan kita dan keluarga kita.

.

Allah Bapa Mahakudus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati penuh syukur karena Engkau senantiasa hadir di tengah-tengah kami, memurnikan, menyucikan, dan memperbarui hidup kami. Engkau adalah Tuhan yang setia, yang selalu menyertai umat-Mu di sepanjang sejarah keselamatan.

Pada hari ini, kami mengenang bagaimana Putra-Mu, Tuhan Yesus Kristus, dipersembahkan di Bait Allah, menjadi tanda kasih yang sempurna bagi dunia. Seperti Simeon dan Hana yang dengan penuh sukacita menyambut kehadiran Mesias, kami pun rindu mengalami pembaruan rohani dalam hidup kami.

Tuhan Yesus, Engkau datang untuk memurnikan hati kami seperti emas dan perak yang dimurnikan dalam api. Kami mohon, sucikanlah kami dari segala keegoisan, keduniawian, dan sikap yang menjauhkan kami dari kasih-Mu. Jadikanlah kami pribadi yang selalu mempersembahkan yang terbaik bagi-Mu—hati yang tulus, iman yang kokoh, dan hidup yang senantiasa berkenan di hadapan-Mu.

Bimbinglah kami agar mampu meneladan keluarga kudus di Nazaret, yang hidup dalam kesalehan, ketaatan, dan kasih yang mendalam kepada-Mu. Semoga setiap keluarga di tengah umat-Mu menjadi tempat di mana iman bertumbuh, kasih bersemi, dan harapan terus dinyalakan.

Kami juga berdoa bagi para imam, biarawan, dan biarawati yang telah mempersembahkan hidup mereka sepenuhnya bagi pelayanan-Mu. Kuatkanlah mereka dalam panggilan suci ini, agar mereka terus menjadi tanda nyata kehadiran-Mu di dunia ini.

Ya Bapa, kami menyerahkan diri kami dan keluarga kami ke dalam tangan-Mu. Hadirlah dalam hidup kami, sucikanlah kami dengan kasih-Mu, dan jadikanlah kami saksi-saksi yang setia dalam mewartakan kebaikan-Mu kepada dunia. Amin.

.

Allah Yang Maha Baik, Engkau mengutus Putra-Mu ke dunia untuk membebaskan kami dari berbagai belenggu kehidupan. Semoga kami setia dan taat mengikuti jalan yang la tunjukkan kepada kami agar kami beroleh damai sejahtera dalam nama-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 1 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 4:35-41 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 11: 1-2,8-19; Mazmur: Luk. 1:69-70,71-72,73-75, R: lih. 68; PEKAN BIASA III (H) Hari Sabtu Imam; Sta.Brigida; St.Severus; B.Marie Anne dan Odile;

Ibr 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Ibr 11:2
Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.

Ibr 11:8
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Ibr 11:9
Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.

Ibr 11:10
Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.

Ibr 11:11
Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.

Ibr 11:12
Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 1 Februari 2025

Ibr 11:13
Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.

Ibr 11:14
Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air.

Ibr 11:15
Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.

Ibr 11:16
Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

Ibr 11:17
Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,

Ibr 11:18
walaupun kepadanya telah dikatakan: “Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.”

Ibr 11:19
Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.

.

Luk 1:69
Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,

Luk 1:70
?seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus?

Luk 1:71
untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,

Luk 1:72
untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,

Luk 1:73
yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,

Luk 1:74
supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,

Luk 1:75
dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.

.

Mrk 4:35
Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: “Marilah kita bertolak ke seberang.”

Mrk 4:36
Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.

Mrk 4:37
Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.

Mrk 4:38
Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?”

Mrk 4:39
Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.

Mrk 4:40
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?”

Mrk 4:41
Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?”

.

Rm 11:13
Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku,

Rm 11:14
yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.

Rm 11:15
Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati?

Rm 11:16
Jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus.

Rm 11:17
Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,

Rm 11:18
janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.

Rm 11:19
Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.

Rm 11:20
Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!

Rm 11:21
Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.

Rm 11:22
Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.

Rm 11:23
Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.

Rm 11:24
Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.

.

renungan harian hari ini

Sebuah rumah akan kuat kalau dibangun di atas dasar fondasi yang kuat, demikian juga hidup manusia akan kuat kalau didasari dengan relasi personal yang dalam dan kuat dengan Allah. Iman adalah relasi personal dengan Allah.

Orang menjadi takut, gelisah, stres karena orang kurang percaya akan kuasa Tuhan yang mendampingi. Pertanyaan Tuhan Yesus kepada para murid yang khawatir, ketakutan karena ombak yang dahsyat:

“Mengapa kamu ketakutan? Belumkah kamu percaya?” mengingatkan kita akan relasi personal kita dengan Tuhan Yesus.

Dalam bacaan pertama dari surat kepada orang lbrani juga memberikan penekanan kepada setiap orang untuk belajar dari iman Abraham dan Sara. Banyak peristiwa yang mereka alami dalam hidup mulai dari Sara belum mempunyai anak hingga hari tuanya sampai Abraham diminta untuk mengurbankan Ishak.

