Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 8:22-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 8:6-13.20-22; Mazmur: 116:12-13.14-15.18-2025; R:17a; PEKAN BIASA VI (H); St.Marselus; St.Konradus dr Piacenza;

Kej 8:6
Sesudah lewat empat puluh hari, maka Nuh membuka tingkap yang dibuatnya pada bahtera itu.

Kej 8:7
Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang pulang pergi, sampai air itu menjadi kering dari atas bumi.

Kej 8:8
Kemudian dilepaskannya seekor burung merpati untuk melihat, apakah air itu telah berkurang dari muka bumi.

Kej 8:9
Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan pulanglah ia kembali mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, karena di seluruh bumi masih ada air; lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan dibawanya masuk ke dalam bahtera.

Kej 8:10
Ia menunggu tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya pula burung merpati itu dari bahtera;

Kej 8:11
menjelang waktu senja pulanglah burung merpati itu mendapatkan Nuh, dan pada paruhnya dibawanya sehelai daun zaitun yang segar. Dari situlah diketahui Nuh, bahwa air itu telah berkurang dari atas bumi.

Kej 8:12
Selanjutnya ditunggunya pula tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya burung merpati itu, tetapi burung itu tidak kembali lagi kepadanya.

Kej 8:13
Dalam tahun keenam ratus satu, dalam bulan pertama, pada tanggal satu bulan itu, sudahlah kering air itu dari atas bumi; kemudian Nuh membuka tutup bahtera itu dan melihat-lihat; ternyatalah muka bumi sudah mulai kering.

Kej 8:20
Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.

Kej 8:21
Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.

Kej 8:22
Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur

.

Mzm 116:12
Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?

Mzm 116:13
Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN,

Mzm 116:14
akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya.

Mzm 116:15
Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.

Mzm 116:18
akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya,

Mzm 116:19
di pelataran rumah TUHAN, di tengah-tengahmu, ya Yerusalem! Haleluya!

.

Mrk 8:22
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia.

Mrk 8:23
Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?”

Mrk 8:24
Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: “Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.”

Mrk 8:25
Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.

Mrk 8:26
Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: “Jangan masuk ke kampung!”

.

1Kor 8:1
Tentang daging persembahan berhala kita tahu: “kita semua mempunyai pengetahuan.” Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun.

1Kor 8:2
Jika ada seorang menyangka, bahwa ia mempunyai sesuatu “pengetahuan”, maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya.

1Kor 8:3
Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.

1Kor 8:4
Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: “tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa.”

1Kor 8:5
Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “allah”, baik di sorga, maupun di bumi?dan memang benar ada banyak “allah” dan banyak “tuhan” yang demikian?

1Kor 8:6
namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

1Kor 8:7
Tetapi bukan semua orang yang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang, yang karena masih terus terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging persembahan berhala. Dan oleh karena hati nurani mereka lemah, hati nurani mereka itu dinodai olehnya.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Februari 2025

1Kor 8:8
“Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah. Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan.”

1Kor 8:9
Tetapi jagalah, supaya kebebasanmu ini jangan menjadi batu sandungan bagi mereka yang lemah.

1Kor 8:10
Karena apabila orang melihat engkau yang mempunyai “pengetahuan”, sedang duduk makan di dalam kuil berhala, bukankah orang yang lemah hati nuraninya itu dikuatkan untuk makan daging persembahan berhala?

1Kor 8:11
Dengan jalan demikian orang yang lemah, yaitu saudaramu, yang untuknya Kristus telah mati, menjadi binasa karena “pengetahuan” mu.

1Kor 8:12
Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudaramu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakekatnya berdosa terhadap Kristus.

1Kor 8:13
Karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku.

.

renungan harian hari ini

Air bah menghancurkan dan mematikan segala sesuatu yang hidup di muka bumi ini pada waktu zaman Nuh. Kerusakan yang dihasilkan air bah sungguh dahsyat dan menenggelamkan apa saja. Nuh dan keluarganya selamat dari air bah tersebut. Nuh memiliki pengalaman personal dengan Allah yang menyelamatkannya.

Tuhan Yesus adalah sumber air kehidupan bukanlah air kematian. Kita belajar dari orang buta yang dibawa oleh beberapa orang kepada kepada Tuhan Yesus supaya Tuhan menjamahnya. Tuhan menggandeng tangan orang itu ke luar kampung. Hanya Tuhan Yesus dan orang tersebut di luar kampung. Tuhan Yesus menghendaki orang itu mengalami keselamatan dari Tuhan secara personal. Disembuhkannya orang itu dan akhirnya bisa melihat yaitu melihat wajah Tuhan.

Tuhan Yesus, Sang Sumber air kehidupan juga selalu mengalirkan kasihnya kepada kita melalui pengalaman-pengalaman personal. Mata batin kita selalu diajak untuk melihat dan merasakannya. Marilah kita melihat betapa indahnya kasih Allah yang tidak pernah meninggalkan, kita bisa selalu melewati kehidupan ini dengan sukacita.

.

Bapa Mahakasih, Engkau adalah Tuhan yang setia, yang selalu menjaga dan menyelamatkan umat-Mu. Ketika air bah menghancurkan bumi, Engkau menyelamatkan Nuh dan keluarganya, menunjukkan bahwa kasih dan rencana keselamatan-Mu tetap ada bagi mereka yang setia kepada-Mu. Kami percaya, Tuhan, bahwa dalam setiap badai kehidupan, Engkau tetap hadir dan tidak pernah meninggalkan kami.

Engkau adalah sumber air kehidupan, bukan air yang membawa kehancuran, tetapi air yang menyegarkan, menyembuhkan, dan menghidupkan kembali jiwa kami. Seperti Engkau memegang tangan orang buta dan membawanya keluar kampung untuk disembuhkan, Engkau juga ingin setiap dari kami mengalami kasih-Mu secara pribadi. Engkau menyentuh hati kami, membuka mata batin kami, agar kami dapat melihat wajah-Mu dalam setiap peristiwa kehidupan.

Bimbinglah kami, ya Tuhan, agar kami selalu sadar akan kehadiran-Mu dalam hidup kami. Ajarkan kami untuk selalu percaya bahwa kasih-Mu tidak pernah surut, bahkan ketika kami menghadapi kesulitan dan penderitaan. Bukalah mata hati kami, seperti Engkau membuka mata orang buta, agar kami mampu melihat dengan jelas keindahan rencana-Mu dan berjalan dalam terang kasih-Mu.

Jadikanlah kami aliran kasih dan berkat bagi sesama, seperti air kehidupan yang mengalir tanpa henti. Semoga setiap langkah kami selalu dipimpin oleh cinta dan pengharapan kepada-Mu. Kami bersyukur atas segala penyertaan-Mu, atas setiap pengalaman hidup yang mengajarkan kami untuk semakin dekat dengan-Mu. Amin.

.

Allah Yang Maha Tinggi dan penuh kemuliaan, terangilah kegelapan hati kami dan berilah kami iman yang teguh serta kasih yang sempurna. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 18 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 18 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 8:14-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 6:5-8; 7:1-5.10; Mazmur: 29:1a.2.3ac-4.3b.9b-10; R: 11b; PEKAN BIASA VI (H); St.Flaviarus; St.Regis; B.Fransiskus Regis Clet;

Kej 6:5
Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

Kej 6:6
maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.

Kej 6:7
Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.”

Kej 6:8
Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Kej 7:1
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini.

