Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024, Bacaan Injil Yohanes 3:13-17 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Bil. 21:4-9 atau Flp. 2:6-11; Mazmur: 78:1-2. 34-35. 36-37.38; R:7b; PEKAN BIASA XXIII Pesta Pemuliaan Salib Suci (M);

BACAAN I

Bil 21:4
Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan.

Bil 21:5
Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: “Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak.”

Bil 21:6
Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.

Bil 21:7
Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: “Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami.” Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.

Bil 21:8
Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.”

Bil 21:9
Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.

ATAU

Flp 2:6
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

Flp 2:7
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Flp 2:8
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Flp 2:9
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

Flp 2:10
supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

Flp 2:11
dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024

Mzm 78:1
Nyanyian pengajaran Asaf. Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku, sendengkanlah telingamu kepada ucapan mulutku.

Mzm 78:2
Aku mau membuka mulut mengatakan amsal, aku mau mengucapkan teka-teki dari zaman purbakala.

Mzm 78:34
Apabila Ia membunuh mereka, maka mereka mencari Dia, mereka berbalik dan mengingini Allah;

Mzm 78:35
mereka teringat bahwa Allah adalah gunung batu mereka, dan bahwa Allah Yang Mahatinggi adalah Penebus mereka.

Mzm 78:36
Tetapi mereka memperdaya Dia dengan mulut mereka, dan dengan lidahnya mereka membohongi Dia.

Mzm 78:37
Hati mereka tidak tetap pada Dia, dan mereka tidak setia pada perjanjian-Nya.

Mzm 78:38
Tetapi Ia bersifat penyayang, Ia mengampuni kesalahan mereka dan tidak memusnahkan mereka; banyak kali Ia menahan murka-Nya dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024

Yoh 3:13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.

Yoh 3:14
Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,

Yoh 3:15
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Yoh 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yoh 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024

Gal 2:19
Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;

Gal 2:20
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Gal 2:21
Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.

Gal 3:1
Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?

Gal 3:2
Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?

Gal 3:3
Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?

Gal 3:4
Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!

Gal 3:5
Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?

Gal 3:6
Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Gal 3:7
Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

‘Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024’

Gal 2:13
Dan orang-orang Yahudi yang lainpun turut berlaku munafik dengan dia, sehingga Barnabas sendiri turut terseret oleh kemunafikan mereka.

Gal 2:14
Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: “Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?”

Gal 2:15
Menurut kelahiran kami adalah orang Yahudi dan bukan orang berdosa dari bangsa-bangsa lain.

Gal 2:16
Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.

Gal 2:17
Tetapi jika kami sendiri, sementara kami berusaha untuk dibenarkan dalam Kristus ternyata adalah orang-orang berdosa, apakah hal itu berarti, bahwa Kristus adalah pelayan dosa? Sekali-kali tidak.

Gal 2:18
Karena, jikalau aku membangun kembali apa yang telah kurombak, aku menyatakan diriku sebagai pelanggar hukum Taurat.

Gal 2:19
Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;

Gal 2:20
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Gal 2:21
Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.

Gal 3:1
Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?

‘Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024’

Gal 3:2
Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?

Gal 3:3
Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?

Gal 3:4
Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!

Gal 3:5
Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?

Gal 3:6
Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Gal 3:7
Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

Gal 3:8
Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: “Olehmu segala bangsa akan diberkati.”

Gal 3:9
Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.

Gal 3:10
Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat.”

Gal 3:11
Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: “Orang yang benar akan hidup oleh iman.”

‘Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024’

Gal 3:12
Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.

Gal 3:13
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!”

Gal 3:14
Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

Gal 6:14
Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.

Gal 6:15
Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya.

Gal 6:16
Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka dan atas Israel milik Allah.

Gal 6:17
Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus.

Gal 6:18
Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 September 2024, Bacaan Injil

Yesus berbicara kepada Nikodemus tentang “kelahiran kembali dari Roh”. Secara sederhana, Yesus berkata kepada Nikodemus, “Nikodemus, Engkau dapat mendengar, merasakan, dan melihat dampak dari angin, tetapi engkau tidak tahu dari mana angin itu berasal. Dengan cara yang sama, Engkau dapat melihat dampak yang ditimbulkan dari Roh Kudus dalam kehidupan orang-orang yang dijamah oleh Roh Kudus.”

Selain itu, Yesus juga menjelaskan kepada Nikodemus tentang pentingnya penyaliban dan kebangkitan diri-Nya. Dia menganalogikannya dengan Musa dan ular tembaga di padang gurun.

Ketika bangsa Israel digigit ular di padang gurun karena dosa mereka, Allah memerintahkan Musa, “Buatlah ular tedung dan taruhlah pada sebatang tiang. Setiap orang yang dipagut, tetapi melihatnya, akan tetap hidup” (Bil. 21:8). Ular tembaga menunjuk kepada salib Kristus yang mengalahkan dosa dan maut serta memberikan hidup yang kekal bagi mereka yang percaya.

Dengan Yesus yang “ditinggikan di atas kayu salib dan kebangkitan serta peninggian-Nya di sebelah kanan Bapa di surga, terjadilah apa yang disebut “kelahiran kembali dari Roh” dan pengangkatan kita sebagai anak-anak Allah.

Allah tidak hanya menebus kita, tetapi juga memenuhi kita dengan kehidupan dan kuasa ilahi-Nya sehingga kita dapat berbagi dalam kemuliaan-Nya. Yesus memberikan Roh Kudus kepada kita sehingga kita dapat memiliki kuasa untuk menjadi saksi-saksi-Nya dan untuk menyebarkan serta membela Injil dengan perkataan dan tindakan, dan untuk tidak pernah merasa malu akan salib Kristus.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024

.

.

