Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2022, Bacaan Injil Matius 21:33-43.45-46

Bacaan I: Kej. 37:3-4.12.13a.17b-28; Mazmur: 105:16-17.18-19.20-21; R:5a;

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi:

“Dengarkanlah perumpamaan ini. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya.

la menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu.

Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.

Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.

Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu.

Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi mereka pun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.

Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.

Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain:

Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, dengan supaya warisannya menjadi milik kita.

Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya. (Bacaan selengkapnya lihat di Kitab Suci).

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2022, Bacaan Injil

Kebencian dan iri hati dari saudara-saudara Yusuf menyebabkan mereka berniat menyingkirkan Yusuf tanpa memperhitungkan hubungan darah antara mereka atau cinta ayah mereka kepada Yusuf.

Karena itu, mereka menyingkirkan Yusuf, dan akhirnya mereka menjual Yusuf sebagai budak.

Karena penyelenggaraan ilahi, Yusuf berakhir menjadi pembantu Firaun dan melalui jabatannya ini, Yusuf menyelamatkan seluruh bangsanya, keluarga Yakub (Kej. 37:3-4.12.13a.17b-28).

Nasib Yesus mirip dengan nasib Yusuf.

Karena iri hati dan kebencian, para pemimpin umat tidak memperhitungkan segala kebaikan yang dilakukan Yesus, tetapi berusaha menyingkirkan-Nya.

Tetapi Allah Yang Mahakuasa justru melakukan melampaui perbuatan jahat manusia.

Melalui peristiwa-peristiwa itu Allah menunjukkan keberpihakan dan keinginan-Nya untuk menyelamatkan manusia.

“Batu yang dibuang oleh para pembangun, telah menjadi batu penjuru” (Mat 21:33-43.45-46).

Yusuf yang dijual karena kebencian justru menjadi pembantu Firaun yang kemudian menyelamatkan keluarganya.

Yesus yang disalibkan karena kebencian justru menjadi Penyelamat manusia melalui ketaatan dalam sengsara dan wafat-Nya.

.

Ya Bapa, jangan biarkan kebencian dan iri hati meracuni pikiran dan hati kami. Bantulah kami untuk meletakkan semua keburukan kami pada tangan-Mu, agar Engkau mengubahnya menjadi berkat. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2022, Bacaan Injil Lukas 16:19-31

Bacaan I: Yer. 17:5-10; Mazmur: 1:1-2.3.4.6; R:40:5a;

Sekali persitiwa, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.

Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,

dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.

Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur.

Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku.

Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk.

Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.

Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,

sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.

Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.

Jawab orang itu: Tidak, Bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.

Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2022, Bacaan Injil

Dalam hidup, masing-masing orang selalu ada hal yang diandalkannya.

Misalnya: kekayaannya, garis keturunan, kepandaian atau gelar akademik, penampilan lahiriah, kekuatan atau kemampuan pribadi, dll.

Apa yang diandalkan itu akan menguasai dan ikut menentukan arah hidupnya.

Nabi Yeremia mengingatkan, “Terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatan sendiri” (Yer. 17:5-10). Berkat dan karunia akan dijauhkan dari mereka juga selama di dunia ini.

Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan” karena meskipun di tengah kekeringan, hatinya tidak khawatir dan hidupnya selalu menghasilkan buah.

Orang kaya dalam Injil adalah contoh orang yang mengandalkan kekayaannya selama di dunia ini. Selama di dunia, dia sudah mendapatkan penghiburan tetapi mendapatkan kekecewaan sesudah kematian.

Sebaliknya, Lazarus yang mengandalkan Tuhan, di tengah penderitaan dan kemiskinan selama hidupnya di dunia, dia mengalami damai dan sukacita.

Juga di akhirat, dia mendapatkan ganjaran hidup kekal (Luk. 16:19-31).

.

Ya Bapa, selidikilah hatiku dan ujilah batinku! Biarlah hanya Engkau yang menjadi andalanku! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2022, Bacaan Injil Matius 20:17-28

Bacaan I: Yer. 18:18-20; Mazmur: 31:5-6.14.15-16; R:17b;

Pada waktu Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan:

“Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.

Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.”

Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.

Kata Yesus: “Apa yang kaukehendaki?”

Jawabnya: “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.”

Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya:

“Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?”

Kata mereka kepada-Nya: “Kami dapat.”