Kej 7:2
Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betinanya;

Kej 7:3
juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina, supaya terpelihara hidup keturunannya di seluruh bumi.

Kej 7:4
Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu.”

Kej 7:5
Lalu Nuh melakukan segala yang diperintahkan TUHAN kepadanya.

Kej 7:10
Setelah tujuh hari datanglah air bah meliputi bumi.

.

Mzm 29:1
Mazmur Daud. Kepada TUHAN, hai penghuni sorgawi, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

Mzm 29:2
Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!

Mzm 29:3
Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar.

Mzm 29:4
Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak.

Mzm 29:3
Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar.

Mzm 29:9
Suara TUHAN membuat beranak rusa betina yang mengandung, bahkan, hutan digundulinya; dan di dalam bait-Nya setiap orang berseru: “Hormat!”

Mzm 29:10
TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.

.

Mrk 8:14
Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.

Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”

Mrk 8:16
Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti.”

Mrk 8:17
Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?

Mrk 8:18
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,

Mrk 8:19
pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul.”

Mrk 8:20
“Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.”

Mrk 8:21
Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”

.

1Kor 7:25
Sekarang tentang para gadis. Untuk mereka aku tidak mendapat perintah dari Tuhan. Tetapi aku memberikan pendapatku sebagai seorang yang dapat dipercayai karena rahmat yang diterimanya dari Allah.

1Kor 7:26
Aku berpendapat, bahwa, mengingat waktu darurat sekarang, adalah baik bagi manusia untuk tetap dalam keadaannya.

1Kor 7:27
Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seorang!

1Kor 7:28
Tetapi, kalau engkau kawin, engkau tidak berdosa. Dan kalau seorang gadis kawin, ia tidak berbuat dosa. Tetapi orang-orang yang demikian akan ditimpa kesusahan badani dan aku mau menghindarkan kamu dari kesusahan itu.

1Kor 7:29
Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri;

1Kor 7:30
dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; juga orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli;

1Kor 7:31
pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.

1Kor 7:32
Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 18 Februari 2025

1Kor 7:33
Orang yang beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan isterinya,

1Kor 7:34
dan dengan demikian perhatiannya terbagi-bagi. Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatian mereka pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus. Tetapi perempuan yang bersuami memusatkan perhatiannya pada perkara duniawi, bagaimana ia dapat menyenangkan suaminya.

1Kor 7:35
Semuanya ini kukatakan untuk kepentingan kamu sendiri, bukan untuk menghalang-halangi kamu dalam kebebasan kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu melakukan apa yang benar dan baik, dan melayani Tuhan tanpa gangguan.

1Kor 7:36
Tetapi jikalau seorang menyangka, bahwa ia tidak berlaku wajar terhadap gadisnya, jika gadisnya itu telah bertambah tua dan ia benar-benar merasa, bahwa mereka harus kawin, baiklah mereka kawin, kalau ia menghendakinya. Hal itu bukan dosa.

1Kor 7:37
Tetapi kalau ada seorang, yang tidak dipaksa untuk berbuat demikian, benar-benar yakin dalam hatinya dan benar-benar menguasai kemauannya, telah mengambil keputusan untuk tidak kawin dengan gadisnya, ia berbuat baik.

1Kor 7:38
Jadi orang yang kawin dengan gadisnya berbuat baik, dan orang yang tidak kawin dengan gadisnya berbuat lebih baik.

1Kor 7:39
Isteri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah meninggal, ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya, asal orang itu adalah seorang yang percaya.

1Kor 7:40
Tetapi menurut pendapatku, ia lebih berbahagia, kalau ia tetap tinggal dalam keadaannya. Dan aku berpendapat, bahwa aku juga mempunyai Roh Allah.

.

renungan harian hari ini

Sejak awal kisah penciptaan, Tuhan sudah melihat bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Kejahatan ini terus berlanjut dengan berbagai macam bentuknya.

Muncullah bencana besar, yaitu air bah karena kejahatan manusia yang tiada henti dan makin besar. Hanya Nabi Nuh-lah yang mendapat kasih karunia Tuhan. Nabi Nuh siap dan waspada dengan mendengarkan dan melakukan apa yang diperintahkan Tuhan. Nuh dengan menggunakan bahtera bisa selamat dari air bah yang menghantam bumi.

Berjaga dan waspada juga selalu ditekankan oleh Tuhan Yesus. “Hati-hati dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Sikap berjaga-jaga dan waspada selalu ditanamkan oleh Tuhan khususnva berhubungan dengan pengaruh-pengaruh kejahatan, kelicikan yang beraneka macam rupanya.

Dengan kelicikannya sekelompok orang Farisi sering kali mau menjerat Tuhan Yesus supaya dapat dipersalahkan. Orang Farisilah yang selalu minta tanda dari surga supaya runtuhlah kepercayaan orang-orang yang mengikuti Tuhan Yesus.

Pada saat ini banyak sekali rupa-rupa kejahatan yang mengahancurkan sendi-sendi kehidupan. Karena kerakusan manusia rusaklah alam semesta ini. Marilah kita selalu waspada dan berjaga-jaga supaya dalam hidup ini kita tetap hidup berlandaskan etika dan moral.

.

Bapa yang Maha Kudus, sejak awal Engkau telah melihat kecenderungan kami yang sering jatuh dalam dosa dan kejahatan. Keinginan kami yang tidak terkendali, kerakusan yang merusak, serta tipu daya yang membutakan, semuanya menjauhkan kami dari kasih dan kebenaran-Mu. Namun, seperti Engkau memberikan kasih karunia kepada Nuh di tengah dunia yang penuh kejahatan, kami percaya bahwa kasih-Mu tetap menyertai kami, umat-Mu yang rindu akan keselamatan.

Engkau telah mengingatkan kami untuk selalu berjaga dan waspada terhadap pengaruh kejahatan yang begitu licik menyusup dalam kehidupan. Dunia saat ini penuh dengan tipu daya, godaan materi, kesombongan, dan ketidakpedulian terhadap sesama serta alam ciptaan-Mu. Sering kali kami terlena dan tidak sadar bahwa hati kami mulai dikuasai oleh “ragi orang Farisi” yang penuh kemunafikan dan kepentingan diri sendiri.

Sebagai umat-Mu, kami ingin tetap setia berpegang pada kebenaran-Mu. Ajarilah kami untuk senantiasa hidup dalam kesadaran rohani, agar tidak terjerumus ke dalam arus dunia yang menjauhkan kami dari kasih-Mu. Berikanlah kami kebijaksanaan seperti Nuh, yang selalu siap dan waspada untuk mendengarkan dan melakukan kehendak-Mu.

Dalam dunia yang semakin rusak oleh kejahatan dan kerakusan, mampukanlah kami untuk tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan etika yang Kau tanamkan. Jadikanlah kami saksi kebaikan dan pembawa damai di tengah masyarakat. Semoga hidup kami selalu mencerminkan kasih dan keadilan-Mu. Amin.

.

Tuhan yang kami sembah dan muliakan. Engkau selalu mengingatkan kami untuk waspada dan berjaga-jaga. Semoga kami melakukannya sehingga kami tidak terjerat oleh roh jahat. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 17 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 8:11-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 4:1-15.25; Mazmur: 50:1.8.16bc-17.20-21; R:14a; PEKAN BIASA VI (H); Pfak Ketujuh Sdr.Suci Pendiri Tarekat Hamba-Hamba Tuhan SP.Maria;

Kej 4:1
Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.”

Kej 4:2
Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.

Kej 4:3
Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;

Kej 4:4
Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Kej 4:5
tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.