Tuhan Yesus, kematian-Mu telah membawa kehidupan bagi kami. Penuhilah kami dengan Roh Kudus-Mu sehingga kami dapat hidup dalam kebebasan dan sukacita sebagai anak Allah dan sebagai ahli waris Kerajaan Surga bersama-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024, Bacaan Injil Lukas 6:39-42 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 9:16-19. 22b-27; Mazmur: 84:3. 4. 5-6. 12; R:2; PEKAN BIASA XXIII; Pw St.Yohanes Krisostomus, UskPujG (P);

BACAAN I

1Kor 9:16
Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.

1Kor 9:17
Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.

1Kor 9:18
Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

1Kor 9:19
Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

1Kor 9:22
Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.

1Kor 9:23
Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.

1Kor 9:24
Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!

1Kor 9:25
Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

1Kor 9:26
Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.

1Kor 9:27
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024

Mzm 84:3
(84-4) Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!

Mzm 84:4
(84-5) Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela

Mzm 84:5
(84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!

Mzm 84:6
(84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.

Mzm 84:12
(84-13) Ya TUHAN semesta alam, berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024

Luk 6:39
Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: “Dapatkah orang buta menuntun orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?

Luk 6:40
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.

Luk 6:41
Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Luk 6:42
Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar yang ada di dalam matamu, padahal balok yang di dalam matamu tidak engkau lihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024

2Ptr 3:11
Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup

2Ptr 3:12
yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.

2Ptr 3:13
Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

2Ptr 3:14
Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

2Ptr 3:15
Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.

2Ptr 3:16
Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.

2Ptr 3:17
Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.

2Ptr 3:18
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024, Bacaan Injil

Apa yang terjadi jika mata tidak melihat dengan benar dan pembimbing tidak tahu cara membimbing? Jawabannya adalah bencana! Kita hanya dapat mengajarkan kepada orang lain apa yang kita sendiri telah mempelajarinya terlebih dahulu.

Bagaimana kita dapat menolong orang lain mengatasi kesalahan mereka jika kita dibutakan oleh kesalahan kita sendiri? Jika kita ingin menjadi pembimbing dan guru bagi orang lain maka kita harus memiliki visi yang jelas ke mana kita akan pergi dan peta yang menunjukkan jalannya. Jika tujuan kita adalah surga maka hanya ada satu jalan dan jalan itu adalah salib Yesus Kristus.

Mengapa sikap menghakimi begitu berkembang saat ini, bahkan di kalangan orang Kristiani? “Berpikir yang terbaik untuk orang lain” adalah penting jika kita ingin bertumbuh dalam kasih. Para guru agama Yahudi kerap memperingatkan orang-orang, “Siapa saja yang menilai sesamanya dengan baik, ia akan dinilai dengan baik oleh Allah.”

‘Renungan Harian Hari Ini 13 September 2024, Bacaan Injil’

Betapa mudahnya kita salah menilai dan betapa sulitnya kita bersikap tidak memihak dalam menilai. Penilaian kita terhadap orang lain biasanya “meleset” karena kita tidak dapat melihat ke dalam diri orang tersebut, atau kita tidak memiliki akses terhadap semua fakta, atau kita terpengaruh oleh naluri dan reaksi yang tidak masuk akal terhadap orang lain. Memang, lebih mudah untuk menemukan kesalahan dalam diri orang lain daripada diri sendiri.

Yesus menyatakan sebuah prinsip surgawi, yaitu apa yang kita berikan kepada orang lain akan kembali kepada kita. Tuhan mengetahui kesalahan kita dan Dia melihat semuanya, bahkan ketidaksempurnaan dan dosa-dosa yang tidak dapat dikenali dalam diri kita sendiri. Namun, dengan kesabaran, Dia mengajak kita kembali ke dalam kasih-Nya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024

.

.

Ya Bapa, berikanlah kami kerendahan hati untuk menyadari ketidaktahuan kami, mengakui kesalahan kami, menyadari kebutuhan kami, menerima nasihat dan teguran. Tolonglah kami untuk selalu memuji, bukan mengkritik; bersimpati, bukan mematahkan semangat; membangun, bukan menghancurkan; serta memikirkan orang lain dalam keadaan terbaiknya, bukan dalam keadaan terburuknya. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024, Bacaan Injil Lukas 6:27-38 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 8:1b-7. 11-13; Mazmur: 139:1-3. 13-14ab. 23 24; R:24b; PEKAN BIASA XXIII (H) Pfak Nama Maria yang Tersuci; St.Petrus Tarentasiensis; B.Maria dr Yesus;

BACAAN I

1Kor 8:1
Tentang daging persembahan berhala kita tahu: “kita semua mempunyai pengetahuan.” Pengetahuan yang demikian membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun.

1Kor 8:2
Jika ada seorang menyangka, bahwa ia mempunyai sesuatu “pengetahuan”, maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya.

1Kor 8:3
Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.

1Kor 8:4
Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: “tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa.”

1Kor 8:5
Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “allah”, baik di sorga, maupun di bumi?dan memang benar ada banyak “allah” dan banyak “tuhan” yang demikian?

1Kor 8:6
namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

1Kor 8:7
Tetapi bukan semua orang yang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang, yang karena masih terus terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging persembahan berhala. Dan oleh karena hati nurani mereka lemah, hati nurani mereka itu dinodai olehnya.

1Kor 8:11
Dengan jalan demikian orang yang lemah, yaitu saudaramu, yang untuknya Kristus telah mati, menjadi binasa karena “pengetahuan” mu.

1Kor 8:12
Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudaramu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakekatnya berdosa terhadap Kristus.

1Kor 8:13
Karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024

Mzm 139:1
Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;

Mzm 139:2
Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.

Mzm 139:3
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.

Mzm 139:13
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.

Mzm 139:14
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Mzm 139:23
Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;

Mzm 139:24
lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024

Luk 6:27
“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;

Luk 6:28
mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.

Luk 6:29
Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.

Luk 6:30
Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.

Luk 6:31
Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.

Luk 6:32
Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.

Luk 6:33
Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian.

Luk 6:34
Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.

Luk 6:35
Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.