Apakah mereka takut atau khawatir? Karena taat, Abraham tidak takut mengurbankan anaknya. Ketidaktakutan ini karena relasi personal mereka dengan Allah. Marilah kita selalu menjaga, memperdalam relasi personal kita dengan Tuhan Yesus sebagai fondasi hidup kita dan pada hari imam ini kita juga berdoa untuk semua imam agar kuat dan setia dalam hidup dan pelayanan mereka.

.

Allah Bapa Mahakuasa, kami datang ke hadirat-Mu dengan penuh syukur dan kerinduan untuk semakin memperdalam iman kami kepada-Mu. Engkaulah dasar yang kokoh bagi hidup kami, Engkau adalah fondasi yang tak tergoyahkan dalam setiap badai kehidupan. Namun, sering kali kami masih mudah merasa takut, gelisah, dan ragu akan penyertaan-Mu.

Engkau bertanya kepada para murid yang ketakutan di tengah badai, “Mengapa kamu ketakutan? Belumkah kamu percaya?” Pertanyaan-Mu itu juga Engkau tujukan kepada kami hari ini. Ampunilah kami yang sering lemah dalam iman, yang lebih mudah melihat besarnya badai daripada kuasa-Mu yang lebih besar dari segalanya. Kami mohon, ya Tuhan, teguhkan iman kami seperti iman Abraham dan Sara, yang tetap percaya meskipun harus menghadapi banyak tantangan dan ujian hidup.

Hadirlah Roh Kudus-Mu dalam keseharian hidup kami, penuhilah hati kami dengan keberanian untuk percaya sepenuhnya kepada penyelenggaraan ilahi. Ajarlah kami untuk tetap setia dan taat, meskipun keadaan di sekitar kami penuh dengan ketidakpastian. Biarlah relasi kami dengan Tuhan semakin mendalam, sehingga kami memiliki fondasi hidup yang kuat dalam menghadapi segala tantangan.

Kami juga berdoa secara khusus bagi para imam-Mu, ya Tuhan. Berkatilah mereka dengan keteguhan hati, kesetiaan dalam panggilan, dan kasih yang selalu menyala dalam pelayanan mereka. Jadikanlah mereka gembala yang berhati seperti Kristus, yang selalu membimbing umat-Mu dengan kelembutan dan kebenaran.

Ya Bapa, kami menyerahkan hidup kami sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Kami percaya bahwa Engkau selalu menyertai kami, dan di dalam-Mu kami menemukan kekuatan sejati. Amin.

.

Allah Yang Maha Kuasa, teguhkan dan kuatkanlah iman kami agar kami tidak goyah tatkala kami menghadapi badai dan topan dalam hidup ini. Semoga kami selalu mengandalkan Engkau, bukan kekuatan kami sendiri atau dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 31 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 31 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 31 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 4:26-34 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 10:32-39; Mazmur: 37:3-4,5-6,23-24,39-40; R:39a; PEKAN BIASA III; Pw St.Yohanes Bosco, Im (P);

Ibr 10:32
Ingatlah akan masa yang lalu. Sesudah kamu menerima terang, kamu banyak menderita oleh karena kamu bertahan dalam perjuangan yang berat,

Ibr 10:33
baik waktu kamu dijadikan tontonan oleh cercaan dan penderitaan, maupun waktu kamu mengambil bagian dalam penderitaan mereka yang diperlakukan sedemikian.

Ibr 10:34
Memang kamu telah turut mengambil bagian dalam penderitaan orang-orang hukuman dan ketika harta kamu dirampas, kamu menerima hal itu dengan sukacita, sebab kamu tahu, bahwa kamu memiliki harta yang lebih baik dan yang lebih menetap sifatnya.

Ibr 10:35
Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.

Ibr 10:36
Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

Ibr 10:37
“Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.

Ibr 10:38
Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”

Ibr 10:39
Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.

.

Mzm 37:3
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,

Mzm 37:4
dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Mzm 37:5
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Mzm 37:6
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

Mzm 37:23
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;

Mzm 37:24
apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Mzm 37:39
Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;

Mzm 37:40
TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

.

Mrk 4:26
Lalu kata Yesus: “Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah,

Mrk 4:27
lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.

Mrk 4:28
Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.

Mrk 4:29
Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.”

Mrk 4:30
Kata-Nya lagi: “Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?

Mrk 4:31
Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.

Mrk 4:32
Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.”

Mrk 4:33
Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka,

Mrk 4:34
dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.

.

Rm 11:1
Maka aku bertanya: Adakah Allah mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin.

Rm 11:2
Allah tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya. Ataukah kamu tidak tahu, apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Elia, waktu ia mengadukan Israel kepada Allah:

Rm 11:3
“Tuhan, nabi-nabi-Mu telah mereka bunuh, mezbah-mezbah-Mu telah mereka runtuhkan; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku.”