Kej 4:6
Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?

Kej 4:7
Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Kej 4:8
Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Februari 2025

Kej 4:9
Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?”

Kej 4:10
Firman-Nya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.

Kej 4:11
Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.

Kej 4:12
Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.”

Kej 4:13
Kata Kain kepada TUHAN: “Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.

Kej 4:14
Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.”

Kej 4:15
Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

Kej 4:25
Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya: “Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya.”

.

Mzm 50:1
Mazmur Asaf. Yang Mahakuasa, TUHAN Allah, berfirman dan memanggil bumi, dari terbitnya matahari sampai kepada terbenamnya.

Mzm 50:8
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?

Mzm 50:16
Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: “Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,

Mzm 50:17
padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?

Mzm 50:20
Engkau duduk, dan mengata-ngatai saudaramu, memfitnah anak ibumu.

Mzm 50:21
Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.

.

Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.

Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.”

Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.

.

1Kor 7:1
Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin,

1Kor 7:2
tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.

1Kor 7:3
Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya.

1Kor 7:4
Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya.

1Kor 7:5
Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.

1Kor 7:6
Hal ini kukatakan kepadamu sebagai kelonggaran, bukan sebagai perintah.

1Kor 7:7
Namun demikian alangkah baiknya, kalau semua orang seperti aku; tetapi setiap orang menerima dari Allah karunianya yang khas, yang seorang karunia ini, yang lain karunia itu.

1Kor 7:8
Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam keadaan seperti aku.

1Kor 7:9
Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu.

1Kor 7:10
Kepada orang-orang yang telah kawin aku?tidak, bukan aku, tetapi Tuhan?perintahkan, supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya.

1Kor 7:11
Dan jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya.

1Kor 7:12
Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Februari 2025

1Kor 7:13
Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu.

1Kor 7:14
Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus.

1Kor 7:15
Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal yang demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera.

1Kor 7:16
Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu? Atau bagaimanakah engkau mengetahui, hai suami, apakah engkau tidak akan menyelamatkan isterimu?

1Kor 7:17
Selanjutnya hendaklah tiap-tiap orang tetap hidup seperti yang telah ditentukan Tuhan baginya dan dalam keadaan seperti waktu ia dipanggil Allah. Inilah ketetapan yang kuberikan kepada semua jemaat.

1Kor 7:18
Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat.

1Kor 7:19
Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.

1Kor 7:20
Baiklah tiap-tiap orang tinggal dalam keadaan, seperti waktu ia dipanggil Allah.

1Kor 7:21
Adakah engkau hamba waktu engkau dipanggil? Itu tidak apa-apa! Tetapi jikalau engkau mendapat kesempatan untuk dibebaskan, pergunakanlah kesempatan itu.

1Kor 7:22
Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan. Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya.

1Kor 7:23
Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

1Kor 7:24
Saudara-saudara, hendaklah tiap-tiap orang tinggal di hadapan Allah dalam keadaan seperti pada waktu ia dipanggil.

.

renungan harian hari ini

Dosa manusia pertama berlanjut dengan dosa pembunuhan. Kain membunuh Habel. Kain dihukum, namun tetap dikasihi dengan diberikan tanda pada dirinya. Siapa saja yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.

Kemudian Tuhan menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh siapa saja yang bertemu dengan dia. Tuhan tetap memberikan tanda kasihnya kepada Kain.

Kehadiran Tuhan Yesus merupakan tanda kasih dari surga bagi manusia. Tanda kasih, yaitu orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang tuli mendengar, orang kusta menjadi tahir, orang mati dibangkitkan.

Namun, kembali lagi orang Farisi tidak percaya dan masih meminta tanda dari surga. Kepada mereka tidak akan diberi tanda lagi dan Tuhan meninggalkan mereka.

Dalam kehidupan ini banyak sekali tanda kasih dari Tuhan. Kita bisa membaca dan merenungkan sabda Tuhan juga merupakan tanda kasih dari Tuhan. Kita sehat dan kuat di saat sakit dan kesulitan juga merupakan tanda kasih dari Tuhan. Marilah kita bersyukur karena selalu merasakan kasih dari Allah dan marilah kita juga berusaha untuk bisa menjadi tanda kasih Tuhan bagi sesama.

.

Bapa yang Maha Pengasih, Engkau adalah sumber segala kebaikan dan kasih yang tidak berkesudahan. Sejak dahulu, Engkau telah menunjukkan kasih-Mu kepada umat manusia, meskipun kami sering jatuh dalam dosa dan kesalahan. Ketika Kain berdosa, Engkau tetap melindunginya dengan tanda kasih-Mu. Begitu pula dalam kehidupan kami, Engkau senantiasa hadir dengan tanda-tanda kebaikan dan penyertaan-Mu.

Ya Tuhan, Engkau sendiri adalah tanda kasih terbesar dari surga. Engkau datang untuk menyembuhkan yang sakit, menguatkan yang lemah, dan membawa pengharapan bagi yang putus asa. Engkau menunjukkan bahwa kasih Allah selalu ada bagi mereka yang bersedia percaya dan membuka hati. Namun, sering kali kami seperti orang Farisi yang masih meragukan kasih-Mu dan meminta lebih banyak tanda, padahal Engkau telah memberikannya setiap hari dalam hidup kami.

Kami ingin bersyukur atas segala tanda kasih yang telah kami terima hari ini. Udara yang kami hirup, kesehatan yang kami nikmati, keluarga dan sahabat yang menyertai kami, serta kekuatan yang Engkau berikan dalam setiap kesulitan. Semua itu adalah bukti nyata bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan kami.

Ajarilah kami untuk tidak hanya melihat tanda kasih-Mu, tetapi juga menjadi tanda kasih bagi sesama. Jadikanlah kami alat damai-Mu, agar dalam setiap kata dan perbuatan, kami dapat mencerminkan kebaikan dan kasih-Mu kepada dunia. Semoga hidup kami menjadi kesaksian yang membawa orang lain lebih dekat kepada-Mu. Amin.

.

Tuhan Yesus, semoga kami tidak meminta tanda lagi kepada-Mu. Tambahkanlah iman dan harapan kami akan kasih dan kebaikan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 16 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 16 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2025, Bacaan Injil Lukas 6:17.20-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 17:5-8; Mazmur: 1:1-2.3.4.6; R:40:5a; Bacaan II: 1Kor. 15:12.16-20; O PEKAN II PEKAN BIASA VI (H);

Yer 17:5
Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Yer 17:6
Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.

Yer 17:7
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Yer 17:8
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

.

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

.

1Kor 15:12
Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan orang mati?

1Kor 15:16
Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan.

1Kor 15:17
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.

1Kor 15:18
Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus.

1Kor 15:19
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

1Kor 15:20
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.

.

Luk 6:17
Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.

Luk 6:20
Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: “Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.

Luk 6:21
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa.

Luk 6:22
Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.

Luk 6:23
Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.

Luk 6:24
Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.

Luk 6:25
Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.

Luk 6:26
Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.”

.

1Kor 6:12
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.

1Kor 6:13
Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.

1Kor 6:14
Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya.

1Kor 6:15
Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak!

1Kor 6:16
Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: “Keduanya akan menjadi satu daging.”

1Kor 6:17
Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

1Kor 6:18
Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

1Kor 6:19
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, ?dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

1Kor 6:20
Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

.

renungan harian hari ini

Pada zaman ini, orang sering mengartikan bahwa miskin, sakit, menderita, dikucilkan adalah orang yang dihukum dan tidak diberkati Tuhan, sedangkan orang yang sehat, kuat, ganteng, kaya adalah orang-orang yang dicintai dan diberkati oleh Tuhan.