Luk 6:36
Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”

Luk 6:37
“Janganlah kamu menghakimi, maka kamupun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamupun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Luk 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024

2Ptr 3:1
Saudara-saudara yang kekasih, ini sudah surat yang kedua, yang kutulis kepadamu. Di dalam kedua surat itu aku berusaha menghidupkan pengertian yang murni oleh peringatan-peringatan,

2Ptr 3:2
supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu.

2Ptr 3:3
Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.

2Ptr 3:4
Kata mereka: “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.”

2Ptr 3:5
Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air,

2Ptr 3:6
dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah.

2Ptr 3:7
Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik.

2Ptr 3:8
Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

2Ptr 3:9
Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

2Ptr 3:10
Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024, Bacaan Injil

Apa yang menjadi ciri khas orang Kristiani? Jawabannya satu, yaitu kasih. Kasih ini menunjuk pada tindakan memperlakukan orang lain, bukan hanya karena mereka layak untuk dikasihi, melainkan karena Allah juga sungguh-sungguh mengasihi mereka.

Allah itu Maha Baik karena Dia mengasihi semua orang tanpa kecuali, entah itu orang yang tidak adil ataupun yang adil, orang suci maupun orang berdosa.

Allah mengajar kita untuk berbuat baik kepada orang lain, bahkan bagi mereka yang membenci dan menganiaya kita. Kasih kita kepada orang lain harus ditandai dengan kebaikan dan belas kasihan yang sama seperti yang diberikan Allah kepada kita.

Berbuat baik dan berbelaskasihan kepada mereka yang menguntungkan kita pastinya akan lebih mudah daripada kepada mereka yang nantinya tidak memberikan imbalan kepada kita.

Namun, Yesus justru meminta yang sebaliknya, yaitu berbuat baik kepada mereka yang nantinya tidak memberikan keuntungan kepada kita.

‘Renungan Harian Hari Ini 12 September 2024, Bacaan Injil’

Berdoa untuk mereka yang berbuat jahat kepada kita akan mematahkan kuasa balas dendam dan mengungkapkan kuasa kasih untuk berbuat baik di hadapan kejahatan. Bagaimana mungkin kita dapat mengasihi mereka yang telah menyakiti dan berbuat jahat kepada kita?

Bagi Allah, segala sesuatu menjadi mungkin. Dia memberikan kuasa dan kasih karunia kepada mereka yang percaya dan mau menerima karunia Roh Kudus. Kasih-Nya menaklukkan segala sesuatu, bahkan luka, ketakutan, prasangka, dan kesedihan kita.

Hanya salib Yesus Kristus yang dapat membebaskan kita dari tirani kedengkian, kebencian, dendam, dan memberi kita keberanian membalas kejahatan dengan kebaikan.

Kasih seperti itu memiliki kuasa menyembuhkan dan menyelamatkan dari kebinasaan. Apakah kita telah merasakan kuasa kasih dan belas kasihan Kristus yang menebus?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 September 2024

.

.

Tuhan, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Mu dan bebaskanlah hati kami agar tidak ada yang membuat kami marah dan merenggut sukacita kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 11 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 September 2024, Bacaan Injil Lukas 6:20-26 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 7:25-31; Mazmur: 45:11-12. 14-15. 16-17; R:11a; PEKAN BIASA XXIII (H) St.Yohanes Gabriel Perboyre;

BACAAN I

1Kor 7:25
Sekarang tentang para gadis. Untuk mereka aku tidak mendapat perintah dari Tuhan. Tetapi aku memberikan pendapatku sebagai seorang yang dapat dipercayai karena rahmat yang diterimanya dari Allah.

1Kor 7:26
Aku berpendapat, bahwa, mengingat waktu darurat sekarang, adalah baik bagi manusia untuk tetap dalam keadaannya.

1Kor 7:27
Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian! Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seorang!

1Kor 7:28
Tetapi, kalau engkau kawin, engkau tidak berdosa. Dan kalau seorang gadis kawin, ia tidak berbuat dosa. Tetapi orang-orang yang demikian akan ditimpa kesusahan badani dan aku mau menghindarkan kamu dari kesusahan itu.

1Kor 7:29
Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri;

1Kor 7:30
dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; juga orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli;

1Kor 7:31
pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 11 September 2024

Mzm 45:11
(45-12) Biarlah raja menjadi gairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah kepadanya!

Mzm 45:12
(45-13) Puteri Tirus datang dengan pemberian-pemberian; orang-orang kaya di antara rakyat akan mengambil muka kepadamu.

Mzm 45:14
(45-15) Dengan pakaian bersulam berwarna-warna ia dibawa kepada raja; anak-anak dara mengikutinya, yakni teman-temannya, yang didatangkan untuk dia.

Mzm 45:15
(45-16) Dengan sukacita dan sorak-sorai mereka dibawa, mereka masuk ke dalam istana raja.

Mzm 45:16
(45-17) Para bapa leluhurmu hendaknya diganti oleh anak-anakmu nanti; engkau akan mengangkat mereka menjadi pembesar di seluruh bumi.

Mzm 45:17
(45-18) Aku mau memasyhurkan namamu turun-temurun; sebab itu bangsa-bangsa akan bersyukur kepadamu untuk seterusnya dan selamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 11 September 2024

Luk 6:20
Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: “Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.

Luk 6:21
Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa.

Luk 6:22
Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.

Luk 6:23
Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.

Luk 6:24
Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.

Luk 6:25
Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis.

Luk 6:26
Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 11 September 2024

2Ptr 2:9
maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman,

2Ptr 2:10
terutama mereka yang menuruti hawa nafsunya karena ingin mencemarkan diri dan yang menghina pemerintahan Allah. Mereka begitu berani dan angkuh, sehingga tidak segan-segan menghujat kemuliaan,

2Ptr 2:11
padahal malaikat-malaikat sendiri, yang sekalipun lebih kuat dan lebih berkuasa dari pada mereka, tidak memakai kata-kata hujat, kalau malaikat-malaikat menuntut hukuman atas mereka di hadapan Allah.

