Renungan Harian Hari Ini 23 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 23 Januari 2022, Bacaan Injil Lukas 1:1-4; 4:14-21

Teofilus yang mulia, banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,

seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.

Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,

supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.

Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.

Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:

“Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan,

dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.

Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 23 Januari 2022, Bacaan Injil

Umat terpilih tidak setia pada perjanjian dengan Allah. Karena itu, mereka mengalami pembuangan.

Mereka menyesal dan bertobat. Allah menyelamatkan mereka lagi. Maka, mereka membarui perjanjian yang berintikan kesetiaan untuk membaca, mendengar, merenungkan, dan melaksanakan sabda Tuhan.

Lewat sabda-Nya, Tuhan hadir dalam hidup manusia, memberinya sukacita dan penghiburan. Itulah yang mengubah dukacita menjadi sukacita.

Supaya sukacita itu bertahan dan bertambah, maka harus dibagikan kepada sesama. Dengan kata lain, bersatu dengan sesama dan Tuhan.

Itulah yang membentuk tubuh sosial dan spiritual.

Dalam bacaan kedua, Paulus membandingkan persatuan spiritual seperti tubuh manusia dengan anggotanya (1Kor. 12:12-50).

Semua anggota berbeda dengan perannya masing-masing, tetapi bersatu untuk membentuk tubuh yang satu dan sama sebagai kekuatan dan perwujudan diri bersama.

Semua dalam satu, satu dalam semua, untuk dan dalam semua hal. Di sini, semua merasa sama dan saling bergantung.

Oleh Roh, persatuan tubuh mistik itu digenapi, berpusat dan berpuncak pada Yesus Kristus yang diurapi (Luk. 1:18).

Tubuh mistik Kristus harus selalu membawa pembebasan bagi orang tawanan dan tertindas, penglihatan bagi orang buta, dan kabar baik bagi orang miskin.

.

Ya Tuhan, bantulah kami bersatu membentuk tubuh mistik Kristus, sehingga kami bisa membebaskan diri dan sesama dari penderitaan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Jadwal Misa Online Minggu Biasa III TH.C/II Tgl 22-23 Jan 2022

Jadwal Misa Online Minggu Biasa III TH.C/II Tgl 22-23 Jan 2022

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid-19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Minggu Biasa III TH.C/II untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

96 minggu berlalu sudah, itu artinya hampir dua tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 22-23 Januari 2022
Minggu Biasa III TH.C/II

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Biasa III TH.C/II Tgl 22-23 Januari 2022

misa online minggu biasa

Misa Online Minggu Biasa III TH.C/II Tgl 22-23 Januari 2022

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid-19 sejak lebih dari satu setengah tahun yang lalu, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid-19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 09.00 WIB

Pada keadaan new normal seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline terbatas yang juga disiarkan secara online pada Misa Minggu Biasa III TH.C/II ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang dan merindukan misa kudus dengan Romo Uskup Mgr. Rubyatmoko tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 22-23 Januari 2022
Minggu Biasa III TH.C/II

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<

>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Renungan Harian Hari Ini 22 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 3:20-21

Sekali peristiwa, Yesus masuk ke sebuah rumah.

Maka, datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makan pun mereka tidak dapat.

Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 22 Januari 2022, Bacaan Injil

Sebuah struktur dan sistem agama, sosial, budaya yang tidak bagus menyebabkan banyak orang tidak waras.

Ketika ada orang waras yang membawa kebenaran, maka dia dicap tidak waras.

Ketika ada yang membawa terang kepada mereka yang biasa hidup dalam gelap, maka mata mereka tak bertahan dengan cahaya.

Hal ini digambarkan dalam bacaan Injil hari ini (Mrk. 3:20-21).

Yesus yang waras dicap tidak waras hanya karena melakukan mukjizat dan mengajarkan hal-hal yang berbeda dengan kebiasaan orang Yahudi.

Yesus sedang melakukan operasi spiritual yang mendasar terhadap sebuah masyarakat yang sesat pikir dalam banyak hal.

Untuk mengerti kewarasan ilahi dan logika spiritual dalam semua hal yang terjadi selalu membutuhkan perjuangan dan permenungan.

Daud dalam bacaan pertama hari ini (2Sam. 1:1-4.11-12.19.23-27) berada dalam jalan logika spiritual panggilan Allah.  Ia menang perang.