Apakah memang begitu ukuran berkat Tuhan bagi manusia? Tentu saja: Tidak! Allah bersabda, “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari Allah; diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan” (Yer.17:5).

Jadi, tidak ada istilah miskin dikutuk dan kaya diberkati. Yang ada adalah orang yang mengandalkan diri sendiri dan yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapannya pada Tuhan. Dalam sabda bahagia, Yesus menyampaikan soal orang miskin, lapar, menangis, menderita, dikucilkan, dan juga orang yang kaya. Bagaimana memahami sabda bahagia ini?

Pertama-tama sabda bahagia mau menunjukkan fokus pastoral Tuhan Yesus kepada orang miskin, menderita, lapar dan tersingkir serta terpenjara. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan harapan bagi yang mengalami ketidak-beruntungan. Bahwasanya, menderita, sakit, lapar, terpenjara, dikucilkan bukan menjadi alasan untuk menanggalkan iman kita atau putus asa.

Tuhan mengingatkan juga mereka yang memiliki kecenderungan untuk lekat pada harta benda dan tidak peduli kepada orang yang miskin. Kita ingat akan perumpamaan tentang orang kaya dan Lazarus yang miskin. 

Untuk bahagia, baik kaya maupun miskin dan menderita, orang harus memiliki sikap miskin di hadapan Tuhan. Sikap ini menuntun orang untuk selalu mengandalkan Tuhan dan menaruh setiap harapan kepada Tuhan.

Sikap miskin di hadapan Tuhan juga akan melahirkan sikap peduli kepada sesama secara khusus mereka yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Marilah kita bersama-sama menjadi orang yang bahagia dan diberkati Tuhan.

.

Allah Maha Pengasih, Engkau adalah sumber segala berkat dan kekuatan kami. Engkau tidak menilai kami dari harta, kesehatan, atau keadaan hidup kami, tetapi dari iman dan ketergantungan kami kepada-Mu. Hari ini kami datang dengan hati yang penuh syukur, menyerahkan hidup kami ke dalam tangan kasih-Mu.

Engkau telah mengajarkan bahwa berkat sejati bukanlah sekadar kekayaan atau kenyamanan hidup, tetapi sikap hati yang selalu mengandalkan Allah. Ajarilah kami untuk memiliki sikap miskin di hadapan-Mu, agar kami tidak sombong dengan apa yang kami miliki, dan tidak putus asa dalam kesulitan yang kami alami.

Bagi saudara-saudari kami yang sedang mengalami penderitaan, sakit, kemiskinan, atau kesepian, berikanlah mereka kekuatan dan harapan. Teguhkan iman mereka agar tidak merasa ditinggalkan oleh-Mu. Bukalah jalan bagi mereka, kirimkan orang-orang yang peduli, dan biarkan mereka merasakan kasih-Mu yang nyata dalam hidup mereka.

Bagi mereka yang diberi kelimpahan rezeki dan kenyamanan hidup, tanamkanlah dalam hati mereka kepedulian kepada sesama. Jangan biarkan kami menjadi orang yang hanya mengejar harta dunia dan melupakan sesama yang membutuhkan. Ajarilah kami untuk berbagi dan menjadi berkat bagi orang lain, sehingga kebahagiaan sejati bisa kami rasakan dalam kasih dan pelayanan.

Ya Tuhan, tuntunlah kami agar dalam keadaan apa pun, kami tetap bersandar kepada-Mu. Jangan biarkan hati kami tertutup oleh kesombongan atau keputusasaan, tetapi selalu terbuka untuk menerima dan membagikan kasih-Mu. Amin. 

.

Tuhan, hiburlah kami. Berkatilah kami. Ampunilah kami. Tuntunlah kami agar kami mampu mengolah harta duniawi untuk kesejahteraan kami dan sesama. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 8:1-10 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 3:9-24; Mazmur: 90:2.3-4.5-6.12-13; R:1; PEKAN BIASA V (H); St.Klaudius de la Colombiere; St.Sigtridus;

Kej 3:9
Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”

Kej 3:10
Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.”

Kej 3:11
Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?”

Kej 3:12
Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”

Kej 3:13
Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

Kej 3:14
Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

Kej 3:15
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Kej 3:16
Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Februari 2025

Kej 3:17
Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

Kej 3:18
semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

Kej 3:19
dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”

Kej 3:20
Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

Kej 3:21
Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

Kej 3:22
Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

Kej 3:23
Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.

Kej 3:24
Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

.

Mzm 90:2
Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.

Mzm 90:3
Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!”

Mzm 90:4
Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Mzm 90:5
Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh,

Mzm 90:6
di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu.

Mzm 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Mzm 90:13
Kembalilah, ya TUHAN?berapa lama lagi? ?dan sayangilah hamba-hamba-Mu!

.

Mrk 8:1
Pada waktu itu ada pula orang banyak di situ yang besar jumlahnya, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata:

Mrk 8:2
“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan.

Mrk 8:3
Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.”

Mrk 8:4
Murid-murid-Nya menjawab: “Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?”

Mrk 8:5
Yesus bertanya kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” Jawab mereka: “Tujuh.”

Mrk 8:6
Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.

Mrk 8:7
Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap berkat atasnya, Ia menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan.

Mrk 8:8
Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul.

Mrk 8:9
Mereka itu ada kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang.

Mrk 8:10
Ia segera naik ke perahu dengan murid-murid-Nya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.

.

1Kor 6:1
Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus?

1Kor 6:2
Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?

1Kor 6:3
Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.

1Kor 6:4
Sekalipun demikian, jika kamu harus mengurus perkara-perkara biasa, kamu menyerahkan urusan itu kepada mereka yang tidak berarti dalam jemaat?

1Kor 6:5
Hal ini kukatakan untuk memalukan kamu. Tidak adakah seorang di antara kamu yang berhikmat, yang dapat mengurus perkara-perkara dari saudara-saudaranya?

1Kor 6:6
Adakah saudara yang satu mencari keadilan terhadap saudara yang lain, dan justru pada orang-orang yang tidak percaya?

1Kor 6:7
Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?

1Kor 6:8
Tetapi kamu sendiri melakukan ketidakadilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu.

1Kor 6:9
Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,

1Kor 6:10
pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

1Kor 6:11
Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.

.

renungan harian hari ini

Akibat dosa yang dilakukan manusia pertama, Tuhan berfirman kepada manusia tersebut, “Terkutuklah tanah karena engkau, dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu, dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah.”

Inilah refleksi dari bangsa Yahudi mengenai perjuangan dan kesengsaraan dalam hidup ini. Masing-masing manusia pada akhirnya berjuang dengan susah payah untuk menghidupi dirinya. Akhirnya, ada manusia yang kenyang dan ada manusia yang lapar. Ada yang kaya dan ada yang miskin.

Bagi yang miskin dan lapar, Tuhan Yesus tergerak oleh belas kasih-Nya. Dalam diri Allah tetap ada cinta dan kasih bagi manusia yang berdosa ini. Tuhan Yesus dengan kasih-Nya tidak membiarkan mereka yang jumlahnya empat ribu orang pingsan di jalan karena mereka sudah mengikuti Dia selama tiga hari. Kuasa Tuhan memberi mereka makan dengan 7 potong roti saja.