2Ptr 2:12
Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar,

2Ptr 2:13
dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu.

2Ptr 2:14
Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!

2Ptr 2:15
Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.

 

2Ptr 2:16
Tetapi Bileam beroleh peringatan keras untuk kejahatannya, sebab keledai beban yang bisu berbicara dengan suara manusia dan mencegah kebebalan nabi itu.

2Ptr 2:17
Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat.

2Ptr 2:18
Sebab mereka mengucapkan kata-kata yang congkak dan hampa dan mempergunakan hawa nafsu cabul untuk memikat orang-orang yang baru saja melepaskan diri dari mereka yang hidup dalam kesesatan.

2Ptr 2:19
Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu.

2Ptr 2:20
Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.

2Ptr 2:21
Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.

2Ptr 2:22
Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.”

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 11 September 2024, Bacaan Injil

Apakah sumber sukacita dan kebahagiaan sejati? Yesus memulai pengajaran-Nya tentang jalan menuju Kerajaan Surga dengan menjelaskan apa itu kebahagiaan dan bagaimana memperolehnya. Kebahagiaan juga dapat dipahami sebagai sukacita atau berkat.

Menurut Yesus, jalan menuju kebahagiaan menuntut sebuah transformasi dalam diri kita. Transformasi ini adalah sebuah pertobatan hati dan pikiran yang hanya terjadi melalui karunia Roh Kudus.

Tanpa Roh Kudus, sulit bagi banyak orang untuk memahami bagaimana mungkin kebahagiaan dapat ditemukan dalam kemiskinan, kelaparan, dukacita, dan penganiayaan.

Jika kita ingin dipenuhi dengan sukacita dan kebahagiaan surgawi maka kita harus mengosongkan diri kita dari segala sesuatu yang membuat hati kita tertutup akan kehadiran Allah.

Dengan kemiskinan, maka akan mudah tumbuh sukacita karena orang akan merasa cukup dengan memiliki Allah sebagai harta terbesar mereka. Kelaparan membuat orang semakin memercayakan diri kepada Allah dan kuasa-Nya.

Kesedihan dan dukacita karena dosa akan menuntun orang pada kebebasan yang penuh sukacita dari beban rasa bersalah. Tuhan menyatakan kepada orang-orang yang rendah hati sebagai sumber sejati dari kehidupan dan kebahagiaan yang berlimpah.

Yesus berjanji kepada murid-murid-Nya bahwa sukacita di surga akan lebih dari sekadar mampu menyelesaikan segala persoalan dan kesulitan yang mereka hadapi di dunia ini. Santo Thomas Aquinas pernah mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat hidup tanpa sukacita.

Itulah sebabnya, seseorang yang kehilangan sukacita rohani akan mudah mengejar kesenangan duniawi. Apakah kita telah merasakan sukacita dan kebahagiaan dari rasa lapar dan haus akan Allah saja?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 September 2024

.

.

Tuhan, tambahlah rasa lapar kami kepada-Mu dan tunjukkanlah kami jalan yang membawa kami kepada kebahagiaan dan kedamaian yang kekal. Semoga kami menginginkan Engkau di atas segalanya dan menemukan sukacita yang sempurna dengan melakukan kehendak-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 10 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 September 2024, Bacaan Injil Lukas 6:12-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 6:1-11; Mazmur: 149:1-2. 3-4. 56a. 9b; R:4a; PEKAN BIASA XXIII (H) St.Nikolaus Tolentino; B. Oglerius; Fransiskus Garate;

BACAAN I

1Kor 6:1
Apakah ada seorang di antara kamu, yang jika berselisih dengan orang lain, berani mencari keadilan pada orang-orang yang tidak benar, dan bukan pada orang-orang kudus?

1Kor 6:2
Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?

1Kor 6:3
Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari.

1Kor 6:4
Sekalipun demikian, jika kamu harus mengurus perkara-perkara biasa, kamu menyerahkan urusan itu kepada mereka yang tidak berarti dalam jemaat?

1Kor 6:5
Hal ini kukatakan untuk memalukan kamu. Tidak adakah seorang di antara kamu yang berhikmat, yang dapat mengurus perkara-perkara dari saudara-saudaranya?

1Kor 6:6
Adakah saudara yang satu mencari keadilan terhadap saudara yang lain, dan justru pada orang-orang yang tidak percaya?

1Kor 6:7
Adanya saja perkara di antara kamu yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan?

1Kor 6:8
Tetapi kamu sendiri melakukan ketidakadilan dan kamu sendiri mendatangkan kerugian, dan hal itu kamu buat terhadap saudara-saudaramu.

1Kor 6:9
Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,

1Kor 6:10
pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

1Kor 6:11
Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 10 September 2024

Mzm 149:1
Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.

Mzm 149:2
Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!

Mzm 149:3
Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!

Mzm 149:4
Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.

Mzm 149:5
Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!

Mzm 149:6
Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

Mzm 149:9
untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 10 September 2024

Luk 6:12
Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.

Luk 6:13
Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:

Luk 6:14
Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,

Luk 6:15
Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,

Luk 6:16
Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.

Luk 6:17
Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon.

Luk 6:18
Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.

Luk 6:19
Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 10 September 2024

2Ptr 2:1
Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

2Ptr 2:2
Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat.

2Ptr 2:3
Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.

2Ptr 2:4
Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

2Ptr 2:5
dan jikalau Allah tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik;

2Ptr 2:6
dan jikalau Allah membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api, dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian,

2Ptr 2:7
tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, ?

2Ptr 2:8
sebab orang benar ini tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hari melihat dan mendengar perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu, sehingga jiwanya yang benar itu tersiksa?

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 September 2024, Bacaan Injil

Dengan pembaptisan, selain diangkat sebagai anak Allah, kita dipanggil oleh Allah untuk menjadi murid dan utusan Yesus. Sama seperti para rasul dahulu, kita pun diajak menjadi rasul saat ini.