Yesus berkata kepada mereka,

“Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya.

Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.”

Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu.

Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata:

“Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.

Tidaklah demikian di antara kamu.

Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;

sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2022, Bacaan Injil

Ada tiga godaan besar manusia, yaitu harta, takhta (kekuasaan), dan kenikmatan.

Kita menyaksikan di sekitar kita atau bahkan juga mengalami sendiri, orang-orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan jabatan atau kekuasaan.

Kekuasaan atau jabatan sering kali berarti kesempatan untuk mengeruk keuntungan, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun untuk kelompok.

Yohanes dan Yakobus berambisi untuk mendapatkan jabatan demi mengejar kemuliaan dan kemegahan duniawi.

Yesus mengajarkan bahwa jabatan atau kekuasaan untuk melayani, untuk kebaikan bersama bukan untuk keuntungan diri sendiri.

Kekuasaan (“menjadi besar”) dimaksudkan untuk menjadi pelayan.

Maka, sangat mungkin seorang pemimpin harus “memanggul salib dan memberikan nyawa untuk banyak orang (Mat. 20:17-28).

Karena itu, pemimpin yang jujur dan bekerja untuk kebaikan bersama akan mengalami penderitaan dalam melayani (Yer. 18:18-20).

Penderitaannya adalah ungkapan ketaatan kepada Allah yang diganjar dengan kemenangan dan kemuliaan sejati.

.

Ya Yesus, bantulah kami untuk mengalami cinta-Mu agar apa yang terbaik dalam diri kami bisa diwujudkan. Terima kasih, Yesus. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2022, Bacaan Injil Matius 23:1-12

Bacaan I: Yes. 1:10.16-20; Mazmur: 50:8-9.16bc.17.21.23; R:23b;

Sekali peristiwa, berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya,

“Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.

Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu,

tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.

Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang;

mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;

mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan ditempat terdepan di rumah ibadat;

mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.

Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.

Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.

Siapa saja terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.

Dan siapa saja meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2022, Bacaan Injil

Bertobat tidak hanya berarti berhenti berbuat jahat, tetapi juga berarti belajar berbuat baik.

Biasanya, relatif lebih mudah untuk berhenti berbuat jahat daripada memulai untuk berbuat baik.

Perbuatan jahat akan selalu menggoda kita untuk mengulanginya. Kenikmatan perbuatan jahat itu juga akan tampil lebih menggiurkan.

Ungkapan “belajar” berarti bahwa untuk menjadi baik, kita membutuhkan waktu dan kerja keras bukan serba “instant”.

Allah memberikan jaminan bahwa betapa pun merahnya dosa kita, asal kita menuruti dan mendengar Firman-Nya, kita akan dimampukan untuk menikmati buah pertobatan kita.

Allah akan membuat kita putih seperti salju (Yes. 1:10.16-20).

Tujuan belajar berbuat baik akan tercapai jika dalam diri kita terjadi kesatuan antara kata dan perbuatan seperti yang diteladankan oleh Yesus, Sang Rabi (guru) dan satu-satunya pemimpin kita (Mat 23:1-12).

Kesatuan kita dengan Kristus memampukan kita berjalan dalam terang.

Kita dituntun oleh Roh-Nya ke sumber-sumber yang tenang, ke padang rumput yang hijau.

.

Ya Yesus, ajarlah dan pimpinlah kami dengan Roh-Mu agar kami dapat meneladan Engkau. Jangan biarkan kesulitan dan hambatan menghadang pertobatan kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2022, Bacaan Injil Lukas 6:36-38

Bacaan I: Dan. 9:4b-10; Mazmur: 79:8.9.11.13; R:103:10a;

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”

“Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi.

Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan,

yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan dalam ribaanmu.

Sebab, ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2022, Bacaan Injil

Banyaknya dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan sering kali menjadi penghambat bagi kita untuk bertobat dan kembali kepada Bapa.

Kita sendiri yang seolah tidak bisa menerima keburukan diri kita, kita merasa malu dan karena itu tidak bisa memaafkan diri sendiri.

Nubuat Daniel mengingatkan bahwa pada Tuhan, Allah kita, ada belas kasih dan pengampunan.

Kendati kita sudah melakukan begitu banyak dan bermacam-macam dosa, Allah tetap memegang perjanjian dan kasih setia- Nya terhadap kita (Dan. 9:4b-10).