Kita pun diharapkan memiliki kasih seperti Tuhan Yesus dengan memperhatikan dan membuat kepedulian konkret bagi saudara-saudari yang belum beruntung, yang lapar. Di sebuah paroki di Balikpapan menyelenggarakan Sabtu berkat setiap 2 bulan sekali, yaitu menyiapkan sejumlah nasi bungkus untuk dibagikan kepada para penyapu jalan, tukang parkir, tukang ojek, dan sopir angkot.

.

Allah Bapa yang Maha Pengasih, Engkau menciptakan dunia ini dengan segala kebaikan, namun karena dosa manusia, perjuangan dan kesusahan menjadi bagian dari hidup kami. Kami menyadari bahwa di dunia ini ada yang kaya dan ada yang miskin, ada yang kenyang dan ada yang lapar. Namun, Engkau tidak pernah membiarkan umat-Mu berjalan sendirian dalam penderitaan.

Engkau telah menunjukkan kepada kami kasih-Mu yang tak terbatas. Engkau memberi makan ribuan orang hanya dengan tujuh potong roti, karena Engkau tidak ingin mereka kelaparan di jalan. Kami percaya bahwa kasih-Mu tetap bekerja hingga hari ini, menggerakkan hati orang-orang untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama.

Kami datang kepada-Mu, ya Tuhan, dengan segala kelemahan dan keterbatasan kami. Bukalah hati kami agar kami tidak tinggal diam melihat saudara-saudari kami yang masih lapar dan berkekurangan. Berikan kami hati yang penuh belas kasih seperti hati-Mu, agar kami tidak hanya mementingkan diri sendiri, tetapi juga mau berbagi dengan sesama.

Bimbinglah kami untuk berani berbuat nyata, sekecil apa pun tindakan kasih itu, baik dengan membagikan makanan, menolong mereka yang kesulitan, atau sekadar memberikan senyuman dan doa bagi mereka yang menderita. Semoga kami semakin mampu menghadirkan kasih-Mu dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak ada lagi orang yang merasa ditinggalkan dan tidak diperhatikan.

Ya Tuhan, jadikanlah kami alat kasih-Mu di dunia ini. Kami serahkan hidup kami ke dalam tangan-Mu, agar kami semakin setia dalam mengikuti teladan-Mu, yang selalu mengasihi dan memperhatikan setiap umat-Mu. Amin.

.

Tuhan Yang Agung dan Luhur. Kami menyembah sujud Dikau karena aneka berkat yang kami terima dari hari ke hari. Berilah kami roti dan rezeki secukupnya. Semoga mereka yang miskin dan lapar juga mendapatkan berkat yang sama. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 14 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 7:31-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 3:4-8; Mazmur: 32:1-2.5.6.7; R:1a; PEKAN BIASA V (H); Pw St.Syrilus, Prtp dan Metodius, Usk (P); Valentine Day;

Kej 3:1
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

Kej 3:2
Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,

Kej 3:3
tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”

Kej 3:4
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,

Kej 3:5
tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

Kej 3:6
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.

Kej 3:7
Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Kej 3:8
Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

.

Mzm 32:1
Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

Mzm 32:2
Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

Mzm 32:5
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

Mzm 32:6
Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.

Mzm 32:7
Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak.

.

Mrk 7:31
Kemudian Yesus meninggalkan pula daerah Tirus dan dengan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis.

Mrk 7:32
Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.

Mrk 7:33
Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu.

Mrk 7:34
Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah!

Mrk 7:35
Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.

Mrk 7:36
Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya.

Mrk 7:37
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

.

1Kor 5:1
Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya.

1Kor 5:2
Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu?

1Kor 5:3
Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku?sama seperti aku hadir?telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu.

1Kor 5:4
Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa Yesus, Tuhan kita,

1Kor 5:5
orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

1Kor 5:6
Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?

1Kor 5:7
Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Februari 2025

1Kor 5:8
Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

1Kor 5:9
Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul.

1Kor 5:10
Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini.

1Kor 5:11
Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

1Kor 5:12
Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu hanya menghakimi mereka yang berada di dalam jemaat?

1Kor 5:13
Mereka yang berada di luar jemaat akan dihakimi Allah. Usirlah orang yang melakukan kejahatan dari tengah-tengah kamu.

.

renungan harian hari ini

Manusia pertama jatuh ke dalam dosa karena tuli dengan tidak mau mendengarkan apa yang diperintahkan atau dilarang oleh Tuhan. Manusia sudah tahu bahwa memakan buah yang dilarang akan menyebabkarn kematian.

Namun, karena tipu muslihat ular, manusia menjadi tuli hatinya akan larangan Tuhan dan memakan buah terlarang tersebut. Manusia bisa mendengar dan mengingat, tetapi bisa mengalami tuli hati sehingga menjadi tidak peduli.

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bahwa seorang yang tuli dan gagap dihadapkan kepada Tuhan. Mereka memohon supaya Tuhan Yesus meyembuhkan orang itu. Berbeda dengan peristiwa yang lainnya bahwa orang lumpuh lagsung bisa berjalan dan orang kusta menjadi tahir.

Dalam peristiwa ini, ada proses yang dilakukan Tuhan Yesus untuk menyembuhkannya. Yesus memisahkan orang tersebut dari yang lainnya, memasukkan jari-Nya ke telinga, meludah dan menyentuh lidah orang tersebut, menengadah ke langit, mendesah dan berseru: Efata.

Orang tersebut percaya dan menjalani proses ini dengan harapan yang menyala bahwa ia akan sembuh, terbuka baik lidah maupun telinganya. Marilah kita memohon kekuatan pada Tuhan agar kita tidak tuli: agar selalu bisa membatinkan setiap sabda dan kehendak Tuhan.

.

Allah Bapa yang Maha Kasih, kami datang kepada-Mu dengan hati yang penuh syukur atas kehidupan yang Engkau anugerahkan. Engkau telah menciptakan kami dengan kasih yang sempurna, tetapi sering kali kami menjadi tuli akan suara-Mu, seperti manusia pertama yang jatuh dalam dosa karena tidak mendengarkan perintah-Mu.

Kami menyadari bahwa dalam perjalanan hidup ini, sering kali hati kami tertutup, telinga kami enggan mendengar firman-Mu, dan lidah kami enggan bersaksi tentang kebaikan-Mu. Kami mudah terpengaruh oleh godaan dunia, lebih mendengar suara yang menyesatkan daripada suara kebenaran-Mu.

Hari ini, kami ingin menyerahkan diri kami kepada-Mu. Kami mohon, ya Tuhan, sentuhlah hati kami sebagaimana Engkau menyembuhkan orang yang tuli dan gagap. Bukalah telinga kami agar dapat mendengar dan memahami kehendak-Mu. Bukalah lidah kami agar kami mampu memuji-Mu dan mewartakan kasih-Mu kepada dunia.

Jangan biarkan kami tuli hati terhadap firman-Mu. Jangan biarkan kami menjadi acuh tak acuh terhadap suara kebenaran dan keadilan. Bentuklah kami menjadi umat yang peka terhadap panggilan-Mu, yang senantiasa mencari kehendak-Mu dalam setiap langkah kehidupan kami.

Seperti orang yang Engkau sembuhkan dalam Injil hari ini, kami ingin mengalami mukjizat-Mu. Ucapkanlah kata “Efata” atas kami, ya Tuhan, agar hati kami terbuka, telinga kami peka, dan lidah kami dimampukan untuk bersaksi tentang kasih-Mu. Amin.

.