Ketika Yesus memulai misi-Nya, la memilih dua belas orang untuk menjadi sahabat dan rasul-Nya. Dalam pemilihan kedua belas orang itu, kita melihat sesuatu yang khas dalam cara Tuhan bekerja. Apa itu?

Yesus memilih orang-orang yang biasa dan sederhana. Mereka bukanlah orang-orang yang profesional dengan tingkat intelektual yang tinggi. Juga tidak memiliki kekayaan berlimpah atau jabatan yang penuh kuasa.

Mereka dipilih dari orang-orang biasa yang melakukan hal-hal biasa.

Apa yang dikehendaki Yesus adalah bahwa orang-orang biasa ini dapat menerima tugas dari-Nya dan melakukannya dengan sangat baik.

Dia memilih mereka yang kemudian menjadi rasul-Nya, bukan karena siapa mereka, melainkan karena kemampuan mereka untuk menjadi rasul yang baik di bawah bimbingan dan kuasa-Nya.

Ketika Tuhan memanggil kita untuk melayani, kita tidak boleh menolak-Nya hanya karena kita berpikir bahwa kita memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki apa-apa yang bisa diberikan untuk pekerjaan dalam Kerajaan Allah.

Tuhan mengambil apa yang dapat dipersembahkan oleh orang-orang biasa, seperti kita, dan menggunakannya untuk kebesaran kerajaan-Nya.

Apakah kita mau membuat hidup kita sebagai persembahan kepada Allah dan mengizinkan Dia untuk menggunakan diri kita sesuai kehendak-Nya?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 September 2024

.

.

Tuhan, penuhilah kami dengan rasa syukur dan kemurahan hati atas semua yang telah Engkau lakukan bagi kami. Ambillah hidup kami dan semua yang kami miliki sebagai persembahan cinta untuk-Mu, yang adalah segalanya bagi kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 9 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 September 2024, Bacaan Injil Lukas 6:6-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 5:1-8; Mazmur: 5:5-6. 7. 12; R:9a; PEKAN BIASA XXIII (H); St.Petrus Klaver; B.Frederik Ozanam;

BACAAN I

1Kor 5:1
Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya.

1Kor 5:2
Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu?

1Kor 5:3
Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku?sama seperti aku hadir?telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu.

1Kor 5:4
Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa Yesus, Tuhan kita,

1Kor 5:5
orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

1Kor 5:6
Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?

1Kor 5:7
Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.

1Kor 5:8
Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 9 September 2024

Mzm 5:5
(5-6) Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.

Mzm 5:6
(5-7) Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.

Mzm 5:7
(5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 September 2024

Luk 6:6
Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.

Luk 6:7
Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka dapat alasan untuk mempersalahkan Dia.

Luk 6:8
Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: “Bangunlah dan berdirilah di tengah!” Maka bangunlah orang itu dan berdiri.

Luk 6:9
Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?”

Luk 6:10
Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya.

Luk 6:11
Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 9 September 2024

2Ptr 1:12
Karena itu aku senantiasa bermaksud mengingatkan kamu akan semuanya itu, sekalipun kamu telah mengetahuinya dan telah teguh dalam kebenaran yang telah kamu terima.

2Ptr 1:13
Aku menganggap sebagai kewajibanku untuk tetap mengingatkan kamu akan semuanya itu selama aku belum menanggalkan kemah tubuhku ini.

2Ptr 1:14
Sebab aku tahu, bahwa aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

2Ptr 1:15
Tetapi aku akan berusaha, supaya juga sesudah kepergianku itu kamu selalu mengingat semuanya itu.

2Ptr 1:16
Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.

2Ptr 1:17
Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”

2Ptr 1:18
Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.

2Ptr 1:19
Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

2Ptr 1:20
Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,

2Ptr 1:21
sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 September 2024, Bacaan Injil

Apakah maksud Allah dengan memberikan perintah untuk menguduskan hari Sabat? (Kel. 20:8; Ul. 5:12). Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi ingin menangkap Yesus ketika Dia melanggar aturan ritual hari Sabat supaya mereka dapat menuntut-Nya atas dasar pelanggaran hukum Allah.

Namun, Yesus mengetahui pikiran mereka. Mengapa mereka berusaha menjatuhkan Yesus? Sebab mereka merasa diri benar sehingga seolah-olah memiliki otoritas untuk memutuskan mana yang benar dan mana yang salah. Sikap legalistis telah menjerat mereka sendiri.

Aturan lahiriah lebih dipentingkan daripada tujuan utama aturan tersebut. Yesus menunjukkan kekeliruan mereka dengan menunjukkan mengapa Allah menetapkan hari Sabat bagi mereka.

Hal yang lebih penting adalah melakukan kebaikan dan menyelamatkan kehidupan, bukan untuk melakukan kejahatan atau membinasakan kehidupan.

Umat Kristiani merayakan hari Minggu sebagai Hari Tuhan, untuk memperingati karya penebusan Allah dalam Yesus Kristus dan karya ciptaan baru yang Dia selesaikan melalui kematian dan kebangkitan Kristus.

Mengambil “Sabat” atau “istirahat” adalah cara untuk mengungkapkan penghormatan kepada Allah atas semua yang telah Dia lakukan bagi kita. Namun, “istirahat” seperti itu tidak membebaskan kita dari kasih kita kepada sesama.

Jika kita sungguh-sungguh mengasihi Allah di atas segalanya maka kasih kepada Allah akan tercermin dalam kasih kepada sesama. Apakah kita telah menghormati Allah dengan cara merayakan hari Minggu, Hari Tuhan, dan dengan cara kita memperlakukan sesama?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024

.

.