Namun, Daud mengerti yang paling penting bukan soal menang perang, melainkan bagaimana kehendak Tuhan terjadi. Ia mestinya senang dengan kematian Saul musuhnya, namun ia berduka.

Apalagi Saul dan anaknya mati sebagai pahlawan yang membela bangsanya. Bagi Daud, Saul adalah orang besar, karena ia dipilih oleh Allah Yang Besar, dan mati secara besar pula.

Hal itu menimbulkan duka yang besar, sekaligus tanggung jawab besar bagi Daud yang akan meneruskan pemerintahan Israel.

Orang besar selalu berpikir mendalam, berperasaan lembut, berkehendak baik, dan memaafkan.

Dengan itu, ia menunjukkan kebesaran Allah yang diimaninya.

.

Tuhan, jadikan kami waras menurut akal sejati dan logika spiritual, sehingga kami dapat mengubah struktur hidup yang tidak waras. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 21 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 3:13-19

Pada suatu hari, Yesus naik ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya.

Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.

Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah:

Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,

selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 21 Januari 2022, Bacaan Injil

Jangan pernah mencari kesempatan dalam kesempitan.

Artinya, dalam situasi sulit yang menimpa teman, lawan, atau masyarakat, kita jangan mencari keuntungan yang berakibat bertambah besarnya kesulitan sesama.

Jangan mau berbahagia di atas penderitaan sesama.

Dalam pertandingan atau persaingan pun, bahkan dalam perang harus ada etika, ada sportivitas, sehingga lawan kalah dan kita menang dengan hormat dan dalam keadilan walaupun dalam arti minimal.

Daud menunjukkan hal itu dalam kisah bacaan pertama hari ini (1 Sam 24:3-21).

Ia mempunyai kesempatan untuk membunuh Saul, lawannya. Namun, ia tidak melakukannya. Bahkan, ketika dia digoda oleh firman Tuhan sendiri (1Sam. 24:5-7).

Keikhlasan dan ketulusan yang bersumber pada ketaatan kepada Tuhan menghantar Daud untuk melakukan apa yang terhormat di mata sesama dan Tuhan. Saul diurapi Tuhan.

Karena itu, biarlah kematiannya ditentukan oleh tangan Tuhan, dan bukan oleh tangannya. Hal ini justru menyadarkan Saul atas kesalahannya (1Sam. 24:17-20).

Saul dan Daud berada dalam situasi perang. Virus perang adalah setan.

Karena itu, dalam bacaan Injil hari ini (Mrk 3:13-19), Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya untuk memberitakan Injil sambil mengusir setan.

Pekerjaan besar entah baik atau jahat selalu butuh tenaga. Buahnya tergantung pada pemimpinnya. Mari kita mengikuti teladan Daud dan terutama Yesus.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk menjadi pewarta Injil. Kiranya kami dibebaskan dari sikap mengambil kesempatan dalam kesempitan. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 20 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 3:7-12

Sekali peristiwa, Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya.

Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.

Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.

Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.

Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: “Engkaulah Anak Allah.”

Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 20 Januari 2022, Bacaan Injil

Keberhasilan seseorang yang menjadi buah dari perjuangannya dan sumber kebahagiaannya justru sering menjadi sumber iri hati bagi orang lain.

Dalam bacaan pertama, Saul iri hati dengan Daud yang dipuji karena kemenangannya atas Goliath.

Raja Saul berikhtiar membunuh Daud, namun dibatalkan berkat bantuan Yonatan, putranya.

Iri hati adalah penyakit hati manusia yang memutuskan dirinya dari kebahagiaan dan dari sesama.

Iri hati adalah karya roh jahat. Roh jahat itu bisa menguasai hati, jiwa, dan roh manusia dengan buah-buah jahat antara lain iri hati. Roh jahat itu bisa juga menguasai badan manusia.

Karena itu, dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengusir roh jahat dan menyembuhkan secara fisik orang yang dicengkramnya. Yesus sukses menyembuhkan banyak orang sakit dan membuat tersungkur roh jahat.

Kesuksesan Yesus adalah undangan untuk mendekati-Nya, bergaul dengan-Nya, dan menjadi murid-Nya.

Dengan itu, kita belajar untuk menjadi besar dengan bercermin pada kebesaran orang lain dan kebesaran Tuhan sendiri.

.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk  ikut bersyukur atas kesuksesan orang lain, dan bukannya iri hati. Satukan kami dengan Yesus supaya kami tidak tersungkur di hadapan roh jahat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 19 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 3:1-6

Pada suatu hari Sabat, Yesus masuk ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.

Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.

Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: “Mari, berdirilah di tengah!”

Kemudian kata-Nya kepada mereka: “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?”

Tetapi mereka itu diam saja.

Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!”

Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 19 Januari 2022, Bacaan Injil

Yang besar tidak selalu kuat, yang kecil tidak selalu lemah. Yang kuat tidak selalu menang, yang lemah tidak selalu kalah.

Kemenangan dan kekalahan bersumber pada kebenaran dan keadilan yang berasal dari Allah. Yang menghina tidak selalu besar, kuat, dan menang, dihina tidak selalu kecil, lemah, dan kalah.

Itulah kalimat yang bisa menggambarkan kemenangan Daud atas Goliath yang dinarasikan dalam bacaan pertama hari ini.

Selanjutnya, kemenangan Daud ini bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk sadar bahwa kuasa Allah tak ada bandingannya.

Jika Allah di pihak kita, maka sebesar dan sekuat apa pun musuh pasti kalah. Namun kita ingat, Allah akan ada di pihak kita, jika kita menginginkan yang benar, baik, dan indah.

Dengan prinsip itu, kita ingin bersatu dengan semua orang yang bertujuan sama, yaitu menyelamatkan sebanyak mungkin manusia.

Yesus dalam Injil hari ini (Mrk. 3:1-6) menghadapi mereka yang terbelenggu oleh struktur agama yang salah dan penyakit. Penyakit fisik dan struktur sosial, politik, religius, dan kultural menjadi monster atau “Goliath” yang mematikan.

Yesus yang tampaknya kecil dan lemah, akhirnya bisa mengalahkan monster yang menakutkan ini.

Pembebasan manusia dari rasa takut dalam bentuk apa pun dan kebodohan yang menimbulkan alienasi adalah visi dan misi utama agama.

Itulah pesan bacaan suci hari ini melalui tokoh Daud dan Yesus.

.

Ya Tuhan, jadikan kami seperti Daud dan Yesus yang mengalahkan “Goliath” ketakutan, penyakit, dan struktur yang membelenggu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 18 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 2:23-28

Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.

Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatuyang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?”

Jawab-Nya kepada mereka: “Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,

bagaimana Ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar — lalu makan roti sajian itu yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam — dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya?”

Lalu kata Yesus kepada mereka “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 18 Januari 2022, Bacaan Injil

Kekuasaan sering membutakan banyak orang. Bacaan pertama hari ini mengisahkan hal itu (1Sam. 16:1-13).

Saul yang dipilih Tuhan tidak taat pada Tuhan, dan melakukan apa yang jahat di mata-Nya. Akibatnya, Saul ditolak oleh Tuhan.

Selanjutnya, Tuhan menugaskan Samuel untuk memilih raja baru bagi Israel. Maka, ia harus membawa minyak dan mempersembahkan kurban kepada Tuhan.

Pemilihan, pengurapan, dan pelantikan seorang raja dilakukan atas kehendak dan petunjuk Tuhan. Karena ia akan memerintah atas nama-Nya.

Yang menarik ialah Samuel yang bertugas atas nama Tuhan untuk mengurapi sang raja, cepat terpesona dengan penampilan luar.

Namun, bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah. Tuhan selalu melihat hati (1 Sam. 16:7).

Terpilihlah Daud, anak bungsu Isai, menjadi raja Israel. Yang kecil dan tak terhitung di mata manusia, sering kali itulah yang dipilih Allah.

Cara Allah memandang, lain dari cara manusia. Itu juga yang terjadi dalam bacaan Injil hari ini (Mrk. 2:23-28).

Yesus mengubah pandangan tentang hukum sabat. “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat (Mrk. 2:27).

Hukum dibuat untuk keselamatan manusia dan bukan sebaliknya.

Inti keberadaan manusia adalah hati, jiwa, dan rohnya yang menurun pada pikiran, perasaan, dan kehendaknya. Isi bagian dalam itulah yang memimpin badan manusia.

Rawatlah jiwamu, supaya badanmu elok.

.

Tuhan, bantulah kami untuk merawat hati, jiwa, dan roh. Sebab itulah yang Engkau lihat. Di sana juga kebajikan ilahi-Mu merajai kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 17 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Januari 2022, Bacaan Injil Markus 2:18-22

Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus:

“Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka?

Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa. Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.

Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang.

Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.”

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 17 Januari 2022, Bacaan Injil

Tuhan melihat hati bukan tampilan luar. Tuhan melihat isi bukan bungkusan. Tuhan melihat yang hakikat dan akar, bukan hanya daun dan buah. Kedua bacaan hari ini menekankan hal ini.

Pada bacaan pertama (1 Sam. 15:16-23), Samuel berkata kepada Saul, “Sesungguhnya, mengamalkan sabda lebih baik dari kurban sembelihan, menuruti firman Tuhan lebih baik dari lemak domba jantan” (1Sam. 15:22).

Inti dan isi sejati dari persembahan dan kurban adalah menjalankan firman Tuhan agar kita dekat dengan Dia.

Demikian juga, menurut Injil hari ini, inti dan isi sejati dari puasa adalah supaya kita dapat lebih mudah mengamalkan sabda Tuhan dan dekat dengan-Nya.

Karena itu, ketika kita sudah dekat dan bersatu dengan Tuhan, maka puasa menjadi kurang nilainya karena tujuannya tercapai (Mrk. 2:18-22).

Transformasi dan perubahan dibutuhkan untuk mengganti orang dan hal-hal yang tidak perlu.

Dalam bacaan pertama, Saul yang tidak taat pada Tuhan, dan melakukan apa yang jahat di mata-Nya diganti (1 Sam. 15:23).

Dalam bacaan Injil, anggur dan kantungnya diganti dengan yang baru (Mrk. 2:22). Anggur baru ialah Darah Kristus sendiri, kantung baru adalah Gereja-Nya, komunitas baru.

Kita perlu mengganti kebiasaan lama yang salah.

Demikian juga orang-orang yang mempengaruhi kita secara salah perlu ditinggalkan sementara, kalau kita tidak bisa mengubahnya.

Hidup adalah sebuah pilihan. Pilihan itu harus selalu membarui hidup kita.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk menjalankan sisi terdalam dari ajaran-Mu, yaitu menjalankan sabda-Mu untuk bersatu dengan sesama dan Dikau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 16 Januari 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Januari 2022, Bacaan Injil Yohanes 2:1-11

Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ, Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.

Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”

Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”

Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”

Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.

Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.”

Dan mereka pun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu mereka pun membawanya.

Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu–dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya—ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya:

“Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

.

renungan harian hari ini

 

Renungan Harian Hari Ini 16 Januari 2022, Bacaan Injil

Relasi kasih antara Allah dan manusia diumpamakan dengan relasi suami dan istri.

Relasi ini menunjukkan cinta yang sempurna, kesetiaan, pengorbanan, dan kedekatan yang melekat satu dengan yang lain.

Nabi Yeremia melukiskan dengan baik hal itu dalam bacaan pertama (Yes 62:1-5). Persatuan antara Allah dan manusia juga diikuti oleh persekutuan antara manusia.

Menurut Santo Paulus, dalam bacaan kedua (1Kor. 12:4-11), karunia ilahi banyak, beragam, dan berbeda, tetapi satu. Karena semuanya mengalir dari Roh yang satu dan sama.

Persatuan antara manusia secara istimewa ditunjukkan oleh suami-istri dalam kehidupan keluarga yang dikukuhkan dalam perkawinan.

Bacaan Injil hari ini mengukuhkan kisah persekutuan dalam pesta perkawinan (Yoh. 2:1-11). Di sana orang yang berbeda bersatu.

Perbedaan itu dengan karunia masing-masing memperkaya dan menyempurnakan “tubuh sosial” kehidupan bersama. Perbedaan adalah panggilan untuk bersatu.

Berbeda dan bersatu adalah struktur inheren kehidupan iman dan spiritual yang bersumber pada Allah Tritunggal, yang tiga pribadi berbeda namun tetap satu Allah.

Persatuan manusia sering hambar dan dingin seperti air. Karena itu, sifat hambar dan dingin itu perlu diubah oleh kuasa Allah: air menjadi anggur.

Untuk bersatu perlu transformasi diri, seperti air jadi anggur. Akan tetapi, itu bisa terjadi jika Tuhan hadir dalam “pesta nikah” hidup kita.

.

Ya Allah, kuatkan kami untuk mengubah hambar dan dinginnya hidup kami untuk menjadi anggur lezat bagi sesama sesuai karunia yang diberikan kepada kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

You cannot copy content of this page