Allah Yang Maha Baik, Engkaulah Tabib Agung kami. Engkau menyembuhkan luka-luka kami. Bukalah telinga kami agar kami mendengar dengan benar firman-Mu dan sentuhlah lidah kami agar kami mewartakan dengan benar sabda-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 13 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 7:24-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 2:18-25; Mazmur: 128:1-2.3.4-5; R:1a; PEKAN BIASA V (H); St.Yulianus dr Antiokhia; Sta.Kristina dr Spoleto; B.Yordanus dr Saksonia;

Kej 2:18
TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Kej 2:19
Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.

Kej 2:20
Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

Kej 2:21
Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

Kej 2:22
Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

Kej 2:23
Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

Kej 2:24
Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

Kej 2:25
Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

.

Mzm 128:1
Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!

Mzm 128:2
Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!

Mzm 128:3
Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!

Mzm 128:4
Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.

Mzm 128:5
Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu,

.

Mrk 7:24
Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan.

Mrk 7:25
Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.

Mrk 7:26
Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.

Mrk 7:27
Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”

Mrk 7:28
Tetapi perempuan itu menjawab: “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.”

Mrk 7:29
Maka kata Yesus kepada perempuan itu: “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.”

Mrk 7:30
Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.

.

1Kor 4:1
Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.

1Kor 4:2
Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

1Kor 4:3
Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi.

1Kor 4:4
Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.

1Kor 4:5
Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.

1Kor 4:6
Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: “Jangan melampaui yang ada tertulis”, supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.

1Kor 4:7
Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?

1Kor 4:8
Kamu telah kenyang, kamu telah menjadi kaya, tanpa kami kamu telah menjadi raja. Ah, alangkah baiknya kalau benar demikian, bahwa kamu telah menjadi raja, sehingga kamipun turut menjadi raja dengan kamu.

1Kor 4:9
Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati, sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.

1Kor 4:10
Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina.

1Kor 4:11
Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup mengembara,

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 Februari 2025

1Kor 4:12
kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar;

1Kor 4:13
kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.

1Kor 4:14
Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.

1Kor 4:15
Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.

1Kor 4:16
Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!

1Kor 4:17
Justru itulah sebabnya aku mengirimkan kepadamu Timotius, yang adalah anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan. Ia akan memperingatkan kamu akan hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus, seperti yang kuajarkan di mana-mana dalam setiap jemaat.

1Kor 4:18
Tetapi ada beberapa orang yang menjadi sombong, karena mereka menyangka, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu.

1Kor 4:19
Tetapi aku akan segera datang kepadamu, kalau Tuhan menghendakinya. Maka aku akan tahu, bukan tentang perkataan orang-orang yang sombong itu, tetapi tentang kekuatan mereka.

1Kor 4:20
Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.

1Kor 4:21
Apakah yang kamu kehendaki? Haruskah aku datang kepadamu dengan cambuk atau dengan kasih dan dengan hati yang lemah lembut?

.

renungan harian hari ini

Tuhan melihat bahwa manusia yang diciptakannya tidak baik seorang diri, maka Dia menciptakan penolong yang sepadan. Oleh karena itu, Tuhan menciptakan seorang perempuan yang menjadi penolong yang sepadan. Sepadan artinya sederajat dan penolong artinya wanita memiliki kekuatan.

Pada kenyataannya, seorang perempuan memiliki kekuatan dan ketabahan yang luar biasa dalam kehidupan ini. Konkretnya, seorang perempuan bisa berjam-jam menggendong anaknya, sedangkan scorang suami hanya bisa kuat menggendong anaknya setengah jam.

Kekuatan seorang perempuan juga ditampakkan dalam diri seorang ibu yang anak perempuannya kerasukan roh jahat. Perempuan ini percaya dan berjumpa dengan Tuhan Yesus. Kekuatan perjuangannya tampak dalam kesabaran dan kerendahan hatinya di hadapan Tuhan Yesus. Harapannya tidak pernah pupus dan padam dalam memperjuangkan dan mengusahakan kesembuhan anaknya.

Tuhan Yesus tergerak hati-Nya melihat kekuatan dan perjuangan ibu ini sehingga memberikan kesembuhan kepada anaknya. Marilah kita bersyukur akan wanita-wanita hebat dalam kehidupan kita yang diberikan Tuhan. Kita mengingat dan berdoa serta berbakti kepada Ibu kita dan yang lainnya.

.

Allah Maha Pengasih, kami bersyukur atas kasih-Mu yang begitu besar dalam hidup kami. Engkau telah menciptakan manusia bukan untuk hidup sendirian, tetapi untuk saling menolong, menopang, dan menguatkan. Engkau menciptakan perempuan sebagai penolong yang sepadan, yang memiliki kekuatan, ketabahan, dan kasih yang luar biasa.

Hari ini, kami ingin mengangkat doa syukur atas semua wanita yang Engkau hadirkan dalam hidup kami—ibu, istri, saudari, dan semua perempuan hebat yang dengan cinta dan kesabaran telah menjadi pilar dalam keluarga dan masyarakat. Kami melihat keteladanan mereka dalam perjuangan seorang ibu yang tak pernah menyerah untuk kesembuhan anaknya, seperti yang diceritakan dalam Injil.

Kami terinspirasi oleh wanita yang dengan iman dan keteguhan hati datang kepada-Mu, memohon kesembuhan bagi anaknya. Ia tidak menyerah meskipun diuji, tetapi dengan penuh harapan dan kerendahan hati tetap memohon belas kasih-Mu. Engkau melihat ketulusan dan kekuatannya, dan Engkau pun mengabulkan permohonannya.

Kami juga berdoa bagi mereka yang telah kehilangan sosok ibu atau istri tercinta. Hiburlah hati mereka dan berikanlah pengharapan bahwa kasih seorang ibu tidak akan pernah hilang, tetapi terus hidup dalam kenangan dan doa.

Ajarlah kami, ya Tuhan, untuk senantiasa menghormati, mengasihi, dan bersyukur atas kehadiran wanita-wanita hebat di sekitar kami. Semoga kami pun meneladani iman, ketekunan, dan kasih mereka dalam menjalani hidup ini. Amin.

.

Tuhan, Engkaulah pelindung kami. Jauhkanlah dari kami segala macam roh jahat yang mengganggu ketenangan hidup kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 12 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 7:14-23 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 2:4b-9.15-17; Mazmur: 104:1-2a.27-28.29bc; R:1a; PEKAN BIASA V (H); Sta.Marina; St.Benediktus dr Aniane; St.Gaudensius; B.Humbelina;

Kej 2:4
Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, ?

Kej 2:5
belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;

Kej 2:6
tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu?

Kej 2:7
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Kej 2:8
Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

Kej 2:9
Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Kej 2:15
TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Kej 2:16
Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,

Kej 2:17
tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

.

Mzm 104:1
Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,

Mzm 104:2
yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda,

Mzm 104:27
Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya.

Mzm 104:28
Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan.

Mzm 104:29
Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu.

Mzm 104:30
Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.

.

Mrk 7:14
Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.

Mrk 7:15
Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.”

Mrk 7:16
(Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!)

Mrk 7:17
Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu.

Mrk 7:18
Maka jawab-Nya: “Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,

Mrk 7:19
karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.

Mrk 7:20
Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,

Mrk 7:21
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,

Mrk 7:22
perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.

Mrk 7:23
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

.

1Kor 3:1
Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.

1Kor 3:2
Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya.

1Kor 3:3
Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

1Kor 3:4
Karena jika yang seorang berkata: “Aku dari golongan Paulus,” dan yang lain berkata: “Aku dari golongan Apolos,” bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?

1Kor 3:5
Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.

1Kor 3:6
Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.

1Kor 3:7
Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.

1Kor 3:8
Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.