Tuhan, dalam kemenangan-Mu atas dosa dan maut dan dalam kebangkitan-Mu, Engkau memberi kami jaminan untuk mengambil bagian dalam peristirahatan abadi di surga. Ubahlah hati kami dengan kasih-Mu sehingga kami dapat dengan bebas melayani sesama dan menemukan sukacita serta kesegaran dalam perayaan hari Minggu sebagai hari Tuhan. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024, Bacaan Injil Markus 7:31-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 35:4-7a; Mazmur: 146:7. 8-9a. 9bc-10; R:1; Bacaan II: Yak. 2:1-5; O PEKAN II PEKAN BIASA XXIII (H);

BACAAN I

Yes 35:4
Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: “Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!”

Yes 35:5
Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.

Yes 35:6
Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara;

Yes 35:7
tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024

Mzm 146:7
yang menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar. TUHAN membebaskan orang-orang yang terkurung,

Mzm 146:8
TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar.

Mzm 146:9
TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

Mzm 146:9
TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

Mzm 146:10
TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun! Haleluya!

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024

Yak 2:1
Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.

Yak 2:2
Sebab, jika ada seorang masuk ke dalam kumpulanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian indah dan datang juga seorang miskin ke situ dengan memakai pakaian buruk,

Yak 2:3
dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: “Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!”, sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: “Berdirilah di sana!” atau: “Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!”,

Yak 2:4
bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat?

Yak 2:5
Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024

Mrk 7:31
Kemudian Yesus meninggalkan pula daerah Tirus dan dengan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis.

Mrk 7:32
Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.

Mrk 7:33
Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu.

Mrk 7:34
Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah!

Mrk 7:35
Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.

Mrk 7:36
Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya.

Mrk 7:37
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024

2Ptr 1:1
Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

2Ptr 1:2
Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.

2Ptr 1:3
Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.

2Ptr 1:4
Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

2Ptr 1:5
Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,

2Ptr 1:6
dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,

2Ptr 1:7
dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.

2Ptr 1:8
Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.

2Ptr 1:9
Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.

2Ptr 1:10
Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.

2Ptr 1:11
Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 September 2024, Bacaan Injil

Apakah kita mengharapkan Tuhan akan memperlakukan kita dengan baik? Apa pun yang Yesus lakukan, Dia akan melakukannya dengan baik. Dia selalu menunjukkan kebaikan Allah dalam tindakan-Nya.

Ketika Yesus menyembuhkan seorang yang tuli dan gagap, Dia menunjukkan perhatian-Nya terhadap penderitaan yang dialami orang tersebut. Yesus mengajaknya berbicara secara pribadi.

Dia tidak ragu dan tidak merasa malu di tengah kerumunan orang banyak. Seperti layaknya seorang tabib, Dia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu dan menyentuh lidahnya.

Dengan segala tindakan fisik ini, Yesus menyentuh penderitaan orang itu sehingga imannya bangkit kembali di dalam dirinya.

Dengan satu kata perintah, “Efata” (Terbukalah), telinga orang yang malang itu terbuka, lidahnya pulih kembali, dan dia berbicara dengan jelas.

 

Apa arti penting dari Yesus meletakkan jari-Nya di telinga orang itu? Gregorius Agung, Pujangga Gereja pada abad ke-6 menulis,

“Roh Kudus disebut sebagai jari Allah. Ketika Tuhan memasukkan jari-Nya ke dalam telinga orang bisu yang tuli, Dia membuka jiwa manusia kepada iman melalui karunia-karunia Roh Kudus.”

Tanggapan orang banyak terhadap mukjizat ini menjadi bukti akan kepedulian Yesus yang besar terhadap orang lain, “la melakukan segala-galanya dengan baik.”

Tidak ada masalah atau beban yang terlalu berat bagi Yesus yang telah mempertimbangkannya dengan saksama.

Tuhan memperlakukan kita masing-masing dengan kebaikan dan belas kasihan-Nya. Dia memanggil kita untuk memperlakukan satu sama lain dengan cara yang sama.

Roh Kudus yang berdiam dalam diri kita memampukan kita untuk mengasihi seperti Yesus mengasihi. Apakah kita mengasihi orang lain dan memperlakukan mereka dengan penuh perhatian seperti yang Yesus lakukan?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 September 2024

.

.

Tuhan, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Mu dan nyalakanlah hati kami dengan kasih dan belas kasihan-Mu. Jadikanlah kami alat belas kasihan dan damai sejahtera-Mu sehingga kami dapat menolong orang lain untuk menemukan kesembuhan dan keutuhan di dalam diri-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 7 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 September 2024, Bacaan Injil Lukas 6:1-5 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 4:6b-15; Mazmur: 145:17-18. 19-20. 21; R:18a; PEKAN BIASA XXII (H) Hari Sabtu Imam;

BACAAN I

1Kor 4:6
Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan:

“Jangan melampaui yang ada tertulis”, supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.

1Kor 4:7
Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?

1Kor 4:8
Kamu telah kenyang, kamu telah menjadi kaya, tanpa kami kamu telah menjadi raja. Ah, alangkah baiknya kalau benar demikian, bahwa kamu telah menjadi raja, sehingga kamipun turut menjadi raja dengan kamu.

1Kor 4:9
Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati, sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.

1Kor 4:10
Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina.

1Kor 4:11
Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup mengembara,

1Kor 4:12
kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar;

1Kor 4:13
kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini.

1Kor 4:14
Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi.

1Kor 4:15
Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 7 September 2024

Mzm 145:17
TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Mzm 145:18
TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

Mzm 145:19
Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.

Mzm 145:20
TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.

Mzm 145:21
Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-Nya yang kudus untuk seterusnya dan selamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 7 September 2024

Luk 6:1
Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus berjalan di ladang gandum, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya, sementara mereka menggisarnya dengan tangannya.

Luk 6:2
Tetapi beberapa orang Farisi berkata: “Mengapa kamu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?”

Luk 6:3
Lalu Yesus menjawab mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan oleh Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,

Luk 6:4
bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan mengambil roti sajian, lalu memakannya dan memberikannya kepada pengikut-pengikutnya, padahal roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?”

Luk 6:5
Kata Yesus lagi kepada mereka: “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 7 September 2024

2Tim 4:1
Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:

2Tim 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

2Tim 4:3
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

2Tim 4:4
Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

2Tim 4:5
Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!