Rm 11:4
Tetapi bagaimanakah firman Allah kepadanya? “Aku masih meninggalkan tujuh ribu orang bagi-Ku, yang tidak pernah sujud menyembah Baal.”

Rm 11:5
Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia.

Rm 11:6
Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

Rm 11:7
Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya,

Rm 11:8
seperti ada tertulis: “Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini.”

Rm 11:9
Dan Daud berkata: “Biarlah jamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, penyesatan dan pembalasan bagi mereka.

Rm 11:10
Dan biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat, dan buatlah punggung mereka terus-menerus membungkuk.”

Rm 11:11
Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.

Rm 11:12
Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka.

.

renungan harian hari ini

Kita sering mendengar ungkapan bahwa kaum muda dan remaja serta anak-anak adalah harapan Gereja, nusa dan bangsa kita. Namun, siapa yang sungguh peduli kepada mereka? Atau apakah mereka juga peduli terhadap diri mereka sendiri sebagai harapan masa depan?

Santo Yohanes Bosco yang kita kenangkan hari ini adalah rasul kaum muda. Dia percaya bahwa kaum muda benar-benar membawa harapan bagi segalanya. Sebab itu, prinsipnya adalah “biarkanlah kaum muda itu tidak hanya mendengar bahwa dirinya dicintai tetapi dia harus mengalami bahwa dirinya memang dicintai.”

Cita-cita dan perjuangan Santo Yohanes Bosco membuka wawasan kita untuk memahami Injil hari ini. Kerajaan Allah itu ada dan terus berkembang. Ibarat seorang yang menaburkan benih, selanjutnya benih itu akan bertunas dan kemudian terus berkembang hingga besar dan berbuah.

Tunas itu akan menghasilkan buah tepat pada waktunya. Semuanya sudah direncanakan Tuhan sendiri. Apakah orang yang menabur menyadarinya? Ternyata semuanya berasal dari kuasa Tuhan.

Hal yang sama terjadi pada biji sesawi yang memang merupakan biji yang kecil. Namun, biji sesawi akan bertumbuh menjadi pohon yang besar bahkan burung-burung dapat bersarang dalam naungannya.

Apakah semuanya ini berjalan baik-baik saja? Tentu saja tidak. Kaum muda, remaja dan anak-anak memiliki tantangan serta penderitaan tersendiri. Demikian juga Kerajaan Allah mendapat kesulitan di pihak manusia sendiri yang menutup dirinya.

Pesan istimewa dari penulis surat kepada Umat Ibrani: “Kalian telah menderita banyak. Sebab itu, janganlah melepaskan kepercayaanmu” (lbr. 10:32). Apakah kita menyadari Kerajaan Allah di dalam hidup kita?

.

Allah Bapa Mahakasih, kami mengucap terima kasih atas anugerah hidup dan harapan yang Engkau titipkan kepada kami, terutama melalui kaum muda, remaja, dan anak-anak yang menjadi masa depan Gereja, bangsa, dan dunia. Kami memohon kepada-Mu, ya Bapa, agar Engkau mencurahkan rahmat-Mu kepada mereka, agar mereka senantiasa merasa dicintai dan mampu menumbuhkan kepercayaan diri dalam panggilan hidup mereka.

Engkau yang mengajarkan kami tentang Kerajaan Allah yang bertumbuh seperti benih kecil yang terus berkembang hingga menghasilkan buah yang melimpah. Kami mohon, bantulah kami semua untuk menyadari kehadiran Kerajaan-Mu di tengah kehidupan kami. Ajarilah kami untuk setia menaburkan benih kebaikan, harapan, dan kasih kepada kaum muda yang sering menghadapi tantangan dan kesulitan.

Berikanlah kepada kaum muda keberanian untuk menghadapi setiap tantangan hidup mereka. Limpahkanlah pengertian kepada kami, orang-orang dewasa, agar kami mampu mendampingi mereka dengan kasih yang tulus, seperti Santo Yohanes Bosco yang setia menunjukkan cinta kepada kaum muda. Jadikanlah kami teladan dalam iman, harapan, dan kasih, sehingga mereka dapat melihat kehadiran-Mu melalui hidup kami.

Kami percaya bahwa setiap benih yang ditaburkan oleh kasih-Mu akan bertumbuh sesuai rencana-Mu, meskipun kami sering tidak memahaminya. Teguhkanlah iman kami, ya Bapa, agar kami tidak melepaskan kepercayaan kami kepada-Mu, meskipun menghadapi berbagai penderitaan dan tantangan.

Kami menyerahkan kaum muda, remaja, dan anak-anak ke dalam perlindungan-Mu. Jadikanlah mereka tunas-tunas Kerajaan-Mu yang bertumbuh dalam naungan kasih-Mu dan membawa kebaikan bagi dunia ini. Amin.

.

Ya Tuhan, sadarkanlah kami akan indahnya Kerajaan-Mu, sehingga kami pun turut serta menjadi saksi Kerajaan-Mu di dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page