1Kor 3:9
Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

1Kor 3:10
Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.

1Kor 3:11
Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

1Kor 3:12
Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Februari 2025

1Kor 3:13
sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

1Kor 3:14
Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

1Kor 3:15
Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

1Kor 3:16
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

1Kor 3:17
Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.

1Kor 3:18
Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.

1Kor 3:19
Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: “Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.”

1Kor 3:20
Dan di tempat lain: “Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.”

1Kor 3:21
Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu:

1Kor 3:22
baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya.

1Kor 3:23
Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.

.

renungan harian hari ini

Allah menempatkan manusia pertama di Taman Eden. Kita bisa berimajinasi tentang Taman Eden yang sangat indah pemandangannya dengan pohon-pohon yang berlimpah ruah buahnya. Semuanya diciptakan Allah dengan sempurna dan baik adanya.

Manusia bisa makan semua buah. Namun, pada akhirnya muncul dalam hati untuk menjadi lebih bahkan larangan pun dilanggar. Keinginan hati yang tidak terkendali inilah yang membuat manusia jatuh dalam dosa.

Oleh karena itu, Tuhan menyatakan bahwa semua makanan adalah halal. Apa pun yang masuk ke dalam seseorang tidak menajiskannya. Semua makanan yang masuk ke dalam kalau berlebihan hanya membuat sakit.

Justru seperti manusia pertama munculnya kehendak dalam hati yang tidak terkendali membuatnya melanggar aturan. Segala sesuatu yang tersimpan dalam hati seperti kemarahan, dengki, kesombongan, dendam, kebebalan,

merendahkan orang lain dengan mengatakan najis, haram, kafir itulah yang menajiskan orang. Marilah kita selalu mengolah dan mengendalikan batin kita dengan terang sabda Tuhan. Setiap tengah hari kita bisa menyiapkan waktu untuk hening memeriksa gerakan batin kita.

.

Allah Bapa yang Mahapengasih, Engkau menciptakan dunia ini dengan keindahan dan kebaikan. Engkau menempatkan manusia pertama di Taman Eden, sebuah tempat penuh damai dan kelimpahan, sebagai tanda kasih dan perhatian-Mu yang luar biasa.

Kami menyadari bahwa kejatuhan manusia dalam dosa bermula dari keinginan hati yang tidak terkendali. Kami juga sering mengalami pergumulan batin—terkadang kami dikuasai oleh kesombongan, iri hati, kemarahan, dendam, dan keinginan untuk melanggar kehendak-Mu. Ampunilah kami, ya Tuhan, dan sucikanlah hati kami.

Engkau telah mengajarkan bahwa bukan apa yang masuk ke dalam tubuh yang menajiskan, tetapi apa yang keluar dari hati manusia. Oleh karena itu, kami mohon curahkanlah Roh Kudus-Mu agar kami mampu mengendalikan keinginan kami, menata batin kami, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang mencemari hati kami.

Bimbinglah kami agar selalu menjaga hati kami tetap murni di hadapan Allah. Ajarlah kami untuk meluangkan waktu dalam keheningan setiap hari, memeriksa batin kami, dan menyelaraskan kembali hidup kami dengan kehendak-Mu. Jangan biarkan kebencian, prasangka buruk, dan kesombongan menguasai diri kami, tetapi tanamkanlah dalam hati kami kasih, kerendahan hati, dan kedamaian sejati.

Kami juga berdoa bagi saudara-saudari kami yang sedang berjuang melawan hawa nafsu duniawi dan kecenderungan hati yang tidak teratur. Kuatkanlah mereka dalam iman, teguhkanlah mereka dalam kebaikan, dan tuntunlah mereka menuju pertobatan yang sejati.

Semoga hidup kami semakin berkenan di hadapan-Mu, dan semoga kami selalu memiliki hati yang jernih, penuh kasih, serta terbuka terhadap kebenaran dan kehendak-Mu. Amin.

.

Allah Yang Maha Baik, Engkau mengenal kami dengan lebih sempurna. Engkau mengetahui pikiran kami. Terangilah kami agar kami sungguh-sungguh berpikiran benar terhadap Engkau dan sesama. Jauhkan dari kami pikiran dan niat yang menajiskan diri kami sendiri. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 11 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 7:1-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 1:20-2:4a; Mazmur: 8:4-5.6-7.8-9; R: 2a; PEKAN BIASA V (H); Hari Orang Sakit Sedunia; Pfak SP Maria dr Lourdes;

Kej 1:20
Berfirmanlah Allah: “Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.”

Kej 1:21
Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kej 1:22
Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.”

Kej 1:23
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.

Kej 1:24
Berfirmanlah Allah: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian.

Kej 1:25
Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kej 1:26
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Kej 1:27
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Februari 2025

Kej 1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Kej 1:29
Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.

Kej 1:30
Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.

Kej 1:31
Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Kej 2:1
Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.

Kej 2:2
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.

Kej 2:3
Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

Kej 2:4
Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, ?

.

Mzm 8:4
(8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

Mzm 8:5
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

Mzm 8:6
(8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:

Mzm 8:7
(8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;

Mzm 8:8
(8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.

Mzm 8:9
(8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

.

Mrk 7:1
Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.

Mrk 7:2
Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.

Mrk 7:3
Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka;

Mrk 7:4
dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.

Mrk 7:5
Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?”

Mrk 7:6
Jawab-Nya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

Mrk 7:7
Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.

Mrk 7:8
Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.”

Mrk 7:9
Yesus berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.

Mrk 7:10
Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.

Mrk 7:11
Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban?yaitu persembahan kepada Allah?,

Mrk 7:12
maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya.

Mrk 7:13
Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan.”

.

1Kor 2:1
Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu.

1Kor 2:2
Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.

1Kor 2:3
Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar.

1Kor 2:4
Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh,

1Kor 2:5
supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.

1Kor 2:6
Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan.

1Kor 2:7
Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.

1Kor 2:8
Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Februari 2025

1Kor 2:9
Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

1Kor 2:10
Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.

1Kor 2:11
Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

1Kor 2:12
Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

1Kor 2:13
Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.

1Kor 2:14
Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

1Kor 2:15
Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain.

1Kor 2:16
Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

.

renungan harian hari ini

Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya: Laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberikan kuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.

Betapa sempurna dan mulianya manusia sebagai ciptaan Allah. Namun, justru martabat ini yang sering diinjak-injak sesamanya. Martabat kemanusiaannya dikoyak dan dinjak. Orang sering mengatas-namakan hukum bahkan hukum yang bersifat religius untuk merampas martabat kemanusiaan ini.

Dalam bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus mengkritik pedas orang-orang Yahudi yang melaksanakan hukum-hukum agama, tetapi justru mengesampingkan kemanusiaan yang diciptakan Allah menurut gambar dan rupa-Nya. Bahkan, ada orang yang berkata kepada orang tuanya,

“Apa yang ada padaku yang bisa untuk pemeliharaanmu sudah habis digunakan untuk kurban.” Aturan dan hukum harusnya justru untuk melindungi martabat kemanusiaan, bukan justru untuk merampas dan menginjaknya. Marilah kita selalu melihat dan memperlakukan sesama kita sebagai saudara sepeziarahan yang bermartabat.

.

Bapa yang Maha Kasih, kami datang kehadapan-Mu pada hari ini, merenungkan betapa mulia dan sempurnanya manusia sebagai ciptaan-Mu. Engkau menciptakan kami menurut gambar dan rupa-Mu, memberikan kami kuasa atas seluruh ciptaan. Sungguh suatu kehormatan yang tak ternilai harganya.