2Tim 4:6
Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.

2Tim 4:7
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

2Tim 4:8
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

2Tim 4:9
Berusahalah supaya segera datang kepadaku,

2Tim 4:10
karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.

 

2Tim 4:11
Hanya Lukas yang tinggal dengan aku. Jemputlah Markus dan bawalah ia ke mari, karena pelayanannya penting bagiku.

2Tim 4:12
Tikhikus telah kukirim ke Efesus.

2Tim 4:13
Jika engkau ke mari bawa juga jubah yang kutinggalkan di Troas di rumah Karpus dan juga kitab-kitabku, terutama perkamen itu.

2Tim 4:14
Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat kejahatan terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut perbuatannya.

2Tim 4:15
Hendaklah engkau juga waspada terhadap dia, karena dia sangat menentang ajaran kita.

2Tim 4:16
Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorangpun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku?kiranya hal itu jangan ditanggungkan atas mereka?,

2Tim 4:17
tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.

2Tim 4:18
Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

2Tim 4:19
Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus.

2Tim 4:20
Erastus tinggal di Korintus dan Trofimus kutinggalkan dalam keadaan sakit di Miletus.

2Tim 4:21
Berusahalah ke mari sebelum musim dingin. Salam dari Ebulus dan Pudes dan Linus dan Klaudia dan dari semua saudara.

2Tim 4:22
Tuhan menyertai rohmu. Kasih karunia-Nya menyertai kamu!

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 September 2024, Bacaan Injil

Dalam Sepuluh Perintah Allah (Dekalog), Allah memerintahkan agar bangsa Israel menghormati Hari Sabat, “Kuduskanlah hari Sabat!” Apa tujuan utama di balik perintah ini?

Pertanyaan ini kerap menjadi perdebatan antara Yesus dan para pemimpin agama Yahudi. Hari Sabat adalah saat untuk beristirahat. Namun, Sabat bukan sekadar hari untuk santai-santai dan tidak bekerja sama sekali.

Karena tidak bekerja, Sabat adalah kesempatan istimewa untuk mengingat dan merayakan kebaikan Allah dan karya-Nya, untuk memuji Allah, karya penciptaan-Nya, dan tindakan penyelamatan-Nya bagi manusia.

Supaya puji-pujian terhadap Allah tidak terganggu maka pekerjaan sehari-hari dihentikan. Istirahat diperlukan supaya memperoleh kesegaran jiwa untuk menikmati dan merasakan kebaikan Allah.

Para murid Yesus dimarahi oleh ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi bukan karena memetik dan memakan bulir gandum dari ladang, melainkan karena melakukan hal itu pada hari Sabat.

Untuk membela para murid-Nya, Yesus memberikan pendapat berdasarkan Kitab Suci bahwa kebutuhan manusia lebih diutamakan daripada kebiasaan ritual.

Ia memberikan contoh, ketika Daud dan orang-orang yang menyertainya lapar, mereka makan roti kudus yang dipersembahkan di Rumah Allah.

Bagi Yesus, kehidupan manusia sebagai ciptaan Allah lebih bernilai daripada aturan-aturan ritual. Apakah kita menghormati Allah dengan cara kita memperlakukan sesama dengan baik pada saat merayakan hari Tuhan?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024

.

.

Tuhan, kiranya kami menghormati Engkau dalam pekerjaan dan istirahat kami serta memperlakukan sesama dengan hormat. Bebaskanlah kami dari kecenderungan selalu mengkritik dan tidak toleran sehingga kami dapat menemukan kebaikan dalam diri sesama kami dalam segala situasi. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024, Bacaan Injil Lukas 5:33-39 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 4:1-5; Mazmur: 97:3-4. 5-6. 27-28. 39 40; R:39a; PEKAN BIASA XXII (H) B.Bonaventura dari Forli;

BACAAN I

1Kor 4:1
Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.

1Kor 4:2
Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

1Kor 4:3
Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi.

1Kor 4:4
Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.

1Kor 4:5
Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024

Mzm 37:3
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,

Mzm 37:4
dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Mzm 37:5
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Mzm 37:6
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

Mzm 37:27
Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya;

Mzm 37:28
sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.

Mzm 37:39
Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;

Mzm 37:40
TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024

Luk 5:33
Orang-orang Farisi itu berkata pula kepada Yesus: “Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga murid-murid orang Farisi, tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.”

Luk 5:34
Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat mempelai laki-laki disuruh berpuasa, sedang mempelai itu bersama mereka?

Luk 5:35
Tetapi akan datang waktunya, apabila mempelai itu diambil dari mereka, pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”

Luk 5:36
Ia mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: “Tidak seorangpun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada baju yang tua. Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu.

Luk 5:37
Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur.

Luk 5:38
Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.

Luk 5:39
Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024

2Tim 2:22
Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

2Tim 2:23
Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,

2Tim 2:24
sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar

2Tim 2:25
dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,

2Tim 2:26
dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.

2Tim 3:1
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.

2Tim 3:2
Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

‘Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024, Bacaan Injil’

2Tim 3:3
tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,

2Tim 3:4
suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

2Tim 3:5
Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

2Tim 3:6
Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,

2Tim 3:7
yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.

2Tim 3:8
Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.

2Tim 3:9
Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan merekapun akan nyata bagi semua orang.

 

2Tim 3:10
Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.

2Tim 3:11
Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.

2Tim 3:12
Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,

2Tim 3:13
sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.

2Tim 3:14
Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

2Tim 3:15
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

2Tim 3:16
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

2Tim 3:17
Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 September 2024, Bacaan Injil

Mana yang lebih utama: berpuasa atau berpesta? Murid-murid Yohanes Pembaptis dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid Yesus tidak berpuasa. Dalam tradisi Yahudi, di samping beribadah dan bersedekah, berpuasa adalah salah satu dari tiga kewajiban agama yang paling penting.