Allah selalu siap mengampuni dan menerima kita kembali. Allah kita itu murah hati.

Dia tidak memperlakukan kita setimpal dosa kita, tetapi selalu siap memberikan pengampunan.

Agar kemurahan hati Allah itu dapat menjadi efektif dalam diri kita, maka kita diminta juga bersikap murah hati dan memberikan pengampunan kepada sesama.

Kemurahan hati dan pengampunan yang kita lakukan akan membuka hati kita untuk siap menerima kemurahan hati dan pengampunan dari Allah (Mat. 6:36-38).

.

Ya Bapa Yang Murah Hati, bimbinglah kami agar mampu bermurah hati terhadap sesama seperti Engkau yang selalu bermurah hati kepada kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2022, Bacaan Injil Lukas 9:28b-36

Bacaan I: Kej. 15:5-12, 17-18; Mazmur: 27:1.7-8.9abc. 13-14; R:1a; Bacaan II: Flp. 3:17-4:1;

Sekali peristiwa, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus naik ke atas gunung untuk berdoa.

Ketika Yesus sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.

Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.

Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.

Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya:

“Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.”

Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.

Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata:

“Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.”

Ketika suara itu terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri.

Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu mereka tidak menceriterakan kepada siapa pun apa yang telah mereka lihat itu.

.

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2022, Bacaan Injil

Pengalaman ketiga murid menyaksikan transfigurasi Yesus memberikan gambaran nyata,

tentang kebahagiaan dan kemuliaan yang akan diberikan Tuhan kepada mereka jika mereka setia sampai akhir kepada-Nya.

Pengalaman itu begitu memukau dan memberi rasa nyaman, sehingga Petrus ingin tetap mempertahankan (Luk. 9:28b-36).

Kebahagiaan dan kemuliaan itulah yang akan kita terima dari Tuhan Yesus Kristus,

“tubuh kita yang fana menjadi serupa dengan tubuh-Nya yang mulia” (Flp. 3:17-4:1).

Saat ini, kenyataan itu adalah bagaikan janji Tuhan yang kita hayati sebagai pengharapan, seperti halnya janji Allah kepada Abraham (Kej. 15:5-12.17-18).

Abraham dikuatkan menghadapi pencobaan dan tantangan karena hidup dalam pengharapan akan janji Allah itu.

Pada proses pertobatan Prapaskah ini, sering kali kita harus menyangkal keinginan dan berbagai nafsu kita, serta menjalani ketidaknyamanan hidup.

Pengharapan akan janji kebahagiaan dan kemuliaan dari Tuhan itu bisa menjadi sumber kekuatan bagi kita,

agar tidak kehilangan iman, harapan, dan kasih kendati mengalami berbagai tantangan dan kesulitan hidup.

.

Ya Allah, bantulah kami agar setia memegang janji keselamatan yang Engkau tawarkan. Semoga kami tidak berpaling dari pada-Mu, tetapi selalu setia mendekatkan diri kepada-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Jadwal Misa Online Minggu Prapaskah II TH.C/II Tgl 12-13 Mar 2022

Jadwal Misa Online Minggu Prapaskah II TH.C/II Tgl 12-13 Maret 2022

Seperti yang telah kita ketahui bersama masa pandemi belumlah berakhir, oleh karena itu kita perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid-19 masih ada di negara kita Indonesia.

Perayaan ekaristi new normal secara offline di gereja Jetis pada Minggu Prapaskah II TH.C/II untuk sementara ini dilakukan secara offline terbatas dan juga dengan misa online, hal ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan ketat yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Selama pandemi Covid-19 ini perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online setiap hari bahkan sampai saat ini.

Gereja JETIS – Minggu Jam 08.00 WIB (KLIK)

102 minggu berlalu sudah, itu artinya hampir dua tahun lamanya sejak pandemi di negara Indonesia dimulai, saat ini paroki-paroki dalam lingkup Kevikepan Yogyakarta akhirnya mulai menyelenggarakan misa tatap muka sekaligus menyiarkannya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah jadwal misa online minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Jadwal Ekaristi Online Hari Ini Lingkup Keuskupan Semarang


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 12-13 Maret 2022
Minggu Prapaskah II TH.C/II

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan jadwal Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk misa online Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Misa Online Minggu Prapaskah II TH.C/II Tgl 12-13 Mar 2022

Misa Online Minggu Prapaskah II TH.C/II Tgl 12-13 Maret 2022

Selama pandemi Covid-19, perayaan ekaristi di paroki-paroki lain masih ada yang dilangsungkan secara online bahkan sampai sekarang. Beberapa paroki pada kesempatan saat ini dalam lingkup Keuskupan Agung Semarang (KAS) menyiarkan misanya secara online untuk membantu umat agar dapat tetap beribadat dengan aman dan nyaman.