Namun, Bapa, kami juga menyadari betapa seringnya martabat luhur ini diinjak-injak oleh sesama kami. Martabat kemanusiaan dikoyak dan dinjak, bahkan atas nama hukum, termasuk hukum yang bersifat religius. Kami melihatnya dalam kehidupan sehari-hari, di mana orang saling merendahkan, menghakimi, dan bahkan menindas.

Hari ini, melalui bacaan Injil, kami diingatkan kembali oleh teguran Tuhan Yesus kepada orang-orang Yahudi yang lebih mementingkan hukum agama daripada kemanusiaan. Mereka bahkan menggunakan aturan agama untuk merampas hak orang tua, sebuah tindakan yang sangat tidak pantas.

Kami berdoa khususnya bagi umat-Mu yang hadir di sini. Berikanlah kami mata hati yang mampu melihat setiap orang sebagai saudara sepeziarahan yang bermartabat, sebagai ciptaan-Mu yang mulia. Bantulah kami untuk selalu memperlakukan sesama kami dengan kasih, hormat, dan penghargaan.

Bapa, kami menyadari bahwa menjaga martabat kemanusiaan bukanlah tugas yang mudah. Kami seringkali dihadapkan pada situasi yang sulit, di mana kami harus memilih antara mengikuti aturan atau membela kemanusiaan. Oleh karena itu, kami memohon hikmat dan kekuatan dari-Mu agar kami dapat membuat keputusan yang tepat, yang sesuai dengan kehendak-Mu.

Semoga renungan ini menjadi pengingat bagi kami semua, agar kami senantiasa menjaga dan menghormati martabat kemanusiaan, baik bagi diri kami sendiri maupun bagi sesama kami. Demi Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

.

Tuhan, semoga kami mampu menghargai dan memuliakan martabat manusia. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 10 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Februari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2025, Bacaan Injil Markus 6:53-56 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 1:1-19; Mazmur: 104:1-2a.5-6.10.12.24.35c; R:31b; PEKAN BIASA V; Pw. St.Skolastika, Prw (P);

Kej 1:1
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Kej 1:2
Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

Kej 1:3
Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

Kej 1:4
Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.

Kej 1:5
Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

Kej 1:6
Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.”

Kej 1:7
Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.

Kej 1:8
Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.

Kej 1:9
Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian.

Kej 1:10
Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Kemudian Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Februari 2025

Kej 1:11
Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian.

Kej 1:12
Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kej 1:13
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

Kej 1:14
Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,

Kej 1:15
dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian.

Kej 1:16
Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.

Kej 1:17
Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,

Kej 1:18
dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Kej 1:19
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

.

Mzm 104:1
Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,

Mzm 104:2
yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda,

Mzm 104:5
yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya.

Mzm 104:6
Dengan samudera raya Engkau telah menyelubunginya; air telah naik melampaui gunung-gunung.

Mzm 104:10
Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah, mengalir di antara gunung-gunung,

Mzm 104:12
di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan.

Mzm 104:24
Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.

Mzm 104:35
Biarlah habis orang-orang berdosa dari bumi, dan biarlah orang-orang fasik tidak ada lagi! Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Haleluya!

.

Mrk 6:53
Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.

Mrk 6:54
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.

Mrk 6:55
Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.

Mrk 6:56
Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

.

1Kor 1:18
Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

1Kor 1:19
Karena ada tertulis: “Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.”

1Kor 1:20
Di manakah orang yang berhikmat? Dan di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?

1Kor 1:21
Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.

1Kor 1:22
Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,

1Kor 1:23
tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,

1Kor 1:24
tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 10 Februari 2025

1Kor 1:25
Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.

1Kor 1:26
Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.

1Kor 1:27
Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,

1Kor 1:28
dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,

1Kor 1:29
supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

1Kor 1:30
Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.

1Kor 1:31
Karena itu seperti ada tertulis: “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.”

.

renungan harian hari ini

Allah menciptakan segala sesuatu baik adanya. Ia menghendaki tanah menumbuhkan tunas-tunas muda dan tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan dan jadilah demikian.

Allah juga menciptakan binatang-binatang. Ia melihat bahwa semuanya itu baik. Allah tidak menciptakan sesuatu yang tidak baik atau haram. Semuanya diciptakan dari cinta llahi.

Namun, karena kebebasan manusia menyebabkan banyak orang tidak melihat semuanya itu baik. Manusia menggunakan dan mengonsumsinya untuk kepuasan nafsu. Bahkan merusak alam ciptaan ini untuk kerakusan sesaat.

Pada akhirnya orang mengalami masalah dengan kesehatan karena kurang bijaksana dalam mengonsumsi apa yang diciptakan Tuhan yang pada dasarnya baik.

Tuhan Yesus juga berhadapan dengan orang-orang sakit yang mungkin tidak semua karena kuasa kegelapan dan mungkin ada yang tidak bijaksana dalam memperlakukan tubuh.

Oleh karena itu, dengan kisah orang-orang yang disembuhkan, kita diajak untuk selalu bijaksana dalam melihat dan menggunakan ciptaan Tuhan. Dengan bijaksana dan menghindari kerakusan maka badan kita akan sehat.

.

Allah Bapa Mahabaik, Engkau telah menciptakan alam semesta dengan keindahan dan keteraturan. Segala yang Engkau jadikan adalah baik, penuh kasih, dan memiliki tujuan bagi kehidupan kami. Engkau menghamparkan bumi yang subur, memberikan makanan yang berlimpah, dan menciptakan segala sesuatu untuk kebaikan kami.

Namun, kami menyadari bahwa sering kali kami tidak menghargai anugerah-Mu. Kami lalai dalam menjaga kesehatan tubuh yang Engkau percayakan, kurang bijaksana dalam mengonsumsi makanan, dan terkadang tergoda oleh kerakusan serta keserakahan yang merusak keseimbangan hidup. Ampunilah kami, ya Bapa, dan tuntunlah hati kami untuk hidup lebih selaras dengan kehendak-Mu.

Engkau telah menyembuhkan banyak orang sakit, bukan hanya karena kuasa kegelapan, tetapi juga karena kelemahan dan ketidakseimbangan hidup mereka. Kami memohon, jamahlah kami dengan tangan-Mu yang penuh kasih, agar kami memiliki kebijaksanaan dalam menjaga tubuh kami—bukan hanya dengan makanan yang baik, tetapi juga dengan hidup yang penuh syukur, sederhana, dan bertanggung jawab.

Bimbinglah kami agar semakin sadar bahwa tubuh kami adalah bait Allah, yang perlu kami rawat dengan baik. Ajarlah kami untuk menggunakan segala ciptaan dengan bijaksana, bukan untuk memuaskan nafsu duniawi semata, tetapi untuk kemuliaan nama-Mu.

Kami berdoa bagi mereka yang sedang sakit, baik karena kelemahan fisik maupun karena gaya hidup yang kurang bijaksana. Curahkanlah rahmat kesembuhan bagi mereka, dan bimbinglah mereka untuk kembali hidup sehat dalam terang kasih-Mu.

Semoga dalam setiap makanan yang kami nikmati, dalam setiap udara yang kami hirup, dan dalam setiap langkah hidup kami, kami selalu mengingat bahwa semua ini adalah anugerah dari-Mu yang harus kami kelola dengan penuh tanggung jawab. Amin.

.

Tuhan Yang Mulia dan Luhur. Sentuhlah kami agar kami sembuh. Tambahkanlah iman kami akan kuasa dan kebaikan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 9 Februari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page