Yesus memberikan penjelasan yang sederhana. Ada waktu untuk berpuasa dan ada waktu untuk berpesta. Berjalan sebagai seorang murid bersama Yesus berarti mengalami sukacita dalam sebuah relasi,

seperti sukacita pesta pernikahan di mana kebahagiaan tampak dalam kebersamaan mempelai pria dan wanita. Namun, ada saatnya juga ketika para murid Yesus harus memikul salib penderitaan.

Yesus kemudian memperingatkan murid-murid-Nya tentang “pikiran yang tertutup”, yang menolak untuk mempelajari hal-hal baru. Yesus menggunakan sebuah gambaran yang tidak asing lagi bagi para pendengar-Nya, yaitu kantong anggur yang baru dan yang lama.

Pada zaman Yesus, anggur disimpan dalam kantong kulit, bukan botol. Anggur yang baru saja dituangkan dalam kantong kulit masih berfermentasi.

 

Gas karena fermentasi akan memberikan tekanan pada kantong kulit. Kantong kulit yang baru biasanya cukup elastis untuk menahan tekanan tersebut, tetapi kantong kulit yang lama mudah pecah karena kaku dan keras.

Apakah kita harus menolak yang lama untuk menggantikan yang baru? Sama seperti ada tempat dan waktu yang tepat untuk berpuasa dan berpesta, demikian juga ada tempat yang tepat untuk yang lama dan yang baru.

Allah memberikan hikmat kepada kita agar kita dapat menggunakan yang lama dan yang baru dengan sebaik-baiknya. Dia tidak ingin kita terlalu berpegang teguh pada masa lalu sehingga sulit untuk menerima karya Roh Kudus yang selalu membuat kebaruan dalam hidup kita.

Dia menghendaki pikiran dan hati kita menjadi seperti kantong kulit yang baru, yaitu terbuka dan siap untuk menerima “anggur baru” dari Roh Kudus.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 5 September 2024

.

.

Tuhan, semoga kami selalu menemukan sukacita dalam mengenal, mengasihi, dan melayani Engkau. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 5 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 September 2024, Bacaan Injil Lukas 5:1-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Kor. 3:18-23; Mazmur: 24:1-2. 3-4ab. 5-6; R:1a; PEKAN BIASA XXII (H) Sta.Teresa dr Kalkuta; B.Maria Magdalena Starace;

BACAAN I

1Kor 3:18
Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.

1Kor 3:19
Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: “Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.”

1Kor 3:20
Dan di tempat lain: “Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.”

1Kor 3:21
Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu:

1Kor 3:22
baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya.

1Kor 3:23
Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 5 September 2024

Mzm 24:1
Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.

Mzm 24:2
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

Mzm 24:3
“Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?”

Mzm 24:4
“Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

Mzm 24:5
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

Mzm 24:6
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.” Sela

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 5 September 2024

Luk 5:1
Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

Luk 5:2
Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.

Luk 5:3
Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.

Luk 5:4
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.”

Luk 5:5
Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”

Luk 5:6
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

Luk 5:7
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.

Luk 5:8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.”

Luk 5:9
Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;

Luk 5:10
demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.”

Luk 5:11
Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 5 September 2024

2Tim 2:1
Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.

2Tim 2:2
Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.

2Tim 2:3
Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.

2Tim 2:4
Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.

2Tim 2:5
Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.

2Tim 2:6
Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.

2Tim 2:7
Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.

2Tim 2:8
Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.

2Tim 2:9
Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.

2Tim 2:10
Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.

2Tim 2:11
Benarlah perkataan ini: “Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia;

 

2Tim 2:12
jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;

2Tim 2:13
jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.”

2Tim 2:14
Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.

2Tim 2:15
Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.

2Tim 2:16
Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.

2Tim 2:17
Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,

2Tim 2:18
yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang.

2Tim 2:19
Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: “Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya” dan “Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.”

2Tim 2:20
Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.

2Tim 2:21
Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 September 2024, Bacaan Injil

Meskipun Simon sudah lelah setelah bekerja semalaman tanpa hasil, dengan rendah hati ia tetap mendesak Yesus agar mengatakan sesuatu kepadanya dan ia menaati-Nya, “Namun, karena perkataan-Mu itu, aku akan menebarkan jala.”

Maka, terjadilah mukjizat. Ikan dalam jumlah besar tersangkut di jalanya. Peristiwa ini menunjukkan sebuah kebenaran penting tentang bagaimana Tuhan bekerja dalam dan melalui kita untuk kemuliaan-Nya.

Allah mengharapkan hal-hal yang lebih besar dari kita daripada yang dapat kita lakukan sendiri. Ketika kita bekerja sama dalam pekerjaan-Nya, kita mencapai jauh lebih banyak daripada yang bisa kita lakukan sendiri.

Allah memilih orang-orang biasa sebagai murid sekaligus utusan-Nya. Panggilan-Nya terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang sangat biasa atau ketika kita sedang bekerja. Tidak spektakuler. Dia memanggil kita untuk ‘menjala’ orang lain masuk ke dalam jala’ kerajaan-Nya.

Yesus juga menyampaikan pesan yang sama kepada kita, yaitu “menjala manusia” supaya masuk ke dalam Kerajaan Allah asalkan kita sendiri mau membuka diri akan terang-Nya yang bersinar melalui diri kita.

Allah ingin orang lain melihat terang Kristus dalam diri kita, melalui cara kita hidup, berbicara, dan memberikan kesaksian akan sukacita Injil. Apakah kita bersaksi tentang sukacita Injil kepada orang-orang di sekitar kita? Apakah kita berdoa untuk tetangga, rekan kerja, dan kerabat kita sehingga mereka dapat mengenal Kristus dan bertumbuh dalam pengenalan akan kasih-Nya?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 September 2024

.

.

Tuhan, semoga kami dapat menjadi saksi yang baik bagi kebenaran dan keselamatan-Mu kepada keluarga, sahabat, dan rekan kerja kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

You cannot copy content of this page