Negara tercinta kita Indonesia masih diliputi oleh pandemi Covid-19 selama hampir dua tahun ini, sama seperti banyak negara lainnya, kita tetap perlu mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat mengingat angka penderita Covid-19 masih terus turun naik di negeri kita.

(KLIK) Gereja JETIS – Minggu Jam 08.00 WIB

Pada keadaan new normal seperti saat ini, gereja Jetis mengadakan perayaan ekaristi offline terbatas yang juga disiarkan secara online pada Misa Minggu Prapaskah II TH.C/II ini dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

Lihat Juga : Youtube Channel Paroki Jetis (KLIK)

Inilah Misa Online Jogjakarta minggu ini. Silahkan catat dengan seksama jadwalnya :

SILAHKAN KLIK :

>> Sabtu Pukul 18.00 WIB <<

Paroki HSMPTB – Kumetiran

>> Sabtu Pukul 16.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki HKTY – Ganjuran

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) & Minggu pukul 17.00 WIB (Bahasa Jawa) <<

Paroki St. Theresia – Boro

>> Sabtu Pukul 18.30 WIB, Minggu pukul 08.00 WIB & 18.30 WIB <<

Paroki Kristus Raja – Baciro

>> Minggu pukul 06.30 WIB <<

Paroki TDGY – Macanan

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB, Minggu pukul 07.00 WIB & 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus Paulus – Minomartani

>> Sabtu Pukul 17.00 WIB <<

Paroki St. Petrus – Warak

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki Marganingsih – Kalasan

>> Minggu pukul 08.00 WIB <<

Paroki St. Yoseph – Medari

>> Sabtu Pukul 16.30 WIB, Minggu pukul 16.30 WIB <<

Paroki St. Antonius – Kotabaru

>> Minggu pukul 07.00 WIB <<

Paroki St. Maria Assumpta – Babarsari

.

Bagi Anda yang terbiasa mengikuti ekaristi dari Katedral Semarang tidak perlu khawatir misa ditiadakan, karena tetap ada dan hanya pindah channel Youtube saja ke Komsos Katedral. Anda hanya perlu mencari video dengan tulisan LIVE di pojok kanan bawah. Untuk jadwalnya silahkan disimak dibawah ini :

.

Ekaristi Online Jogja Streaming Hari Ini


Ekaristi Sabtu Sore & Minggu 12-13 Maret 2022
Minggu Prapaskah II TH.C/II

>> SABTU SORE Pukul 18.30 WIB <<
>> MINGGU PAGI Pukul 08.00 WIB <<
>> MINGGU SORE Pukul 18.30 WIB <<

KLIK :

STREAMING Katedral Semarang 
.
.

Seperti yang sudah-sudah kami sampaikan, sebelum mengikuti ekaristi secara online ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu :

  • Pastikan kuota paket data Anda cukup untuk mengikuti keseluruhan Perayaan Ekaristi sampai selesai.
  • Sebaiknya kita mandi terlebih dahulu sebelum mengikuti perayaan ekaristi dan juga memakai pakaian sopan serta pantas. Persiapkan diri Anda baik-baik. Mempersiapkan diri layaknya mengikuti langsung ekaristi di gereja.
  • Gunakan ruangan yang pantas, seperti: ruang keluarga, ruang doa, ruang tamu, atau kamar kos. Tidak mengikuti Perayaan Ekaristi dari atas tempat tidur atau lebih ekstrim lagi di kamar mandi.
  • Siapkan salib dan lilin untuk mendukung suasana doa dan perayaan yang penuh khidmat untuk jadwal misa online Keuskupan Agung Semarang hari ini.
  • Lebih penting lagi yaitu siapkan hati untuk mengikuti ekaristi. Ikutilah dengan fokus, khusyuk, berdoalah sepenuh hati.
  • Ingat untuk selalu membuat Tanda Salib, di awal dan akhir Perayaan Ekaristi.
  • Silahkan mengikuti ekaristi dengan duduk atau bersila, tidak perlu berdiri maupun berlutut. Supaya Anda tetap nyaman sepanjang perayaan berlangsung.
  • Ketika hendak menerima Komuni Kudus silahkan terlebih dahulu mendoakan doa komuni spiritual seraya menghayati sepenuh hati.
  • Bersyukurlah senantiasa karena Anda berada dalam keadaan sehat dan masih dapat mengikuti Ekaristi meskipun secara online.

.
.

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2022, Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2022, Bacaan Injil Matius 5:43-48

Bacaan I: UI. 26:16-19; Mazmur: 119:1-2.4-5.7-8; R:1;

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga,

yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan

bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain?

Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna.”

.

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2022, Bacaan Injil

Tujuan dari segala usaha pertobatan kita pada masa Prapaskah ini ialah untuk memperbarui perjanjian kita dengan Allah.

Perjanjian dengan Allah inilah yang dipulihkan oleh Yesus Kristus dengan sengsara, wafat, dan kebangkitan-Nya.

Perjanjian inilah yang akan kita perbarui pada malam Paskah, yaitu dalam pembaruan janji Baptis.

Pertobatan kita diarahkan untuk menjadikan Allah sungguh-sungguh menjadi Allah kita yang melindungi dan memberi kita kesejahteraan,

dan kita sungguh-sungguh menjadi umat Allah yang tekun dan setia melakukan segala ketetapan dan peraturan-Nya.

Maka kita akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan Allah kita (UI. 26:16-19).

Karena segala ketetapan dan peraturan Allah telah dirangkum oleh Yesus dalam perintah kasih,

maka memperbarui perjanjian secara praktis berarti memperbarui praksis kasih kita baik kepada Allah maupun kepada sesama.

Praksis kasih ini harus melebihi kebiasaan orang lain, yaitu mampu mengasihi musuh-musuh kita.

Mengasihi musuh pasti tidak didasarkan pada perasaan atau selera (suka atau tidak suka),

tetapi pada kehendak, yaitu menginginkan apa yang baik bagi orang lain (Mat. 5:43-48).

.

Ya Bapa Yang Maha Pengasih, mampukanlah kami untuk mengasihi sesama dengan sungguh-sungguh, dan memperbarui perjanjian kami dengan Engkau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2022, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2022, Bacaan Injil Matius 5:20-26

Bacaan I: Yeh. 18:21-28; Mazmur: 130:1-2.3-4ab.4c-6.7-8; R: 3;

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.

Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum;

siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,

tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan,

supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.”

.

Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2022, Bacaan Injil

Jika orang fasik bertobat, maka segala kesalahannya tidak lagi akan diperhitungkan Tuhan.

Dosa-dosanya diampuni, segala durhakanya tidak akan diingat-ingat lagi.

Pertobatan mendatangkan pengampunan Allah, yang membersihkan diri orang fasik dari kedurhakaannya.

Namun demikian, si pentobat masih harus membersihkan diri dari akibat-akibat dosa yang sudah terbentuk di dalam dirinya,

misalnya keterlekatannya pada kenikmatan objek dosanya, sikapnya yang tidak berpihak pada Allah,

kecenderungannya untuk memilih kenikmatan yang ditawarkan dunia, dll.

Akibat-akibat dosa ini akan dihapuskan jika si pentobat berhasil “melakukan keadilan dan kebenaran”.

Pentobat diselamatkan nyawanya dan hidup (Yeh. 18:21-28).

Si pentobat mesti menjaga kesucian dirinya dengan mewaspadai setiap tanda awal kemunculan tindakan-tindakan fasik, misalnya ucapan kafir, jahil, permusuhan dalam hati.

Jangan menunggu sampai kefasikan tumbuh dan berkembang menguasai diri kita (Mat. 5:20-26).

Perlu bersikap tegas dan lugas sejak awal.

.

Ya Bapa Yang Maharahim, ampunilah dosa-dosa kami. Bantulah kami dengan kuasa Roh kudus-Mu untuk membersihkan diri kami dari segala dosa dalam diri kami. Didiklah kami agar mampu bersikap lugas dan tegas melawan setiap tanda awal dari kefasikan! Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

You cannot copy content of this page